Your browser does not support JavaScript!
 06 Apr 2019    18:00 WIB
Nyeri Sendi Akibat Asam Urat Sangat Menyiksa! Ini Cara Mengatasinya.
Penumpukan asam urat yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada sendi. Asam urat yang bentuknya seperti kristal akan menancap pada sendi-sendi yang dilaluinya. Oleh karena itu akan menimbulkan rasa sakit yang menyebalkan. Selain rasa nyeri biasanya akan menimbulkan keluhan lain seperti persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.Nyeri sendi yang sering diserang adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Penyakit ini disebut dengan gout arthritis, penyakit ini bisa menyerang berbagai kalangan termasuk pria dan wanita. Kebanyakan orang tidak menyadari hal ini sampai nantinya ada keluhan yang cukup mengganggu.Sebenarnya asam urat dihasilkan di dalam tubuh kemudian dibawa di dalam aliran darah dan melewati ginjal. Asam urat ini dapat keluar dari dalam tubuh ketika Anda buang air kecil. Selain produksi dalam tubuh ditambah dengan terlalu banyak makanan yang tidak sehat dan mengandung kadar purin tinggi akan menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh. Jadi untuk membantu mengatasi kadar asam urat tinggi, berikut cara yang dapat Anda ikuti: 1.      Mengurangi makanan yang mengandung purinUsahakan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti kuning telur, jeroan, kambing, kepiting, udang, ayam, daging merah, ikan sarden, bayam, kembang kol.2.      Makan makanan yang tepatBiasakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran, dan produk susu yang rendah atau bebas lemak. Karena makanan yang kaya akan serat mampu mengendalikan asam urat di dalam tubuh.3.      Perbanyak minum air putihSelalu usahakan untuk minum air putih yang banyak minimal 8 gelas sehari. Dengan meminum banyak air putih, maka air dapat membawa asam urat untuk keluar dari tubuh dalam bentuk urin. Selain itu Anda juga bisa mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti sirsak, semangka.4.      Hindari yang manisMakanan dan minuman yang memiliki kadar pemanis buatan tinggi tidak baik untuk tubuh. Terutama pada orang yang menderita asam urat, makanan manis mengandung kadar gula yang lebih tinggi dan dapat meningkatkan asam urat di dalam tubuh Anda. jadi hindari makanan atau minuman yang terlalu manis terutama yang mengandung pemanis buatan.5.      Stop minuman beralkoholMinuman beralkohol merupakan salah satu minuman yang menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh. Kadar purin pada minuman alkohol sangatlah tinggi, selain itu alkohol juga dapat menyebabkan berat badan semakin naik karena kandungan kalori yang tinggi. Hindari minuman apapun yang mengandung alkohol.6.      Olahraga teraturOlahraga memang selalu item penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit. Lakukan olahraga dengan teratur, bila kadar asam urat Anda tinggi untuk sementara hindari olahraga yang terlalu berat seperti lompat tali karena bisa membuat kristal asam urat semakin menusuk sendi Anda. Lakukan olahraga ringan seperti jalan cepat 3 kali dalam seminggu minimal 30 menit. Tidak sulit kan cara mengatasi kadar asam urat tinggi. Untuk mengetahui pasti apakah kadar asam urat Anda tinggi adalah dengan melakukan pemeriksaan darah. Bila kadar asam urat Anda memang terlalu tinggi biasanya dokter akan memberikan obat penurun asam urat. Baca juga: Asam Urat dan DiabetesIngin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 13 Mar 2019    16:00 WIB
Apa Yang Harus Diperhatikan Sebelum Konsumsi Suplemen Untuk Sendi?
