Your browser does not support JavaScript!
 11 Mar 2020    11:00 WIB
Apakah Saya Stress ?
Stress merupakan suatu keadaan yang dapat dialami oleh setiap orang, bahkan anak-anak. Akan tetapi, banyak orang yang tidak mengetahui bahwa mereka sedang stress. Sakit kepala berulang, nyeri perut, rasa lelah, mudah marah, dan sulit tidur dapat merupakan tanda-tanda bahwa anda sedang stress.   Apa Sajakah Gejala Stress ? Stress dapat mempengaruhi berbagai hal dalam diri anda, mulai dari pikiran, perasaan, perilaku, dan bahkan kesehatan anda. Stress berkepanjangan yang tidak ditangani dapat mengganggu kesehatan anda dan merupakan salah satu faktor resiko dari berbagai penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan bahkan obesitas. Stress dapat menimbulkan berbagai gejala pada tubuh anda, emosi anda, dan bahkan perilaku anda. Gejala stress yang dapat ditemukan pada tubuh anda adalah: Sakit kepala Nyeri otot Nyeri dada Rasa lelah Gangguan pencernaan Rasa tidak enak di perut Sulit tidur Penurunan gairah seksual Gejala stress yang dapat ditemukan pada emosi anda adalah: Rasa cemas dan gelisah Berkurangnya kemampuan untuk memusatkan perhatian Menurunnya motivasi atau keinginan untuk melakukan sesuatu Mudah marah Mood berubah-ubah Rasa sedih yang lama-kelamaan dapat menyebabkan depresi Selain beberapa gejala di atas, stress juga dapat mempengaruhi nafsu makan anda. beberapa orang mengalami penurunan nafsu makan, sedangkan yang lainnya mengalami peningkatan nafsu makan. Oleh karena itu, stress seringkali berhubungan dengan obesitas, yang pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan anda. Rasa stress juga dapat memperburuk kebiasaan merokok dan minum alkohol. Saat anda stress, anda akan merokok dan minum lebih banyak daripada biasanya untuk membuat anda melupakan permasalahan yang ada. Pada remaja dan pemuda; tekanan hidup, pergaulan, dan kurangnya perhatian orang tua dapat membuat anak terjerumus ke dalam penggunaan obat-obatan terlarang.   Apa yang Harus Saya Lakukan ? Olahraga, tidur yang cukup, diet sehat, atau melakukan kegiatan yang anda sukai dapat membantu anda mengurangi stress. Bila rasa stress anda tidak berkurang setelah mencoba beberapa hal yang telah disebutkan sebelumnya, berkonsultasilah dengan dokter anda untuk mencari penyebab dan bagaimana cara mengatasinya. Bila anda mengalami nyeri dada, ada beberapa hal lainnya yang perlu anda perhatikan saat nyeri dada terjadi, karena hal ini dapat merupakan tanda serangan jantung dan bukan hanya gejala stress. Beberapa hal yang harus diperhatikan tersebut adalah: Kapan nyeri dada terjadi, saat istirahat atau beraktivitas Apakah nyeri dada tersebut menjalar ke tangan kiri, bahu, punggung, leher, atau rahang Apakah disertai dengan sesak napas, mual, berkeringat banyak, atau pusing Berapa lama nyeri dada berlangsung Bila anda mengalami nyeri dada disertai gejala lainnya di atas, segeralah hubungi dokter anda. Baca juga: Stres Bisa Membuat Orang Cuek
 20 Feb 2020    08:00 WIB
Benarkah Stress Dapat Mempengaruhi Kesuburan Anda?
