Your browser does not support JavaScript!
 15 Jan 2021    19:00 WIB
5 Penyakit yang Sering Dialami Wanita
Wanita dan pria pada dasarnya memiliki risiko yang sama terhadap suatu penyakit. Namun, adanya perbedaan fisik dan mental yang membuat beberapa penyakit lebih berisiko menyerang wanita. Selain itu, beberapa faktor seperti perbedaan hormon, tingkat stres dan gaya hidup juga dapat menjadi pemicu. Kira-kira penyakit apa saja yang sering menyerang wanita? Baca selengkapnya! Lupus Lupus merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh autoimun, sehingga membuat antibodi di dalam tubuh keliru menyerang sel atau organ tubuh yang sehat. Dilansir laman organisasi Lupus, penyakit ini lebih sering menyerang wanita ketimbang pria. Hal ini karena pria lebih banyak memproduksi zat protein yang membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat atau disebut gen HLA (Human Leukocyte Antigen).  Penyakit Menular Seksual Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita karena lapisan organ intim wanita cenderung lebih lembut, tipis dan sensitif dibandingkan dengan organ intim pria. Inilah yang membuat bakteri dan virus lebih mudah menyerang dan menembus masuk ke dalam vagina. Dampaknya akan muncul berbagai macam penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore dan radang pinggul di kemudian hari. Untuk itu, jagalah selalu kebersihan dan kesehatan organ intimmu ya.  Infeksi Saluran Kemih Bentuk anatomi tubuh wanita yang berhubungan dengan saluran kencing sangatlah berbeda dengan pria. Letak saluran kencing wanita sangat dekat dengan vagina dan rectum, sehingga memiliki risiko lebih tinggi terserang bakteri. Itulah mengapa, penyakit ini lebih sering menyerang wanita ketimbang pria. Selain itu, sering menahan buang air kecil juga meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran kemih.  Kanker Tiroid Penyakit ini lebih sering menyerang wanita yang diakibatkan karena adanya perubahan hormon pada sistem reproduksi perempuan. Dikutip dari laman Women’s Health, masalah tiroid harus segera ditangani karena bisa memengaruhi hormon-hormon tubuh lainnya. Akibatnya, menstruasi menjadi tidak teratur dan sulit hamil. Depresi Penyakit ini dipicu oleh perbedaan fisiologis tubuh wanita dengan pria, tingkat stres yang tinggi atau perubahan hormon yang cukup signifikan juga meningkatkan kemungkinan depresi pada wanita. Walau tidak menutup kemungkinan kalau pria juga dapat mengalami depresi.  Itu dia enam penyakit yang lebih sering menyerang wanita. Mulai sekarang, terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit-penyakit di atas.  Baca juga: Waspada Penyakit HPV
 13 Jan 2021    17:00 WIB
5 Sifat Wanita yang Disukai Pria
1. Selera humor yang baik Salah satu cara terbaik untuk merebut perhatian laki-laki adalah dengan menanggapi lelucon yang dilontarkan pria, bukan hanya sekadar menanggapinya. Jika Anda hanya tertawa saja di akhir setiap lelucon, apalagi jika kemudian Anda terdiam dan menunggu hingga mereka melontarkan lelucon lain, dapat membuat pria jadi tidak tertarik dengan Anda. Mereka membutuhkan teman untuk diajak bicara juga, bukan sekadar "penggemar". 2. Anda tak terobsesi dengan urusan penampilan Pria menyukai wanita yang peduli akan penampilannya, tapi bukan berarti Anda harus menjadi superficial, bukan? Pria menyukai saat Anda tahu bahwa kecantikan bukan hanya didapat dari penampilan, tapi juga kepercayaan diri tak peduli apa yang Anda kenakan. 3. Anda peduli kesehatan, tapi tak berlebihan Pastinya pria suka saat wanita yang disukainya memiliki tubuh yang bagus, tapi tidak demikian jika ia lebih banyak menghabiskan waktu di gym ketimbang dengan mereka. Mereka juga akan memaklumi jika Anda sesekali makan salad saat kencan, tapi bukan berarti Anda harus terus memesan salad di tiap kesempatan, bukan? 4. Anda passionate, tapi bukan fanatik Ketika seseorang amat passionate tentang sesuatu, hal itu sangat inspiratif bagi orang-orang di sekitarnya. Baik jika itu pekerjaan, hobi, atau lainnya, pria senang melihat seorang wanita passionate, bahkan berapi-api, saat membahas suatu hal yang penting baginya. Tentu saja, asalkan tidak berlebihan. 5. Anda memiliki hubungan pertemanan yang solid Bagi pria, mendekati seorang wanita yang dikelilingi teman-temannya memang terasa menakutkan, tapi mendekati a lone she-wolf bahkan lebih menakutkan lagi. Pria senang saat wanita yang disukainya memiliki support system yang solid saat Anda membutuhkannya, karena dari situ pula ia bisa "menentukan" karakter Anda saat berhubungan dengan orang lain. Baca juga: 4 Tanda Seorang Pria Telah Jatuh Cinta Pada Anda
 13 Jan 2021    15:00 WIB
Flirting Sama Dengan Selingkuh?
