Your browser does not support JavaScript!
 12 Aug 2014    10:00 WIB
Pemeriksaan Yang Sering Dilakukan Saat Demam
Demam adalah suatu keadaan saat tubuh melebihi 37 derajat celcius. Apakah Anda mengalami demam sepanjang hari atau demam di sore dan malam hari? Demam bisa disebabkan oleh berbagai hal. Jangan sepelekan demam. Karena demam bisa berakibat fatal. Demam paling sering disebabkan oleh Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Typhus   Gambaran klinis/ gejala DBD & Typhoid   DBD/ Demam berdarah dengue Demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas, berlangsung terus menerus selama 2-7 hari Terdapat tanda-tanda perdarahan seperti bintik-bintik merah, perdarahan gusi, mimisan dll Kaki dan tangan dingin   Typhoid Demam di sore hari atau malam hari tidak terlalu tinggi selama 1 minggu, setelah itu demam tinggi hingga 40 derajat celcius Sakit perut, mual dan muntah Perubahan pola buang air besar Denyut nadi melambat Lidah berwarna putih   Apabila Anda mengalami hal tersebut diatas segera konsultasikan dengan dokter Anda Apabila pasien mengalami demam dokter biasanya akan menyarankan melakukan pemeriksaan penunjang (laboratorium) untuk mendeteksi penyebab demam   Pemeriksaan demam yang sering dilakukan adalah: Hematologi lengkap  Pemeriksaan umum menggunakan alat modern otomatis untuk memeriksa sel darah, yang dapat membantu mendiagnosis kelainan seoerti anemia, penurunan trombosit (DBD) dan lain-lain NS 1 Adalah pemeriksaan yang akurat dan cepat untuk mendeteksi adanya penyakit demam berdarah dengue (DBD) Tes NS 1 sensitif untuk 3 hari pertama, hasil NS 1 terlihat 1 hari setelah demam Tubex Adalah pemeriksaan yang akurat dan cepat untuk mendeteksi timbulnya antibodi yang menandakan infeksi Salmonella typhi