Your browser does not support JavaScript!
  Trimester II: Minggu 21

Saluran Pencernaan Janin Mulai Berfungsi 

 

Umurku 19 minggu sekarang. Panjangku 18-20 cm dan beratku 300 gram. Saluran pencernaanku mulai berfungsi. Kulitku masih dilapisi oleh verniks yang melindungiku dari cairan ketuban. Tinggal 19 minggu lagi!

 




Panjang janin dari kepala sampai bokong saat ini sekitar 18-20 cm dan berat badan janin sekitar 300 gram. Pertumbuhan dan perkembangan janin sudah mulai melambat minggu ini. Janin kecil Ibu masih tetap bersemangat untuk menendang-nendang dan mencari posisi yang lebih nyaman.

Beberapa janin sudah memposisikan dirinya dengan kepala di bawah pada akhir trimester ini, namun beberapa janin baru akan memiliki posisi kepala di bawah pada akhir kehamilan. Rapid Eye Movement (REM) terbentuk pada minggu ke-21 dan alis serta kelopak mata janin sudah terbentuk. Bila janin perempuan maka vagina sudah mulai terbentuk.

Janin sudah dapat menelan cairan ketuban saat ini, dan saluran pencernaan janin sudah mampu menyerap sejumlah air dan melewatkan zat yang tidak dapat diserap ke usus besar. Proses menelan yang terjadi pada janin saat ini akan membantu pertumbuhan dan perkembangan sistim pencernaannya berfungsi dengan baik setelah lahir. Cairan ketuban yang ditelan oleh janin juga berperan di dalam memberikan sejumlah kalori untuk kebutuhan nutrisi. Jenis lemak yang disebut dengan lemak coklat akan mulai terakumulasi di tubuh janin yang berfungsi menjaga kehangatan dan mengatur suhu tubuh janin.

 

Ibu:

 

Rahim Ibu sekarang berada 1 cm di atas pusar, cukup besar untuk memperlihatkan pada orang di sekitar bahwa Ibu sedang hamil saat ini. Penambahan berat badan Ibu seharusnya mencapai 4.5-6.3 kg. Trimester kedua merupakan saat paling nyaman bagi Ibu, keluhan-keluhan sudah menghilang dan perut Ibu belum terlalu besar. Meskipun begitu, peningkatan produksi kelenjar minyak dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Rajin-rajinlah Ibu mencuci muka dengan sabun khusus pembersih muka yang mengandung pH netral dan pastikan pelembab ataupun make-up yang dipakai tidak menambah kadar minyak di muka. Jangan menggunakan obat antijerawat karena beberapa dari obat tersebut berbahaya bagi kehamilan. Ibu dapat menggunakan pengobatan topikal (dioleskan) pada jerawat namun konsultasikanlah terlebih dahulu ke dokter.

Selain itu, semakin besar kehamilan maka akan terjadi peningkatan tekanan di pembuluh darah vena kaki. Kadar progesteron yang tinggi juga dapat menyebabkan relaksasi pembuluh vena di kaki sehingga semakin memudahkan terjadinya varises.

 

Tips: Hindari Varises Kaki

 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya varises pada kaki ibu hamil adalah:

  • Berolahragalah secara teratur
  • Naikkan kaki Ibu lebih tinggi ketika sedang beristirahat
  • Secara rutin istirahatkan kaki Ibu apabila sedang berdiri dalam jangka waktu tertentu. Bersandar atau tinggikan kaki Ibu untuk mempercepat pengosongan vena
  • Pakai sepatu atau sandal yang nyaman dan tidak memiliki hak
  • Kenakan pakaian yang tidak menghambat sirkulasi pada lutut atau paha
  • Jangan menyilangkan kaki Ibu karena akan mengganggu sirkulasi