Your browser does not support JavaScript!
 18 May 2018    16:00 WIB
9 Penyebab Meningkatnya Kadar Gula Darah
1.      Kafein Kadar gula darah dapat meningkat setelah mengkonsumsi kopi, bahkan kopi hitam yang sama sekali tidak mengandung kalori, karena adanya kafein. Selain itu, teh hitam, teh hijau, minuman energi lainnya juga dapat mengganggu kadar gula darah penderita diabetes. Akan tetapi, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda, jadi sebaiknya anda mengenali reaksi tubuh anda terhadap berbagai makanan dan aktivitas. Sebenarnya, berbagai zat lain di dalam kopi dapat membantu mencegah terjadinya diabetes tipe 2 pada orang yang sehat.   2.      Makanan Bebas Gula Banyak makanan yang bertuliskan bebas gula juga dapat meningkatkan kadar gula darah anda karena makanan tersebut masih mengandung berbagai jenis karbohidrat, seperti tepung, lemak, dan serat. Periksalah jumlah karbohidrat pada bungkus makanan anda sebelum mengkonsumsinya. Selain itu anda juga harus mewaspadai gula lainnya seperti sorbitol dan xylitol. Keduanya merupakan pemanis dengan kadar karbohidrat yang lebih rendah daripada gula (sukrosa), tetapi tetap dapat meningkatkan kadar gula darah anda.   3.      Mengkonsumsi "Chinese Food" Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak lemak dapat menyebabkan kadar gula darah anda tetap tinggi lebih lama daripada biasanya. Pizza, kentang goreng, chinese food, dan berbagai makanan lain yang mengandung banyak karbohidrat dan lemak juga memiliki efek yang sama. Periksalah kadar gula darah anda sekitar 2 jam setelah makan untuk mengetahui bagaimana makanan tersebut mempengaruhi kadar gula darah anda.   4.      Menderita Flu Berat Kadar gula darah anda akan meningkat saat tubuh anda berusaha untuk melawan berbagai infeksi. Konsumsilah cukup air putih dan berbagai jenis cairan lainnya untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami diare atau muntah selama lebih dari 2 jama atau bila anda telah sakit selama 2 hari dan tidak membaik. Berbagai jenis obat-obatan seperti antibiotika dan dekongestan untuk mengatasi sinusitis (radang sinus) juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda.   5.      Stress Rasa stress, tidak bahagia, dan lelah juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda. Saat stress, tubuh anda akan melepaskan hormon yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Hal ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan penderita diabetes tipe 1. Belajarlah melakukan yoga atau meditasi untu mengurangi rasa stress anda.   6.      Mengkonsumsi Buah Kering Buah-buahan memang baik bagi kesehatan anda, akan tetapi waspadai buah-buahan kering. Buah kering mengandung lebih banyak karbohidrat walaupun dalam porsi kecil. 2 sendok teh kismis atau cranberi kering atau chery kering mengandung karbohidrat yang sama dengan buah kecil. 3 butir kurma mengandung sekitar 15 g karbohidrat.   7.      Menggunakan Obat Golongan Steroid dan Diuretika Obat golongan kortikosteroid seperti prednison dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan bahkan dapat memicu terjadinya diabetes pada beberapa orang. Obat golongan steroid sering digunakan untuk mengatasi alergi, radang sendi, asma, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Obat golongan diuretika yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan kadar gula darah anda bila anda menderita diabetes. Beberapa jenis antidepresan juga dapat meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah anda.   8.      Pengunaan Obat Flu Dekongestan yang terdiri dari pseudoefedrin atau fenilefrin dapat meningkatkan kadar gula darah anda. Beberapa jenis obat flu kadang juga mengandung gula atau alkohol.   9.      Penggunaan Pil KB Pil KB yang mengandung estrogen dapat mempengaruhi respon tubuh anda terhadap insulin. Akan tetapi, wanita penderita diabetes tetap dapat menggunakan pil KB. KB suntik dan implan juga dapat digunakan oleh penderita diabetes, walaupun dapat mempengaruhi kadar gula darah anda.   Hal ini bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi karbohidrat sama sekali, anda hanya perlu membatasi jumlahnya agar tidak terjadi peningkatan kadar gula darah yang terlalu tinggi.   Baca juga: Terapi Magnet Membantu Mengatasi Bekuan Darah Lebih Cepat, Benarkah?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: medicinenet
