Konsultasi Dokter Kesehatan Online - Dokter.id
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
Dear dokter saya mau tanya di sekitar daerah leher saya tumbuh daging2 kecil dengan diameter kurang dari 1cm. Dan semakin hari sepertinya semakin bertambah. Apakah ini skin tag atau kutil? Karena cukup mengganggu penampilan. Selain itu ada 1 sekitar 1cm di dekat bahu saya. Bagaimana cara menghilangkannya? Apa pakai cuka apel aman?
dok saya remaja perempuan berumur 17 th dg tb 155cm bb 43kg, saya sangat rajin makan berbagai jenis sayur dan buah setiap harinya, saya makan 3 kali sehari porsi normal( 1 porsi setiap makan), saya rajin olahrga, setiap hari bahkan (pagi latihan cardio, sore stretching), saya juga jarang makan daging merah/bisa dibilang vegetarian, saya ganti nasi putih dengan nasi merah atau oatmeal, malam saya biasanya minum teh jahe/hijau dan saya minum susu lowfat/ yoghurt porsi moderat, tapi kenapa saya sering sembelit ya dok? bahkan sampai seminggu tidak BAB dan perut terasa penuh. kira-kira ada yang salah nggak sama pola hidup saya? oh ya dok apa bb dan tb saya idealkah? terima kasih, ditunggu jawabannya
selamat malam dok, saya berumur 21 tahun, saya mengalami gejala seperti perut,dada saya seperti ditarik,kesemutan, lalu saya mengalami sulit bernafas.
begitu juga dengan tangan dan kaki saya dok, jika dibiarkan tangan menjadi kaku dan tidak dapat digerakkan, seperti mati rasa, gejala ini datang hanya ketika saya merasa dingin seperti masuk angin, dan juga ketika sesak nafas tiba saya jadi mendehem seperti ada dahak yang tersangkut di tenggorokan saya.
saya sudah berhenti merokok kurang lebih 1 tahun, single, tidak pernah melakukan sex ataupun masturbasi, makan cukup 3x sehari, tinggi 168 berat badan 40, tolong bantuannya dok, terima kasih sebelumnya.
Assalamualaikum.....selamat sore dok,saya punya anak umur 10 bulan sudah 5 bulan ini sering demam di karenakan leukositnya tinggi,pengobatan sudah saya upayakan ke puskemas,dokter anak sampai RSUD mojokerto,sampai anak saya di sunat lebih dini di Dr seno bandung untuk menghindari infeksi saluran kencing karena beberapa dokter mengatakan anak saya ISK,tapi setelah 3 bulan di sunat leukositnya masih suka naik tinggi,hasil tes darah terakhir hari ini semuanya bagus ecuali leukositnya yang tinggi.
Selamat sore dok , nama saya reza saya berumur 19 thn , saya mau bertanya dok soal kejang yang saya alami ,sebelumnya saya belum pernah mengalaminya , saya mengalami kejang disaat saya baru tertidur dan kejadiannya sudah 4-5 kali terjadi dalam setahun ini ,disaat kejang kelopak mata saya melotot dan mulut saya mengeluarkan busa, dan sesaat setelah kejang saya tidak tersadar apa yang telah terjadi dan saya pun melanjutkan tidur , setelah terbangunnya dari tidur pagi atau siang hari kepala saya merasakan nyeri sekali dan otot otot saya pun juga merasakannya , sayapun sudah berobat kemana pun tetapi sampai sekarang belom ada yang bisa mendeteksi penyakit apa yang saya alami , mohon untuk jawabannya dok , Trima Kasih
29 Sep 2016 18:00 WIB
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang secara keseluruhan tampak sehat tetapi selalu merasa kelelahan lebih beresiko untuk mengalami penyakit jantung. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengalami kombinasi dari kelelahan berat dan mudah marah dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung hingga 36%. Pada zaman modern sekarang ini, banyak hal yang dapat membuat seseorang mengalami stress dan bila stress ini tidak diatasi dalam waktu lama, maka stress ini pun dapat mengganggu kesehatan fisik dan psikologis orang tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan fisik ternyata juga merupakan faktor resiko terjadinya gangguan jantung seperti halnya berbagai gangguan psikologis seperti gangguan depresi dan cemas. Kelelahan fisik ini bukan hanya suatu kelelahan berat. Keadaan ini terjadi saat stress yang telah berlangsung lama mulai mengganggu kemampuan seseorang untuk pulih dari rasa lelah. Bila seseorang mengalami hal ini, maka ia mungkin terus merasa sangat lelah dan tidak bertenaga bahkan saat ia telah tidur nyenyak dan cukup di malam hari, walaupun