Your browser does not support JavaScript!
 03 Feb 2021    14:30 WIB
Berbagai Metode Mencegah Kehamilan
Jaman dulu orang berpendapat "banyak anak, banyak rejeki." Namun, di jaman ini seringkali orang berpikir untuk membatasi jumlah anak mereka karena mungkin sisi ekonomi atau alasan lainnya. Pemerintah sendiri ada suatu program yang disebut dengan Keluarga Berencana dengan slogan "Dua anak cukup." Apapun itu yang menjadi pertimbangan untuk mencegah kehamilan, berikut adalah beberapa metode yang ada 1. Cara alami Ini adalah cara tradisional yang tidak membutuhkan obat atau alat tertentu untuk mencegah kehamilan. Pertama adalah pantang melakukan atau menghindari hubungan seksual. Kedua adalah dengan senggama putus atau disebut juga coitus interruptus yaitu suatu metode dengan cara menarik penis dari vagina sebelum mengalami ejakulasi. Teori atau tujuannya adalah agar sperma tidak masuk atau tersimpan ke dalam vagina yang bisa mengakibatkan kehamilan. Cara senggama putus ini memerlukan pengendalian diri sehingga ketika menarik penis dari vagina pada waktu yang tepat. Namun juga perlu dipahami bahwa cara ini tidak sepenuhnya efektif karena tergantung pengendalian dan waktu yang tepat tadi. Menurut the United States Health and Human Services (HHS) Office for Population Affairs, dari 100 wanita yang menggunakan metode ini, 20 diantaranya hamil. Sedangkan penelitian lainnya dari 100 perempuan, 28 diantaranya hamil. Jadi tingkat keberhasilannya sekitar 80%. Namun, ada pasangan yang berpendapat bahwa metode ini mengganggu kesenangan seksual karena harus ejakulasi di luar yang menuntut untuk mengendalikan diri. 2. Menggunakan alat bantu Kondom Alat bantu yang umum dipakai adalah kondom yang terbuat dari latek. Kondom bukan saja mencegah sperma masuk ke dalam vagina, namun juga mencegah penularan penyakit yang disebabkan dari hubungan seksual. Saat ini ada kondom untuk pria dan juga kondom untuk wanita. Untuk kondom pria tingkat efektifitas mencegah kehamilan 82% sedangkan kondom wanita 79%. Diafragma Alat lainnya disebut dengan diafragma yaitu karet yang berbentuk kubah yang dimasukan ke dalam vagina dan bersifat elastis. Tingkat keefektifan dalam mencegah kehamilan sekitar 88% jika digunakan dengan spermisida dan sekitar 77% - 83% jika digunakan tanpa spermisida. Cervical Cap Cervical cap atau tutup serviks ini memiliki bentuk seperti tudung saji yang terbuat dari karet latek. Alat ini diletakan di atas serviks atau dinding Rahim dengan tujuan untuk menghalabi sperma masuk. Tingkat keefetifannya 77%-83% dan jika digunakan dengan spermisida sekitar 88%. 3. Suntikan Suntikan ini perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tujuan dari suntikan ini adalah menghentikan wanita untuk melepaskan sel telurnya agar tidak terjadi kehamilan. Tingkat keefektifannya sekitar 94% 4. Pil kontrasepsi Pil ini harus dikonsumsi setiap hari. Pil ini merupakan kombinasi dari dua hormone yaitu estrogen dan progestin yang berfungsi untuk menghentikan ovulasi dan juga membuat dinding rahim lebih tipis. Tingkat keefektifannya antara 91%-95%. Ini adalah sebagian dari metode mencegah kehamilan. Masih ada cara-cara lainnya seperti implant maupun vasektomi. Selain itu juga masih ada alat bantu lainnya baik yang sifatnya hormonal maupun non-hormonal. Sebab itu jika sobat sehat ingin mengenal lebih jauh dan mana yang lebih sesuai, ada baiknya sobat sehat bisa konsultasi ke dokter yang bersangkutan.
