Your browser does not support JavaScript!
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
Bagaimana cara menggemukan badan yang sehat secara alami tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal? Dan bagaimana cara pola makan dan istirahat yang baik dalam menjalankan program penggemukan badan dan olah raga apa saja yang baik/cocok?
Assalammu’alaikum,
Selamat malam dokter. Sy mau bertanya ttng keadaan orang tua sy. Orang tua sy terkena stroke kanan 2 tahun yg lalu. Setelah melalui pemulihan orang tua sy skrng sudah bisa berjalan, meskipun mnggnkan tongkat dan jalanya masih belom sempurna. Kmrin dok, ketiak mau mandi orang tua sy jatuh dmna kaki yang terkena stroke yg lebih dulu mengenai lantai, dan hasilnya skrng orang tua sy susah untuk berjalan lagi, katanya mengalami rasa sakit pada kakinya sehingga untuk berdiri itu sangat sakit. Dri kejadian itu, apakah rasa sakit itu bisa hilang, apakah orang tua sua bisa pulih kembali dan bagaimana caranya?
Selamat sore, saya perempuan umur 20 tahun, seorang mahasiswa.
Saya sering kondisi yang membuat saya bingung. Ketika saya melakukan sesuatu di saat-saat tertentu, saya merasa kalau saya tidak sedang disana. Misalnya saat saya sedang mengendarai motor dijalan, saya bisa saja merasa seakan agak mengambang. Ketika saya memelankan kecepatan hal yang sama tetap saya rasakan, ini membuat saya sering mempertanyakan apakah saya sedang bermimpi? Atau apakah saya sedang sakit? Ini membingungkan saya. Ketika saya bercerita pada ibu saya, beliau juga mengalami hal yang sama dengan saya. Mohon bantuan untuk menjawabnya, dokter. Terimakasih.
Saya terkena saraf terjepit dan skizofrenia. Saya berobat sama dokter saraf dan psikiater. Saya minum obat alpentin, lansoprazole, sucralfate, risperidone, dan trihexyphenidyl. Saya kemarin di fisioterapi pas disinar leher saya tiba tiba tegang sampai di kepala membuat mata saya melotot, mulut terbuka, dan rahang goyang goyang. Sebelum itu saya juga sering kayak orang nggak ingat kadang lupa dan merasa aneh sama kehidupan saya sendiri. Saya sering linglung. Sering pusing juga. Yang paling parah pada saat waktu sore sampai malam. Jadi apa yang saya alami ini apakah berkaitan dengan kejang atau saraf terjepit atau ekstrapiramidal syndrome atau karena skizofrenia?
siang dok
saya mo bertanya, kepala ga stabil, ga sakit tapi kayak goyang2. jalan ato berdiri msh seperti biasa tp kepala ga enak pengen senderan. maaf saya bingung menggambarkan.
26 Apr 2019 18:00 WIB
Cerebral palsy merupakan suatu kumpulan gejala gangguan neurologis yang terjadi pada tahap awal kehidupan. Kelainan ini menyebabkan gangguan permanen pada kemampuan pergerakan penderitanya. Cerebral palsy disebabkan oleh gangguan di dalam otak dan biasanya tidak progresif, dengan demikian keadaan penderitanya tidak memburuk seiring dengan semakin bertambahnya usia. Cerebral palsy merupakan suatu kelainan yang sebenarnya telah ada sejak lahir, akan tetapi baru diketahui beberapa tahun kemudian. Untuk mencegah terjadinya cerebral palsy, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh para calon orang tua, yaitu: •    Lakukanlah pemeriksaan kehamilan secara teratur•    Pemeriksaan darah untuk mengetahui jenis rhesus ayah dan ibu. Perbedaan rhesus antara ibu (rhesus negatif) dan bayinya (rhesus positif) biasanya tidak menyebabkan gangguan pada kehamilan pertama•    Pastikan bahwa anda (calon ibu) telah menerima vaksinasi terhadap rubella sebelum hamil. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan cacar air dan gondongan/mumps (MMR)•    Seorang wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya menghindari infeksi toksoplasmosis dengan tidak mengkonsumsi daging babi atau domba yang tidak matang dan menghindari kotoran kucing. Gunakanlah sarung tangan saat berkebun dan cucilah tangan setelah berkebun untuk mencegah terinfeksi toksoplasmosis melalui tanah yang telah terkontaminasi oleh kotoran kucing•    Gunakanlah pelindung kepala saat bersepeda untuk menghindari terjadinya cedera kepala pada anak•    Pastikan agar anak anda menggunakan pengaman saat duduk di dalam mobil untuk mencegah terjadinya cedera kepala•    Segera hubungi dokter anak anda untuk memperoleh pertolongan medis bila bayi anda tampak kuning (jaundice)Sumber: webmd
