Your browser does not support JavaScript!
 26 Sep 2019    11:00 WIB
Olahraga Saat Hamil Banyak Manfaatnya Bagi Ibu dan Bayi
Sayangnya, kebanyakan wanita hamil takut untuk berolahraga karena mereka berpikir hal ini dapat membahayakan janin. Berolahraga ketika Anda sedang hamil sebenarnya baik untuk Anda dan bayi Anda, tetapi Anda harus memperhatikan jenis latihan apa yang akan Anda lakukan. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes gestasional (kencing manis saat hamil), membantu mengendalikan hormon dan membantu Anda untuk mempersiapkan tenaga saat persalinan. Tapi, sebelum memulai program kebugaran Anda, Anda harus berbicara dengan dokter spesialis kandungan Anda tentang rencana untuk berolahraga selama masa kehamilan dan mengetahui semua informasi dan rekomendasi yang diperlukan. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan yang baik mengapa Anda harus berolahraga saat hamil: 1.      Memperkuat tubuh dan pikiran Ketika Anda berolahraga, Anda memperkuat pikiran, tubuh dan mempersiapkan tubuh Anda untuk masa persalinan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga selama masa kehamilan dapat mengurangi waktu persalinan. Proses persalinan yang Anda alami bisa menjadi lebih cepat begitupula dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Jadi jika dokter sudah menganjurkan Anda untuk berolahraga, apa lagi yang Anda tunggu? 2.      Meningkatkan aktivitas otak bayi Anda Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Montreal pada tahun 2013 menunjukkan bahwa 20 menit latihan ringan, 3 kali seminggu, dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda. Sebelum penelitian ini, orang hanya tahu bahwa olahraga dapat meningkatkan aktivitas otak mereka, bukan otak bayi mereka. Maka ini adalah alasan penting untuk berolahraga selama kehamilan. 3.      Tidur yang lebih baik Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur selama masa kehamilan, terutama dalam tiga bulan terakhir kehamilan, olahraga dapat membantu Anda. Jangan khawatir kebanyakan wanita hamil memang memiliki masalah tidur dan tidak hanya Anda. Jika Anda menemukan diri Anda sulit tidur saat malam hari. Maka lakukan konsultasi dengan dokter Anda dan pertimbangkan untuk berolahraga. Dengan berolahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan lebih mudah terlelap. 4.      Meringankan nyeri punggung Nyeri punggung selama masa kehamilan sebenarnya merupakan keluhan umum dari hampir semua wanita hamil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati rasa sakit ini dan olahraga adalah salah satu caranya, Dengan berolahraga selama masa kehamilan Anda, dapat membantu mengurangi nyeri punggung atau bahkan menghilangkannya Untuk memperkuat inti tubuh Anda, Anda cukup melakukan plank. Jangan berbaring telentang saat Anda berolahraga, karena ini menurunkan aliran darah ke bayi Anda. 5.      Mengurangi risiko diabetes gestasional Pada masa kehamilan ada beberapa ibu hamil yang bisa mengalami diabetes gestasional dimana terjadi peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan yang bisa berujung ke masalah kencing manis. Untuk membantu menghindari hal ini, pastikan Anda makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur. Tentu, tidak ada jaminan yang pasti karena diabetes gestasional dipengaruhi faktor genetik. Namun, Anda masih dapat menurunkan risiko Anda dengan menjaga berat badan Anda tetap normal untuk ibu hamil, berolahraga, dan mengonsumsi hanya makanan sehat. 6.      Lebih mudah kembali ke berat badan semula setelah melahirkan Saat hamil maka akan terjadi kenaikan berat badan yang cukup signifikan, bisa sekitar 15-20 kg atau bahkan lebih. Setelah melahirkan biasanya agak sulit untuk langsing kembali seperti semula. Tetapi bila Anda melakukan olahraga selama masa kehamilan, maka Anda mungkin mendapatkan kembali berat badan semula Anda seperti saat belum hamil. 7.      Seimbangkan hormon Anda Sejak hormon tubuh Anda berubah selama kehamilan Anda, jangan heran jika Anda merasa bahwa emosi Anda turun naik dan tidak menentu. Untuk mengurangi perubahan suasana hati Anda, cobalah berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu menyeimbangkan hormon Anda serta meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti yang Anda lihat, olahraga tidak buruk bagi wanita hamil. Cukup ikuti panduan dokter Anda, mendengarkan tubuh Anda, dan menikmati olahraga ringan serta jangan lupa untuk minum cukup air untuk tetap terhidrasi. Baca juga: Tanda-Tanda Awal Kalau Anda Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womanitely
 21 May 2019    16:00 WIB
Susah Tidur Selama Hamil ?
