Your browser does not support JavaScript!
 07 Jun 2019    16:00 WIB
Cara Atasi Iritasi Daerah Miss V
Daerah miss V merupakan daerah yang sangat sensitif, bila Anda tidak merawat dengan baik daerah vagina akan mudah mengalami iritasi. Hampir semua wanita pernah mengalami iritasi pada daerah vaginanya. Iritasi pada daerah vagina bisa sangat mengganggu, rasanya yang mungkin perih namun mau periksa ke dokter merasa enggan. Ada beberapa hal penyebab dari iritasi pada vagina seperti kurang menjaga kebersihan daerah vagina, sering menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang mengandung deterjen, tidak mengganti pakaian dalam, tidak sering mengganti pembalut, menggunakan pakaian dalam yang bahannya kasar. Nah agar organ intim Anda tidak lagi mengalami iritasi, berikut ini cara yang dapat Anda ikuti: Ganti pakaian dalam Anda Vagina sangat sensitif bila dalam keadaan basah, usahakan selalu agar daerah sana kering dan tidak lembab. Menurut WH penasihat Shari Brasner, MD, asisten profesor ginekologi klinis di Mount Sinai School of Medicine untuk itu gantilah pakaian dalam Anda, gunakan yang berbahan katun, mudah menyerap keringat dan tidak mudah lembab. Hindari penggunaan bahan kimia Sebaiknya Anda menghindari menggunakan produk yang mengandung bahan kimia seperti pembalut, celana dalam dari bahan sintetis yang ketat, kondom, sabun mandi, sabun pembersih kewanitaan dan tisu toilet wangi yang digunakan untuk membersihkan daerah kewanitaan, semua itu bisa menyebabkan iritasi dan gatal-gatal di vagina. Sebaiknya Anda mencari produk yang sesuai dengan kulit vagina Anda, perhatikan penggunaan produk tersebut apakah membuat iritasi atau tidak, bila iya hentikan penggunaan. Oleskan salep Terlalu keras saat membersihkan daerah vagina dan hubungan seks yang dilakukan dengan cepat juga bisa membuat iritasi daerah sekitar vagina. Anda bisa menggunakan salep yang mengandung petroleum jelly yang dapat membantu melindungi dan menyembuhkan daerah vagina yang mengalami iritasi. Menyembuhkan infeksi Vagina yang gatal adalah ciri dari terjadinya infeksi jamur. Untuk mengatasinya menggunakan krim antijamur atau supositoria yang dimasukkan kedalam vagina. Hubungi dokter Anda. Bila Anda merasakan rasa sangat tidak nyaman didaerah vagina, seperti timbul rasa nyeri, rasa terbakar. Kemungkinan terjadi infeksi yang harus diberikan antibiotik dibawah pengawasan dokter. Biasanya dokter akan memeriksa apakah Anda terinfeksi penyakit menular seksual atau tidak. Beberapa penyakit menular seksual seperti klamidia, herpes, trikomoniasis, dan gonore dapat menyebabkan iritasi vagina. Secara keseluruhan, iritasi pada vagina umumnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim. Jaga selalu kesehatan organ intim Anda, karena organ intim ini merupakan aset yang harus dijaga selalu kesehatannya. Baca juga: 11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 29 Jan 2019    18:00 WIB
23 Fakta Menarik Mengenai Miss V yang Belum Di Ketahui
Tahukah Anda bahwa vagina ternyata bukan hanya sekadar alat kelamin wanita tetapi juga merupakan suatu "pintu masuk" dari organ reproduksi seorang wanita? Di bawah ini Anda dapat melihat 23 fakta menarik seputar Miss V yang mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Rambut kemaluan ternyata berfungsi sebagai "bantalan" saat Anda dan pasangan bercinta untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan antar kulit yang berlangsung cukup lama Rambut kemaluan ternyata juga berfungsi untuk "menyimpan" bau khas vagina, yang dapat membuat para pria merasa bergairah Tahukah Anda berapa ukuran vagina Anda? Saat seorang wanita tidak merasa bergairah, maka lebar vagina seorang wanita dewasa bervariasi antara 6.25-7.5 cm dan memiliki kedalaman