Your browser does not support JavaScript!
 31 May 2019    11:00 WIB
Mengenal Autisme (Gejala, Pengobatan)
Autisme dapat muncul dalam bentuk yang berbeda-beda pada tiap orang sehingga pengobatannya juga dibuat khusus untuk kebutuhan tiap orang. Pada artikel ini kita akan membicarakan pengobatan utama untuk mengobati autisme pada anak-anak dan orang dewasa. Apakah autisme itu?Autisme adalah kecacatan perkembangan dan gangguan neurologis yang memiliki beragam bentuk. Hal tersebut dikenal sebagai  Autism Spectrum Disorder atau pervasive developmental disorder, autisme adalah bentuk gangguan komunikasi, interaksi sosial dan perilaku berulang dan lebih sering ditemukan pada anak-anak. Gejala dari autismeTidak ada pengobatan menyeluruh untuk autisme, tetapi ada banyak erapi yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala dari autisme.Gejala bisa meliputi isolasi sosial, menghindari kontak fisik, menghindari suara keras dan kurangnya kemampuan sosial. Anak-anak dengan autisme atau orang dewasa dengan autisme juga sangat kurang empatinya, sehingga mereka tidak dapat menunjukkan perasaannya kepada orang lain. Pengobatan untuk autismeGejala-gejala dari autisme dapat dikurangi dengan melakukan berbagai terapi yang dibuat khusus untuk menangkal pola perilaku negatif. Pengobatan yang tepat tepat waktu adalah kunci untuk mengendalikan autisme. Anak dengan autisme akan menjalani sesi terapi perilaku untuk mengembangkan keterampilan interaksi sosial dan pembelajaran perubahan obyektif supaya gejala anak membaik. Autisme juga bisa diobati dengan obat-obatan dan terapi perilaku. Sangat penting juga untuk memperhatikan berbagai masalah kesehatan yang timbul karena autisme seperti gangguan tidur, kejang dan masalah pencernaan. Anak-anak yang menjalani terapi perilaku akan mampu mengembangkan kemampuan interaksi sosial dan belajar berbagai perubahan objek. Orang tua juga akan dilatih dan diajarkan bagaimana mengahadapi dan bagaimana mengurangi gejala-gejala dari autisme. Terapi akan memfokuskan pada kemampuan motorik, kemampuan komunikasi, berbicara, interaksi sosial, kemampuan bermain dan bagaimana berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Pengobatan untuk autisme dapat dipecah menjadi terapi perilaku, terapi bicara, terapi berbasis bermain, terapi fisik, terapi okupasi dan terapi nutrisis. Semua bentuk terapi itu sangat penting, dan yang lebih penting lagi memilih terapis yang baik dan profesional untuk meminimalisir munculnya berbagai gangguan perilaku Ingin mengetahui lebih banyak mengenai autisme? Silahkan baca di siniSumber: healthmeup
 18 Nov 2015    20:00 WIB
Ini Dia Tanda Berakhirnya Pernikahan Anda!
