Your browser does not support JavaScript!
 16 May 2019    16:00 WIB
Pra Hipertensi? 6 Tips Untuk Mencegahnya Berubah Menjadi Hipertensi!
Apakah tekanan darah Anda lebih tinggi daripada normal tetapi lebih rendah daripada batasan tekanan darah tinggi? Anda mungkin mengalami suatu keadaan yang disebut dengan pra hipertensi. Disebut pra hipertensi bila tekanan darah sistolik Anda berada di antara 120-139 dan tekanan darah diastolik berada di antara 80-89 mmHg. Bila demikian, maka resiko Anda untuk mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) pun akan semakin meningkat. Sebuah penelitian menemukan bahwa menderita pra hipertensi dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke, terutama bila Anda berusia kurang dari 65 tahun. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah pra hipertensi Anda berubah menjadi hipertensi yang sebenarnya.  1.      Perhatikan Apa yang Anda Makan Mulailah mengkonsumsi banyak buah, sayuran, gandum, dan berbagai produk susu rendah lemak. Berbagai makanan ini dapat membantu mengurangi kadar lemak dan kolesterol di dalam tubuh. Selain itu, makanan ini juga dapat membantu mengurangi konsumsi natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah dan karena mengandung banyak kalsium, kalium, dan magnesium; maka makanan ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.  2.      Perhatikan Jumlah Garam yang Anda Konsumsi Sebagian besar dokter pasti akan meminta Anda untuk mengurangi konsumsi garam. American Heart Association menganjurkan para penderita pra hipertensi untuk membatasi konsumsi garamnya yaitu tidak lebih dari 1.500 mg atau sama dengan 1 sendok teh garam setiap harinya.  3.      Berolahraga Secara Teratur Mulailah berolahraga secara teratur, setidaknya selama 30 menit setiap harinya atau 5 hari selama seminggu. Hal ini dapat membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal karena memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan resiko terjadinya pra hipertensi.  4.      Batasi Konsumsi Minuman Beralkohol Batasilah konsumsi minuman beralkohol Anda, yaitu tidak lebih dari 2 gelas setiap harinya bila Anda seorang pria dan tidak lebih dari 1 gelas setiap harinya bila Anda seorang perempuan.  5.      Atasi Stress Sebenarnya, para peneliti pun masih tidak dapat memastikan apakah stress kronik sendiri dapat meningkatkan tekanan darah seseorang bila berlangsung dalam waktu lama. Akan tetapi, karena stress dapat membuat seseorang makan lebih banyak dan berhenti berolahraga, maka stress pun secara tidak langsung dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi. Oleh karena itu, temukanlah cara untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi stress dalam kehidupan Anda.  6.      Periksa Tekanan Darah Anda Secara Teratur Jika memungkinkan, belilah alat pemeriksa tekanan darah sehingga Anda pun dapat mengukur tekanan darah Anda setiap harinya. Periksalah tekanan darah Anda 2 kali sehari, satu kali di pagi hari dan satu kali di malam hari. Dengan demikian, Anda pun dapat mengetahui berapa tekanan darah Anda dan perubahan yang terjadi padanya di sepanjang hari.     Sumber: webmd
 03 Feb 2019    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Jantung dan Pembuluh Darah
Tekanan darah tinggi sama halnya seperti diabetes, dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh sebelum menimbulkan gejala. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ, terutama pada jantung dan pembuluh darah. KERUSAKAN PADA PEMBULUH DARAHPembuluh darah arteri merupakan suatu pembuluh darah kuat, fleksibel, dan bersifat elastis. Arteri berfungsi untuk menyalurkan berbagai nutrisi dan oksigen ke berbagai organ tubuh. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam arteri yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah tersebut. 1.      Kerusakan dan Penyempitan ArteriTekanan darah tinggi dapat merusak sel penyusun dinding dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya menyebabkan dinding pembuluh darah menebal dan keras (arteriosklerosis). Kerusakan pada dinding pembuluh darah ini menyebabkan kolesterol yang berada di dalam pembuluh darah anda menempel pada dinding pembuluh darah yang rusak tersebut (aterosklerosis) dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah.Penyempitan pembuluh darah ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke berbagai organ penting, seperti otak, ginjal, jantung, tangan, dan kaki. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi seperti nyeri dada (angina), serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, stroke, penyumbatan pembuluh darah tepi di tangan dan kaki, kerusakan mata dan aneurisma.2.      AneurismaAneurisma terjadi akibat peningkatan tekanan di dalam dinding pembuluh darah dalam waktu lama yang pada akhirnya menyebabkan pelebaran dinding pembuluh darah yang memang sudah melemah.Aneurisma dapat pecah sewaktu-waktu dan menyebabkan perdarahan hebat. Aneurisma dapat terjadi di setiap pembuluh darah di dalam tubuh anda, tetapi biasanya paling sering terjadi pada pembuluh darah aorta (pembuluh darah terbesar di dalam tubuh anda). KERUSAKAN PADA JANTUNGSelain pembuluh darah, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Jantung merupakan organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada jantung anda.1.      Penyakit Jantung KoronerArteri koroner merupakan pembuluh darah yang mensuplai darah ke otot jantung. Penyempitan dinding pembuluh darah dapat menyebabkan terganggunya aliran darah ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan berbagai jantung seperti nyeri dada, serangan jantung, dan aritmia (gangguan irama jantung)2.      Pembesaran Jantung KiriTekanan darah tinggi menyebabkan jantung anda harus bekerja lebih keras untuk dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Bila berlangsung dalam waktu lama, maka hal ini dapat menyebabkan pembesaran ventrikel (serambi) kiri. Pembesaran ventrikel kiri ini membuat jantung semakin sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Bila tekanan darah terus tidak terkontrol maka dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung, dan bahkan henti jantung.3.      Gagal JantungTekanan darah tinggi membuat jantung harus bekerja lebih keras. Bila hal ini terus berlangsung untuk waktu yang lama, maka otot jantung akan melemah dan dapat terjadi penurunan fungsi jantung. Jadi, pada dasarnya jantung anda telah kelelahan bekerja dan mulai gagal berfungsi. Serangan jantung dapat memperberat keadaan ini.  Baca juga: 10 Hal Yang Anda Lakukan Ini Bisa Membuat Jantung Makin Sehat. Berani Coba??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 13 Jan 2019    11:00 WIB
Turunkan Tekanan Darah dengan Diet DASH
DASH merupakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Sebenarnya tidak diciptakan untuk menurunkan berat badan, melainkan untuk menurunkan tekanan darah. Tapi diet ini juga mendapat penilaian baik dari ahli kesehatan, karena aman dan berguna untuk orang yang menderita penyakit kronis. DASH dikembangkan untuk membantu mencegah dan mengobati hipertensi. Tidak ada trik rahasia untuk mengatur pola makan pada diet DASH, yang perlu diatur adalah konsumsi garam harus rendah, tinggi serat, dan makan 10 porsi harian buah dan sayur untuk diet 2000 kalori perhari. Sistem diet ini dikembangkan oleh 22 ahli gizi di dunia. Berdasarkan ulasan para ahli diet, diet ini memiliki 7 langkah dalam penelitian yaitu: jangka pendek penurunan berat badan, kemudahan, nutrisi, keselamatan, kemampuan untuk mencegah dan mengatasi diabetes, dan mencegah atau mengendalikan penyakit jantung. 2 macam DASH diet Diet DASH standar, yaitu maksimal asupan sodium yang diperbolehkan adalah 2300 mg per hari. Diet DASH di bawah standard, yakni asupan sodium per hari tidak boleh melebihi 1500 mg per hari. Kedua versi diet DASH ini bertujuan untuk mengurangi jumlah asupan sodium yang biasanya pada makanan sehari-hari (tanpa diet) mencapai 3500 mg per hari bahkan lebih. Bagaimana menjalankan DASH diet Kedua macam cara diet DASH menganjurkan Anda untuk mengkonsumsi gandum utuh, buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak. Selain itu makanan sehat pada diet sehat ini mencakup beberapa jenis ikan, ayam dan legumes. Sedangkan daging merah, makanan manis(permen) dan lemak dperbolehkan dalam jumlah kecil. Sebagai gambaran umum, DASH diet berprinsip pada rendah lemak, kolesterol dan lemak total. Sajian Makanan Yang Dianjurkan Berikut adalah contoh sajian makanan per hari untuk kebutuhan kalori 2000. Gandum (6 sampai 8 sajian per hari) Jenis makanan : roti, sereal, beras dan pasta. Setiap sajian berisi 1 potong roti tawar gandum, 1 ons sereal kering, atau ½ cup sereal masak, beras atau pasta. Sayuran ( 4 sampai 5 sajian per hari) Sayuran yang termasuk dalam diet DASH adalah sayuran