Your browser does not support JavaScript!
 29 Aug 2019    08:00 WIB
10 Tanda Tubuh Mengalami Kekurangan Zat Besi
Rasa Lelah Berlebihan Tubuh memerlukan zat besi untuk membentuk hemoglobin, suatu substansi di dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen. Jadi, saat Anda tidak memiliki cukup hemoglobin, maka Anda pun akan merasa sangat lelah.   Sulit Berkonsentrasi Kekurangan zat besi dapat menyebabkan terganggunya sintesis atau pembentukan neurotransmiter, yang menyebabkan fungsi otak.   Tampak Acuh Tak Acuh Selain menyebabkan penurunan fungsi otak, gangguan pembentukan neurotransmiter juga dapat menyebabkan penderita menjadi tampak acuh tak acuh terhadap segala sesuatu, termasuk pada orang-orang di sekitarnya, pekerjaan, dan berbagai hal lainnya.   Sesak Napas Mengalami sesak napas saat berolahraga atau bahkan saat berjalan menuju mobil Anda? Hal ini dapat merupakan salah satu gejala kekurangan zat besi. Karena tanpa jumlah zat besi yang mencukupi, tubuh pun tidak dapat memproduksi cukup banyak hemoglobin untuk membawa oksigen yang diperlukan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.   Kulit Pucat yang Tampak Abnormal Apakah kulit Anda tampak sangat pucat belakangan ini? Hal ini mungkin disebabkan oleh berkurangnya aliran darah dan penurunan jumlah sel darah merah di dalam tubuh Anda.   Kesulitan Berolahraga yang Tidak Biasanya Apakah Anda mengalami kesulitan melakukan olahraga yang biasa Anda lakukan seminggu lalu walaupun Anda telah berolahraga secara teratur? Hal ini mungkin dikarenakan kekurangan zat besi yang menyebabkan stamina Anda ikut terganggu.   Nyeri Otot Hebat Jika Anda tetap memaksakan diri Anda untuk berolahraga, maka Anda mungkin akan mengalami nyeri otot yang lebih lama daripada biasanya. Hal ini dikarenakan kekurangan zat besi membuat proses penyembuhan otot Anda tidak sempurna dan menyebabkan Anda terus mengalami nyeri otot.   Kuku Rapuh Apakah kuku Anda sangat mudah patah atau tampak bengkok? Hal ini mungkin terjadi karena Anda mengalami kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi dapat membuat kuku Anda menjadi cekung atau tampak seperti sendok.   Sering Mengalami Infeksi Jika Anda sering sakit, terutama akibat gangguan saluran pernapasan, maka hal ini mungkin disebabkan oleh kekurangan zat besi.   Air Kemih Berwarna Merah Muda atau Merah Mengkonsumsi bit dapat membuat air kemih Anda menjadi berwarna kemerahan. Walaupun hal ini juga dapat terjadi pada orang sehat (sekitar 10-14%), akan tetapi hal ini lebih sering terjadi pada seseorang yang menderita kekurangan zat besi karena kekurangan zat besi membuat seseorang menyerap lebih banyak pigmen tertentu.   Sumber: womenshealthmag
 06 Jun 2019    18:00 WIB
Mau “Bakar” Mood Saat Bercinta???
