Your browser does not support JavaScript!
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
Dok saya mau tanya apa obat kutil kelamin itu yang bagus
Apa ada salapnya atau cream nya
Munkin juga ada kapsul pil nya juga dok
Saya mau tanya mohon jawabanya dok saya butuh sekali
trimakasih.
selamat malam dok, saya perempuan berumur 17 tahun. Saya sedang mengalami menstruasi hari pertama. Ketika saya sedang tiduran tibatiba saya rasanya ingin buang angin, tapi malah sakit sekali lubang anus saya seperti ditusuk, dan ini tidak lama, hanya 2-3 menit saja. Tetapi saya mengalaminya sudah 3-4x selama saya menstruasi saat bulan lalu. saya kenapa ya dok? apa saya wasir atau apa? terima kasih:)
selamat malam dok

saya mau tanya saya haid tanggal 16 mei dan selesai sekitar tanggal 20-21 mei.
lalu pada tanggal 26 mei saya melakukan petting tapi dalam keadaan saya memakai (maaf) celana dalam dan celana kain. begitu pula dengan pasangan saya.
tanpa diduga pasangan saya ejakulasi dan tembus megenai celana dalam saya. saya masih (maaf) perawan.
dan saya malamnya merasakan sedikit mual dan pusing mungkin bisa jadi efek kepikiran yaa dok?
lalu kemrarin pada tanggal 27 mei saya meminum postinor 2, sebanyak dua tablet sekaligus.

yang ingin saya tanyakan adalah
1. apakah ada kemungkinan sperma bisa masuk ke dalam?

2.apakah saya hamil? karena saya merasa seperti kembung, mual tetapi tidak sampai ingin muntah sesekali terasa pada malam hari. dan jika diisi makanan tidak enak rasaya mual juga

3. saya tidak merasakan efek apapun setelah minum postinor selain sedikit pusing saja. apakah bekerja?

terimakasih banyak dok atas waktunya maaf yang ditanyakan agak banyak
selamat malam
Dok, kenapa status perut saya 1 jam setelah makan saya merasa lapar, padahal saya sudah makan kurang lebih 2 piring makanan? Keadaan itu terjadi setiap saya selesai makan, dan saya merasa agak loyo setelahnya. Mohon penjelasannya dan pemecahan masalahnya. Trima kasih.
dok sya mau bertanya saya habis keguguran 1 Minggu lebih 6 hari dan mengalami penyakit tipes dan drah rendah hbis keguguran selesai saya keguguran saya sering merasa sakit dikiri gk punya nafsu makan dan sering mual-mual gara-gara sakit perut dan terkadang mual sendiri kira-kira itu tipes apa ada janin lagi ya ?gejala apa yg menandakan masih hamil dok?gejala tipes apa yg menandakan saya sakit tipes lagi?cara mengatasi mualnya gimana dok?
28 May 2017 18:00 WIB
Mengapa kaki berbau? Bau kaki sebenarnya merupakan pertanda adanya pertumbuhan bakteri atau jamur yang berlebihan pada kaki seseorang. Karena kaki Anda berkeringat di hampir sepanjang waktu, maka hal ini dapat memudahkan bakteri untuk berkembang biak dan menimbulkan bau kaki. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi bau kaki.   1.      Selalu Gunakan Kaos Kaki Tahukah Anda bahwa kaki Anda memiliki lebih banyak kelenjar keringat daripada bagian tubuh lainnya? Hal inilah yang membuat kaki Anda sangat mudah berkeringat. Kaos kaki berfungsi untuk menyerap semua keringat yang dihasilkan oleh kaki Anda dan mencegah kuman berkembang biak pada kaki Anda. Gantilah kaos kaki Anda setidaknya 1 kali setiap harinya dan gantilah setiap kali Anda selesai berolahraga.   2.      Rendam Dengan Teh Saat bau kaki Anda tidak lagi dapat dikendalikan dengan penggunaan kaos kaki, maka cobalah merendam kaki Anda dengan air teh yang terbuat dari daun teh hitam selama 20 menit setiap harinya. Asam yang terdapat di dalam teh hitam dapat membunuh kuman dan menutup pori-pori kulit, sehingga kulit kaki dapat menjadi lebih kering. Gunakanlah 2 kantong the untuk setiap 500 ml air. Pastikan Anda telah mendinginkan larutan teh tersebut sebelum merendam kaki Anda.   3.      