Your browser does not support JavaScript!
 07 Oct 2019    11:00 WIB
Efek dari Tidur Berlebihan
Tidur yang cukup merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kesehatan anda, akan tetapi tidur berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan anda. Tidur berlebihan telah banyak dihubungkan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan peningkatan angka kematian.   Apa yang Dimaksud Dengan Tidur Berlebihan ? Kebutuhan setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, aktivitas, keadaan kesehatan, dan gaya hidup anda. Pada saat kesehatan anda terganggu maka anda mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Walaupun demikian, para ahli berpendapat bahwa setiap orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya.   Penyebab Hipersomnia Salah satu penyebab tidur berlebihan adalah hipersomnia, yaitu suatu gangguan yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari yang biasanya tidak dapat diatasi dengan tidur siang. Selain itu, hipersomnia juga menyebabkan anda untuk tidur lebih lama di malam hari. Penderita hipersomnia biasanya juga mengalami kecemasan, kekurangan tenaga, dan gangguan daya ingat akibat kekurangan tidur dalam waktu lama. Sindrom Tidur Apnea Merupakan suatu gangguan yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur yang dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan tidur. Hal ini juga dapat mengganggu siklus tidur normal akibat sering terbangun saat tidur. Penyebab Lainnya Tidak setiap orang yang tidur berlebihan disebabkan oleh suatu gangguan tidur. Penyebab lain dari tidur berlebihan adalah penggunaan zat-zat tertentu seperti alkohol dan obat-obatan tertentu. Selain itu, depresi juga dapat membuat anda tidur terus-menerus. Akan tetapi, juga ada orang yang memang memiliki waktu tidur yang lebih lama daripada orang lainnya.   Berbagai Gangguan Kesehatan yang Berhubungan Dengan Tidur Berlebihan Diabetes Berdasarkan penelitian, terlalu banyak tidur atau kurang tidur dalam waktu lama dapat meningkatkan resiko diabetes. Obesitas Tidur terlalu banyak atau terlalu banyak dapat membuat berat badan anda bertambah. Berdasarkan suatu penelitian, orang yang tidur selama 9-10 jam setiap malam, memiliki resiko 21% lebih tinggi untuk mengalami obesitas dalam kurun waktu 6 tahun daripada orang yang hanya tidur selama 7-8 jam setiap malamnya. Obesitas yang diakibatkan oleh lama tidur ini tetap dapat terjadi walaupun tidak ada perubahan pada jumlah makanan yang anda konsumsi dan olahraga yang anda lakukan. Nyeri Kepala Pada beberapa orang yang sering mengalami nyeri kepala, tidur berlebihan dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Para ahli menduga bahwa hal ini berhubungan dengan suatu neurotransmiter pada otak, termasuk serotonin. Selain itu, orang yang terlalu banyak tidur di siang hari dapat mengganggu waktu tidur anda di malam hari dan menyebabkan timbulnya nyeri kepala pada pagi harinya. Nyeri Punggung Tidur terlalu lama dapat menyebabkan timbulnya nyeri punggung. Oleh karena itu, saat ini dokter tidak lagi menganjurkan anda untuk tidur lebih lama daripada biasanya bila anda mengalami nyeri punggung. Depresi Walaupun insomnia merupakan gangguan tidur yang lebih sering terjadi pada penderita depresi, akan tetapi sekitar 15% penderita depresi justru tidur lebih banyak. Hal ini justru dapat memperburuk keadaan depresi mereka karena irama tidur yang normal sangat penting bagi proses penyembuhan mereka. Selain itu, mengurangi waktu tidur juga dapat berfungsi sebagai obat anti depresi sementara. Penyakit Jantung Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang tidur selama 9-11 jam setiap malam memiliki resiko penyakit jantung yang lebih tinggi hingga 38% daripada wanita yang tidur selama 8 jam setiap malamnya. Akan tetapi, saat ini para ahli tidak lagi menghubungkan antara tidur berlebihan dan penyakit jantung. Kematian Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 9-11 jam setiap malamnya memiliki angka kematian yang lebih tinggi daripada orang yang tidur selama 8 jam setiap harinya. Penyebab pasti dari hal ini tidak diketahui. Akan tetapi, para ahli menduga bahwa depresi dan kemiskinan dapat membuat seseorang tidur lebih lama dan keadaan ini jugalah yang menyebabkan peningkatan angka kematian.   