Your browser does not support JavaScript!
 29 Jul 2019    08:00 WIB
Mengapa Anda Berkeringat Saat Tidur ?
Keringat sebenarnya merupakan salah satu mekanisme pendingin alami di dalam tubuh, yang biasanya mulai bekerja saat cuaca panas atau saat Anda berolahraga. Akan tetapi, pada beberapa kasus, seseorang dapat berkeringat pada waktu yang tidak sesuai, bahkan saat tidur. Selain tergantung pada bagaimana aktivitas Anda dan cuaca lingkungan, seberapa banyak keringat yang Anda hasilkan setiap harinya juga tergantung pada berapa banyak kelenjar keringat yang terdapat pada tubuh Anda. Semakin banyak kelenjar keringat di dalam tubuh Anda, maka semakin banyak keringat yang Anda hasilkan. Pria cenderung lebih banyak berkeringat dibandingkan wanita karena tubuh wanita memang dapat mengatur air dengan lebih baik. Ada 2 jenis kelenjar keringat di dalam tubuh, yaitu: Kelenjar apokrin, yaitu kelenjar yang dipicu oleh emosi, misalnya karena gugup atau takut Kelenjar ekrin, yang berfungsi untuk menghasilkan keringat untuk mendinginkan kulit Jadi, keringat pada malam hari biasanya disebabkan oleh kelenjar ekrin, walaupun kelenjar apokrin mungkin memiliki sedikit peranan. Hipotalamus merupakan termometer tubuh, yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh dan mengaktivasi kelenjar keringat saat suhu tubuh terlalu tinggi. Selain cuaca panas, hipotalamus juga dapat terstimulasi oleh infeksi bakteri atau infeksi virus, yang menyebabkan demam. Beberapa jenis obat-obatan, menopause, dan menderita suatu penyakit infeksius yang berat juga dapat memicu hipotalamus untuk mulai memproduksi keringat. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai hal yang membuat Anda berkeringat di malam hari, termasuk saat tidur. Lingkungan Terlalu Panas Lalu, apa sebenarnya yang membuat Anda berkeringat di malam hari, termasuk saat tidur? Hal pertama yang mungkin menjadi penyebabnya adalah suhu kamar yang terlalu panas dan kelembaban yang kurang. Penyebab lainnya adalah Anda menggunakan selimut atau pakaian tidur yang terlalu tebal. Demam Hal lain yang dapat membuat Anda berkeringat saat tidur adalah keadaan kesehatan Anda. Apakah Anda mengkonsumsi makanan tertentu, apakah Anda merasa sangat lelah, apakah Anda sedang demam, atau apakah Anda sedang sakit. Berkeringat di malam hari dapat disebabkan oleh demam akibat berbagai penyakit infeksi. Memasuki Masa Menopause Pada wanita paruh baya, salah satu hal yang dapat membuat mereka berkeringat saat tidur adalah hot flashes, yang merupakan gejala yang umum terjadi pada masa menopause akibat perubahan kadar hormonal di dalam tubuh. Kadar estrogen yang turun secara mendadak dapat membuat hipotalamus "kebingungan" dan membuat suhu tubuh seorang wanita naik sebesar 6 derajat secara mendadak. Pria juga tidak terbebas sepenuhnya dari efek hormonal ini. Beberapa orang pria yang mengalami defisiensi testosteron atau mengkonsumsi obat yang berfungsi untuk menghambat testosteron juga akan mengalami gejala yang sama. Obat-obatan Selain pengobatan kanker prostat, ada obat-obatan lain yang juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari, misalnya obat yang berfungsi untuk atau yang dapat meningkatkan denyut jantung dan melebarkan pembuluh darah, biasanya juga akan membuat produksi keringat Anda meningkat. Salah satu jenis obat yang seringkali membuat Anda berkeringat di malam hari adalah obat penurun panas. Obat lain yang juga dapat menyebabkan Anda berkeringat di malam hari adalah obat anti depresi.   Baca juga: 5 Manfaat Tidur Tanpa Busana Bagi Kesehatan Anda   Penyakit Tertentu Selain obat-obatan, beberapa penyakit infeksius seperti tuberkulosis dan AIDS juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Hal ini disebabkan oleh demam yang tidak kunjung reda, terutama pada orang yang menderita HIV. Limfoma Hodgkin, sejenis kanker kelenjar getah bening, juga dapat menyebabkan Anda demam ringan sehingga membuat Anda berkeringat di malam hari. Mengkonsumsi Alkohol di Malam Hari Mengkonsumsi minuman beralkohol di malam hari juga dapat membuat Anda berkeringat saat tidur. Ketergantungan dan kecanduan alkohol juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Mengkonsumsi Makanan Pedas Hal lain yang juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari adalah mengkonsumsi makanan pedas. Karena tubuh biasanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk mencerna makanan, maka Anda mungkin tidak akan langsung mengalami efek ini. Selain makanan pedas, mengkonsumsi kafein juga dapat memicu terbentuknya keringat pada orang yang memang sudah menghasilkan keringat berlebih. Hiperhidrosis Hiperhidrosis merupakan suatu keadaan di mana seseorang menghasilkan keringat secara berlebihan, baik pada siang dan malam hari, tanpa penyebab yang jelas. Untuk memastikan apakah Anda menderita hiperhidrosis atau tidak, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: howstuffworks
 26 Jun 2018    11:00 WIB
Berkeringat Waktu Tidur, Kenapa Ya?