Gunakan Cairan Anti Bau Semprotan anti jamur (foot spray) juga dapat membantu mencegah timbulnya bau kaki. Semprotkan cairan ini 1 kali setiap harinya untuk membantu mengurangi bau kaki. Anda juga dapat menaburkan bedak ke dalam sepatu Anda sebelum Anda menggunakannya untuk membantu mencegah keringat berlebih dan mengatasi bau kaki.   4.      Ganti Sepatu Anda Beberapa Hari Sekali Menggunakan sepatu yang sama setiap harinya dapat membuat keringat dari kaki Anda terus "menumpuk" di dalam sepatu dan tidak dapat mengering, yang tentu saja dapat membantu menimbulkan bau kaki. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki lebih dari 1 pasang sepatu sehingga Anda dapat mengganti sepatu Anda setidaknya 2 hari sekali, begitu pula dengan sepatu olahraga Anda.   5.      Keluarkan Kaki Anda dari Dalam Sepatu Sesering Mungkin Mengeluarkan kaki Anda dari dalam sepatu saat berada di tempat kerja atau berada di dalam mobil dapat memberikan kesempatan pada sepatu dan kaki Anda untuk "menghirup" udara segar dan mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau.   Sumber: womenshealthmag
28 May 2017 15:00 WIB
Saat cuaca dingin, maka sangat mudah bagi jari tangan untuk menjadi dingin. Hal ini merupakan hal yang normal. Hal ini dikarenakan tubuh biasanya memusatkan aliran darah pada organ-organ vital seperti jantung, otak, dan paru-paru terlebih dahulu daripada anggota gerak (kaki dan tangan). Akan tetapi, bila jari tangan Anda menjadi sangat dingin pada cuaca hangat, maka hal ini dapat merupakan pertanda ada suatu gangguan kesehatan lain yang sedang terjadi di dalam tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal lain yang dapat membuat jari tangan Anda menjadi sangat dingin.   Sindrom Raynaud Sindrom Raynaud merupakan gangguan yang paling sering menyebabkan jari tangan dan kaki menjadi dingin. Sindrom Raynaud sendiri sebenarnya merupakan penyempitan atau pengecilan pembuluh darah di jari tangan, yang kadangkala juga disertai dengan penyempitan pembuluh darah di jari kaki, telinga, dan hidung sebagai respon terhadap cuaca dingin atau stress emosional. Saat serangan, jari tangan penderita dapat berubah menjadi putih, kemudian kebiruan, karena tidak adanya atau sedikitnya darah yang memasuki area tersebut. Jari tangan penderita biasanya akan kembali tampak kemerahan setelah pembuluh darah terbuka dan darah dapat masuk ke dalamnya. Selain itu, jari tangan penderita biasanya akan menjadi dingin, mati rasa, kesemutan, atau bahkan nyeri saat serangan berlangsung. Sebagian besar kasus sindrom Raynaud tidak diketahui penyebabnya. Kabar baiknya adalah walaupun mengganggu, sindrom Raynaud biasanya tidak berbahaya. Perubahan gaya hidup seperti mengenakan pakaian yagn hangat, menggunakan sarung tangan saat cuaca dingin, dan menghindari stress emosional biasanya dapat membantu mengatasi gejala.   Penyakit Autoimun Kadangkala, ada penyakit lain yang memicu terjadinya sindrom Raynaud. Beberapa penyalit lain tersebut adalah lupus, scleroderma, artritis reumatoid, dan berbagai gangguan autoimun lainnya. Lupus merupakan suatu gangguan yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat. Sementara itu, skleroderma merupakan suatu penyakit yang menyebabkan kulit dan jaringan ikat menjadi mengeras dan membentuk jaringan parut. Hingga saat ini, para ahli masih tidak mengetahui apa hubungan antara berbagai penyakit di atas dengan terjadinya sindrom Raynaud.   Hipotiroidisme Bukanlah hal yang aneh bila jari tangan Anda menjadi dingin bila kelenjar tiroid Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid merupakan pengatur suhu di dalam tubuh. Saat kelenjar tiroid kurang aktif, maka sebagian besar fungsi tubuh pun akan melambat dan Anda pun akan mengalami beberapa gejala seperti merasa sangat lelah, sembelit, peningkatan berat badan, selalu merasa kedinginan, termasuk pada jari tangan dan kaki. Hipotiroidisme ini paling sering ditemukan pada wanita dan orang yang berusia lebih dari 50 tahun.   