Your browser does not support JavaScript!
 11 Feb 2021    19:00 WIB
5 Tanda Kamu Lelah Hati
Sudah ngambil cuti berhari-hari tapi masih merasa lelah sekali? Padahal weekday mu tak begitu menghabiskan energi, tapi kenapa masih merasa sangat lelah? Rasa lelah itu hal wajar, terlebih kalau kamu sedang banyak kegiatan yang menuntut aktivitas fisik. Tapi, lelah itu tidak selamanya fisik lho. Ada kalanya yang lelah itu hatimu. Hal itulah yang membuatmu tetap merasa lelah meski kamu tidak melakukan sesuatu yang berat dan menguras tenaga. Berikut ini lima tanda kamu sudah lelah hati. Kamu gampang tersinggung karena hal sederhana Belakangan emosimu mudah sekali tersulut hanya karena hal-hal kecil yang kamu dengar dan kamu lihat. Contohnya seperti temanmu pergi makan siang sendirian, tapi kamu merasa ditinggalkan. Padahal mungkin kamu sedang sibuk dan temanmu tidak enak mengganggu. Pola tidur berantakan, sudah memejam mata tapi tidak terlelap juga Rasa lelah itu mulai mengganggu ritme tidurmu. Bila yang lelah adalah fisik, kamu akan segera lelap begitu tubuhmu menyentuh Kasur dan bantal. Tapi yang ini beda! Kamu perlu menghabiskan waktu berjam-jam berbaring tapi tidak terlelap juga. Merasa sangat lelah padahal aktivitas biasa saja Tanda inilah yang paling jelas dan mudah dilihat. Bila capekmu itu akibat lembur seminggu, mengurus acara kantor yang membuatmu mondar-mandir ke sana kemari selama berhari-hari, itu hal yang wajar. Tapi sesibuk apa aktivitasmu belakangan? Apakah hanya duduk seperti biasa dan pulang kantor di jam normal? Nah kalau begitu, kenapa kamu merasa kelelahan? Benci situasi saat ini, tapi tak bisa melakukan apa-apa Kamu membenci situasi yang kamu hadapi saat ini, namun kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan untuk keluar dari situasi itu. Kalaupun ada, kamu tidak berani untuk mengambil keputusan. Setiap bangun pagi kamu bertanya-tanya "Aku harus begini lagi? Sampai kapan?" Kamu mulai mempertanyakan hidupmu setiap pagi, saat bangun tidur. Kegiatan yang sudah kamu lakukan sejak dulu, mendadak kehilangan esensinya di matamu. Hubungan yang kamu jalani bertahun-tahun, mendadak serba buram di matamu. Kamu mulai bertanya-tanya apa yang sebenarnya kamu lakukan, apa yang kamu inginkan, sampai kapan akan terus begini, dan apakah memang harus tetap begini? Yuk, coba berkomunikasi lebih baik lagi dengan hati. Mari mulai mencari solusi untuk situasi yang dihadapi. Entah itu pekerjaan-pekerjaan yang menyita tenaga, ataupun relasi-relasi lain yang membebani. Mungkin kamu hanya butuh sedikit liburan, atau mungkin memang kamu harus benar-benar melepaskan. Baca juga: Stres Bisa Memicu Nafsu Makan Berlebihan Lho! Sumber: Hipwee
 04 Feb 2021    11:00 WIB
6 Tips Ampuh Hilangkan Stres
Stress merupakan suatu reaksi terhadap berbagai hal. Stress dapat mendorong anda untuk bekerja lebih baik, tetapi stress berlebihan dapat membuat anda menjadi tegang, lelah, emosi, dan bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur. Tanda-tanda StressBeberapa gejala bahwa anda stress adalah:- Depresi- Gangguan tidur- Tegang- Cemas- Berbagai kesalahan dalam bekerja- Gangguan konsentrasi- ApatisJika anda mengalami stress dan tidak menangani hal ini dengan baik, maka dapat terjadi gangguan pada kesehatan anda. Di bawah ini terdapat beberapa tips untuk mengurangi stress sehingga anda dapat tidur lebih nyenyak.Cari PenyebabnyaLangkah awal untuk menangani stress adalah dengan mengetahui penyebabnya. Apakah karena keadaan fisik anda, pekerjaan anda, atau hubungan anda. Setelah anda mengetahui apa penyebab stress anda, maka anda dapat mencari beberapa jalan keluar yang dapat dilakukan.Keluarga, Teman, dan PasanganOrang terdekat adalah salah satu penghilang stress terbaik, terutama bila stress yang anda alami disebabkan oleh pekerjaan atau teman sekerja anda. Menceritakan permasalahan anda dapat membuat anda merasa lebih baik.Ubah Cara Anda BerpikirSeringkali, anda atau orang terdekat mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap diri anda. Hal ini