Sebuah penelitian menemukan bahwa tingginya kadar stress pada seseorang dapat meningkatkan resiko terjadinya kemandulan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 373 pasangan dan memfokuskan pada wanita, yang berusia antara 18-40 tahun, yang sedang berusaha untuk hamil, selama 12 bulan atau hingga mereka hamil. Para peserta penelitian ini tidak diketahui memiliki gangguan kesuburan dan baru saja memulai usahanya untuk memiliki momongan selama kurang dari 2 bulan. Para peneliti mengambil contoh air liur pada awal penelitian dan segera setelah menstruasi dimulai untuk mengukur kadar hormon stress, hormone kortisol dan alfa amilase. Para peneliti kemudian menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar alfa amilase yang tinggi (hormon stress yang berhubungan dengan sistem saraf simpatik) memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk hamil (28% leibh rendah) dan memiliki resiko kemandulan 2 kali lebih tinggi. Akan tetapi, para peneliti justru tidak menemukan adanya hubungan antara kadar hormon kortisol dengan kehamilan. Para peneliti juga tidak menemukan mengapa hormon stress ini berhubungan dengan kesuburan seseorang, walaupun mereka berhasil menemukan 2 mekanisme yang mungkin menjadi penyebabnya yaitu wanita yang stress biasanya lebih jarang berhubungan seks dan kadar hormon stress yang sangat tinggi juga dapat mengganggu proses ovulasi seorang wanita. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti mekanisme apa sebenarnya yang menyebabkan stress dapat mengganggu kesuburan seseorang dan apakah mengurangi stress dapat membantu mempercepat kehamilan seseorang.     Sumber: womenshealthmag
 23 Jan 2020    18:00 WIB
Hebatnya Daun Mint Untuk Kesehatan Tubuh
Kandungan Nutrisi di Dalam Daunt MintSetiap 100 mg daun mint mengandung sekitar 70 kalori. Daun mint juga mengandung serat, protein, vitamin C, vitamin B, vitamin D, magnesium, zat besi, natrium, dan kalium.Manfaat Daun Mint Bagi Kesehatan Meningkatkan Fungsi Saluran CernaDaun mint dapat membantu menguatkan organ-organ pencernaan dan membantu kerja saluran cerna agar lebih efisien. Daun mint dapat memicu produksi air liur dan berbagai enzim pencernaan yang dapat membantu proses pencernaan. Daun mint banyak digunakan untuk membantu mengatasi nyeri lambung dan gangguan pencernaan. Daun mint juga dapat menenangkan saluran pencernaan dan memberikan rasa dingin yang menyegarkan. Teh mint herbal sering digunakan untuk mengatasi konstipasi (sembelit) karena mengandung banyak serat yang dapat memperlancar gerakan usus. Mengurangi StressAroma daun mint dapat membantu mengurangi rasa stress yang anda rasakan. Minyak daun mint juga telah digunakan di dalam berbagai obat-obatan untuk mencegah terjadinya nyeri kepala dan mengatasi depresi.Selain itu, berbagai parfum dan sabun aromaterapi yang dibuat dari daun mint juga dapat membantu memperbaiki mood anda. Letakkanlah daun mint di bawah bantal anda untuk membantu mengurangi stress dan membuat anda tidur lebih nyenyak. Mencegah Gangguan PernapasanDaun mint juga banyak digunakan untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit sistem pernapasan. Daun mint dapat membantu mengatasi infeksi tenggorokan. Aromanya yang kuat dapat membantu melancarkan saluran pernapasan (melegakan hidung tersumbat dan sumbatan saluran pernapasan lainnya). Aroma daun mint ini juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi serangan asma. Menjaga Kesehatan KulitDaun mint memiliki banyak manfaat bagi kulit anda, yaitu:•  Mengurangi rasa gatal•  Mengangkat sel kulit mati•  Membuat kulit lebih berkilau•  Mencegah terjadiya kanker kulit (mengandung berbagai antioksidan dan asam rosmarinik yang dapat menangkal berbagai radikal bebas)•  Membantu mengatasi dan mencegah jerawat Melawan KankerDaun mint dapat menghambat metabolisme sel kanker karena mengandung alkohol perilil. Daun mint dapat mencegah terjadinya kanker prostat dengan cara menstabilkan kembali struktur DNA. Selain itu, karoten dan retinoid yang terdapat di dalam daun mint juga dapat membantu melawan kanker hati. Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari daun mint adalah:• Membantu membersihkan darah dan membuang racun keluar dari dalam tubuh (agen diuretika yang dapat membantu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh)•  Mencegah terjadinya bau mulut•  Membantu melawan bakteri dan kuman berbahaya lainnya di dalam mulut•  Melindungi gigi dan gusiSumber: foodtofitness
 15 Jan 2020    11:00 WIB
Jenis Olahraga Pelepas Stress
Bergerak dan mengeluarkan banyak keringat merupakan cara yang baik untuk melepaskan stress yang sudah menggunung. Walaupun Anda menganggap Anda bukan seorang yang menyukai olahraga, Anda dapat melakukan beberapa olahraga yang cocok untuk Anda dan memasukkannya ke dalam aktifitas Anda sehari-hari. Beranikan diri Anda untuk mencoba dan lihat pengaruh baik yang dihasilkan terhadap hidup Anda, terutama saat Anda berusaha untuk mengatasi stress. Kickboxing Bergerak melawan stress tampaknya merupakan gambaran sempurna dari kickboxing. Apakah Anda mengalami dorongan untuk memukul atau menendang sesuatu saat Anda mengalami stress? Kenapa tidak menyalurkannya dalam olahraga? Dalam kickboxing Anda bisa menendang karung tinju sepuasnya. Setelah puas menendang sesuatu, tentu Anda akan merasa lebih fit dan siap menghadapi apapun. Berlari Anda tidak perlu melakukannya terlalu banyak, cukup lakukan sesuai keinginan Anda dan Andalah yang mengaturnya. Anda juga dapat melakukannya kapan saja Anda suka dan selama yang Anda mau. Saat Anda berlari Anda dapat mereview kembali pemikiran-pemikiran Anda. Anda bisa berlari sambil memainkan musik kesukaan Anda, menyesuaikan tempo musik dengan tempo berlari Anda dan bersenang-senanglah. Yoga Yoga merupakan jenis olahraga yang sempurna untuk meregangkan otot-otot Anda. Selain itu yoga membantu Anda untuk lebih tenang dan membersihkan pikiran-pikiran negatif. Yoga dapat Anda lakukan sendiri dan saat Anda ingin melakukannya, putarlah musik meditasi yang menenangkan. Atau Anda dapat melakukannya bersama-sama dalam kelas yoga. Bermain air Saat Anda sampai di pinggir kolam, Anda pasti sudah merasa lebih baik. Sekali lagi, olahraga ini tidak memerlukan performa yang hebat, Anda hanya harus melompat ke kolam dan berenanglah dengan gaya yang paling Anda sukai. Mungkin Anda sedang tidak ingin melakukan olahraga apapun, Anda bisa berendam saja tanpa berenang. Dengan begitu otot-otot Anda akan lebih tenang dan rileks. Menari Anda tidak bisa menari? Anda bisa bergaya sesuka Anda, mungkin hanya berputar-putar secara liar tanpa memperdulikan kemana kaki Anda bergerak. Hal ini akan membuat Anda lepas dan bebas. Stress pun akan pergi dan yang tersisa hanya kesenangan dan kebahagian. Selain itu Anda bisa menghilangkan beberapa kalori dari Tubuh Anda. Ingin mengusir stress? Segera pergi ke klub dansa dengan teman Anda dan lakukanlah pesta dansa disana. Badminton Dalam badminton Anda diminta untuk mengayunkan tangan Anda, dan ini merupakan cara mengusir kemarahan dan kekhawatiran. Energi yang terkumpul akan segera dibuang dalam waktu beberapa menit. Undang teman Anda untuk melakukan olahraga ini bersama-sama.   Sumber: healthmeup    
 13 Jan 2020    16:00 WIB
Hal-hal inilah yang Menyebabkan Badan Menjadi Kurus
