Your browser does not support JavaScript!
 20 Dec 2020    21:00 WIB
Keperawanan
Apa artinya perawan? Tergantung pada budaya, agama, dan pengalaman hidup seseorang, pria, wanita, remaja, atau orang dewasa mungkin memiliki pandangan berbeda tentang apa arti keperawanan. Banyak orang akan mengatakan "kamu masih perawan sampai kamu melakukan hubungan seksual", tetapi istilah "hubungan seksual" dapat memiliki banyak interpretasi. Ketika kebanyakan orang berbicara tentang hubungan seksual, yang mereka maksud adalah ketika penis dimasukkan ke dalam vagina, tetapi itu juga bisa merujuk pada seks oral atau anal, "berjari," atau jenis aktivitas seksual lainnya dengan pasangan yang sama atau berbeda jenis kelamin. Bagaimana saya tahu jika saya masih perawan? Ini bergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan "keperawanan". Tidak ada definisi medis tentang "keperawanan". Anda dapat memutuskan bahwa Anda adalah "perawan" sampai Anda melakukan hubungan seks penis-dalam-vagina, sampai Anda melakukan seks oral, atau sampai Anda pernah melakukan hubungan intim secara seksual dengan pasangan Anda. Budaya dan agama yang berbeda mungkin memiliki definisi yang berbeda sehingga Anda harus memutuskan apa artinya "kehilangan keperawanan" bagi keluarga, budaya, dan artinya bagi Anda. Yang lebih penting daripada mengetahui apakah Anda seorang "perawan" atau tidak adalah memastikan Anda merasa aman dengan pasangan Anda dan Anda tidak pernah merasa tertekan untuk berhubungan seks. Menjadi aktif secara seksual bukan hanya keputusan besar, itu harus selalu menjadi pilihan ANDA dan bukan keputusan orang lain. Beberapa orang percaya bahwa Anda masih perawan sampai selaput dara Anda "patah". Ini hanya mitos. Selaput dara adalah selaput tipis berbentuk bulan sabit yang menutupi sebagian lubang vagina (lihat diagram di bawah). Ini tidak "pecah" atau "meletus," tetapi biasanya meregang sedikit ketika sesuatu dimasukkan ke dalam vagina (jari, penis, dll.). Terkadang peregangan dapat menyebabkan robekan kecil, yang dapat menyebabkan sedikit darah. Ini terjadi terutama jika lubang di selaput dara kecil atau ada rasa sakit saat penyisipan. Beberapa wanita mungkin memiliki sedikit bercak darah saat pertama kali melakukan hubungan seks vaginal, yang lainnya tidak. Bagaimana Anda bisa tahu jika seseorang pernah berhubungan seks sebelumnya? Tidak ada cara pasti untuk mengetahui apakah seseorang pernah melakukan hubungan seksual. Di masa lalu, orang percaya bahwa seorang wanita masih perawan hanya jika dia mengeluarkan darah saat pertama kali melakukan hubungan intim (dengan pasangan pria). Sementara beberapa orang masih mempercayai mitos ini, banyak orang menyadari bahwa seks dapat dilakukan dengan seseorang dari jenis kelamin yang sama atau berbeda dan banyak wanita tidak mengeluarkan darah dari selaput dara mereka saat pertama kali melakukan hubungan seks vaginal. Jika seorang wanita mengalami pendarahan, biasanya hanya beberapa tetes darah. Juga tidak ada cara nyata untuk mengetahui apakah seorang pria pernah berhubungan seks sebelumnya (selain bertanya). Terlepas dari sejarahnya, penting untuk menggunakan pelindung seperti kondom atau pelindung gigi setiap kali Anda berhubungan seks untuk mengurangi kemungkinan terkena penyakit menular seksual. Apakah saya akan kehilangan keperawanan saya jika saya menggunakan tampon? Tidak. Kebanyakan orang setuju bahwa perawan adalah seseorang yang belum pernah berhubungan seks dengan pasangan. Seks memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda, tetapi menggunakan tampon tidak mengubah selaput dara atau "keperawanan" Anda. Namun, beberapa budaya tidak menyetujui penggunaan tampon pada wanita sampai mereka menikah. Baca juga: Tips Masturbasi untuk Perawan Sumber: Young Womens Health