Gangguan Sirkulasi Darah Sebagian besar orang menduga bahwa jari tangan yang dingin disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah. Gangguan sirkulasi darah terjadi saat aliran darah yang mengandung banyak nutrisi dan oksigen menghilang saat beredar di dalam tubuh karena kemampuan pompa jantung yang kurang (pada penderita gagal jantung), sumbatan pada pembuluh darah (akibat penumpukkan lemak), dan sebagainya. Saat jantung tidak memperoleh seluruh darah dari dalam tubuh sebagaimana mestinya, maka tangan dan kaki Anda pun akan menjadi dingin, mati rasa, atau kesemutan (karena letaknya paling jauh dari jantung).   Anemia Anemia terjadi saat tubuh tidak memiliki sel darah merah yang mencukupi atau karena kadar hemoglobin di dalam darah terlalu rendah. Anemia akan mengakibatkan penurunan suplai oksigen ke dalam tubuh, yang dapat membuat tangan Anda menjadi dingin. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya anemia adalah kurangnya konsumsi zat besi dari makanan, perdarahan (misalnya karena menstruasi berat, ulkus lambung, atau perdarahan saluran cerna), beberapa jenis kanker, dan gangguan pencernaan (menderita penyakit seliak atau penyakit Crohn). Selain dapat membuat tangan Anda menjadi dingin; anemia juga dapat memiliki beberapa gejala lainnya seperti merasa sangat lelah, nyeri kepala, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada sebagian besar kasus, anemia defisiensi besi dapat diatasi dengan pemberian suplemen zat besi.   Baca juga: Apa Sih Keuntungan Makan Dengan Menggunakan Tangan?   Kekurangan Vitamin B12 Vitamin B12 dapat ditemukan pada berbagai makanan seperti daging sapi, daging unggas, telur, susu, dan berbagai produk susu. Vitamin B12 sangat penting bagi pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penurunan produksi sel darah merah, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya anemia. Kekurangan vitamin B12 biasa ditemukan pada orang yang hanya mengkonsumsi sayuran (vegetarian) dan pada orang berusia lebih dari 50 tahun karena tubuh telah kehilangan kemampuan untuk menyerap vitamin dari dalam makanan. Selain itu, para penderita gangguan saluran pencernaan seperti penyakit Crohn dan penyakit seliak juga sering mengalami kekurangan vitamin B12. Untuk mendeteksinya, dapat dilakukan pemeriksaan darah. Bila jari tangan Anda yang selalu dingin disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, maka pemberian suplemen dapat membantu mengatasi gejala dalam waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.   Tekanan Darah Rendah Hipotensi atau tekanan darah rendah dapat terjadi karena berbagai hal termasuk dehidrasi, perdarahan, beberapa jenis obat-obatan, dan gangguan kelenjar endokrin. Saat tekanan darah Anda rendah, maka pembuluh darah Anda akan mengalirkan darah dari anggota gerak Anda dan mengarahkannya pada organ-organ vital Anda. Hal inilah yang membuat jari-jari Anda menjadi dingin. Jika Anda mengalami berbagai gejala hipotensi seperti pusing, penglihatan kabur, merasa sangat lelah, mual, lemah, dan pusing; segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Stress dan Cemas Anda tentunya telah mengetahui bahwa stress dapat berdampak buruk pada berbagai bagian tubuh Anda, termasuk tangan Anda. Saat Anda mengalami stress kronik atau cemas, maka tubuh Anda pun akan mengalami reaksi "lawan atau kabur". Hal ini akan menyebabkan peningkatan kadar adrenalin di dalam tubuh. Akibatnya, pembuluh darah pada anggota gerak Anda pun akan mengecil dan membuat jari tangan dan tangan Anda menjadi dingin (begitu juga dengan jari kaki dan kaki Anda). Untuk mengatasi hal ini, dianjurkan agar Anda mengatasi stress Anda.   