 13 Nov 2020    13:00 WIB
15 Tips Cara Agar Cepat Hamil dan Punya Anak
Tips Cara Agar Cepat Hamil berikut,bisa dicoba bagi yang ingin supaya segera punya Anak, (Posisi, Waktu berhubungan, dll.), disertai dengan Doa juga ya… 1. Meningkatkan Kesuburan Suami IstriBeberapa makanan berikut mengandung nutrisi dan vitamin yang bagus untuk membantu suami istri agar cepat hamil. Untuk menjaga kesuburan rahim istri, misal: kecambah, alpukat, ayam, dan susu. Sementara untuk meningkatkan kualitas sperma suami, misal ikan, telur, daging, dsb. 2. Frekuensi BerhubunganSebaiknya berhubungan suami istri dilakukan dengan frekuensi sewajarnya, jika terlalu sering maka suami terlalu sering ejakulasi, sehingga mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dikeluarkan . 3. Posisi BerhubunganPosisi yang berpeluang besar agar istri cepat hamil, adalah posisi yang memungkinkan agar sperma dapat berenang cepat melintasi rongga rahim menuju sel telur yaitu posisi suami di atas, hindari posisi istri diatas karena gravitasi akan menghambat sperma bertemu sel telur 4. Berbaring Setelah BerhubunganIstri dianjurkan tetap berbaring beberapa saat setelah berhubungan, untuk memperbesar peluang cepat hamil. Sebaiknya istri kencing sebelum berhubungan agar setelahnya tidak tergesa-gesa bangkit n pergi ke kamar mandi. 5. Nikmati Hubungan Suami IstriMulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk cepat hamil saja tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya. Coba beberapa variasi posisi dan lokasi untuk meningkatkan mood Anda berdua. 6. Hindari pelicinAlat bantu pelicin mengandung komponen-komponen yang bisa merusak sperma sehingga tidak dianjurkan untuk pasangan yang ingin segera hamil. 7. Ketahui Masa Subur IstriMasa subur adalah waktu dimana sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika suami istri berhubungan saat istri sedang masa subur, akan memperbesar peluang cepat hamil. Bagi istri yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya, karena bisa dihitung dengan rumus menurut haid pertama. 8. Ukur Suhu BadanCara lain untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur, ukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer yang diletakkan di vagina selama lima menit. Suhu tubuh yang normal berkisar antara 35,5 – 36 derajat celcius. Di masa subur, suhu tubuh akan sedikit naik menjadi 37 – 38 derajat celcius. 9. Lendir KesuburanCara lain mengetahui masa subur adalah mengecek lendir kesuburan vagina (cervical mucus). Cara melihatnya bisa dengan menggunakan tisu atau jari bersih. Jika terdapat lendir kesuburan di vagina Anda, itu pertanda Istriberada dalam puncak masa subur 10. Tes KesuburanCara praktis mengetahui kesuburan bisa dengan alat penghitung masa subur yang dijual di pasaran. Alat ini akan mengukur kadar hormon pada air kencing. Hasil tes bisa dilihat dengan tanda tertentu, yang menyatakan Anda sedang berada pada masa subur atau tidak. 11. Jaga Berat BadanBerat badan terlalu kurus juga akan mempengaruhi hormon kesuburan. Demikian juga jika terlalu gemuk. Hubungi bidan/dokter, untuk mengetahui berat badan tubuh yang ideal . 12. OlahragaTerlalu banyak olahraga juga kurang baik buat kesuburan, jadi sebaiknya dilakukan secukupnya saja. olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30 menit biasanya sudah cukup. Jalan pagi merupakan salah satu contoh olahraga ringan yang dianjurkan. 13. Gaya hidup sehatCek kembali gaya hidup (pola makan, asap rokok, penggunaan obat sembarangan) Misalnya, jika perokok atau dekat dengan perokok, sebaiknya hindari. Gaya hidup lain yang juga sebaiknya kita hindari adalah pemakaian obat-obatan sembarangan serta minuman alkohol secara berlebihan. 14. Rileks dan JalaniKeinginan yang sangat kuat untuk segera hamil bisa membuat Anda stres. Padahal stress bisa membuat seseorang kehilangan selera untuk berhubungan seks dan membuat daya tahan tubuh juga menurun. Maka cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba berdoa, pasrah dan ikhlas. Percaya Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik, selebihnya adalah di luar kekuasaan Anda. 15. Kapan perlu konsultasi ke dokterBila pasangan suami istri sudah menikah 1 tahun dengan frekuensi hubungan yang cukup, belum juga hamil, saatnya konsultasi ke dokter, agar bisa diketahui bagaimana jalan yang terbaik. Semoga Bermanfaat…
 07 Sep 2020    17:00 WIB
Stretch Mark Akibat Kehamilan