menyebabkan kegagalan dapat membuat anda merasa stress. Karena itu, ubahlah cara anda berpikir dalam beberapa hal menjadi lebih positif, sehingga anda tidak cepat merasa stress terhadap semua kegagalan dan kesulitan yang anda alami.OlahragaBerolahraga dan melemaskan otot-otot yang terasa kaku dan nyeri akibat stress juga dapat mengurangi rasa stress anda. Akan tetapi, bila anda berusia di atas 50 tahun atau memiliki suatu penyakit kronik tertentu, sebaiknya konsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu mengenai olahraga apa yang sebaiknya anda lakukan.Tidur CukupTidur yang nyenyak dan cukup dapat membuat anda merasa lebih segar di pagi hari dan mengurangi rasa lelah dan stress anda. Bila anda kurang tidur, anda akan menjadi lebih murdah marah dan cepat lelah, yang membuat anda dapat merasa semakin tertekan. Orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 7-8 jam waktu tidur setiap harinya.Jika anda mempunyai gangguan tidur atau seringkali sulit tidur, konsultasikan dengan dokter anda tentang obat-obatan yang dapat anda gunakan, kapan digunakan, dan untuk berapa lama.Pembagian TugasBekerja terlalu keras dan terlalu banyak dapat membuat anda merasa stress. Oleh karena itu, lakukanlah pembagian tugas dengan teman sekerja atau bawahan anda, sehingga beban kerja anda berkurang dan anda mempunyai waktu yang lebih banyak untuk memanjakan diri anda.
 26 Jan 2021    13:00 WIB
5 Penyebab Hilangnya Gairah Seksual Pada Wanita
Penurunan atau hilangnya gairah seksual seringkali dialami oleh wanita beberapa tahun sebelum dan setelah menopause. Hilangnya gairah seksual ini dapat mencapai puncaknya pada saat wanita berusia 35-64 tahun. Akan tetapi, tidak semua wanita mengalaminya, beberapa wanita justru mengalami peningkatan gairah seksual setelah memasuki masa menopause ini. Perubahan Kadar Hormon Estrogen Sebelum memasuki masa menopause, gairah seksual anda biasanya mencapai puncaknya beberapa saat sebelum dan setelah ovulasi (terlepasnya sel telur dari indung telur). Akan tetapi, saat anda tidak lagi mendapat menstruasi dan kadar hormon estrogen anda menurun, maka menurun pula gairah seksual anda. Wanita yang telah menopause kurang bereaksi terhadap sentuhan dan lebih sulit merasa terangsang. Selain itu, penurunan kadar hormon estrogen pun menyebabkan berkurangnya aliran darah ke vagina dan membuat vagina menjadi lebih kering. Oleh karena itu, anda mungkin dapat merasa nyeri saat berhubungan seksual. Hal ini juga dapat membuat anda semakin enggan berhubungan seksual. Apa yang Harus Dilakukan? Bila anda sering merasa nyeri saat berhubungan seksual, cobalah untuk menggunakan pelumas berbahan dasar air. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anda mengenai penggunaan obat untuk mengatasi kekeringan pada vagina. Terapi sulih hormone biasanya dapat membantu anda mengatasi berbagai gejala peri menopause yang anda alami, seperti badan terasa panas dan berbagai gejala lainnya yang membuat anda kurang percaya diri. Stress Saat memasuki masa paruh baya, sebagian besar wanita disibukkan oleh berbagai hal, mulai dari pernikahan, pekerjaan, anak, dan merawat orang tuanya. Hal ini dapat membuat para wanita paruh baya merasa stress. Stress dapat menurunkan gairah seksual anda. Penurunan gairah seksual mungkin membuat anda enggan berhubungan seksual dengan pasangan anda dan mungkin dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi kurang harmonis. Apa yang Harus Dilakukan? Untuk mengatasinya, anda dapat mencoba untuk melakukan "pemanasan" lebih lama dan membuat variasi lainnya saat berhubungan seksual dengan pasangan anda. Bila hal ini tidak membantu, lakukanlah konseling dengan seorang ahli untuk membantu anda. Perubahan Kadar Hormon Androgen Baik pria maupun wanita pasti akan mengalami penurunan gairah seksual seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Akan tetapi, wanita biasanya 2-3 kali lebih sering mengalami penurunan gairah seksual ini. Hal ini dapat pula disebabkan oleh penurunan kadar hormon androgen (hormon pria) pada