 18 Dec 2020    20:00 WIB
Berapakah Ukuran Vagina yang Normal?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana sebenarnya ukuran vagina yang normal? Vagina atau yang juga dikenal dengan miss V memang merupakan bagian tubuh wanita yang cukup misterius. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, para ahli melakukan pengukuran vagina pada sekitar 50 orang wanita. Di bawah ini Anda dapat melihat hasil pengukuran yang dilakukan oleh para ahli tersebut. Labia Minora Labia minora merupakan bibir dalam yang berukuran lebih kecil yang mengelilingi lubang vagina seorang wanita. Labia minora terbagi menjadi kiri dan kanan. Lebar rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 2.1 cm dengan variasi antara 0.4-6.4 cm. Lebar rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 1.9 cm, dengan variasi antara 0.3-7 cm. Panjang rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 4 cm (hampir sama dengan panjang baby wortel), dengan variasi antara 1.2-7.5 cm. Panjang rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 3.8 cm, dengan variasi antara 0.8-8 cm. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran panjang dan lebar labia minora setiap wanita dapat berbeda-beda. Selain itu, ukuran antara labia minora kanan dan kiri pun berbeda. Labia Majora Labia majora merupakan bibir luar yang mengelilingi labia minora Anda. Panjang rata-rata dari labia majora adalah sekitar 8.1 cm (hampir sama dengan panjang sebotol kutek), dengan variasi antara 4-11.5 cm. Perlu diketahui bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran labia minora dan majora Anda juga akan semakin mengecil. Klitoris Seperti halnya ukuran labia minora dan labia majora berbeda pada setiap wanita, demikian pula halnya dengan klitoris. Menurut penelitian, lebar rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 0.8 cm, dengan variasi antara 0.2-2.5 cm. Sementara itu, panjang rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 1.6 cm (sedikit lebih kecil daripada kancing celana Anda), dengan variasi antara 0.4-4 cm. Satu hal menarik yang ditemukan para ahli adalah bahwa ukuran klitoris ini berhubungan dengan seberapa sering seorang wanita berhasil mencapai orgasme saat berhubungan intim. Jika Anda dapat mencapai orgasme setiap kali berhubungan intim dengan pasangan, maka Anda mungkin memiliki klitoris yang lebih besar dibandingkan dengan para wanita yang hanya dapat mencapai orgasme dengan cara lain. Baca juga: Apakah Mungkin Penis Terlalu Besar untuk Vagina Anda? Liang Vagina Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 9.6 cm (hampir sama dengan panjang sebotol lip gloss), dengan variasi antara 6.5-12.5 cm. Sementara itu, lebar liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu kecil (2.1 cm) dapat membuat seorang wanita merasa nyeri setiap kali berhubungan intim. Perlu diingat bahwa ukuran kedalaman dan lebar liang vagina ini dapat berubah saat seorang wanita berhubungan intim dan melahirkan. Intinya adalah bila Anda tidak mengalami keluhan atau nyeri saat berhubungan intim, maka kemungkinan besar Anda memiliki bentuk dan ukuran kemaluan yang normal. Sumber: womenshealthmag
 16 Nov 2020    13:00 WIB
Ingin Miss V Tetap Kencang? Ternyata Caranya Mudah!