sekitar 8.75 cm. Saat seorang wanita merasa bergairah atau saat melahirkan, maka luas liang vaginanya pun dapat melebar hingga 200% Rambut kemaluan hanya dapat hidup selama 3 minggu, berbeda dengan rambut kepala yang dapat hidup hingga 7 tahun lamanya Seperti halnya mata Anda, vagina juga merupakan salah satu organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri Walaupun liang vagina cukup besar untuk dimasuki penis, akan tetapi celah pada leher rahim (serviks) sangatlah kecil sehingga hanya sperma yang dapat masuk ke dalam celah tersebut dan mencapai saluran telur untuk membuahi sel telur Penggunaan berbagai sabun pembersih atau pewangi di daerah vagina dapat mengganggu keseimbangan pH pada vagina, yang justru akan menimbulkan iritasi dan berbagai gangguan kesehatan vagina lainnya Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur pada vagina, gunakanlah pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat, cepat kering, dan memudahkan aliran udara. Hindarilah penggunaan pakaian dalam berbahan lace, sutra, atau materi sintetik Walaupun sangat jarang, beberapa orang wanita mungkin memiliki vagina yang alergi terhadap protein di dalam cairan mani; yang akan membuat wanita tersebut mengalami iritasi (vagina terasa gatal, membengkak, dan terasa seperti terbakar) di daerah vagina setelah berhubungan seks Menurut sebuah penelitian, beberapa vagina tertentu tampaknya hanya alergi terhadap beberapa penis tertentu Seperti halnya payudara dan bokong, vagina juga dapat menjadi kendur. Mengendurnya vagina ini dapat disebabkan oleh perubahan kadar hormonal, proses persalinan, dan faktor genetika Olahraga Kegel dapat membantu mengatasi dan mencegah mengendurnya vagina Peningkatan berat badan, merokok, dan sembelit merupakan beberapa hal lain yang juga dapat membuat vagina menjadi kendur Cairan yang keluar dari dalam vagina setiap wanita pasti berbeda-beda. Dalam waktu 8 jam, dari dalam vagina seorang wanita dapat keluar cairan sebanyak ¼ sendok teh. Jumlah ini akan meningkat saat wanita tersebut mengalami ovulasi (keluarnya sel telur matang dari dalam indung telur dan masuk ke dalam saluran telur) yaitu menjadi sekitar 1.96 gram Vagina ternyata juga dapat kentut, akan tetapi berbeda dengan kentut yang dikeluarkan dari bokong, kentut dari vagina tidak berbau Bau setiap vagina dapat berbeda-beda tergantung pada bakteri yang hidup di vagina, makanan yang dikonsumsi, tingkat kebersihan, serta jumlah keringat dan minyak yang dikeluarkan Vagina tidak berbau saat seorang wanita baru selesai mandi, berbau apek saat Anda berkeringat setelah berolahraga, berbau seperti besi saat seorang wanita sedang menstruasi, berbau seperti roti bila jumlah jamur pada vagina sangat banyak, berbau seperti pemutih setelah berhubungan seks, dan berbau tidak sedap saat pertumbuhan bakteri pada vagina berlebihan Minuman beralkohol, bawang Bombay, bawang putih, dan kopi dapat mempengaruhi bau vagina Cara terbaik untuk membersihkan vagina adalah dengan mencukur rambut kemaluan Nyeri saat pertama kali berhubungan seks merupakan suatu hal yang normal, akan tetapi bila hal ini terus berlangsung atau menetap; maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu peradangan atau akibat kontraksi otot vagina yang tidak disadari (vaginismus) atau akibat alergi terhadap kondom Menurut seorang ahli, daerah paling sensitif di dalam vagina adalah 5-7.5 cm dalam liang vagina, tepat di bawah uretra Menurut dokter ahli kandungan, masturbasi merupakan suatu hal yang dapat membantu mengurangi stress, memperbaiki mood, dan mengencangkan otot-otot dasar panggul   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: indiatimes
 24 Aug 2018    18:00 WIB
Ingin Miss V Tetap Kencang, Ternyata Semudah Ini!
