Your browser does not support JavaScript!
 10 Jan 2015    11:00 WIB
5 Perbedaan Antara Kopi dan Teh
Selama ini semua orang dari berbagai Negara di seluruh dunia telah menikmati teh maupun kopi baik dalam tujuan kesehatan , minuman santai, yang mempunyai cita rasa yang unik. Di Indonesia sangat mudah kita temukan teh ataupun kopi, dan sekarang sudah ada teh dan kopi dalam kemasan yang siap minum. Kedua minuman ini memang sangat populer dan memiliki penggemarnya sendiri-sendiri. Sementara ada orang yang tak bisa melewati pagi tanpa kopi, ada juga orang yang tak bisa bertahan sehari tanpa menyeduh teh. Sementara kedua minuman ini sama-sama bisa membuat bertenaga, namun keduanya memiliki perbedaan antara satu sama lain. Berikut adalah perbedaan antara teh dan kopi yang menarik untuk diketahui: 1.  Level kafeinTeh dan kafein sama-sama mempunyai kandungan kafein didalamnya, tetapi kopi memiliki level kafein yang lebih tinggi dibandingkan teh. Kandungan kafein didalam secangkir teh sebesar 55mg, sementara secangkir kopi memiliki kandungan kafein sebesar 125-128mg. kandungan kafein didalam teh dapat membantu meningkatkan konsentrasi, sementara kafein didalam kopi dalam membuat kita tegang atau dikenal sebagai "coffee jitters" 2.  Pencegahan kankerStudi mengungkapkan bahwa teh mengandung sejumlah quercetin yang membantu tubuh mencegah terjadinya kanker dan gangguan jantung dan pembuluh darah. Sayangnya kopi tidak mempunyai khasiat yang sama. Penelitia juga mengatakan tingkat kejadian kanker pada orang Asia lebih rendah dibandingkan orang Amerika karena orang Asia lebih banyak meminum teh. 3.  Meredakan nyeriTeh mengandung beberapa zat yang dapat meredakan nyeri karena gangguan inflamasi dan arthritis. Teh juga dapat mengurangi terjadinya endapan darah. Sementara kopi mempunyai kemampuan meringankan gejala asma dan parkinson. 4.  Efek antioksidanBaik teh dan kopi memiliki zat antioksidan yang bisa membantu kebugaran tubuh. Teh memiliki zat antioksidan yang melindungi tubuh dari stres dan menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh. Sementara kopi mengandung antioksidan yang bisa menjaga tingkat gula darah dan mencegah batu ginjal. 5.  Daerah asalSatu lagi perbedaan teh dan kopi adalah daerah asalnya. Teh pada awalnya diproduksi di Cina dan India, sedangkan kopi berasal dari Ethiopia dan sebagian daerah AfrikaSumber: magforwomen
 10 Jul 2014    16:00 WIB
Manfaat Teh Melati Bagi Kesehatan
Teh melati dibuat dari campuran bunga melati dengan daun teh hijau. Walaupun sebagian besar manfaat teh melati dikarenakan adanya daun teh hijau, akan tetapi melati sendiri juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan. Melati telah dikenal sebagai salah satu jenis afrodisiak atau suatu zat yang dapat menstimulasi gairah seksual, yang juga dapat memberikan efek menenangkan dan mengurangi stress. Wangi melati sendiri ternyata dapat bekerja seperti suatu obat anti depresan.Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh DarahBerdasarkan sebuah penelitian di Amerika, para peneliti menemukan bahwa teh hijau dapat membantu menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Hal ini dikarenakan kandungan polifenol di dalam teh hijau, yang merupakan suatu antioksidan, yang dapat melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun pada lingkungan. Selain itu, antioksidan di dalam teh hijau juga dapat membantu mencegah terjadinya aterosklerosis.Mencegah KankerTeh hijau juga dapat membantu melindungi tubuh Anda dari kanker karena mengandung polifenol. Berdasarkan pada berbagai penelitian, teh hijau diduga dapat mencegah terjadinya kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker ovarium (indung telur), kanker kolorektal, kanker paru, kanker pankreas, kanker prostat, kanker esofagus, kanker kulit, dan kanker lambung. Orang yang mengkonsumsi teh hijau dalam jumlah besar yaitu 10 gelas atau lebih setiap harinya juga lebih jarang terkena berbagai penyakit hati. Ekstrak teh hijau juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Selain itu, kandungan katekin di dalamnya juga dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh Anda.Meningkatkan Kewaspadaan dan KonsentrasiDaun teh hijau yang terdapat di dalam teh melati mengandung kafein, yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk Anda. Karena teh hijau juga merupakan suatu stimulan, maka dianjurkan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi teh hijau bersamaan dengan obat stimulan lainnya seperti fenilpropanolamin atau efedrin.Berapa Banyak Teh Melati yang Boleh Dikonsumsi Setiap Harinya?Dianjurkan agar seorang dewasa mengkonsumsi sebanyak 2-3 gelas teh hijau atau teh melati, yang mengandung sekitar 240-320 mg polifenol. Dosis ini merupakan dosis yang tepat bagi Anda untuk memperoleh berbagai manfaat teh hijau tanpa mengkonsumsi terlalu banyak kafein. Sumber: healthyeating.sfgateTags: teh melati