Berikut ini ada beberapa pendapat dari para wanita tentang apakah flirting itu termasuk kategori selingkuh seperti dikutip dari Herworld. Simak yuk! "Flirting itu versi lebih keren dari mild cheating. Saya menarik batas pada '1-second checking out', di mana pasangan boleh melirik perempuan lain dalam waktu 1 detik saja. Karena sebenarnya, kita biasanya tidak pernah menyadari bahwa kita sedang mengamati seseorang lebih lama dari seharusnya. Maksudnya, jika melakukan lebih dari itu, perasaan tertarik itu akan lebih mudah berubah jadi perasaan suka dan ingin mengenal orang tersebut lebih dalam. Nah, apalagi laki-laki, yang pada dasarnya gemar 'berburu'!" - Gemala Komara, 30, PR & Marketing Manager.  "Bagi saya batasnya ada pada kontak mata yang intens, saling menyentuh atau memuji tanpa alasan yang jelas. Bahkan, saya akan merasa lebih tersinggung kalau sampai orang sekitar turut menyadari ada sesuatu di antara mereka berdua dan menyuruh saya untuk melakukan sesuatu. Tapi sebenarnya kembali lagi ke pasangan saya: kalau ia bisa dipercaya, maka saya bisa sangat cuek. Kalau tidak, ya sudah, biar ia sama perempuan itu saja." - Vira, 31, Finance & Operation. "Kebetulan kita bekerja di industri yang sama, di mana kita berhubungan dengan klien berbeda setiap harinya dan sedikit flirting justru malah dibutuhkan agar transaksinya sukses (tertawa)! Tanpa bermaksud mengecilkan hubungan ataupun pekerjaan kita berdua, pada akhirnya kita saling percaya - bukan hanya pada hubungan kita, tapi juga diri masing-masing. We won't look the other way but at each other." - Elisabeth Nugroho, 27, IT Auditor.  "Flirting is a double standard! Intinya, tak apa bila saya yang sedikit lebih ramah kepada lawan jenis, tapi lain lagi ceritanya kalau tunangan saya yang begitu. Ini alasannya: saya tahu di mana batasan saya. Saya yang tahu apakah saya ingin bertindak lebih jauh atau tidak. Tapi lain lagi dengan pasangan, di mana saya hanya bisa berasumsi. Seringkali kenyataan lebih buruk dari asumsi tersebut, meskipun pasangan juga flirting tanpa ada maksud apa-apa di baliknya. Bagi perempuan, rasanya itu selalu 'kelewatan' meski ia hanya sedikit genit." - Adinda Viraya, 28, Flight Attendant. "Selama tidak dilakukan di depan saya, tak apa-apa. Kalau hanya 'gombal-gombalan' semata untuk bercanda sih, menurut saya biasa saja. Bersikap ramah kepada lawan jenis juga tak masalah, tapi kalau sudah mulai ada sentuhan secara fisik... no way! Semua kegiatan 'lanjutan' dari pembicaraan seperti mengirim SMS atau menelepon, it's not OK. Karena dari situ akan tercipta koneksi lebih intim antara mereka berdua sehingga menjadi 'celah' tumbuhnya perasaan yang lebih dalam." - Sitaresti Astarini, 23, Regional Executive Marcom. "Kalau ia harus 'menahan diri' untuk tidak mengobrol dengan seseorang yang menurutnya cantik hanya karena saya takut ia akan selingkuh, rasanya percuma saja pacaran. Ia memang orang yang ramah, dan tak pernah melakukan lebih dari sekadar bercana dengan teman-teman perempuannya. Saya malah jadi semakin menghargainya. Tapi tentunya, ia harus ingat batasannya: kalau sudah mulai menunjukkan perhatian berlebihan, it's time to put my foot down." - Anatasia Reigita, 26, Digital & Social Media Officer. FAKTA 33% laki-laki tak keberatan kalau pasangan mereka melakukan casual flirting dengan orang lain, meski di depan mereka sekalipun. Tapi, sebanyak 96% erempuan merasa lebih nyaman bila pasangan mereka tidak memberi ruang sedikit pun untuk casual flirting. Baca juga: Mengembalikan Rasa Percaya Setelah Diselingkuhi
 09 Jan 2021    15:00 WIB
Kenali 7 Tanda Menopause Dini
