Your browser does not support JavaScript!
Cek Sakit Anda
Dengan menekan button Cek Sekarang maka Anda menyetujui Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Privasi.
 
Dokter Indonesia
dok, apakah penderita kanker payudar astadium awal tdk boleh makan tahu dan tempe? soalnya sesuai info di internet ada yang melarang tetapi ada juga yang menginjinkan makan tahu atau tempe. gimana sih sebenarnya?
Maaf dok ingin bertanya, karna setelah renang pakaian yang basah tidak langsung dicuci namun ditaruh ditimbun di ember dengan pakaian kotor lainnya, tiba2 saya melihat terdapat banyak belatung kecil2 di pakaian, pakaian dalam langsung saya buang namun pakaian yang lain di laundry, dengan di laundry tersebut, jadi saya tidak tahu apakah bersih atau tidaknya, apakah belatung bisa mati jika hanya pakaian tersebut dicuci? Ataukah telur dari belatung tersebut tetap hidup juga? Karena saya kawatir pernah melihat video mengenai belatung yang dapat hidup ditubuh manusia, jadi saya kawatir mengenai hal tersebut, terimakasih dok ya tolong dijawab
dok, pas hari jumat siang tiba2 saya merasa punggung saya spt ada jendolan2 ,stlh temen saya cek dia blg iya ada jendolan merah yg lama2 gatal, trus soreannya di pipi saya bentol2 , dan punggu saya tetep gatel,malamnya saya pake calladine biar ga gatal, besokannya udah ga gatal tapi ada ruam merah dan muncuk ruam di lengan dan tangan. tapi tidak gatal,saya cek ke dokter dekat rumah katanya ini seperti rubella. tapi saya tidak demam sama sekali.oh ya muka saya juga agak bengkak pas paginya. akhirnya saya dikasih anti virus dan disuruh istirahat. pas hari minggu ruamnya masih ada di tangan dan kaki sebagian (tidak semua badan kena ruam)mata saya agak bengkak dan muka saya juga masih bengkak tapi soreannya udah mengempes namun muncul bentol2 di muka dan gatal dan malamnya tangan dan lengan saya sangat gatal sampe saya pake calladine lagi. hari ini saya bangun muka saya sudah normal kaya semula tapi bentol2 nya blm hilang. dan ruam masih ada. apakah saya benar2 kena rubella dok? apkah pengaruh juga suhu yang sedang panas dan kamar saya tidak pakai ac?
siang dok mau tanya kenapa seks saya sangat tinggi apakah itu wajar sedangkan istri saya tidak memiliki nafsu seks apakah itu wajar.sehingga saya sering melapiaskan nafsu seks keteman dekat atau rekan seprofesi
dok mau tanya ,saya gatal gatal awal nya di kelamin dok di kelamin merah merah luka gtu dok, trus jdi ke bagian belakng ke sno sno nya jadi semua badan tangan kaki seluruh nya di tangan bentol bentol trus di bagian lipatan'' jari kering sama suka ada nanah nya ama darah putih sudah saya obatin pke 5 jenis salep tidak sembuh'' dan saya ke puskesmas masih saja gatal gatal dok sudah hampir setahun dok tolong dok
18 Feb 2019 11:00 WIB
Apa, sih, gejala trauma bising? Hampir 90 persen kasus menunjukkan gejala telinga berdenging (tinnitus). Denging yang dialami ini ada dua macam, yaitu denging nada tinggi seperti bunyi pesawat dan nada rendah seperti bunyi air conditioner (AC). Dua-duanya bisa terjadi dan ini biasanya disertai gangguan pendengaran. Seringkali, yang terjadi adalah cocktail party deafness atau tuli di keramaian. Pada saat berada di tempat yang ramai, orang sulit mendengar karena fungsi cochlea menurun. Kebisingan akan sangat mengganggu kualitas penerimaan bunyi oleh cochlea. Sebetulnya, kasus trauma bising ini dapat dicegah dengan upaya promotif preventif. Yaitu dengan waspada terhadap bising di sekitar kita. Misalnya dengan menggunakan perangkat pemutar musik tapi tak perlu disetel dengan volume (tingkat suara) penuh. Baca Juga: Hindari Stress! FYI Stress Membuat Kita Menjadi Pelupa Atau, ketika orang tua mengajak anak-anak ke mal, sebaiknya perhatikan seberapa bising tempat tersebut. Jika memang terlalu bising,  tak perlu berlama-lama. Kita harus menghindari atau mengurangi paparan bising secara aktif. Yang tak kalah penting adalah kesadaran para pemilik tempat usaha, seperti mal. Ada baiknya mereka mengukur kebisingan ruangan (sound level meter). Efek trauma bising sendiri ada dua, yaitu temporer dan permanen. Pada trauma bising temporer, dengan istirahat cukup, fungsi telinga bisa dipulihkan. Namun, trauma bising permanen sulit disembuhkan. Akan tetapi, lebih baik kita mencegah daripada mengobati, kan. Baca juga: Telinga Berdenging dan Pengobatannya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Proteksi Kesehatan
18 Feb 2019 08:00 WIB
Manusia diciptakan dengan bentuk tubuh yang berbeda-beda. Ada yang memiliki bentuk tubuh besar diatas, besar dibagian bawah, bentuk tubuh yang lurus atau bentuk tubuh seperti gitar spanyol. Bentuk tubuh pir adalah bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh para wanita. Bentuk tubuh pir mempunyai ciri pinggul bahenol, paha berisi dan bokong yang penuh, namun memiliki dada kecil, bahu yang tidak lebar dan pinggang yang kecil. Hampir semua wanita menginginkan bentuk tubuh yang ideal agar bisa tampil maksimal, namun bentuk tubuh yang tidak ideal bukan berarti tidak bisa tampil maksimal. Nah agar Anda bisa tetap gaya, berikut ini adalah contoh pakaian yang cocok untuk Anda yang memiliki bentuk tubuh pir: Pilih atasan dengan warna dan corak yang menonjol. Anda bisa menggunakan atasan dengan warna menyolok dan corak yang besar. Hal ini membuat perhatian orang tertuju pada bagian atas tubuh, membuat bahu dan dada Anda terlihat lebih besar dan bidang daripada aslinya. Cari atas yang memilki kerah pakaian Bentuk kerah pakaian dapat mempengaruhi penampilan dan membuat bahu lebih bidang dan menonjolkan bagian dada. Bentuk kerah pakaian yang lebar seperti boat-neck dan scoop-neck secara visual akan memperlebar bahu Anda. Bentuk kerah pakaian yang menonjolkan dada seperti sweetheart neck akan menarik perhatian orang ke arah dada dan membuatnya terlihat lebih penuh. Perhatikan ukuran pakaian. Gunakan atasan yang ketat di bagian pinggul dan menonjolkan lekuk tubuh Anda. Pilihlah kemeja yang dapat menonjolkan bagian pinggang dan bahu Gunakan beberapa lapis pakaian. Apabila Anda menggunakan atasan yang berlapis, maka bagian dada, bahu dan perut akan terlihat lebih penuh dan tubuh menjadi lebih proporsional. Anda bisa menggunakan tank top, blus dan cardigan untuk memberikan ilusi tubuh bagian atas yang lebih berisi. Jika Anda mengenakan atasan yang berlapis yang menutupi pinggang Anda, gunakan ikat pinggang kecil untuk mengembalikan lekuk tubuh Anda. Gunakan atasan dengan hiasan. Kemeja dengan hiasan di dekat leher membuat bahu semakin bidang dan garis leher semakin lebar. Anda bisa membeli kemeja dengan manik-manik, pita, atau kerah di dekat leher Anda. Hiasan ini bisa besar atau kecil karena keduanya bisa menarik mata orang ke bagian atas dan mengalihkan perhatian dari tubuh bagian bawah. Selain itu Anda bisa menggunakan syal untuk mendapatkan efek serupa. Atasan dengan lengan yang lebar. Atasan dengan lengan yang lebar menambahkan volume pada lengan Anda dan sebagai hasilnya pinggul dan bokong Anda terlihat lebih seimbang dan proporsional. Kalau tidak, Anda bisa menggunakan kemeja yang memiliki lengan berkerut atau yang digulung karena bisa menambahkan volume ke lengan Anda juga tanpa terlihat heboh. Gunakan pakaian dalam yang tepat. Untuk membuat tampilan yang lebih seimbang antara bagian tubuh atas dan bawah maka Anda bisa menggunakan push-up bra. Hal ini akan membuat dada terlihat lebih bervolume dan menonjolkan bagian pinggang dari lekuk tubuh Anda. Baca juga: Arti Warna Pakaian Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: styled247