Sama seperti wajah Anda yang dapat mengendur karena proses penuaan. Begitu pula dengan vagina Anda. Namun ada perbedaan penting yaitu ada jutaan produk yang dapat membantu menjaga wajah Anda tetap kenyal. Namun vagina adalah bagian tubuh yang harus mengurus "dirinya sendiri" dan jarang diperhatikan. Seorang ahli dalam kesehatan seksual perempuan dan peremajaan vagina mengatakan bahwa kebanyakan dokter kandungan tidak pernah memberitahu mengenai hal ini, dimana dari waktu ke waktu akan terjadi perubahan pada vagina. Pada awal usia 20 tahunan, Anda akan mulai kehilangan lemak di bibir luar vagina dan daerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan. Makin lama daerah tersebut makin mengendur dan kehilangannya isinya, sama seperti wajah dan daerah payudara. Hal ini akan diikuti dengan pengenduran bagian dalam vagina. Dan saat Anda mendekati masa menopause, lapisan vagina Anda mulai tipis, aliran darah berkurang, dan otot-otot dasar panggul Anda melemah. Perubahan bentuk vagina biasanya dapat membunuh rasa percaya diri seorang wanita. Seorang wanita yang tidak puas dengan penampilan alat kelaminnya biasanya akan merasa rendah diri dan sulit mencapai kepuasan dalam hubungan seksual. Hal ini yang menjelaskan mengapa tindakan peremajaan vagina menjadi marak dilakukan. Sebelum Anda memutuskan melakukan operasi plastik untuk meremajakan alat kelamin. Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk Anda ikuti. Ayo disimak! Hindari Yo-Yo Maksudnya adalah hindari naik turun berat badan yang drastis. Apabila Anda mengalami penurunan berat badan yang banyak secara tiba-tiba, semua bagian tubuh Anda akan kehilangan lemak termasuk daerah vagina. Jadi sangat penting menjaga berat badan tetap ideal dan seimbang. Apabila Anda memiliki badan yang sangat kurus, maka daerah vagina Anda biasanya akan mudah mengendur. Seperti wanita yang bertubuh terlalu kurus bila semakin tua maka akan mudah berkerut wajahnya. Latihan kegel Anda mungkin pernah membaca tentang manfaat latihan kegel jutaan kali yaitu vagina kencang dan seks yang lebih baik. Namun bisa jadi latihan kegel yang Anda lakukan salah. Lalu bagaimana cara melakukan latihan kegel yang benar. Kontraksikan otot dasar panggul Anda selama 5 detik, lalu istirahat, ulangi sebanyak 100 kali, 3 kali dalam sehari. Terdengar melelahkan? Ada cara yang lebih menyenangkan dalam melakukan latihan kegel, Anda bisa membayangkan sedang menjepit penis pasangan Anda dengan otot-otot vagina Anda. Sebelum melakukan latihan kegel sebaiknya Anda kosongkan kandung kemih Anda terlebih dahulu, agar otot dasar panggul lebih leluasa melakukan tugasnya. Sebaiknya Anda menggunakan matras agar dapat berbaring dengan nyaman. Dengan berbaring Anda dapat mengistirahatkan sebagian besar otot-otot Anda di bagian tubuh yang lain. Dengan demikian konsentrasi lebih terpusat pada otot dasar panggul. Aktif dalam berhubungan seksual Kata-kata "use or lose it", berlaku juga untuk vagina. Untuk Anda para wanita agar bentuk vagina tetap kencang maka Anda harus menggunakannya. Saat seorang wanita melakukan hubungan seksual maka akan terjadi stimulasi dan peningkatan aliran ke daerah tersebut, sehingga jaringan dan otot vagina akan mendapatkan aliran darah yang cukup. Karena penurunan aliran darah dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu apabila Anda dan pasangan sedang ingin menambah momongan, air mani memiliki efek anti penuaan karena hormon, asam lemak dan senyawa anti peradangan yang terkandung di dalamnya. Bersepeda Lakukan olahraga bersepeda dapat menjaga bentuk vagina? Iya, ternyata cara yang satu ini juga dapat menjaga bentuk vagina Anda karena gesekan secara konstan antara selangkangan dan sadel sepeda akan menarik dan meregangkan bibir vagina Anda. Membersihkan daerah vagina dengan lembut Anda tidak perlu menggosok daerah vagina Anda dengan keras, namun bersihkan dengan lembut. Karena penggosokan dengan menggunakan sabun akan mengiritasi vagina. Ingat bibir vagina sangat sensitif. Pernahkah Anda melihat wanita dengan kulit wajah sangat kering karena penggosokan kulit secara berlebihan, hal ini juga terjadi pada vagina Anda. Woman on top Apabila Anda berada di bawah saat melakukan hubungan seksual, keadaan ini bisa membuat vagina Anda juga mengendur. Kenapa? Saat pasangan Anda diatas biasanya dia yang menentukan kecepatan dalam penetrasi, hal ini membuat otot vagina kurang bekerja. Namun bila Anda berada di "atas" maka Anda yang mengendalikan keadaan. Hal ini akan membuat kontraksi otot-otot vagina Anda. Vagina adalah aset penting bagi wanita, oleh karena itu biasakan untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan vagina. Semoga cara diatas dapat membantu Anda memberikan yang terbaik untuk aset penting Anda. Baca juga: Miss V Anda Sehat? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: yahoo
 08 Oct 2015    20:00 WIB
Makanan Berpengaruh Pada Miss V Loh!