26 Apr 2019 16:00 WIB
Hai guys! Kembali lagi di Dokter.ID dengan pembahasan baru yang menarik, dengan judul Sifilis. Pasti nama penyakit ini tidak asing di telinga kita, karena pada jaman now banyak sekali kegiatan (aktifitas) seksual yang tidak benar, ceroboh dan diluar batas, sehingga tidak sedikit orang di dunia ini yang terkena berbagai macam serangan penyakit seksual. Dan salah satunya bernama penyakit Sifilis. Apa itu Sifilis? Sifilis adalah penyakit yang sangat menular yang menyebar terutama melalui aktivitas seksual, termasuk seks oral dan anal. Kadang-kadang, penyakit ini dapat ditularkan ke orang lain melalui ciuman yang lama atau kontak tubuh yang dekat. Meskipun penyakit ini menyebar dari luka, sebagian besar luka itu tidak dikenali. Orang yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar menularkannya ke pasangan seksualnya. Wanita hamil dengan penyakit ini dapat menyebarkannya ke bayi mereka. Penyakit ini, yang disebut sifilis bawaan, dapat menyebabkan kelainan atau bahkan kematian pada anak. Sifilis tidak dapat disebarkan melalui kursi toilet, kenop pintu, kolam renang, bak air panas, bak mandi, pakaian bersama, atau peralatan makan. Dan jika kita menderita sifilis dan dirawat, kita masih dapat terinfeksi lagi melalui hubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang menderita sifilis. Sifilis mudah diobati dan disembuhkan pada tahap awal, tetapi jika kita tidak mendapatkan perawatan, sifilis dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk kerusakan pada jantung, otak, kelumpuhan dan buta yang dapat permanen. Sifilis menyebabkan luka pada alat kelamin kita (disebut chancres). Luka biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi dapat dengan mudah menyebarkan infeksi ke orang lain. Banyak orang dengan sifilis tidak memperhatikan luka dan merasa baik-baik saja, sehingga mereka mungkin tidak tahu mereka memilikinya. Sifilis dapat menginfeksi vagina, anus, penis, atau skrotum, dan terkadang bibir dan mulut kita. Kita dapat membantu mencegah sifilis dengan menggunakan kondom dan / atau bendungan (pelindung) gigi setiap kali berhubungan seks. Sifilis memiliki empat tahap: Tahap primer. Tahap sekunder. Tahap tidak aktif (laten). Tahap akhir (tersier). Setiap tahap sifilis memiliki gejala yang berbeda. Seseorang dengan sifilis dapat menularkannya kepada orang lain selama tahap primer dan sekunder. Berikut penjelasan tiap tahap: Pada tahap primer: Luka yang muncul di tahap pertama, atau primer. Terkadang, lebih dari satu luka muncul. Waktu antara infeksi sifilis dan munculnya luka dapat berkisar 10 hingga 90 hari (rata-rata waktu tiga minggu). Luka biasanya keras, bulat, kecil, dan tidak nyeri. Itu muncul di tempat di mana infeksi memasuki tubuh kita. Pada wanita ini dapat termasuk vulva, vagina, serviks, anus, rektum, lidah, bibir, atau bagian tubuh lainnya. Pada tahap ini, sifilis dapat ditularkan kepada orang lain melalui kontak dengan sakit selama hubungan seks vaginal, oral, atau anal. Luka biasanya berlangsung tiga hingga enam minggu dan sembuh dengan sendirinya. Tetapi jika infeksi sifilis tidak diobati, ia pindah ke tahap kedua. Tahap kedua (sekunder), gejalanya sebagai berikut: Ruam kulit dengan bintik-bintik kasar, merah, atau cokelat kemerahan. Ruam mungkin muncul di perut, dada, telapak tangan, atau telapak kaki kita. Ruam biasanya tidak gatal. Luka di tenggorokan, mulut, atau leher Rahim, Demam, Kelenjar bengkak, Kerontokan rambut yang merata, Sakit kepala dan nyeri otot, Penurunan berat badan, Kelelahan. Pada tahap ini, infeksi dapat ditularkan ke