Sama seperti wajah Anda yang dapat mengendur karena proses penuaan. Begitu pula dengan vagina Anda. Namun ada perbedaan penting yaitu ada jutaan produk yang dapat membantu menjaga wajah Anda tetap kenyal. Namun vagina adalah bagian tubuh yang harus mengurus "dirinya sendiri" dan jarang diperhatikan. Seorang ahli dalam kesehatan seksual perempuan dan peremajaan vagina mengatakan bahwa kebanyakan dokter kandungan tidak pernah memberitahu mengenai hal ini, dimana dari waktu ke waktu akan terjadi perubahan pada vagina. Pada awal usia 20 tahunan, Anda akan mulai kehilangan lemak di bibir luar vagina dan daerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan. Makin lama daerah tersebut makin mengendur dan kehilangannya isinya, sama seperti wajah dan daerah payudara. Hal ini akan diikuti dengan pengenduran bagian dalam vagina. Dan saat Anda mendekati masa menopause, lapisan vagina Anda mulai tipis, aliran darah berkurang, dan otot-otot dasar panggul Anda melemah. Perubahan bentuk vagina biasanya dapat membunuh rasa percaya diri seorang wanita. Seorang wanita yang tidak puas dengan penampilan alat kelaminnya biasanya akan merasa rendah diri dan sulit mencapai kepuasan dalam hubungan seksual. Hal ini yang menjelaskan mengapa tindakan peremajaan vagina menjadi marak dilakukan. Sebelum Anda memutuskan melakukan operasi plastik untuk meremajakan alat kelamin. Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk Anda ikuti. Ayo disimak! Hindari Yo-Yo Maksudnya adalah hindari naik turun berat badan yang drastis. Apabila Anda mengalami penurunan berat badan yang banyak secara tiba-tiba, semua bagian tubuh Anda akan kehilangan lemak termasuk daerah vagina. Jadi sangat penting menjaga berat badan tetap ideal dan seimbang. Apabila Anda memiliki badan yang sangat kurus, maka daerah vagina Anda biasanya akan mudah mengendur. Seperti wanita yang bertubuh terlalu kurus bila semakin tua maka akan mudah berkerut wajahnya. Latihan kegel Anda mungkin pernah membaca tentang manfaat latihan kegel jutaan kali yaitu vagina kencang dan seks yang lebih baik. Namun bisa jadi latihan kegel yang Anda lakukan salah. Lalu bagaimana cara melakukan latihan kegel yang benar. Kontraksikan otot dasar panggul Anda selama 5 detik, lalu istirahat, ulangi sebanyak 100 kali, 3 kali dalam sehari. Terdengar melelahkan? Ada cara yang lebih menyenangkan dalam melakukan latihan kegel, Anda bisa membayangkan sedang menjepit penis pasangan Anda dengan otot-otot vagina Anda. Sebelum melakukan latihan kegel sebaiknya Anda kosongkan kandung kemih Anda terlebih dahulu, agar otot dasar panggul lebih leluasa melakukan tugasnya. Sebaiknya Anda menggunakan matras agar dapat berbaring dengan nyaman. Dengan berbaring Anda dapat mengistirahatkan sebagian besar otot-otot Anda di bagian tubuh yang lain. Dengan demikian konsentrasi lebih terpusat pada otot dasar panggul. Aktif dalam berhubungan seksual Kata-kata "use or lose it", berlaku juga untuk vagina. Untuk Anda para wanita agar bentuk vagina tetap kencang maka Anda harus menggunakannya. Saat seorang wanita melakukan hubungan seksual maka akan terjadi stimulasi dan peningkatan aliran ke daerah tersebut, sehingga jaringan dan otot vagina akan mendapatkan aliran darah yang cukup. Karena penurunan aliran darah dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu apabila Anda dan pasangan sedang ingin menambah momongan, air mani memiliki efek anti penuaan karena hormon, asam lemak dan senyawa anti peradangan yang terkandung di dalamnya. Bersepeda Lakukan olahraga bersepeda dapat menjaga bentuk vagina? Iya, ternyata cara yang satu ini juga dapat menjaga bentuk vagina Anda karena gesekan secara konstan antara selangkangan dan sadel sepeda akan menarik dan meregangkan bibir vagina Anda. Membersihkan daerah vagina dengan lembut Anda tidak perlu menggosok daerah vagina Anda dengan keras, namun bersihkan dengan lembut. Karena penggosokan dengan menggunakan sabun akan mengiritasi vagina. Ingat bibir vagina sangat sensitif. Pernahkah Anda melihat wanita dengan kulit wajah sangat kering karena penggosokan kulit secara berlebihan, hal ini juga terjadi pada vagina Anda. Woman on top Apabila Anda berada di bawah saat melakukan hubungan seksual, keadaan ini bisa membuat vagina Anda juga mengendur. Kenapa? Saat pasangan Anda diatas biasanya dia yang menentukan kecepatan dalam penetrasi, hal ini membuat otot vagina kurang bekerja. Namun bila Anda berada di "atas" maka Anda yang mengendalikan keadaan. Hal ini akan membuat kontraksi otot-otot vagina Anda. Vagina adalah aset penting bagi wanita, oleh karena itu biasakan untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan vagina. Semoga cara diatas dapat membantu Anda memberikan yang terbaik untuk aset penting Anda. Sumber: yahoo
 14 Nov 2020    21:00 WIB
Gimana Cara Wanita Masturbasi?