Kekeringan Vagina Jika siklus hormonal Anda normal, vagina Anda tentunya akan selalu terlumasi. Namun Jika dalam tempo yang lama vagina Anda kering, kemungkinan besar Anda mendekati masa menopause. Perubahan Suasana Hati Ketika akan mendekati masa menopause, suasana hati Anda mendadak akan naik turun. Bisa jadi Anda akan mudah emosi, sedih berlebihan, dan merasa tertekan. Bahkan pada sejumlah orang ada kecendrungan untuk melakukan bunuh diri. Gairah Seks yang Rendah Di rentang usia 20 hingga 30an, dorongan seksual seorang wanita harusnya sedang berada di puncaknya. Namun jika hal itu meredup, kemungkinan Anda mendekati masa menopause. Baca juga: Cara Mengatasi Gejala Menopause Menstruasi tidak terartur Saat mendekati masa menopause, siklus menstruasi seorang wanita akan tiba-tiba terganggu. Segera periksakan ke dokter. Rendah Kalsium Ketika tingkat estrogen berkurang dalam tubuh, tulang mulai kehilangan kalsium. Jadi jika Anda mengalami sakit sendi atau tulang yang lemah, itu bisa berarti masa menopause sedang mendekati Anda. Jantung Terganggu Hormon reproduksi wanita melindungi jantung dari kerusakan. Ketika masa menopause sudah dekat, kondisi itu akan mulai mempengaruhi kesehatan jantung. Infertilitas Jika kadar hormon dan menstruasi menjadi tidak teratur, Anda akan memiliki kesulitan untuk hamil. Infertilitas atau ketidaksuburan menjadi hal yang umum di antara wanita yang mendekati menopause dini. Baca juga: Seberapa Aktif Kehidupan Seksual Anda Setelah Menopause?
 06 Jan 2021    19:00 WIB
Manfaat Masturbasi Pada Wanita
Masturbasi sering dianggap sebagai topik tabu dan wanita yang melakukan masturbasi selalu dianggap melakukan hal tidak etis dan tidak bermoral. Namun, ternyata masturbasi pada wanita memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Berikut adalah alasan mengapa keuntungan wanita melakukan masturbasi: Masturbasi akan meningkatkan percaya diri Masturbasi akan memberikan sensasi perasaan yang bebas dan membuat Anda merasa lebih baik. Masturbasi akan membuat Anda merasakan orgasme sehingga membantu Anda mengontrol tubuh Anda. Secara keseluruhan akan membantu meningkatkan kepercayaan diri dan seksual. Membantu Anda mengerti akan tubuh Anda dan titik-titik rangsangan di tubuh Anda Masturbasi akan membuat pikiran Anda ke alam fantasi Anda. Ini akan membantu Anda mengetahui tentang keinginan Anda. Hal ini membantu Anda untuk lebih mengerti tentang tubuh Anda dan titik-titik ditubuh Anda yang akan menimbulkan rangsangan yang hebat. Meningkatkan kesehatan mental Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa masturbasi dapat membantu meredakan ketegangan dan stress. Bahan kimia yang dilepaskan selama aktivitas yang menyenangkan ini membantu meredakan depresi secara alami. Masturbasi juga memicu pelepasan hormon dopamin dan epinefrin yang membantu meningkatkan mood seseorang. Meningkatkan kesehatan seksual Selama melakukan masturbasi, tindakan ini akan membuat rahim berkontraksi. Kegiatan ini memperkuat otot vagina. Hal ini menyebabkan vagina mengeluarkan cairan lubrikasi yang membilas bakteri jahat penyebab infeksi, sehingga membantu menjaga kesehatan vagina. Membuat Anda tidur lebih nyenyak Masturbasi juga bertindak sebagai obat alami untuk dapat tidur lebih nyenyak. Ketika Anda masturbasi, ada sejumlah hormon yang dikeluarkan, hormon tersebut membantu menenangkan Anda dan membantu untuk mudah tertidur. Baca juga: Tips Masturbasi Terbaik untuk Wanita Sumber: healthmeup
 06 Jan 2021    10:00 WIB
Lima Fakta Tentang Vagina, Wanita Wajib Tahu
