Your browser does not support JavaScript!
 21 Feb 2016    08:00 WIB
Bahaya Soda Diet
Terkadang tidak mudah untuk menjalani pola hidup sehat, terlebih dengan godaan iklan makanan dan minuman yang membuat Anda tertarik. Dengan alasan "sehat" Anda memilih meminum soda diet dibanding soda biasa sebagai minuman alternatif. Bagaimanapun ada logo "diet" pada botolnya bukan? Ternyata Anda salah. Penelitian mengungkapkan dengan meminum soda diet tidak akan membantu Anda memerangi lemak. Bahkan lebih buruk lagi, kandungan kimia dalam minuman soda diet dapat menyebabkan permasalah kesehatan serius seperti diabetes, tekanan darah tinggi, masalah ginjal dan lainnya. Dalam artikel ini kami mencoba membahas bahaya soda diet terhadap kesehatan Bahaya soda dietSoda diet dibuat dari pemanis buatan yang dapat membuat tubuh Anda kebingungan dalam mengelola kalori yang dihasilkan soda diet tersebut. Selain itu soda diet terkait dengan berbagai macam masalah kesehatan, misalnya:•  Penyakit jantungSebuah penelitian yang diterbitkan di the Journal of General Internal Medicine mengatakan jika peminum soda diet memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan pembuluh darah seperti serangan jantung dan stroke. •  Diabetes tipe 2The American Diabetes Association mengatakan orang yang meminum soda diet memiliki resiko 67% lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibanding mereka yang tidak meminumnya. •  Penyakit ginjalSebuah studi yang dipublikasikan oleh Harvard Medical School’s Clinical Journal of the American Society of Nephrology mengatakan seorang wanita yang minum 2 kaleng diet soda setiap hari akan mengalami permasalahan ginjal di kemudian hari •  ObesitasBeberapa studi menunjukkan hubungan antara minum diet soda dengan munculnya penyakit metabolik sindrom. Dengan kata lain, soda diet akan menyebabkan obesitas, peningkatan tekanan darah, peningkatan kadar kolesterol dan lingkar pinggang yang semakin melebar. •  Kerusakan gigiMinum soda diet secara teratur akan berakibat buruk untuk gigi Anda, karena diet soda sama seperti soda biasa akan merusak permukaan gigi Anda. Tingginya tingkat asam dalam soda diet menyebabkan erosi gigi, sehingga gigi menjadi rapuh, jelek dan tidak sehat. •  Kelahiran prematurHamil Penelitian mengatakan sebanyak 60.000 wanita hamil di Denmark yang meminum soda diet secara teratur mengalami kelahiran prematur. Tidak masalah apakah wanita tersebut kelebihan berat badan atau berat badannya normal. Dan ternyata tidak ditemukan korelasi antara kelahiran prematur dengan minum soda biasa. Jadi dapat ditari kesimpulan ada sesuatu tentang "diet" yang menyebabkan permasalahan ini.Sumber: healthmeup
 27 Mar 2014    11:30 WIB
Lihat Efek Obat Anda Melalui Alat Mikrofluid
Sekarang ini, jika para peneliti ingin mengetahui seberapa baik kerja suatu obat, misalnya aspirin untuk mencegah terjadinya serangan jantung, maka para peneliti harus mengamati efek obat ini pada sebanyak mungkin orang sambil tetap mempertimbangkan berbagai hal yang dapat mempengaruhi kerja obat, seperti usia, jenis kelamin, ras, dan kesehatan jantung masing-masing orang. Akan tetapi, sebuah alat mikrofluid yang sedang diuji coba di Amerika mungkin dapat memberikan terobosan baru pada penelitian di atas. Alat ini dilengkapi dengan arteri koroner (pembuluh darah yang mensuplai darah ke dalam jantung) buatan yang dapat menganalisis seberapa baik kerja suatu obat misalnya aspirin untuk mencegah terjadinya serangan jantung. Alat ini dapat mensimulasikan aliran darah