Wanita hamil seringkali mengalami gangguan tidur di malam hari dan merasa sangat lelah di siang hari pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, seringnya buang air kecil dan rasa mual muntah di pagi hari dapat mengganggu tidur anda. Pada saat kehamilan anda mulai membesar, mimpi buruk dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda dapat membuat anda sulit tidur dengan nyenyak. Setelah melahirkan, bayi anda yang baru lahir atau depresi paska melahirkan juga dapat mengganggu tidur anda.   Penyebab Gangguan Tidur Selama Kehamilan Gangguan tidur pada saat kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda. Kedua hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur anda. Anda mungkin sulit menemukan posisi tidur yang nyaman atau di saat telah menemukan posisi tidur yang nyaman, anda ingin buang air kecil.   Gangguan Tidur Pada Trimester I Kehamilan (1-12 Minggu) Beberapa hal yang menyebabkan gangguan tidur pada saat awal kehamilan anda adalah: Sering terbangun karena ingin buang air kecil Rasa tidak nyaman pada tubuh atau stress secara emosional selama kehamilan Waktu tidur siang yang lebih lama   Gangguan Tidur Pada Trimester II Kehamilan (13-27 Minggu) Kualitas tidur anda akan membaik begitu anda memasuki trimester kedua kehamilan anda karena berkurangnya keinginan untuk buang air kecil di malam hari. Hal ini terjadi karena bayi anda telah semakin membesar dan bergerak ke atas sehingga tekanan pada kandung kemih anda menjadi berkurang. Akan tetapi, anda tetap dapat mengalami gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman pada tubuh anda atau akibat stress emosional.   Gangguan Tidur Pada Trimester III Kehamilan (28-40 Minggu)   Tidur anda akan sangat terganggu saat anda memasuki trimester ketiga kehamilan anda. Hal ini dapat disebabkan oleh: Rasa tidak nyaman karena perut anda yang besar Adanya rasa seperti terbakar di dada, kram pada kaki, dan tersumbatnya sinus Sering buang air kecil di malam hari karena posisi bayi anda kembali berubah dan kembali menekan kandung kemih anda   Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 19 Feb 2019    11:00 WIB
Mengapa Anda Belum Bisa Punya Anak?
Kehadiran anak dalam sebuah keluarga tentunya merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan dan ditunggu-tunggu bukan? Namun demikian, masih banyak pasangan suami istri yang belum juga dikaruniai momongan walaupun telah lama menikah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai gangguan yang ada pada diri sang suami maupun sang istri. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang membuat seorang wanita sulit hamil.   Sakit Saat seorang wanita sakit atau menderita gangguan kesehatan tertentu, apapun itu, maka hal ini pun akan sangat mempengaruhi kemungkinannya untuk hamil. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan seorang wanita sangat mempengaruhi kemungkinannya untuk hamil.   Baca Juga: Gangguan Tidur Saat Hamil dan Setelah Melahirkan   Menstruasi Tidak Teratur Menstruasi yang tidak teratur juga dapat mempengaruhi kemungkinan seorang wanita untuk hamil. Bila selama ini menstruasi Anda selalu tidak teratur, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter kandungan untuk mengetahui apa penyebabnya dan penanganan apa yang Anda perlukan agar periode menstruasi Anda menjadi lebih teratur. Hal ini dikarenakan menstruasi yang tidak teratur menyebabkan sel telur tidak dilepaskan setiap bulannya, sehingga Anda pun lebih sulit hamil.   Usia Anda tentunya telah mengetahui bahwa seorang wanita memiliki usia subur yang sudah tertentu, yaitu sebelum ia memasuki masa menopause. Akan tetapi, saat seorang wanita berusia lebih dari 35 tahun, ia juga akan menjadi lebih sulit hamil.   Gangguan Pada Saluran Telur Gangguan pada saluran telur (tempat di mana sperma dan sel telur matang bertemu), dapat mencegah terjadinya pertemuan di antara sperma dan sel telur. Hal ini tentu saja akan membuat kehamilan lebih sulit terjadi. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan atau kerusakan pada saluran telur adalah infeksi panggul, endometriosis, dan jaringan parut yang terbentuk paska operasi.   