orang lain melalui kontak dengan luka terbuka selama hubungan seks vaginal, oral, atau anal. Ruam dan gejala lainnya akan hilang dengan sendirinya. Tetapi tanpa pengobatan, infeksi sifilis akan pindah ke tahap penyakit yang laten dan mungkin terlambat. Tahap sifilis yang tidak aktif, atau laten, dimulai ketika gejala dari tahap pertama dan kedua hilang. Tahap laten dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Selama tahap ini, infeksi hidup di tubuh kita meskipun kita tidak memiliki tanda atau gejala. Kita tidak dapat meneruskan sifilis ke orang lain selama tahap laten. Pada tahap lanjut, penyakit ini dapat melukai organ-organ kita, termasuk otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan persendian. Kerusakan ini dapat menyebabkan masalah saraf, kelumpuhan, kebutaan, tuli, demensia, dan masalah kesehatan lainnya. Sifilis tahap akhir dapat menyebabkan kematian. Sifilis tahap akhir sangat jarang. Kita hanya akan mencapai tahap akhir sifilis jika kita tidak menerima perawatan lebih awal. Untuk amannya, bagi kita yang ada sejarah seks yang tidak tepat atau ada mengalami gejala di atas, segeralah pergi ke dokter atau rumah sakit dan disana kita dapat menjalani dan mendapatkan diagnosa penyakit dengan jelas. Seperti: Mengambil sampel darah kita dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengujian. Melihat cairan dari luka sifilis di bawah jenis mikroskop khusus (ini hanya dapat dilakukan ketika luka kita terlihat). Cairan tulang belakang otak. Jika kita diduga memiliki komplikasi sistem saraf sifilis, dokter mungkin juga menyarankan untuk mengumpulkan sampel cairan serebrospinal melalui prosedur yang disebut pungsi lumbal (keran tulang belakang). Pengobatan yang biasa digunakan adalah, Penisilin (antibiotik) adalah obat terbaik untuk mengobati sifilis pada semua tahap. Berapa banyak penisilin yang harus kita ambil dan berapa lama kita harus meminumnya tergantung pada tahap sifilis dan gejala kita. Satu dosis penisilin biasanya cukup untuk mengobati orang yang menderita sifilis kurang dari satu tahun. Jika kita dalam tahap lanjut sifilis, kita mungkin perlu lebih banyak obat. Dan Jangan berhubungan seks sampai luka sifilis benar-benar hilang. Demikianlah pembahasan kita tentang penyakit Sifilis pada hari ini, untuk berkonsultasi lebih lanjut silahkan hubungi dokter. Salam sehat!!!   Sumber : www.crossstreetmedical.com.sg, www.medicalnewstoday.com, www.cdc.gov, www.avert.org, www.mayoclinic.org, www.plannedparenthood.org, www.womenshealth.gov
26 Apr 2019 11:00 WIB
Batu empedu merupakan batu yang terbentuk di dalam kandung empedu, suatu organ kecil yang terletak di belakang hati, di bagian kanan perut. Ukuran batu empedu dapat bervariasi mulai dari sebesar butiran pasir hingga lebih besar daripada sebuah bola golf. Menurut the American Medical Association, sekitar 80% batu empedu terbuat dari kolesterol yang mengeras, yang terbentuk saat kadar kolesterol terlalu tinggi di dalam kandung empedu.Penyebab lain dari terbentuknya batu empedu adalah tingginya kadar bilirubin dan banyaknya jumlah empedu di dalam kandung empedu. Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat meningkatkan resiko terjadinya batu empedu seperti kehamilan, menderita obesitas, diabetes, gangguan hati, gaya hidup tidak aktif, memiliki kadar kolesterol yang tinggi, menderita anemia (beberapa jenis), berusia lebih dari 60 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan merupakan keturuan suku Indian atau Hispanik. Banyak orang menderita batu empedu dan tidak pernah mengetahuinya. Hal ini dikarenakan gejala biasanya baru mulai saat batu empedu menyumbat saluran empedu. Beberapa gejala yang dapat ditemukan adalah nyeri perut hebat yang terjadi secara tiba-tiba, terutama pada perut bagian kanan; nyeri pinggang, mual, muntah, perut kembung, gangguan pencernaan, menggigil, dan tinja berwarna keabuan. Nyeri perut yang disebabkan oleh batu empedu dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.Batu empedu dapat membuat penderita sangat kesakitan dan membutuhkan pengobatan segera. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami beberapa gejala di atas. Selain pengobatan medis, ada beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mencegah dan mengatasi batu empedu. Di bawah ini Anda dapat melihat 10 bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu.  1.      Cuka ApelKeasaman alami dari cuka apel dapat memicu penghentian produksi kolesterol di dalam hati, yang merupakan salah satu penyebab terbentuknya batu empedu. Selain itu, cuka apel juga memiliki peranan penting dalam proses penghancuran batu empedu dan dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Cara mengkonsumsinya adalah campurkanlah 1 sendok makan cuka apel dengan segelas jus apel. Minum larutan ini setiap kali Anda mengalami serangan nyeri perut. Larutan ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri dalam waktu 15 menit. Cara lainnya adalah Anda dapat menambahkan 2 sendok teh cuka apel dan 1 sendok teh sari buah lemon ke dalam segelas air hangat. Minumlah larutan ini sebelum makan di pagi hari. Dengan melakukan hal ini secara teratur selama beberapa minggu, batu empedu pun dapat dihancurkan dan nyeri perut pun dapat dicegah. 2.      Sari Buah LemonBahan alami lainnya yang dapat digunakan untuk mengatasi serangan batu empedu adalah sari buah lemon. Sari buah lemon dapat membantu menghentikan proses produksi kolesterol di dalam hati, yang tentu saja dapat membantu mempercepat proses penyembuhan batu empedu. Hal ini dikarenakan sari buah lemon mengandung pektin yang dipercaya dapat membantu mengatasi nyeri perut akibat batu empedu. Selain itu, kandungan vitamin C di dalam sari buah lemon juga akan membuat kolesterol lebih mudah larut di dalam air, yang berarti membuat kolesterol lebih mudah dikeluarkan dari dalam tubuh. Cara mengkonsumsinya adalah minumlah sari buah lemon segar yang diperas dari 4 buah lemon setiap harinya saat perut kosong. Kemudian minumlah segelas air putih. Lanjutkan terapi ini selama 1 minggu. Cara lainnya adalah minumlah 4 sendok makan sari buah lemon yang dicampurkan dengan segelas air hangat setiap harinya saat perut kosong. Lanjutkan terapi ini selama beberapa minggu hingga batu empedu berhasil dikeluarkan dari dalam tubuh.  3.      PeppermintPeppermint dapat membantu proses pencernaan dengan menstimulasi aliran empedu dan berbagi jenis enzim pencernaan lainnya. Selain itu, peppermint juga mengandung terpene yang terbukti cukup efektif untuk menghancurkan batu empedu. Peppermint juga dipercaya dapat membantu mengatasi kram perut dan nyeri perut akibat batu empedu. Cara mengkonsumsinya adalah didihkanlah 1 gelas air putih, kemudian tambahkan 1 sendok teh daun peppermint kering, matikan api dan biarkan selama 5 menit. Saring, kemudian tambahkan 1 sendok teh madu. Nikmatilah teh ini selagi hangat, 2 kali sehari selama 4-6 minggu. Minumlah teh ini di antara waktu makan untuk mendapatkan hasil maksimal. 4.      Jus SayuranBila Anda menderita batu empedu, maka sangat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan yang digoreng dan berlemak. Selama 1-2 minggu, lakukanlah diet, di mana Anda hanya mengkonsumsi jus buah dan sayuran. Jus buah yang terdiri dari campuran bit, timun, dan wortel merupakan jus sayuran yang baik bagi batu empedu. Bit dapat membantu membersihkan hati dan menguatkan kandung empedu. Timun yang mengandung banyak air juga dapat membantu proses detoksifikasi hati dan kandung empedu. Wortel mengandung banyak vitamin C dan berbagai nutrisi lainnya yang baik bagi sistem kekebalan tubuh. Cara membuat jus sayuran ini adalah campurkanlah sari 1 buah bit, 1 buah timun, 4 buah wortel berukuran sedang. Minumlah jus ini 2 kali sehari selama 2 minggu.  5.      