Your browser does not support JavaScript!
 14 Mar 2019    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Menurunnya Tekanan Darah Saat Berdiri (Hipotensi postural)
Hipotensi postural merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah menurun saat anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri. Keadaan ini diduga diakibatkan oleh kegagalan fungsi sistem saraf autonom. Sistem saraf autonom merupakan bagian dari sistem saraf yang mengendalikan fungsi vital tanpa disadari, seperti denyut jantung yang dapat berubah sesuai dengan perubahan keadaan tertentu. Pada keadaan normal, saat anda berdiri, sejumlah darah akan mengumpul pada kaki anda. Jika keadaan ini tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan tekanan darah anda menurun. Untuk mengatasinya, tubuh anda akan mengkompensasinya dengan mengirimkan sebuah impuls ke jantung anda untuk berdenyut lebih cepat dan pembuluh darah anda pun akan menyempit sehingga tekanan darah anda tidak menurun. Jika proses ini tidak terjadi atau berlangsung lambat, maka dapat terjadi hipotensi postural. Siapa yang Dapat Mengalami Hipotensi Postural?Hipotensi postural dapat terjadi pada siapapun yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti dehidrasi, kurangnya konsumsi makanan, terkena paparan panas dalam waktu lama, atau terlalu lelah. Terjadinya hipotensi postural juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:•    Perubahan genetika•    Penuaan•    Obat-obatan•    Makanan•    Keadaan psikologis•    Infeksi•    Reaksi alergi Hipotensi postural paling sering terjadi pada orang yang mengkonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipotensi postural juga dapat terjadi saat anda hamil, mengalami emosi kuat, akibat penyempitan pembuluh darah arteri (aterosklerosis), atau diabetes. Hipotensi postural seringkali mengenai orang lanjut usia, terutama mereka yang menderita tekanan darah tinggi atau disfungsi sistem saraf autonomy. Sekitar 10-20% orang yang berusia lebih dari 65 tahun mengalami hipotensi postural.PenyebabHipotensi yang terjadi setelah makan seringkali menyebabkan seseorang merasa pusing dan pingsan setelah makan. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengumpulan darah di dalam pembuluh darah lambung dan usus. Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural, yaitu obat anti hipertensi (diuretika, beta blocker, penghambat kanal kalsium, dan ACE inhibitor) dan obat yang memiliki hipotensi sebagai efek sampingnya seperti obat golongan nitrat, obat Parkinson, obat anti psikosis, obat neuroleptik, obat anti cemas, obat sedative, dan obat anti depresan trisiklik. Berbagai penyebab alami terjadinya hipotensi postural adalah:•    Dehidrasi dan hilangnya elektrolit, yang dapat disebabkan oleh diare, muntah, kehilangan banyak darah selama menstruasi, dan sebagainya•    Penuaan yang menyebabkan penurunan kemampuan mengendalikan tekanan darah yang dapat diperburuk oleh gangguan kesehatan tertentu atau obat-obatan•    Penyakit tertentu yang menyebabkan hipotensi posturalHipotensi postural juga dapat terjadi akibat adanya penyakit lain seperti pada:•    Gangguan sistem saraf pusat, seperti pada sindrom Shy-Drager atau atrofi sistem multipel•    Gangguan saraf, seperti pada neuropati perifer atau neuropati autonomy•    Gangguan jantung dan pembuluh darah•    Alkoholisme•    Gangguan akibat kekurangan nutrisi tertentu Beberapa keadaan lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural walaupun jarang adalah:•    Amiloidosis, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh penimbunan amiloid di dalam tubuh•    Kekurangan vitamin tertentu•    Cedera medulla spinalis•    Neuropati atau gangguan saraf yang diakibatkan oleh kanker, terutama kanker paru atau kanker pankreas Baca juga: Sari Buah Bit Turunkan Tekanan Darah, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd
 05 Feb 2019    11:00 WIB
Sari Buah Bit Turunkan Tekanan Darah, Benarkah?