Siapa sih yang nggak tau cara cowok masturbasi? Semua orang tau cara cowok masturbasi. Namun gimana cara cewek masturbasi? Masturbasi cewek biasanya identik dengan terong, mentimun, dan bahkan dildo. Emang iya cewek kalau masturbasi harus masukin barang ke vagina? Berbeda dengan pria, masturbasi wanita bisa dilakukan dengan berbeda macam cara. Ada 3 cara masturbasi wanita, cekidot..   1. Clitoris Clitoris.. clitoris.. Banyak banget orang yang belum tau organ yang ajaib ini! Kalau membicarakan masturbasi wanita, yang diingat selalu vagina saja. Padahal ada organ lainnya yang jauh lebih merangsang daripada vagina, yaitu clitoris! Clitoris sendiri adalah organ yang ada di atas vagina, bentuknya menonjol. Kalau misalkan clitoris dirangsang dengan cara dipijat atau digesek, maka lama-kelamaan akan terstimulasi hingga mengalami orgasme. Terkadang, beberapa perempuan juga menggunakan sex toys berupa vibrator untuk merangsang clitoris mereka!   2. Vagina Nah, ini dia yang banyak orang sudah ketahui. Wanita juga bisa terangsang dengan vagina yang terstimulasi. Cara menstimulasi vagina adalah memasukan sesuatu ke dalam vagina, biasanya menggunakan jari, hingga sex toys yang kita banyak ketahui yaitu dildo. Vagina juga lebih bisa terstimulasi lagi dengan G-spot! Apa sih G-spot itu? G-spot adalah titik sensitif perempuan yang letaknya ada di dalam vagina, kalau terstimulasi bisa memberi orgasme yang maksimal! Tekstur G-spot itu biasanya agak kasar dan lokasinya sekitar 5-6 cm di dalam vagina.   3. Combo Nah, kalau yang ini dobel-dobel enaknya! Yang dimaksud dengan combo ini adalah clitoris dan vagina terstimulasi di saat yang bersamaan. Biasanya dapat dilakukan dengan cara menggunakan sex toys yang merangsang vagina dan clitoris secara bersamaan. Gimana? Sudah jelas kan? Apabila kamu punya pertanyaan lebih lanjut, bisa langsung tanya ke aku langsung lewat DM Instagram. Langsung aja ke Instagram-ku di @jenniferelim karena aku juga sering upload tentang sex education di sana. See you there!