yang kaya akan serat dan mengandung vitamin, mineral penting yang berperan menurunkan tekanan darah seperti potassium dan magnesium. Contoh satu sajian sayuran adalah 1 cup sayur hijau mentah atau ½ cup sayur Buah-buahan ( 4 sampai 5 sajian per hari) Buah-buahan baik untuk penderita hipertensi karena tinggi serat, rendah lemak,  dan mengandung potassium dan magnesium (kecuali alpukat dan kelapa). Produk susu rendah lemak ( 2 hingga 3 sajian per hari) Termasuk di dalamnya adalah susu, yougurt, keju dan produk susu lainnya. Golongan makanan ini sangat bermanfaat karena kandungan kalsium, vitamin D dan protein. Dan pilihlah yang rendah lemak atau bahkan bebas lemak. Daging merah mulus, ayam dan ikan ( sebanyak 6  sajian atau kurang per harinya) Daging merupakan sumber penting protein, vitamin B, zat besi  dan zinc. Namun disebabkan kandungan lemak dan kolesterolnya, sajikan daging bukan sebagai menu utama, atau kurangi porsi daging hari itu dengan menyajikan lebih banyak sayuran. Satu sajian daging misalnya : 1 oz daging ayam kukus tanpa kulit, seafood atau daging tanpa lemak, satu buah telur atau 1 oz tuna kalengan tanpa tambahan garam. Kacang-kacangan, biji-bijian dan legumes (4 sampai 5 sajian per minggu) Yang termasuk di dalamnya adalah kacang almond, biji bunga matahari, ercis, buncis, kacang polong,  dimana kacang-kacangan ini kaya akan magnesium, potassium dan protein. Selain itu juga memiliki kandungan serat tinggi serta zat fitokimia yang berguna untuk mencegah kanker dan penyakit kardiovaskuler. Sajikanlah dalam porsi kecil saja sebab kandungan kalorinya tinggi. Sebagai contoh sajikan 1/3 cup kacang, 2 sendok makan biji-bijian atau ½ cup kacang polong atau buncis kukus. Lemak dan minyak (2 hingga 3 sajian per hari) Lemak merupakan zat gizi yang berperan dalam penyerapan beberapa vitamin dan pembentukan system pertahanan tubuh. Namun konsumsi lemak berlebih akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung, diabetes dan obesitas (kegemukan). Asupan lemak yang dianjurkan adalah 30 % dari total kalori per hari, diutamakan bersumber dari lemak sehat(lemak tak jenuh). Contoh satu sajian makanan dengan kandungan lemak yaitu 1 sendok makan mayonnaise rendah lemak atau 2 sendok makan light salad dressing. Makanan manis (paling banyak 5 sajian per minggu) Tidak perlu mem-black list makanan manis, hanya kurangi asupannya. Tiap sajian berupa 1 sendok makan gula, jelly atau jam, ½ cup sornet atau 1 cup lemonade. Baca juga: Tips Untuk Mencegah Terjadinya Tekanan Darah Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 08 Dec 2018    16:00 WIB
Mengenal Jenis-Jenis Hipertensi
Mudah marah, suka teriak-teriak, gampang tersinggung, itu gejala hipertensi atau memang karakter. Biar lebih jelas, mari kita bahas bersama. Hipertensi adalah istilah medis untuk tekanan darah tinggi. Ini dapat menyebabkan komplikasi parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian. Wah…sebelum marah, pikir-pikir dulu yah dan belajar tenang. Dari pada terkena penyakit mematikan. Pedoman medis yang dikeluarkan oleh American Heart Association (AHA) pada bulan November 2017. Menentukan hipertensi sebagai tekanan darah tinggi, jika mencapai angka sistolik sebesar 130 lebih dan dengan diastolik sebesar 80 milimeter merkuri (mmHg). Sistolik dan Diastolik adalah dua macam tekanan darah. Tekanan darah Sistolik, adalah tekanan darah, dimana tekanan darah ini tercipta karena adanya kontraksi jantung, sehingga mendorong darah melalui arteri ke seluruh tubuh kita, dengan mengacu pada jumlah tekanan darah yang ada dalam arteri. Sedangkan tekanan darah Diastolik adalah Tekanan darah bawah atau angka bawah yang memperlihatkan jumlah tekanan darah di dalam arteri ketika jantung kita sedang beristirahat (antara ketukan/ detak), seperti saat kita tidur. Singkatnya Sistolik Tekanan darah maksimum yang ada dalam arteri manusia dan Diastolik Tekanan darah minimum yang ada dalam arteri manusia. Lalu tanda-tanda apa yang dapat kita ketahui jika kita mengalami hipertensi atau tidak. Kita bisa mengetahui, apakah kita mempunyai tekanan darah tinggi atau tidak. Dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah yang bernama sphygmomanometer. Sphygmomanometer terbagi menjadi 3 jenis yaitu tensi meter air raksa, tensimeter aneroid dan tensimeter digital. Harga tensimeter setiap jenisnya berbeda-beda. Dan setiap jenisnya mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. 