Kapan terakhir kali Anda berhubungan intim dengan pasangan resmi Anda? Kemarin, seminggu lalu, sebulan lalu atau mungkin lebih dari sebulan. Melakukan hubungan seks yang sehat adalah hal yang penting dalam sebuah rumah tangga. Ada banyak manfaat yang Anda dan pasangan dapatkan dengan melakukan hubungan seks yang baik.Namun rasa lelah, stres kadang bisa menurunkan mood untuk melakukan aktivitas yang satu ini. Agar Anda menjadi lebih mood dalam bercinta berikut adalah tips yang dapat Anda ikuti. Ayo disimak! 1.      AromaterapiMinyak aromaterapi merupakan produk yang bisa merangsang kelenjar hipofisis, bagian dari kelenjar endokrin, yang mengontrol produksi hormon. Aroma terapi akan membantu menjaga kelenjar hipofisis ini tetap aktif dan meningkatkan gairah seksual. Anda bisa mencari aroma terapi yang beraroma vanila. Vanila memiliki rasa yang manis dan aromanya yang menantang. Baunya bisa meningkatkan rangsangan seksual dan meningkatkan mood untuk bercinta baik bagi pria maupun wanita. Tidak hanya vanila ada beberapa aroma lain yang dapat meningkatkan gairah Anda seperti peppertmint dan jasmine. Pilihlah sesuai selera Anda dan taruh di dekat tempat tidur Anda. 2.      OlahragaMenurut seorang psikolog dari University of Vermont College of Medicine semakin sedikit melakukan olahraga maka semakin rendah keinginan untuk melakukan hubungan seksual dan mencapai kepuasan seksual. Untuk itu usahakan selalu untuk berolahraga secara rutin dilakukan minimal 30 menit 3 kali dalam seminggu. 3.      Baca bacaan yang hotBacaan yang erotis dengan cepat dapat melejitkan gairah Anda. Membaca tindakan-tindakan sensual yang tertera dalam buku tersebut bisa mencetus gagasan-gagasan baru untuk dilakukan bersama dengan pasangan. Hal ini dapat menjauhkan kebosanan dalam bercinta. Makin banyak melakukan pengalaman seru bersama pasangan, akan semakin mendekatkan hubungan dengan pasangan dan mudah mencapai klimaks. 4.      PijatanKontak kulit dengan kulit akan merangsang produksi hormon okstosin yang akan meningkatkan gairah seseorang. Dengan melakukan pijatan akan memberikan rasa rileks dan membuat keadaan menjadi lebih panas. Terlebih bila pasangan Anda tahu mana titik sensitif Anda maka akan semakin membakar suasana. 5.      MultivitaminApabila Anda mengabaikan dua nutrisi ini bisa saja mengganggu kehidupan seks Anda. Ternyata kadar asam folat yang rendah dapat membuat Anda mudah merasa lelah dan tidak mempunyai energi untuk melakukan hubungan seks. Selain itu zat besi yang rendah dapat menguras neurotransmitter otak, yang dapat menyebabkan lesu. Untuk membantu mengatasi masalah ini sebaiknya Anda mengkonsumsi multivitamin yang mengandung zat besi  (18 mg) dan asam folat (400 mcg). Cari multivitamin yang terbaik untuk Anda. Gairah dalam bercinta adalah hal yang penting dalam mencapai klimaks. Smeoga cara diatas dapat membantu Anda dan pasangan mendapatkan kembali hubungan yang lebih erat dan harmonis. Baca juga: Apakah Aromaterapi itu? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 23 May 2019    11:00 WIB
10 Nutrisi Penting Bagi Setiap Wanita
Setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Kebutuhan nutrisi seorang wanita sedikit berbeda dengan pria karena berbagai hal yang terjadi dalam kehidupannya, termasuk menstruasi, kehamilan dan persalinan. Di bawah ini terdapat berbagai nutrisi yang penting bagi seorang wanita.   1.      Zat Besi Zat besi merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anda merasa sangat lelah, sulit tidur, dan sulit berkonsentrasi. Zat besi berfungsi untuk menyimpan dan membawa oksigen ke seluruh tubuh anda. Seorang wanita akan kehilangan darah setiap bulannya selama masa menstruasi, yang dapat menyebabkan keluarnya zat besi bersamaan dengan darah. Berbagai makanan sumber zat besi adalah daging sapi, brokoli, kacang merah, dan hati.   2.      Asam Folat Asam folat sangat penting bagi wanita usia subur untuk memperoleh kehamilan yang sehat. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kelainan penutupan tulang belakang pada bayi atau cerebral palsy. Anda dapat memperoleh asam folat melalui suplemen, sayuran hijau, alpukat, dan hati.   3.      Kalsium Kalsium merupakan mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi anda, termasuk menjaga kekuatan tulang dan gigi anda. Kalsium dibutuhkan seumur hidup anda dan bahkan lebih banyak dibutuhkan seiring dengan semakin bertambahnya usia anda, terutama bila anda berusia sekitar 35 tahun, di mana tubuh anda mulai kehilangan kalsium. Kalsium juga berperan dalam menjaga berat badan anda dan mengurangi berbagai gejala sindrom premenstruasi. Berbagai makanan sumber kalsium adalah susu, keju, bayam, kacang almond, dan kacang hitam.   4.      Vitamin D Vitamin D sebenarnya dapat dibentuk oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D dapat membantu memperbaiki mood, menjaga kesehatan payudara, dan membantu penyerapan kalsium, yang artinya juga penting bagi kesehatan gigi dan tulang anda.   5.      Magnesium Magnesium merupakan nutrisi penting bagi saraf, otot, dan tulang anda. Magnesium dapat mencegah terjadinya osteoporosis dengan menjaga kekuatan tulang anda dan membantu mencegah terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, serta membantu mengendalikan tekanan darah anda. Berbagai makanan sumber magnesium adalah biji labu (kuaci), bayam, kacang hitam, ikan halibut, dan kacang almond.   6.      Vitamin E Vitamin E dapat ditemukan pada berbagai makanan yang mengandung lemak seperti minyak sayur, kacang, dan biji-bijian. Vitamin E merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan efek radikal bebas (molekul oksigen yang tidak stabil yang dihasilkan melalui metabolisme normal tubuh dan paparan terhadap sinar UV kuat, polusi udara, dan asap rokok). Vitamin E dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, dan kulit. Seorang wanita yang berusia lebih dari 19 tahun membutuhkan setidaknya 15 mg vitamin E setiap harinya.   7.      Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 merupakan salah satu lemak baik yang penting bagi seorang wanita. Omega 3 dapat membantu menurunkan tekanan darah, radang, dan menurunkan resiko terjadinya berbagai penyakit kronik seperti penyakit jantung dan kanker. Setiap wanita membutuhkan setidaknya 1.1 g omega 3 setiap harinya. Berbagai jenis makanan yang mengandung asam lemak omega 3 adalah ikan salmon, ikan tuna, ikan halibut, ikan herring, dan ikan sarden.   8.      Kalium Kalium memiliki peranan penting dalam proses penghantaran impuls-impuls saraf, kontraksi otot, dan keseimbangan cairan. Selain itu, kalium juga berprean dalam menjaga kekuatan tulang dan proses pembentukan energi di dalam tubuh. Berbagai jenis makanan yang mengandung kalium adalah berbagai jenis daging sapi, daging ayam, ikan cod, ikan salmon, ikan sarden, yogurt, ubi, bayam, dan brokoli. Berbagai makanan sumber kalium ini dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Seorang wanita yang berusia lebih dari 19 tahun membutuhkan setidaknya 4.700 mg kalium setiap harinya.   9.      Vitamin C Vitamin C merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh anda. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah terjadinya kerusakan sel tubuh, berperan dalam proses produksi kolagen, menjaga kesehatan kulit, otot, dan berbagai jaringan tubuh lainnya. Setiap wanita yang berusia 19 tahun atau lebih membutuhkan setidaknya 75 mg vitamin C setiap harinya. Berbagai jenis makanan sumber vitamin C adalah paprika merah, jeruk, kiwi, strawberi, dan belewah.   10.  Serat Serat dapat membantu memperlancar buang air besar dan mencegah terjadinya berbagai gangguan usus termasuk divertikula. Wanita yang berusia antara 19-50 tahun membutuhkan 25 g serat setiap harinya, dan wanita yang berusia 51 tahun atau lebih membutuhkan 21 g serat setiap harinya. Berbagai makanan sumber serat adalah sayuran, buah-buahan, gandum, sereal, dan barley. Makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.   Sumber: womanitely
 12 Jan 2019    08:00 WIB
Mengapa Bayam Tidak Boleh Dipanaskan Kembali Setelah Dimasak?