Sebuah penelitian baru di Inggris menemukan bahwa mengkonsumsi segelas jus bit setiap harinya dapat membantu menjaga kesehatan jantung seseorang karena sari buah bit ini dapat menurunkan tekanan darah dengan cukup signifikan, bahkan pada para penderita tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan bit dan berbagai sayuran berdaun hijau lainnya mengandung banyak nitrat inorganik. Pada tubuh manusia nitrat inorganik ini akan diubah menjadi nitrit oksida yang dapat membantu membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 64 orang penderita tekanan darah tinggi. Setengah dari para peserta penelitian ini telah mengkonsumsi obat anti hipertensi tetapi tetap tidak dapat mencapai tekanan darah yang ditargetkan oleh dokternya. Sementara itu, sisanya telah didiagnosa menderita tekanan darah tinggi, tetapi tidak mengkonsumsi obat apapun. Pada penelitian ini, para peserta penelitian diminta untuk mengkonsumsi jus bit atau berbagai jenis jus buah lainnya yang tidak mengandung nitrat secara acak selama 4 minggu. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi jus bit dapat mengalami penurunan tekanan darah. Mereka menemukan bahwa dengan mengkonsumsi segelas jus bit setiap harinya, para penderita tekanan darah tinggi dapat mengalami penurunan tekanan darah, bahkan pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi yang tidak dapat dikendalikan dengan obat-obatan.   Sumber: newsmaxhealth
 18 Nov 2018    11:00 WIB
Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan
Tekanan darah normal orang dewasa adalah 120/80 mmHg, di mana tekanan sistolik dapat bervariasi dari 100-120 dan tekanan diastolik 60-80. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi bila tekanan darahnya lebih tinggi daripada normal, baik sistolik ataupun diastolik, yang ditemukan pada lebih dari satu kali pengukuran pada waktu yang berbeda. Peningkatan tekanan darah juga dapat terjadi saat anda kurang tidur, kelelahan, dan setelah beraktivitas. Tekanan darah tinggi juga dapat terjadi pada saat kehamilan, yang disebut dengan hipertensi gestasional. Pada hipertensi gestasional, tekanan darah ibu mulai meningkat setaselah kehamilan berusia sekitar 20 minggu, yang akan kembali normal setelah ibu melahirkan. Tekanan darah sebelum kehamilan dan selama awal kehamilan biasanya normal.   Efek Tekanan Darah Tinggi Pada Anda dan Bayi Anda Efek Pada Ibu Mengalami hipertensi gestasional bukan berarti anda tidak dapat memiliki bayi yang sehat serta kehamilan normal seperti wanita lainnya, anda hanya perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan anda dan bayi anda. Tekanan darah tinggi meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada ginjal atau berbagai organ lainnya. Selain itu, hipertensi gestasional meningkatkan resiko anda menderita tekanan darah tinggi atau penyakit jantung atau stroke setelah anda melahirkan atau beberapa tahun kemudian. Efek Pada Bayi Tekanan darah tinggi menyebabkan penurunan aliran darah dari ibu ke plasenta, yang menyebabkan penurunan aliran oksigen dan nutrisi kepada bayi anda, yang mana kedua hal tersebut sangat dibutuhkan bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi anda. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada bayi anda dan menyebabkan bayi anda memiliki berat badan lahir rendah. Walaupun demikian, bayi anda tetap dapat bertumbuh dengan normal.   Efek Hipertensi Gestasional Pada Persalinan Hipertensi gestasional dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia, suatu komplikasi kehamilan yang membahayakan bagi ibu dan bayi. Bila anda mengalami hal ini, maka anda harus melakukan persalinan di rumah sakit untuk memperoleh penanganan dan pengawasan terbaik. Selain itu, bila dokter menilai keadaan kesehatan anda tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan normal melalui vagina atau bila terjadi eklampsia, maka dokter akan melakukan tindakan pembedahan Caesar.   