Apakah Anda pernah terbangun di pagi hari dan merasa bingung mengapa Anda basah kuyup oleh keringat? Berkeringat di malam hari atau saat tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal. Bila hal ini sering terjadi, maka Anda mungkin mengalami suatu gangguan kesehatan. Anak dan wanita yang sedang memasuki masa menopause juga dapat mengalami hal ini. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat Anda berkeringat di malam hari.   Suhu Tubuh dan Ruangan Penyebab tersering dari keringat di malam hari adalah karena suhu tubuh Anda meningkat akibat suhu ruangan kamar tidur Anda yang terlalu panas. Selain itu, merupakan suatu hal yang normal bila suhu tubuh Anda berubah-ubah saat Anda tidur. Hal ini dikarenakan pada fase tidur tertentu, sistem saraf autonom yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, dan berbagai hal lainnya akan terstimulasi sehingga suhu tubuh Anda pun meningkat. Kendati demikian, sebagian besar orang akan mengalami penurunan suhu tubuh saat subuh.   Baca juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Gangguan Tidur Tertentu Berbagai jenis gangguan tidur ternyata tidak hanya membuat tidur Anda tidak nyenyak di malam hari, tetapi juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Salah satu gangguan tidur yang paling sering menyebabkan hal ini adalah gangguan tidur apnea. Pada gangguan tidur apnea, penderita biasanya mengalami kesulitan bernapas, yang berarti penderita membutuhkan tenaga dan usaha ekstra untuk bernapas. Hal ini tentu saja akan membuat sang penderita berkeringat sama seperti saat ia sedang berlari dan kesulitan bernapas. Pada anak-anak, terutama balita, gangguan tidur yang membuatnya kesulitan bernapas biasanya akan membuat anak berkeringat saat tidur dan tampak gelisah saat tidur. Sang anak mungkin terbangun dengan wajah kemerahan dan basah kuyup oleh keringat. Segera hubungi dokter Anda bila anak Anda mengalami hal ini, apalagi bila ia juga mendengkur. Pada wanita, berkeringat di malam hari biasanya terjadi pada mereka yang telah memasuki masa menopause. Selain itu, resiko terjadinya gangguan tidur apnea juga akan meningkat hingga 10 kali lipat pada masa awal menopause karena penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Sementara itu, sejumlah orang juga berkeringat di saat tidurnya setelah mereka mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan pelemas otot, yang akan mempengaruhi saluran pernapasan atas dan memperburuk gangguan tidur apnea serta kebiasaan mendengkur orang tersebut. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang bangun dalam keadaan basah kuyup oleh keringat adalah karena ia mengalami mimpi buruk atau karena ia mengalami serangan cemas, yang akan memicu terjadinya serangan panik dan keringat berlebih saat tidur. Jika Anda terus mengalami mimpi buruk, terutama setelah mengalami suatu kejadian traumatis, maka pengobatan seperti konseling dapat sangat membantu. Selain itu, anak-anak juga dapat berkeringat saat tidur bila mereka mengalami suatu gangguan tidur yang disebut dengan teror malam.   Gangguan Kesehatan Lain Sesekali terbangun dalam keadaan basah kuyup karena berkeringat mungkin bukanlah suatu hal yang mengkhawatirkan, akan tetapi bila keadaan ini terus berlangsung, maka hal ini mungkin disebabkan oleh suatu gangguan kesehatan tertentu, yang membutuhkan pertolongan medis segera, apalagi bila Anda juga mengalami demam atau penurunan berat badan walaupun tidak sedang berusaha untuk menurunkannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan kesehatan lainnya yang juga dapat menyebabkan Anda berkeringat saat tidur: Infeksi, termasuk tuberkulosis (TBC) Berbagai jenis obat-obatan seperti obat anti depresi, terapi sulih hormon, insulin Hipertiroidisme Diabetes (hipoglikemia) Gangguan saraf autonom Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya Sumber: sleepdisorder