1. Tensimeter Air Raksa. Tensimeter jenis ini merupakan tensimeter konvensional, alat tensi ini sudah jarang digunakan karena alasan keamanan. Pada alat ini terdapat air raksa sebagai pengukur tekanan darah dan apabila pecah dan mengenai tubuh maka bisa berdampak buruk. Meskipun begitu, keakuratan tensimeter air raksa paling tinggi dibanding jenis tensimeter lainnya. Sistem kerjanya memakai dua alat, yaitu tensimeter dan stetoskop. Kedua alat tersebut dikombinasikan sehingga dapat menyimpulkan secara akurat normal atau tidaknya tekanan darah kita. 2. Tensimeter Aneroid. Tensimeter aneroid, lebih aman dibanding tensimeter air raksa. Tensimeter aneroid tidak menggunakan air raksa sebagai pengukur tekanan darah melainkan menggunakan jarum mekanik yang mana akan bekerja sewaktu kain sintetis melingkar di lengan. 3. Tensimeter Digital. Tensimeter digital akan menampilkan hasil ukur digital secara otomatis. Dibandingkan dengan jenis air raksa dan aneroid, alat tensi digital ini sangat mudah digunakan bahkan untuk orang non-medis sekalipun. Pengoperasiannya sangat sederhana, hanya menekan tombol start dan stop, maka alat ini akan bekerja secara otomatis melakukan pengukuran dan hasil pengukuran akan langsung ditampilkan pada layar. Harga alat tensi digital ini lebih mahal dibanding dengan 2 jenis tensimeter sebelumnya. Kelebihan lain dari alat tensi digital yaitu dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti informasi denyut jantung serta dilengkapi memori guna menyimpan hasil pengukuran. Berikut adalah pedoman AHA  2017 tentang rentang (angka) tekanan darah:                Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)   Tekanan darah normal   Kurang dari 120   Kurang dari 80   Tinggi Antara 120 dan 129   Kurang dari 80   Stadium 1 hipertensi   Antara 130 dan 139   Antara 80 dan 89   Stadium 2 hipertensi   Paling sedikit 140   Paling sedikit 90   Krisis hipertensi   Lebih dari 180   Lebih dari 120                                                      Jika pembacaan menunjukkan krisis hipertensi saat kita mengukur tekanan darah kita, tunggu 2 atau 3 menit dan kemudian ulangi tes untuk memastikan. Dan jika ternyata positif kita mengalami krisis hipertensi, segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mengatasi hal ini.   Baca juga : Diet Hipertensi: Yang Harus dan Tidak Boleh Dimakan. Sumber : www.webmd.com
 25 Jul 2018    08:00 WIB
Apakah Benar Kurang Tidur Bisa Menyebabkan Darah Tinggi ?
Ladies, apa pernah mengalami tidak ada riwayat darah tinggi tapi kenapa tekanan darah bisa tinggi? Yang kita tahu mungkin disebabkan oleh makanan, namun studi terakhir ini ditemukan kalau ladies mengalami sedikit saja gangguan tidur bisa menyebabkan resiko darah tinggi pada wanita…wah..wah…mesti tidur dengan tenang tanpa gangguan nich. Baru-baru ini para peneliti dari dari Columbia University Irving Medical Center di New York melakukan penelitian untuk menilai apakah kurang tidur bisa menjadi hal yang serius atau tidak terhadap kesehatan kardiovaskular. Penelitian ini difokuskan kepada wanita karena diperkirakan sepertiga dari orang Amerikan tidak cukup tidurnya dan wanita yang kebanyakan mengalami gangguan tidur ini. Hal ini bisa disebabkan karena wanita cenderung mengurus anak atau orang tua di rumah, selain itu juga bisa karena faktor perubahan hormon yang dilami setiap bulan ataupun seumur hidup mereka. Penelitian dilakukan terhadap 323 wanita dengan rentang usia 20-79 tahun. Masalah gangguan tidur juga diteliti seperti sleep apnea yaitu saat tertidur seorang berhenti bernafas untuk jangka waktu yang singkat, serta masalah tidur lain seperti insomnia dan juga kualitas tidurnya. Hasil penelitian ini dipulikasikan dalam the Journal of the American Heart Association yang menemukan bahwa gangguan tidur yang buruk seperti perlunya waktu yang lama untuk tertidur dan insomnia berdampak atau berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan peradangan pada pembuluh darah wanita. So, ladies pastikan tidur yang cukup dan juga kualitas yang bagus dari tidur kita. Untuk mendapatkan tips bagaimana mendapatkan kualitas tidur yang baik nantikan di artikel selanjutnya. Jika ladies merasa sudah melakukan segala cara namun masih ada masalah atau memiliki gangguan dalam tidur, ada baiknya segera kunjungi dokter. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga : Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan Sumber : www.medicalnewstoday.com