Perubahan Kadar Hormonal Sejumlah wanita memang menderita gangguan ovulasi karena kadar hormonnya yang tidak seimbang. Hal ini akan membuat pelepasan sel telur dari indung telur dan penebalan dinding rahim sebagai persiapan kehamilan tidak terjadi. Gangguan keseimbangan hormonal ini biasanya dapat diketahui melalui pemeriksaan darah.   Gangguan Pada Leher Rahim Beberapa orang wanita mungkin mengalami suatu gangguan pada leher rahimnya (serviks), misalnya karena produksi lendir yang abnormal atau akibat tindakan pembedahan pada leher rahim, yang membuat sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim. Keadaan ini biasanya dapat diatasi dengan melakukan inseminasi buatan.   Gangguan Pada Rahim Bentuk rahim yang abnormal juga dapat membuat kehamilan lebih sulit terjadi. Selain itu, adanya polip atau mioma rahim (tumor jinak rahim) juga dapat membuat kehamilan lebih sulit terjadi.   Kemandulan Tanpa Penyebab yang Jelas Yang dimaksud dengan kemandulan tanpa penyebab yang jelas di sini adalah para dokter tidak dapat menemukan adanya gangguan apapun pada organ reproduksi seorang wanita, tetapi entah mengapa kehamilan tetap tidak dapat terjadi. Keadaan ini telah mengenai sekitar 20% pasangan suami istri di dunia.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: carabaruku, webmd
 31 Jan 2019    08:00 WIB
Mengapa Kaki Wanita Hamil Membengkak ?
Pembengkakan kaki pada wanita hamil merupakan hal yang normal terjadi karena jumlah cairan di dalam tubuh Anda lebih banyak daripada biasanya. Selain itu, rahim Anda yang terus membesar juga akan menekan pembuluh vena di daerah panggul dan vena cava (pembuluh vena besar yang terletak pada bagian kanan tubuh yang berfungsi untuk membawa darah dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung). Hal ini akan membuat darah dari kaki lebih sulit kembali ke jantung, sehingga kaki Anda pun menjadi bengkak. Oleh karena itu, pembengkakan kaki biasanya terjadi pada saat Anda memasuki trimester ketiga. Pembengkakan ini dapat menjadi sangat parah bila Anda juga memiliki cairan ketuban yang berlebihan atau hamil anak kembar. Pembengkakan biasanya akan semakin memburuk pada akhir hari dan saat cuaca panas. Pembengkakan ini akan dengan cepat menghilang setelah Anda melahirkan karena tubuh Anda akan segera mengeluarkan kelebihan cairan di dalamnya. Anda mungkin akan menjadi lebih sering buang air kecil dan berkeringat pada beberapa hari pertama paska melahirkan.   Kapan Saya Perlu Merasa Khawatir? Selain kaki, Anda juga mungkin akan mengalami pembengkakan pada tangan Anda. Akan tetapi, segera cari pertolongan medis bila Anda juga mengalami pembengkakan pada wajah atau mata, tangan sangat membengkak, atau kaki sangat membengkak karena ketiganya dapat merupakan gejala dari preeklampsia, yang merupakan suatu gangguan yang serius. Selain itu, segera cari pertolongen medis bila Anda menyadari salah satu kaki Anda lebih bengkak daripada kaki lainnya, terutama bila Anda juga mengalami nyeri pada daerah betis atau paha. Hal ini dapat merupakan gejala dari adanya bekuan darah pada pembuluh darah Anda.   Baca juga: Kaki Terasa Kebas Saat Hamil, Normalkah?                                                                     Tips Untuk Mengatasi Pembengkakan Pada Kaki Anda dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah Anda dengan berbaring pada posisi miring ke kiri (karena vena cava terletak pada bagian kanan tubuh). Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi pembengkakan pada kaki, seperti: Angkat kaki Anda sesering mungkin. Di tempat kerja, letakkanlah bangku kecil atau tumpukan buku agar kaki Anda tidak menggantung Jangan menyilangkan kaki atau pergelangan kaki Anda saat duduk Regangkan kaki Anda cukup sering saat duduk Jangan terlalu lama duduk atau berdiri. Berjalanlah sebentar sehingga aliran darah tidak berkumpul pada kaki Gunakan alas kaki yang nyaman, yang dapat melebar mengikuti kaki Anda yang membengkak Jangan menggunakan kaos kaki atau stocking ketat pada pergelangan kaki atau beits Gunakan stocking penyanggah khusus ibu hamil. Gunakan sebelum Anda bangun dari atas ranjang sehingga darah tidak memiliki kesempatan berkumpul di sekitar pergelangan kaki Anda Minumlah banyak air putih. Berolahragalah secara teratur, terutama berjalan kaki, berenang, atau bersepeda Makan dengan baik dan hindari junk food   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: babycenter