17 Feb 2019 18:00 WIB
HIV-AIDS merupakan kondisi yang selalu dianggap mengerikan oleh hampir kebanyakan orang. Namun tidak semua orang tahu apa beda dari HIV dan AIDS. HIV adalah virus yang menyerang manusia, sedangkan AIDS adalah sebutan tahap akhir dari infeksi HIV. Banyak orang yang statusnya adalah HIV, namun buka berarti dia akan terkena AIDS.   Agar Anda lebih mengerti mengenai gejala infeksi HIV berdasarkan stadiumnya, berikut adalah uraian yang dapat Anda simak: Stadium IInfeksi HIV memiliki 3 stadium. Stadium pertama disebut dengan infeksi akut ataru serokonversi, yang biasanya terjadi dalam waktu 2-6 minggu setelah terinfeksi oleh HIV. Pada keadaan ini, sistem kekebalan tubuh anda masih berusaha melawan HIV. Berbagai gejala yang terjadi pada stadium pertama ini biasanya sama dengan berbagai infeksi virus lainnya dan seringkali dikira sebagai flu. Gejala dapat berlangsung selama 1-2 minggu dan kemudian sembuh total. Beberapa gejala yang dapat anda temukan adalah:•  Nyeri kepala•  Diare•  Mual dan muntah•  Merasa sangat lelah•  Nyeri otot•  Nyeri tenggorokan•  Adanya bercak-bercak kemerahan pada kulit yang tidak gatal, biasanya terjadi pada daerah batang tubuh•  DemamStadium II (Periode Tanpa Gejala)Setelah melewati stadium pertama atau saat sistem kekebalan tubuh anda tidak dapat melawan infeksi HIV (kalah), berbagai gejala di atas pun akan menghilang dan infeksi HIV pun memasuki stadium kedua, yang dapat berlangsung lama tanpa menimbulkan gejala apapun (periode asimptomatik). Pada stadium ini, penderita biasanya tidak menyadari dirinya telah terinfeksi oleh HIV dan menularkannya pada orang lain. Stadium ini dapat berlangsung selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini, HIV membunuh sel CD4 secara perlahan dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh anda. Anda dapat memeriksa kadar CD4 anda melalui pemeriksaan darah. Pada keadaan normal, CD4 biasanya berjumlah antara 450-1.400 sel/µL. Jumlah ini dapat berubah-ubah tergantung pada keadaan kesehatan seseorang. Akan tetapi, penderita HIV biasanya mengalami penurunan kadar CD4 secara konstan, yang membuatnya rentan terhadap berbagai infeksi lain.Stadium IIIStadium III adalah saat penderita HIV telah mengalami AIDS (acquired immune deficiency syndrome), yaitu saat CD4 berjumlah kurang dari 200 sel/µL. Selain penurunan kadar CD4, seorang penderita HIV dapat didiagnosa AIDS bila ia menderita sarkoma Kaposi (suatu jenis kanker kulit) atau pneumonia pneumokistik (suatu gangguan paru-paru). Berbagai obat HIV dapat membantu membangun kembali sistem kekebalan tubuh anda, walaupun juga memiliki berbagai efek samping. Orang yang memiliki kadar CD4 yang sangat rendah juga harus mengkonsumsi obat-obatan lain untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik. Obat-obatan ini harus dikonsumsi hingga telah terjadi peningkatan kadar CD4. Beberapa penderita HIV mungkin tidak menyadari dirinya menderita HIV hingga mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu:•  Selalu merasa lelah•  Mengalami pembesaran kelenjar getah bening leher atau selangkangan•  Demam yang berlangsung selama lebih dari 10 hari•  Berkeringat di malam hari•  Mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas•  Adanya bintik keunguan pada kulit yang tidak dapat hilang•  Sesak napas•  Diare berat dan telah berlangsung lama•  Menderita infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, atau vagina•  Mudah memar atau mengalami perdarahan tanpa penyebab yang jelas Untuk kondisi yang satu ini selalu tanyakan pada ahlinya, sehingga Anda tidak membuat kesimpulan yang salah dan merugikan orang lain.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.    Sumber: webmd