Organ intim wanita atau vagina itu memiliki banyak keunikan lho. Apa saja? Yuk simak ulasannya berikut ini: 1. Vagina punya pembersih alami Vagina memiliki sistem kebersihan sendiri dari dalam. Di dalam vagina terdapat beberapa kelenjar yang memproduksi cairan pembersih. Cairan itulah yang akan membersihkan kuman dan bakteri di dalam vagina, sekaligus berfungsi sebagai pelumas saat berhubungan seksual. 2. Ada ribuan saraf di dalam klitoris Di bagian dalam lipatan vagina terdapat klitoris yang bersifat sensitif. Organ yang berbentuk seperti biji kacang ini berfungsi memberikan kenikmatan seksual. Hmm... Nah di dalam klitoris itu ternyata ada 8.000 sel saraf. Duh, pantes yaa organ ini sensitif banget! 3. Vagina bisa keriput lho! Selain kulit tubuh, vagina juga bisa keriput seiring bertambahnya usia wanita. Penyebabnya yaitu menurunnya kadar esterogen, yaitu hormon seksual wanita. Eits, tapi tak perlu khawatir, kalian bisa lakukan senam kegel untuk kembali mengencangkan otot vagina. Gerakan senamnya seperti menahan kencing. 4. Vagina punya banyak titik rangsangan Berbeda dengan pria, wanita punya banyak titik rangsangan seksual di vaginanya. Selain klitoris, beberapa bagian lain seperti lubang vagina dan labia juga bisa memberikan sensasi kenikmatan seksual. Oia, tidak semua wanita memiliki titik rangsang yang sama ya, maka tak perlu membanding-bandingkannya. 5. Masa subur bisa diketahui dari lendir vagina Ketika masa subur, lendir vagina berasal dari serviks, sementara jika lendir stimulasi seksual keluar dari kelenjar atau dinding vagina. Untuk membedakannya, larutkan lendir ke dalam segelas air. Lendir serviks akan menggumpal membentuk bola dan tenggelam sementara lendir vagina akan larut di dalam air. Nah, sudah tahu kan fakta-fakta soal vagina. Lindungi selalu vagina-mu ya dengan menjaga kebersihan serta menerapkan gaya hidup sehat. Baca juga: Lima Penyebab Vagina Selalu Basah
 05 Jan 2021    15:00 WIB
Cara Mengetahui Selaput Dara Sudah Robek atau Belum
Selaput dara adalah selaput tipis yang menutupi lubang vagina dari dalam. Selaput dara memiliki bentuk yang bervariasi, dengan bentuk paling umum adalah bentuk setengah bulan yang memungkinkan darah menstruasi mengalir keluar melalui vagina. Selaput dara memiliki lubang kecil seukuran jari Anda. Ukuran ini sebenarnya cukup besar untuk memasukkan tampon. Namun Anda harus berhati-hati saat memasukkan tampon karena bila tidak hati-hati maka bisa saja merusak selaput dara Anda. Dalam budaya Indonesia, keutuhan selaput dara adalah hal yang paling penting untuk seorang wanita. Hal inilah yang membuat banyak wanita merasa takut apabila selaput dara mengalami kerusakan. Lalu, bagaimana cara mengetahui selaput dara sudah sobek atau belum? Gunakan cermin dan senter untuk membantu melihat saluran dalam vagina Anda. Caranya:- Berbaring telentang- Tempatkan cermin tepat diantara kaki Anda- Buka bibir vagina bagian dalam dan luar untuk melihat ke dalam vagina- Sinari dengan senter akan membuat lebih mudah untuk melihat jauh ke dalam saluran vagina. Apabila Anda melihat lapisan tipis kulit dengan lubang kecil di dalamnya maka selaput dara Anda masih utuh.- Namun bila Anda melihat kulit sekitar lubang vagina tampak rusak tanpa membrane, kemungkinan selaput dara sudah robek. Penyebab selaput dara bisa robek tidak hanya karena telah melakukan hubungan seksual melainkan beberapa hal berikut ini: - Seseorang yang mengalami kecelakaan dan terkena benda yang cukup keras pas sekitar daerah vagina.- Masturbasi menggunakan jari atau benda besar seperti vibrator atau candlestick bisa merobek selaput dara Anda. Baca juga: Keperawanan