Your browser does not support JavaScript!
 04 Mar 2020    08:00 WIB
Penyebab Terlambatnya Haid Selain Kehamilan
Sesekali terlambat haid (menstruasi) atau bahkan tidak mendapat haid merupakan hal yang biasa terjadi pada seorang wanita. Keadaan ini disebut dengan amenorea. Tidak mendapat menstruasi atau terlambatnya menstruasi jarang berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan berat, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan keterlambatan menstruasi atau menstruasi tidak terjadi selain daripada kehamilan.   Stress Stress mental dapat menyebabkan gangguan sementara fungsi hipotalamus. Hipotalamus merupakan suatu organ yang bertanggung jawab dalam pembentukan hormon selama siklus menstruasi. Gangguan pada hipotalamus ini dapat menyebabkan terhentinya ovulasi (terlepasnya sel telur dari ovarium) dan menstruasi untuk sementara waktu. Siklus menstruasi Anda biasanya akan kembali normal setelah stress Anda berkurang.   Sindrom Ovarium Polikistik Salah satu hal yang sering menyebabkan terjadinya amenorea adalah sindrom ovarium polikistik. Sindrom ovarium polikistik terjadi saat tubuh memproduksi terlalu banyak hormon estrogen dan androgen, melebihi kebutuhan hormon estrogen dan progesteron yang diperlukan untuk proses ovulasi. Saat proses ovulasi gagal terjadi, kantong berisi cairan ini akan terus terbentuk di dalam ovarium (indung telur). Beberapa gejala dari sindrom ovarium polikistik adalah siklus menstruasi yang abnormal (volume darah yang keluar sangat banyak) atau tidak mendapat menstruasi sama sekali, jerawat, obesitas, kemandulan, dan pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan.   Kontrasepsi Seorang wanita yang mengkonsumsi pil KB mungkin tidak mendapat menstruasi. Bahkan setelah ia berhenti menggunakan pil KB, siklus menstruasi baru akan kembali normal atau teratur dalam waktu 6 bulan. KB implant atau suntik atau pemasangan spiral juga dapat menyebabkan terjadinya amenorea.   Tumor Pituitari Kelenjar pituitari merupakan suatu kelenjar berukuran sebesar kacang yang terdapat di dalam otak dan berfungsi untuk menghasilkan beberapa jenis hormon. Sebuah tumor non kanker pada kelenjar pituitari dapat menyebabkan berlebihannya produksi hormon prolaktin, yang dapat mengganggu pengaturan siklus menstruasi. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan untuk mengatasi keadaan ini.   Berat Badan Kurang dan Olahraga Berlebihan Seorang wanita dengan berat badan yang sangat kurang dapat mengalami gangguan fungsi hormon yang menyebabkan berkurangnya proses ovulasi. Hal ini biasanya terjadi pada para wanita yang menderita anoreksi nervosa atau bulimia nervosa.  Selain itu, wanita yang mengikuti kegiatan olahraga dengan intensitas berat, seperti balet, gimnastik, dan berlari juga dapat mengalami gangguan siklus menstruasi (menstruasi tidak teratur).   Hipotiroidisme Suatu gangguan kesehatan, hipotiroidisme juga dapat menyebabkan terjadinya amenorea. Hipotiroidisme merupakan suatu keadaan di mana kelenjar tiroid tidak memproduksi cukup hormon tiroid yang diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya. Gangguan kelenjar tiroid dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon prolaktin. Perubahan kadar hormon prolaktin dapat mengganggu siklus menstruasi Anda.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: livestrong
 18 Oct 2019    08:00 WIB
7 Kegunaan Pil KB Yang Belum Diketahui