Tanda Perburukan Hipertensi Gestasional Perburukan hipertensi gestasional terjadi bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia di bawah ini, yaitu: Perut semakin membesar, dengan atau tanpa pembengkakan pada pergelangan kaki atau wajah atau pembengkakan pada tubuh bagian atas saat bangun tidur Nyeri kepala Penglihatan kabur Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya Mengalami serangan kejang Nyeri hebat di bagian bawah tulang rusuk   Komplikasi Hipertensi gestasional dapat menyebabkan preeklampsia. Preeklampsia merupakan suatu keadaan di mana selain tekanan darah tinggi, juga terjadi gangguan pada ginjal, hati, atau berbagai organ lainnya. Pembengkakan pada wajah dan pergelangan kaki serta adanya protein pada pemeriksaan air kemih merupakan dua gejala yang sering ditemukan pada preeklampsia. Wanita dengan preeklampsia memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk tindakan pembedahan Caesar serta kelahiran mati. Konsultasikan dengan dokter atau bidan anda mengenai berbagai gejala yang anda alami. Diperlukan pengawasan dan perhatian lebih pada hipertensi gestasional untuk mencegah terjadinya eklampsia atau berbagai komplikasi lainnya. Eklampsia merupakan suatu keadaan di mana wanita dengan preeklampsia mengalami serangan kejang sebelum atau setelah melahirkan. Eklampsia merupakan suatu komplikasi yang sangat membahayakan bagi keselamatan ibu dan bayi. Baca juga: Penyebab Perdarahan Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: webmd  
 01 Jul 2018    08:00 WIB
Makanan Untuk Menurunkan Tekanan Darah
Guys, kita pasti tahu memiliki tekanan darah tinggi sangat beresiko terhadap kesehatan kita. Tekanan darah tinggi menyebabkan seorang beresiko lebih besar mengidap penyakit seperti sakit jantung, stroke dan penyakit ginjal. Untuk mencegah dan mengatasi hal ini diperlukan pengobatan, perubahan pola makan dan juga pola hidup. Mengubah makanan kita akan membantu menurunkan tekanan darah kita secara signifikan. Riset yang telah dilakukan selama ini telah membuktikan bahwa makanan tertentu bisa menurunkan tekeanan darah tinggi baik yang hasilnya seketika maupun jangka waktu yang lama. So, guy check out daftar makanan di bawah ini yang bisa membantu kita menurunkan tekanan darah   1.         Berry             Baik bluberry maupun strawberry mengandung senyawa antioksidan yang disebut sebagai anthocyanin yang sejenis dengan flavonoid. Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap 34.000 penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih banyak anthocyanin bisa menurukan 8% resiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang sedikit mengkonsumi anthocyanin ini. Jadi kita perlu tambahkan buah ini dalam camilan, makanan atau minuman kita agar kita bisa menurunkan tekanan darah tinggi kita.   2.         Pisang             Buah yang satu ini tentu tidak asing bagi kita di Indonesia. Buah yang mudah untuk kita dapatkan. Nah, ternyata buah ini mengandung potassium, suatu mineral yang memiliki peranan penting dalam dalam mengatur hipertensi. Menurut the American Heart Association, potassium menurunkan efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah. Untuk dewasa disarankan untuk mengkonsumsi 4.700 mg potassium dalam satu hari. Untuk mereka yang ada penyakit ginjal disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena terlalu banyak potassium bisa membahayakan.   3.         Beet/Bit             Buah yang berwarna merah satu ini ternyata bisa menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu singkat dan lama melalui meminum jusnya. Pada tahun 2015, para peneliti melaporkan bahwa mereka yang mengidap tekanan darah tinggi setelah meminum jus buah bit selama 4 minggu sebanyak 250 ml atau sekitar 1 gelas, tekanan darahnya menjadi lebih rendah. Para meneliti menemukan hasil postif dari minum jus ini dalam waktu 24 jam.   4.         Dark coklat             Camilan yang manis ini ternyata dapat menurunkan tekanan darah juga. Berdasarkan 15 percobaan yang dilakukan terhadap penderita hipertensi dan prehipertensi ditemukan bahwa coklat yang kaya akan kandunga kakao ini bisa menurunkan tekan darah. Disarankan untuk memilih coklat yang kandungan kakaonya sekitar 70 persen dan cukup mengkonsumsinya satu potong saja atau sekitar 1 ons setiap harinya.   5.         Kiwi             Buah satu ini kaya akan kandungan vitamin C dan jika dikonsumsi setiap hari bisa mengurangi tekanan darah pada orang yang tingkat hiperensinya agak tinggi. Para peneliti membandingkan dengan buah apel dan ditemukan bahwa mereka yang makan tiga buah kiwi setiap hari selama 8 minggu menghasilkan penurunan darah mereka baik sistolik maupun diastolik dibandingkan dengan makan apel.   6.         Semangka             Buah yang satu ini tentu tidak asing lagi bagi kita. Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline, yang dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Citrulline membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas dalam arteri. Efek ini membantu aliran darah, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.   