Manfaat Tidur Cukup dan Tidak Berlebihan Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gangguan tidur atau justru terlalu banyak tidur. Jika tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh konsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu, maka menghentikan atau mengurangi dosis obat mungkin dapat membantu. Akan tetapi, konsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengurangi dosis atau bahkan menghentikan penggunaan obat yang anda konsumsi saat ini. Bila tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, maka penanganan terhadap gangguan kesehatan tersebut dapat mengembalikan kebiasaan tidur anda. Selain itu, para ahli menyarankan agar anda memiliki waktu tidur dan bangun yang sama setiap harinya, hindari mengkonsumsi alkohol atau kafein berdekatan dengan waktu tidur, dan berolahragalah secara teratur.   Sumber: webmd  
 01 Oct 2019    18:00 WIB
5 Hal Pencegah Penurunan Daya Ingat
Penuaan dan penurunan daya ingat seringkali merupakan dua hal yang terjadi bersamaan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah penurunan daya ingat ini.   Olahraga Olahraga merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Dengan berolahraga, anda dapat meningkatkan aliran darah yang mengalir ke otak. Dengan demikian, dapat membantu sel-sel saraf yang mengatur ingatan anda. Bila anda tidak menyukai kegiatan aerobik, jogging, atau fitness; anda dapat melakukan olahraga renang. Berenang merupakan salah satu jeni olahraga yang tidak terlalu berat bagi persendian anda tetapi mempunyai efek yang sama dengan jenis olahraga lainnya. Berolahragalah selama 30 menit setiap harinya untuk membuat anda tetap sehat dan daya ingat anda tetap terjaga.   Perhatikan Apa yang Anda Makan Sayuran, buah-buahan, gandum merupakan contoh makanan yang baik bagi jantung anda dan dengan demikian sangat mempengaruhi kesehatan otak anda. Aliran darah yang lancar dari jantung ke otak anda sangat mempengaruhi fungsi otak anda. Jadi, jantung yang sehat merupakan awal dari otak yang sehat. Hindari memakan makanan yang mengandung banyak lemak trans dan lemak jenuh karena kadar kolesterol yang tinggi tidak baik bagi jantung anda. Selain itu, lemak trans dan lemak jenuh juga menyebabkan proses inflamasi yang dapat mempercepat proses penuaan. Daging rendah lemak tinggi protein (ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak) dan kacang-kacangan juga baik bagi kesehatan anda. Sayuran dan buah-buahan juga mengandung antioksidan yang tinggi, yang dapat melindungi sel-sel otak anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Sayuran hijau, tomat, berry merupakan contoh sayur dan buah kaya antioksidan.   Latih Otak Anda Mengisi teka-teki silang, menyusun puzzle, mempelajari hal baru (misalnya bahasa), bermain musik, dan bermain computer merupakan beberapa contoh kegiatan yang berguna untuk membuat otak anda tetap aktif bekerja. Hal ini dapat menghambat penurunan daya ingat. Terlibat dalam berbagai kegiatan, bersosialisasi dengan tetangga anda atau teman anda juga merupakan hal yang dapat digunakan untuk melatih otak anda. Saat anda bersosialisasi atau melakukan suatu kegiatan, anda banyak menggunakan otak anda. mengobrol, berpikir, tertawa, merencanakan sesuatu semuanya merupakan hal-hal yang baik untuk melatih otak anda agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.   Tidur yang Cukup Anda tentunya akan mengalami perubahan pola tidur seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Tidur yang kurang dapat mengganggu kemampuan berpikir, konsentrasi, serta daya ingat anda. Jadi, usahakanlah tidur setidaknya selama 7-8 jam setiap harinya. Bila anda mengalami kesulitan tidur dan membuat anda mengkonsumsi pil tidur, pil tidur ini dapat menyebabkan anda merasa pusing dan gangguan daya ingat pada esok harinya.   Hindari dan Atasi Stress Saat anda merasa stress, tubuh secara otomatis akan menghasilkan suatu hormon, hormone stress. Hal ini dapat membantu anda. Akan tetapi, bila hormon stress ini terus ada di dalam tubuh anda dalam jangka waktu lama dan tinggi kadarnya, maka hal ini dapat mengganggu daya ingat anda. Hindari dan atasi stress anda dengan melakukan berbagai kegiatan yang anda sukai dapat membantu. Beberapa hal yang dapat membantu anda mengingat berbagai hal adalah: Letakkanlah berbagai hal yang sering anda gunakan di tempat yang sama setiap harinya. Catatlah berbagai hal penting yang perlu anda lakukan, seperti janji bertemu atau barang-barang yang ingin anda beli. Gunakan alarm sebagai pengingat anda untuk meminum obat  
