Your browser does not support JavaScript!
  Trimester I: Minggu 10

Pembesaran Pembuluh Vena Ibu Hamil

 

Beratku sekarang sekitar 4-5 gram dengan panjang 31-42 mm. Umurku 8 minggu dengan jari-jariku yang sudah lengkap terbentuk. Telinga dan tunas gigiku sudah ada. Tinggal 30 minggu lagi!



Embrio Anda saat ini memiliki panjang 31-42 mm dengan perkiraan berat badan sekitar 4-5 gram. Embrio Anda sudah memiliki jari-jari tangan dan kaki yang bebas sehingga membuat Ibu dapat merasakan tendangan di perut. Tungkai semakin memanjang dan membengkok di daerah siku dan lutut. Penulangan tulang anggota badan akan dimulai pada akhir masa embrio. Saat ini tulang embrio mulai terbentuk dan indentasi di kaki yang akan membentuk lutut dan tumit mulai mengeras.

Telinga sudah mulai berbentuk dan kelopak mata sudah tidak transparan lagi. Tonjolan untuk pembentukan gigi yang berada di bawah gusi mulai terbentuk (meskipun bayi Anda nantinya baru memiliki gigi pada usia 6-7 bulan setelah lahir). Menjelang perkembangan minggu ke-10, lamina dentis yang berada di sepanjang rahang atas dan rahang bawah membentuk tunas gigi, masing-masing 10 buah pada setiap rahang. Wajah embrio saat ini sudah menyerupai manusia dan ekornya sudah menghilang. Herniasi umbilikus akan bertahan sampai minggu ke-15.

Otak embrio akan membentuk 250.000 sel saraf baru setiap menitnya, ginjal embrio Anda sudah mulai memproduksi air kemih, lambungnya mulai memproduksi asam lambung, dan bila embrio Anda laki-laki, maka ia akan mulai memproduksi hormon testosteron. Denyut jantung janin sudah mulai dapat terdeteksi oleh suatu alat yang bernama Doppler. Kemungkinan keguguran janin akan menurun setelah minggu ke-10. Paru sudah terbagi atas 3 lobus di sebelah kanan, dan 2 lobus di sebelah kiri, lengkap dengan selaputnya.

 

Ibu:

 

Minggu ini plasenta sudah mulai berfungsi mengatur hormonal embrio. Karena hal inilah maka gejala dari mual dan muntah Ibu atau morning sickness mulai menurun. Meskipun begitu, fluktuasi kadar hormonal di dalam tubuh masih menyebabkan ketidakstabilan emosional atau mood yang naik turun pada Ibu hamil. Jangan heran bila tiba-tiba Ibu merasa sedih atau depresi, dan di menit berikutnya Ibu merasa baik-baik saja dan sangat bahagia.

Suatu penanda dari volume darah yang meningkat adalah terlihatnya pembuluh vena yang membesar di permukaan kulit Ibu hamil. Umumnya aliran garis biru ini dapat Ibu lihat di payudara, perut, tangan, dan kaki. Peningkatan volume darah sekitar 20-40% pada Ibu hamil memang diimbangi dengan pembesaran vena agar pembuluh darah tersebut dapat mengangkut aliran darah yang meningkat. Pembesaran vena ini akan perlahan-lahan menghilang setelah bayi dilahirkan dan Ibu tidak lagi menyusui.

Ibu masih belum mebutuhkan baju hamil sekarang, namun ibu mungkin merasakan bahwa pakaian atau baju sehari-hari mulai terasa tidak nyaman atau terasa ketat dan bra Ibu mulai terasa sempit akibat dari pembesaran payudara. Untuk mengatasi hal tersebut, pakailah celana yang memiliki karet elastis pada bagian pinggang, Ibu dapat membeli bra baru yang nyaman (ukuran payudara dapat meningkat 1-2 ukuran), dan pakailan pakaian yang longgar.

Peningkatan berat badan Ibu selama kehamilan:

Ibu dengan berat badan kurang (IMT < 18,5): 15-20 kg
Ibu dengan berat badan normal (IMT 18,5 - 22,9): 12.5-15 kg
Ibu dengan berat badan berlebih (IMT > 22,9): 7.5-12.5 kg

Tips: Olahraga Selama Kehamilan

 

Olahraga seperti berenang dan berjalan setiap hari selama 30 menit adalah pilihan tepat di kala hamil. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otot, tonus otot, dan ketahanan tubuh (tiga kualitas yang dapat membantu Ibu selama 9 bulan kehamilan, membantu mengurangi stress saat melahirkan, dan membuat pembentukan tubuh setelah melahirkan menjadi lebih mudah).

 

Tips: Vaksinasi Selama Kehamilan

 

Imunisasi yang direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan adalah vaksin DPT. Rubella selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau cacat pada janin. Oleh karena itu, vaksin MMR sebaiknya diberikan sebelum kehamilan atau setelah persalinan. Vaksin campak yang hidup tidak diberikan pada wanita hamil, sedangkan vaksinasi polio hanya diberikan pada wanita yang memiliki resiko tinggi terhadap paparan polio.

 

Tips: Pemeriksaan Chorionic Villus Sampling

 

Chorionic Villus Sampling (CSV) adalah tes yang digunakan untuk mendeteksi kelainan genetik. CSV berguna untuk mendeteksi kelainan genetik pada janin seperti Sindrom Down. Tes ini dilakukan pada minggu ke 9-11 kehamilan menggunakan amniosintesis. Alat CSV akan ditempatkan di leher rahim untuk memindahkan jaringan janin dari plasenta. Resiko keguguran ketika melakukan CSV berkisar 1-2%.