 13 Nov 2020    17:00 WIB
Penyebab Terjadinya Infeksi Jamur Miss V
Miss V atau vagina merupakan aset penting yang harus dipelihara oleh seorang wanita. Seringkali masalah yang dialami pada seorang wanita adalah terjadinya infeksi jamur. Agar terhindar dari masalah infeksi jamur. Sebaiknya Anda mengetahui penyebab infeksi jamur. Penyebab terjadinya infeksi jamur vagina: Antibiotik Penggunaan obat antibiotik adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi jamur vagina. Antibiotik dan beberapa obat lain mengubah tingkat bakteri dan organisme lain pada vagina - seperti bakteri acidophilus lactobacillus, yang biasanya membantu menjaga sel-sel ragi dalam jumlah yang seimbang.. Obat-obatan juga dapat mengubah keasaman vagina atau "keseimbangan pH" yang memungkinkan ragi untuk tumbuh terlalu cepat. Sehingga mudah terjadi keputihan, alergi, gatl-gatal dan infeksi. Kehamilan. Wanita hamil memiliki tingkat estrogen yang tinggi, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur selama kehamilan. Kadar hormon Menggunakan terapi penggantian hormon (HRT) atau pil KB dapat menyebabkan perubahan keseimbangan hormon dalam tubuh, terutama estrogen dan progesteron. Sehingga lebih mudah terjadi infeksi. Kencing manis Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat  menyebabkan infeksi jamur. Sistem kekebalan tubuh yang lemah. HIV atau penyakit lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh dapat mencegah tubuh melawan infeksi jamur. Perawatan vagina yang tidak baik Terlalu sering menggunakan sabun yang terlalu banyak bahan deterjen. Juga dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur. Sumber: webmd
 12 Nov 2020    17:00 WIB
Penting Gak Sih Ukuran Penis Itu?
Seringkali seorang pria berpikir bahwa ukuran penis adalah hal yang begitu penting. Namun harus Anda ketahui bahwa ukuran bukan segalanya. Coba simak pernyataan dibawah ini Ukuran penis kecil mudah terjadi disfungsi ereksi? Banyak pria yang mengeluhkan karena ukuran penisnya yang kecil maka mudah terjadi disfungsi ereksi. Harus Anda ketahui bahwa ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi saat berhubungan seks bukan dikarenakan ukuran penis yang kecil. Ini semua tentang persepsi Saat Anda berpikir mengenai ukuran penis adalah segalanya maka ini akan membuat hal itu seolah penting. Padahal yang perlu Anda ketahui saat Anda merasa memiliki penis yang kecil hal ini dapat dipengaruhi dari cara Anda melihat ke arahnya. Lemak perut juga berpengaruh dan menutupi daerah penis Anda, sehingga penis terlihat begitu kecil.   Ukuran tidak penting bagi perempuan Bagi wanita, seks tidak hanya tentang penis. Sebaliknya, beberapa wanita justru mengaku takut dengan penis 'panjang'. Jika kita benar-benar peduli tentang ukuran, sebagian besar wanita mengaku lebih terkesan dengan ketebalan daripada panjang penis. Bahkan ketika terangsang, daerah liang vagina perempuan hanya sekitar 10 cm (4 inci).Jadi untuk seorang wanita berharap memiliki pasangan dengan penis yang kecil namun dapat mengisi liang vagina wanita sepenuhnya. Dan untuk seorang wanita ada hal yang lain yang dapat membuatnya merasakan orgasme selain penetrasi seperti foreplay, seks oral. Sumber: thehealthsite
 11 Nov 2020    21:00 WIB
ORGASME
Definisi orgasme secara harfiahnya adalah pelepasan ketegangan seksual yang tiba-tiba dan tidak disengaja. Tapi, apa iya orgasme selalu jadi pertanda dari kepuasan aktivitas seksual? Enggak juga.. Orgasme pada dasarnya ya cuma… ngelepasin ketegangan. Contohnya kaya lo ketika bersin, pelepasan udara ketika ada benda asing yang masuk ke hidung, kan? Bersin kadang rasanya enak banget, lega, puas, tapi ada saatnya ketika bersin rasanya gak enak banget—contohnya, ketika lu lagi ulangan, sunyi…. didepan lo ada dosen galak… dan tiba-tiba… HUAZZEEEHHH langsung satu ruangan kaget semua. Balik lagi ke orgasme. Yes, kadang enak kadang juga berasa awkward. Ada beberapa kasus dimana perempuan bisa orgasme ketika dia makan, lagi olahraga, meditasi ataupun ketika lagi tidur. Mungkin lo bakal kaget, gak diduga duga tiba-tiba muncul gitu aja. Jadi, orgasme itu datengnya darimana? Otak. Orgasme bukan semata-mata efek dari kelamin belaka. Namanya pelepasan