ia tidak menderita gangguan kesehatan apapun. Dengan adanya rasa lelah yang berkepanjangan, maka orang tersebut sangat mudah marah atau tersinggung. Pada penelitian ini, para peneliti mencari tahu hubungan di antara kelelahan fisik dengan terjadinya gangguan jantung dengan menganalisa 11 data penelitian, yang meneliti lebih dari 60.000 orang yang tidak menderita gangguan jantung apapun yang diamati selama 6.5 tahun. Setelah menyingkirkan berbagai faktor resiko terjadinya gangguan jantung yang lain, kelelahan fisik tetap saja dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada seseorang, hingga sepertiganya. Rasa stress dan lelah dapat mempengaruhi kesehatan jantung dengan 2 cara. Rasa stress dan lelah dapat mempengaruhi kadar hormon stress seperti adrenalin dan serotonin di dalam tubuh. Kedua hormon ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang dan menyebabkan terjadinya proses inflamasi (radang) di dalam tubuh. Selain itu, stress dan lelah juga dapat mempengaruhi keadaan psikologis seseorang yang membuatnya melakukan berbagai hal seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol atau makanan tiddak sehat lainnya, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada orang tersebut. Untuk mengatasi kelelahan fisik ini, para ahli menganjurkan para penderita untuk berolahraga, mengkonsumsi diet sehat, dan melakukan berbagai aktivitas fisik yang dapat membantu mengurangi rasa stress seperti yoga dan meditasi.  Baca juga: Apakah Nyeri Dada Berarti Serangan Jantung?  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
29 Sep 2016 15:00 WIB
Berdasarkan penelitian, pria lanjut usia yang menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk duduk memiliki resiko yang lebih tingi untuk mengalami kegagalan fungsi jantung. Para ahli menemukan bahwa seorang pira yang memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah memiliki resiko 52% lebih tinggi untuk mengalami kegagalan fungsi jantung daripada pria dengan aktivitas fisik yang lebih tinggi. Seorang ahli lainnya mengatakan bahwa seorang pria yang duduk selama 5 jam setiap harinya memiliki resiko mengalami kegagalan fungsi jantung 34% lebih tinggi daripada pria yang duduk kurang dari 2 jam setiap harinya. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa seorang pria dengan aktivitas fisik yang rendah (banyak duduk dan jarang berolahraga) memiliki resiko mengalami gagal jantung dua kali lebih tinggi daripada pria yang aktif dan lebih jarang duduk. Gagal jantung merupakan suatu keadaan yang terjadi akibat ketidakmampuan otot jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Keadaan ini dapat mengenai siapa saja, tetapi lebih sering mengenai orang lanjut usia. Salah satu faktor resikonya kemungkinan adalah kurangnya aktivitas fisik dan olahraga seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang. Berdasarkan penelitian, kurangnya "latihan" pada jantung dan paru-paru dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan paru. Cara terbaik bagi jantung dan paru-paru untuk "latihan" adalah dengan melakukan aktivitas fisik dan berolahraga. Selain dari banyaknya aktivitas fisik dan olahraga teratur setiap harinya, satu hal lainnya yang juga berperan dalam tinggi rendahnya resiko seseorang untuk menderita kegagalan fungsi jantung adalah faktor genetik. Para ahli berpendapat bahwa tidak ada kata terlambat untuk mulai aktif kembali, bahkan setelah anda memiliki penyakit jantung atau tekanan darah tinggi. Tetap aktif dapat membuat anda terlindung dari terjadinya kegagalan fungsi jantung. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai olahraga dan aktivitas apa saja yang boleh anda lakukan dan berapa lama sebelum memulai kegiatan anda. Baca juga: Apel Mampu Cegah Serangan Jantung dan Stroke  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
29 Sep 2016 12:00 WIB