wanita. Apa yang Harus Dilakukan? Bila anda mengalami penurunan hormon ini maka dokter mungkin tidak akan menyarankan anda untuk memperoleh terapi sulih hormone karena efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti jerawat, peningkatan berat badan, dan peningkatan pertumbuhan rambut wajah. Diet sehat, waktu tidur yang cukup, dan berolahraga dapat membantu mengembalikan gairah seksual anda. Depresi Menopause tidak mneyebabkan depresi, akan tetapi wanita lebih sering mengalami depresi dibandingkan pria. Hal ini mencapai puncaknya saat wanita berusia 40-59 tahun, yang secara tidak sengaja terjadi bersamaan dengan menopause. Depresi tentunya dapat membuat anda kehilangan gairah seksual, di samping hilangnya minat akan banyak hal lainnya. Pengobatan depresi dengan pemberian obat anti depresi juga tidak dapat membantu mengembalikan gairah seksual anda karena beberapa obat anti depresi juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual. Apa yang Harus Dilakukan? Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pengobatan dan konseling untuk mengatasi masalah anda. Terdapat beberapa obat anti depresi yang tidak terlalu menimbulkan gangguan seksual. Penyebab Lainnya Berbagai perubahan pada tubuh anda, mulai dari memutihnya rambut, nyeri otot, hingga kulit kering dapat membuat anda merasa "tua" dan kehilangan rasa percaya diri sehingga membuat anda tidak lagi merasa seksi. Beberapa hal lainnya selain menopause yang juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual adalah gangguan kandung kemih, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroid di dalam darah), dan anemia defisiensi besi. Apa yang Harus Dilakukan? Lakukanlah pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahunnya. Selain itu, tetap percaya diri juga merupakan salah satu hal penting bagi gairah seksual anda. Baca juga: Lima Makanan Pembangkit Gairah Seksual Sumber: webmd
 01 Jan 2021    13:00 WIB
Tiga Tanda Anda Butuh Konseling
Jika Anda merasa bahwa berbagai permasalahan Anda telah membuat Anda kewalahan dan Anda merasa bahwa Anda membutuhkan bantuan seorang terapis, maka jangan ragu untuk segera menghubungi seorang terapis (psikolog atau psikiater) untuk membantu Anda mengatasi berbagai permasalahan Anda. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang menAndakan bahwa Anda sebaiknya segera melakukan kegiatan konseling dengan seorang ahli. Memiliki Masalah yang Menyebabkan Gangguan Signifikan Pada Kehidupan Anda Jika salah satu masalah Anda mulai mempengaruhi atau mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, baik dalam hal pekerjaan maupun hubungan Anda dengan orang lain, maka Anda mungkin harus segera mencari pertolongan seorang hali. Jika Anda merasa cemas, depresi, atau bila Anda merasa Anda tidak lagi sama seperti biasanya; maka Anda harus melakukan sesuatu seperti konseling dengan seorang ahli untuk memperbaiki keadaan kesehatan mental Anda. Mengalami Suatu Peristiwa Traumatis Hal lainnya yang merupakan penAnda bahwa Anda sebaiknya melakukan konseling adalah bila sesuatu yang bersifat traumatis telah terjadi pada diri Anda. Jika Anda baru saja mengalami kecelakaan kendaraan bermotor atau menjadi korban kekerasan atau berbagai trauma lainnya dan berbagai hal ini menyebabkan gangguan signifikan pada kehidupan Anda, maka Anda sebaiknya segera mencari pertolongan seorang ahli untuk membantu Anda mengatasi keadaan ini. Merasa Semua yang Telah Dilakukan Tidak Dapat Membantu Mengurangi Kecemasan Siapapun yang sedang mengalami suatu permasalahan yang membuat hidup mereka terasa sangat sulit tentunya selalu mencari berbagai cara baru untuk mengatasi permasalahan mereka tersebut untuk mengurangi atau menghilangkan rasa khawatir, depresi, dan berbagai perasaan lainnya yang membuat mereka tidak merasa bahagia. Akan tetapi, bila Anda merasa bahwa semua yang Anda lakukan tampaknya tidak dapat membuat Anda merasa lebih baik, maka Anda mungkin harus mulai mencari pertolongan dari ahlinya. Baca juga: Stres Mengganggu? Usir dengan Cara Ini!
 28 Nov 2020    11:00 WIB
Putus Cinta, Ini Reaksi Tubuh Mu
Tahukah Anda bahwa patah hati atau mendengar kata "putus" tidak hanya membuat Anda merasa sedih tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa bagian tubuh manusia yang akan menanggung akibat buruk akibat sakit hati. Perut Apakah perut Anda terasa mulas saat mendengar ajakan putus dari pasangan Anda? Hal ini dikarenakan rasa stress yang Anda rasakan memicu kenaikan asam lambung di dalam perut Anda. Selain itu, otak pun akan segera mengirimkan sinyal rasa kenyang sehingga Anda pun tidak lagi merasa lapar dan tidak nafsu makan. Rambut Dalam perkembangannya, folikel rambut akan mengalami suatu fase istirahat di mana rambut akan berhenti bertumbuh untuk sementara. Saat stress, fase ini akan menjadi lebih panjang dan yang lebih parahnya lagi adalah Anda juga dapat mengalami rambut rontok. Otak Pada saat Anda merasa stress karena diputuskan oleh sang kekasih, maka hal ini akan memicu suatu bagian somatosensorik di dalam otak, yang akan menyebabkan munculnya berbagai gejala tidak mengenakkan di dalam tubuh Anda seperti badan terasa pegal, nyeri otot, dan berbagai rasa tidak nyaman lainnya pada tubuh. Hormon Saat stress, maka kadar hormon stress atau kortisol dan kadar hormon adrenalin pun akan meningkat. Hal ini tentu saja dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan darah, yang dapat berdampak buruk pada Anda yang memang telah menderita tekanan darah tinggi dan orang yang sudah berusia lanjut. Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh Mendengar kata "putus" juga dapat memicu sistem kekebalan tubuh Anda untuk bekerja secara berlebihan, yang akan meningkatkan reaksi radang di seluruh tubuh. Selain itu, karena sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja dengan baik, maka Anda pun dapat mengalami demam dan meriang. Nah, bagi Anda yang masih merasa sedih dan stress karena diputuskan pasangan, ayo segera kembalikan semangatmu dengan melakukan berbagai hal positif lainnya seperti melakukan hobi Anda atau menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan lain. Dengan demikian, kesehatan Anda pun akan lebih terjaga dan kesedihan Anda pun akan berlalu tanpa Anda sadari. Sumber: mbakbro
 26 Oct 2020    19:00 WIB
Stres Bisa Memicu Nafsu Makan Berlebihan Lho!
Pada umumnya orang kalau lagi stress justru tidak ada nafsu makan. Tetapi guys, ternyata ada sebagian orang yang justru kalau lagi stress, nafsu makan semakin bertambah atau dengan kata lain makanan menjadi pelampiasannya. Saat bosan, kripik berbungkus-bungkus bisa habis dimakan sendiri. Kalau lagi kesal makanan atau kue yang ada bisa dihabiskan. Tentu hal ini bukanlah jalan untuk menenangkan emosi kita yang baik. Sebaliknya kebiasaan seperti ini justru akan berpengaruh negatif kepada kesehatan dan tentu berat badan kita. Stress bukanlah satu-satunya yang menyebabkan emosi kita untuk makan, namun ada pemicu lainnya seperti: Kebosanan: ini adalah pemicu umum kita melampiaskan emosi atau kebosanan dengan makan terutama mereka yang biasa aktif dan bersemangat dalam aktifitas. Kebiasaan: ini didasari atau didorong dari kebiasaan masa kecil. Misalnya makan es krim setelah nilai di raport sekolah baik atau membuat kue bersama nenek. Kelelahan: ini terjadi kapankala kelelahan terjadi karena melakukan sesuatu atau tugas yang tidak menyenangkan. Pengaruh sosial: entah sedang atau setelah mengalami keadaan sulit atau merayakan hari bahagia, teman-teman mengajak kita untuk keluar makan. Biasanya kalau rame-rame makan kita bisa banyak betul tidak? Srategi mengatasinya Langkah pertama tentu sobat harus mengenali atau mengidentifikas apa yang menjadi pemicu emosi yang kita membuat kita ingin makan tapi bukan karena lapar. Sobat bisa mencatatnya di buku harian, journal atau gadget yang sobat punya. Langkah berikutnya sobat coba cari ide-ide baru sebagai pelampiasan emosi yang dirasakan selain ke makanan. Bisa saja sobat temukan atau membangun hobi yang baru dan menyenangkan bahkan menantang. Sobat bisa menenangkan diri dengan membaca buku, kegiatan out door, ataupun olah raga. Mereka yang makan karena emosi bisa jadi bukan hanya karena mereka tidak bisa mengendalikan diri mereka namun juga ada faktor lainnya, yaitu: Perkembangan pada masa kanak-kanak Untuk sebagian orang, makan yang disebabkan emosi bisa jadi karena kebiasaan yang dipelajari dari kecil. Orang tua untuk menghibur atau menenangkan anak seringkali menggunakan media makanan. Selain itu juga makanan bisa menjadi hadiah atau reward karena berlaku baik. Ketika dewasa akhirnya tertanam di dalam setelah melewati hari yang berat atau melelahkan maka untuk melapaskan hal itu atau sebagai rewardnya lari kepada makanan. Dampak fisik dari stress Stres dan emosi yang kuat dapat menyebabkan seseorang untuk makan berlebihan juga bisa disebabkan oleh faktor fisik berikut ini: Tingkat kortisol yang tinggi:  Awalnya, stres menyebabkan nafsu makan menurun sehingga tubuh dapat menghadapi situasi yang dihadapi. Namun jika stressnya tidak berhenti, hormon lain yang disebut kortisol dilepaskan. Kortisol meningkatkan nafsu makan dan dapat menyebabkan seseorang ingin makan berlebihan. Mengidam: kadar kortisol yang tinggi dari stres dapat meningkatkan keinginan makanan untuk makanan manis atau berlemak. Stres juga dikaitkan dengan peningkatan hormon kelaparan, yang juga dapat berkontribusi untuk mengidam makanan yang tidak sehat. Jenis Kelamin: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih cenderung menggunakan makanan untuk mengatasi stres dibandingkan pria, sementara pria lebih cenderung merokok atau minum minuman alkohol dibandingkan wanita. Perbedaan ingin makan karena lapar atau karena emosi: Waktu terjadinya: rasa lapar karena emosi munculnya tiba-tiba dan terasa mendesak sedangkan lapar fisik munculnya perlahan kecuali memang sudah lama belum makan. Jenis makanan: lapar emosi biasanya ingin makan junk food atau sesuatu yang tidak sehat dan makanan yang diinginkan spesifik misal kentang goreng atau pizza. Sedangkan kalau lapar fisik makanan apa saja yang ada dimakan. Sumbernya: lapar emosi dari kepala alias terpikir ingin sesuatu yang ingin di makan. Kalau lapar fisik dari perut seperti perat berasa keroncongan. Jadi sobat sehat kalau mengalami hal ini semoga bisa mengendalikan nafsu makan yang berlebih karena emosi. Kalau makanan yang kita makan secara berlebihan tersebut tidak sehat tentu akan menambah masalah  kesehatan yang kita hadapi, sehingga bukannya tambah tenang yang ada malah tambah stress di kemudian hari. Jika sobat sehat merasa kesulitan untuk mengendalikan emosi atau makanan yang dimakan, ada baiknya sobat segera temui dokter yang berkompeten. Stay cool, stay healthy Sumber : www.medicalnewstoday.com
 19 Sep 2020    13:00 WIB
Perbaiki Kesehatan dengan Memelihara Binatang
Tahukah anda bahwa memelihara binatang dapat menangkal depresi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh ? Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan anda, seperti anjing, kucing, atau binatang lainnya dapat memperbaiki mood anda dan juga berpengaruh baik bagi kesehatan anda. Memiliki binatang peliharaan juga dapat melawan stress.   1.      Miliki Jantung yang Lebih Sehat Dengan memiliki anjing sebagai binatang peliharaan anda, anda dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Hal ini dikarenakan bila anda memiliki anjing, maka anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk berjalan saat menemani anjing anda berjalan-jalan dan dengan demikian dapat menurunkan tekanan darah anda sehingga resiko anda untuk mengalami penyakit jantung pun menjadi lebih rendah. Berdasarkan penelitian, walaupun anda telah memiliki penyakit jantung, memelihara anjing tetap dapat memberikan pengaruh yang baik bagi jantung dan kesehatan anda secara keseluruhan.   2.      Pereda Stress Bermain bersama binatang peliharaan anda atau sekedar mengelus-elus badan binatang peliharaan anda dapat membuat anda merasa lebih baik. Dengan melakukan ini, tekanan darah anda dapat menurun, membuat tubuh mengeluarkan hormon relaksasi, dan juga menurunkan kadar hormon stress. Selain bermanfaat bagi kesehatan anda, hal ini pun baik bagi kesehatan binatang peliharaan anda.   3.      Membantu Kehidupan Sosial Anda Saat anda berjalan-jalan dengan anjing anda akan lebih mudah bagi orang lain untuk menyapa dan bahkan berbincang-bincang dengan anda. Bila anda sedang berjalan sendirian dan ada seseorang yang mengajak anda berbicara, anda tentunya akan merasa canggung. Akan tetapi, saat anda bersama anjing atau binatang peliharaan anda, maka hal ini dapat memudahkan orang lain untuk memulai perbincangan dengan anda tanpa membuat anda atau orang lain tersebut merasa canggung.   4.      Memperbaiki Mood Orang yang memiliki binatang peliharaan biasanya merasa lebih bahagia, lebih mudah mempercayai orang lain, dan tidak merasa terlalu kesepian, serta lebih jarang sakit. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya perasaan bahwa anda diperlukan dan selalu ada yang menunggu anda dan menyambut anda dengan senang saat anda pulang ke rumah.   5.      Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Beberapa penelitian menemukan bahwa bayi yang terlahir dalam keluarga yang memelihara binatang peliharaan memiliki resiko yang lebih rendah terhadap asma dan berbagai jenis alergi. Efek ini hanya terjadi bila paparan terjadi saat bayi berusia di bawah 6 bulan. Sebuah penelitian lainnya menunjukkan bahwa bayi yang terlahir dalam keluarga yang memiliki anjing atau kucing lebih jarang mengalami demam dan infeksi telinga selama satu tahun pertama kehidupannya daripada bayi yang terlahir dalam keluarga yang tidak memiliki hewan peliharaan.   6.      Membantu Anak Dengan Autisme Seorang ahli menemukan bahwa anak-anak akan memiliki hubungan yang lebih baik dengan temannya yang menderita autisme saat terdapat binatang peliharaan di dalam kelas. Hal ini mungkin disebabkan oleh anak-anak akan bereaksi secara lebih positif dan dapat bekerja sama dengan lebih baik dengan satu sama lain saat ada hewan peliharaan di antara mereka.   Sumber: webmd
 17 Sep 2020    13:00 WIB
Stres Mengganggu? Usir dengan Cara Ini!
Stres merupakan suatu reaksi terhadap berbagai hal. Stres dapat membuat Anda menjadi tegang, lelah, emosi, bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur. Berikut ini adalah tanda-tanda jika Anda mengalami stres: Depresi Gangguan tidur Tegang Cemas Berbagai kesalahan dalam bekerja Gangguan konsentrasi Apatis Jika Anda mengalami stres dan tidak menangani hal ini dengan baik, maka dapat terjadi gangguan pada kesehatan Anda. Lalu bagaimana cara penanganannya, di bawah ini terdapat beberapa tips untuk mengurangi stres sehingga Anda dapat tidur lebih nyenyak. Keluarga, teman dan pasangan Orang terdekat adalah salah satu penghilang stress terbaik, terutama bila stress yang anda alami disebabkan oleh pekerjaan atau teman sekerja anda. Menceritakan permasalahan anda dapat membuat anda merasa lebih baik. Cari penyebabnya Anda harus mengetahui apa penyebabnya. Apakah karena keadaan fisik, pekerjaan, atau hubungan Anda. Setelah mengetahui apa penyebab stres Anda, maka Anda dapat mencari beberapa jalan keluar yang dapat dilakukan. Ubah cara berpikir Seringkali, Anda atau orang terdekat mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap diri Anda. Hal ini bisa menjadi penyebab Anda mengalami stres, terlebih jika Anda mengalami kegagalan dan tidak sesuai dengan ekspektasi. Oleh karena itu, ubahlah cara berpikir Anda dalam beberapa hal menjadi lebih positif, sehingga Anda tidak cepat merasa stres terhadap semua kegagalan dan kesulitan yang dialami. Olahraga Berolahraga dan melemaskan otot-otot yang terasa kaku dan nyeri akibat stres juga dapat mengurangi rasa stres Anda. Akan tetapi, bila Anda berusia di atas 50 tahun atau memiliki suatu penyakit kronik tertentu, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai olahraga apa yang sebaiknya Anda lakukan.
 10 Sep 2020    17:00 WIB
Bukti Bahwa Wanita Lebih Mampu Menghadapi Stress Daripada Pria!
Berdasarkan pada sebuah penelitian baru, stress ternyata memiliki efek sosial yang berbeda di antara pria dan wanita. Para peneliti di Austria menemukan bahwa saat dihadapkan dengan situasi yang penuh dengan tekanan, para pria akan berubah menjadi lebih egois, sedangkan wanita justru menjadi lebih dapat berempati dan memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Para peneliti menemukan bahwa kemampuan interaksi sosial seorang wanita justru akan meningkat saat sedang berada di bawah tekanan, sedangkan pria justru akan berubah menjadi defensif dengan melakukan respon "lawan atau kabur" saat berada di bawah tekanan, yang bertujuan untuk menyimpan tenaga mereka untuk menghadapi konfrontasi yang mereka takutkan akan terjadi. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 64 orang peserta penelitian. Para peneliti kemudian mengamati bagaimana reaksi mereka terhadap stress dengan cara membuat para peserta penelitian melakukan sebuah tugas yang membuat mereka merasa tertekan atau stress seperti berpidato. Para peneliti kemudian meminta para peserta penelitian untuk melakukan tugas lainnya yang mengharuskan para peserta penelitian untuk berempati terhadap orang lain seperti menghibur orang lain atau mengikuti suatu instruksi atau mengikuti gerakan orang lain. Hasilnya adalah para pria yang stress menunjukkan penurunan kemampuan untuk mengerti pikiran dan perasaan orang lain, sedangkan para wanita justru dapat lebih mengerti perasaan dan pikiran orang lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik pria maupun wanita menunjukkan reaksi psikologis yang sama saat stress, hanya saja metode mereka untuk bertahan dari stress tersebut berbeda. Jadi, mengapa wanita dan pria memiliki metode yang berbeda saat menghadapi stress? Salah satu teorinya adalah karena seorang wanita memiliki kadar oksitosin (hormon yang berhubungan dengan perilaku sosial) yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Hal ini berarti, secara kimiawi, seorang wanita cenderung akan mencari dukungan dari orang lain saat stress, sedangkan seorang pria justru akan menarik diri dari lingkungan sekitarnya. Apapun penyebabnya, perbedaan metode pertahanan diri terhadap stress di antara pria dan wanita ini justru dapat menyebabkan terjadinya kesalahpahaman dan justru membuat mereka menjadi lebih stress. Jadi, ingatlah hal ini saat Anda dan pasangan sedang berada dalam situasi penuh tekanan nantinya. Mengertilah saat si dia marah atau tiba-tiba tidak mengacuhkan Anda. Hal ini mungkin merupakan caranya bertahan menghadapi situasi penuh tekanan yang sedang ia alami saat ini. Sumber: sheknows