ketegangan, ya berarti yang ngetrigger gak cuma satu. Bisa jadi macam-macam, tapi semuanya adalah hasil dari otak kalian. Gak percaya? Kamu cukup berkhayal & berfantasi tanpa perlu megang kelamin juga bisa aja bikin orgasme kok. Faktanya, orgasme gak melulu disertai dengan ejakulasi. Baik perempuan maupun laki-laki bisa loh kita orgasme tanpa perlu ngeluarin cairan (squirt pada perempuan/semen pada laki-laki). Disini ada yang pernah gak kaya gitu? Lantas, apakah orgasme selalu enak? Enggak juga. Kebayang gak lo lagi nge-gym eh tiba-tiba lo orgasme. NAH LOH… awkward iya, agak malu iya, bingung iya, mungkin agak sedikit excited iya. Feelingnya kecampur aduk. Orgasme juga rasanya berbeda-beda. Ketika main sendiri rasanya A, ketika main dengan vibrator rasanya B, ketika main sama pasangan rasanya jadi ADUHHH BANGGG ENAK BANGGG yeee khaaan?   "Rasanya orgasme kek mana sih?" Nah, tiap orang itu punya deskripsi yang beda-beda terhadap orgasme. Ada yang bilang lega, ada yang bikin seneng, ada yang bikin gak bisa napas, ada yang menggelinjang, ada yang nangis, ada juga yang cuma diem aja. Jadi, gue gak punya jawaban buat pertanyaan kek gini, hanya kalian yang tau!   Kenapa kok gue gak bisa orgasme? Lemme tell you one thing, lo gak akan pernah bisa kejar-kejaran untuk meraih orgasme. Karena faktanya, orgasme itu muncul ketika kamu bisa merelakan badan lo sendiri. You surrender. Ok gengs, kayanya harus gue luruskan soal orgasme ini deh. Kayanya kita terlalu mengeneralisasi arti orgasme sendiri. Kita seringkali lebih sering liat laki-laki orgasme daripada cewe yang orgasme. Kita seringkali ngebandingin antara orgasme laki-laki dengan perempuan. Padahal itu tuh beda banget. Pada laki-laki umumnya orgasme itu Finish line--artinya, ketika dia orgasme yang seringkali disertai ejakulasi, cowo akan berhenti. Ke kamar mandi, bersih-bersih trus tidur. Sementara, kalo cewe orgasme itu belum tentu finish line. Bisa lagi, lagi, terus lagi, lagi...   SQUIRTING, ORGASME, EJAKULASI, APA IYA SAMA? Karena keknya masih banyak yg bingung soal ini, coba sini yuk kita obrolin lagi. Arti Orgasme itu pelepasan ketegangan. Nah, kalo ejakulasi peristiwa keluarnya cairan. Jadi orgasme itu lebih ke "rasa" nya, sementara ejakulasi itu lebih ke "barang bukti" nya. Ejakulasi bukan hanya pada laki-laki aja, cewek juga bisa ejakulasi, dan inilah yg dinamakan dengan Squirting. Cairan yang di produksi di kelenjar skene dan dikeluarkan melalui urethra—lubang pipis. Seringkali disalahpahami sebagai Pipis. Padahal belum tentu itu pipis. Loh berarti bisa jadi itu pipis? Ya bisa. Kalo sebelum hubungan seks lo gak pipis dulu, ya bisa jadi ketika stimulasi g-spot cairan squirting lo nyampur sama pipis. Ini masih ada perdebatan kok apakah cairan squirting dan pipis itu berbeda atau sama. Ada kubu yang ngotot kalo itu tuh pipis, ada yang anggap itu enggak. Lagi lagi, belum ada banyak research soal ejakulasi atau orgasme perempuan. Makanya kalian para perempuan harus banyak yang jadi ilmuwan, biar riset itu bisa banyak difokuskan sama perempuan, bukan cuma soal laki-laki aja. Selamat Orgasme
 06 Nov 2020    21:00 WIB
Berapa Ukuran Normalnya Vagina?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana sebenarnya ukuran vagina yang normal? Vagina atau yang juga dikenal dengan miss V memang merupakan bagian tubuh wanita yang cukup misterius. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, para ahli melakukan pengukuran vagina pada sekitar 50 orang wanita, berikut hasil pengukurannya.  Labia Minora Labia minora merupakan bibir dalam yang berukuran lebih kecil yang mengelilingi lubang vagina seorang wanita. Labia minora terbagi menjadi kiri dan kanan. Lebar rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 2.1 cm dengan variasi antara 0.4-6.4 cm. Lebar rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 1.9 cm, dengan variasi antara 0.3-7 cm. Panjang rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 4 cm (hampir sama dengan panjang baby wortel), dengan variasi antara 1.2-7.5 cm. Panjang rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 3.8 cm, dengan variasi antara 0.8-8 cm. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran panjang dan lebar labia minora setiap wanita dapat berbeda-beda. Selain itu, ukuran antara labia minora kanan dan kiri pun berbeda. Labia Majora Labia majora merupakan bibir luar yang mengelilingi labia minora Anda. Panjang rata-rata dari labia majora adalah sekitar 8.1 cm (hampir sama dengan panjang sebotol kutek), dengan variasi antara 4-11.5 cm. Perlu diketahui bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran labia minora dan majora Anda juga akan semakin mengecil. Klitoris Seperti halnya ukuran labia minora dan labia majora berbeda pada setiap wanita, demikian pula halnya dengan klitoris. Menurut penelitian, lebar rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 0.8 cm, dengan variasi antara 0.2-2.5 cm. Sementara itu, panjang rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 1.6 cm (sedikit lebih kecil daripada kancing celana Anda), dengan variasi antara 0.4-4 cm. Satu hal menarik yang ditemukan para ahli adalah bahwa ukuran klitoris ini berhubungan dengan seberapa sering seorang wanita berhasil mencapai orgasme saat berhubungan intim. Jika Anda dapat mencapai orgasme setiap kali berhubungan intim dengan pasangan, maka Anda mungkin memiliki klitoris yang lebih besar dibandingkan dengan para wanita yang hanya dapat mencapai orgasme dengan cara lain. Liang Vagina Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 9.6 cm (hampir sama dengan panjang sebotol lip gloss), dengan variasi antara 6.5-12.5 cm. Sementara itu, lebar liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu kecil (2.1 cm) dapat membuat seorang wanita merasa nyeri setiap kali berhubungan intim. Perlu diingat bahwa ukuran kedalaman dan lebar liang vagina ini dapat berubah saat seorang wanita berhubungan intim dan melahirkan. Intinya adalah bila Anda tidak mengalami keluhan atau nyeri saat berhubungan intim, maka kemungkinan besar Anda memiliki bentuk dan ukuran kemaluan yang normal. Sumber: womenshealthmag
 05 Nov 2020    21:00 WIB
Tips Masturbasi untuk Perawan
Untuk pria melakukan masturbasi mungkin bukan sesuatu hal yang aneh dan tidak ada sesuatu yang hal ditakuti namun bagaimana untuk wanita yang belum menikah. Salah satu hal yang ditakuti wanita dalam melakukan masturbasi adalah rusaknya selaput dara yang bisa membuatnya seolah-olah tidak perawan lagi. Padahal keperawanan adalah simbol penting seorang wanita  yang harus dijaga sampai menikah. Untuk Anda yang mungkin ingin mencoba cara untuk menyenangkan diri sendiri namun tidak sampai merusak selaput dara sebenarnya ada caranya. Mastubasi adalah tindakan merangsang diri sendiri atau orang lain dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin sendiri. Jadi masturbasi bisa dilakukan tanpa harus merusak selaput dara Berikut adalah cara melakukan masturbasi untuk yang masih perawan: Untuk mencapai orgasme saat melakukan mastubasi bukan hanya cara merangsang tubuh sendiri namun bagaimana cara Anda berfantasi karena disini Anda hanya melakukannya sendiri. Merangsang titik sensual Anda Anda cukup fokus pada zona sensual seperti paha bagian dalam, perut bagian bawah untuk merangsang diri sendiri. Cara ini akan membantu Anda mencapai kenikmatan seksual untuk tingkat yang lebih besar. Merangsang bagian payudara Untuk mencapai orgasme tidak harus dengan memasukkan jari kedalam vagina. Namun Anda bisa merangsang bagian tubuh yang lain. Titik sensitif wanita yang juga dapat dirangsang adalah puting payudara. Anda bisa merangsang bagian puting payudara dengan memegang atau memuntirnya. Menjepit kaki Anda Salah satu cara aman untuk mencapai klimaks, adalah dengan melakukan jepitan di daerah klitoris, Anda bisa melakukannya dengan menjepit kaki Anda dan dalam posisi tengkurap. Merangsang klitoris Klitoris memang merupakan titik sensitif wanita yang paling mudah membuat seorang wanita mencapai klimaks. Anda bisa mencoba untuk menggosok bagian klitoris dengan jari, namun ingat hanya bagian klitoris jangan pernah menyentuh bagian selaput dara Anda. Saat melakukan masturbasi perlu diingat jangan pernah memasukkan jari-jari Anda ke dalam vagina yang kemungkinan dapat merusak selaput darah. Sumber: indiansutras
 03 Nov 2020    21:00 WIB
Ejakulasi Wanita: Squirting Itu Apa Sih?