Kehamilan dan persalinan mempengaruhi berbagai hal dalam hidup anda, mulai dari waktu tidur anda, kegiatan anda, pekerjaan anda, dan keadaan tubuh anda. Hal yang paling sering dikeluhkan oleh banyak ibu adalah timbulnya stretch mark. Stretch mark biasanya tetap ada setelah anda melahirkan.   Mengapa Stretch Mark Terjadi ? Stretch mark terjadi akibat bagian tubuh anda membesar melebihi kemampuan elastisitas kulit anda, yang menyebabkan serat elastik di bawah permukaan kulit anda robek dan menimbulkan stretch mark. Timbulnya stretch mark dipengaruhi oleh seberapa cepat berat badan anda bertambah dan seberapa banyak berat badan anda bertambah. Semakin cepat peningkatan berat badan anda terjadi, maka stretch mark semakin cepat terbentuk.   Di Mana Saja Stretch Mark Dapat Terbentuk ? Selain perut, stretch mark juga dapat terjadi pada daerah dada, paha, bokong, dan lengan atas. Stretch mark biasanya berwarna merah muda, merah, atau ungu selama kehamilan dan menjadi putih atau keabuan setelah melahirkan.   Kapan Stretch Mark Mulai Timbul ? Stretch mark biasanya mulai timbul pada bulan keenam atau ketujuh kehamilan anda. Pembentukan stretch mark juga dipengaruhi oleh faktor genetik, artinya bila ibu anda mempunyai stretch mark saat hamil, maka anda juga akan mengalaminya.   Adakah Cara Mencegah Timbulnya Stretch Mark ? Sayangnya, tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya stretch mark saat kehamilan. Semua krim atau pengobatan anti stretch mark sama sekali tidak berpengaruh. Akan tetapi, bukan berarti tidak diperlukan pemakaian krim atau body lotion yang membuat kulit anda lembab dan elastis. Banyak minum air putih juga membantu menjaga kulit anda agar tidak kering. Menjaga kelembaban dan elastisitas kulit anda tetap penting. Kadang, penggunaan body lotion dapat mengurangi rasa gatal akibat timbulnya stretch mark pada kulit. Sebagian stretch mark dapat memudar seiring dengan berlalunya waktu, akan tetapi ada juga stretch mark yang tidak memudar. Penggunaan gel yang mengandung ekstrak bawang dan asam hialuronik dapat membantu memudarkan warna stretch mark setelah penggunaan selama 12 minggu. Menurut para ahli, saat terbaik perawatan stretch mark adalah saat stretch mark masih berwarna merah. Baca juga: Para Bumil, Ayo Cegah Stretch Mark Dari Sekarang!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 19 Aug 2020    09:00 WIB
Pentingnya Perawatan Gigi Selama Kehamilan
Kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut ibu, di mana dapat terjadi pembengkakan gusi dan gusi berdarah. Selain itu, hormon yang diproduksi selama kehamilan juga dapat membuat gigi anda lebih mudah terserang plak. Perawatan Gigi Sebelum Hamil Periksakanlah kesehatan gigi anda sebelum kehamilan. Dengan demikian, anda dapat mengetahui keadaan kesehatan gigi anda dan berbagai gangguan kesehatan yang ada sehingga anda dapat mengatasi berbagai masalah tersebut sebelum kehamilan terjadi. Perawatan Gigi Selama Kehamilan Beberapa hal yang harus anda lakukan dalam merawat kesehatan gigi anda selama kehamilan adalah: Beritahukanlah pada dokter gigi anda bahwa anda sedang hamil dan jangan melakukan pemeriksaan gigi pada trimester pertama kehamilan dan pada saat kehamilan anda telah berusia 30 minggu karena saat-saat ini merupakan saat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi anda. Anda dapat melakukan pemeriksaan gigi rutin pada trimester kedua. Semua tindakan pencabutan atau penambalan atau tindakan lainnya yang tidak perlu dilakukan dengan segera dapat ditunda hingga anda telah melahirkan Beritahukan pada dokter gigi anda setiap obat yang anda konsumsi Hindari melakukan foto rontgen apapun selama kehamilan Hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol Lakukanlah pemeriksaan gigi secara teratur selama trimester kedua kehamilan karena kehamilan menyebabkan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan pada gusi Perhatikan setiap perubahan pada gusi anda selama kehamilan Jagalah kebersihan mulut dan gigi anda untuk mencegah dan atau mengurangi berbagai gangguan kesehatan mulut Jika rasa mual dan muntah di pagi hari membuat anda sulit menyikat gigi anda, gantilah pasta gigi anda dengan pasta gigi yang tidak berasa selama kehamilan. Anda juga dapat mencoba membersihkan mulut anda dengan air dan tunggulah sekitar 1 jam sebelum mulai menyikat gigi Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah agar anda menghindari berbagai makanan manis. Keinginan atau mengidam makanan manis sering terjadi selama kehamilan. Akan tetapi, ingatlah bahwa semakin banyak anda memakan makanan tersebut maka semakin besar pula resiko kerusakan gigi anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi juga dapat ditularkan dari ibu pada anak. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang selama kehamilan. Gigi bayi anda akan mulai berkembang saat kehamilan anda telah memasuki usia 3 bulan. Konsumsilah berbagai makanan kaya kalsium dan vitamin D seperti susu dan produknya, keju, dan yogurt bagi perkembangan gigi, gusi, dan tulang bayi anda.   Perawatan Gigi Setelah Melahirkan Bila anda mengalami gangguan kesehatan mulut apapun, baik pada gigi dan gusi, segera periksakan diri anda setelah melahirkan untuk memperoleh penanganan yang mungkin tidak dapat dilakukan selama kehamilan.    Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 27 Apr 2020    16:00 WIB
Susah Tidur Selama Hamil ?