 22 May 2019    11:00 WIB
Tips Sederhana Mengatasi Nyeri Pinggang Ketika Hamil
Nyeri pinggang merupakan salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh hampir setiap wanita hamil, terutama ketika kehamilan telah memasuki trimester terakhir. Nyeri pinggang saat hamil biasanya disebabkan oleh peningkatan beban pada otot-otot pinggang, perubahan kadar hormonal, dan perubahan bentuk tubuh anda. Selain itu, peregangan dan melunaknya berbagai ligamen di dalam tubuh anda sebagai persiapan melahirkan juga dapat menjadi penyebab timbulnya nyeri pinggang ini. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi nyeri pinggang selama kehamilan adalah:•    Gunakanlah alas kaki tanpa hak sehingga berat badan dapat terdistribusi dengan lebih baik•    Jangan mengangkat benda-benda berat•    Berjongkoklah terlebih dahulu sebelum mengambil barang di lantai atau mengangkat barang•    Jangan memutar pinggang anda saat berbalik ke belakang atau samping, gerakkan kaki anda juga•    Jangan berdiri terlalu lama. Jika anda harus berdiri lama, letakkan kaki anda di atas kursi atau kardus •  Duduklah pada kursi yang memiliki sandaran atau letakkanlah bantal kecil di belakang pinggang anda dan letakkanlah kaki anda di atas penyangga kaki atau kursi •    Pastikan ranjang anda cukup keras. Bila perlu, anda dapat meletakkan sebuah papan di antara matras dan per•    Tidurlah menyamping, baik kiri atau kanan dan letakkanlah bantal di antara kaki anda•    Mandilah dengan air hangat•    Pijatlah pinggang anda•    Lakukanlah senam kehamilan atau olahraga lain yang dianjurkan oleh dokter atau bidan anda untuk membuat otot pinggang anda lebih kuat dan mengurangi rasa nyeri•    Gunakanlah sabuk penyangga•    Jaga postur tubuh anda. Duduk dan berdidi tegak dapat mengurangi tekanan pada pinggang anda Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami nyeri pinggang yang menjalar ke perut anda dan tidak menghilang dalam waktu 1 jam setelah anda mengganti posisi tubuh anda atau beristirahat. Hal ini mungkin merupakan tanda-tanda kelahiran prematur.Sumber: webmd
 21 Apr 2019    18:00 WIB
Cukupkah Waktu Tidur Anak Anda?
Sebenarnya tidak ada acuan mengenai berapa lama waktu tidur yang cukup bagi anak-anak pada berbagai usia karena setiap anak membutuhkan lama tidur yang berbeda-beda pula. Usia 1-4 Minggu → 15.5-16.5 Jam/HariBayi baru lahir biasanya memiliki waktu tidur yang singkat yaitu sekitar 2-4 jam setiap kali tidur. Bayi prematur mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dan bayi yang rewel mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih singkat.Karena bayi baru lahir belum memiliki irama sirkardian (pengatur waktu tidur) sehingga pola tidur mereka tidak berhubungan dengan siang atau malam hari. Bayi baru lahir biasanya tidak memiliki pola tidur sama sekali.Usia 3 Bulan → 15 Jam/HariSaat ini bayi anda telah mulai dapat beradaptasi sehingga ia mulai memiliki pola tidur yang teratur. Waktu tidur terlama bayi anda setiap kali tidur adalah sekitar 4-6 jam dan lebih sering terjadi di malam hari.Waktu tidur siang bayi anda saat ini adalah sekitar 5 jam dan waktu tidur di malam hari adalah sekitar 10 jam.Usia 6 Bulan → 14 Jam/HariTujuan utama anda saat ini adalah menciptakan kebiasaan tidur yang sehat bagi bayi anda karena ia telah mulai dapat berinteraksi dengan orang lain dan pola tidurnya pun telah lebih teratur.Bayi biasanya akan tidur siang sebanyak 3 kali yang kemudian akan berkurang menjadi 2 kali saat ia berusia 6 bulan, yang membuat mereka dapat tidur lebih lama di malam hari, bahkan