Your browser does not support JavaScript!
 02 Oct 2016    15:00 WIB
Mengapa Warna Rambut dan Mata Dapat Berubah?
Tahukah Anda bahwa banyak bayi yang dilahirkan dengan mata berwarna biru ternyata mengalami perubahan warna mata seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka? Hal ini disebabkan oleh perkembangan genetik yang terus berlangsung di dalam tubuh mereka. Warna rambut pun juga mengalami hal yang sama, kadangkala, seorang bayi yang dilahirkan dengan rambut berwarna terang akan memiliki rambut yang berwarna lebih gelap seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka. Bagian mata yang berwarna adalah iris. Iris berfungsi untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang dapat masuk ke dalam bola mata. Warna iris ini tergantung pada seberapa banyak melanin di dalamnya seperti halnya warna kulit dan rambut. Warna mata yang lebih gelap menyerap lebih banyak cahaya, sedangkan warna mata yang lebih terang memantulkan lebih banyak cahaya. Warna mata ditentukan oleh beberapa faktor gentika yang berbeda, tetapi yang terutama adalah OCA2. OCA2 berfungsi untuk memproduksi melanosit atau sel pembentuk melanin. Melanin merupakan suatu jenis protein yang berfungsi untuk membentuk warna pada kulit, mata, dan rambut. Semakin banyak kandungan melanin, maka semakin gelaplah warna mata, rambut, atau kulit seseorang. Warna melanin pada mata sendiri sebenarnya dipengaruhi oleh 3 gen lainnya, yaitu EYCL1, 2, dan 3. Saat digabungkan bersamaan, mereka akan membentuk warna coklat, hijau, dan biru; akan tetapi tidak membentuk warna abu-abu atau merah kecoklatan. Para peneliti sampai saat ini masih mencari tahu bagaimana seorang manusia dapat memiliki kedua warna tersebut pada matanya. Semua orang yang bermata biru dapat menelusuri nenek moyangnya yaitu seorang manusia yang lahir antara 6.000-10.000 tahun lalu. Karena mutasi genetik, maka seseorang dapat dilahirkan dengan suatu tombol yang sangat kecil pada gen OCA2, yang membatasi ekspresi melanin pada orang tersebut. Orang ini akan mengalami albinisme atau albino, yang disebabkan oleh tidak berfungsinya gen OCA2. Hal ini menyebabkan seluruh kulit, mata, dan rambutnya tidak mengandung melanin sama sekali. Saat seorang bayi dilahirkan, ia memang telah memiliki gennya sendiri, akan tetapi tubuhnya belum bereaksi terhadap semua gen di dalam DNAnya tersebut. Pada warna mata, melanin yang dikendalikan oleh OCA2 akan berdilusi (menipis) dan membuat mata berwarna biru dan akan tetap berwarna biru hingga dewasa. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, saat lahir gen OCA2 ini akan aktif dan memicu melanosit untuk membentuk banyak protein yang membuat warna mata berubah dalam waktu 9 bulan hingga 2 tahun setelah lahir. Melanin dalam jumlah sedang akan membuat mata berwarna hijau atau merah kecoklatan, sedangkan melanin dalam jumlah banyak akan membuat mata berwarna coklat. Pada rambut, melanin juga akan terbentuk dengan cara yang sama seperti di dalam mata, yang membuat rambut berwarna gelap. Seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang bayi, maka kadar melanin di dalam tubuhnya pun akan meningkat dan membuat warna rambutnya menjadi lebih gelap. Warna rambut masih dapat berubah hingga anak memasuki masa pubertas. Akan tetapi, para beberapa keadaan, beberapa gen tidak teraktivasi hingga produksi hormon meningkat di dalam tubuh sehingga perubahan baru terjadi saat anak memasuki usia dewasa. Pada umumnya, saat memasuki usia 30 tahun, rambut manusia tidak lagi memproduksi melanin dan mulai berubah menjadi abu-abu. Jadi, pada dasarnya, rambut tidak lagi bertambah gelap. Memutihnya rambut ini lebih cepat terjadi pada ras Kaukasia dan terjadi lebih lambat pada ras Asia. Perlu diingat bahwa tidak semua bayi dilahirkan dengan mata berwarna biru, terutama pada ras Kaukasia, Asia, Afrika, dan Hispanik. Para bayi dari ras tersebut biasanya akan dilahirkan dengan mata berwarna gelap yang tidak akan mengalami perubahan warna seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka.  Baca juga: 5 Cara Mudah Untuk Memperoleh Alis Mata yang Lebih Tebal Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: aol