Wanita hamil seringkali mengalami gangguan tidur di malam hari dan merasa sangat lelah di siang hari pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, seringnya buang air kecil dan rasa mual muntah di pagi hari dapat mengganggu tidur anda. Pada saat kehamilan anda mulai membesar, mimpi buruk dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda dapat membuat anda sulit tidur dengan nyenyak. Setelah melahirkan, bayi anda yang baru lahir atau depresi paska melahirkan juga dapat mengganggu tidur anda.   Penyebab Gangguan Tidur Selama Kehamilan Gangguan tidur pada saat kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda. Kedua hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur anda. Anda mungkin sulit menemukan posisi tidur yang nyaman atau di saat telah menemukan posisi tidur yang nyaman, anda ingin buang air kecil.   Gangguan Tidur Pada Trimester I Kehamilan (1-12 Minggu) Beberapa hal yang menyebabkan gangguan tidur pada saat awal kehamilan anda adalah: Sering terbangun karena ingin buang air kecil Rasa tidak nyaman pada tubuh atau stress secara emosional selama kehamilan Waktu tidur siang yang lebih lama   Gangguan Tidur Pada Trimester II Kehamilan (13-27 Minggu) Kualitas tidur anda akan membaik begitu anda memasuki trimester kedua kehamilan anda karena berkurangnya keinginan untuk buang air kecil di malam hari. Hal ini terjadi karena bayi anda telah semakin membesar dan bergerak ke atas sehingga tekanan pada kandung kemih anda menjadi berkurang. Akan tetapi, anda tetap dapat mengalami gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman pada tubuh anda atau akibat stress emosional.   Gangguan Tidur Pada Trimester III Kehamilan (28-40 Minggu)   Tidur anda akan sangat terganggu saat anda memasuki trimester ketiga kehamilan anda. Hal ini dapat disebabkan oleh: Rasa tidak nyaman karena perut anda yang besar Adanya rasa seperti terbakar di dada, kram pada kaki, dan tersumbatnya sinus Sering buang air kecil di malam hari karena posisi bayi anda kembali berubah dan kembali menekan kandung kemih anda   Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 15 Nov 2019    16:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4)
Tentunya anda merasa penasaran mengenai apa saja yang terjadi pada janin anda selama berada dalam kandungan. Selain itu, anda juga tentu ingin mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi di pada tubuh anda. Di bawah ini, akan dijelaskan mengenai perkembangan yang akan anda alami selama kehamilan.   Minggu 1 dan 2 Bayi: bayi anda masih sangat kecil saat ini. Sulit untuk mengetahui kapan pembuahan terjadi, oleh karena itu, dokter biasanya menghitung usia kehamilan anda berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir anda. Dengan demikian, dokter juga dapat memperkirakan kapan kira-kira anda akan melahirkan. Ibu: setiap bulannya tubuh anda menghasilkan satu buah telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Telur ini pada mulanya tersimpan di dalam ovarium dan akan matang setiap bulannya dan kemudian bergerak ke saluran telur untuk dibuahi. Jika siklus menstruasi anda adalah 28 hari, maka waktu subur anda kira-kira adalah pada hari ke 13-15 setelah menstruasi terakhir. Bila anda berencana untuk hamil dan sedang hamil, dianjurkan untuk mengkonsumsi 400-800 mcg asam folat setiap harinya untuk mencegah terjadinya kelainan saraf bawaan (spina bifida).   Minggu 3 Bayi: pada saat ini, sudah mulai terbentuk morula, walaupun masih sangat kecil, kira-kira seujung jarum. Morula belum tampak seperti janin atau bayi, morula merupakan kumpulan sel-sel yang terus menduplikasikan diri. Lapisan luar morula nantinya akan berkembang menjadi plasenta, sedangkan bagian dalamnya akan menjadi janin. Ibu: anda tidak akan mengetahui bahwa anda sedang hamil, karena pada saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun dan menstruasi anda belum terlambat.   