Mengkonsumsi Obat-obatan Tertentu Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat membuat pembuluh darah Anda mengecil seperti penghambat beta (beta blocker), beberapa jenis obat anti kanker, obat migrain, dan obat dekongestan. Hal ini akan membuat jari tangan Anda menjadi dingin seperti pada penderita sindrom Raynaud. Berkonsultasilah dengan dokter Anda bila obat-obatan yang Anda konsumsi menyebabkan timbulnya gejala ini.   Merokok Ini dia alasan lain mengapa Anda sebaiknya berhenti merokok. Nikotin yang terdapat di dalam rokok dapat menyebabkan pembuluh darah mengecil dan memicu terbentuknya penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah, yang pada akhirnya akan menyebabkan bekurangnya aliran darah ke anggota gerak Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
28 May 2017 12:00 WIB
Cedera pada mata tidak selalu mudah dikenali, terutama pada anak-anak. Cedera mata yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan bahkan kebutaan. Di bawah ini adalah beberapa gejala yang patut anda waspadai, yaitu: Nyeri pada mata Penglihatan kabur Robekan atau luka pada kelopak mata Gangguan pergerakan bola mata Salah satu mata terlihat lebih menonjol daripada mata yang lainnya Perubahan ukuran atau bentuk pupil Adanya darah pada bagian putih mata Adanya suatu benda asing pada mata atau di bawah kelopak mata yang sulit diangkat   Apa yang Dapat Anda Lakukan Bila Mengalami Cedera Mata ? Bila anda mengalami cedera pada mata baik ringan maupun berat, segera hubungi dokter anda untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan secepatnya. Terlambatnya penanganan dapat berakibat serius bagi penglihatan anda, bahkan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan kebutaan. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan bila mengalami cedera pada mata, yaitu: Jangan menyentuh, menggosok, atau menekan mata anda Jangan mencoba untuk mengeluarkan suatu benda yang terlihat menyangkut atau benda yang terlihat menembus mata anda Jangan memberikan salep atau obat-obatan lainnya pada mata anda sebelum berkonsultasi dengan dokter Cuci mata anda yang terpapar bahan kimia dengan air bersih yang mengalir Tutup mata anda yang mengalami cedera dengan kasa sampai anda memperoleh pengobatan selanjutnya Baca juga: Pengaruh Gula Terhadap Mata  Penanganan secepatnya pada cedera mata dapat mencegah dan mengurangi berbagai komplikasi dan gangguan penglihatan yang tidak diinginkan. Segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan secepatnya.
28 May 2017 11:00 WIB
Sebagian besar orang mengira bahwa berlari merupakan olahraga yang paling baik bagi kesehatan. Akan tetapi, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan mengapa berjalan kaki justru lebih baik bagi kesehatan Anda daripada berlari.   1.      Benturan Lebih Ringan (Low Impact) Berlari dapat "menyusahkan" tubuh karena merupakan olahraga high impact. Sebaliknya, berjalan kaki justru merupakan olahraga low impact, yang merupakan pilihan yang tepat bagi seorang pemula dan bagi orang dengan gangguan persendian bila mereka ingin membakar kalori.   2.      Mudah Dilakukan Setiap Hari Salah satu masalah saat ingin memasukkan lari sebagai bagian dari rutinitas harian Anda adalah waktu, terutama bila Anda merupakan orang yang sangat sibuk dengan pekerjaan atau anak. Akan tetapi, berjalan kaki merupakan olahraga yang lebih mudah dilakukan kapan saja, bahkan sambil bekerja.   3.      Tidak Menyebabkan Rasa Nyeri Berjalan kaki, bila dilakukan dengan benar, seharusnya tidak menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Rasa nyeri saat berjalan kaki dapat terjadi bila Anda melakukannya dengan cara yang salah.   