 09 May 2018    16:00 WIB
7 Cara Mencegah Timbulnya Suasana Hati yang Buruk
Suasana hati yang buruk atau lebih dikenal dengan istilah "bad mood" dapat terjadi pada siapa saja. Karena tidak ada seorang pun yang kebal terhadap rasa marah, tersinggung, sedih, dan berbagai perasaan negatif lainnya, maka mengetahui cara mencegahnya dapat sangat bermanfaat bagi anda. 1.  BersyukurlahSalah satu kunci agar tetap berpikiran positif adalah dengan mengucap syukur setiap hari dan setiap waktu akan apa yang telah anda miliki. Ingatkanlah diri anda kembali untuk mengucap syukur saat anda merasa marah atau sedih. Mengucap syukur untuk segala hal, bahkan hal kecil sekalipun dapat membantu mengubah cara berpikir anda. Mulailah dengan mengucap syukur atas apa yang anda miliki untuk mencegah pikiran negatif membuat suasana hati anda memburuk.2.  Bersikap OptimisBila anda memiliki tabiat yang buruk, hal ini seringkali disebabkan oleh adanya rasa frustasi atau adanya rasa sakit hati atau rasa putus asa di dalam diri anda. Anda dapat merasa pesimis dan memiliki suasana hati yang buruk. Oleh karena itu, membuat diri anda menjadi lebih optimis tentunya dapat membuat suasana hati anda lebih baik. Menjadi orang yang optimis juga dapat membantu mengurangi kebiasaan mengeluh tentang berbagai hal, karena mengeluh tidak dapat membantu mengubah tabiat maupun suasana hati anda menjadi lebih baik.3.  Jangan Terlalu Memikirkan Segala SesuatuSaat anda terlalu banyak memikirkan sesuatu hal, maka hal ini dapat menimbulkan suatu emosi dan perasaan yang tidak ada sebelumnya. Hal ini dapat terjadi akibat imajinasi dan rasa frustasi anda sendiri. Jangan terlalu banyak memikirkan sesuatu hal, berusahalah semaksimal mungkin dan biarkanlah Tuhan bekerja.4.  Menjadi Orang BaikSatu hal yang sebaiknya anda lakukan setiap hari adalah berusaha untuk melakukan hal baik. Mengapa? Karena berbuat baik dapat membuat anda merasa lebih baik dan bahagia. Berbuat baik bukan berarti anda harus melakukan suatu hal yang luar biasa, dengan tersenyum atau menyapa atau membukakan pintu atau memperhatikan orang lain dapat membuat anda merasa lebih baik. 5.  Mengatasi StressRasa stress seringkali membuat anda lebih mudah marah, mudah tersinggung, dan berbagai hal negatif lainnya. Oleh karena itu, akan lebih baik bila anda dapat menemukan suatu cara untuk menurunkan kadar stress anda dan mencegahnya berlanjut menjadi sesuatu yang lebih buruk. Temukanlah berbagai hal yang dapat memicu rasa stress anda dan pelajarilah cara-cara mengatasinya. Akan tetapi, hal ini bukan berarti bahwa anda akan langsung berhasil mengatasi stress anda atau bahkan tidak pernah merasa stress kembali. 6.  Belajarlah Untuk Memaafkan dan MelupakanJika seseorang melakukan sesuatu yang membuat anda merasa sedih dan sakit hati, maka memaafkan dan melupakannya akan membuat anda merasa lebih baik, walaupun tidak mudah. Anda mungkin tidak dapat memaafkan semua hal, tetapi berusaha semaksimal mungkin akan lebih baik daripada tidak sama sekali. Rasa dendam, marah, kesal, dan benci hanya akan membuat suasana hati anda menjadi buruk dan bahkan membuat diri anda semakin dirugikan. 7.  Rawat Diri Anda SendiriMerawat diri anda sendiri, baik secara fisik maupun mental dapat membantu mengurangi timbulnya berbagai perasaan negatif. Berolahraga dapat memperbaiki suasana hati anda karena otak akan menghasilkan suatu zat kimia yang membuat anda merasa lebih bahagia. Jika suasana hati anda sedang buruk, cobalah untuk berjalan-jalan selama sekitar 10 menit. Hal ini dapat membuat anda merasa lebih tenang dan lebih baik. Satu hal penting yang perlu diingat adalah karena tidak ada orang yang sempurna, maka kadangkala anda mungkin tidak dapat menahan emosi dan perasaan anda walaupun telah mencoba berbagai hal di atas. Berusahalah semaksimal mungkin.   Baca juga: Tanda Pria Jatuh Hati Pada Anda   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: lifespan
 06 May 2018    08:00 WIB
Bagaimana Membantu Anak Anda Menghadapi Stress Saat Bersekolah?