Di zaman sekarang ini, seks oral bukanlah suatu hal yang hanya dapat dinikmati oleh para kaum Adam saja. Sekarang ini, para wanita pun telah dapat menikmatinya. Bila sang pria dapat melakukannya dengan cara yang tepat, maka seorang wanita pun pasti akan dapat mencapai klimaksnya alias orgasme. Di bawah ini, Anda dapat melihat 3 teknik seks oral yang pasti dapat membuat si dia bertekuk lutut!   REVERSE HUG Teknik seks oral yang satu ini sayangnya hanya dapat dilakukan oleh pasangan yang memiliki bentuk tubuh ramping. Cara melakukannya adalah tidurlah terlentang (sang pria), kemudian mintalah pasangan Anda untuk tidur di terlentang di atas Anda, dengan posisi kepala dan pundak pada tempat tidur, sementara punggung pada dada dan perut Anda. Setelah itu, sanggalah kepala pasangan Anda sehingga lehernya tidak terlalu pegal, kemudian peluklah perutnya dan arahkan wajah Anda ke Miss V pasangan Anda dan lakukanlah aksi Anda.   Baca Juga: 3 Fakta Mengenai Seks Oral   DOGGY GREET Teknik seks oral yang satu ini sebenarnya merupakan kombinasi antara seks oral dan doggy style. Untuk melakukannya, awalilah aksi Anda dengan melakukan hubungan seks dengan posisi doggy style, kemudian saat pasangan tampak hampir mencapai orgasme, keluarkanlah Mr. P Anda kemudian lanjutkan dengan seks oral di daerah klitorisnya hingga pasangan Anda mencapai orgasme. Lakukanlah gerakan ini berulang kali (antara penetrasi penis dan seks oral) dan pasangan Anda pun akan mencapai orgasme berulang kali.   UNDER THE SINK Untuk melakukan teknik seks oral yang satu ini, mintalah pasangan Anda untuk berjongkok pada salah satu sisi ranjang Anda, kemudian baringkanlah tubuh Anda (posisi terlentang), dengan posisi kepala Anda tepat di bawah Miss V pasangan, kemudian lakukanlah aksi Anda. Pada posisi ini, pasangan Anda dapat dengan bebas mengatur posisi tubuhnya sehingga ia pun dapat memperoleh kenikmatan yang diinginkannya. Baca juga: Mengapa Wanita Benci Untuk Melakukan Oral Seks  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
29 Sep 2016 11:00 WIB
Banyak wanita yang merasa paranoid mengenai masalah bau tak sedap pada vagina. Apakah Anda pernah merasakan hal seperti ini? Tenang, karena Anda tidak sendirian. Pada dasarnya vagina memiliki bau khas. Namun apabila bau yang dirasakan sampai mengganggu bisa saja hal disebabkan karena cara mencuci daerah vagina yang tidak tepat. Berikut adalah cara mencuci vagina dengan baik: Lap yang bersih Pastikan Anda menggunakan lap yang sudah dicuci bersih dan diseterika. Lap ini dapat Anda gunakan untuk membasuh daerah vagina. Hindari sabun mengandung parfum Saat mencuci vagina cara yang paling baik adalah menggunakan air yang bersih. Jangan menggunakan sabun yang mengandung parfum karena dapat mengiritasi kulit sekitar vagina yang sensitif. Cuci daerah lipatan vagina Bersihkan daerah lipatan di sekitar klitoris (organ kelamin wanita yang kecil terletak diantara vagina) Anda. Gunakan jari Anda untuk menarik bibir vagina Anda, jauhkan dari klitoris Anda. Kemudian dengan lembut gosok kulit di kedua sisi klitoris Anda dengan menggunakan lap yang bersih. Cuci daerah vagina Anda. Cuci daerah tersebut dengan kain lap yang bersih. Gosok juga sekitar garis bikini Bersihkan daerah perineum Anda Perineum adalah bagian vagina dan anus Anda. Bersihkan daerah anus Anda terakhir. Lap yang sudah Anda gunakan untuk membersihkan daerah anus jangan sampai menyentuh daerah vagina. Karena hal ini akan membuat kuman di daerah anus akan hinggap didaerah vagina. Dan hal ini akan menimbulkan infeksi saluran kemih Cuci vagina setiap hari Cuci vagina setidaknya sekali  sehari. Jika Anda berhubungan seks, ada baiknya Anda mencuci dua kali untuk merasa segar dan bersih. Mencuci vagina setelah berhubungan seks tidak akan mencegah kehamilan. Cuci vagina saat menstruasi Saat menstruasi adalah saat yang tidak nyaman bagi wanita, apabila tidak dibersihkan dengan benar akan mudah menimbulkan infeksi. Pada saat menstruasi Anda boleh mencuci daerah vagina dua sampai tiga kali. Dengan vagina yang bersih akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan percaya diri. Selamat Mencoba! Baca juga: Berapakah Ukuran Vagina yang Normal???  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: wikihow  
29 Sep 2016 08:00 WIB