4.      Menguatkan Otot dan Persendian Jika Anda mengalami nyeri sendi atau gangguan pada daerah persendian, terutama pada daerah tubuh bagian bawah dan perut; maka berlari dapat menyebabkan efek negatif dalam jangka panjang pada persendian dan tulang Anda. Sementara itu, berjalan kaki justru dapat menguatkan otot dan persendian pada tubuh bagian bawah dan perut tanpa meningkatkan resiko terjadinya kerusakan lebih lanjut.   5.      Resiko Cedera Rendah Berjalan kaki merupakan salah satu olahraga dengan resiko cedera yang rendah. Berlari dapat meningkatkan resiko terjadinya keseleo, robeknya otot, kerusakan persendian, dan nyeri punggung.   6.      Tidak Membuat Anda Merasa Amat Sangat Kelelahan Apakah Anda pernah merasa sangat kelelahan hingga Anda tidak lagi dapat melanjutkan kegiatan olahraga Anda? Berlari merupakan salah satu jenis olahraga yang dapat membuat Anda merasa demikian. Sebaliknya, berjalan kaki, walaupun tetap dapat membuat Anda merasa lelah, akan tetapi tidak akan membuat Anda merasa sangat kelelahan.   7.      Dapat Dilakukan di Mana Saja Berjalan kaki merupakan jenis olahraga yang benar-benar dapat dilakukan di mana saja. Anda dapat melakukannya saat berlibur atau bekerja.   Sumber: sheknows
28 May 2017 08:00 WIB
Selama bulan suci Ramadan, jutaan umat Muslim di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa. Secara umum, umat Muslim yang mengalami gastritis atau peradangan pada lambung atau biasa disebut maag akan mempertanyakan bagaimana cara mereka bisa menunaikan ibadah dengan baik dan tidak memperburuk gejala penyakit yang sudah mereka alami. Pada akhirnya kebanyakan dari mereka mengutamakan puasa tanpa mempertimbangkan efek terhadap kesehatannya. Padahal bukan ini tujuan dari puasa. Anda harus bisa menyeimbangkan antara puasa dan masalah kesehatan yang Anda derita. Sebagai awalnya, Anda harus memahami bagaimana riwayat dari penyakit ini. Gastritis adalah infeksi atau inflamasi yang terjadi pada dinding lambung, sementara maag adalah ketidakseimbangan asam lambung yang bisa mengganggu mekanisme perlindungan dari saluran cerna. Kedua penyakit diatas mempunyai penyebab yang sama yaitu infeksi bakteri yang dikenal dengan nama Helicobacter pylori (H. pylori) yang mempengaruhi dinding saluran cerna, terutama lambung. Penggunaan obat anti nyeri seperti ibuprofen, naproxen dan aspirin, steroid dosis tinggi, konsumsi alkohol dan merokok juga dapat menyebabkan gastritis dan maag. Penderita gastritis tetap dapat menjalankan ibadah tanpa harus meningkatkan resiko komplikasi terhadap penyakit gastritis yang dideritanya asal mengikuti beberapa tips dibawah ini: Jangan tidur setelah habis sahur. Tidur sehabis makan akan menghasilkan asam lambung yang naik keatas (refluks asam) Menunda sahur tapi mempercepat waktu buka puasa Jangan makan berlebihan saat berbuka puasa karena akan memicu refluks asam dan gejala gastritis lainnya. Penderita asam lambung dan gastritis harus berbuka dengan secukupnya. Makan dengan porsi yang kecil tetapi sering. Sebagai contoh, Anda bisa memulai berbuka puasa dengan kurma dan diikuti dengan makanan yang ringan sebelum mengambil jeda untuk sholat Mahgrib. Setelah itu Anda bisa menikmati menu utama sebelum melaksanakan doa teraweh. Berhenti makan 3-4 jam sebelum Anda pergi tidur. Oleh karena itu hindari konsumsi makanan kecil atau kudapan manis setelah selesai taraweh. Kurangi konsumsi makanan yang pedas, panas dan makanan yang mengandung asam sehingga mengurangi resiko iritasi saluran cerna. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, karena minuman ini bersifat diuretik yang akan menstimulasi tubuh mengeluarkan cairan melalui air kemih. Hal ini bisa menyebabkan dehidrasi. Hal yang sama juga terjadi pada minuman manis Saat sahur dan  berbuka, lengkapi makanan Anda dengan makanan yang kaya nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat dan lain sebagainya. Tetap cukupi kebutuhan cairan tubuh, yaitu 2,5 liter perhari. Siapkan obat-obat yang memang Anda butuhkan untuk mengatasi gejala gastritis yang Anda alami, misalnya saja antasida, proton pump inhibitor, H2 antagonis. Tetapi Anda  memerlukan pengawasan dokter dalam mengkonsumsi obat ini. Hindari makanan yang berlemak dan buah-buahan yang mengandung asam (misalnya buah citrus seperti lemon, jeruk nipis, anggur dan jeruk) dan juga tomat (karena tomat merupakan buah yang mengandung banyak asam). Makanan ekstra pedas, makanan kaleng terutama berbasis tomat juga harus Anda hindari. Jangan merokok. Rokok dapat menimbulkan gejala gastritis dan maag. Jenis makanan yang harus Anda makan: Konsumsi karbohidrat yang lambat cerna, sehingga makanan tersebut akan dicerna dalam waktu lebih lama, Anda akan lapar lebih lama sehingga Anda merasa lebih berenergi sepanjang hari. Kurma merupakan makanan yang sempurna karena mengandung gula, serat, karbohidrat, potasium dan magnesium. Almond merupakan jenis makanan yang kaya akan protein dan serat. Pisang merupakan buah yang mengandung karbohidrat, potasium dan magnesium. Pilihlah makanan yang di panggang dibanding makanan yang digoreng, terlebih jika makanan tersebut berlemak. Jangan lupa mengkonsumsi obat yang Anda butuhkan saat sahur atau berbuka. Baca juga: Puasa Aman Bagi Penderita Kencing ManisSumber: thestar
27 May 2017 18:00 WIB
Infeksi jamur pada kuku kaki merupakan infeksi yang masuk melalui retakan di dalam kuku atau melalui luka pada kulit Anda. Infeksi jamur pada kuku dapat membuat kuku berubah warna atau menjadi lebih tebal, tetapi juga dapat membuatnya terasa nyeri. Karena jari kaki merupakan tempat yang hangat dan lembab, maka jamur pun mudah tumbuh di daerah tersebut. Berbagai jenis jamur dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur pada kuku kaki. Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebar ke kuku kaki lainnya, kulit, atau bahkan hingga ke kuku tangan Anda.   Gejala yang Biasa Ditemukan Kuku yang terinfeksi biasanya tampak lebih tebal daripada kuku normal dan tampak melengkung atau berbentuk aneh. Kuku yang terinfeksi juga mudah patah dan tampak kekuningan. Kadangkala, jamur dapat tampak seperti titik putih pada permukaan kuku yang akan menjadi semakin besar. Saat jamur berkembang biak di bawah kuku Anda, maka kuku dapat menjadi kendur dan bahkan terlepas. Jamur juga dapat menyebar ke kulit di sekitar kuku kaki Anda.   Siapa yang Beresiko? Pria memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami infeksi kuku kaki dibandingkan dengan wanita. Selain itu, resiko infeksi jamur ini juga akan semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang. Beberapa orang lainnya yang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita infeksi jamur pada kuku kaki adalah: Penderita diabetes Menderita infeksi jamur pada kaki Orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah Merokok Memiliki anggota keluarga yang menderita infeksi jamur pada kuku kaki. Selain itu, bila Anda sering berada di dalam air atau mengalami luka pada kuku kaki, maka resiko terjadinya infeksi jamur pada kuku kaki juga akan meningkat.   Apakah Saya Menderita Infeksi Jamur Pada Kuku? Karena infeksi jamur pada kuku kaki dapat tampak seperti gangguan kulit lainnya seperti psoriasis, maka Anda mungkin membutuhkan bantuan seorang dokter untuk memastikan diagnosis. Dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter mungkin akan memeriksan contoh kuku di laboratorium untuk mencari tahu jenis jamur atau apa yang menyebabkan terjadinya infeksi pada kuku kaki Anda.     Sumber: webmd