Mengkonsumsi suplemen untuk menutrisi sendi boleh saja dilakukan namun sebelum Anda mengkonsumsi suplemen tersebut ada hal yang perlu Anda perhatikan karena segala sesuatu yang masuk dalam tubuh akan mempengaruhi fungsi tubuh. Biasanya suplemen sendi yang sering dipasaran mengandung Glukosamin, kondroitin dan MSM. Berikut adalah hal yang perlu Anda perhatikan: Kondisi kesehatan Anda Perhatikan kondisi tubuh Anda: Apakah Anda mengalami gangguan pembekuan darah seperti hemofilia? Apakah Anda memiliki alergi terhadap obat tertentu? Apakah Anda memiliki berat badan yang berlebihan? Apakah Anda memiliki penyakit kencing manis? Apakah Anda sedang diet rendah garam? Apabila Anda mengalami beberapa keadaan diatas maka sebaiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Hamil atau menyusui Untuk Anda yang sedang hamil atau mempersiapkan kehamilan dan menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi suplemen tersebut. Karena sampai sekarang belum ada penelitian yang mengetahui efek suplemen yang berisi kandungan tersebut untuk ibu hamil, mempersiapkan kehamilan dan menyusui. Interaksi obat Saat Anda mengkonsumsi sebuah suplemen maka Anda harus membaca label yang tertera dengan baik karena suplemen tersebut terdiri dari berbagai bahan. Terlebih untuk Anda yang mengkonsumsi obat rutin. Misalnya Chitosan merupakan suplemen penurun berat badan yang sering dipasarkan, tidak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen sendi ini, karena penggunaan chitosan dapat menyebabkan kemampuan penyerapan kondroitin menurun.   Sumber: newhealthguide
 21 Apr 2018    11:00 WIB
3 Nutrisi Tambahan Untuk Sendi
Sendi dalam tubuh juga memerlukan nutrisi tambahan untuk dapat berfungsi dengan baik. Mungkin Anda pernah mendengar mengenai suplemen yang berisi glukosamin, kondroitin dan MSM.   Sebenarnya apa manfaat dari bahan-bahan tersebut? 1.      Glukosamin Merupakan bahan alami yang terdapat dalam tubuh, yang tersusun dari glukosa dan asam amino glutamin. Glukosamin diperlukan untuk menghasilkan glikosaminoglikan yang penting dalam pembentukan, perbaikan tulang dan jaringan tubuh lainnya. Hal ini juga membantu untuk menjaga dan melumasi tulang rawan untuk memberikan gerakan yang lebih baik dari sendi dan menjaga fleksibilitas sendi. Produksi glukosamin dalam tubuh akan menurun seiring dengan pertambahan usia. 2.      Kondroitin Merupakan zat alami yang dibentuk dari rantai gula, berguna untuk memberikan kemampuan kepada tulang rawan untuk bertahan terhadap adanya tekanan, selain itu mempertahankan fleksbilitas sendi. 3.      Methylsulfonylmethane (MSM) Suatu bentuk alami dari belerang membantu menjaga otot tubuh. Kombinasi dari ketiga bahan tersebut dapat membantu menjaga sendi tetap sehat dan diperuntukan pasien osteoartritis, serta pasien lain yang mempunyai gangguan inflamasi sendi. Namun apabila Anda ingin mengkonsumsi suplemen yang terdiri dari ketiga bahan tersebut ada baiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter karena dosis yang digunakan tidak boleh berlebihan.     Sumber: duniafitness
 30 Mar 2018    11:00 WIB
Makanan Yang Tepat Untuk Sendi Anda
Apa yang Anda makan dapat membantu menjaga sendi dan tulang yang memberikan mereka kekuatan. Makanan yang Anda makan akan menjadi nutrisi bagi sendi dan dapat membantu menjaga sendi dan tulang menjadi kuat dengan cara sering mengonsumsi makanan yang alami, menghindari gorengan dan makanan olahan, makanan berlemak dan hangus. Berolahraga, menu diet seimbang dan merawat diri Anda adalah kunci untuk menjaga sendi Anda agar dapat bergerak bebas.    Berikut adalah tujuh makanan yang dapat dimasukkan dalam menu diet Anda: 1. Ceri  Ceri mengandung antosianin. Antosianin adalah salah satu jenis antioksidan dalam tubuh yang mencegah terjadinya kerusakan pembuluh darah dan bersifat sebagai anti inflamasi/anti peradangan. Hal ini akan menurunkan resiko terjadinya radang sendi. Makanan lain yang dapat dicoba : blueberi, blackberi dan buah delima memiliki efek yang hampir sama. 2. Paprika merah Paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C akan membantu tubuh Anda dalam proses pembentukan kolagen, yang merupakan bagian dari tulang rawan, tendon, dan ligamen Anda yang menjadi bantalan sendi dan penopang sendi.  