Your browser does not support JavaScript!
 25 May 2018    13:00 WIB
Puasa Untuk Ibadah Dan Kesehatan
Sahabat Sehat, selamat memasuki bulan suci Ramadan. Selain ibadah, ternyata puasa juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan juga untuk memulihkan kesehatan kita. Tapi tentu saja jika dilakukan secara benar. Fakta ini sudah berdasarkan penelitian beberapa peneliti dunia.   Alasan kenapa puasa biasa menurunkan berat badan Pada kondisi yang normal, tubuh mendapatkan energi dari glukosa yang tersimpan di dalam hati dan otot. Pada saat puasa dari subuh sampai maghrib ketika glukosa ini habis maka yang digunakan sebagai energi adalah lemak tubuh. Penggunaan lemak tubuh untuk energi inilah yang membantu kita menurunkan berat badan. Ini juga menjaga otot dan menurunkan kadar kolesterol seperti yang dituturkan oleh Dr. Razeen Mahroof, seorang konsultan dari the University of Oxford. Jadi bukan saja sobat sehat bisa menurunkan berat badan namun juga bisa mengendalikan diabetes lebih baik dan juga menurunkan tekanan darah. Masih ada lagi guys, Dia menambahkan bahwa puasa juga menyebabkan terjadinya proses detoksifikasi karena toksin apapun yang tersimpan dalam lemak akan dilarutkan dan dibuang dari dalam tubuh. Dia mencatat setelah beberapa hari berpuasa, kadar endorphin yang lebih tinggi dihasilkan di dalam darah. Endorphin adalah senyawa yang membuat sesorang merasa senang dan untuk kekebalan tubuh.   Manfaat puasa bagi sistem kekebalan tubuh Suatu studi yang dilakukan oleh Dr. Valter Longo dari the University of Southern California (USC) di Los Angeles, menemukan bahwa periode puasa yang lebih lama dari 2-4 hari akan "reboot" sistem imunitas kita. Tubuh akan membersihkan sel imun yang lama dan meregenerasi sel imun yang baru. Proses ini dapat menjaga kerusakan sel semisal yang disebabkan oleh faktor usia dan kemoterapi. Dia menjelaskan ketika kita kelaparan sistem tubuh akan berusaha menyimpan energi dan salah satu yang dilakukan sistem tubuh kita untuk menyimpan energi adalah dengan mendaur ulang banyak sel imunitas yang tidak diperlukan khususnya yang telah rusak. Tim Dr. Longo menemukan bahwa pasien kanker yang puasa tiga hari sebelum kemoterapi akan menyebabkan sistem imunitas akan terjaga dari kerusakan yang disebabkan oleh terapi kemoterapi ini.   Jadi sobat sehat tetap semangat menjalankan ibadah puasa yang ternyata bermanfaat untuk ibadah dan juga berfaedah untuk kesehatan kita.     Sumber: nhs.uk dan medicalnewstoday
 24 May 2018    13:00 WIB
Manfaat Puasa Bagi Tubuh
Sobat sehat pasti tidak asing dengan aktor super hero seperti Chris Hemsworth dan Hugh Jackman, bukan? Keduanya berperan sebagai Thor dan Wolverine yang sering kali memperlihatkan kekekaran tubuh mereka dalam aksinya. Nah, sobat sehat ternyata salah satu hal yang mereka lakukan untuk membentuk tubuh adalah dengan puasa berselang yang bahasa kerennya adalah intermittent fasting. Intermettent fasting ini adalah puasa yang dilakukan sekitar 16 jam sepanjang hari. Banyak yang mengatakan bahwa puasa jenis ini bisa menurunkan berat badan. Namun ternyata sebagian orang lagi mengatakan bahwa puasa ini memiliki keuntungan lainnya seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan bahkan para peneliti mulai meneliti apakah puasa ini bisa meningkatkan kesehatan jantung serta menurunkan resiko terkena kanker. Liz Weinandy, M.P.H., R.D., seorang ahli diet di the Ohio State University Wexner Medical Center menyatakan bahwa belum cukup ada riset yang menyatakan dengan pasti apakah berpuasa memiliki manfaat kesehatan. Namun, pada tahun 2014 seorang ahli biokimia yang bernama Valter Longo, yang juga kepala departemen anti penuaan di USC, mengadakan percobaan puasa selama empat hari terhadap tikus dan manusia yang menderita kanker. Selama melakukan puasa, baik tikus dan pasien kanker mengeluarkan sel darah lama. Setelah berhenti berpuasa, sel yang baru menggantikan sel lama yang terbuang sehingga secara efektif meregenerasi sistem kekebalan tubuh mereka yang ditandai dengan kulit mereka yang cerah. Karena itu, Longo berkesimpulan bahwa periode puasa yang berkepanjangan dapat  mengurangi efek samping yang keras dari kemoterapi bagi penderita kanker dan bahkan meningkatkan kekekebalan tubuh bagi orang yang sehat.   Baca juga: Ingin Puasa Tetap Nyaman? Ikuti Tips Berikut   Lebih maju lagi pada tahun 2015, Yale Medical School dalam studinya menemukan bahwa diet dan puasa menghasilkan suatu senyawa yang mencegah munculnya penyakit seperti diabetes dan atherosclerosis (penyakit di mana plak terbentuk di dinding arteri. Akibatnya, arteri menjadi lebih tebal. Arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung). Namun Weinandy menandaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan dengan sample yang lebih luas dibandingkan dengan penelitian Longo, misalkan saja untuk orang tua atau penderita diabetes. Selain itu ada beberapa pengecualian yaitu bagi mereka yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh serta gangguan fungsi hati atau ginjal. Jadi secara umum, puasa relative aman bagi orang sehat dan seefektif diet renda karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Untuk lebih jelas dan terperincinya sobat sehat bisa konsultasi dengan dokter kami. Salam sehat dan tetap semangat menjalani puasa.   Sumber: Menshealth dan Detikhealth
 11 Apr 2018    11:00 WIB
Ingin Panjang Umur Dan Awet Muda Selalu? Bisa, Asal Anda Ikuti Cara Ini...
Siapa yang tidak ingin memiliki usia yang panjang dan bisa terlihat awet muda selalu? Pasti semua orang ingin seperti itu. Tetapi di jaman yang modern ini dimana seringnya orang makan makanan siap saji, bekerja terlalu sibuk, stres tinggi, radikal bebas bisa saja mempengaruhi kesehatan tubuh Anda. Sebelum Anda menjadi terlihat tua dan membantu menghindari Anda dari berbagai penyakit. Tapi tentu saja untuk hidup sehat perlu usaha.   Berikut adalah cara yang harus Anda lakukan:  1.      Perawatan Kulit Rutin Penuaan di kulit wajah paling mudah terlihat, sehingga sangat penting untuk melakukan rutinitas perawatan kulit yang tepat untuk membantu menunda munculnya tanda-tanda penuaan kulit. Untuk perawatan kulit yang tepat, penting untuk menjaga kulit Anda dengan menggunakan pelembap, yang menjaganya tetap terhidrasi dan lembut. Selain pelembab, mencuci muka dengan pembersih yang lembut 2x sehari untuk menjaga kulit Anda bebas dari kotoran, debu dan iritan lainnya. Jangan pernah pergi ke tempat tidur tanpa menghapus makeup Anda karena dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit dan mempercepat timbulnya tanda-tanda penuaan. Selain itu, penting untuk melakukan pengelupasan kulit Anda dengan lembut seminggu sekali untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati. Terakhir, selalu menggunakan produk make up yang tepat untuk jenis kulit Anda. 2.      Perlindungan dari sinar matahari Terlalu banyak terpapar sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan menyebabkan bintik-bintik, kulit kendur dan keriput. Paparan sinar matahari berlebihan juga menyebabkan risiko lebih tinggi terkena kanker kulit. Tanda-tanda penuaan yang terlihat dapat dicegah dengan penggunaan rutin lotion tabir surya. Gunakan tabir surya spektrum luas yang baik dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Mengoleskannya setiap hari, meski cuaca tidak panas. sebelum pergi. 3.      Tidur yang baik Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa harus tidur selama 7-9 jam setiap malam. Hal ini dapat menurunkan risiko obesitas, penyakit jantung dan kencing manis. Plus, tidur siang dapat membantu meningkatkan daya ingat Anda. Tidur juga memiliki dampak langsung pada kesehatan kulit Anda. Selama tidur, tubuh melepaskan beberapa hormon yang membantu memulihkan kolagen dan elastin, bahan penting dari kulit yang sehat dan kuat. Mulai memperlakukan tidur sebagai kebutuhan dasar manusia yang dibutuhkan. Setelah hari yang panjang dan kerja keras, maka tidur nyenyak selama 7-9 jam. Mandi sebelum tidur, mendengarkan musik yang menenangkan atau melakukan 10 menit mediasi dapat membantu Anda tidur lebih baik. Kualitas tidur di malam hari akan melepaskan beban pikiran dan tubuh Anda segar keesokan harinya. 4.      Mengikuti Diet Mediterania Nutrisi memainkan peran utama dalam bagaimana mejaga kulit Anda agar terlihat muda, Untuk membantu menunda penuaan maka diet Mediterania sangat bermanfaat. Diet Mediterania menekankan mengonsumsi makanan terutama berbasis tanaman, seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Makan ikan 2x seminggu dan kurangi konsumsi garam. Dalam diet ini, daging merah tidak dianjurkan. Sebagian besar lemak dalam diet ini adalah lemak tak jenuh dan berasal dari minyak zaitun dan kacang-kacangan yang sehat. 5.      Jalan pagi teratur Tetap aktif dengan menjadikan olahraga bagian dari rutinitas harian Anda adalah bagian penting dari penunda penuaan. Jika Anda tidak punya waktu untuk pergi ke gym atau merencanakan latihan rutin yang luas, jalan kaki bisa menjadi pilihan yang bagus. Berjalan adalah salah satu bentuk olahraga yang paling efektif  bagi orang-orang dari segala usia Cara ini akan membantu Anda tetap fit, yang pada gilirannya dapat membantu menetralisir radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan bahkan meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak baru. Nikmati 30-menit berjalan-jalan di pagi hari di daerah terbuka seperti berjalan di rumput. Ini akan membantu Anda meluangkan waktu di tengah-tengah alam dan memberikan tubuh asupan oksigen segar. 6.      Menahan diri dari Minum alkohol dan Merokok Kebiasaan lain untuk meperpanjang usia adalah dengan menahan diri dari minum alkohol secara berlebihan dan mengatakan tidak untuk merokok. Minum alkohol secara berlebihan itu tidak baik untuk kulit Anda serta kesehatan secara keseluruhan. Bahkan, asupan alkohol yang tinggi terkait dengan penuaan dini karena menghabiskan kadar vitamin A, antioksidan yang diperlukan untuk produksi kolagen. Alkohol bersifat diuretik, menyebabkan tubuh serta kulit mengalami dehidrasi. Kulit kering lebih rentan terhadap tanda-tanda penuaan dini seperti keriput dan garis-garis halus. Sama seperti minum alkohol, merokok adalah kebiasaan buruk lain yang mengarah ke tanda-tanda penuaan pada usia dini. Plus, merokok dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena kanker, penyakit jantung, infertilitas dan tekanan darah tinggi. 7.      Jauhkan Stres Stres berlebih dapat menyebabkan penuaan kulit, karena dapat menyebabkan kerusakan kolagen, kerusakan DNA dan mempromosikan pelepasan faktor pro-inflamasi yang dapat mempercepat proses penuaan. Plus, stres dapat menyebabkan beberapa penyakit kronis termasuk tekanan darah tinggi, obesitas dan penyakit jantung. Untuk mengelola stres, meditasi dan pernapasan dalam adalah beberapa pilihan terbaik. Latihan bernapas membantu sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh lebih baik dan meditasi membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda. 8.      Bersosialisasilah Memiliki kehidupan sosial yang aktif terkait dengan hidup sehat dan lebih panjang umur. Kehidupan sosial yang aktif juga dikaitkan dengan penurunan stres serta gejala depresi. sediakan waktu dari jadwal Anda yang sibuk untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman Anda dan anggota keluarga. Cobalah untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang dari segala usia dan aktif terlibat dalam komunitas lokal Anda. 9.      Nikmati Hobi Jika Anda bertanya-tanya apa hubungan hobi dengan penuaan, maka Anda akan takjub mengetahui bahwa hal itu dapat membantu Anda hidup lebih lama dan sehat. Karena hobi membantu meredakan ketegangan dan stres, juga telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah mengalami hipertensi. Selain itum menjalankan hobi berarti menghabiskan waktu melakukan kegiatan yang Anda cintai, hal itu cenderung membuat Anda lebih bahagia. Kebahagiaan terkait dengan kesehatan dan umur panjang. 10.  Menjadi positif Jadilah positif terhadap kehidupan Anda agar dapat menjaga kesehatan fisik dan pikiran. Beberapa masalah mungkin akan muncul di dalam hidup Anda, tetapi sikap Anda terhadap kehidupan dapat membantu Anda menangani tantangan akan lebih baik. Bahkan, Anda juga harus tetap berpikir positif untuk menunda penuaan.   Di sisi lain, pikiran-pikiran negatif dapat menyebabkan stres dan emosi yang menyakitkan. Oleh karena itu, cobalah untuk menjaga sikap mental positif terhadap kehidupan sebagai langkah lain agar selalu awet muda dan panjang umur.   Baca juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: top10homeremedies
 04 Nov 2016    08:00 WIB
5 Bagian Tubuh yang SUPER Sensitif Terhadap Nyeri…
Bagi para pria, buah zakarnya mungkin adalah kelemahan terbesar di dalam tubuhnya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata ada banyak bagian tubuh lainnya yang juga akan terasa sangat sakit bila terpukul, tertusuk, atau terluka? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa bagian tubuh manusia yang juga SUPER sensitif terhadap rasa nyeri.   1.      Ujung Jari Menurut sebuah penelitian, ujung jari merupakan bagian tubuh yang lebih sensitif terhadap nyeri dibandingkan hampir semua bagian tubuh lainnya. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa luka kecil seperti tergores pisau atau tertusuk jarum dapat membuat seorang pria dewasa kesakitan. Ujung jari manusia dipenuhi oleh ujung-ujung saraf, yang akan mengirimkan sinyal rasa sakit langsung ke dalam otak Anda. Hal ini berarti semakin banyak ujung saraf pada suatu bagian tubuh, maka semakin besar rasa sakit yang akan Anda rasakan. Selain itu, bagian otak yang berfungsi untuk mengatur rasa nyeri juga banyak memusatkan "perhatiannya" pada ujung-ujung jari Anda lho. Jadi, saat ujung-ujung saraf pada jari Anda mengirimkan sinyal rasa sakit, maka sinyal ini akan jauh lebih kuat dibandingkan dengan sinyal rasa sakit dari bagian tubuh lainnya.   2.      Tulang Kering Tulang kering yang merupakan tulang yang terdapat di bagian depan betis dilapisi oleh sangat sedikit otot dan lemak. Hal ini berarti tidak ada bantalan yang dapat melindungi tulang bila terantuk. Jadi, sedikit saja benturan terhadap meja dapat membuat rasa nyeri yang timbul menjadi 2 kali lipat.   3.      Lengkung Kaki Tumit kaki terasa sakit saat secara tidak sengaja menginjak mainan anak Anda? Cobalah untuk mengulang hal yang sama tetapi pada bagian lengkung kaki Anda, Anda pasti akan berteriak kesakitan! Hal ini dikarenakan tumit dan bagian depan kaki telah berbenturan dengan permukaan tanah setiap harinya sehingga mereka pun biasanya memiliki lapisan kulit yang lebih tebal. Akan tetapi, karena lengkung kaki memiliki lapisan kulit yang lebih tipis maka ujung saraf di bawah kulit ini pun lebih mudah terstimulasi.   Baca juga: Vagina Anda Terasa Nyeri? Cari Tahu Penyebabnya!   4.      Lutut Bagian Depan dan Belakang Seperti halnya tulang kering, bagian depan lutut tidak memiliki banyak bantalan lemak dan otot. Selain itu, tempurung lutut juga dipenuhi oleh saraf-saraf sensorik. Bagian belakang lutut juga tidak memiliki perlindungan apapun dan terletak bersebelahan dengan tulang paha Anda. Jadi, saat bagian tubuh yang satu ini terbentur, maka rasa sakit akan berasal dari 2 bagian tubuh, belakang lutut dan paha, yang tentu saja akan membuat Anda merasa lebih sakit.   5.      Siku Bagian Dalam Siku bagian dalam dipenuhi oleh saraf ulnaris yang berasal dari bagian belakang siku. Saraf ini terletak di samping tulang lengan atas, humerus. Karena tidak adanya batalan pelindung untuk saraf yang satu ini, maka saraf ini pun lebih mudah terstimulasi saat bagian siku ini terbentur. Lebih parahnya lagi, saraf ini merupakan saraf yang berespon terhadap nyeri. Karena saraf ulnaris berjalan ke arah telapak tangan dan jari tangan, maka benturan di daerah ini juga akan menyebabkan nyeri pada seluruh lengan bawah hingga ke jari tangan Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth  
 26 Feb 2015    14:00 WIB
Cara Membuat Payudara Terlihat Lebih Besar
Semua wanita ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Salah satu hal yang diinginkan wanita adalah menginginkan memiliki bentuk payudara yang lebih besar. Namun bagaimana untuk yang memiliki payudara kecil. Anda tidak perlu berkecil hati ataupun berpikiran untuk melakukan operasi. Seperti yang kita ketahui melakukan operasi memiliki beberapa faktor risiko. Lebih baik Anda menggunakan cara yang aman seperti dibawah ini! Berikut adalah cara bagaimana membuat payudara terlihat lebih besar: Jaga postur tubuh Anda Dengan menjaga postur tubuh Anda tetap tegak akan membuat payudara Anda akan terlihat lebih besar. Anda bisa menggunakan cermin dan berdiri menyamping. Pertahankan postur tubuh yang lurus mulai dari daun telinga Anda melalui bahu Anda, pinggul, lutut, ke tengah pergelangan kaki Anda. Dengan postur tubuh seperti ini Anda akan terlihat lebih ramping dan memiliki payudara yang lebih besar. Lakukan latihan untuk mempertahankan postur tubuh yang baik Usahakan untuk terus melakukan latihan untuk mempertahankan postur tubuh yang baik. Bila Anda terus menerus melakukan postur tubuh ini, maka hal ini akan membangun "memori otot" sehingga secara tidak sadar dan secara alami Anda akan menjaga postur tubuh yang benar tanpa kelelahan. Melakukan olahraga untuk membentuk otot dada bagian atas Anda bisa melakukan olahraga rutin seperti push-up. Minimal lakukan 15 x push-up dalam sehari. Fokus pada pinggang Anda Bila Anda melakukan olahraga yang membantu membentuk otot di sekitar pinggang dan tulang rusuk akan membuat payudara Anda terlihat lebih besar. Cobalah yoga dan pilates yang dapat membantu Anda membakar kalori sekaligus memperkuat otot inti Anda. Perhatikan bahwa kehilangan berat badan dapat membuat payudara Anda lebih kecil. Jadi, idealnya adalah membentuk pinggang Anda, bukan menurunkan berat badan. Sumber: wikihow