Pernahkah Anda mendengar istilah "you are what you eat"? Bila iya, ternyata makna dari kata-kata ini memang ada hubungannya antara makanan yang Anda makan dengan kondisi tubuh Anda. Makanan yang Anda makan bisa mempengaruhi seluruh tubuh, salah satunya adalah mempengaruhi vagina Anda. Vagina yang sehat memiliki pH alami yang asam, serta sejumlah bakteri sehat yang menangkal berbagai infeksi, kata Mary Rosser, MD, Ph.D seorang dokter spesialis kandungan di Montefiore Medical Center di New York. Namun makanan yang Anda makan dapat mempengaruhi pH vagina dan dapat menimbulkan bau yang kurang sedap. Misalnya, rempah-rempah, bawang merah, bawang putih, daging merah, susu, asparagus, brokoli, dan alkohol semuanya dapat mempengaruhi keseimbangan di daerah vagina Anda. Begitu pula apabila Anda makan buah-buahan yang manis maka akan menimbulkan bau yang manis. Namun efek makanan ini biasanya hanya akan bertahan selama dua sampai tiga hari. Jadi untuk menjaga kesehatan daerah vagina Anda sebaiknya Anda banyak konsumsi buah-buahan segar, sayur-sayuran, biji-bijian, dan banyak minum air. Dan jika Anda suka yogurt terutama greek yogurt maka akan lebih baik. Yogurt kaya akan probiotik yang akan membantu mempertahankan pH vagina yang sehat dan seimbang," kata Mary Rosser, MD, Ph.D.  Rosser menambahkan sebaiknya Anda juga mengurangi konsumsi gula karena kadar gula yang tinggi dalam tubuh akan meningkatkan risiko infeksi pada vagina. Baca juga: 11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 19 Aug 2014    13:00 WIB
Penyebab Miss V Kering
Vagina kering akan menimbulkan iritasi, rasa tidak nyaman dan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Untuk menghindari terjadinya rasa sakit dan penderitaan ini, Anda harus mengetahui penyebab terjadinya vagina kering. Berikut ini adalah penyebab terjadinya vagina yang kering: Menopause Kadar estrogen dalam tubuh mempertahankan pelumasan pada vagina, pada saat menopause terjadi penurunan kadar estrogen. Hal ini akan menyebabkan terjadinya kekeringan dan iritasi pada vagina. Hal ini juga disebut dengan atrofi vagina  Masalah kesehatan wanita Melahirkan, menyusui, pengangkatan ovarium dan obat-obatan untuk endometriosis yang dapat menyebabkan penurunan kadar estrogen yang berakibat terjadinya kekeringan pada vagina. Kanker Radioterapi dan kemoterapi akan menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina. Obat Beberapa obat anti depresi dan obat-obatan alergi yang dapat menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina Foreplay Sebelum melakukan penetrasi sebaiknya melakukan foreplay yang berguna untuk terjadinya lubrikasi dan pelumasan pada vagina yang cukup. Stress Ternyata stress juga berpengaruh pada kekeringan vagina Penanganan untuk terjadinya kekeringan pada vagina: Ada beberapa obat yang tersedia untuk meringankan terjadinya ketidaknyamanan pada vagina Hindari pengobatan diri sendiri, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang tepat untuk kebutuhan tubuh Anda. Melakukan terapi estrogen yang dipantau oleh dokter Kurangi stress Minum banyak air agar tetap terhidrasi Diet  Foreplay Sumber: healthmeup