17 Feb 2019 16:00 WIB
Tahukah Anda bahwa payudara Anda mengalami banyak perubahan selama Anda hamil? Perubahan ini bahkan akan terus berlangsung hingga Anda melahirkan dan menyusui. Perubahan terbesar yang akan terjadi pada payudara Anda adalah ukurannya. Payudara Anda akan menjadi lebih besar saat Anda hamil dan perubahan ini masih akan tetap berlangsung hingga Anda melahirkan, bahkan dapat lebih besar saat Anda baru mulai menyusui. Akan tetapi, pembesaran ini tidak akan berlangsung lama. Payudara akan kembali mengecil bahkan hingga menjadi lebih kecil atau tetap lebih besar daripada sebelum Anda hamil kira-kira 1 tahun setelah Anda berhenti menyusui. Mengapa demikian? Menurut seorang ahli, perubahan payudara ini merupakan hal yang normal terjadi pada para ibu sebagai cara tubuh untuk mempersiapkan diri untuk proses menyusui, di mana perubahan ini mungkin hanya berlangsung sementara dan atau justru permanen. Berbagai perubahan yang terjadi pada payudara ini berhubungan dengan hormon. Berbagai jenis hormon seperti hormon progesteron, estrogen, dan oksitosin akan menstimulasi kelenjar susu payudara untuk bertumbuh sebagai persiapan untuk menyusui bayi Anda yang akan lahir nanti. Setelah para wanita berhenti menyusui, maka ukuran payudaranya pun akan mengalami perubahan, beberapa orang memiliki payudara yang lebih kecil, beberapa orang lainnya memiliki payudara yang lebih besar daripada sebelum hamil, mengapa demikian? Hal ini dikarenakan bagi beberapa orang wanita, menyusui dapat membuat jaringan payudara menjadi lebih padat sehingga lemak dan jaringan ikat di dalam payudara Anda dapat berpindah tempat, yang berakibat pada perubahan bentuk payudara. Perubahan tidak hanya terjadi pada jaringan payudara saja, tetapi juga pada puting susu. Berbagai hormon kehamilan akan membuat puting susu menjadi lebih menonjol dan akan membuatnya tampak turun atau menciut setelah Anda berhenti menyusui. Penciutan ini biasanya hanya berlangsung sementara dan puting susu Anda akan kembali ke bentuk dan ukurannya semula.   Sumber: womenshealthmag
17 Feb 2019 11:00 WIB
1.      Mandi Air Hangat Panas atau air panas atau air hangat dapat membantu melancarkan aliran darah di daerah panggul Anda dan membantu membuat otot-otot penyebab kram perut menjadi lebih rileks.   2.      Kompres Hangat Karena Anda tidak dapat terus berendam di dalam bak mandi Anda, maka kompres hangat di daerah perut juga dapat membantu membuat otot rahim Anda menjadi lebih rileks.   3.      Berolahraga Berolahraga dapat membantu meningkatkan produksi endorfin, yang dapat membantu mengatasi nyeri perut akibat kram. Berolahraga dapat membantu mengatasi nyeri menstruasi, mengurangi keparahan kram perut, atau bahkan mencegah terjadinya kram perut selama menstruasi. Mulailah berolahraga 1 minggu sebelum menstruasi dimulai. Selain itu, wanita yang berolahraga secara teratur juga seringkali mengalami perbaikan gejala, termasuk kram perut.   4.      Berhubungan Seks Berhubungan seks dan mencapai orgasme ternyata juga dapat membantu mengatasi kram perut bagi beberapa orang wanita. Para ahli masih tidak mengetahui secara pasti bagaimana hal ini terjadi.   5.      Konsumsi Jahe atau Teh Kayu Manis Mengkonsumsi berbagai jenis minuman hangat juga dapat membantu mengurangi nyeri akibat kram perut. Jahe telah dikenal sebagai salah satu rempah-rempah yang dapat mengurangi rasa nyeri. Sementara itu, kayu manis yang memiliki zat anti inflamasi (anti radang) juga dapat membantu mengurangi spasme otot rahim yang menyebabkan terjadinya kram perut.     Sumber: womenshealthmag