 01 Jul 2018    08:00 WIB
Makanan Untuk Menurunkan Tekanan Darah
Guys, kita pasti tahu memiliki tekanan darah tinggi sangat beresiko terhadap kesehatan kita. Tekanan darah tinggi menyebabkan seorang beresiko lebih besar mengidap penyakit seperti sakit jantung, stroke dan penyakit ginjal. Untuk mencegah dan mengatasi hal ini diperlukan pengobatan, perubahan pola makan dan juga pola hidup. Mengubah makanan kita akan membantu menurunkan tekanan darah kita secara signifikan. Riset yang telah dilakukan selama ini telah membuktikan bahwa makanan tertentu bisa menurunkan tekeanan darah tinggi baik yang hasilnya seketika maupun jangka waktu yang lama. So, guy check out daftar makanan di bawah ini yang bisa membantu kita menurunkan tekanan darah   1.         Berry             Baik bluberry maupun strawberry mengandung senyawa antioksidan yang disebut sebagai anthocyanin yang sejenis dengan flavonoid. Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap 34.000 penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih banyak anthocyanin bisa menurukan 8% resiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang sedikit mengkonsumi anthocyanin ini. Jadi kita perlu tambahkan buah ini dalam camilan, makanan atau minuman kita agar kita bisa menurunkan tekanan darah tinggi kita.   2.         Pisang             Buah yang satu ini tentu tidak asing bagi kita di Indonesia. Buah yang mudah untuk kita dapatkan. Nah, ternyata buah ini mengandung potassium, suatu mineral yang memiliki peranan penting dalam dalam mengatur hipertensi. Menurut the American Heart Association, potassium menurunkan efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah. Untuk dewasa disarankan untuk mengkonsumsi 4.700 mg potassium dalam satu hari. Untuk mereka yang ada penyakit ginjal disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena terlalu banyak potassium bisa membahayakan.   3.         Beet/Bit             Buah yang berwarna merah satu ini ternyata bisa menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu singkat dan lama melalui meminum jusnya. Pada tahun 2015, para peneliti melaporkan bahwa mereka yang mengidap tekanan darah tinggi setelah meminum jus buah bit selama 4 minggu sebanyak 250 ml atau sekitar 1 gelas, tekanan darahnya menjadi lebih rendah. Para meneliti menemukan hasil postif dari minum jus ini dalam waktu 24 jam.   4.         Dark coklat             Camilan yang manis ini ternyata dapat menurunkan tekanan darah juga. Berdasarkan 15 percobaan yang dilakukan terhadap penderita hipertensi dan prehipertensi ditemukan bahwa coklat yang kaya akan kandunga kakao ini bisa menurunkan tekan darah. Disarankan untuk memilih coklat yang kandungan kakaonya sekitar 70 persen dan cukup mengkonsumsinya satu potong saja atau sekitar 1 ons setiap harinya.   5.         Kiwi             Buah satu ini kaya akan kandungan vitamin C dan jika dikonsumsi setiap hari bisa mengurangi tekanan darah pada orang yang tingkat hiperensinya agak tinggi. Para peneliti membandingkan dengan buah apel dan ditemukan bahwa mereka yang makan tiga buah kiwi setiap hari selama 8 minggu menghasilkan penurunan darah mereka baik sistolik maupun diastolik dibandingkan dengan makan apel.   6.         Semangka             Buah yang satu ini tentu tidak asing lagi bagi kita. Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline, yang dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Citrulline membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas dalam arteri. Efek ini membantu aliran darah, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.   7.         Oat             Guys, oat dan gandum ternyata berbeda sekalipun berasal dari satu famili yaitu serelia. Kalau oat bisa dimakan langsung sedangkan gandum tidak bisa. Keduanya terkenal akan kandungan seratnya. Lebih tepatnya lagi oat ini mengadung serat yang disebut beta-glukan, yang dapat mengurangi kadar kolesterol darah. Sehingga, menurut beberapa penelitian oat dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini didasarkan pada suatu tinjauan terhadap 28 percobaan yang didapati bahwa dengan mengonsumsi serat beta-glukan yang lebih tinggi dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Selain oat yang lebih umum lagi buat kita di Indonesia. Makanan yang mengandung serat beta-glukan ini adalah jelai atau jali.   8.         