Mempunyai badan yang kurus sering kali membuat kita kurang percaya diri dan minder dalam bergaul, terutama untuk kaum pria. Berbeda dengan wanita, yang cenderung menginginkan tubuh yang langsing. Nah, kebetulan bagimu yang merasa punya masalah dengan berat badan. Berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab mengapa badanmu kurus : 1.      KURANG GIZI  Kekurangan asupan gizi menyebabkan badan kurus. Karena tubuh tidak mendapatkan gizi yang sesuai. Misalnya pola makan yang tidak teratur dan jarang mengkonsumsi makanan yang termasuk 4 sehat 5 sempurna seperti telur, sayur mayur, susu dsb. 2.      KURANG AIR MINERAL Air merupakan salah satu yang terpenting bagi manusia karena sebagian besar penyusun tubuh manusia adalah molekul air. Seberapa seringkah kamu minum dalam sehari? Mempunyai badan yang kurus juga dapat disebabkan oleh kurang minum, akibatnya pencernaan kita mengalami gangguan. Minum perhari minimal yaitu 8 gelas besar. 3.      KURANG OLAHRAGA Olah Raga seperti hal yang sepele sehingga banyak orang yang tidak mementingkannya. Padahal orahraga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Orang yang hidupnya kurang olahraga tubuhnya akan mudah terkena penyakit sehingga akan menyebabkan badan anda menjadi kurus. 4.      FAKTOR GENETIKA     Faktor Genetika disebut juga dengan faktor keturunan dimana setiap orang pasti memiliki gen di setiap sel yang ada pada tubuhnya. Gen adalah penentu sifat yang diturunkan dari kedua orang tua, baik itu yang resesif ataupun yang dominan. Nah, termasuk postur tubuh juga bisa dipengaruhi genetik. Kurus juga bisa dari genetik yang diturunkan kedua orang tua. Mungkin juga kedua orang tua kita tidak kurus, namun tanyakan kepada mereka apakah kakek nenek buyut yang kurus. Itulah yang dinamakan faktor gen yang resesif. 5.      STRESS Berfikir selalu menjadi ciri khas manusia dibandingkan mahluk lain. Namun, terlalu banyak berfikir juga akan mengakibatkan stress. Berfikir juga membutuhkan tenaga, jika kita terus berfikir dan tidak diimbangi makan dan istirahat yang seimbang maka akan terjadi perombakan lemak dan protein ditubuh. Perombakan inilah yang mengakibatkan otot mengecil alias kurus. Demikian beberapa hal yang dapat menjadi penyebab badan kurus, oleh karena itu kita harus bisa mengatur pola hidup sehat. Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Para Gadis Ingin Menjadi Lebih Kurus Sumber: Ayo Sehat
 12 Jan 2020    11:00 WIB
Hati-Hati, Pikun Dapat Menyebabkan Depresi!
Demensia atau gangguan daya ingat (pikun) memang memberikan banyak perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga saat seseorang mengalami demensia bisa terjadi depresi. Depresi akan membuat seseorang yang mengalami demensia sulit untuk mengingat suatu hal dan sulit menikmati hidup mereka. Gejala depresi telah dilaporkan terjadi pada sekitar 40 sampai 50 persen dari orang-orang dengan penyakit Alzheimer. Orang yang dalam perawatan rumah jangka panjang tampaknya sangat berisiko depresi. Hal ini juga dapat menambah kesulitan merawat seseorang dengan demensia. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan terjadinya depresi pada seseorang meliputi: Efek samping obat Reaksi terhadap diagnosis dan dampak yang dirasakan pada gaya hidup Penyakit fisik Isolasi dari sosial Kelelahan Faktor lingkungan, seperti ketidakmampuan untuk menyaring rangsangan yang tidak diinginkan seperti suara keras dan orang banyak. Gejala depresi pada demensia: Sangat sulit untuk mengetahui apakah seseorang dengan demensia tertekan atau tidak. Karena banyak gejala demensia dan depresi yang sama, mungkin sulit untuk membedakannya. Beberapa tanda-tanda khas depresi pada demensia adalah: Kehilangan minat dan kesenangan dalam kegiatan sebelumnya yang dinikmati Kekurangan energi Kurang tidur Kehilangan nafsu makan dan berat badan Mengekspresikan perasaan merasa tidak berharga dan rasa sedih Emosional, menangis, marah atau gelisah yang luar biasa Kebingungan yang meningkat Baca juga: 3 Makanan Yang Dapat Memperburuk Depresi Sumber: betterhealth
 15 Dec 2019    08:00 WIB
Bagaimana Perjalanan Infeksi Virus Herpes Simpleks?