17 Feb 2019 08:00 WIB
Untuk Anda yang memperhatikan penampilan maka juga memperhatikan masalah berat badan. Tentu kita bahwa berat badan meningkat bila Anda mengonsumsi makanan tinggi kalori dibanding dengan jumlah kalori yang Anda bakar. Jadi untuk mendapatkan berat badan ideal dibutuhkan asupan makanan yang baik. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai coklat. Yups ini adalah salah satu makanan yang sangat disukai oleh banyak orang, oleh karena itu akan dibahas apakah coklat merupakan makanan yang dapat membuat seseorang menjadi gemuk?   Mengonsumsi beberapa potong coklat setiap minggu dapat memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Ini karena coklat terutama coklat hitam dengan 70 % atau lebih akan coklat  sehingga mengandung lebih banyak flavonoid. Senyawa ini membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kadar kolesterol darah Anda. Namun, kandungan lemak dan kalori coklat yang tinggi bisa menangkal manfaat ini dapat mengacaukan manfaat dari coklat.   Apabila Anda mengonsumsi kalori lebih dari jumlah kalori yang disarankan misal lebih sekitar 500 kalori dalam sehari berarti 3.500 kalori dalam seminggu maka ini akan meningkatkan berat badan Anda sekitar ½ kg. Apabila Anda megonsumsi coklat yang tinggi kalori maka bisa saja menambah berat badan Anda. 1 batang coklat ukuran biasa, bisa mengandung 580 kalori. Jadi bila Anda konsumsi coklat 1 batang setiap harinya maka Anda bisa mengalami peningkatan berat badan sekitar ½ kg atau lebih.   Dalam 1/3 cangkir, dark chocolate mengandung 7,1 gram lemak tak jenuh tunggal dan 25,5 gram karbohidrat, sedangkan susu coklat mengandung 4 gram lemak tak jenuh tunggal dan 32,9 gram karbohidrat. Selain rasio lemak tak jenuh tunggal yang lebih bermanfaat terhadap karbohidrat total, dark chocolate mengandung hampir tiga kali serat makanan dan kurang dari setengah gula susu coklat. Kombinasi serat yang lebih tinggi dan gula yang lebih rendah ini mengurangi nafsu makan dengan membantu Anda merasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama dan mengurangi risiko diabetes. Dengan demikian, coklat hitam berpotensi memiliki sedikit dampak pada penambahan berat badan dibandingkan susu coklat.   Terlepas dari manfaat dark chocolate, secara teratur mengonsumsi salah satu dari produk ini bisa menyebabkan Anda menjadi gemuk. Mengonsumsi coklat lebih jarang atau dalam jumlah yang lebih kecil dapat membantu mengurangi dampaknya terhadap berat badan Anda. Saat mendambakan coklat, cara lain untuk memanjakan lidah tapi tidak mau menambah berat badan, maka Anda bisa memakan buah yang manis dan mengandung serat tinggi seperti pir. Karena bila Anda tetap ingin makan coklat dan ingin berat badan ideal maka Anda harus meningkatkan aktivitas fisik Anda. Misalnya, orang dengan berat 72 kg  dapat membakar 280 kalori tambahan dengan berjalan kaki selama 45 menit dengan kecepatan tinggi, menetralisir kalori secara efektif dalam 1/3 cangkir coklat.   Baca juga: 5 Alasan Mengapa Coklat Baik Untuk Kesehatan Anda   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur  Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate