Your browser does not support JavaScript!
 13 Oct 2019    11:00 WIB
Transfusi Tukar, Pilihan Lain Pengobatan Bayi "Kuning"
Transfusi tukar merupakan pilihan lain untuk mengatasi bayi kuning (ikterus neonatorum). Transfusi tukar hanya dilakukan bila:•  Kadar bilirubin di dalam darah bayi anda sangat tinggi dan fototerapi tidak berhasil menurunkan kadar bilirubin•  Kadar bilirubin di dalam darah bayi anda meningkat dengan cepat sehingga harus segera ditangani (diturunkan)Apa Itu Transfusi Tukar?Pada transfusi tukar, sejumlah darah bayi anda akan dikeluarkan dan digantikan dengan darah segar (dari donor). Transfusi tukar merupakan cara tercepat untuk menurunkan kadar bilirubin. Bayi anda mungkin harus melakukan beberapa kali transfusi tukar, tergantung pada berapa kadar bilirubin yang masih tersisa di dalam tubuh anda.Transfusi tukar ini telah lama digunakan untuk mengatasi kadar bilirubin yang sangat tinggi pada bayi. Para dokter sependapat bahwa terapi ini cukup efektif, walaupun tidak banyak penelitian yang dapat dilakukan karena faktor etika (untuk penelitian ini, harus dilakukan suatu perbandingan antara bayi dengan kadar bilirubin yang tinggi yang menerima terapi transfusi tukar dengan yang tidak menerima transfusi tukar).Efek Samping Transfusi TukarWalaupun cukup efektif, transfuse tukar dapat menyebabkan beberapa efek samping yang cukup berat, yaitu:•  1 dari 10 bayi yang menerima transfusi tukar dapat mengalami reaksi yang buruk, misalnya perdarahan organ dalam•  Sekitar 3-4 dari 1.000 bayi yang menerima transfusi tukar meninggal Sebagian besar bayi yang mengalami reaksi buruk atau meninggal memang telah berada dalam kondisi yang cukup buruk sebelum transfusi tukar dilakukan.Sebuah penelitian lainnya yang mengamati bagaimana keadaan bayi sehat setelah menerima transfusi tukar menemukan bahwa dari 106 bayi sehat yang menerima transfusi tukar akibat kadar bilirubin yang sangat tinggi, tidak satu pun bayi yang meninggal dan hanya satu bayi yang mengalami reaksi buruk.Sumber: webmd
 13 Feb 2019    16:00 WIB
Penyebab dan Penanganan Bayi Kuning Yang Baru Lahir
Kuning pada bayi belum lahir ketika terjadi peningkatan kadar bilirubin didalam darah. Bilirubin adalah substansi kuning yang tubuh ciptakan ketika proses penggantian sel darah merah yang sudah tua. Hati membantu memecah substansi untuk dikeluarkan dari dalam tubuh dalam bentuk tinja dan urin. Penyebab kuning pada bayi baru lahir Kadar bilirubin yang tinggi pada bayi baru lahir adalah normal. Ketika janin tumbuh didalam rahim, plasenta akan memintahkan bilirubin dari tubuh janin. Plasenta adalah organ yang tumbuh pada masa kehamilan dan berfungsi untuk memberi makan janin. Setelah bayi lahir maka hati akan menggantikan fungsi plasenta tersebut. Kebanyakan bayi baru lahir mengalami kuning pada kulit dan ini disebut jaundice fisiologis. Hal ini tidaklah berbahaya dan akan hilang dalam 2-4 hari. Jika kuning tidak hilang dalam dua minggu berarti ada masalah. Ada dua macam tipe kuning yang terjadi pada bayi baru lahir dan menyusui ASI. Kedua tipe ini biasanya tidak berbahaya, mereka adalah: Breastfeeding jaundice terjadi ketika bayi ASI mengalami kuning seminggu pertama masa kehidupannya, terutama pada bayi yang tidak disusui dengan baik atau ASI ibu lama keluar. Breast milk jaundice mungkin terlihat pada bayi yang disusui ASI setelah 7 hari kehidupan pertamanya. Biasanya kuning terjadi pada minggu ke 2 dan 3 dan akan hilang pada beberapa bulan kemudian. Hal ini bisa terjadi ketika ASI mempengaruhi pemecahan bilirubin di hati.  Kuning pada bayi baru lahir yang bersifat berat dapat terjadi jika bayi mengalami peningkatan jumlah dari sel darah merah yang memang perlu diganti, seperti: Bentuk sel darah merah yang tidak normal Tipe golongan darah yang tidak cocok antara ibu dan janin Perdarahan di bawah kulit kepala Infeksi Kekurangan protein tertentu  Terapi yang dapat dilakukan Biasanya tidak diperlukan terapi. Untuk menentukan terapi, seorang dokter harus mempertimbangkan: Kadar bilirubin bayi Seberapa cepat bilirubin meningkat Apakah bayi lahir prematur  Berapa usia bayi saat ini Penanganan dari peningkatan bilirubin: Tingkatkan frekuensi menyusui  sekitar 10–12 kali dalam sehari. Patut diketahui, asupan cairan yang kurang (termasuk pemberian ASI) dapat menyebabkan kuning pada bayi Berjemur di sinar matahari pagi tidak dapat menurunkan kadar bilirubin secara efektif. Hal ini terkait dengan penyinaran dari sinar matahari yang hanya dapat dilakukan di pagi hari (pukul 07.00–08.00) dan itu pun tidak lama, hanya 15–20 menit Salah satu cara efektif menurunkan kadar bilirubin yang tinggi pada bayi adalah dengan fototerapi. Bayi yang sedang menjalani fototerapi tidak menggunakan busana sehingga sinar dapat merata ke seluruh permukaan kulit. Bagian mata akan ditutup agar tidak merusak retina mata. Penggunaan krim atau losion apa pun pada bayi tidak diperkenankan karena ada risiko terbakar. Transfusi tukar dilakukan bila tidak memungkinkan lagi melaksanakan fototerapi Sumber: medlineplus