Pil KB tidak hanya berfungsi untuk mencegah kehamilan. Pil KB juga memiliki berbagai fungsi lainnya, mulai dari mengurangi rasa sakit akibat menstruasi sampai pada pencegahan kanker.   1. Menurunkan Resiko Kanker Mengkonsumsi pil KB dapat menurunkan resiko anda terkena kanker endometrium dan kanker ovarium hingga sebanyak 70% bila dikonsumsi selama 12 tahun, dan 40% bila dikonsumsi selama 1-5 tahun. Pil KB bekerja dengan cara mengurangi jumlah ovulasi anda. Ovulasi dapat memicu berbagai perubahan pada sel di dalam ovarium (indung telur) yang dapat menyebabkan kanker.   2. Membuat Kulit Lebih Cerah Estrogen merupakan hormon wanita yang terdapat di dalam pil KB. Estrogen dapat mencerahkan kulit anda dengan cara menurunkan kadar testosteron, suatu hormone pria yang menstimulasi produksi minyak. Selain itu, pil KB juga seringkali digunakan untuk mengobati jerawat dan noda hitam. Efek ini biasanya baru terlihat setelah pil KB digunakan selama 2 bulan.   3. Mengurangi Nyeri Menstruasi Saat anda mengkonsumsi pil KB, anda tidak mengalami ovulasi, sehingga dinding rahim anda tidak berkembang terlalu banyak. Bahkan anda sebenarnya tidak mengalami menstruasi yang sebenarnya. Menstruasi yang anda alami biasanya disebabkan oleh luruhnya dinding rahim akibat penurunan kadar hormon. Oleh karena itu, pengguna pil KB biasanya mengalami menstruasi dalam waktu yang lebih singkat dan dengan jumlah yang lebih sedikit, serta sedikit atau tidak mengalami kram perut.   4. Mengurangi Sindrom Premenstruasi Perubahan keseimbangan hormonal merupakan penyebab utama timbulnya gejala pada sindrom premenstruasi. Pil KB dapat mengurangi gejala dengan menstabilkan hormon, akan tetapi gejala yang berbeda membutuhkan pil KB yang berbeda. Rasa keras dan nyeri pada dada dapat dikurangi dengan mengkonsumsi pil KB dengan kadar estrogen yang lebih rendah. Untuk mengurangi perut kembung, gunakanlah pil KB yang mengandung progestin untuk mencegah retensi cairan. Efek ini biasanya baru timbul 3 atau 4 bulan setelah penggunaan.   5. Mengurangi Gejala Endometriosis Endometriosis merupakan suatu keadaan di mana dinding rahim tumbuh dan berkembang pada daerah panggul lainnya, yang dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut, nyeri hebat, dan kadang-kadang infertilitas (kemandulan). Pil KB dapat menghentikan pertumbuhan jaringan pada berbagai daerah lainnya dengan mengurangi jumlah hormon yang menyebabkan pembentukan endometriosis.   6. Mengatur Menstruasi Anda dapat menunda menstruasi dengan mengkonsumsi pil KB. Pil KB yang biasanya digunakan adalah pil dengan dua warna berbeda, yang satu merupakan pil aktif dan yang satunya lagi merupakan plasebo. Minumlah pil aktif agar tidak terjadi menstruasi dan minumlah plasebo agar menstruasi kembali terjadi.   7. Mengurangi Gejala Sindrom Ovarium Polikistik Sindrom ovarium polikistik merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal yang menyebabkan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut tubuh berlebihan, dan jerawat. Pil KB dapat mengurangi berbagai gejala di atas. Para ahli menganjurkan agar wanita penderia sindrom ovarium polikistik mengkonsumsi pil yang mengandung 30-35 mcg estrogen. Estrogen dapat membantu mengatur siklus menstruasi, mencegah berbagai gangguan kulit, dan mengurangi pertumbuhan rambut tubuh yang tidak diinginkan.   Sumber: webmd  
 29 May 2015    18:00 WIB
Mengidap Gangguan Pada Indung Telurnya, Seorang Wanita Memiliki Janggut Lebat
Harnaam Kaur, seorang wanita berusia 23 tahun dari Slough, Berkshire, Inggris, menderita suatu penyakit yang dikenal dengan nama sindrom ovarium polikistik,  yang membuat ia memiliki janggut seperti halnya pria saat ia berusia 11 tahun. Pertumbuhan rambut ini dengan cepat menyebar hingga ke payudara dan lengannya. Akibat kondisinya ini, ia pun menjadi bahan ejekan dan sering dibully oleh teman-temannya di sekolah dan di lingkungan sekitarnya. Ia bahkan pernah menerima teror dari banyak orang tak dikenal di internet. Sindrom ovarium polikistik ini merupakan suatu gangguan yang mengenai indung telur (ovarium) seorang wanita, yang memiliki 3 gejala utama, yaitu adanya kista di dalam kedua ovarium, ovarium tidak melepaskan sel telur secara teratur, dan tingginya kadar hormon androgen (hormon pria) di dalam tubuh penderita. Selain itu, gangguan ini juga menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan kadar berbagai hormon, termasuk kadar insulin di dalam tubuh. Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat mengatasi gangguan ini, akan tetapi berbagai jenis obat yang tersedia dapat membantu mengatasi gejala seperti pertumbuhan rambut yang berlebihan dan gangguan kesuburan yang biasanya dialami oleh para penderita. Sebagian besar wanita yang mengalami gangguan ini dapat hamil, akan tetapi kadangkala membutuhkan suatu tindakan pembedahan yang disebut dengan laparoscopic ovarian drilling. Pada tindakan pembedahan ini, dokter akan menghancurkan jaringan di dalam ovarium yang membuat hormon androgen, termasuk hormon testosteron. Setelah dibaptis menjadi seorang Sikh, suatu agama yang melarang umatnya untuk menggunting atau mencukur rambut; Kaur pun berhenti mencukur janggutnya tersebut. Ia mengatakan bahwa ia tidak menyesali keputusannya tersebut dan bahagia dengan keadaan dirinya saat ini, karena Tuhanlah yang menciptakan ia sedemikian rupa. Sekarang ini Kaur lebih mencintai apa adanya dirinya, ia bahkan merasa lebih feminim dan lebih seksi. Saat ia pertama kali mengalami pertumbuhan rambut pada wajah, dada, dan lengannya; ia merasa sangat malu dengan penampilannya tersebut hingga ia pun melakukan waxing 2 kali seminggu, bleaching, dan rajin mencukur janggutnya tersebut. Hal ini semata-mata ia lakukan untuk menghindari ejekan atau bully dari orang lain. Akan tetapi, rambut-rambut ini justru bertambah tebal dan menyebar ke bagian tubuh lain. Karena penampilannya yang berbeda dari wanita kebanyakan, Kaur mendapat banyak sekali  pelecahan serta bullying. Hal inilah yang membuat Kaur sempat enggan keluar rumah dan bahkan mulai berpikir untuk menyakiti dirinya sendiri bahkan ingin bunuh diri. Akan tetapi, saat ia berusia 16 tahun, kehidupannya pun berubah sejak ia dibaptis sebagai seorang Sikh. Hal ini berarti ia harus membiarkan janggut, bulu dada, dan bulu tangan terus bertumbuh. Keputusan ini tentu saja menuai kontroversi, terutama dari keluarganya sendiri. Ia mengatakan bahwa kedua orang tuanya tidak menyetujui keputusannya tersebut. Mereka berpendapat bahwa Kaur tidak akan dapat menjalani sebuah kehidupan yang normal bila ia tetap memelihara janggutnya tersebut. Mereka khawatir bahwa ia mungkin tidak akan dapat menikah dan mendapatkan pekerjaan bila ia tetap mempertahankan janggutnya tersebut. Akan tetapi, Kaur mengatakan bahwa dirinya telah lelah bersembunyi. Namun demikian, saat ia berusia 17 tahun ia pernah mencukur janggutnya sekali karena pihak keluarga besarnya sangat mendesak dan karena ia sulit mendapatkan pekerjaan. Akan tetapi, sang kakak (laki-laki) yang mengetahui hal ini justru terkejut dengan keputusannya mencukur janggutnya. Sang kakak, Gurdeep Singh, 18 tahun, mengatakan bahwa Kaur sangat cantik dengan janggutnya tersebut. Hingga saat ini, sang kakak merupakan pendorong terbesar dalam kehidupan Kaur. Sang kakak jugalah yang membuat Kaur mampu menjalani kehidupannya tanpa merasa takut dan malu. Saat ini, Kaur telah berhasil memperoleh pekerjaan sebagai seorang asisten guru di sebuah sekolah dasar lokal. Hal ini jugalah yang membuat ia menjadi semakin percaya diri. Beberapa orang muridnya bahkan bertanya padanya mengenai janggutnya tersebut dan dengan bercanda ia menjawab bahwa janggutnya merupakan kostum halloween. Bahkan beberapa orang muridnya bertanya di mana mereka dapat membeli janggut yang sama dengan dirinya dan Kaur pun menjawab bahwa mereka dapat membelinya di sebuah toko bernama “Asda”. Sekarang ini, Kaur telah dapat menerima keadaan dirinya tersebut dan bahkan menertawakan keadaannya itu. Ia telah melalui titik terendah dalam kehidupannya dan memutuskan untuk mulai menjalani kehidupannya. Kaur kini telah berani menunjukkan dirinya yang unik dengan menggunggah video dirinya di Youtube. Ia mengaku ini merupakan salah satu cara agar para perempuan yang mengalami hal yang serupa dapat melihat kekuatan yang ada pada dirinya. Kaur kini telah ditunjuk sebagai salah satu duta anti bullying terhadap wanita.   Baca Juga: Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Kista Ovarium   Sumber: dailymail