Sayuran yang daunnya berwarna hijau             Sayuran hijau ini kaya akan kandungan nitrat yang berguna untuk mengatur tekanan darah. Beberapa penelitian sendiri menunjukan bahwa makan 1-2 porsi sayuran ini setiap hari dapat mengurangi hiperensi hingga 24 jam.   9.         Bawang putih             Untuk yang satu ini, mereka yang suka masak tentu tidak asing lagi karena bisa meningkatkan rasa gurih pada masakan atau makan kita. Ternyata berdasarkan penelitian bawang putih meningkatkan produksi nitrat oksida tubuh, yang membantu otot-otot halus untuk rileks dan pembuluh darah membesar. Sehingga hasilnya, ekstrak bawang putih mengurangi baik tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang hipertensi.   10.       Makanan fermentasi             Makanan fermentasi kaya akan probiotik yaitu bakteri menguntungkan yang menjaga kesehatan usus kita yang diantaranya menurunkan juga tekanan darah. Makan fermentasi  ini diantaranya adalah: yogurt, kimchi, cuka apel, tempe. Untuk yogurt khusunya yang alami menurut The American Heart Association dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi pada wanita. So, ladies jangan lupakan menambah yogurt dalam camilan sehat kita.   11.       Delima             Buah yang satu ini menurut studi yang dilakukan pada tahun 2012 ternyata sanggup menurunkan tekanan darah dalam waktu yang singkat melalui meminum jusnya setiap hari selama 28 hari. Ini disebabkan karena kandungan antioksidan di dalamnya.   12.       Kayu Manis             Kayu manis juga bisa menurunkan tekanan darah setidaknya untuk sejangka waktu.   13.       Pistachios             Jenis kacang satu ini merupakan jenis kacang sehat yang mampu menurunkan hipertensi. Bahkan satu studi melaporkan bahwa memasukan kacang ini dalam daftar menu diet rendah lemak kita dapat mengurangi tekanan darah selama masa stress. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: medicalnewstoday , cnnindonesia.com
 22 May 2018    11:00 WIB
Melakukan Tindakan Pencegahan Sebagai Kebiasaan
Selama ini kita sudah membahas mengenai pentingnya tindakan pencegahan yang termasuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes untuk meningkatkan taraf kesehatan. Olahraga yang teratur dan melakukan tes skrining kesehatan merupakan langkah penting untuk kesehatan Anda. Hasil tes akan menunjukkan gambaran singkat mengenai status kesehatan kita dan memberikan kita kesempatan untuk membuat perubahan pola hidup menjadi lebih sehat. tes skrining juga dapat mendeteksi masalah lebih awal ketika gejala belum muncul, yang sering menjadi kunci kesuksesan suatu pengobatan. Tekanan darah tinggi, diabetes dan kolesterol tinggi daoat menyebabkan berbagai penyakit mulai dari penyakit jantung sampai stroke. Kombinasi dari kondisi diatas menjadi penyebab banyak kematian di dunia. Ketika tekanan darah tinggi, pre-diabetes dan kolesterol tinggi terdeteksi tepat pada waktunya kemudian diikuti dengan perubahan pola hidup lebih sehat akan mengurangi kemungkinan terserang penyakit berbahaya.  Skrining untuk tekanan darah tinggi hanya memerlukan waktu kira-kira 5 menit dan memeriksakan kolesterol dan gula darah merupakan jenis pemeriksaan darah yang sederhana yang sangat mudah dilakukan. Tindakan skrening dapat membantu mendeteksi adanya sel kanker pada tahap awal dan menyelamatkan hidup.   Konsultasikan dengan dokter Anda apakah pemeriksaan skrining berikut direkomendasikan untuk Anda: Hipertensi Setelah berusia 18 tahun Anda harus memeriksakan tekanan darah minimal sekali dalam 2 tahun. Jika dibawah atau diatas normal maka harus dimonitor secara reguler. Diabetes Orang dewasa berusia 45 tahun keatas atau semua orang dewasa dengan hipertensi atau indeks masa tubuh diatas 25 harus memeriksakan gula darah puasanya dengan teratur. Kolesterol Total kolesterol, kolesterol LDL, kolesterol HDL dan trigliserida harus diperiksa setiap 5 tahun setelah berusia 20 tahun keatas dan dievaluasi hasilnya Kanker kolorektal Pada usia 50 tahun seorang dewasa harus mulai membicarakan pentingnya melakukan tes mengenai kanker kolorektal dengan dokternya. Imunisasi memang bukan termasuk skrining, tetapi imunisasi juga memainkan peranan penting dalam tindakan pencegahan penyakit. Periksakan diri ke dokter dan perbarui diri Anda dengan pengetahuan mengena semua jenis imunisasi yang direkomendasikan. Tindakan pencegahan lain yang bisa dilakukan: Makanan makanan sehatn menghindari tembakau Lengkapi diri dengan asuransi untuk mengurangi biaya saat memerlukan pengobatan Memeriksakan diri secara teratur Makan makanan yang mengandung serat seperti sayuran, buah, dan lain-lain.     Sumber: mayoklinik