Ciuman pertama atau ciuman dengan pasangan anda atau suami anda selalu meninggalkan sebuah kesan tersendiri. Ciuman sendiri sebenarnya merupakan salah satu cara anda untuk berkomunikasi dengan pasangan anda. Masih ingatkah anda dengan ciuman pertama anda dengan pasangan anda? Bagaimana perasaan anda dan bagaimana hal itu terjadi? Tentunya hal ini meninggalkan sebuah kesan dan kenangan tersendiri bagi anda. Setiap orang memiliki gaya berciuman yang berbeda-beda dan kesukaan yang berbeda. Anda dapat memberitahukan atau menanyakan kepada pasangan anda tentang bagaimana cara berciuman yang anda atau pasangan anda sukai. Tetapi, perlu diingat bahwa sebaiknya anda tidak mengatakan bahwa anda tidak menyukai cara ciuman pasangan anda saat anda dan pasangan sedang berciuman, sehingga pasangan anda tidak tersinggung atau marah.   Kesalahan Dalam Berciuman Kesalahan yang sering dilakukan para pria dalam berciuman adalah bahwa mereka terlalu agresif, terutama dengan lidah mereka. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki kesukaan mereka tersendiri. Akan lebih baik bila anda menanyakan pada pasangan anda mengenai apa yang mereka sukai. Kesalahan lainnya yang sering terjadi adalah kurangnya variasi dalam cara anda berciuman dengan pasangan anda. Hal ini dapat membuat anda dan pasangan merasa bosan. Untuk itu anda dan pasangan dapat melakukan sedikit variasi. Ciuman tidak selalu harus pada bibir, anda dapat mencium berbagai bagian wajah pasangan anda, misalnya pipi, dahi, hidung, telinga, dan bahkan leher pasangan anda.   Bagaimana Membuat Ciuman Anda Tidak Terlupakan ? Cara terbaik untuk membuat ciuman anda tidak dapat terlupakan adalah dengan menikmatinya. Melalui sebuah ciuman anda seharusnya dapat berbicara pada pasangan anda. Anda dapat mengatakan bahwa anda sangat mencintai pasangan anda melalui sebuah ciuman dan pasangan anda pun dapat merasakannya. Nikmatilah saat-saat anda berciuman dengan pasangan anda, dengan demikian ciuman anda menjadi tidak terlupakan bagi pasangan anda. Jangan pernah menjadikan sebuah ciuman hanya sebagai suatu cara untuk mendapatkan hal lainnya. Hanya ciuman yang tulus dan penuh kasihlah yang dapat membuat sebuah ciuman menjadi bermakna dan tidak terlupakan.   Ciuman Seumur Hidup Bagi pasangan muda yang baru saja menikah atau baru memulai suatu hubungan, mereka dapat melakukan lebih dari 10 bahkan 20 kali ciuman per harinya. Akan tetapi, apa yang terjadi 10 tahun kemudian? Apakah anda tetap mencium pasangan anda sesering dulu? Satu hal yang perlu diingat bahwa ciuman adalah salah satu cara anda berkomunikasi dengan pasangan anda. Anda dapat mengetahui apa yang pasangan anda rasakan atau katakan melalui ciuman mereka. Pasangan anda dapat mengatakan bahwa ia mencintai anda melalui ciumannya. Oleh karena itu, ciumlah pasangan anda sesering mungkin, seumur hidup anda. Dengan demikian, hubungan anda dan pasangan tetap dekat dan dapat tetap semesra dulu saat anda dan pasangan pertama kali bertemu dan menikah. Baca juga: Ciuman Sama Dengan Bertukar Kuman, Apa Maksudnya?  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
28 Sep 2016 18:00 WIB
Seseorang yang sering berdebat untuk beberapa alasan ternyata dapat meningkatkan resiko kematian usia muda, hal ini menurut penelitian terbaru. Perselisihan yang sering terjadi pada kehidupan keluarga, hubungan personal dan di pekerjaan ternyata tidak hanya mempengaruhi kebahagiaan mereka saja tetapi juga mengganggu perasaan dan menimbulkan kegugupan. Penelitian yang dilakukan di Denmark menemukan bahwa pria dan wanita yang sering berdebat ternyata dua sampai tiga kali lebih mungkin meninggal pada usia muda. Penelitian ini melibatkan 9.875 pria dan wanita berusia 36-52 mengenai dampak psikologis terkait stress dengan hubungannya dengan kematian dini. Partisipan ditanyai mengenai hubungan mereka dengan teman, keluarga, anak dan rekan sekerja dan mengenai hal-hal yang membuat mereka tidak senang. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa stress karena pertengkaran dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi dan serangan jantung yang menjadi faktor kematian dini. Hampir 10% dari peserta penelitian menyalahkan anak-anak sebagai penyebab stress dan sebanyak 9% mengatakan stress mereka dipicu oleh pasangan. Baca juga: Gejala Serangan Jantung Pada Wanita  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: dailymail