Tahukah Anda bahwa stress ternyata juga dapat memicu terjadinya herpes simpleks pada daerah bibir? Di bawah ini Anda dapat melihat bagaimana perjalanan virus herpes simpleks mulai dari pertama kali masuk ke dalam tubuh hingga timbulnya gejala.   1.      Virus Masuk ke Dalam Tubuh Infeksi herpes simpleks tidak disebabkan oleh infeksi virus flu, tetapi oleh virus herpes simpleks tipe 1. Anda dapat tertular penyakit ini saat Anda berciuman dengan seorang penderita. Hal ini dikarenakan membran mukosa pada bibir Anda merupakan tempat masuk kuman.   2.      Virus Masuk ke Dalam Sel Setelah masuk ke dalam tubuh melalui sel-sel kulit , maka DNA virus akan memperbanyak dirinya di dalam inti sel, sehingga virus dapat menyebar ke dalam lebih banyak sel-sel tubuh. Pada akhirnya, infeksi virus ini pun akan mencapai ujung saraf Anda dan masuk ke dasar saraf trigeminal.   3.      Antibodi Terbentuk dan Menyerang Virus Dalam fase ini, tubuh Anda pun telah mengetahui bahwa telah terdapat virus di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan sel-sel tubuh yang terinfeksi virus akan mengirimkan sinyal pada kelenjar getah bening terdekat, yang memicu pergerakan sel-sel darah putih (limfosit) sebagai bentuk perlawanan tubuh terhadap virus. Akan tetapi, pada saat ini limfosit Anda hanya mampu menampung virus dan tidak menghancurkannya.   4.      Stress Membuat Daya Tahan Tubuh Melemah Di saat Anda merasa stress, maka kadar hormon kortisol akan meningkat, yang dapat melemahkan kekuatan sistem kekebalan tubuh Anda.   5.      Gejala Tampak Pada Bibir Setelah sang virus mengetahui bahwa limfosit tidak lagi banyak, maka ia pun akan mencoba "kabur" dan akan melanjutkan perjalanannya di dalam sel-sel saraf dan menyerang sel-sel kulit Anda. Pada saat inilah Anda telah dapat merasakan berbagai gejala infeksi virus herpes simpleks pada bagian bibir dan dibutuhkan waktu sekitar 10-14 hari bagi sistem kekebalan tubuh Anda untuk menghentikan virus.     Sumber: menshealth
 01 Dec 2019    11:00 WIB
8 Hal Penyebab Nyeri Pinggang
1.  Tidur Pada Kasur  TuaSebuah kasur yang bagus dapat bertahan selama 8-10 tahun. Jika anda belum mengganti kasur anda selama lebih dari 10 tahun, maka tulang punggung anda mungkin tidak mendapatkan penyangga yang dibutuhkannya selama tidur. Gantilah  kasur lama anda dengan kasur baru yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut sehingga tulang punggung anda tetap lurus selama anda tidur.2.  Membawa Tas yang BeratMembawa tas besar pada salah satu sisi pundak anda akan membuat tubuh anda menjadi tidak seimbang, dan membuat tulang punggung anda tidak lurus. Gunakanlah tas yang lebih ringan. Berat dompet dan berbagai benda di dalam tas anda seharusnya tidak lebih dari 10% berat badan anda.3.  Memakai Sepatu Hak Tinggi atau DatarMenggunakan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi membuatu tulang punggung anda melengkung dan meningkatkan tekanan pada persendian anda. Sepatu tanpa hak atau datar mungkin juga tidak baik bagi anda, tergantung pada jenis kaki anda. Sandal atau sepatu tanpa hak, dapat membuat kaki anda bergerak dari satu sisi ke sisi lainnya sehingga berat badan anda tidak terdistribusi secara merata. 4.  Menyimpan DendamSebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mudah memaafkan orang lain lebih jarang merasa benci, depresi, marah, dan lebih jarang merasa nyeri otot. Emosi anda, ketegangan otot anda, dan pikiran anda dapat secara langsung mempengaruhi reseptor nyeri di tubuh anda. Selain tidak baik bagi kesehatan tubuh anda, menyimpan dendam juga memberikan pengaruh buruk pada keadaan emosi anda.5.  