 17 Apr 2018    12:30 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Otak
Selain menyebabkan berbagai gangguan dan kerusakan pada jantung dan pembuluh darah, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan gangguan dan kerusakan pada otak dan ginjal akibat gangguan aliran darah yang menyebabkan sel otak dan ginjal kekurangan nutrisi dan oksigen yang penting bagi fungsi kedua organ tersebut.   1.      Serangan Iskemik Sesaat (Transient Ischemic Attack) Serangan iskemik sesaat atau serangan stroke ringan merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh gangguan aliran darah sementara ke otak. Serangan iskemik sesaat dapat disebabkan oleh aterosklerosis maupun bekuan darah pada pembuluh darah arteri yang menyebabkan penyumbatan sementara pada pembuluh darah otak. Kedua hal ini dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi. 2.      Stroke Stroke terjadi akibat adanya gangguan aliran darah dan nutrisi ke sel otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menyempit, robek, atau bocor. Selain itu, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah yang kemudian dapat menyumbat pembuluh darah otak anda dan menyebabkan terjadinya serangan stroke. 3.      Demensia Demensia merupakan suatu kelainan pada otak yang menyebabkan gangguan dalam berpikir, berbicara, membuat keputusan, mengingat, penglihatan, dan pergerakan. Demensia dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satu penyebab demensia adalah gangguan pada pembuluh darah (demensia vaskular). Demensia jenis ini disebabkan oleh penyempitan dinding pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah ke otak. Penyebab demensia lainnya adalah suatu serangan stroke, yang juga disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak. Baik penyempitan dinding pembuluh darah maupun stroke, keduanya dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Penderita tekanan darah tinggi memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita demensia di kemudian hari daripada orang lain yang tidak menderita tekanan darah tinggi. 4.      Gangguan Kognitif Ringan Gangguan koginitif ringan merupakan suatu gangguan yang menyebabkan penurunan kemampuan seseorang dalam mengerti dan mengingat sesuatu, yang sering terjadi seiring dengan makin bertambahnya usia. Keadaan berat gangguan kognitif dapat ditemukan pada penderita Alzheimer. Gangguan ini juga disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan pada dinding pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.    Baca juga: Anak Muda Pun Bisa Mengalami Tekanan Darah Tinggi, Mengapa Demikian?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     sumber: mayoclinic
 17 Apr 2018    08:00 WIB
Makanan Yang Membantu Turunkan Tekanan Darah
Pisang Ilmuwan dari John Hopkins University menemukan bahwa mengkonsumsi pisang bisa menurunkan tekanan darah sampai 10%, dan pisang bekerja menurunkan darah seperti obat penurun tekanan darah ACE-inhibitor. Anda bisa menikmati pisang sebagai kudapan atau menambahkan pisang ke dalam sereal atau salad. Bagaimanapun cara Anda mengkonsumsinya, sebuah pisang berukuran sedang akan menyediakan kebutuhan potasium sampai 422 mg dan bisa mencukupi 17% dari kebutuhan vitamin C harian.   Bit Menurut para ilmuwan meminum 500ml jus bit akan membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Para ilmuwan menemukan bahwa kandungan nitrat didalam jus bist akan dikonversi menjadi nitrit oleh bakteri yang hidup di lidah. Nitrit kemudian akan dikonversi menjadi nitrit oksida yang sangat penting dalam regulasi dan kontrol dari tekanan darah.   Daging ayam tanpa kulit Mengkonsumsi paha ayam atau dada ayam atau sup ayam ternyata dapat menurunkan tekanan darah juga. Protein yang terkandung didalam dada ayam atau paha ayam akan dipecah didalam perut menjadi peptida (bentuk kecil dari protein). Peptida ini mempunyai cara kerja yang mirip dengan obat penurun tekanan darah ACE inhibitor. Efek menurunkan tekanan darah akan berlanjut sampai 4 jam kedepan setelah memakan dada ayam dan bahkan sampai 24 jam jika mengkonsumsi paha ayam.   