 24 Jan 2019    14:00 WIB
Kehamilan dan Epilepsi
Tentunya anda sering bertanya apakah wanita penderita epilepsi dapat hamil atau apakah mereka dapat tetap mengkonsumsi berbagai obat anti kejang selama kehamilannya atau apakah yang harus dilakukan bila serangan kejang terjadi saat kehamilan. Memang tidak mudah bagi wanita penderita epilepsi untuk hamil. Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebabnya, yaitu: Peningkatan resiko kemandulan. Hal ini disebabkan oleh lebih tingginya wanita penderita epilepsi untuk menderita sindrom ovarium polikistik (adanya beberapa kista di dalam indung telur) Menstruasi tidak teratur Periode anovulasi, di mana tidak adanya produksi sel telur setiap bulannya, sehingga menyulitkan proses pembuahan karena tidak ada sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma Efek samping obat anti kejang seringkali mempengaruhi produksi hormon oleh indung telur yang menyebabkan penurunan kesuburan Gangguan keseimbangan hormon yang mendukung kehamilan Berbagai hal di atas menyebabkan wanita penderita epilepsi untuk hamil. Bila akhirnya kehamilan terjadi, maka serangan kejang harus dikendalikan dengan baik. Kejang dapat mengganggu perkembangan bayi anda. Saat anda kejang, bayi anda mungkin mengalami kekurangan oksigen, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya keguguran atau kelahiran mati. Wanita penderita epilepsi dianjurkan untuk mengkonsumsi setidaknya 400 mcg asam folat sebelum dan selama hamil.   Obat Anti Kejang yang Dapat Digunakan Selama Kehamilan Sebagian besar obat anti kejang menyebabkan terjadinya kelainan bawaan pada bayi. Walaupun terdapat beberapa obat yang memiliki resiko yang lebih rendah. Asam valproat dan fenobarbital beresiko tinggi menyebabkan terjadinya spina bifida (kelainan saraf) pada bayi. Sementara, karbamazepin dan lamotrigine mempunyai resiko yang lebih rendah. Selama kehamilan, terjadi peningkatan metabolisme obat. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya serangan kejang akibat dosis obat yang rendah di dalam darah. Untuk mengatasi hal ini diperlukan dosis obat yang lebih besar, akan tetapi hal ini dapat meningkatkan resiko pada bayi anda. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat oleh dokter anda selama kehamilan. Penggunaan kombinasi obat anti kejang selama kehamilan dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan pada bayi anda. Oleh karena itu, dokter biasanya hanya menyarankan penggunaan satu macam obat anti kejang. Bila anda mengkonsumsi dua atau lebih obat anti kejang saat ini dan ingin hamil, maka sebaiknya berkonsultasilah dahulu dengan dokter anda mengenai apa yang harus dilakukan. Penurunan atau penggantian obat anti kejang biasanya mulai dilakukan 1 tahun sebelum kehamilan. Penurunan dosis obat dilakukan secara bertahap. Penggantian obat anti kejang pun dilakukan secara bertahap. Jangan coba untuk menghentikan obat-obatan anda atau mengganti obat anda tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda karena hal ini dapat membahayakan diri anda dan bayi anda.   Pilihan Persalinan Wanita penderita epilepsi yang akan melahirkan memerlukan pengawasan lebih ketat karena kemungkinan terjadinya kejang selama proses persalinan, akan tetapi hal ini bukan berarti wanita penderita epilepsi tidak dapat melahirkan secara normal. Jika anda mengalami serangan kejang saat proses persalinan, dokter dapat memberikan obat anti kejang melalui infus. Akan tetapi, obat anti kejang dapat menyebabkan otot-otot rahim berelaksasi. Relaksasi otot rahim dapat menyebabkan terhambatnya proses persalinan. Bila hal ini terjadi maka dokter akan melakukan tindakan bedah Caesar. Baca juga: Tips Tidur Nyenyak Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 17 Nov 2018    08:00 WIB