pada arteri koroner yang telah menyempit sehingga para peneliti dapat mengamati bagaimana efek obat anti pembekuan darah misalnya aspirin di dalam pembuluh darah tersebut. Aspirin memang telah terbukti dapat mencegah pembentukan bekuan darah yang dapat membahayakan jiwa seseorang, akan tetapi para ahli masih belum mengetahui apakah obat ini juga efektif pada orang dengan penyempitan pembuluh darah arteri. Dengan menggunakan alat ini, para ahli dapat melihat efektivitas aspirin pada orang yang mengalami penyempitan arteri koroner. Para ahli hanya perlu memasukkan contoh darah orang tersebut ke dalam alat ini dan melihat efektivitas obat. Selain itu, dengan bantuan alat ini, dokter juga dapat menentukan berapa dosis obat yang paling tepat untuk masing-masing orang. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada skala yang lebih besar untuk mengetahui keefektifan alat ini. Sumber: cnet
 11 Feb 2014    15:15 WIB
Perawatan Chiropractic dan Sistem Kardiovaskular
Perawatan Chiropractic dan Sistem KardiovaskularJantung yang sehat dapat memberikan gaya hidup yang produktif dan aktif bertahun-tahun. Diet, olahraga dan manajemen stress merupakan hal yang biasa dipikiran orang-orang untuk mendapatkan jantung sehat. Apakah Anda pernah mempertimbangkan perawatan chiropractic untuk jantung Anda? Bukankah hal yang sangat bagus membantu jantung dan tubuh Anda di saat bersamaan? Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa ketika adjustment chiropractic dilakukan pada tulang belakang, hal tersebut memberikan suatu respon khusus. Pada sistem kardiovaskular dapat terjadi respon somato-visceral , yang merupakan proses (ex: adjustment ) pada struktur somatic (ex:tulang belakang) yang mengakibatkan perubahan refleks pada organ visceral (ex:jantung). Hal ini terjadi karena system saraf mengirim jutaan perintah dari otak menuju saraf tulang belakang dan keluar di setiap organ dan jaringan. Jika Anda memiliki area stress pada tulang belakang yang menganggu saraf yang membantu mengendalikan system kardiovaskular secara spesifik; organ dan jaringan yang dipengaruhi oleh saraf-saraf tersebut dapat terganggu fungsinya.Sebagian besar saraf yang membantu menyuplai jantung berasal dari tulang belakang thoracic atas (T1-4) or “Area bahu-leher bawah”; sumber lain berasal dari area cervical atas (C1-3) pada leher Anda, yang membantu mengendalikan tekanan darah. Jadi, jika anda mempunyai masalah kesehatan kardiovaskular ada kemungkinan besar tulang belakang anda mengalami stress sistem saraf pada area-area tersebut – bahkan jika anda tidak mengalami gejala-gejala sakit di leher atau bahu. Chiropractor adalah ahli dalam menemukan dan menghilangkan titik-titik stres pada tulang belakang, yang menyalurkan aliran saraf secara tepat melalui seluruh tubuh pada tubuh yang lebih sehat bahkan jantung! Hipertensi: Studi Pada Berbagai Peningkatan Kondisi Jantung oleh Chiropractic Adjustments:Goodman, 1992; subyek dengan adjustment pada C1 selama 2 bulan memiliki pengurangan rata-rata pada BP dari 166/94 mmHg menjadi 137/84 mmHg. Dysrhythmias:Palmer, 1949; subyek telah diadjustment selama 1 bulan. Pra dan pasca EKG telah dilakukan. Hasil menunjukan peningkatan signifikan dengan pembacaan EKG. Angina:Rogers & Rogers, 1976; Chiropractic adjustments menurunkan koroner angiospasm dengan segera seperti ditegaskan oleh EKG dan giography. - Dr. Travis FisherUntuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana perawatan chiropractic dapat membantu anda, silahkan hubungi