Coklat  Mengkonsumsi coklat dalam bentuk coklat hitam atau minuman coklat dapat menurunkan tekanan darah pada mereka yang mengalami kelebihan berat badan. Coklat atau cocoa mengandung polyphenol yang didalam tubuh akan diubah menjadi nitrit oksida yang akan membantu menurunkan tekanan darah. Sebagai contoh 2 gelas cocoa mampu memperbaiki dinding pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Tetapi jika Anda mengkonsumsi coklat disertai gula maka tidak akan memberi pengaruh apapun. Lagipula, terlalu banyak gula justru akan meningkatkan berat badan bukan?   Bawang putih Ada banyak sekali pertentangan mengenai penggunaan singkat dari bawang putih untuk menurunkan tekanan darah. Bawang putih memerlukan waktu lebih lama dalam menurunkan tekanan darah, karena pada awal kerjanya bawang putih akan menurunkan kadar lemak didalam darah. Jadi sebenarnya tidak tepat penggunaan bawang putih untuk menurunkan tekanan  darah. Tetapi bawang putih secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah. Jika Anda tidak tahan dengan bau bawang putih yang menyengat, Anda bisa menggantinya dengan suplemen bawang putih dalam bentuk kapsul.   Bawang merah Rutin, merupakan jenis flavonoid atau antioksidan yang banyak terkandung dalam berbagai jenis makanan misalnya saja bawang merah, apel, teh dan anggur merah terbukti dapat menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian membuktikan pasien diabetes yang diberikan suplemen Rutin selama 60 hari menunjukkan hasil penurunan tekanan darah yang signifikan. Selain itu rutin tidak memiliki efek samping.   Diet DASH "Dietary Approaches to Stop Hypertension" diet atau diet DASH mengindikasikan bahwa dengan mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung potasium dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Diet ini banyak melibatkan buah-buahan dan sayuran yang mengandung potasium.     Sumber: medindia
 25 Jan 2018    18:00 WIB
Dampak Buruk Mengkonsumsi Makanan Rendah Nutrisi
Mengkonsumsi diet sehat dapat menjadi sangat berat dan merepotkan bagi sebagian besar orang, terutama bila anda telah terlalu sibuk dan lelah bekerja untuk memasak makanan. Pada sisi lain, makanan siap saji atau berbagai jenis makanan olahan lainnya dapat dimasak dengan cepat dan memiliki rasa yang cukup enak, akan tetapi dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Di bawah ini terdapat beberapa dampak buruk dari kekurangan berbagai nutrisi penting tersebut. Peningkatan Berat BadanAnda akan mengalami peningkatan berat badan bila anda mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang anda keluarkan. Kentang goreng, berbagai jenis makanan ringan, hamburger, pizza, atau ayam goreng dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting. Semua jenis makanan ini memiliki kalori yang tinggi tetapi sedikit nutrisi. Kekurangan Berbagai Nutrisi PentingDiet yang buruk mungkin dapat mencukupi kebutuhan protein dan lemak harian anda, akan tetapi tidak demikian dengan berbagai nutrisi penting lainnya yang juga diperlukan oleh tubuh anda. Anda dapat mengalami kekurangan kalsium, zat besi, vitamin D, dan asam folat yang banyak terdapat pada buah dan sayuran. Anda juga mungkin akan kekurangan asam lemak omega 3 rantai panjang, seperti asam dokosaheksanoid (DHA) dan asam eikosapentaenoat (EPA) yang dapat membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Omega 3 banyak terdapat di dalam ikan dan kerang. Tekanan Darah TinggiDiet tinggi natrium (garam) merupakan salah satu faktor resiko terjadinya tekanan darah tinggi, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Makanan olahan, makanan siap saji, dan junk food cenderung mengandung banyak natrium. Diet tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah anda, akan tetapi diet yang buruk mungkin hanya mengandung sedikit kalium. Kalium banyak ditemukan pada sayuran, buah-buahan, dan susu serta produk olahannya. Peningkatan Kadar KolesterolTerdapat berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi kadar kolesterol anda, yang tentunya juga dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Makanan siap saji, makanan olahan, dan junk food mengandung banyak lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL. Selain itu, kurangnya konsumsi buah dan sayuran juga dapat menyebabkan anda kekurangan serat, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan resiko penyakit jantung. Sumber: healthyeating.sfgate