Duduk Terlalu LamaDuduk terlalu lama di depan layar komputer anda di kantor dapat membuat otot  punggung anda menjadi lemah karena kurang banyak bergerak, apalagi bila anda tidak duduk dengan posisi tegak. Selain itu, duduk juga memberikan tekanan yang lebih besar pada tulang punggung anda (50% lebih besar) daripada tekanan saat anda berdiri. Bersandarlah pada punggung kursi anda, sehingga anda membentuk sudut sebesar 130° untuk mengurangi tekanan pada saraf di antara tulang punggung anda. Pastikan anda duduk dengan posisi kepala tegak dan lurus (tidak maju ke depan).6.  Merasa StressSaat anda merasa stress, seluruh tubuh anda pun merasa stress, termasuk otot-otot leher dan punggung anda. Kedua otot ini akan berkontraksi dan menjadi tegang saat anda merasa stress. Dan bila anda terus merasa stress, maka kedua otot yang sudah tegang ini tidak dapat berelaksasi dan menyebabkan timbulnya nyeri otot. Terdapat beberapa cara untuk mengurangi rasa stress anda, seperti berolahraga, meditasi, dan mandi air hangat (berendam di dalam bak yang berisi air hangat).7.  Kurang OlahragaOlahraga dapat membuat tonus otot anda menjadi lebih kuat, yang berperan penting untuk menyangga punggung anda. Saat anda tidak berolahraga, maka otot tubuh anda akan terasa kaku, lemah, dan saraf di antara tulang punggung anda pun akan berdegenerasi. Berbagai jenis olahraga yang dapat meningkatkan kekuatan otot punggung dan perut anda merupakan pilihan terbaik untuk mencegah timbulnya nyeri pinggang.8.  Mengkonsumsi Terlalu Banyak Makanan Siap SajiKonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Peningkatan berat badan ini dapat menyebabkan peningkatan beban pada tulang punggung anda. Kelebihan berat badan, terutama pada bagian perut, menyebabkan panggul tertarik maju ke depan, dan menyebabkan peningkatan tekanan pada tulang punggung anda. Orang-orang dengan berat badan berlebih memiliki resiko Osteoarthritis (radang sendi) yang lebih tinggi. Menurunkan berat badan anda sebanyak 5-10% dapat mengurangi rasa nyeri pada pinggang anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: fitnea
 08 Oct 2019    18:00 WIB
Luka Pada Usus Besar dan Hubungannya Dengan Stress
Timbulnya luka pada usus besar atau dalam istilah kedokteran disebut dengan kolitis ulserativa dapat dimulai sejak masa remaja. Kolitis ulserativa merupakan salah satu penyakit peradangan saluran cerna yang menyebabkan terjadinya peradangan dalam waktu lama, yang biasanya hanya mengenai dinding dalam usus besar dan rektum (bagian usus yang menghubungkan usus besar dengan anus).PenyebabWalaupun penyebabnya tidak diketahui, beberapa ahli menduga bahwa keadaan ini disebabkan oleh proses autoimun. Proses autoimun merupakan suatu keadaan di mana sistem kekebalan tubuh menjadi terlalu sensitif dan menyerang organ dan jaringan tubuh yang sehat sehingga menimbulkan suatu penyakit. Faktor ResikoBeberapa hal lainnya yang juga mungkin berperan dalam terjadinya kolitis ulserativa adalah:•  Faktor genetika•  Faktor lingkungan•  Kebiasaan merokok•  Stress psikologisStress dan Kolitis UlserativaSaat seseorang merasa tertekan atau stress, maka tubuh akan mempersiapkan diri untuk melakukan tindakan "lari" atau "lawan" dengan menghasilkan berbagai hormon, seperti adrenalin dan sitokin. Adrenalin dan sitokin akan menstimulasi sistem kekebalan tubuh dan memicu terjadinya peradangan (inflamasi). Pada penderita kolitis ulserativa yang sedang mengalami masa remisi (masa bebas gejala), maka keadaan ini akan memicu terjadinya kekambuhan. Banyak hal yang dapat menimbulkan stress, mulai dari kehilangan pekerjaan, perceraian, hingga menderita kolitis ulserativa. Penderita kolitis ulserativa seringkali merasa stress bila harus berpergian ke suatu tempat karena takut mengalami kekambuhan gejala.Berbagai penelitian menunjukkan bahwa rasa stress dapat meningkatkan resiko terjadinya kekambuhan kolitis ulserativa pada orang yang memang telah mengalami kolitis ulserativa, tetapi rasa stress ini tidak dapat menyebabkan terjadinya kolitis ulserativa. Selain stress, terdapat beberapa hal lainnya yang juga dapat