Anda tentunya telah mendengar bahwa bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang tidak dapat dipanaskan setelah dimasak dan harus segera dihabiskan setelah dimasak, akan tetapi tahukah Anda mengapa demikian?   Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak   Seperti halnya berbagai jenis sayuran lainnya, bayam merupakan suatu sayuran yang sangat baik bagi kesehatan karena mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, mengapa bayam tidak boleh dipanaskan kembali setelah dimasak seperti layaknya sayuran lain? Hal ini dikarenakan pemanasan berulang-ulang dapat mengoksidasi kandungan zat besi yang terdapat di dalam bayam, yang akan mengubah zat besi menjadi racun bagi tubuh. Karena zat besi di dalam bayam cukup tinggi, maka saat Anda mengkonsumsi sayur bayam yang telah dipanaskan, tubuh Anda pun akan mengalami keracunan. Beberapa gejala keracunan yang dapat Anda alami adalah: Pusing Mual Muntah Nafsu makan hilang Badan terasa lemas Lesu Mata berkunang-kunang Selain itu, bayam juga merupakan salah satu jenis sayuran yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam lemari pendingin Anda. Hal ini dikarenakan semakin lama bayam disimpan di dalam lemari pendingin, maka kadar nitrit di dalamnya pun akan semakin tinggi. Apa bahayanya bagi tubuh? Bahayanya adalah bila zat nitrit yang tinggi tersebut bereaksi dengan zat besi di dalam sel darah merah. Hal ini akan membuat hemoglobin (Hb) lebih sulit berikatan dengan oksigen. Akibatnya, seluruh sel tubuh Anda pun akan kekurangan oksigen sehingga Anda pun merasa lemas dan lesu. Oleh karena itu, pastikan Anda segera menghabiskan bayam yang telah Anda masak dalam waktu 5 jam setelah dimasak, jangan lebih!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .     Sumber: eatandhealth
 04 Jan 2019    18:00 WIB
Anemia Karena Kekurangan Zat Besi
Apa itu anemia kerena kekurangan zat besi? Anemia Karena Kekurangan Zat Besi adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pengangkut oksigen) dalam sel darah berada dibawah normal, yang disebabkan karena kekurangan zat besi. Bagaimana anemia karena kekurangan zat besi terjadi? Tubuh mendaur ulang zat besi, yaitu ketika sel darah merah mati, zat besi di dalamnya dikembalikan ke sumsum tulang untuk digunakan kembali oleh sel darah merah yang baru. Tubuh kehilangan sejumlah besar zat besi hanya ketika sel darah merah hilang karena perdarahan dan menyebabkan kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab terbanyak dari anemia dan satu-satunya penyebab kekurangan zat besi pada dewasa adalah perdarahan. Makanan yang mengandung sedikit zat besi bisa menyebabkan kekurangan pada bayi dan anak kecil, yang memerlukan lebih banyak zat besi untuk pertumbuhannya. Pada pria dan wanita pasca menopause, kekurangan zat besi biasanya menunjukkan adanya perdarahan pada saluran pencernaan. Pada wanita pre-menopause, kekurangn zat besi bisa disebabkan oleh perdarahan menstruasi bulanan. Apa saja gejala dari anemia karena kekurangan zat besi? Anemia pada akhirnya menyebabkan kelelahan, sesak nafas, kurang tenaga dan gejala lainnya. Kekurangan zat besi memiliki gejala sendiri, yaitu: •  Pika : suatu keinginan memakan zat yang bukan makanan seperti es batu, kotoran atau kanji •  Glositis : iritasi lidah •  Keilosis : bibir pecah-pecah •  Koilonikia : kuku jari tangan pecah-pecah dan bentuknya seperti sendok. Apa pengobatan untuk anemia karena kekurangan zat besi? Langkah pertama adalah menentukan sumber dan menghentikan perdarahan, karena perdarahan merupakan penyebab paling sering dari kekurangan zat besi. Mungkin diperlukan obat-obatan atau pembedahan untuk: •  mengendalikan perdarahan menstruasi yang sangat banyak •  memperbaiki tukak yang mengalami perdarahan •  mengangkat polip dari usus besar •  mengatasi perdarahan dari ginjal.   Biasanya juga diberikan tambahan zat besi. Sebagian besar tablet zat besi mengandung ferosulfat, besi glukonat atau suatu polisakarida. Tablet besi akan diserap dengan maksimal jika diminum 30 menit sebelum makan. Biasanya cukup diberikan 1 tablet/hari, kadang diperlukan 2 tablet. Kemampuan usus untuk menyerap zat besi adalah terbatas, karena itu pemberian zat besi dalam dosis yang lebih besar adalah sia-sia dan kemungkinan akan menyebabkan gangguan pencernaan dan sembelit. Zat besi hampir selalu menyebabkan tinja menjadi berwarna hitam, dan ini adalah efek samping yang normal dan tidak berbahaya. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai anemia karena kekurangan zat besi? Silahkan baca di siniSumber: cek gejala penyakit
 01 Dec 2018    08:00 WIB
Kapan Harus Mengkonsumsi Suplemen Zat Besi?