Pada sebagian besar kasus perceraian, salah satu pihak merasa terkejut saat mereka menerima surat panggilan pengadilan karena pasangannya telah menggugat cerai mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan apa saja tanda-tanda bahaya yang menunjukkan bahwa pernikahan Anda dan pasangan mungkin sedang berada di ujung jurang.Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda peringatan yang menunjukkan bahwa pernikahan Anda sedang berada di ambang pintu perceraian.  1.      Anda dan Si Dia Tidak Lagi Memiliki KesamaanApakah Anda dan pasangan masih tinggal serumah, pergi ke berbagai acara bersama, dan masih melakukan berbagai kegiatan rutin; tetapi hampir tidak pernah mengobrol? Bila ya, maka hal ini merupakan tanda utama bahwa Anda dan pasangan memiliki suatu masalah dalam pernikahan yang telah Anda bina selama ini.Komunikasi dan menceritakan berbagai hal yang Anda alami di sepanjang hari serta memberitahu si dia apa yang Anda pikirkan dan rasakan adalah hal yang sangat penting yang dapat membentuk ikatan dalam hubungan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, bila Anda merasa semakin jarang mengobrol dengan pasangan Anda, mulailah dengan membuka percakapan terlebih dahulu dan berbicaralah. 2.      Apapun yang Anda Lakukan Selalu SalahApakah Anda merasa apapun yang Anda lakukan selalu dianggap salah oleh pasangan Anda? Atau apakah si dia terus mengkritik segala sesuatu yang Anda lakukan? Kritik dan kata-kata pedas yang terus-menerus keluar dari mulut pasangan Anda dapat merupakan pertanda adanya masalah besar dalam kehidupan pernikahan Anda.Ajaklah pasangan Anda untuk duduk dan berdiskusi bersama mengenai apa sebenarnya yang membuat ia merasa kesal pada Anda. Mencari tahu masalah yang ada dan apa jalan keluar terbaik untuk menyelesaikannya dapat membantu memperbaiki hubungan Anda dan pasangan. Baca juga: Perceraian dan Akibatnya Pada Anak 3.      Selalu Menjadi Orang Terakhir yang TahuApakah si dia mulai jarang memberitahu Anda apapun mengenai pekerjaannya, masalahnya, atau bahkan kesuksesannya? Apakah Anda baru mengetahui berbagai hal tersebut dari orang lain atau secara tidak sengaja mendengarnya sedang bercerita dengan temannya? Bila ya, maka Anda dan pasangan berarti sedang memiliki masalah besar dalam hal komunikasi! Bila si dia enggan memulai percakapan, Anda pun dapat memulainya. Jangan merasa gengsi! Karena harga diri Anda tidak dapat menyelamatkan pernikahan Anda. 4.      Perubahan Penampilan Pada PasanganSeiring dengan berlalunya waktu, rasa nyaman yang ada di antara Anda dan pasangan memang akan membuat Anda dan pasangan mulai enggan terlihat sempurna di hadapan masing-masing. Akan tetapi, perubahan drastis dalam hal penampilan dan kebersihan diri (menjadi lebih buruk) yang dialami oleh pasangan Anda dapat merupakan pertanda bahwa si dia tidak lagi perduli atau karena ia tidak menghargai Anda dan pernikahannya.Jika pasangan Anda mulai tidak memperhatikan penampilan fisiknya, ajaklah si dia berdiskusi secara baik-baik dan beritahu si dia bahwa Anda akan lebih menghargai dan menghormatinya bila ia memperbaiki penampilannya. 5.      Tidak Saling BerbicaraApakah Anda dan pasangan selalu terlihat sibuk dengan urusan masing-masing saat berada di rumah? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan petunjuk adanya masalah di dalam pernikahan Anda dan si dia.Merupakan hal yang umum bagi seseorang untuk mencari pengalih perhatian untuk menghindari berbagai masalah yang ada di dalam kehidupan pernikahannya. Oleh karena itu, segera ajak si dia berdiskusi untuk mencari tahu apa sebenarnya masalah yang ada di dalam pernikahan Anda dan cari jalan keluarnya. Bila tidak, Anda mungkin akan bertemu dengan pasangan di hadapan hakim nantinya! 6.      Selalu Bertengkar Mengenai Hal yang SamaJika Anda dan pasangan selalu bertengkar mengenai hal yang sama dan tetap tidak menemukan jalan keluar bagi permasalahan tersebut, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi, yaitu pernikahan Anda akan tetap bertahan atau justru cepat berakhir. Anda mungkin membutuhkan bantuan seorang terapis professional untuk mencari tahu apa sebenarnya masalah yang ada di antara Anda dan pasangan. 7.      Kemesraan Sudah Tidak Ada LagiSalah satu tanda bahaya yang paling mudah dikenali adalah jarangnya kontak fisik di antara Anda dan pasangan. Keintiman adalah suatu hal yang penting untuk menjaga hubungan asmara di antara Anda dan pasangan. Jika pasangan Anda tidak atau jarang sekali menunjukkan ketertarikan fisik terhadap Anda, maka hal ini berarti mereka tidak terlalu memperdulikan hubungan emosional di antara Anda dengannya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: divorcesupport