Pentingnya Perawatan Gigi Selama Kehamilan
Kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut ibu, di mana dapat terjadi pembengkakan gusi dan gusi berdarah. Selain itu, hormon yang diproduksi selama kehamilan juga dapat membuat gigi anda lebih mudah terserang plak.   Perawatan Gigi Sebelum Hamil Periksakanlah kesehatan gigi anda sebelum kehamilan. Dengan demikian, anda dapat mengetahui keadaan kesehatan gigi anda dan berbagai gangguan kesehatan yang ada sehingga anda dapat mengatasi berbagai masalah tersebut sebelum kehamilan terjadi.   Perawatan Gigi Selama Kehamilan Beberapa hal yang harus anda lakukan dalam merawat kesehatan gigi anda selama kehamilan adalah: Beritahukanlah pada dokter gigi anda bahwa anda sedang hamil dan jangan melakukan pemeriksaan gigi pada trimester pertama kehamilan dan pada saat kehamilan anda telah berusia 30 minggu karena saat-saat ini merupakan saat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi anda. Anda dapat melakukan pemeriksaan gigi rutin pada trimester kedua. Semua tindakan pencabutan atau penambalan atau tindakan lainnya yang tidak perlu dilakukan dengan segera dapat ditunda hingga anda telah melahirkan Beritahukan pada dokter gigi anda setiap obat yang anda konsumsi Hindari melakukan foto rontgen apapun selama kehamilan Hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol Lakukanlah pemeriksaan gigi secara teratur selama trimester kedua kehamilan karena kehamilan menyebabkan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan pada gusi Perhatikan setiap perubahan pada gusi anda selama kehamilan Jagalah kebersihan mulut dan gigi anda untuk mencegah dan atau mengurangi berbagai gangguan kesehatan mulut Jika rasa mual dan muntah di pagi hari membuat anda sulit menyikat gigi anda, gantilah pasta gigi anda dengan pasta gigi yang tidak berasa selama kehamilan. Anda juga dapat mencoba membersihkan mulut anda dengan air dan tunggulah sekitar 1 jam sebelum mulai menyikat gigi Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah agar anda menghindari berbagai makanan manis. Keinginan atau mengidam makanan manis sering terjadi selama kehamilan. Akan tetapi, ingatlah bahwa semakin banyak anda memakan makanan tersebut maka semakin besar pula resiko kerusakan gigi anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi juga dapat ditularkan dari ibu pada anak. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang selama kehamilan. Gigi bayi anda akan mulai berkembang saat kehamilan anda telah memasuki usia 3 bulan. Konsumsilah berbagai makanan kaya kalsium dan vitamin D seperti susu dan produknya, keju, dan yogurt bagi perkembangan gigi, gusi, dan tulang bayi anda.   Perawatan Gigi Setelah Melahirkan Bila anda mengalami gangguan kesehatan mulut apapun, baik pada gigi dan gusi, segera periksakan diri anda setelah melahirkan untuk memperoleh penanganan yang mungkin tidak dapat dilakukan selama kehamilan.    Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 09 Nov 2018    16:00 WIB
Kulit Menjadi Lebih Hitam Saat Hamil? Tenang, Ada Beberapa Cara Alami Untuk Mengatasinya
Hamil memberikan kebahagiaan pada setiap pasangan, terutama untuk para ibu. Setiap wanita hamil bisa mengalami beberapa keluhan. Salah satunya yaitu masalah pada kulit. Biasanya wanita hamil akan mengalami bibir pecah-pecah, lingkaran hitam, perubahan warna kulit dll Meskipun masalah kulit ini bersifat sementara dan akan hilang setelah melahirkan, namun bisa menyebabkan Anda merasa tidak nyaman. Pigmentasi adalah salah satu masalah kulit yang terjadi selama masa kehamilan, terlebih saat hamil Anda tidak bisa menggunakan produk perawatan kecantikan maka cara terbaik untuk berurusan dengan pigmentasi kulit selama kehamilan adalah dengan menggunakan cara alami. Berikut adalah cara alami yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kulit pada bagian tubuh tertentu yang menghitam: Gel lidah buaya Memiliki sifat magis yang membantu untuk meringankan bintik-bintik gelap. Oleskan pada daerah yang gelap selama 15-20 