Your browser does not support JavaScript!
 11 Feb 2019    11:00 WIB
5 Kemungkinan Bahaya Dari Sedot Lemak
Sedot lemak atau liposuction merupakan salah satu jenis bedah kosmetik yang dapat dilakukan oleh setiap wanita di dunia untuk mengurangi lemak di dalam tubuhnya. Jika Anda salah satu yang berfikir untuk melakukan prosedur ini, berikut adalah 5 kemungkinan efek samping yang terjadi atau bisa dikatakan sebagai bahaya dari sedot lemak yang harus Anda waspadai. Kerusakan organ dalam Walaupun hal ini sangat jarang terjadi, kemungkinan komplikasi ini setelah melakukan operasi sedot lemak dapat berakibat fatal. Sedot lemak dapat dilakukan dengan memindahkan sel lemak dengan menggunakan tabung yang disebut the canulla. Jika tabung ini dimasukkan terlalu dalam, maka tabung ini dapat menyebabkan kerusakan organ dalam, terutama saat ingin mengeluarkan lemak di perut. Terbakar Prosedur sedot lemak dilakukan dengan menggunakan peralatan ultrasound, yang dapat menyebabkan kulit dan jaringan dalam  terbakar karena panas. Kerusakan keseimbangan cairan tubuh Seperti yang kita ketahui, lemak mengandung banyak cairan yang juga akan ikut keluar saat lemak dikeluarkan dari tubuh. Ketika melakukan sedot lemak, dokter bedah akan menginjeksikan cairan ke dalam tubuh. Tindakan-tindakan tersebut dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan yang bersifat sementara, tetapi ketidakseimbangan ini dapat mempengaruhi organ didalam tubuh, seperti jantung dan paru-paru. Jaringan parut Salah satu bahaya dari sedot lemak adalah dapat menyebabkan jaringan parut permanen atau menyebabkan kulit kasar dan bergelombang jika terjadi pemindahan lemak yang tidak teratur oleh dokter bedah. Komplikasi ini juga dapat meninggalkan kulit yang mengendur yang memerlukan terapi lebih lanjut. Alergi dan infeksi Seperti tindakan bedah lainnya, sedot lemak juga dapat menimbulkan komplikasi sendiri. Alergi dan infeksi merupakan komplikasi paling berbahaya dari sedot lemak ketika dokter bedah menusukkan dan memasukkan tabung ke dalam jaringan tubuh yang lebih dalam. Tindakan ini sebenarnya memerlukan beberapa tusukan dan pengobatan lain untuk menjaga tubuh tetap stabil dan bebas nyeri.   Baca juga : Membakar Lemak dengan Lemak Sumber: magforwomen