selama semalam penuh. Waktu tidur siang bayi anda saat ini adalah sekitar 4 jam dan waktu tidur di malam hari adalah sekitar 10 jam.Usia 9 Bulan → 14 Jam/HariSaat ini bayi anda telah dapat tidur lebih lama di malam hari yaitu sekitar 11 jam setiap harinya dengan waktu tidur siang yang lebih singkat yaitu sekitar 3 jam setiap harinya.Usia 1 Tahun → 14 Jam/HariSaat ini, waktu tidur siang anak anda mungkin telah berkurang menjadi 1 kali setiap harinya dan hanya membutuhkan 2.5 jam tidur siang dan 11.5 jam waktu tidur di malam hari setiap harinya.Usia 3 Tahun → 12 Jam/HariAnak-anak berusia 3 tahun biasanya akan pergi tidur pada pukul 7-9 malam dan bangun sekitar pukul 6-8 pagi. Pada saat ini sebagian besar anak masih tidur siang selama sekitar 1 jam di siang hari, dan tidur selama 11 jam di malam hari.Usia 4 Tahun → 11.5 Jam/HariAnak anda mulai jarang tidur siang atau bahkan tidak tidur siang sama sekali dan tidur selama 11.5 jam setiap malamnya.Usia 5-12 Tahun → 9-11 Jam/HariSeiring dengan semakin bertambahnya usia anda, waktu tidurnya di malam hari pun mulai sedikit berkurang. Anak anda pun mulai tidur lebih malam dari sebelumnya.Usia 12-16 Tahun → 8.5-9 JamAnak remaja anda tetap membutuhkan tidur yang cukup untuk menjaga kesehatannya, beberapa anak bahkan membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dari beberapa tahun sebelumnya. Sumber: webmd
 30 Oct 2018    18:00 WIB
Apa yang Terjadi Pada Tubuh Anda Saat Tidur?
Sebagian besar orang berpikir bahwa tidur merupakan salah satu cara tubuh anda beristirahat, akan tetapi tahukah anda bahwa saat anda tidur justru banyak proses rumit yang terjadi di dalam tubuh anda untuk membuat anda merasa lebih segar dan sehat keesokkan harinya? Para ahli membagi tidur menjadi 4 fase, di mana setiap fasenya membutuhkan sekitar 90 menit untuk menyelesaikan suatu tugas. Waktu yang diperlukan di setiap fase tidur ini dapat bervariasi tergantung pada siklus tidur anda, di mana tidur nyenyak dan dalam biasanya lebih sering terjadi pada awal waktu tidur anda dan anda biasanya mulai bermimpi pada pertengahan waktu tidur anda.Fase IFase I merupakan fase pertama dari tidur anda, di mana anda berada di antara tertidur dan bangun. Pada fase ini, anda mudah terbangun dari tidur, bahkan anda mungkin merasa tidak pernah tidur saat terbangun. Pada fase ini, mata anda akan bergerak-gerak dengan perlahan bersamaan dengan relaksasi otot anda. Anda juga dapat mengalami kejang otot ringan.Fase IIPada fase II anda tidak tidur terlalu nyenyak atau juga tidak mudah terbangun seperti pada fase I. Sebagian waktu tidur anda setiap malamnya berada pada fase ini. Saat anda memasuki fase II, anda mulai tidak mengetahui keadaan lingkungan sekitar anda dan suhu tubuh anda pun menurun. Gelombang otak melambat, begitu juga dengan denyut jantung dan tekanan darah anda. Hal ini berarti bahwa hampir sepanjang malam, jantung dan sistem sirkulasi (pembuluh darah) anda beristirahat.Fase IIIFase ini merupakan saat tidur terdalam anda (tidur nyenyak). Pada fase ini, tekanan darah anda akan menurun, pernapasan melambat, aliran darah masuk ke dalam otot, dan terjadi berbagai perbaikan jaringan. Berbagai jenis hormon, salah satunya adalah hormon pertumbuhan juga dikeluarkan pada saat ini. Pada fase inilah berbagai gangguan tidur seperti berjalan saat tidur, berbicara atau makan saat tidur terjadi. Fase ini merupakan fase tidur terdalam yang membuat anda merasa segar dan bertenaga esok harinya dan merupakan saat di mana anda sulit dibangunkan. Sekitar 20% waktu tidur anda berada pada fase ini, terutama pada sebagian pertama waktu tidur anda (beberapa jam pertama setelah anda tertidur).Fase REM (Rapid Eye Movement)Anda dapat mengalami berbagai mimpi pada fase tidur lainnya, akan tetapi mimpi buruk atau mimpi penuh imajinasi biasanya terjadi pada fase REM ini. Pada fase ini, gelombang otak anda terlihat sama seperti saat anda terbangun walaupun anda masih tidur saat ini. Pada fase ini, mata anda bergerak-gerak dengan cepat, denyut jantung dan kecepatan pernapasan pun mulai berubah. Otot-otot tubuh anda akan menjadi lumpuh untuk mencegah anda melakukan