Yuk blak-blakan ngomongin semua tentang ejakulasi wanita! Kembali lagi dengan sex educator, Jennifer Elim. Hari ini kita akan bahas tuntas tentang ejakulasi wanita! Sudah banyak pembahasan terkait ejakulasi laki-laki: sperma, penis, orgasme pria, dan lain-lain. Namun ada stigma seksual terkait ejakulasi wanita, bahwa seakan-akan ngomongin ejakulasi wanita itu lebih tabu daripada ngomongin ejakulasi laki-laki. 1. Apakah wanita kalau orgasme akan mengeluarkan cairan khusus? Iya, wanita bisa mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme! Namun perlu diingat, bahwa tidak semua wanita bisa mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme. Kalau misalkan sperma, kan keluarnya dari prostat laki-laki. Nah kalau wanita itu nggak punya prostat, tapi punya yang menyerupai prostat, yaitu Skene’s Gland. Pada kenyataannya, hanya ½ sampai 2/3 wanita saja yang mempunyai Skene’s Gland! Itu artinya, ada wanita yang tidak mempunyai Skene’s Gland sama sekali. Oleh karena itu, apabila kamu tidak mengeluarkan cairan khusus saat ejakulasi, that’s perfectly normal! 2. Squirting itu apa sih? Apakah sama kayak cairan ejakulasi wanita? Nope, keduanya hal yang berbeda ya! Cairan ejakulasi wanita berbeda dengan squirting. Seperti yang sudah kujelaskan di atas, cairan ejakulasi wanita kan dari Skene’s Gland. Nah, kalau squirting itu merupakan cairan kombinasi, antara urin & cairan ejakulasi wanita! 3. Apakah semua perempuan bisa squirting? Jawabannya: tidak. Tidak semua perempuan bisa squirting, justru hanya sebagian kecil wanita yang bisa squirting. Di pornografi ditampilkan bahwa seakan-akan semua wanita bisa squirting, padahal kenyataannya tidak seperti itu! Realitanya, hanya sebagian kecil wanita yang bisa squirting. Oleh karena itu, kamu harus tau bahwa: - Kamu normal meski tidak mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme. - Kamu normal apabila tidak bisa squirting. - Tubuh kita berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan! Nah demikian pembahasan kita soal ejakulasi wanita. Apabila kamu ingin tahu lebih banyak dan lengkap soal ejakulasi wanita, aku ada video youtube lengkap tentang penjelasan ejakulasi wanita di youtube channel-ku. Klik link ini kalau mau menonton https://www.youtube.com/watch?v=orI8LkFRKAw Kalian juga bisa follow aku di Instagram @jenniferelim untuk dapet informasi sex education yang seru-seru ke depannya! See you there!   Sumber: https://www.researchgate.net/publication/236601214_Female_Ejaculation_Orgasm_vs_Coital_Incontinence_A_Systematic_Review