7.         Oat             Guys, oat dan gandum ternyata berbeda sekalipun berasal dari satu famili yaitu serelia. Kalau oat bisa dimakan langsung sedangkan gandum tidak bisa. Keduanya terkenal akan kandungan seratnya. Lebih tepatnya lagi oat ini mengadung serat yang disebut beta-glukan, yang dapat mengurangi kadar kolesterol darah. Sehingga, menurut beberapa penelitian oat dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini didasarkan pada suatu tinjauan terhadap 28 percobaan yang didapati bahwa dengan mengonsumsi serat beta-glukan yang lebih tinggi dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Selain oat yang lebih umum lagi buat kita di Indonesia. Makanan yang mengandung serat beta-glukan ini adalah jelai atau jali.   8.         Sayuran yang daunnya berwarna hijau             Sayuran hijau ini kaya akan kandungan nitrat yang berguna untuk mengatur tekanan darah. Beberapa penelitian sendiri menunjukan bahwa makan 1-2 porsi sayuran ini setiap hari dapat mengurangi hiperensi hingga 24 jam.   9.         Bawang putih             Untuk yang satu ini, mereka yang suka masak tentu tidak asing lagi karena bisa meningkatkan rasa gurih pada masakan atau makan kita. Ternyata berdasarkan penelitian bawang putih meningkatkan produksi nitrat oksida tubuh, yang membantu otot-otot halus untuk rileks dan pembuluh darah membesar. Sehingga hasilnya, ekstrak bawang putih mengurangi baik tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang hipertensi.   10.       Makanan fermentasi             Makanan fermentasi kaya akan probiotik yaitu bakteri menguntungkan yang menjaga kesehatan usus kita yang diantaranya menurunkan juga tekanan darah. Makan fermentasi  ini diantaranya adalah: yogurt, kimchi, cuka apel, tempe. Untuk yogurt khusunya yang alami menurut The American Heart Association dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi pada wanita. So, ladies jangan lupakan menambah yogurt dalam camilan sehat kita.   11.       Delima             Buah yang satu ini menurut studi yang dilakukan pada tahun 2012 ternyata sanggup menurunkan tekanan darah dalam waktu yang singkat melalui meminum jusnya setiap hari selama 28 hari. Ini disebabkan karena kandungan antioksidan di dalamnya.   12.       Kayu Manis             Kayu manis juga bisa menurunkan tekanan darah setidaknya untuk sejangka waktu.   13.       Pistachios             Jenis kacang satu ini merupakan jenis kacang sehat yang mampu menurunkan hipertensi. Bahkan satu studi melaporkan bahwa memasukan kacang ini dalam daftar menu diet rendah lemak kita dapat mengurangi tekanan darah selama masa stress. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: medicalnewstoday , cnnindonesia.com
 21 Jun 2018    13:00 WIB
Pengobatan Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah rendah merupakan suatu istilah medis saat tekanan darah anda kurang dari 90/60 mmHg. Pengobatan terhadap tekanan darah rendah dipengaruhi oleh berbagai hal yang menyebabkan tekanan darah anda menurun. Bila tekanan darah rendah anda disebabkan oleh adanya gangguan kesehatan tertentu, maka mengobati gangguan kesehatan tersebut biasanya juga dapat mengobati tekanan darah rendah anda.Bagi banyak orang yang menderita tekanan darah rendah kronik (telah berlangsung lama), masalah ini biasanya dapat diatasi dengan diet sehat dan perubahan gaya hidup. Terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu meningkatkan tekanan darah anda, yaitu:•    Konsumsilah makanan yang mengandung lebih banyak garam•    Kurangi atau tingkatkanlah konsumsi kafein anda, tergantung pada keadaan kesehatan anda dan saran dokter anda•    Minumlah banyak air putih, setidaknya 8 gelas setiap harinya. Anda juga dapat mengkonsumsi minuman berenergi yang mengandung lebih banyak natrium dan kalium, terutama saat berolahraga atau saat cuaca panas•    Konsumsilah lebih banyak air putih saat cuaca panas dan saat sakit•    Bila anda menggunakan obat-obatan tertentu, tanyakanlah pada dokter anda apakah obat-obatan yang anda konsumsi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala yang anda alami•    Berolahragalah secara teratur untuk memperlancar aliran darah anda•    Berhati-hatilah saat berdiri dari posisi tidur atau duduk. Untuk memperbaiki sirkulasi darah anda, gerakkanlah kaki dan pergelangan kaki anda beberapa kali sebelum berdiri, lalu berdirilah dengan perlahan•    Saat