PsilliumPsillium merupakan sumber serat larut air yang sangat baik, yang dapat membantu mengatasi batu empedu. Hal ini dikarenakan kandungan serat di dalam psillium dapat mengikat kolesterol di dalam empedu dan membantu mencegah terbentuknya batu empedu. Selain itu, serat di dalam psillium juga akan membantu pergerakan usus, yang akan menurunkan resiko terjadinya penyumbatan di dalam sistem empedu. Psillium juga dapat mencegah terjadinya sembelit, yang dapat meningkatkan resiko terbentuknya batu empedu. Cara mengkonsumsinya adalah tambahkan 1 sendok makan bubuk psillium ke dalam 1 gelas air putih, aduk, minum larutan ini 2 kali sehari. Terus minum larutan ini hingga batu empedu Anda hilang.Perlu diingat bahwa karena psillium akan menyerap air, maka sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak air putih saat mengkonsumsi psillium. Baca juga: Faktor Terjadinya Batu Empedu 6.      Bunga DandelionDandelion merupakan herbal lainnya yang sangat membantu dalam pengobatan batu empedu. Hal ini dikarenakan dandelion mengandung sebuah senyawa yang dikenal dengan nama taraxacin, yang dapat membantu mengeluarkan empedu dari dalam hati. Selain itu, taraxacin juga dapat membantu proses detoksifikasi dan metabolisme lemak yang terkumpul di dalam hati. Dan saat hati berfungsi dengan baik, maka fungsi kandung empedu pun akan menjadi lebih baik. Cara mengkonsumsinya adalah letakkan 1 sendok teh akar dandelion kering di dalam sebuah gelas, tuang air panas ke dalam gelas, tutup, dan biarkan selama 5 menit. Saring dan tambahkan madu ke dalamnya. Minumlah the ini 2 atau 3 kali sehari selama 1-2 minggu. 7.      Milk ThistleTanaman herbal yang satu ini mengandung suatu senyawa pahit yang dikenal dengan nama silimarin, yang akan menstimulasi produksi empedu. Peningkatan produksi empedu akan membuat empedu yang dihasilkan lebih "encer" dan akan membantu menghancurkan batu empedu. Milk thistle juga dapat membantu meningkatkan fungsi hati. Cara mengkonsumsinya adalah haluskan 1 sendok makan biji milk thistle, kemudian masukkan ke dalam 3 gelas air dan didihkan. Matikan api dan biarkan terendam selama 20 menit. Kemudian saring dan tambahkan madu. Minumlah teh ini 2-3 kali sehari selama 1 minggu. 8.      Minyak JarakMinyak jarak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan telah diketahui dapat membantu meminimalisir dan mengurangi jumlah batu empedu. Minyak jarak juga mengandung zat anti radang yang dapat menetralisir radang dan mengurangi nyeri perut akibat batu empedu. Selain itu, minyak jarak juga memiliki manfaat positif bagi sistem kekebalan tubuh dan kelenjar getah bening. Cara mengkonsumsinya adalah panaskan 1 gelas (1 cup) minyak jarak murni, kemudian masukkan kain (cheesecloth) ke dalam minyak hangat tersebut dan peras untuk mengeluarkan minyak berlebih. Tempelkan kain basah tersebut pada bagian kanan perut Anda, tutup dengan plastik, kemudian letakkan kompres hangat di atas pembungkus plastik selama 30-60 menit. Lakukan terapi ini selama setidaknya 3 kali dalam seminggu hingga Anda sembuh sempurna. 9.      Buah PirBuah pir ternyata juga dapat membantu mengatasi nyeri perut akibat batu empedu lho. Hal ini dikarenakan buah pir mengandung pektin yang dapat membantu melunakkan batu empedu yang terbuat dari kolesterol, sehingga dapat dikeluarkan dari dalam tubuh. Cara mengkonsumsinya adalah campurlah setengah gelas jus buah pir dengan setengah gelas air hanbat. Kemudian tambahkan 2 sendok makan madu. Minumlah jus ini 3 kali sehari selama 2 minggu. 10.  WinePara ahli dari the University of East Anglia menemukan bahwa wine ternyata dapat membantu mencegah terjadinya serangan batu empedu. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengkonsumsi setengah gelas wine saat mengalami serangan batu empedu dan nyeri perut pun akan membaik dalam 20 menit.Selain itu, mengkonsumsi setengah gelas wine setiap harinya juga dapat membantu mengurangi jumlah serangan batu empedu hingga 40%. Satu hal yang perlu diingat adalah sebelum mengkonsumsi obat herbal apapun, termasuk dandelion, peppermint, atau milk thistle; pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter Anda karena mungkin tidak sesuai dengan keadaan kesehatan Anda. Selain mengkonsumsi berbagai jenis obat herbal ini, Anda juga dianjurkan untuk mengkonsumsi banyak air putih karena dapat membantu tubuh mencerna lemak. Konsumsilah setidaknya 8 gelas air putih setiap harinya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: top10homeremedies
