Your browser does not support JavaScript!
  Trimester II: Minggu 19

Pemeriksaan USG Trimester Kedua

 

Umurku 17 minggu sekarang. Panjangku 13-15 cm dan berat badanku sekitar 200 gram. Bacakan cerita untukku Ibu, aku ingin mendengarnya. Tinggal 21 minggu lagi!




Panjang janin dari kepala sampai bokong saat ini adalah antara 13-15 cm dan berat badan janin berkisar 200 gram. Perkembangan sensorik dari janin semakin bertambah. Otak janin akan mengembangkan area untuk penciuman, indera perasa, pendengaran, penglihatan, dan sensasi raba.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa janin sudah dapat mendengar suara sekarang, jadi berbicaralah dengannya untuk semakin menguatkan ikatan batin dengan janin. Janin Anda akan lebih banyak tidur, sekitar 20 jam sehari. Janin justru baru bangun ketika Anda berusaha untuk tidur.

Lapisan menyerupai lilin yang menyelubungi tubuh janin disebut vernix kaseosa mulai terbentuk di seluruh kulit janin. Lapisan ini berwarna putih dan berminyak. Verniks berfungsi melindungi kulit janin dari cairan amnion. Tanpa verniks, kulit bayi akan terlihat keriput saat lahir.

 

Ibu:

 

Berat badan Ibu akan semakin meningkat dan perut akan bertambah besar (1.3 cm di bawah pusar Ibu). Kaki Ibu akan terlihat membengkak juga karena akumulasi dari air dan relaksasi dari ligamen di tubuh. Kemerahan di telapak tangan juga didapatkan akibat peningkatan hormon estrogen, jadi tidak perlu dikhawatirkan.

Untuk beberapa wanita, efek samping dari pertumbuhan rahim adalah nyeri ligamen bundar. Nyeri ligamen bundar adalah rasa nyeri tajam di satu atau kedua sisi perut yang terjadi karena meregangnya ligamen penunjang rahim. Rahim ditunjang atau digantung oleh pita ligamen tebal yang berada dari region inguinal (selangkangan) sampai ke abdomen (perut). Ketika rahim membesar karena kehamilan, ligamen penunjang tersebut teregang dan menipis guna menjaga pembesaran rahim. Nyeri ini umum terjadi bila Ibu merubah posisi tiba-tiba atau berdiri dari posisi duduk atau berbaring, dan ketika batuk. Cara terbaik mengatasinya adalah berbaring dalam posisi nyaman dengan kaki diangkat lebih tinggi.

Banyak Ibu hamil khawatir berhubungan seksual akan menyakiti janin mereka. Jawabannya adalah tidak. Hubungan seksual aman di semua tahapan kehamilan. Namun keinginan berhubungan seksual berfluktuasi tergantung dari kecemasan, rasa lelah, pembesaran rahim, dan perubahan hormonal. Bicarakanlah secara terbuka dengan pasangan mengenai hal tersebut.

Pemeriksaan USG dapat dilakukan pada minggu ini. Pasangan orang tua dapat melihat jenis kelamin anak mereka dan pergerakan janin

 

Tips: Mencari Nama Bayi

 

Sudah saatnya pasangan orang tua mencari deretan nama untuk bayi mereka nantinya. Beberapa orang tua memilih nama yang unik namun enak didengar dan diucapkan, ada yang mencarinya dari nama keluarga, atau nama yang memiliki arti. Banyak faktor yang bisa membantu untuk menentukan nama bayi. Kegiatan mencari nama bayi merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi orang tua.

 

Tips: Berhubungan Seksual Selama Kehamilan

 

Pada umumnya senggama diperbolehkan selama kehamilan asalkan dilakukan dengan hati-hati. Peningkatan aktivitas kandungan (kontraksi) setelah hubungan seksual umum didapatkan pada kehamilan. Untuk wanita dengan riwayat kehamilan preterm, plasenta previa, atau abortus berulang, dianjurkan untuk menghindari berhubungan seksual selama kehamilan. Ketika kandungan sudah besar, tidak dianjurkan melakukan hubungan seksual dengan posisi misionaris (pria di atas). Lebih aman melakukannya dengan posisi menyamping atau wanita di atas. Pada akhir kehamilan, ketika kepala sudah masuk rongga panggul, senggama sebaiknya dihentikan karena dapat menimbulkan rasa sakit dan perdarahan.

 

Tips : Ambeien dan Varises

 

Peningkatan volume darah dapat menghasilkan efek samping pada Ibu hamil. Yang pertama adalah varises dan yang lain adalah hemoroid atau ambeien. Kedua hal ini akan menghilang setelah proses kelahiran namun terkadang kondisi ini mengganggu selama kehamilan. Cobalah untuk selalu mengganti posisi berdiri-duduk untuk mencegah varises pada kaki. Naikkan kaki dalam posisi lebih tinggi ketika beristirahat dan tidur. Berolahraga teratur membantu melancarkan aliran darah di kaki. Makan makanan berserat, banyak minum air (8 gelas sehari), jangan mengedan, hindari jongkok terlalu lama di kamar mandi dapat membantu mencegah terjadinya ambeien.