bangun dari tempat tidur anda, duduklah dulu pada pinggir tempat tidur anda selama beberapa menit sebelum berdiri•    Posisikan kepala anda lebih tinggi saat tidur•    Jangan mengangkat barang berat•    Jangan mengedan saat buang air besar•    Jangan terlalu lama berendam di dalam air panas•    Letakkanlah kursi di dalam kamar mandi anda sehingga anda dapat duduk bila merasa pusing Untuk menghindari terjadinya penurunan tekanan darah dan mengurangi timbulnya pusing setelah makan, makanlah dengan porsi kecil dan lebih sering, lalu beristirahatlah setelah makan. Selain itu, jangan mengkonsumsi obat anti hipertensi (tekanan darah tinggi) sebelum makan. Bila diperlukan, anda juga dapat menggunakan stoking pada betis dan paha anda untuk membantu mencegah mengalirnya darah ke kaki anda sehingga terdapat lebih banyak darah pada tubuh bagian atas anda.Obat-obatanBila berbagai tips di atas tidak dapat membantu meningkatkan tekanan darah anda, maka anda membutuhkan bantuan obat-obatan. FludrokortisonFludrokortison merupakan obat golongan mineralokortikosteroid yang telah terbukti dapat mengatasi hampir semua jenis hipotensi postural (menurunnya tekanan darah saat berdiri) dan tekanan darah rendah.Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan retensi natrium oleh ginjal, sehingga menyebabkan terjadinya retensi cairan dan kadang pembengkakan, yang mana diperlukan untuk memperbaiki tekanan darah. Akan tetapi, obat ini juga menyebabkan tubuh kehilangan kalium. Oleh karena itu, penting agar anda tetap mencukupi kebutuhan kalium anda, baik melalui makanan maupun suplemen. Obat ini tidak memiliki efek anti inflamasi (anti peradangan) dan tidak dapat digunakan untuk membentuk otot. MidodrineMidodrine bekerja dengan cara mengaktivasi reseptor pada pembuluh darah kapiler dan vena untuk meningkatkan tekanan darah. Menurut penelitian, obat ini telah terbukti efektif untuk mengatasi hipotensi postural yang terjadi akibat disfungsi sistem saraf seperti pada sindrom Shy-Drager.Kapan Hubungi Dokter?Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•    Mengalami gejala tekanan darah rendah seperti pusing, kepala terasa ringan, pandangan kabur, dan sebagainya•    Mengalami gejala tekanan darah rendah yang berat sehingga mengganggu aktivitas anda sehari-hari atau meningkatkan resiko cedera akibat terjatuh•    Menduga bahwa tekanan darah rendah yang alami mungkin merupakan efek samping dari obat-obatan yang anda gunakan•    Tekanan darah anda sangat rendah yang menyebabkan tubuh anda tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya karena kekurangan oksigen Kekurangan oksigen dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi jantung dan otak serta kesulitan bernapas. Saat berbagai organ tubuh anda tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya akibat kekurangan oksigen, maka anda dapat pingsan atau mengalami syok. Baca juga: Apakah Saya Menderita Tekanan Darah Rendah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd
 17 Apr 2018    16:00 WIB
5 Langkah Mudah Mengatur Tekanan Darah
Ada berbagai cara menurunkan tekanan darah tinggi secara mudah dan efektif yang bisa anda temukan saat ini. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup umum ditemukan saat ini. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan naiknya tekanan darah mulai dari bekerja terlalu lama, kurangnya berolahraga, gaya hidup yang tidak sehat, serta pola makan yang kurang berimbang. Tekanan darah tinggi juga dianggap sebagai salah satu faktor penyebab gangguan kesehatan lainnya seperti stroke dan serangan jantung.   Untuk menurunkan tekanan darah anda, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan.  1.  Olahraga teraturSebenarnya anda cukup melakukan olahraga ringan saja seperti lari di pagi hari yang sudah terbukti dapat melancarkan peredaran darah Anda dan pastinya itu dapat mencegah darah tinggi. Akan tetapi Anda harus rajin dan juga harus teratur melakukan ini semua. Karena olahraga di sini berfungsi untuk menyeimbangkan antara makanan yang masuk dalam tubuh Anda dengan aktivitas yang Anda lakukan setiap hari. 2.  Perubahan dietSaat Anda terkena tekanan darah tinggi, tampaknya diet akan memainkan peranan penting ke depannya. Ubahlah kebiasaan makan Anda yang tidak sehat dengan kebiasaan makan yang sehat terutama untuk jantung. Makan makanan yang mengandung potasium dan asam lemak omega 3 yang sudah terbukti baik untuk jantung. Terlalu banyak gara akan sangat buruk untuk kesehatan Anda, oleh karena itu bacalah label makanan baik-baik dan jauhi makanan yang mengandung sodium tinggi. Jika Anda ingin menambahkan rasa pada makanan, Anda bisa menambahkan rempah atau bumbu lain daripada garam. 