Zat besi merupakan mineral penting yang berfungsi untuk membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh organ tubuh anda. Mineral ini terutama sangat penting bagi para wanita, terutama bila wanita tersebut rajin berolahraga secara teratur. Berdasarkan sebuah penelitian ditemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi suplemen zat besi mengalami peningkatan performa saat berolahraga sehingga mereka dapat berolahraga dengan lebih efisien.Apakah Saya Menderita Kekurangan Zat Besi?Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memeriksa ada tidaknya gejala utama dari kekurangan zat besi, yaitu merasa sangat lelah. Jika anda sering merasa lelah atau bila anda merasa tidak bertenaga saat berolahraga tanpa penyebab yang jelas, maka anda mungkin menderita kekurangan zat besi yang mengakibatkan terjadinya anemia. Tanda kedua adalah bila anda seorang wanita dan mengalami menstruasi dalam jumlah yang banyak, maka kadar zat besi di dalam darah anda mungkin menurun akibat banyaknya darah yang keluar. Petunjuk ketiga adalah bila anda merasa mudah marah dan sering merasa kedinginan, maka ini juga merupakan penanda bahwa anda mungkin sedang kekurangan zat besi.Apa yang Harus Dilakukan?Sebelum mengkonsumsi suplemen zat besi apapun, sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter anda untuk memastikan benar tidaknya dugaan anda. Dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan darah untuk memastikannya. Tergantung pada hasil pemeriksaan dan diagnosa dokter, dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi suplemen zat besi saja atau kombinasi berbagai jenis vitamin dan mineral yang mengandung zat besi di dalamnya. Atau dokter anda mungkin hanya menyarankan anda untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak zat besi. Seorang wanita membutuhkan sekitar 18 mg zat besi setiap harinya. Anda dapat mencukupi kebutuhan zat besi harian ini dengan mengkonsumsi lebih banyak daging sapi, kacang-kacangan kering, kuning telur, gandum, dan sereal yang telah diperkaya oleh zat besi. Bahkan jika anda tidak mengalami berbagai gejala di atas, dianjurkan agar anda memeriksa kadar zat besi anda setiap tahunnya, terutama bila anda merupakan seorang atlet. Tidak semua wanita yang mengalami kekurangan zat besi mengalami berbagai gejala di atas.Sumber: womenshealthmag
 01 May 2017    12:00 WIB
Kurangnya Konsumsi Zat Besi Selama Hamil Tingkatkan Resiko Terjadinya Autisme Pada Janin
  Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang mengalami kekurangan zat besi dan memiliki berbagai faktor resiko lainnya memiliki resiko menderita gangguan autisme 5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati apa sebenarnya hubungan antara konsumsi zat besi sang ibu dan resiko terjadinya autisme pada seorang anak. Hubungan antara peningkatan resiko terjadinya gangguan autisme dengan kuranganya asupan zat besi (dalam bentuk suplemen) pada ibu hanya terjadi bila ibu berusia 35 tahun atau lebih saat melahirkan atau bila sang ibu menderita suatu gangguan metabolik seperti obesitas, tekanan darah tinggi, atau diabetes. Para peneliti mengamati sepasang ibu dan anak yang terdiri dari ibu yang memiliki anak yang menderita gangguan autisme dan ibu yang memiliki anak yang menderita gangguan perkembangan tertentu. Pada penelitian ini, para peneliti memeriksa berapa asupan zat besi sang ibu, termasuk berapa banyak vitamin, berbagai suplemen nutrisi lainnya, dan sereal yang dikonsumsi oleh sang ibu selama 3 bulan sebelum kehamilan terjadi dan selama kehamilan berlangsung hingga masa menyusui. Kekurangan zat besi dan anemia merupakan salah satu defisiensi nutrisi yang paling sering terjadi, terutama selama kehamilan berlangsung, yang mengenai sekitar 40-50% wanita hamil dan bayinya. Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses perkembangan otak awal, proses produksi neurotransmiter, mielinisasi, dan fungsi sistem kekebalan tubuh. Walaupun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran teori ini, para peneliti menganjurkan para ibu hamil untuk mengkonsumsi berbagai suplemen yang dianjurkan oleh para dokter. Jika Anda mengalami efek samping, berkonsultasilah dengan dokter Anda.       Sumber: foxnews
 28 Jun 2016    08:00 WIB
Terlalu Banyak Zat Besi Didalam Daging Dapat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
Para peneliti mengatakan bahwa zat besi yang ada di daging merah dapat meningkatkan penyakit jantung, sementara zat besi yang ada di sayur-sayuran seperti di kacang tidak menimbulkan penyakit apapun.Penemuan ini menjawab pertanyaan tentang hubungan antara diet daging dengan penyakit jantung.Tipe zat besi yang sedang dibicarakan ini adalah zat besi heme, yang ditemukan pada makanan hewani, terutama pada sapi. Heme diserap lebih baik oleh tubuh dibandingkan kandungan zat besi non-heme yang ada di sayuran. Karena alasan inilah mengapa para ahli merekomendasikan daging sebagai sumber zat besi yang baik. Tetapi zat besi heme memiliki bioavailability yang mampu memotong jalur sistem regulasi zat besi yang sudah teratur dan dapat menyebabkan inflamasi dan kerusakan pembulug darah lainnya. hal ini dikatakan para peneliti di  Indiana University School of Public Health in Bloomington dan diterbitkan oleh  the Journal of Nutrition. Terlalu banyak zat besi didalam darah telah lama diduga sebagai penyebab terjadinya penyakit jantung dan bahkan kanker. Hal ini disimpulkan oleh sebuah studi yang melakukan analisa terhaapap 21 penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan melibatkan hampir 300.000 orang selama 10 tahun.Analisis terbaru ini dibuat unik karena pertama kali dibuat untuk mempertimbangkan efek dari zat besi heme, non-heme dan total zat besi dari mereka yang beresiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Partisipan yang banyak mengkonsumsi zat besi heme yang terkandung pada ikan atau daging ternyata dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung sebanyak 57%, dibanding mereka yang lebih sedikit mengkonsumsi zat besi heme. Berlawanan dengan hasil penelitian tersebut, zat besi non-heme yang terkandung pada makanan nabati tidak ada hubungannya sama sekali dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Perbedaan susunan kimia antara zat besi heme dengan non-heme mungkin dapat menjelaskan perbedaan efek yang ditimbulkan. Zat besi merupakan komponen utama dari hemoglobin, yaitu protein pada sel darah merah yang berperan menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Secara umum tubuh menyerap zat besi heme lebih efisien dibandingkan zat besi non heme, dengan perbandingan 35% dibandingkan 5%. Oleh karena itu molekul heme yang berbentuk lingkaran sempurna dapat dikenali oleh tranporter heme selular sehingga mudah untuk diserap, bahkan saat orang tersebut sudah mencukupi kebutuhan zat besi. Saat diserap, zat besi dapat mempercepat proses oksidasi dari low-density lipoprotein (LDL), yang dikenal sebagai kolesterol jahat, dan menyebabkan terjadinya inflamasi. Inilah alasan mengapa zat besi heme pada daging merah dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.Sumber: foxnews
 11 Jul 2015    16:00 WIB
Apa Dampak Hepatitis C Pada Tubuh Anda?