26 Apr 2019 08:00 WIB
Halo sahabat! Hari ini kita akan membahas hal yang paling jarang dibahas oleh banyak orang dan sebenarnya mungkin tidak terlalu kita perhatikan juga sih. Yaitu si air liur. Tahukah kalian apa fungsi air liur di dalam mulut kita? apa jadinya yah jika kita hidup tanpa air liur? kalau tidak ada air liur wah...setengah mati kita! bisa-bisa kerongkongan kita kering, mulut kering dan mudah kena penyakit. Nah..untuk jelasnya kita bahas bersama yah! Air liur adalah zat berair dan biasanya berbusa yang diproduksi di mulut beberapa hewan, termasuk manusia. Diproduksi di kelenjar ludah, air liur adalah air 98%, tetapi mengandung banyak zat penting, termasuk elektrolit, lendir, senyawa antibakteri dan berbagai enzim. Fungsi pencernaan air liur termasuk melembabkan makanan, dan membantu membuat bolus makanan, sehingga dapat ditelan dengan mudah. Air liur mengandung enzim amilase yang memecah beberapa pati menjadi maltosa dan dekstrin. Dengan demikian, pencernaan makanan terjadi di dalam mulut, bahkan sebelum makanan mencapai perut. Ratusan kelenjar ludah di mulut menghasilkan, rata-rata, sekitar satu liter cairan sehari, cukup untuk mengisi dua bathtub ukuran sedang per tahun. Tetapi produksi air liur sangat bervariasi dari orang ke orang, pada waktu hari, dan dalam keadaan yang berbeda. Khususnya, kita menghasilkan lebih sedikit air liur saat kita tidur atau mengalami dehidrasi dan, biasanya, seiring bertambahnya usia. Mucin (lendir) molekul protein yang dapat dibandingkan dengan bantalan bola mikroskopis — adalah komponen pelumas utama dalam air liur. Mereka membantu kita mengunyah, berbicara, dan menelan. Mereka menempel pada gigi dan membantu melindungi mereka, sampai batas tertentu, dari bakteri dan asam dan dengan demikian dari gigi berlubang. Air liur melindungi gigi dan gusi, melumasi mulut, dan membantu mengatur keseimbangan asam mulut. Ini menyediakan lingkungan di mana mineral gigi dapat diganti. Itu sebabnya mulut kering kronis dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi. Air liur mengandung enzim yang memulai proses pencernaan dengan membantu memecah pati dan lemak. Ini melumasi makanan yang kita kunyah dan memungkinkan kita untuk menelannya. Molekul makanan harus larut dalam air liur agar dapat dikenali oleh perasa. Air liur mengandung antibodi yang melawan kuman, bersama dengan zat yang meningkatkan pertumbuhan sel kulit dan pembekuan darah. Itulah alasan penting mengapa luka di mulut biasanya berhenti berdarah dan sembuh lebih cepat daripada luka di tempat lain di tubuh. Ketika kita gugup atau takut, produksi air liur berkurang. Cuaca panas, asupan cairan yang tidak memadai, olahraga berat, banyak obat, dan beberapa kondisi medis dapat menyebabkan penurunan produksi air liur dan mulut kering. Merokok atau bernapas melalui mulut mengeringkan air liur. Air liur dapat dianalisis untuk memantau asupan alkohol, merokok, dan penggunaan narkoba. Mungkin juga bermanfaat dalam mendiagnosis penyakit. Misalnya, ada tes air liur yang disetujui polisi untuk mendeteksi antibodi terhadap HIV dan virus hepatitis C. Suatu hari tes air liur diagnostik mungkin sama umum dengan tes darah. Lalu apa jadinya kalau air liur terlalu sedikit. Penyakit dan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi seberapa banyak air liur yang kita hasilkan. Jika kita tidak membuat air liur yang cukup, mulut kita bisa menjadi sangat kering. Kondisi ini disebut mulut kering (xerostomia). Mulut kering menyebabkan gusi, lidah, dan jaringan lain di mulut menjadi bengkak dan tidak nyaman. Kuman berkembang dalam jenis pengaturan ini. Mulut kering dan kermis menyebabkan bau mulut. Mulut kering juga membuat kita lebih mungkin mengembangkan penyakit gigi dan gusi (periodontal) yang cepat. Itu karena air liur membantu membersihkan partikel makanan dari gigi kita. Ini membantu mengurangi risiko gigi berlubang. So apa solusinya kalau air liur kita terlalu sedikit, kita bisa: Minum banyak air. Kunyah permen karet bebas gula. Mengisap permen bebas gula. Berkumur dengan air liur buatan. Air liur buatan adalah cairan atau semprotan yang dijual tanpa resep dokter. Dapat digunakan sesering yang diperlukan. Air liur buatan membantu menjaga mulut kita tetap lembab dan nyaman. Tetapi tidak mengandung protein, mineral, dan zat lain yang ditemukan dalam air liur nyata yang membantu pencernaan. Lalu bagaimana kalau air liur kita terlalu banyak? Terlalu banyak air liur biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan kecuali jika tetap ada. Adalah normal untuk membuat lebih banyak atau lebih sedikit air liur tergantung pada apa yang kita makan atau minum. Tubuh kita biasanya menangani kelebihan air liur dengan menelan lebih banyak. Dan biasanya karena satu atau lebih kelenjar ludah terlalu aktif. Namun jika kita memiliki banyak air liur sepanjang waktu, beri tahu penyedia layanan kesehatan kita. Bisa jadi efek samping dari obat atau hasil dari kondisi medis atau penyakit. Dan bisa juga karena kita memiliki kontrol otot yang buruk di wajah dan mulut, sehingga bisa mengiler. Jika mengalami hal yang menggangu seperti ini segera pergi ke dokter yah. Salam sehat!!! Sumber : www.webmd.com, www.berkeleywellness.com, www.sciencedaily.com
25 Apr 2019 18:00 WIB
Salah satu fungsi buah zakar (testis) adalah untuk mensekresi (menghasilkan) hormon testosteron. Hormon ini berperan penting untuk perkembangan dan menjaga karakteristik fisik pada pria. Yang dimaksud dengan karakteristik fisik adalah kekuatan dan massa otot, distribusi lemak, massa tulang, produksi sperma, dan gairah seksual. Hipogonadisme adalah suatu keadaan di mana testis tidak menghasilkan testosteron dalam jumlah yang memadai. Hipogonadisme primer terjadi akibat adanya gangguan atau kelainan pada testis. Hipogonadisme sekunder terjadi akibat adanya gangguan pada kelenjar pituitari di otak, yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal kepada testis untuk memproduksi hormon testosteron. Hipogonadisme dapat terjadi pada saat perkembangan janin, saat pubertas, atau pada pria dewasa.   Penyebab Hipogonadisme Sindrom Klinefelter Sindrom ini disebabkan oleh adanya kromosom seks yang abnormal. Seorang pria normal hanya memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y. Kromosom Y merupakan kromosom yang membawa gen yang berhubungan dengan jenis kelamin laki-laki dan karakteristiknya. Pria yang menderita sindrom Klinefelter memiliki 2 kromosom X, yang menyebabkan gangguan perkembangan testis. Testis Undescended Merupakan suatu keadaan di mana testis tidak turun dari perut ke kantong zakar (skrotum) saat bayi lahir. Hemokromatosis Merupakan suatu kondisi di mana terlalu banyak zat besi di dalam darah, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi testis dan kelenjar pituitari. Trauma Testis Cedera atau trauma pada testis yang menyebabkan kerusakan pada testis dapat mempengaruhi produksi testosteron. Pengobatan Kanker Berbagai pengobatan kanker, seperti kemoterapi atau radiasi dapat mengganggu produksi testosteron dan sperma oleh testis. Penuaan Kadar hormon testosteron menurun seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Gangguan Kelenjar Pituitari Berbagai hal yang menyebabkan gangguan pada kelenjar pituitari seperti cedera kepala atau tumor, dapat mempengaruhi kemampuan kelenjar untuk mengirimkan sinyal kepada testis untuk memproduksi testosteron. Obat-obatan Beberapa efek samping obat dapat mempengaruhi kemampuan produksi testosteron. Contoh obat-obatan tersebut adalah obat anti psikosis.   