gerakan apapun saat sedang bermimpi. Sesi pertama REM biasanya singkat dan terjadi pada akhir waktu tidur, dan akan semakin memanjang seiring dengan semakin dekatnya anda dengan waktu bangun. Fase REM biasanya terjadi pada setengah waktu tidur anda (dari tengah waktu tidur hingga sebelum terbangun). Fase REM juga hanya terjadi pada sekitar 20% waktu tidur anda seperti halnya fase III.Hal Lainnya yang Terjadi Saat Anda TidurHal lainnya yang terjadi saat anda tidur adalah regulasi atau pengaturan hormon yang mengatur nafsu makan. Tidur nyenyak di malam hari diduga dapat membantu menurunkan produksi hormon ghrelin dan leptin yang mengontrol nafsu makan anda. Tidur juga diduga berhubungan dengan pembentukan suatu jalur di dalam otak yang berfungsi untuk belajar dan ingatan. Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian, aktivitas "sistem pembuangan" (sistem glimfatik) otak juga 10 kali lebih aktif saat anda tidur daripada saat anda bangun.Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa siklus tidur setiap orang dan bahkan setiap malam dapat berbeda-beda. Beberapa hal yang mempengaruhi siklus tidur anda seperti usia dan waktu tidur dapat membuat tubuh berada pada suatu fase lebih lama atau lebih singkat.Sumber: huffingtonpost
 31 Aug 2018    16:00 WIB
Sering Terbangun Ketika Tidur di Malam Hari? Ternyata Begini Efeknya!
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa sering terbangun dari tidur di malam hari dapat berbahaya bagi kesehatan fisik Anda seperti halnya kurang tidur. Seorang ahli di Israel menemukan dalam penelitiannya bahwa sering terbangun saat tidur di malam hari, yang banyak terjadi pada petugas kesehatan seperti dokter dan suster dan para orang tua baru, adalah sama dengan hanya tidur selama 4 jam di malam hari.  Pada penelitian ini, para peneliti mengamati pola tidur para pelajar. Para pelajar ini diminta untuk menggunakan jam tangan yang memonitor kapan mereka tidur dan kapan mereka bangun. Pada penelitian ini, para peneliti meminta para pelajar untuk melakukan 2 hal yaitu tidur nyenyak selama 8 jam di suatu malam dan tidur dengan keadaan sering terbangun keesokkan malamnya karena menerima 4 telepon yang meminta mereka untuk menyelesaikan sesuatu hal sebelum kembali tidur. Pagi hari setelah 2 malam ini, para peneliti kemudian meminta para pelajar ini untuk menyelesaikan suatu tugas untuk mengukur kemampuan konsentrasi dan keadaan emosional mereka. Hasilnya adalah satu malam dengan tidur yang terganggu (sering terbangun saat tidur) telah memberikan dampak negatif pada mood, kemampuan konsentrasi, dan fungsi kognitif (kemampuan berpikir). Para peneliti menduga bahwa sering mengalami tidur yang terganggu seperti ini dapat menimbulkan efek negatif dalam jangka panjang, sama seperti bila Anda kurang tidur dalam waktu yang lama. Penelitian ini juga menemukan bahwa siapa saja dapat mengalami hal ini dan tidak tergantung pada usia serta pekerjaan mereka.  Sumber: womenshealthmag
 23 Jul 2018    16:00 WIB
Tips Agar Tidur Jadi Lebih Uenak
Guys ingat tidur itu penting. Bukan hanya durasinya namun juga kualitas tidurnya. Sobat pasti pernah merasakan kalau tidur nyenyak alias uenak, pagi kita bisa bangun dengan tubuh yang segar dan otak kita berasa cemerlang. Ini sudah dibuktikan bahwa tidur yang cukup meningkatkan kemampuan belajar, kewaspadaan, membantu kita membuat keputusan, menjaga kesehatan jantung, keseimbangan hormon serta melindungi kekebalan tubuh kita. Jelaskan guys, coba kalau kurang tidur disuruh jaga…yang ada menguap terus jadinya tidak bisa waspada. Banyak juga kita dengar banyak kecelakaan lalu lintas yang bahkan menyebabkan seorang kehilangan nyawanya karena kurang tidur sehingga kehilang konsentrasi waktu mengemudikan. Jadi tidur memainkan peranan penting dalam kesehatan fisik, mental, kualitas hidup dan keselamatan kita. Tentu jumlah tidur yang dibutuhkan seorang berbeda-beda seturut bertambahnya usia seseorang. Rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-9 jam per hari. Sedangkan untuk kualitas tidur yang baik menurut The National Sleep Foundationa adalah sebagai berikut: Tidur setidaknya 85 persen dari waktu kita berbaring di atas tempat tidur Hanyut tertidur dalam waktu 30 menit Terbangun dari tidur tidak lebih dari satu kali Terjaga kurang dari 20 menit sejak kita mulai tertidur Setelah sudah jelas ini, sekarang kita memasuki caranya dapat kualitas tidur yang baik 1.            