Your browser does not support JavaScript!
 07 Aug 2019    16:00 WIB
4 Cara Sederhana Untuk Membantu Meredakan Nyeri Tenggorokan
1.  Pelembab UdaraAnda dapat menggunakan alat pelembab udara bila anda merasa tenggorokan anda kering. Pelembab udara membuat udara di sekitar anda tetap lembab untuk mencegah membran mukosa (mulut dan tenggorokan) anda menjadi kering. Pastikan anda membersihkan tempat air dan penyaring udara alat pelembab ini sesering mungkin untuk mencegah pertumbuhan jamur yang dapat memperburuk gejala yang anda alami atau bahkan menyebabkan gangguan paru.2.  Bawang PutihKonsumsilah bawang putih saat tenggorokan anda mulai terasa gatal. Bawang putih sangat baik untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh anda. Selain itu, bawang putih juga memiliki efek antimikroba dan antibacterial yang dapat membantu mencegah terjadinya infeksi. Oleh karena itu, bawang putih dapat membantu proses penyembuhan infeksi tenggorokan sambil melawan berbagai jenis kuman yang menyebabkan nyeri dan iritasi tenggorokan tersebut. Untuk mengurangi rasa kuat dari bawang putih mentah, cobalah untuk memanggangnya di dalam microwave selama 10-15 detik sebelum menumbuk atau mengkonsumsinya bersama biskuit atau makanan lainnya. Lakukanlah hal ini satu kali sehari. Perlu diingat bahwa suplemen bawang putih yang mungkin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tidak dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.3.  Air Garam HangatKonsumsilah air garam hangat saat tenggorokan anda mulai terasa nyeri dan gatal. Larutan ini dapat meredakan rasa gatal dan mengurangi rasa nyeri serta membunuh berbagai jenis bakteri di dalam tenggorokan anda. Selain itu, larutan ini juga dapat membantu meningkatkan aliran darah, yang juga membawa sel darah putih untuk melawan kuman penyebab infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Tambahkanlah 1 sendok teh garam pada setiap 1 liter air putih dan gunakanlah sebagai obat kumur. Berkumurlah dengan larutan ini 1 kali sehari atau lebih bila diperlukan.4.  Teh HerbalBila tenggorokan anda terasa nyeri sepanjang hari, maka konsumsilah teh herbal. Berbagai jenis teh herbal mungkin juga mengandung penambah kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai antivirus atau antibakterial atau dapat membantu produksi lendir pelindung lapisan tenggorokan anda.Sumber: foxnews
 25 Jul 2019    18:00 WIB
Ramuan Teh Jahe, Lemon dan Madu Mampu Mencegah Kanker dan Jantung Sehat
Semua orang pasti ingin memiliki tubuh yang sehat, bebas dari penyakit dan panjang umur. Selain menjaga kesehatan Anda dengan berolahraga, Anda juga disarankan untuk konsumsi makanan sehat. Untuk memudahkan bahan-bahan yang sehat masuk dalam tubuh dan melindungi tubuh Anda maka Anda bisa membuat minuman yang menyehatkan. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai campuran teh yang terbuat dari jahe, lemon dan madu. Teh jahe, lemon dan madu merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Semua bahan ini memiliki kualitas alami. Berikut Manfaat Minum Teh Jahe, Lemon dan Madu: Manfaat Jahe: Membantu Menjaga Kesehatan Jantung Menurut University of Maryland Medical Center, beberapa studi menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mencegah pembekuan darah dan mengurangi kolesterol. Hal ini bisa membantu melawan penyakit jantung, dimana pembuluh darah menjadi tersumbat dan menyebabkan stroke atau serangan jantung. Mengatasi Mual dan Muntah Mual mengacu pada sensasi memiliki keinginan untuk muntah, sementara muntah mengacu pada keluarnya isi dalam perut. Untuk membantu menringankan kondisi ini maka jahe bisa menjadi jawabannya. Jahe dapat membantu mencegah atau mengobati muntah dan mual dari kemoterapi kanker, kehamilan dan mual akibat perjalanan jauh. Selain itu jahe juga sering digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang terkait dengan osteoarthritis dan meringankan nyeri pada perut. Manfaat Lemon: Menyembuhkan Luka Bila ditambahkan ke dalam teh, sari buah lemon bisa memberi banyak manfaat kesehatan. Lemon adalah sumber vitamin C yang sangat baik, vitamin yang larut dalam air yang membantu menyembuhkan luka dan memperbaiki serta memelihara tulang dan gigi. Manfaat Antioksidan Sebagai antioksidan, vitamin C membantu melawan molekul nakal yang disebut radikal bebas yang merusak DNA dan dapat berkontribusi pada pengembangan masalah kesehatan, termasuk kanker, radang sendi dan penyakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Lemon mengandung bioflavonoid yang membantu mempertahankan kadar vitamin C yang adekuat di setiap sel tubuh Anda. Manfaat Madu: Antimikroba dan Membantu Proses Penyembuhan Madu menunjukkan kemampuan penyembuhan kulit dan sifat antiseptik. Agen antimikroba yang ditemukan dalam madu membantu mencegah infeksi dengan cara menghilangkan bakteri di dalam dan sekitar luka. Banyak jenis bakteri tidak bisa hidup dalam madu sehingga luka lebih cepat sembuh, meredakan bengkak dan jaringan bisa tumbuh kembali. Karena kemampuannya untuk menarik air, madu membantu mengeringkan kulit kering. Madu juga bisa membantu meringankan rasa terbakar akibat sinar matahari dan mempercepat proses penyembuhan. Penurunan Risiko Kanker Selain itu dengan menambahkan madu ke dalam teh Anda juga bisa memberi Anda senyawa polifenol antioksidan yang telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Untuk terus mendapatkan manfaat kesehatan Anda bisa konsumsi teh jahe, lemon dan madu. Namun bila Anda konsumsi terus menerus perhatikan pula kesehatan perut Anda karena bila seseorang memiliki masalah pencernaan biasanya perlu perhatian bila meminum jahe dengan rutin. Baca juga: Manfaat Air Lemon Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate
 24 May 2014    09:00 WIB
Benarkah Teh Herbal Dapat Mencegah Kanker Usus Besar?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mengkonsumsi teh herbal, walaupun hanya satu kali seminggu dapat menurunkan resiko terjadinya kanker usus besar.  Pada penelitian ini, para peneliti membandingkan berbagai manfaat antara kopi panas, es kopi, teh herbal, dan teh hitam untuk mencegah terjadinya kanker usus besar, baik bagian proksimal, distal, maupun rektum.Pada penelitian ini, para peneliti berhasil menemukan adanya hubungan yang kuat antara konsumsi teh herbal dengan penurunan resiko kanker usus. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan bukti pasti hubungan ini.Pada penelitian ini, para peneliti membandingkan keadaan kesehatan antara 854 orang yang mengkonsumsi kopi dan teh dengan 948 orang yang tidak mengkonsumsi kopi maupun teh di Australia barat, di antara tahun 2005-2007.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi teh herbal memiliki hubungan dengan penurunan resiko kanker kolorektal bagian bawah. Efek ini tidak ditemukan pada orang yang mengkonsumsi teh hitam (dengan atau tanpa susu), teh hijau, kopi tanpa kafein, dan susu.Salah satu penyebab orang yang mengkonsumsi teh herbal memiliki resiko kanker yang lebih rendah adalah mungkin karena mereka memang mengkonsumsi diet yang lebih sehat daripada orang yang tidak mengkonsumsi teh herbal tersebut. Teh herbal ini mungkin hanya merupakan penanda bahwa orang tersebut mengkonsumsi diet sehat dan bukanlah penyebab sebenarnya.Karena banyaknya jenis teh herbal saat ini, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan teh jenis mana yang memberikan manfaat yang lebih baik di antara the lainnya. Para peneliti masih membutuhkan penelitian yang lebih lanjut dan lebih lengkap, yang meliputi jenis teh apa yang dikonsumsi dan para peneliti pun harus mengamati keadaan kesehatan peminum teh herbal ini selama beberapa puluh tahun untuk memastikan efek tersebut.Sumber: newsmaxhealth