Minggu 4 Bayi: morula telah berkembang menjadi embrio dan bergerak menuju rahim anda untuk melakukan penempelan. Ibu: pada saat ini, anda seharusnya sudah mengalami menstruasi, tetapi bila anda hamil, maka anda tidak akan mendapat menstruasi. Menstruasi yang terlambat dapat merupakan tanda awal kehamilan. Sampai saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun, kecuali mungkin adanya bercak yang keluar dari kemaluan anda. bercak ini merupakan akibat dari penempelan embrio pada rahim anda. Pada minggu ke 4 ini, plasenta dan air ketuban sudah mulai terbentuk di dalam rahim anda.   Bulan 1 Kehamilan Pada bulan pertama kehamilan, telur yang telah dibuahi akan berkembang dan terbentuklah suatu kantong berisi cairan di sekeliling telur yang telah dibuahi ini. Kantong berisi cairan ini disebut kantong amnion, yang membantu menjaga embrio anda dari benturan. Plasenta juga mulai berkembang. Plasenta adanya suatu jaringan bulat dan datar yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi dari ibu kepada bayinya, serta sebagai tempat mengeluarkan berbagai hasil metabolisme janin. Embrio telah berkembang, membentuk wajah dengan lingkaran gelap yang nantinya akan menjadi mata. Mulut, rahang bawah, dan tenggorokan masih sedang berkembang. Sel darah dan sistem sirkulasi juga mulai berkembang. Pada akhir minggu ke 4, bayi anda telah berukuran sekitar 0.6 cm, lebih kecil daripada sebutir beras.  Baca juga: Belum Ingin Hamil? Bisa Dicoba Pengendali Kehamilan Tanpa Hormon Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : webmd
 26 Sep 2019    11:00 WIB
Olahraga Saat Hamil Banyak Manfaatnya Bagi Ibu dan Bayi
Sayangnya, kebanyakan wanita hamil takut untuk berolahraga karena mereka berpikir hal ini dapat membahayakan janin. Berolahraga ketika Anda sedang hamil sebenarnya baik untuk Anda dan bayi Anda, tetapi Anda harus memperhatikan jenis latihan apa yang akan Anda lakukan. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes gestasional (kencing manis saat hamil), membantu mengendalikan hormon dan membantu Anda untuk mempersiapkan tenaga saat persalinan. Tapi, sebelum memulai program kebugaran Anda, Anda harus berbicara dengan dokter spesialis kandungan Anda tentang rencana untuk berolahraga selama masa kehamilan dan mengetahui semua informasi dan rekomendasi yang diperlukan. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan yang baik mengapa Anda harus berolahraga saat hamil: 1.      Memperkuat tubuh dan pikiran Ketika Anda berolahraga, Anda memperkuat pikiran, tubuh dan mempersiapkan tubuh Anda untuk masa persalinan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga selama masa kehamilan dapat mengurangi waktu persalinan. Proses persalinan yang Anda alami bisa menjadi lebih cepat begitupula dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Jadi jika dokter sudah menganjurkan Anda untuk berolahraga, apa lagi yang Anda tunggu? 2.      Meningkatkan aktivitas otak bayi Anda Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Montreal pada tahun 2013 menunjukkan bahwa 20 menit latihan ringan, 3 kali seminggu, dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda. Sebelum penelitian ini, orang hanya tahu bahwa olahraga dapat meningkatkan aktivitas otak mereka, bukan otak bayi mereka. Maka ini adalah alasan penting untuk berolahraga selama kehamilan. 3.      Tidur yang lebih baik Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur selama masa kehamilan, terutama dalam tiga bulan terakhir kehamilan, olahraga dapat membantu Anda. Jangan khawatir kebanyakan wanita hamil memang memiliki masalah tidur dan tidak hanya Anda. Jika Anda menemukan diri Anda sulit tidur saat malam hari. Maka lakukan konsultasi dengan dokter Anda dan pertimbangkan untuk berolahraga. Dengan berolahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan lebih mudah terlelap. 4.      Meringankan nyeri punggung Nyeri punggung selama masa kehamilan sebenarnya merupakan keluhan umum dari hampir semua wanita hamil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati rasa sakit ini dan olahraga adalah salah satu caranya, Dengan berolahraga selama masa kehamilan Anda, dapat membantu mengurangi nyeri punggung atau bahkan menghilangkannya Untuk memperkuat inti tubuh Anda, Anda cukup melakukan plank. Jangan berbaring telentang saat Anda berolahraga, karena ini menurunkan aliran darah ke bayi Anda. 5.      