Makanan lain yang dapat dicoba : anggur, jeruk, tomat, dan nanas. 3. Ikan Salmon Ikan Salmon mengandung kalsium dan vitamin D untuk membantu menjaga tulang Anda. Selain itu salmon juga mengandung omega 3 yang membantu menurunkan reaksi peradangan. Makanan lain yang dapat dicoba: susu rendah lemak atau yogurt tanpa rasa, keduanya merupakan jenis makanan yang tinggi kalsium dan juga vitamin D. Selain ikan salmon ikan yang mengandung tinggi omega 3 seperti ikan forel/ trout atau ikan sarden.  4. Oatmeal  Gandum seperti oatmeal dapat mencegah timbulnya reaksi inflamasi yang ringan. Olahraga tak hanya membantu menguatkan tulang dan otot, namun juga memberikan ketahanan pada sendi Anda. Seorang ahli gizi olahraga mengatakan makanan yang sehat bukan hanya untuk bahan bakar dan energi saja namun juga untuk pemulihan dan penyembuhan penyakit. Daripada Anda makan kue tart dengan keju dan sosis, lebih baik konsumsi oatmeal dengan buah-buahan, kacang-kacangan dan yoghurt. Makanan lain yang dapat dicoba: beras merah. 5. Kunyit  Kunyit kaya akan curcumin. Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak kurkumin bekerja seperti ibuprofen (obat golongan anti radang) untuk meringankan gejala nyeri lutut dan nyeri. Makanan lain yang dapat dicoba: kayu manis dan jahe yang merupakan jenis rempah-rempah yang memiliki beberapa sifat anti-inflamasi.  6. Kenari   Kandungan omega 3 yang terdapat didalam kacang kenari mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Makanan lain yang dapat dicoba: biji rami dan minyak canola juga mengandung omega-3. 7. Daun kol Daun kol dan sayuran hijau lainnya kaya akan nutrisi untuk dengan kesehatan sendi, termasuk antioksidan beta-karoten dan vitamin C. Selain itu daun kol juga merupakan sumber kalsium, yang membantu menjaga tulang Anda kuat.   Sumber : webmd
 20 Nov 2014    13:00 WIB
Merokok Ternyata Meningkatkan Risiko Reumatoid Artritis
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa merokok merupakan faktor risiko yang diketahui dapat mengembangkan terjadinya Reumatoid Artritis (RA) dan merokok dapat mengurangi kemanjuran pengobatan Reumatoid Artritis (RA). Reumatoid Artritis (RA) adalah penyakit autoimun (suatu penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan peradangan dalam waktu yang lama pada sendi. Penyakit ini menyerang persendian, biasanya mengenai banyak sendi, terjadi pada sendi di kedua sisi tubuh, seperti tangan, pergelangan tangan atau lutut. Dikatakan bahwa seorang perokok 50% lebih kecil merespon pengobatan RA dibanding non perokok. Penelitian yang dipimpin oleh Saedis Saevarsdottir, MD, PhD dari Universitas Karolinska untuk mengetahui apa hubungan antara merokok dengan respon terhadap pengobatan RA, obat yang digunakan adalah metotreksat dan tumor necrosis factor (TNF) inhibitor. Peneliti Swedia menganalisis data pada lebih dari 1.430 pasien pada tahun 1996 sampai 2006. Pada kelompok tersebut, 873 menggunakan metotreksat dan 535 menggunakan memakai anti-TNFs. Dalam waktu tiga bulan menggunakan metotreksat, 36 persen non perokok merespon dengan baik pengobatan tersebut dan hanya sekitar 27 persen orang perokok merespon pengobatan dengan baik. Untuk yang menggunakan inhibitor TNF, seperti infliximab, atau Remicade, dan etanercept, atau Enbrel, sekitar 43 persen orang non perokok merespon dengan baik pengobatannya dan hanya 29 persen orang perokok yang merespon dengan baik. Kami juga mengevaluasi berapa banyak rokok yang dihisap, merokok dengan jenis rokok apa, dalam mempengaruhi respon si perokok dalam penelitian ini”, kata Dr Saevarsdottir. Alasan lain untuk menghentikan kebiasaan merokok bahwa seorang mantan perokok juga merespon dengan baik perawatan RA dibandingkan yang masih merokok. Dr Saevarsdottir mengatakan semoga informasi yang didapat dari penelitian ini dapat mendorong pasien RA untuk menghentikan kebiasaan merokok. Sumber: arthritistoday