Komplikasi Hipogonadisme Pada Pria Dewasa Beberapa hal yang dapat terjadi bila hipogonadisme terjadi pada pria dewasa adalah: Disfungsi ereksi (ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi) Infertilitas (kemandulan) Penurunan gairah seksual Penurunan pertumbuhan janggut dan rambut tubuh lainnya Penurunan ukuran atau perubahan tekstur testis Penurunan massa otot dan peningkatan lemak tubuh Penurunan massa tulang (osteoporosis) Pembesaran jaringan payudara Perubahan status mental dan emosional seperti menopause pada wanita (perubahan mood, mudah marah, depresi, rasa lelah, dan tubuh terasa panas)   Pengobatan Hipogonadisme Pengobatan hipogonadisme tergantung pada penyebabnya. Terapi sulih atau pengganti hormone testosteron seringkali digunakan untuk mengobati berbagai gangguan pada testis. Jika hipogonadisme disebabkan oleh kelainan pada kelenjar pituitari, maka pemberian hormon pituitari dapat membantu meningkatkan kadar hormon testosteron dan meningkatkan produksi sperma.   Sumber: webmd  
25 Apr 2019 16:00 WIB
Kandungan Nutrisi di Dalam Daunt MintSetiap 100 mg daun mint mengandung sekitar 70 kalori. Daun mint juga mengandung serat, protein, vitamin C, vitamin B, vitamin D, magnesium, zat besi, natrium, dan kalium.Manfaat Daun Mint Bagi Kesehatan Meningkatkan Fungsi Saluran CernaDaun mint dapat membantu menguatkan organ-organ pencernaan dan membantu kerja saluran cerna agar lebih efisien. Daun mint dapat memicu produksi air liur dan berbagai enzim pencernaan yang dapat membantu proses pencernaan. Daun mint banyak digunakan untuk membantu mengatasi nyeri lambung dan gangguan pencernaan. Daun mint juga dapat menenangkan saluran pencernaan dan memberikan rasa dingin yang menyegarkan. Teh mint herbal sering digunakan untuk mengatasi konstipasi (sembelit) karena mengandung banyak serat yang dapat memperlancar gerakan usus. Mengurangi StressAroma daun mint dapat membantu mengurangi rasa stress yang anda rasakan. Minyak daun mint juga telah digunakan di dalam berbagai obat-obatan untuk mencegah terjadinya nyeri kepala dan mengatasi depresi.Selain itu, berbagai parfum dan sabun aromaterapi yang dibuat dari daun mint juga dapat membantu memperbaiki mood anda. Letakkanlah daun mint di bawah bantal anda untuk membantu mengurangi stress dan membuat anda tidur lebih nyenyak. Mencegah Gangguan PernapasanDaun mint juga banyak digunakan untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit sistem pernapasan. Daun mint dapat membantu mengatasi infeksi tenggorokan. Aromanya yang kuat dapat membantu melancarkan saluran pernapasan (melegakan hidung tersumbat dan sumbatan saluran pernapasan lainnya). Aroma daun mint ini juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi serangan asma. Menjaga Kesehatan KulitDaun mint memiliki banyak manfaat bagi kulit anda, yaitu:•  Mengurangi rasa gatal•  Mengangkat sel kulit mati•  Membuat kulit lebih berkilau•  Mencegah terjadiya kanker kulit (mengandung berbagai antioksidan dan asam rosmarinik yang dapat menangkal berbagai radikal bebas)•  Membantu mengatasi dan mencegah jerawat Melawan KankerDaun mint dapat menghambat metabolisme sel kanker karena mengandung alkohol perilil. Daun mint dapat mencegah terjadinya kanker prostat dengan cara menstabilkan kembali struktur DNA. Selain itu, karoten dan retinoid yang terdapat di dalam daun mint juga dapat membantu melawan kanker hati. Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari daun mint adalah:• Membantu membersihkan darah dan membuang racun keluar dari dalam tubuh (agen diuretika yang dapat membantu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh)•  Mencegah terjadinya bau mulut•  Membantu melawan bakteri dan kuman berbahaya lainnya di dalam mulut•  Melindungi gigi dan gusiSumber: foodtofitness