memicu terjadinya kekambuhan gejala kolitis ulserativa, yaitu:•  Penggunaan antibiotika, pil KB, dan obat golongan NSAID (aspirin, ibuprofen, dan naproksen)•  Beberapa jenis makananGejalaGejala kolitis ulserativa yang dapat ditemukan adalah:•  Nyeri atau kram perut•  Demam ringan•  Keluar darah dari anus•  Diare•  Merasa sangat lelah•  Kehilangan nafsu makan•  Penurunan berat badan•  Anemia•  Nyeri sendi yang disertai dengan pembengkakan sendi dan kulit tampak kemerahan•  Gangguan hatiPengobatanPengobatan untuk mengatasi kolitis ulserativa ringan hingga sedang biasanya dimulai dengan pemberian obat-obatan untuk meredakan peradangan (inflamasi) dan mencegah kekambuhan. Jika penderita mengalami stress dan menimbulkan kekambuhan, maka penderita mungkin harus mengkonsumsi obat-obatan yang lebih kuat untuk membantu mengatasi gejala dan mengurangi rasa cemas. Untuk mengurangi rasa stress, terdapat beberapa terapi yang dapat membantu, mulai dari terapi konseling (terapi kognitif) yang bertujuan untuk mengubah perasaan seseorang dengan cara mengubah cara berpikirya, hingga olahraga (yoga atau meditasi).Sumber: webmd
 06 Oct 2019    16:00 WIB
Atasi Stress Dengan 6 Tips Berikut
1.      Hirup Napas Dalam-dalam Menghirup napas dalam-dalam dapat membantu anda menurunkan kadar hormon stress, menurunkan denyut jantung, dan menurunkan tekanan darah anda. Beberapa langkah yang dapat anda lakukan adalah: Duduk dengan satu tangan diletakkan pada perut dan tangan lainnya pada dada Tariklah napas dengan perlahan dan dalam melalui hidung anda sampai paru-paru anda terasa penuh Tahanlah napas anda selama beberapa detik Hembuskan napas secara perlahan melalui mulut anda Ulangi hal ini beberapa kali   2.      Meditasi Meditasi dapat membantu tubuh dan pikiran terasa lebih santai dan tenang. Duduklah dengan tenang dan nyaman setiap harinya, kemudian mulai fokuskanlah pikiran anda pada napas anda, sebuah benda atau bahkan sebuah kata. Bila sebuah pikiran atau hal lainnya mengganggu konsentrasi anda, segera singkirkan hal tersebut dan kembali fokus pada napas anda.   3.      Olahraga Berolahraga selama 20 menit setiap harinya dapat membantu menenangkan pikiran anda dan menurunkan hormon stress di dalam tubuh anda. Anda dapat melakukan berbagai jenis olahraga seperti berjalan, bersepeda, dan berenang. Selain itu, berolahraga juga dapat meningkatkan kadar endorfin, suatu bahan kimia di dalam otak yang dapat memperbaiki mood anda. Bahkan berolahraga ringan dapat membuat anda merasa lebih santai.   4.      Diet Sehat Berbagai jenis makanan kaya vitamin C seperi jeruk dan jeruk bali dapat menurunkan kadar hormon stress di dalam tubuh anda. Makanan yang mengandung omega 3 seperti salmon dan kacang-kacangan dapat membuat anda merasa lebih santai dan tenang. Selain itu, diet sehat dan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh anda dan dengan demikian membuat anda dapat menangani stress dengan lebih baik. Perbanyaklah mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Dark coklat juga dapat menurunkan kadar hormon stress.   5.      Berpikir Positif Berpikir negatif dan terus mengkritik diri anda dapat membuat anda merasa semakin stress. Berpikir positif tentang diri anda dapat membuat anda merasa lebih tenang.   6.      Tidur yang Cukup Tidur yang cukup di malam hari dapat membantu anda melawan stress di esok hari. Tidurlah selama minimal 7 jam setiap harinya. Jika anda mengalami kesulitan tidur, di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu anda, yaitu: Tidur dan bangunlah pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan juga pada waktu libur Hindari mengkonsumi kafein setelah pukul 15.00 dan jangan mengkonsumsi alkohol berdekatan dengan waktu tidur Jika anda ingin tidur siang, lakukanlah jauh sebelum waktu tidur anda di malam hari Berolahraga secara teratur   Sumber: webmd