Patuhi jadwal tidur                 Tubuh manusia memiliki jamnya sendiri yang disebut dengan ritme circadian yaitu berkenaan dengan waktu tidur dan bangun. Jam tubuh kita bekerja dengan baik kapankala kita memiliki kebiasaan tidur yang teratur baik pada waktu jam tidur maupun jam bangun. Sobat bisa coba sendiri di rumah setelah kita sudah terbiasa tidur dan bangun di jam tertentu maka tubuh kita akan menyesuaikan hingga kita tidak perlu alarm untuk membangunkan kita pada jam tersebut. Penelitian yang diadakan baru-baru ini menemukan bahwa mereka yang memiliki tidur teratur memiliki kaitan dengan kebahagiaan, kesehatan dan ketenangan yang lebih baik. 2.            Berada di bawah paparan sinar matahari                 Ternyata sinar matahai memiliki peranan kunci dalam mengatur pola tidur kita. Cahaya pagi membantu untuk menaikan suhu tubuh yang merangsang hormon yang membuat kita terjaga seperti kortisol dan menunda pelepasan hormon yang mendorong kita untuk tidur seperti melatonin hingga malam gelap. Jadi sobat sehat, di pagi atau siang hari berjalanlah di luar di bawah sinar matahari setidaknya 30 menit setiap hari atau biarkan sinar matahari masuk ke dalam kamar atau ruangan kerja kita. 3.            Kurangi paparan blue light yang dihasilkan dari gadget atau komputer kita                 Cahaya biru dari sinar matahari dapat bermanfaat untuk tidur, tetapi cahaya biru juga ditemukan di sebagian besar perangkat berbasis LED, yang dapat membahayakan tidur kita. Hal ini tidak bisa kita pungkiri dalam jaman yang serba gadget, ketika kita tidak bisa tidur atau bahkan tidak tidur karena sering kalai kita berkutik dengan gadget kita. Nah ternyata penelitian menunjukkan bahwa cahaya biru yang dipancarkan dari perangkat digital dapat meningkatkan risiko komplikasi tidur. Untuk mengatasi hal ini sobat sehat perlu perhatikan : Batas waktu melihat layar gadget kita Gunakan kaca mata yang menyaring sinar biru Gunakan lensa anti reflektif Gunakan pengaturan metode malam ketika membaca atau menonton Download aplikasi untuk mengurangi sinar biru Jadi untuk baiknya matikan lampu agar kamar kita terbebas dari cahaya sehingga bisa tidur dengan nyenyak. 4.            Meningkatkat diet sehat dan olah raga dalam hidup kita                 Olah raga teratur meningkatkan kualitas tidur kita secara signifikan. Namun jagan berolahraga menjelang waktu tidur. Para peneliti menyarankan bahwa makanan yang mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan lebih tinggi kandungan proteinnya dapat membantu kita tertidur lebih cepat. Asupan gula yang banyak dapat menyebabkan Anda lebih sering terbangun dari tidur. Demikianlah beberapa tips yang sobat sehat bisa coba di rumah supaya bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Jika sobat sehat masih saja tidak bisa tidur nyenyak karena satu atau dua hal mungkin perlu ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang lebih baik dan lengkap. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 22 Jul 2018    13:00 WIB
Kualitas Tidur Dan Makan Bisa Menyebabkan Diabetes
Kata diabetes mungkin sudah tidak asing bagi kita. Orang juga mengenalnya sebagai penyakit gula. Lebih mencengangkan dan membuat kita miris adalah sekita 10 juta penduduk Indonesia mengidap ini sehingga kita menempati peringkat 7 dengan pasien terbanyak di dunia. Diabetes tidak mengenal usia dan status mau muda, tua, kaya ataupun miskin bisa mengalamai diabetes. Sobat sehat tentu tidak mau mengalami hal ini bukan? Nah kita artikel kali ini, kita akan membahas penelitian baru yang berkenaan pola hidup kita terutama kurang tidur, nyemil dan resiko terkena diabetes. Guys, nyemil sesekali tentu tidak mengapa. Namun ketika nyemil menjadi kebiasaan kita terutama di malam hari pada waktu jam tidur maka resiko yang kita hadapi adalah obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Keinginan kita untuk nyemil terutama nyemil junk food erat kaitannya dengan pola tidur kita yang buruk Dalam suatu pertemuan tahunan the Associated Professional Sleep Societies yang disebut SLEEP 2018 yang diadakan di Baltimore, menyajikan hasil penemuan mereka tentang hal ini. Salah satu peneliti dari  University of Arizona di Tucson meneliti 3.105 orang dewasa dari 23 wilayah metropolitan di seluruh Amerika Serikat terkait dengan kebiasaan ngemil di malam hari, kualitas tidur, dan masalah kesehatan yang didiagnosis. Sekitar 60 persen responden mengaku ngemil larut malam secara teratur, sementara dua pertiga dari mereka mengatakan bahwa sulit tidur membuat mereka ingin nyemil camilan yang tidak sehat. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa kurang tidur bisa menjadi predicator atau faktor ke depan yang membuat orang ngidam atau ingin nyemil camilan yang tidak sehat yang pada akhirnya meningkatkan resiko seorang terkena diabetes. Guys, tidur sangat erat kaitannya dengan metabolisme tubuh kita. Kalau tidur kita tidak sehat atau mengalami gangguan maka metabolisme tubuh kita juga akan mengalami ganguan. Di Amerika sendiri dilaporkan sekitar 50 hingga 70 juta penduduknya mengalami gangguan tidur menurut the American Sleep Association. Sebab itu kita perlu memandang serius perkara ini. Sobat sehat tentu ingin tetap sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik lagi bukan?  Maka kita perlu memperhatikan kualitas tidur kita. Tidur malam yang nyenyak membantu kebiasaan makan atau diet kita yang sehat dan juga menjaga metabolisme tubuh kita. Jadi sobat sehat semua, jangan begadang kalau tidak perlu. Jika sobat mengalami masalah sulit tidur dan tidak tahu penyebabnya, ada baiknya sobat datang ke dokter atau rumah sakit yang berkompeten untuk mengatasi sleep disorder yang dialami sobat sehat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, sains.kompas.com
 26 Jun 2018    11:00 WIB
Berkeringat Waktu Tidur, Kenapa Ya?
Apakah Anda pernah terbangun di pagi hari dan merasa bingung mengapa Anda basah kuyup oleh keringat? Berkeringat di malam hari atau saat tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal. Bila hal ini sering terjadi, maka Anda mungkin mengalami suatu gangguan kesehatan. Anak dan wanita yang sedang memasuki masa menopause juga dapat mengalami hal ini. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat Anda berkeringat di malam hari.   Suhu Tubuh dan Ruangan Penyebab tersering dari keringat di malam hari adalah karena suhu tubuh Anda meningkat akibat suhu ruangan kamar tidur Anda yang terlalu panas. Selain itu, merupakan suatu hal yang normal bila suhu tubuh Anda berubah-ubah saat Anda tidur. Hal ini dikarenakan pada fase tidur tertentu, sistem saraf autonom yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, dan berbagai hal lainnya akan terstimulasi sehingga suhu tubuh Anda pun meningkat. Kendati demikian, sebagian besar orang akan mengalami penurunan suhu tubuh saat subuh.   Baca juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Gangguan Tidur Tertentu Berbagai jenis gangguan tidur ternyata tidak hanya membuat tidur Anda tidak nyenyak di malam hari, tetapi juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Salah satu gangguan tidur yang paling sering menyebabkan hal ini adalah gangguan tidur apnea. Pada gangguan tidur apnea, penderita biasanya mengalami kesulitan bernapas, yang berarti penderita membutuhkan tenaga dan usaha ekstra untuk bernapas. Hal ini tentu saja akan membuat sang penderita berkeringat sama seperti saat ia sedang berlari dan kesulitan bernapas. Pada anak-anak, terutama balita, gangguan tidur yang membuatnya kesulitan bernapas biasanya akan membuat anak berkeringat saat tidur dan tampak gelisah saat tidur. Sang anak mungkin terbangun dengan wajah kemerahan dan basah kuyup oleh keringat. Segera hubungi dokter Anda bila anak Anda mengalami hal ini, apalagi bila ia juga mendengkur. Pada wanita, berkeringat di malam hari biasanya terjadi pada mereka yang telah memasuki masa menopause. Selain itu, resiko terjadinya gangguan tidur apnea juga akan meningkat hingga 10 kali lipat pada masa awal menopause karena penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Sementara itu, sejumlah orang juga berkeringat di saat tidurnya setelah mereka mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan pelemas otot, yang akan mempengaruhi saluran pernapasan atas dan memperburuk gangguan tidur apnea serta kebiasaan mendengkur orang tersebut. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang bangun dalam keadaan basah kuyup oleh keringat adalah karena ia mengalami mimpi buruk atau karena ia mengalami serangan cemas, yang akan memicu terjadinya serangan panik dan keringat berlebih saat tidur. Jika Anda terus mengalami mimpi buruk, terutama setelah mengalami suatu kejadian traumatis, maka pengobatan seperti konseling dapat sangat membantu. Selain itu, anak-anak juga dapat berkeringat saat tidur bila mereka mengalami suatu gangguan tidur yang disebut dengan teror malam.   Gangguan Kesehatan Lain Sesekali terbangun dalam keadaan basah kuyup karena berkeringat mungkin bukanlah suatu hal yang mengkhawatirkan, akan tetapi bila keadaan ini terus berlangsung, maka hal ini mungkin disebabkan oleh suatu gangguan kesehatan tertentu, yang membutuhkan pertolongan medis segera, apalagi bila Anda juga mengalami demam atau penurunan berat badan walaupun tidak sedang berusaha untuk menurunkannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan kesehatan lainnya yang juga dapat menyebabkan Anda berkeringat saat tidur: Infeksi, termasuk tuberkulosis (TBC) Berbagai jenis obat-obatan seperti obat anti depresi, terapi sulih hormon, insulin Hipertiroidisme Diabetes (hipoglikemia) Gangguan saraf autonom Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya Sumber: sleepdisorder
 17 Mar 2018    12:30 WIB
4 Cara Membuat Bayi Terjaga di Siang Hari
Proses penyesuaian hidup pada bayi sering menyulitkan orangtua, terutama untuk seorang ibu yang tidak mendapatkan bantuan dari si ayah atau keluarga yang lain. Banyak orang tua baru yang merasa kesulitan untuk menidurkan bayi mereka saat malam hari. Sementara sebagai orang tua juga memerlukan istirahat yang cukup supaya mempunyai energi yang cukup untuk menjaga bayinya keesokan harinya. Perlu diingat bayi memerlukan penyesuaian waktu tidur mereka. Salah satu caranya adalah membuat bayi terjaga di siang hari supaya ia dapat tidur di malam hari. Dengan cara begitu kita juga dapat beristirahat di malam hari.   Berikut adalah cara membuat bayi Anda tertidur pulas di malam hari: 1.  Menciptakan rutinitasBayi baru lahir banyak menghabiskan waktu dengan tidur dan akan sulit untuk mereka membedakan siang dan malam. Walaupun pada akhirnya mereka akan terbiasa, sebenarnya tidak akan menyakiti mereka jika kita mengganggu tidurnya sedikit di siang hari supaya mereka sedikit merasa ngantuk di malam hari. Ciptakan rutinitas mereka dengan menidurkan dan membangunkan bayi Anda dengan waktu yang sama setiap hari sehingga bayi Anda dapat tidur lebih baik dan lebih nyenyak pada waktunya.   2.  Bawa bayi Anda berjalan-jalan dan menikmati sinar matahariAnda mungkin berfikir kalau bayi Anda tidur lebih nyenyak di ruangan yang gelap, padahal Anda justru akan memperlambat waktu penyesuaian mereka. Saat sianr matahari masuk ke dalam kamar, biarkan bayi Anda merasakan kehangatannya dan beraktifitas sepanjang hari. Tetapi jika bayi Anda tetapi ingin tidur, sebaiknya Anda membiarkan dia tidur.   3.  Gendong bayi Anda dan mulailah bernyanyi atau berbicara dengannyaJika Anda tidak ingin membuat bayi Anda kelelahan dan tetapi tidak ingin bayi Anda tidur terlalu banyak di siang hari, Anda bisa memulai cara ini. Dengan menggendongnya dan menyanyikan lagu juga akan mempererat ikatan antara ibu dan anak.   4.  Bangunkan bayi di siang hari untuk menyusuiDaripada membiarkan bayi tidur dalam jangka waktu lama di siang hari, maka bangunkan ia untuk menyusui bahkan jika ia tertidur pulas. Karena meski bayi membutuhkan tidur yang banyak ia tetap membutuhkan makan yang berasal dari ASI ibunya. Sedangkan saat malam hari orangtua bisa memberikan interval waktu 3-4 jam untuk menyusui.   Sumber: magforwomen