menit dan kemudian mencucinya menggunakan air hangat. Untuk hasil yang baik Anda dapat mengulanginya setiap hari Tomat atau mentimun dicampur dengan susu Bila dioleskan pada kulit yang gelap akan memberikan hasil yang baik. Bahan ini dapat dioleskan untuk semua jenis kulit dan juga membantu mencerahkan warna kulit yang gelap. Campuran beberapa biji almond dan madu Hancurkan beberapa biji almond dan campurkan dengan madu. Oleskan pada kulit dan mencucinya setelah 15-20 menit Vitamin E Vitamin E sangat penting untuk kulit, Anda bisa memijat daerah kulit yang gelap dengan menggunakan minyak berbahan dasar vitamin E. Pepaya Sangat bermanfaat untuk kulit. Menggunakan perawatan yang terbuat dari pepaya dapat  membantu mengurangi pigmentasi. Siapkan adonan yang berisi dengan 2 sendok makan pepaya, 1 sendok makan madu dan 1 sendok makan gel lidah buaya. Oleskan pada kulit yang gelap dan bersihkan setelah 30 menit. Pepaya membantu untuk memecah sel-sel mati dan mengatasi pigmentasi Masker pepaya dengan yogurt Masker ini membantu untuk meringankan bintik-bintik gelap. Membuat masker wajah dengan menambahkan ½ cangkir pepaya matang yang ditumbuk, 1 sendok teh air lemon, 1 sendok teh madu dan ¼ cangkir yogurt dan oleskan tebal pada kulit. Bilas setelah 30 menit dengan air hangat dan keringkan Kentang Kentang juga dapat melakukan keajaiban untuk kulit berpigmen Anda jika dioleskan setiap hari. Anda dapat memotong kentang menjadi dua bagian dan dengan lembut gosok pada kulit atau parut dan ambil airnya dan oleskan pada kulit yang gelap. Anda pasti akan melihat perbedaannya. Daun Mint Buatlah pasta dari daun mint dengan menggunakan air. Mengoleskannya pada kulit yang gelap dan bilas setelah 15 menit. Ulangi dua atau tiga kali dalam seminggu untuk hasil yang lebih baik Bubuk cendana + Bubuk Kunyit dan Susu Campurkan ketiga bahan diatas sampai membentuk adonan. Oleskan pada kulit yang gelap. Cuci bersih kulit Anda setelah 30 menit. Alpukat Tumbuk buah alpukat atau ambil sarinya jika kemudian oleskan pada kulit secara teratur, maka akan memberikan hasil yang nyata. Kulit jeruk Mengumpulkan beberapa kulit jeruk dan menghancurkannya Tambahkan susu bubuk mentah. Oleskan adonan ini pada kulit dan cuci bersih setelah 15-20 menit Lemon Anda dapat membelah dua buah lemon, dan langsung gosokkan pada kulit yang gelap. Cara ini juga akan membantu mengatasi kulit yang gelap. Anda bisa melakukan semua cara diatas, minimal seminggu sekali yang akan membantu mengelupas sel kulit mati. Selain itu perbanyak minum air putih, makan makanan yang sehat maka akan membuat kulit Anda bercahaya, bersinar dan menyingkirkan pigmentasi. Tapi perlu Anda ingat, karena ini adalah cara yang alami maka hasilnya pun biasanya secara bertahap dan tidak bisa instan. Baca juga: 6 Fakta Selulit Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: howtobeaware
 21 Oct 2018    11:00 WIB
Menjadi Lebih Subur Dan Cepat Hamil, Ini Makanan Yang Harus Dikonsumsi
Kesuburan adalah fenomena yang kompleks, dan banyak faktor yang berkontribusi terhadap hal ini. Secara global, ada jutaan kasus di mana pasangan gagal untuk hamil. Kesuburan juga soal yang sensitif, terutama di negara kita. Meskipun, dengan ilmu kedokteran berkembang setiap harinya dimana ada banyak solusi untuk mengobati masalah ketidaksuburan. Namun, ada alasan ilmiah untuk percaya bahwa solusi yang efektif mungkin terletak pada makanan yang Anda makan. Hal ini dikarenakan sebagian besar, fungsi tubuh kita diatur oleh pola makan kita. Di bawah ini adalah daftar makanan sehari-hari yang dapat secara signifikan meningkatkan kesuburan Anda. Makanan ini dapat membuka jalan untuk pembuahan alami. Berikut adalah makanan yang meningkatkan subur: Pisang Secara umum dapat menjadi dorongan besar untuk meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Dikarenakan pisang dikenal kaya akan vitamin B6. Vitamin tersebut merupakan komponen penting dalam produksi hormon seks tertentu yang mengatur siklus seksual yang normal. Biji bunga matahari Biji bunga matahari adalah salah satu solusi yang paling ampuh untuk