Stress akibat sekolah bukanlah sesuatu yang aneh pada anak-anak. Bahkan, hampir sebagian besar anak-anak mengalami stress akibat tugas sekolah atau ujian sekolah atau akibat berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan sekolah.   Walaupun hal ini dialami oleh setiap anak, bukan berarti setiap anak dapat mengatasi stress tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat membantu anak Anda mengatasi stress akibat ujian sekolah.   Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh anak Anda untuk melawan stress akibat ujian sekolah terdiri dari: Mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya stress dan mengetahui apa pengaruh stress tersebut terhadap kesehatan fisik dan mental Cari tahu apa sumber stress dan cari tahu cara mengatasinya Cobalah melakukan beberapa metode relaksasi yang dapat membantu mengurangi rasa stress Hindari berbagai kebiasaan atau perilaku yang dapat membuat stress. Makan secara teratur, tidur yang cukup, dan berolahraga dapat membantu mengatasi rasa stress   Sebagai orang tua, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda mengatasi stress, yaitu: Menciptakan suatu lingkungan yang positif dan penuh empati Tidak membandingkan anak Anda dengan anak lain Berikan hadiah pada anak Anda atas segala pencapaian yang berhasil diperolehnya, besar maupun kecil Jangan memiliki harapan yang terlalu tinggi pada anak Anda. Pastikan harapan Anda sesuai dengan kemampuan anak Anda (realistis) Jangan melarang anak Anda melakukan berbagai kegiatan yang disukainya Pastikan anak Anda memiliki pola tidur sehat dan berolahraga secara teratur Beritahukan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh anak Anda padanya Ajak anak Anda berdiskusi mengenai berbagai kegagalan yang dialaminya Beritahukan pada anak Anda bahwa mereka tidak perlu mengkhawatirkan hasil ujian atau tugas sekolahnya selama mereka telah berusaha sebaik-baiknya     Sumber: healthmeup
 08 Apr 2018    12:30 WIB
8 Hal Penyebab Nyeri Pinggang
1.  Tidur Pada Kasur  TuaSebuah kasur yang bagus dapat bertahan selama 8-10 tahun. Jika anda belum mengganti kasur anda selama lebih dari 10 tahun, maka tulang punggung anda mungkin tidak mendapatkan penyangga yang dibutuhkannya selama tidur. Gantilah  kasur lama anda dengan kasur baru yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut sehingga tulang punggung anda tetap lurus selama anda tidur.2.  Membawa Tas yang BeratMembawa tas besar pada salah satu sisi pundak anda akan membuat tubuh anda menjadi tidak seimbang, dan membuat tulang punggung anda tidak lurus. Gunakanlah tas yang lebih ringan. Berat dompet dan berbagai benda di dalam tas anda seharusnya tidak lebih dari 10% berat badan anda.3.  Memakai Sepatu Hak Tinggi atau DatarMenggunakan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi membuatu tulang punggung anda melengkung dan meningkatkan tekanan pada persendian anda. Sepatu tanpa hak atau datar mungkin juga tidak baik bagi anda, tergantung pada jenis kaki anda. Sandal atau sepatu tanpa hak, dapat membuat kaki anda bergerak dari satu sisi ke sisi lainnya sehingga berat badan anda tidak terdistribusi secara merata. 4.  Menyimpan DendamSebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mudah memaafkan orang lain lebih jarang merasa benci, depresi, marah, dan lebih jarang merasa nyeri otot. Emosi anda, ketegangan otot anda, dan pikiran anda dapat secara langsung mempengaruhi reseptor nyeri di tubuh anda. Selain tidak baik bagi kesehatan tubuh anda, menyimpan dendam juga memberikan pengaruh buruk pada keadaan emosi anda.5.  Duduk Terlalu LamaDuduk terlalu lama di depan layar komputer anda di kantor dapat membuat otot  punggung anda menjadi lemah karena kurang banyak bergerak, apalagi bila anda tidak duduk dengan posisi tegak. Selain itu, duduk juga memberikan tekanan yang lebih besar pada tulang punggung anda (50% lebih besar) daripada tekanan saat anda berdiri. Bersandarlah pada punggung kursi anda, sehingga anda membentuk sudut sebesar 130° untuk mengurangi tekanan pada saraf di antara tulang punggung anda. Pastikan anda duduk dengan posisi kepala tegak dan lurus (tidak maju ke depan).6.  Merasa StressSaat anda merasa stress, seluruh tubuh anda pun merasa stress, termasuk otot-otot leher dan punggung anda. Kedua otot ini akan berkontraksi dan menjadi tegang saat anda merasa stress. Dan bila anda terus merasa stress, maka kedua otot yang sudah tegang ini tidak dapat berelaksasi dan menyebabkan timbulnya nyeri otot. Terdapat beberapa cara untuk mengurangi rasa stress anda, seperti berolahraga, meditasi, dan mandi air hangat (berendam di dalam bak yang berisi air hangat).7.  Kurang OlahragaOlahraga dapat membuat tonus otot anda menjadi lebih kuat, yang berperan penting untuk menyangga punggung anda. Saat anda tidak berolahraga, maka otot tubuh anda akan terasa kaku, lemah, dan saraf di antara tulang punggung anda pun akan berdegenerasi. Berbagai jenis olahraga yang dapat meningkatkan kekuatan otot punggung dan perut anda merupakan pilihan terbaik untuk mencegah timbulnya nyeri pinggang.8.  Mengkonsumsi Terlalu Banyak Makanan Siap SajiKonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Peningkatan berat badan ini dapat menyebabkan peningkatan beban pada tulang punggung anda. Kelebihan berat badan, terutama pada bagian perut, menyebabkan panggul tertarik maju ke depan, dan menyebabkan peningkatan tekanan pada tulang punggung anda. Orang-orang dengan berat badan berlebih memiliki resiko Osteoarthritis (radang sendi) yang lebih tinggi. Menurunkan berat badan anda sebanyak 5-10% dapat mengurangi rasa nyeri pada pinggang anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: fitnea
 08 Mar 2018    18:00 WIB
5 Penyebab Hilangnya Gairah Seksual Pada Wanita
Penurunan atau hilangnya gairah seksual seringkali dialami oleh wanita beberapa tahun sebelum dan setelah menopause. Hilangnya gairah seksual ini dapat mencapai puncaknya pada saat wanita berusia 35-64 tahun. Akan tetapi, tidak semua wanita mengalaminya, beberapa wanita justru mengalami peningkatan gairah seksual setelah memasuki masa menopause ini.   1.      Perubahan Kadar Hormon Estrogen Sebelum memasuki masa menopause, gairah seksual anda biasanya mencapai puncaknya beberapa saat sebelum dan setelah ovulasi (terlepasnya sel telur dari indung telur). Akan tetapi, saat anda tidak lagi mendapat menstruasi dan kadar hormon estrogen anda menurun, maka menurun pula gairah seksual anda. Wanita yang telah menopause kurang bereaksi terhadap sentuhan dan lebih sulit merasa terangsang. Selain itu, penurunan kadar hormon estrogen pun menyebabkan berkurangnya aliran darah ke vagina dan membuat vagina menjadi lebih kering. Oleh karena itu, anda mungkin dapat merasa nyeri saat berhubungan seksual. Hal ini juga dapat membuat anda semakin enggan berhubungan seksual. Apa yang Harus Dilakukan? Bila anda sering merasa nyeri saat berhubungan seksual, cobalah untuk menggunakan pelumas berbahan dasar air. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anda mengenai penggunaan obat untuk mengatasi kekeringan pada vagina. Terapi sulih hormone biasanya dapat membantu anda mengatasi berbagai gejala peri menopause yang anda alami, seperti badan terasa panas dan berbagai gejala lainnya yang membuat anda kurang percaya diri.   2.      Stress Saat memasuki masa paruh baya, sebagian besar wanita disibukkan oleh berbagai hal, mulai dari pernikahan, pekerjaan, anak, dan merawat orang tuanya. Hal ini dapat membuat para wanita paruh baya merasa stress. Stress dapat menurunkan gairah seksual anda. Penurunan gairah seksual mungkin membuat anda enggan berhubungan seksual dengan pasangan anda dan mungkin dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi kurang harmonis. Apa yang Harus Dilakukan? Untuk mengatasinya, anda dapat mencoba untuk melakukan "pemanasan" lebih lama dan membuat variasi lainnya saat berhubungan seksual dengan pasangan anda. Bila hal ini tidak membantu, lakukanlah konseling dengan seorang ahli untuk membantu anda.   3.      Perubahan Kadar Hormon Androgen Baik pria maupun wanita pasti akan mengalami penurunan gairah seksual seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Akan tetapi, wanita biasanya 2-3 kali lebih sering mengalami penurunan gairah seksual ini. Hal ini dapat pula disebabkan oleh penurunan kadar hormon androgen (hormon pria) pada wanita. Apa yang Harus Dilakukan? Bila anda mengalami penurunan hormon ini maka dokter mungkin tidak akan menyarankan anda untuk memperoleh terapi sulih hormone karena efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti jerawat, peningkatan berat badan, dan peningkatan pertumbuhan rambut wajah. Diet sehat, waktu tidur yang cukup, dan berolahraga dapat membantu mengembalikan gairah seksual anda.   4.      Depresi Menopause tidak mneyebabkan depresi, akan tetapi wanita lebih sering mengalami depresi dibandingkan pria. Hal ini mencapai puncaknya saat wanita berusia 40-59 tahun, yang secara tidak sengaja terjadi bersamaan dengan menopause. Depresi tentunya dapat membuat anda kehilangan gairah seksual, di samping hilangnya minat akan banyak hal lainnya. Pengobatan depresi dengan pemberian obat anti depresi juga tidak dapat membantu mengembalikan gairah seksual anda karena beberapa obat anti depresi juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual. Apa yang Harus Dilakukan? Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pengobatan dan konseling untuk mengatasi masalah anda. Terdapat beberapa obat anti depresi yang tidak terlalu menimbulkan gangguan seksual.   5.      Penyebab Lainnya Berbagai perubahan pada tubuh anda, mulai dari memutihnya rambut, nyeri otot, hingga kulit kering dapat membuat anda merasa "tua" dan kehilangan rasa percaya diri sehingga membuat anda tidak lagi merasa seksi. Beberapa hal lainnya selain menopause yang juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual adalah gangguan kandung kemih, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroid di dalam darah), dan anemia defisiensi besi. Apa yang Harus Dilakukan? Lakukanlah pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahunnya. Selain itu, tetap percaya diri juga merupakan salah satu hal penting bagi gairah seksual anda.     Sumber: webmd
 20 Feb 2018    18:00 WIB
7 Cara Tetap Tidur Nyenyak Saat Stress
Kurang tidur dalam waktu yang singkat maupun lama dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental Anda. Kurang tidur dapat mempengaruhi mood Anda, kemampuan Anda untuk mempelajari sebuah informasi baru, dan bahkan dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai penyakit. Selain itu, gangguan tidur juga dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal Anda.   Kurangi Konsumsi Kafein Bagaimana efek kafein pada setiap orang dapat berbeda-beda, akan tetapi sebagian besar orang yang mengkonsumsi kafein merasa lebih segar dan tidak terlalu mengantuk. Efek kafein ini dapat berlangsung selama beberapa jam dan akibatnya mengganggu kualitas tidur Anda.  Jika Anda sedang mengalami kesulitan tidur, hindarilah konsumsi berbagai jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein untuk memperbaiki kualitas tidur Anda.    Cobalah Untuk Merasa Rileks Buatlah kamar tidur Anda senyaman mungkin bagi Anda untuk tidur. Atur suhu kamar Anda senyaman mungkin. Lakukanlah berbagai hal lainnya yang dapat membuat Anda merasa rileks sebelum tidur seperti membaca.   Atur Menu Makanan dan Minuman Anda Sebelum Tidur Jika Anda ingin tidur nyenyak di malam hari maka jangan makan terlalu kenyang di malam hari karena dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini dapat membuat Anda sulit tidur. Batasilah jumlah air putih yang Anda konsumsi sebelum tidur untuk mencegah Anda terbangun karena ingin buang air kecil. Beberapa jenis makanan yang dapat membuat Anda merasa lebih rileks adalah teh chamomile atau susu hangat dengan madu.   Jangan Merasa Takut Untuk Tidur Banyak orang yang mengalami insomnia seringkali merasa takut dan cemas di waktu mereka harus tidur karena mereka khawatir bahwa mereka tidak dapat tidur lagi. Hal ini dapat menciptakan suatu ketegangan emosional dan fisik yang membuatnya semakin sulit tidur. Mintalah pasangan atau anggota keluarga Anda yang lain untuk menemani Anda tidur. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa cemas Anda.   Mandi Dengan Air Hangat Salah satu cara yang paling efektif untuk membuat tidur Anda lebih nyenyak adalah mandi dengan air hangat. Lakukanlah hal ini setidaknya 1 jam sebelum tidur. Hal ini dapat membantu Anda merasa lebih rileks dan tidur lebih cepat.   Membaca Buku Membaca buku merupakan salah satu cara yang baik untuk menenangkan pikiran Anda sebelum tidur. Sayangnya, cara ini tidak berhasil pada semua orang. Beberapa orang justru semakin sulit tidur apabila mereka membaca buku sebelum tidur karena merasa penasaran akan akhir cerita buka tersebut. Oleh karena itu, bacalah buku yang sudah pernah Anda baca sehingga Anda telah mengetahui akhir ceritanya.   Matikan Lampu Untuk membuat tubuh Anda merasa lebih rileks dan menyadari bahwa sekarang sudah waktunya untuk tidur, matikanlah lampu di kamar Anda. Selain itu, matikanlah juga berbagai benda yang menimbulkan suara seperti komputer atau televisi. Akan lebih baik bila Anda tidak meletakkan televisi di dalam kamar.   Sumber: womanitely
 20 Jan 2018    08:00 WIB
6 Manfaat Tai-Chi Untuk Kesehatan
Tai-Chi adalah salah satu seni bela diri kuno dari Cina yang dibentuk dari gerakan lembut dan keras dan direfleksikan dari gerakan hewan. Tai-Chi adalah seni bela diri yang baik digunakan baik untuk olahraga maupun sebagai alat pertahanan. Terdapat berbagai macam keuntungan Tai-Chi untuk kesehatan. Untuk melakukan olahraga ini Anda perlumemakai pakaian yang longgar untuk membantu sirkulasi udara di tubuh Anda.   Berikut adalah beberapa manfaat Tai-Chi untuk kesehatan:1.  Melegakan StressSaat melakukan Tai-Chi Anda memfokuskan pada pikiran Anda dan dengan melakukannya Anda bisa sekaligus melepaskan stress di pikiran Anda dan menjadi lebih santai. Tai-Chi adalah jenis olahraga yang dapat melatih baik pikiran dan tubuh Anda. 2.  Memperkuat TulangTai-Chi dipercaya dapat mempertahankan kepadatan tulang pada wanita yang memasuki masa menopause dan banyak studi dilakukan untuk membuktikannya. 3.  Menggunakan Gerakan Berputar yang LembutSaat melakukan Tai-Chi, Anda tidak memberikan tekanan pada otot Anda. Secara natural setiap orang dapat melakukannya. Tai-Chi juga dapat dilakukan oleh mereka yang bertubuh sehat dan juga dilakukan oleh mereka yang dalam masa penyembuhan. 4.  Memperkuat Tubuh Bagian Atas Anda memang tidak menggunakan beban saat melakukan Tai-Chi tetapi Tai-Chi dapat memperkuat tubuh bagian atas. Hal ini terjadi karena saat melakukan Tai-Chi Anda perlu melatih gerakan tangan tanpa alat pendukung. 5.  Tai-Chi dan Orang TuaManfaat Tai-Chi paling banyak dibuktikan oleh mereka yang sudah berusia lanjut. Tai-Chi terbukti memperkuat keseimbangan tubuh saat bergerak dan mengurangi resiko jatuh. 6.  Membantu Orang dengan Radang SendiStudi menunjukkan bahwa dengan berlatih Tai-Chi dapat meningkatkan fleksibilitas dari otot dan sendi sehingga dapat mengurangi nyeri yang berhubungan dengan radang sendi dan membuat pergerakan tubuh lebih mudah dan cepat Sumber: magforwomen
 13 Jan 2018    16:00 WIB
7 Penyebab Tidak Terduga Mengapa Berat Badan Anda Meningkat
Ini dia penyebab tiba-tiba berat Anda meningkat, diantaranya: 1.  Kurang TidurSalah satu penyebab peningkatan berat badan adalah kurangnya tidur. Saat anda kurang tidur, terdapat perubahan biokimia di dalam tubuh anda yang menyebabkan peningkatan rasa lapar, menyimpan lemak lebih banyak, atau bahkan membuat anda merasa tidak terlalu kenyang setelah makan. Selain itu, bila anda tidur lebih malam setiap harinya, ada kemungkinan anda ingin makan atau mengemil di malam hari yang juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan.2.  StressSemua orang tentunya pernah mengalami rasa stress, yang sebenarnya baik bagi anda bila dalam jumlah kecil. Akan tetapi, bila anda terus-menerus mengalami stress, maka tubuh anda akan memproduksi kortisol, suatu hormon stress, yang dapat meningkatkan nafsu makan anda. Selain itu, rasa stress juga dapat membuat metabolisme tubuh anda melambat dan menyebabkan peningkatan berat badan di daerah perut.3.  Mengerjakan Banyak Hal SekaligusBanyak orang mengira bahwa mereka dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan, akan tetapi hal ini tidak berlaku bagi semua orang. Beberapa orang justru tidak dapat bekerja seefektif biasanya bila harus melakukan banyak pekerjaan sekaligus. Hal ini dapat memperlambat pekerjaan anda, membuat anda melakukan banyak kesalahan, dan membuat anda stress. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengerjakan banyak hal sekaligus dapat membuat anda sulit mengendalikan diri di sekitar makanan. Hal ini karena otak anda harus bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut dan membuat anda lebih tergoda untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan.4.  Terobsesi Untuk Menjadi KurusSemakin anda terobsesi untuk menjadi kurus, maka anda akan merasa semakin sulit untuk mencapainya dan justru membuat anda lebih sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.5.  Efek Samping Obat-obatanBila anda mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan seperti obat anti depresi, obat anti kejang, obat migrain, obat anti psikosis, obat anti hipertensi (beta blocker), obat anti diabetes, obat antihistamin, berbagai jenis hormon (pil KB), obat anti kanker, dan obat penurun kolesterol; maka anda mungkin dapat mengalami peningkatan berat badan akibat efek samping berbagai jenis obat-obatan tersebut.6.  Sering BerpergianSebuah penelitian menemukan bahwa orang yang berpergian lebih dari 20 hari setiap bulannya, memiliki resiko peningkatan berat badan yang lebih tinggi, yaitu hingga 92%. Konsumsilah makanan sehat, tetap berolahraga, dan cukup tidur dapat mencegah peningkatan berat badan akibat sering berpergian.7.  Kekurangan Nutrisi TertentuJika tubuh anda kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin D, magnesium, atau zat besi; maka hal ini dapat mempengaruhi kesehatan tubuh anda, termasuk memperlambat metabolisme tubuh anda. Menurut sebuah penelitian di Amerika, jika seseorang merasa lelah atau tidak bertenaga, maka orang tersebut cenderung mengatasinya dengan mengkonsumsi gula, kopi, atau berbagai karbohidrat sederhana lainnya yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan.Sumber: allwomenstalk
 31 Dec 2017    16:00 WIB
Penyebab dan Pemicu Migrain
Penyebab pasti dari migrain memang belum dapat dimengerti sepenuhnya saat ini. Teori yang dipakai saat ini adalah migrain dan gejalanya disebabkan karena masalah pembuluh darah di otak. Penelitian terbaru yang dilakukan juga menunjukkan saat pembuluh darah mengecil maka akan menyebabkan nyeri, dan ini menjadi penyebab migrain.   Rantai peristiwa perubahan fisik dan kimia di dalam dan sekitar otak yang mengarah ke sakit kepala migrain masih belum jelas. Yang saat ini diketahui adalah ada sesuatu mengaktifkan rangkaian reaksi biokimia yang dapat memicu respon inflamasi dari syaraf trigeminal, yang merupakan jalur sensasi nyeri utama di wajah dan kepala. Respon ini kemudian menyebar ke syaraf-syaraf di selaput otak sehingga menyebabkan munculnya rasa nyeri dan migrain.   Penelitian yang dilakukan untuk mengerti detail dari proses tersebut masih terus dilakukan, tetapi beberapa penyebab dibawah ini diperkirakan menjadi faktor penyebab migrain. Mereka adalah:•  Penurunan kadar serotoninSerotonin merupakan suatu neurotransmiter yang mengontrol mood, tidur, dan nafsu makan. Serotonin juga dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit•  Kekuranagn magnesium yang merupakan mineral penting untuk fungsi otak•  Adanya neuropeptida, yaitu molekul yang menyerupai protein kecil yang dpaat merangsang terjadinya inflamasi dan mengaktifkan reseptor nyeri.•  Abnormalitas transport ion kalsium •  Pelepasan nitrit oksida yang merupakan tanda dari pelebaran pembuluh darah.•  Fluktuasi hormon, terutama estrogen pada wanita•  Inflamasi pada nervus maxilaris, yaitu cabang dari nervus trigeminal yang ada di tulang pipi dan bekerja untuk mengontrol sensasi mulut dan hidung   Berikut adalah faktor pemicu migrain:•  Perubahan stress emosional•  Makanan tertentu seperti coklat, alkohol, kacang, MSG, keju, kafein dan aspartam (pemanis buatan)•  Kelaparan dan dehidrasi•  Perubahan cuaca•  Perubahan pola tidur•  Cahaya yang terlalu terang•  Suara yang terlalu keras•  Bau-bau yang menyengat•  Aktifitas fisik yang intens Sumber: healthline
 18 Nov 2017    16:00 WIB
Pemicu Kambuhnya Infeksi Herpes Pada Kemaluan
1.  Hubungan SeksualBeberapa penderita menemukan bahwa gesekan saat berhubungan seksual dapat mengiritasi kulit di daerah kemaluan dan menyebabkan terjadinya kekambuhan infeksi herpes.Gunakanlah pelumas berbahan dasar air untuk membantu mengurangi iritasi pada kulit. Jangan menggunakan pelumas atau kondom yang mengandung spermisida nonoksinol-9. Nonoksinol-9 dapat mengiritasi lapisan mukosa pada vagina.Hindari juga penggunaan pelumas berbahan dasar minyak karena dapat melemahkan lateks sehingga kondom lebih mudah bocor.Walaupun gesekan saat berhubungan seksual dapat memicu timbulnya gejala (kekambuhan), akan tetapi hal ini mungkin tidak akan menyebabkan terjadinya kekambuhan setiap kali anda berhubungan seksual.   2.  Udara Dingin dan Sinar MatahariUdara dingin dan sinar matahari merupakan pemicu terjadinya kekambuhan herpes oral (infeksi herpes pada mulut), walaupun belum ada bukti bahwa kedua hal ini juga dapat memicu terjadinya kekambuhan herpes genital (infeksi herpes pada kemaluan). Hindarilah paparan langsung terhadap udara dingin maupun sinar matahari untuk mencegah terjadinya kekambuhan.   3.  Perubahan HormonalBerbagai perubahan hormonal, seperti saat menstruasi dapat menyebabkan kekambuhan herpes genital. Para ahli masih tidak mengetahui mengapa perubahan hormonal ini dapat memicu kekambuhan.   4.  Tindakan PembedahanBerbagai trauma pada tubuh, seperti saat anda melakukan tindakan pembedahan, dapat membuat gejala infeksi herpes kembali muncul (kambuh).   5.  Sistem Kekebalan Tubuh yang LemahMemiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat membuat infeksi herpes lebih sering kambuh, misalnya penderita HIV lebih sering mengalami kekambuhan infeksi herpes daripada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik.   6.  StressRasa stress dapat membuat infeksi herpes lebih sering kambuh, bahkan rasa khawatir akan infeksi herpes yang anda alami juga dapat memicu kekambuhan. Walaupun stress berat dapat menyebabkan terjadinya kekambuhan, adanya rasa stress ringan dalam kehidupan anda sehari-hari tampaknya tidak memicu terjadinya kekambuhan.   7.  Pemicu LainnyaMerokok dan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan diduga juga dapat memicu terjadinya kekambuhan. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki pemicu yang berbeda. Sumber: webmd