Mengurangi risiko diabetes gestasional Pada masa kehamilan ada beberapa ibu hamil yang bisa mengalami diabetes gestasional dimana terjadi peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan yang bisa berujung ke masalah kencing manis. Untuk membantu menghindari hal ini, pastikan Anda makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur. Tentu, tidak ada jaminan yang pasti karena diabetes gestasional dipengaruhi faktor genetik. Namun, Anda masih dapat menurunkan risiko Anda dengan menjaga berat badan Anda tetap normal untuk ibu hamil, berolahraga, dan mengonsumsi hanya makanan sehat. 6.      Lebih mudah kembali ke berat badan semula setelah melahirkan Saat hamil maka akan terjadi kenaikan berat badan yang cukup signifikan, bisa sekitar 15-20 kg atau bahkan lebih. Setelah melahirkan biasanya agak sulit untuk langsing kembali seperti semula. Tetapi bila Anda melakukan olahraga selama masa kehamilan, maka Anda mungkin mendapatkan kembali berat badan semula Anda seperti saat belum hamil. 7.      Seimbangkan hormon Anda Sejak hormon tubuh Anda berubah selama kehamilan Anda, jangan heran jika Anda merasa bahwa emosi Anda turun naik dan tidak menentu. Untuk mengurangi perubahan suasana hati Anda, cobalah berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu menyeimbangkan hormon Anda serta meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti yang Anda lihat, olahraga tidak buruk bagi wanita hamil. Cukup ikuti panduan dokter Anda, mendengarkan tubuh Anda, dan menikmati olahraga ringan serta jangan lupa untuk minum cukup air untuk tetap terhidrasi. Baca juga: Tanda-Tanda Awal Kalau Anda Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womanitely
 19 Feb 2019    11:00 WIB
Mengapa Anda Belum Bisa Punya Anak?
Kehadiran anak dalam sebuah keluarga tentunya merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan dan ditunggu-tunggu bukan? Namun demikian, masih banyak pasangan suami istri yang belum juga dikaruniai momongan walaupun telah lama menikah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai gangguan yang ada pada diri sang suami maupun sang istri. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang membuat seorang wanita sulit hamil.   Sakit Saat seorang wanita sakit atau menderita gangguan kesehatan tertentu, apapun itu, maka hal ini pun akan sangat mempengaruhi kemungkinannya untuk hamil. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan seorang wanita sangat mempengaruhi kemungkinannya untuk hamil.   Baca Juga: Gangguan Tidur Saat Hamil dan Setelah Melahirkan   Menstruasi Tidak Teratur Menstruasi yang tidak teratur juga dapat mempengaruhi kemungkinan seorang wanita untuk hamil. Bila selama ini menstruasi Anda selalu tidak teratur, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter kandungan untuk mengetahui apa penyebabnya dan penanganan apa yang Anda perlukan agar periode menstruasi Anda menjadi lebih teratur. Hal ini dikarenakan menstruasi yang tidak teratur menyebabkan sel telur tidak dilepaskan setiap bulannya, sehingga Anda pun lebih sulit hamil.   Usia Anda tentunya telah mengetahui bahwa seorang wanita memiliki usia subur yang sudah tertentu, yaitu sebelum ia memasuki masa menopause. Akan tetapi, saat seorang wanita berusia lebih dari 35 tahun, ia juga akan menjadi lebih sulit hamil.   Gangguan Pada Saluran Telur Gangguan pada saluran telur (tempat di mana sperma dan sel telur matang bertemu), dapat mencegah terjadinya pertemuan di antara sperma dan sel telur. Hal ini tentu saja akan membuat kehamilan lebih sulit terjadi. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan atau kerusakan pada saluran telur adalah infeksi panggul, endometriosis, dan jaringan parut yang terbentuk paska operasi.   