masalah ketidaksuburan. Hal ini karena biji bunga matahari kaya akan asam amino dan protein. Kandungan ini dapat membantu tubuh Anda mengembangkan siklus harmonis dan mengoptimalkan sekresi hormon dalam tubuh termasuk hormon kesuburan. Salmon / Kerang / Makarel Makanan laut adalah makanan yang kaya asam lemak omega 3 yang membantu masalah kesuburan. Makanan ini membantu mengatur sekresi hormon penting yang berkaitan dengan kesuburan seperti estrogen. Delima Buah delima yang diperkaya dengan asam folat dan vitamin B adalah kombinasi ideal jika Anda ingin meningkatkan peluang untuk hamil. Delima dapat berkontribusi dalam fungsi tubuh melalui produksi sel darah merah dan meningkatkan sirkulasi darah. Telur Telur mengandung tinggi vitamin D. Telah banyak yang menyarankan untuk konsumsi vitamin ini karena memiliki peran penting dalam kehamilan. Almond Almond adalah pembawa vitamin E. Almonda akan mempromosikan siklus ovarium yang lebih stabil dan dengan demikian menyebabkan peluang untuk hamil lebih besar, Asparagus Asparagus kaya akan asam folat. Seperti delima, ini memiliki efek luar biasa pada tubuh wanita. Tiram Tiram mengandung sejumlah besar vitamin B12. Hal ini penting untuk produksi estrogen pada wanita dan dapat membantu menghilangkan kemungkinan keguguran. Asupan makanan di atas harus dilengkapi dengan gaya hidup sehat, waktu berhubungan intim yang tepat. Pantang dari merokok dan alkohol, Anda dan suami melakukan olahraga teratur. Selain itu, bahan makanan tertentu yang harus Anda hindari seperti daging merah dan makanan yang diproses secara kimia sehingga hal ini akan meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Baca juga: Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 07 Sep 2018    16:00 WIB
Apa Arti Tendangan Janin Ketika Didalam Perut ?
Salah satu momen paling menakjubkan saat hamil adalah ketika ibu merasakan tendangan bayi di dalam kandungan. Gerakan tersebut membuat ibu yakin kalau bayi yang dikandung tumbuh baik. Ibu pun jadi merasa lebih dekat dengan janin yang ada di dalam perutnya. Gerakan pertama bayi yang juga bisa disebut 'quickening' bisa terasa saat kehamilan memasuki usia 16 minggu sampai 25 minggu. Untuk wanita yang baru pertama kali hamil, kemungkinan besar tendangan tersebut tidak akan dirasakan sampai janin berusia 25 minggu. Baru di kehamilan kedua, ibu bisa merasakan gerakan bayinya di minggu ke-13. Tendangan atau gerakan bayi ini akan lebih dirasakan ibu ketika Anda berada dalam posisi diam atau tidak banyak bergerak. Biasanya tendangan bayi akan terasa ketika ibu sedang duduk atau berbaring. Seperti apa rasanya tendangan bayi ini? Perasaan tersebut sulit digambarkan dengan kata-kata. Awalnya ibu tidak benar-benar merasakan tendangan bayinya tersebut. Baru pada tendangan kedua dan ketiga, ibu sudah terbiasa merasakannya. Dan saat kehamilan memasuki trimester kedua serta ketiga, tendangan bayi benar-benar dirasakan ibu, entah itu saat bayi menendang dengan kaki, siku ataupun tangannya. Frekuensi tendangan ini akan dirasakan ibu semakin sering seiring bertambahnya usia kehamilan. Pada akhir trimester kedua dan seterusnya, tendangan bayi akan menjadi lebih kuat dan sering. Bayi cenderung bergerak di waktu-waktu tertentu, sebagai tanda penunjuk dia sedang bangun atau tertidur. Bayi biasanya aktif bergerak antara pukul 21.00 dan 01.00 dini hari, tepat di saat ibu akan tidur. Seiring bertambahnya usia kehamilan, bayi juga dapat merespon suara atau sentuhan yang didapatnya dengan gerakan. Bagaimana jika ibu tidak juga merasakan gerakan bayi hingga kehamilan memasuki usia 25 minggu? Ibu tidak perlu panik. Selama berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi terus tumbuh, ibu akan bisa merasakan gerakannya. Ibu juga akan mengetahui kapan waktunya bayi paling aktif. Beberapa bayi secara natural memang kurang banyak bergerak. Kurangnya pergerakan bayi ini juga bisa berarti bayi sedang tidur. Ketika kandungan memasuki usia 32 minggu, bayi yang bertambah besar juga akan tidak terlalu aktif bergerak karena ruang geraknya di dalam rahim Anda semakin sempit.
