Your browser does not support JavaScript!
  Trimester I: Minggu 1



Jaga Kondisi Tubuh Ibu

 

Tubuh wanita akan banyak berubah dalam 3 bulan pertama kehamilan. Perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, kaki kram, sering buang air kecil, dan sembelit dapat terjadi di awal kehamilan. Semua keluhan ini normal terjadi saat seorang wanita sedang hamil. Seiring dengan semakin besarnya usia kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena trimester pertama adalah masa paling penting di dalam pertumbuhan organ janin (organogenesis). Karena setiap kehamilan berbeda-beda, maka setiap wanita akan merasakan gejala kehamilan yang berbeda.



Berapa Usia Janin Anda?

 

Umur janin dihitung berdasarkan pada hari pertama menstruasi terakhir. Hal ini dilakukan karena sulit untuk menentukan secara pasti kapan seorang wanita mengalami ovulasi (matang dan keluarnya sel telur dari indung telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur tersebut. Jadi karena perhitungan kehamilan dimulai pada bulan terakhir ketika Anda menstruasi, maka berarti umur dari janin yang berada di dalam kandungan Anda adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.



Minggu I Kehamilan

 

Minggu pertama adalah minggu periode menstruasi terakhir, meskipun pembuahan belum terjadi, Anda sekarang sudah mulai menghitung hari. Pada minggu pertama ini rahim Anda akan meluruh dan periode menstruasi sedang terjadi. Perlahan-lahan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) mulai diproduksi untuk membantu pematangan sel telur. Pembuahan (pertemuan sel sperma dan sel telur) baru terjadi 12-14 hari lagi.

Saat ini merupakan momentum paling tepat untuk menghentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Anda ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol. Ketiga hal ini dapat mempengaruhi perkembangan embrio dan menyebabkan kecacatan. Sebaiknya hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas. Namun untuk obat rutin yang diminum (obat untuk tekanan darah tinggi atau obat diabetes) sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menghentikannya.

Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi resiko terjadinya gangguan perkembangan otak embrio. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam folat adalah hati, telur, brokoli, kacang, jeruk, padi-padian (gandum), dan buncis. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda bila Anda ingin mulai mengkonsumsi suplemen asam folat sejak dini.



Tips: Posisi Bercinta yang Tepat

 

Posisi misionaris (pria di atas) merupakan posisi yang direkomendasikan apabila sepasang suami istri ingin memiliki anak. Hal ini dikarenakan pada posisi ini, penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) dapat terjadi lebih dalam sehingga semen yang mengandung sel sperma dapat lebih dekat dengan serviks (leher rahim) maupun uterus (rahim). Posisikanlah pinggul Ibu lebih tinggi setelah selesai berhubungan seksual agar memudahkan sel sperma berenang ke arah yang tepat.