3.  Ubah gaya hidupSadar atau tidak, ternyata gaya hidup sehat akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan. Beberapa minuman yang seringa Anda konsumsi seperti minuman yang mengandung alkohol, minuman berkafein, kebiasaan makan makanan cepat sajidan juga kebiasaan menghisap rokok sering membawa dampak yang sangat buruk untuk kesehatan anda. Dan tentu saja, salahsatu dampaknya yaitu dapat menyebabkan penyakit darah tinggi dan penyakit lainnya. 4.  Monitor kesehatan AndaKarena tekanan darah tinggi sering tidak menimbulkan gejala, sehingga ia dapat menimbulkan gangguan serius bahkan sebelum didiagnosa. Dikenal sebagai "silent killer", banyak orang dapat melalui tahun-tahun tanpa mengetahui dirinya mengidap darah tinggi. Oleh karena itu periksakan diri Anda dengan teratur untuk mengidentifikasi dan menangani tekanan darah tinggi. 5.  Obat-obatanJika pendekatan alami tidak menolong Anda mengontrol tekanan darah dan tekanan darah Anda dalam level yang berbahaya, ada bermacam obat-obatan yang dibuat untuk mengontrol dan menurunkan tekanan darah Anda. Dokter Anda akan meresepkan obat sesuai dengan beratnya hipertensi yang Anda derita.   Baca juga: Apa Gejala Tinggi Atau Rendahnya Kadar Gula Darah Anda?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: foxnews
 30 Nov 2017    08:00 WIB
Penyebab dan Gejala Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah rendah merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah menurun hingga kurang dari 90/60 mmHg. Pada beberapa kasus, penurunan tekanan darah ini tidak menimbulkan gejala apapun dan orang yang mengalaminya tampak sehat. Akan tetapi, pada kasus lainnya, orang yang mengalami tekanan darah rendah dapat mengalami berbagai gejala, seperti: Pusing Pingsan Sulit berkonsentrasi Pandangan kabur Mual Tangan terasa dingin dan basah Kulit mendadak tampak pucat Napas cepat dan dangkal Merasa lelah   Berbagai gejala di atas terjadi saat aliran darah ke organ-organ vital Anda kurang memadai. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan tekanan darah menjadi sangat rendah. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan medis yang dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.   Gangguan Jantung Tekanan darah dapat menurun jika jantung tidak dapat memompa darah dengan efektif. Beberapa gangguan jantung bahkan dapat membahayakan jiwa penderitanya, seperti irama jantung abnormal, serangan jantung, kelainan katup jantung, dan gagal jantung.   Penurunan Volume Darah Penurunan volume darah di dalam tubuh dapat disebabkan oleh kehilangan cairan atau darah dari dalam tubuh. Perdarahan hebat akibat trauma luar (kecelakaan) atau perdarahan internal (akibat ulkus peptikum atau volume darah menstruasi yang berlebihan) dapat menyebabkan tekanan darah menjadi rendah. Selain itu, kehilangan cairan tubuh akibat muntah dan diare berat juga dapat menyebabkan tekanan darah turun.   Infeksi Berat Saat bakteri masuk ke dalam darah, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi berat yang dikenal dengan nama sepsis. Di dalam darah, bakteri akan melepaskan suatu racun yang menyebabkan dilatasi (pelebaran) pembuluh darah, yang akan menyebabkan tekanan darah menurun dengan cepat.   Gangguan Hormonal Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Kadar hormon kortisol atau hormon stress yang rendah juga dapat menyebakban tekanan darah menjadi rendah.   Reaksi Alergi Berat Sebenarnya ada banyak jenis reaksi alergi. Reaksi alergi yang dimaksud di sini adalah alergi yang disebabkan oleh obat-obatan, makanan (kacang), atau gigitan serangga (lebah atau tawon). Reaksi alergi yang paling berat dikenal dengan nama anafilaksis. Anafilaksis akan menyebabkan tekanan darah menurun drastis dan dapat berakibat fatal.   Kabar baiknya adalah sebagian besar kasus tekanan darah rendah tidak membutuhkan pengobatan bila tidak menimbulkan gejala apapun. Tekanan darah rendah yang membahayakan jiwa jarang terjadi. Akan tetapi, bila Anda mengalami gejala dan gejala bersifat persisten, segera periksakan diri ke seorang dokter.   Baca juga: Makanan Ini Bisa Bantu Naikkan Tekanan Darah Lho…   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 29 Nov 2017    08:00 WIB
Apa Itu Tekanan Darah Rendah?