Perubahan Kadar Hormonal Sejumlah wanita memang menderita gangguan ovulasi karena kadar hormonnya yang tidak seimbang. Hal ini akan membuat pelepasan sel telur dari indung telur dan penebalan dinding rahim sebagai persiapan kehamilan tidak terjadi. Gangguan keseimbangan hormonal ini biasanya dapat diketahui melalui pemeriksaan darah.   Gangguan Pada Leher Rahim Beberapa orang wanita mungkin mengalami suatu gangguan pada leher rahimnya (serviks), misalnya karena produksi lendir yang abnormal atau akibat tindakan pembedahan pada leher rahim, yang membuat sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim. Keadaan ini biasanya dapat diatasi dengan melakukan inseminasi buatan.   Gangguan Pada Rahim Bentuk rahim yang abnormal juga dapat membuat kehamilan lebih sulit terjadi. Selain itu, adanya polip atau mioma rahim (tumor jinak rahim) juga dapat membuat kehamilan lebih sulit terjadi.   Kemandulan Tanpa Penyebab yang Jelas Yang dimaksud dengan kemandulan tanpa penyebab yang jelas di sini adalah para dokter tidak dapat menemukan adanya gangguan apapun pada organ reproduksi seorang wanita, tetapi entah mengapa kehamilan tetap tidak dapat terjadi. Keadaan ini telah mengenai sekitar 20% pasangan suami istri di dunia.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: carabaruku, webmd
 31 Jan 2019    08:00 WIB
Mengapa Kaki Wanita Hamil Membengkak ?
Pembengkakan kaki pada wanita hamil merupakan hal yang normal terjadi karena jumlah cairan di dalam tubuh Anda lebih banyak daripada biasanya. Selain itu, rahim Anda yang terus membesar juga akan menekan pembuluh vena di daerah panggul dan vena cava (pembuluh vena besar yang terletak pada bagian kanan tubuh yang berfungsi untuk membawa darah dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung). Hal ini akan membuat darah dari kaki lebih sulit kembali ke jantung, sehingga kaki Anda pun menjadi bengkak. Oleh karena itu, pembengkakan kaki biasanya terjadi pada saat Anda memasuki trimester ketiga. Pembengkakan ini dapat menjadi sangat parah bila Anda juga memiliki cairan ketuban yang berlebihan atau hamil anak kembar. Pembengkakan biasanya akan semakin memburuk pada akhir hari dan saat cuaca panas. Pembengkakan ini akan dengan cepat menghilang setelah Anda melahirkan karena tubuh Anda akan segera mengeluarkan kelebihan cairan di dalamnya. Anda mungkin akan menjadi lebih sering buang air kecil dan berkeringat pada beberapa hari pertama paska melahirkan.   Kapan Saya Perlu Merasa Khawatir? Selain kaki, Anda juga mungkin akan mengalami pembengkakan pada tangan Anda. Akan tetapi, segera cari pertolongan medis bila Anda juga mengalami pembengkakan pada wajah atau mata, tangan sangat membengkak, atau kaki sangat membengkak karena ketiganya dapat merupakan gejala dari preeklampsia, yang merupakan suatu gangguan yang serius. Selain itu, segera cari pertolongen medis bila Anda menyadari salah satu kaki Anda lebih bengkak daripada kaki lainnya, terutama bila Anda juga mengalami nyeri pada daerah betis atau paha. Hal ini dapat merupakan gejala dari adanya bekuan darah pada pembuluh darah Anda.   Baca juga: Kaki Terasa Kebas Saat Hamil, Normalkah?                                                                     Tips Untuk Mengatasi Pembengkakan Pada Kaki Anda dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah Anda dengan berbaring pada posisi miring ke kiri (karena vena cava terletak pada bagian kanan tubuh). Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi pembengkakan pada kaki, seperti: Angkat kaki Anda sesering mungkin. Di tempat kerja, letakkanlah bangku kecil atau tumpukan buku agar kaki Anda tidak menggantung Jangan menyilangkan kaki atau pergelangan kaki Anda saat duduk Regangkan kaki Anda cukup sering saat duduk Jangan terlalu lama duduk atau berdiri. Berjalanlah sebentar sehingga aliran darah tidak berkumpul pada kaki Gunakan alas kaki yang nyaman, yang dapat melebar mengikuti kaki Anda yang membengkak Jangan menggunakan kaos kaki atau stocking ketat pada pergelangan kaki atau beits Gunakan stocking penyanggah khusus ibu hamil. Gunakan sebelum Anda bangun dari atas ranjang sehingga darah tidak memiliki kesempatan berkumpul di sekitar pergelangan kaki Anda Minumlah banyak air putih. Berolahragalah secara teratur, terutama berjalan kaki, berenang, atau bersepeda Makan dengan baik dan hindari junk food   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: babycenter