Hepatitis C merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C. Penularan hepatitis C biasanya terjadi melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah, atau melalui persalinan bila ibu telah terinfeksi hepatitis C. Hati merupakan organ terbesar di dalam tubuh anda, yang terdapat pada perut kanan atas, tepat di sebelah kanan lambung anda. Secara kasar, hati kira-kira berukuran sebesar bola futbal dan berfungsi untuk membuang racun dari dalam tubuh.Selain membuang racun seperti ammonia dan alkohol dari dalam tubuh, hati juga berfungsi untuk menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk mencerna makanan (lemak) dan sebagai tempat penyimpanan cadangan vitamin dan glukosa.Berbagai Dampak Hepatitis C Pada Tubuh Anda1.  Merusak Sel HatiSaat hepatitis C menginfeksi hati, maka virus hepatitis C akan merusak dan bahkan membunuh sel-sel hati yang sehat. Kerusakan sel hati membuat permukaan hati berbenjol-benjol dan membuat hati menjadi keras sehingga membuat hati sulit menyaring racun dari dalam darah, yang bila terus berlanjut dapat membuat hati tidak dapat menyaring racun sama sekali.Hal ini membuat tubuh menjadi rentan terhadap racun dan infeksi bakteri. Selain itu, hati pun tidak mampu lagi menyimpan glukosa sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa di dalam darah dan berbagai gangguan fungsi hati lainnya yang membuat tubuh berhenti bekerja dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit dan bahkan kematian.2.  Mengganggu Penyaringan Racun di Dalam DarahBerbagai jenis makanan yang anda konsumsi mengandung berbagai racun tertentu. Hati yang sehat dapat menyaring berbagai zat berbahaya tersebut dari dalam aliran darah, menetralisasinya, dan menghancurkannya, serta mengeluarkannya dari dalam tubuh melalui aliran darah atau cairan empedu.Salah satu zat beracun tersebut adalah amonia. Amonia merupakan produk akhir dari metabolisme protein. Amonia akan diubah menjadi urea oleh hati dan dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk air kemih. Hepatitis C dapat mengganggu dan bahkan menghentikan proses penyaringan racun di dalam tubuh anda, yang pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan jiwa anda.3.  Mengganggu Metabolisme GlukosaPada keadaan normal, hati akan mengekstraksi gula dari dalam makanan yang anda makan dan mengubahnya menjadi glukosa untuk disimpan. Saat tubuh membutuhkan energi, maka hati akan mengubah glukosa menjadi gula kembali dan melepaskannya ke dalam aliran darah. Bila hati mengalami kerusakan akibat hepatitis C, maka proses pengubahan dan penyimpanan gula ini akan terganggu. Gangguan ini akan menyebabkan peningkatan kadar gula di dalam darah yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan di dalam tubuh anda, yang beberapa di antaranya tidak dapat diperbaiki lagi. Kerusakan hati yang diakibatkan oleh hepatitis C dapat menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.4.  Mengganggu Produksi Cairan EmpeduHepatitis C dapat menyebabkan kerusakan pada hati yang mengganggu produksi cairan empedu di dalam hati. Cairan empedu merupakan cairan yang penting bagi proses pencernaan anda. Cairan empedu biasanya disimpan di dalam kandung empedu dan berfungsi untuk mencerna lemak dari makanan menjadi asam lemak.Kandung empedu akan melepaskan cairan empedu ke dalam usus 12 jari. Di dalam usus 12 jari, cairan empedu akan bercampur dengan asam lemak dan enzim-enzim pencernaan dari pankreas sehingga tubuh dapat menyerap berbagai vitamin, mineral, dan berbagai nutrisi lainnya.5.  Mengganggu Pengaturan Kadar Asam AminoBerbagai komponen organik yang membentuk protein dan asam amino merupakan komponen penting bagi kehidupan anda. Asam amino berasal dari berbagai makanan yang anda makan dan tidak dapat dibuat oleh tubuh. Tubuh menggunakan asam amino untuk mencerna makanan, untuk pertumbuhan, untuk memperbaiki berbagai jaringan tubuh, dan untuk berbagai fungsi tubuh lainnya. Beberapa protein yang dibentuk dari asam amino ini juga berguna untuk mengubah gula menjadi glukosa dan menetralisasi amonia. Hati berfungsi untuk mengatur berapa banyak asam amino yang harus dilepaskan ke dalam aliran darah.6.  Mengganggu Proses dan Penyimpanan Zat BesiHemoglobin merupakan suatu molekul protein di dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen dan menghantarkannya ke berbagai organ tubuh. Selain itu, hemoglobin juga membawa zat besi yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh, kulit, rambut, dan kuku.Hati berfungsi untuk memproses dan menyimpan zat besi dari dalam darah sebagai cadangan. Saat hepatitis C menyebabkan kerusakan hati, maka terjadi gangguan proses dan penyimpanan zat besi yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.Sumber: healthline
 07 Jun 2014    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Mengejutkan Dari Konstipasi
Sebenarnya apa penyebab dari kostipasi? Yang paling sering adalah pola makan yang rendah diet, sering menahan keinginan buang air besar, tidak cukup minum dan kurang olahraga. Tetapi konstipasi juga mempunyai penyebab lain yang kurang dikenal masyarakat, termasuk obat-obatan, suplemen dan berbagai kondisi medis lainnya yang mungkin tidak terpikir oleh Anda. Hipotiroidisme Hipotiroidisme atau ketidakaktifan kelenjar tiroid dapat memperlambat proses metabolisme tubuh, bahkan memperlambat kerja dari usus. Memang tidak semua penderita hipotiroid mengalami masalah konstipasi, ataupun setiap masalah konstipasi dikuti masalah di kelenjar tiroid. Tetapi setiap masalah konstipasi terutama yang kronis mungkin saja disebabkan karena rendahnya aktifitas dari tiroid. Obat anti nyeri Obat anti nyeri terutama golongan narkotik dapat menyebabkan kontipasi. Banyak reseptor dari obat nyeri jenis narkotik berada di saluran cerna, sehingga akan membuat semuanya berjalan lebih lambat. Secara umum, merupakan pendapat yang baik untuk seseorang yang mengkonsumsi obat ini juga menggunakan obat pencahar. Ada beberapa penelitian juga mengatakan bahwa pengguna obat anti nyeri seperti aspirin dan ibuprofen dalam jangka waktu yang lama juga memiliki resiko lebih tinggi mengalami konstipasi. Coklat Ada beberapa bukti bahwa coklat dapat menyebabkan konstipasi, walaupun beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa coklat sangat berguna untuk orang. Pada beberapa orang coklat memang dapat menyebabkan gangguan konstipasi. Jika Anda merasa mengalami masalah konstipasi setelah makan coklat maka Anda harus batasi konsumsi coklat Anda. Vitamin Secara umum vitamin memang tidak menyebabkan konstipasi, tetapi komponen tertentu seperti kalsium dan zat besi dapat menjadi masalah. Disarankan supaya Anda tidak mengkonsumsi zat besi jika Anda memang tidak memerlukannya. Zat besi akan sangat berguna untuk penderita Anemia. Jika Anda memang memerlukan suplemen zat besi disarankan untuk dibarengi denga pemberian obat pencahar. Penggunaan obat pencahar berlebihan Beberapa obat pencahar bekerja dengan menstimulasi aktivitas dari usus, oleh karena itu penggunaan obat pencahar hanya boleh digunakan sesekali saja. Obat apapun, termasuk obat pencahar tidak boleh dikonsumsi terlalu lama kecuali memang diinstrusikan oleh dokter Anda. Terlalu banyak produk susu Diet banyak keju dan makanan rendah serat atau makanan tinggi lemak seperti telur dan daging dapat memperlambat proses pencernaan. Solusi yang paling pasti adalah kurangi konsumsi makanan ini dan tingkatkan asupan serat sampai 20-35 gram perhari untuk memperlancar proses pencernaan.   Sumber: health