Tekanan darah rendah terjadi saat suplai darah ke organ-organ vital, termasuk otak, berkurang. Hal inilah yang membuat Anda merasa pusing. Penurunan tekanan darah ini disebut suatu keadaan syok bila penurunan tekanan terjadi cukup parah dan persisten. Jika tidak segera diobati, syok dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ-organ vital tubuh, yang dapat berakibat pada kematian. Seseorang disebut menderita tekanan darah rendah bila tekanan darahnya kurang dari 90/60 mmHg. Akan tetapi, pada beberapa kasus, orang yang memiliki tekanan darah rendah tidak mengalami gejala apapun sehingga tidak dianggap berbahaya. Ada beberapa jenis tekanan darah rendah, yaitu hipotensi postural dan refleks vaso vagal.   Hipotensi Postural Hipotensi postural terjadi saat seseorang merasa pusing saat mereka berdiri terlalu cepat. Akan tetapi, gejala biasanya akan segera membaik setelah beberapa detik, segera setelah tubuh Anda beradaptasi dengan perubahan posisi dan tekanan darah serta saat aliran darah sudah kembali normal ke dalam otak. Seseorang disebut mengalami hipotensi postural saat tekanan darah turun secara abnormal dalam waktu 3 menit setelah berdiri dari posisi duduk atau berbaring. Hal ini terjadi karena adanya pengumpulan darah di daerah kaki akibat gravitasi bumi. Pada orang lanjut usia, rasa pusing ini dapat meningkatkan resiko terjatuh. Bila keadaannya cukup berat, penderita bahkan harus dirawat di rumah sakit. Untuk mencegah timbulnya gejala, bangunlah secara perlahan dari posisi duduk maupun berbaring.   Baca juga: Bagaimana Menjaga Tekanan Darah Tetap Konstan?   Refleks Vaso Vagal Refleks vaso vagal merupakan suatu keadaan di mana Anda merasa ingin pingsan saat Anda melihat atau mendengar suatu hal yang buruk. Penyebab lainnya adalah melihat darah, merasa kesakitan, dan emosi. Refleks vaso vagal merupakan tipe lain dari tekanan darah rendah. Pada penderita, pemicu akan menyebabkan perlambatan denyut jantung dan pelebaran pembuluh darah, yang menyebabkan menurunnya tekanan darah, yang membuat penderita merasa ingin pingsan.   Kedua jenis tekanan darah rendah ini sangat sering ditemukan dan pada sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan karena gejala biasanya hanya berlangsung sementara. Jika merasa pusing, duduk biasanya dapat membantu mengatasi gejala. Pada beberapa kasus, tekanan darah rendah juga dapat disebabkan oleh perdarahan atau dehidrasi (misalnya akibat diare berat) atau akibat konsumsi obat penurun tekanan darah, terutama bila penderita baru mulai mengkonsumsi obat penurun tekanan darah tersebut atau berusia lanjut. Akan tetapi, bila Anda tidak mengkonsumsi obat penurun tekanan darah dan merasa pusing atau ingin pingsan, maka mungkin ada gangguan medis lain yang Anda derita, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 14 Jun 2017    11:00 WIB
Fakta Mengenai Donor darah
Apakah Anda memiliki kebiasaan melakukan donor darah? Bila iya, pasti ingin lebih tahu beberapa fakta mengenai donor darah. Donor darah adalah adalah orang yang memberikan darah secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Penasaran apa saja fakta mengenai donor darah??? Ini ulasannya: Satu dari setiap 10 orang yang dirawat di rumah sakit membutuhkan darah. Setiap orang yang sehat berusia di atas 18 tahun dan di bawah 58 tahun dengan berat badan di atas 40 kg dapat mendonorkan darah. Jumlah darah dalam tubuh seseorang sekitar 7 persen dari berat tubuh seseorang. Rata-rata orang dewasa memiliki sekitar 10 liter darah dalam tubuhnya dan sekitar 1 liter dapat diambil untuk didonorkan.  Orang yang sehat dapat menyumbangkan darahnya setiap 3 bulan sekali Anda tidak akan pernah terinfeksi penyakit Hepatitis, AIDS atau infeksi lain pada saat mendonorkan darah. Kelompok darah manusia utama yaitu A, B, AB dan O pertama kali diidentifikasi dan diklasifikasikan oleh Dr Karl Landsteiner pada tahun 1901. Golongan darah O + adalah golongan darah yang paling umum. Golongan darah AB + merupakan penerima darah yang universal dan golongan darah O negatif merupakan pendonor sel darah merah universal yang dapat mendonorkan darah untuk setiap golongan darah lainnya. Golongan darah AB negatif adalah golongan darah yang paling langka. AB negatif adalah pendonor plasma yang universal yang dapat menyumbangkan plasma untuk semua jenis darah lainnya. Sebuah unit darah dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen: sel darah merah, plasma, trombosit. Komponen darah spesifik seperti trombosit atau plasma dapat disumbangkan melalui cara khusus dari proses donor darah yang dikenal sebagai apheresis. Seluruh darah dan sel-sel darah merah memiliki waktu penyimpanan hanya 35 hari, sementara trombosit harus digunakan dalam waktu tiga sampai lima hari. Sebagian besar pasien kanker, pasien kecelakaan, dan pasien yang menjalani operasi jantung atau organ transplantasi mungkin memerlukan transfusi darah dan trombosit untuk bertahan hidup. Pasien Thalasemia mungkin memerlukan transfusi darah yang sering untuk kelangsungan hidup mereka.  Baca juga: Kebijakan Larangan Donor Darah Bagi Kaum Gay Akan Dihapus, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: medindia
 29 Nov 2016    08:00 WIB
Makanan Ini Bisa Bantu Naikkan Tekanan Darah Lho…
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa garam dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Selain garam, ternyata ada banyak makanan lain yang juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang dapat membuat tekanan darah Anda meningkat.   Makanan Olahan Sebagian besar garam yang Anda konsumsi berasal dari berbagai jenis makanan siap saji, makanan olahan, dan makanan restoran. Beberapa jenis makanan olahan yang mengandung banyak garam adalah berbagai jenis makanan kalengan, saos tomat, sup kalengan, kacang hitam kalengan, daging olahan, dan makanan beku.   Susu dan Produknya Walaupun susu mengandung banyak kalsium, akan tetapi susu juga mengandung natrium. Satu cup susu rendah lemak mengandung sekitar 100 mg natrium. Beberapa jenis keju juga mengandung banyak garam. Pilihlah keju yang mengandung 140 mg natrium atau kurang setiap porsinya. Keju mozzarella dan keju swiss merupakan jenis keju yang mengandung paling sedikit natrium.   Roti Isi (Sandwich) Roti isi atau yang lebih dikenal dengan nama sandwich merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak garam lho! Roti, daging isi, saus, dan acar yang menyusun roti sandwich merupakan berbagai jenis makanan yang mengandung banyak natrium (garam).   Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan   Minuman Beralkohol Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, dianjurkan agar seorang pria tidak mengkonsumsi lebih dari 2 gelas minuman beralkohol setiap harinya dan tidak lebih dari 1 gelas minuman beralkohol setiap harinya bagi seorang wanita.   Gula Tambahan Gula tambahan yang ada di dalam berbagai jenis makanan olahan, terutama fruktosa dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan stroke; bahkan lebih tinggi daripada garam.   Minuman Energi Karena berbagai jenis minuman energi mengandung kafein dan gula, maka minuman ini dapat menyebabkan perubahan tekanan darah. Akan tetapi, perubahan tekanan darah ini biasanya bersifat sementara. Namun, minuman energi biasanya juga mengandung stimulan dan suplemen yang dapat meningkatkan tekanan darah. Salah satunya adalah ginseng yang dapat menurunkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, tetapi akan meningkatkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis normal. Oleh karena itu, jangan mengkonsumsi ginseng bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, kecuali bila disarankan demikian oleh dokter Anda.   Ikan dan Makanan Laut Beku Tahukah Anda bagaimana cara ikan dan makanan laut beku diawetkan? Salah satunya adalah dengan direndam dalam larutan garam. Hal ini dapat meningkatkan kandungan natrium di dalamnya. Sebagai contoh adalah udang segar biasanya mengandung sekitar 224 mg natrium untuk setiap 100 gramnya, tetapi udang beku yang telah diawetkan dengan larutan garam untuk menjaganya tetap segar dapat mengandung 566 mg natrium untuk setiap 100 gramnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nextavenue