 03 Jul 2018    11:00 WIB
Berbagai Metode Mencegah Kehamilan
Jaman dulu orang berpendapat "banyak anak, banyak rejeki." Namun, di jaman ini seringkali orang berpikir untuk membatasi jumlah anak mereka karena mungkin sisi ekonomi atau alasan lainnya. Pemerintah sendiri ada suatu program yang disebut dengan Keluarga Berencana dengan slogan "Dua anak cukup." Apapun itu yang menjadi pertimbangan untuk mencegah kehamilan, berikut adalah beberapa metode yang ada 1.         Cara alami Ini adalah cara tradisional yang tidak membutuhkan obat atau alat tertentu untuk mencegah kehamilan. Pertama adalah pantang melakukan atau menghindari hubungan seksual. Kedua adalah dengan senggama putus atau disebut juga coitus interruptus yaitu suatu metode dengan cara menarik penis dari vagina sebelum mengalami ejakulasi. Teori atau tujuannya adalah agar sperma tidak masuk atau tersimpan ke dalam vagina yang bisa mengakibatkan kehamilan. Cara senggama putus ini memerlukan pengendalian diri sehingga ketika menarik penis dari vagina pada waktu yang tepat. Namun juga perlu dipahami bahwa cara ini tidak sepenuhnya efektif karena tergantung pengendalian dan waktu yang tepat tadi. Menurut the United States Health and Human Services (HHS) Office for Population Affairs, dari 100 wanita yang menggunakan metode ini, 20 diantaranya hamil. Sedangkan penelitian lainnya dari 100 perempuan, 28 diantaranya hamil. Jadi tingkat keberhasilannya sekitar 80%. Namun, ada pasangan yang berpendapat bahwa metode ini mengganggu kesenangan seksual karena harus ejakulasi di luar yang menuntut untuk mengendalikan diri. 2.         Menggunakan alat bantu Kondom Alat bantu yang umum dipakai adalah kondom yang terbuat dari latek. Kondom bukan saja mencegah sperma masuk ke dalam vagina, namun juga mencegah penularan penyakit yang disebabkan dari hubungan seksual. Saat ini ada kondom untuk pria dan juga kondom untuk wanita. Untuk kondom pria tingkat efektifitas mencegah kehamilan 82% sedangkan kondom wanita 79%. Diafragma Alat lainnya disebut dengan diafragma yaitu karet yang berbentuk kubah yang dimasukan ke dalam vagina dan bersifat elastis. Tingkat keefektifan dalam mencegah kehamilan sekitar 88% jika digunakan dengan spermisida dan sekitar 77% - 83% jika digunakan tanpa spermisida. Cervical Cap Cervical cap atau tutup serviks ini memiliki bentuk seperti tudung saji yang terbuat dari karet latek. Alat ini diletakan di atas serviks atau dinding Rahim dengan tujuan untuk menghalabi sperma masuk. Tingkat keefetifannya 77%-83% dan jika digunakan dengan spermisida sekitar 88%.   3.         Suntikan Suntikan ini perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tujuan dari suntikan ini adalah menghentikan wanita untuk melepaskan sel telurnya agar tidak terjadi kehamilan. Tingkat keefektifannya sekitar 94%   4.         Pil kontrasepsi Pil ini harus dikonsumsi setiap hari. Pil ini merupakan kombinasi dari dua hormone yaitu estrogen dan progestin yang berfungsi untuk menghentikan ovulasi dan juga membuat dinding rahim lebih tipis. Tingkat keefektifannya antara 91%-95%.   Ini adalah sebagian dari metode mencegah kehamilan. Masih ada cara-cara lainnya seperti implant maupun vasektomi. Selain itu juga masih ada alat bantu lainnya baik yang sifatnya hormonal maupun non-hormonal. Sebab itu jika sobat sehat ingin mengenal lebih jauh dan mana yang lebih sesuai, ada baiknya sobat sehat bisa konsultasi ke dokter yang bersangkutan.