Your browser does not support JavaScript!
 21 Feb 2015    13:00 WIB
Influenza dan Komplikasinya
Pada orang sehat sekalipun, flu juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi berupa sinusitis, bronkitis, dan bahkan pneumonia.   Apa Itu Flu ? Influenza atau flu merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza yang sangat menular dan paling sering terjadi saat musim hujan. Virus influenza dapat menginfeksi dan menyebar dengan cepat pada saluran napas atas anda dan kadang bahkan mengenai paru-paru anda juga.   Gejala Beberapa gejala yang sering anda alami saat menderita flu adalah: Demam, biasanya berupa demam tinggi Nyeri kepala Rasa lelah atau sangat lelah Batuk Nyeri tenggorokan Hidung meler atau hidung tersumbat Nyeri otot Diare dan muntah, sering terjadi pada anak-anak dan jarang pada orang dewasa   Komplikasi Komplikasi tersering dari flu adalah: Pneumonia viral atau bacterial Radang otot Gangguan sistem saraf pusat Gangguan jantung, seperti serangan jantung, radang otot jantung, dan radang selaput pembungkus jantung Selain berbagai gangguan di atas, flu juga dapat menyebabkan timbulnya infeksi telinga dan sinus (terutama pada anak-anak), dehidrasi, dan memperburuk berbagai penyakit kronik, seperti gagal jantung kongestif, asma, atau diabetes.   Siapa yang Beresiko Terkena Komplikasi ? Resiko terjadinya komplikasi flu lebih tinggi pada: Orang dewasa yang berusia lebih dari 50 tahun Anak-anak yang berusia 6 bulan sampai 4 tahun Tenaga kesehatan Orang dewasa dan anak-anak yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru Orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh seperti pada penderita HIV/AIDS Wanita hamil   Apakah Vaksin Flu Berguna ? Vaksin flu merupakan salah satu langkah pencegahan flu dan menurunkan resiko terjadinya berbagai komplikasi flu, termasuk pneumonia dan berbagai komplikasi lainnya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa keberhasilan pencegahan flu juga tergantung pada keadaan sistem kekebalan tubuh anda. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai kapan anda memerlukan vaksinasi flu atau pneumonia.   Kapan Hubungi Dokter ? Jika anda mengalami flu dengan demam tinggi dan kesulitan bernapas, segera hubungi dokter anda. Gejala lainnya yang merupakan penanda beratnya serangan flu yang anda alami adalah: Demam disertai dengan menggigil Batuk disertai dengan adanya darah pada dahak Kesulitan bernapas Napas cepat Sesak napas Nyeri dada Mengi (suara napas berbunyi ngik-ngik)   Sumber: webmd
 24 Oct 2014    14:00 WIB
Kapan Saat yang Tepat Untuk Menerima Vaksin Flu?
Benarkah menerima vaksin flu terlalu dini dapat membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap virus flu karena virus dapat bermutasi dan vaksin flu tidak dapat lagi melindungi Anda. Akan tetapi, jika terlambat, maka Anda pun akan terkena flu juga. Seorang ahli di Amerika mengatakan bahwa akhir bulan Oktober merupakan saat yang tepat untuk menerima suntikan vaksin flu, yang dapat melindungi Anda dari infeksi virus flu. Hal ini dikarenakan vaksin flu memiliki masa aktif selama sekitar 6 bulan, yang hampir sama dengan musim flu, yang biasa terjadi antara bulan Oktober hingga Maret. Bila diberikan dalam jangka waktu tersebut, maka vaksin menjadi kurang efektif.  Anda pun tidak perlu merasa khawatir bahwa virus flu dapat bermutasi karena Anda menerima vaksin flu terlalu dini. Hal ini dikarenakan vaksin hanya akan efektif untuk melawan virus yang sama dengan yang terdapat di dalam vaksin. Jadi, menerima vaksin flu lebih awal dari bulan Oktober pun bukan berarti tidak boleh, hanya saja vaksin menjadi kurang efektif dibandingkan dengan vaksin yang diberikan pada saat yang tepat. Hal ini dikarenakan tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar 2 minggu untuk membentuk antibodi yang diperlukannya untuk melawan infeksi virus flu. Pada saat inilah sistem kekebalan tubuh Anda telah sangat siap melawan infeksi virus flu sehingga Anda pun dapat terhindar dari infeksi virus flu. Walaupun demikian, bukan berarti Anda tidak boleh menerima vaksin di bulan Febuari atau Maret karena Anda dapat terinfeksi oleh virus flu kapan saja di sepanjang tahun, selain antara bulan Oktober hingga Maret (puncak infeksi virus flu). Selain itu, satu hal lainnya yang perlu Anda ingat adalah menerima vaksin flu bukan berarti Anda terbebas sepenuhnya dari infeksi virus flu. Karena terdapat banyak sekali jenis virus flu, maka Anda masih dapat terinfeksi virus flu yang tidak terdapat di dalam vaksin, hanya saja dengan gejala yang lebih ringan daripada seharusnya.     Sumber: womenshealthmag