 24 Jan 2019    14:00 WIB
Kehamilan dan Epilepsi
Tentunya anda sering bertanya apakah wanita penderita epilepsi dapat hamil atau apakah mereka dapat tetap mengkonsumsi berbagai obat anti kejang selama kehamilannya atau apakah yang harus dilakukan bila serangan kejang terjadi saat kehamilan. Memang tidak mudah bagi wanita penderita epilepsi untuk hamil. Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebabnya, yaitu: Peningkatan resiko kemandulan. Hal ini disebabkan oleh lebih tingginya wanita penderita epilepsi untuk menderita sindrom ovarium polikistik (adanya beberapa kista di dalam indung telur) Menstruasi tidak teratur Periode anovulasi, di mana tidak adanya produksi sel telur setiap bulannya, sehingga menyulitkan proses pembuahan karena tidak ada sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma Efek samping obat anti kejang seringkali mempengaruhi produksi hormon oleh indung telur yang menyebabkan penurunan kesuburan Gangguan keseimbangan hormon yang mendukung kehamilan Berbagai hal di atas menyebabkan wanita penderita epilepsi untuk hamil. Bila akhirnya kehamilan terjadi, maka serangan kejang harus dikendalikan dengan baik. Kejang dapat mengganggu perkembangan bayi anda. Saat anda kejang, bayi anda mungkin mengalami kekurangan oksigen, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya keguguran atau kelahiran mati. Wanita penderita epilepsi dianjurkan untuk mengkonsumsi setidaknya 400 mcg asam folat sebelum dan selama hamil.   Obat Anti Kejang yang Dapat Digunakan Selama Kehamilan Sebagian besar obat anti kejang menyebabkan terjadinya kelainan bawaan pada bayi. Walaupun terdapat beberapa obat yang memiliki resiko yang lebih rendah. Asam valproat dan fenobarbital beresiko tinggi menyebabkan terjadinya spina bifida (kelainan saraf) pada bayi. Sementara, karbamazepin dan lamotrigine mempunyai resiko yang lebih rendah. Selama kehamilan, terjadi peningkatan metabolisme obat. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya serangan kejang akibat dosis obat yang rendah di dalam darah. Untuk mengatasi hal ini diperlukan dosis obat yang lebih besar, akan tetapi hal ini dapat meningkatkan resiko pada bayi anda. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat oleh dokter anda selama kehamilan. Penggunaan kombinasi obat anti kejang selama kehamilan dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan pada bayi anda. Oleh karena itu, dokter biasanya hanya menyarankan penggunaan satu macam obat anti kejang. Bila anda mengkonsumsi dua atau lebih obat anti kejang saat ini dan ingin hamil, maka sebaiknya berkonsultasilah dahulu dengan dokter anda mengenai apa yang harus dilakukan. Penurunan atau penggantian obat anti kejang biasanya mulai dilakukan 1 tahun sebelum kehamilan. Penurunan dosis obat dilakukan secara bertahap. Penggantian obat anti kejang pun dilakukan secara bertahap. Jangan coba untuk menghentikan obat-obatan anda atau mengganti obat anda tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda karena hal ini dapat membahayakan diri anda dan bayi anda.   Pilihan Persalinan Wanita penderita epilepsi yang akan melahirkan memerlukan pengawasan lebih ketat karena kemungkinan terjadinya kejang selama proses persalinan, akan tetapi hal ini bukan berarti wanita penderita epilepsi tidak dapat melahirkan secara normal. Jika anda mengalami serangan kejang saat proses persalinan, dokter dapat memberikan obat anti kejang melalui infus. Akan tetapi, obat anti kejang dapat menyebabkan otot-otot rahim berelaksasi. Relaksasi otot rahim dapat menyebabkan terhambatnya proses persalinan. Bila hal ini terjadi maka dokter akan melakukan tindakan bedah Caesar. Baca juga: Tips Tidur Nyenyak Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang