Your browser does not support JavaScript!
 14 Nov 2016    11:00 WIB
Obat Golongan Statin Tingkatkan Resiko Diabetes
Obat golongan statin merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah dan telah terbukti dapat menurunkan resiko kematian akibat stroke dan serangan jantung. Statin dan Nyeri OtotWalaupun banyak pengguna obat ini mengatakan bahwa mereka mengalami nyeri otot, hasil sebuah penelitian menunjukkan hal yang sebaliknya. Penelitian ini menemukan bahwa nyeri otot tidak lebih sering ditemukan pada pengguna obat golongan statin dibandingkan pada pengguna plasebo pada penelitian tersebut, sehingga tidak terbukti adanya hubungan antara nyeri otot dan obat golongan statin.Statin dan DiabetesEfek samping obat golongan statin yang cukup berbahaya adalah peningkatan resiko diabetes. Sebuah penelitian menemukan bahwa sekitar 3% pengguna obat golongan statin terdiagnosa menderita diabetes setelah menggunakan obat ini, sementara hanya 2.4% pengguna plasebo yang terdiagnosa menderita diabetes setelah penggunaannya. Hal ini berarti bahwa pada setiap 5 orang yang menggunakan obat golongan statin dan terdiagnosa menderita diabetes, 1 orang diantaranya menderita diabetes akibat penggunaan obat golongan statin ini.Statin dan Enzim HatiSelain diabetes, efek samping lain yang sering dialami oleh pengguna obat golongan statin adalah peningkatan ringan enzim-enzim hati. Orang yang mengkonsumsi dosis obat yang lebih tinggi memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mengalami peningkatan enzim-enzim hati ini. Akan tetapi, para peneliti masih tidak dapat memastikan apakah peningkatan enzim hati ini dapat membahayakan kesehatan seseorang atau tidak.Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Penggunaan StatinSebelum menggunakan obat golongan statin ini, akan lebih baik bila anda memberitahu dokter anda mengenai berbagai gangguan otot dan resiko diabetes yang anda miliki. Walaupun demikian, penderita diabetes juga memperoleh manfaat dari penggunaan obat golongan statin karena dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung. Untuk itu, baik penderita maupun dokter harus mempertimbangkan apakah manfaat obat ini lebih besar daripada efek samping yang mungkin ditimbulkannya.Perlu diingat bahwa penggunaan obat golongan statin bukanlah suatu keharusan, karena tidak ada buku panduan manapun yang mengharuskan atau merekomendasikan penggunaan statin bila kadar kolesterol di dalam darah anda telah mencapai suatu angka tertentu. Jadi berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai manfaat apa yang dapat anda peroleh dari penggunaan obat ini dan efek samping apa yang mungkin timbul.Sumber: npr