Your browser does not support JavaScript!
 05 Jul 2018    11:00 WIB
Ada Gejala Seperti Ini? Segera Cek Kolesterol Anda
Kolesterol pada umumnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu fungsi organ agar berjalan dengan baik. Tubuh membutuhkan kolesterol juga untuk menghasilkan estrogen dan hormon lainnya dan juga memproduksi vitamin D. Namun, kadar kolesterol yang berlebihan justru dapat merugikan tubuh, seperti terjadinya pengerasan pembuluh darah yang berakibat terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dua penyakit ini memang menjadi penyakit yang mengerikan karena menjadi penyebab kematian terbesar. Biasanya orang baru akan sadar dirinya menderita penyakit jantung maupun stroke akibat kolesterol tinggi, nanti setelah sudah terjadi serangan. Padahal peningkatan kadar kolesterol juga memiliki gejala namun sering diabaikan. Jadi sebelum penyakit mematikan merusak kesehatan tubuh Anda. Kenalilah gejala saat terjadi peningkatan kadar kolesterol. Berikut gejala bila kadar kolesterol meningkat: 1.      Kesemutan Apabila Anda sering merasa kesemutan, jangan anggap sepele gejala yang satu ini. Penumpukan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Yang nantinya menyebabkan pembuluh darah kaku dan membuat peredaran darah tidak lancar. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kesemutan. 2.      Sakit kepala Banyak orang yang sering merasa sakit kepala bagian belakang dan mengabaikannya. Padahal rasa sakit kepala bagian belakang dan berdenyut bisa menjadi salah satu tanda peningkatan kadar kolesterol. Hal ini dikarenakan terjadinya penumpukan kolesterol di bagian belakang kepala. 3.      Dada terasa nyeri Bila secara tiba-tiba Anda merasakan nyeri pada dada sebelah kiri, rasanya seperti ditusuk-tusuk. Maka segera lakukan pemeriksaan kadar kolesterol karena nyeri dada seperti ditusuk-tusuk bisa menggambarkan peningkatan kadar kolesterol yang terlalu berlebihan. Apabila Anda tidak pernah menyadari hal ini, bisa saja Anda mengalami serangan jantung yang mendadak dan mengancam jiwa Anda. 4.      Nyeri dan pegal dibagian tengkuk Mungkin Anda pernah merasakan nyeri dan pegal dibagian tengkuk, meski Anda tidak banyak melakukan aktifitas fisik. Hal ini bisa disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah karena penumpukan kolesterol. Apabila Anda merasakan gejala diatas, maka jangan pernah menunda untuk melakukan pemeriksaan. Segera lakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan kolesterol total, HDL. LDL dan Trigliserida. Periksa kadar asam urat Anda, karena biasanya bila seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi maka akan terjadi juga peningkatan asam urat. Setelah itu langsung lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi dan anjuran pola diet yang tepat. Baca juga: 4 Cara Alami Putihkan Ketiak yang Gelap Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 07 Feb 2018    16:00 WIB
Migrain Menyerang? Bahan Ini Jadi Jawaban Yang Dapat Membantu Mengatasinya...
Rasa sakit akibat migrain dikatakan sebagai perasaan yang mengganggu, rasa nyeri yang sangat kuat, menyebar ke setiap bagian kepala Anda, membuat Anda merasa mual dan juga menyebabkan terganggunya pencernaan. Untuk membantu mengatasi masalah nyeri kepala akibat migrain maka Anda bisa mencoba beberapa cara mudah dengan beberapa bahan alami dan beberapa tindakan penting.   Berikut Cara Mengatasi Migrain: Jus Anggur Ya, ini memberikan kelegaan dari migrain! Campurkan anggur segar dengan air untuk menyiapkan minuman anti migrain Anda sendiri. Minumlah dua kali sehari untuk menghilangkan rasa sakit. Jahe Jahe yang membantu meringankan stres dan rasa sakit dari bagian tubuh lainnya juga akan membantu penderita migrain. Jus jahe dikombinasikan dengan lemon atau jahe dalam secangkir teh atau bahkan pasta bubuk jahe akan  membantu Anda menyingkirkan migrain. Kayu Manis Sebagai bumbu ajaib, kayu manis tidak hanya akan memberi rasa pada makanan Anda, tetapi juga membuktikan sebagai obat rumah yang efektif untuk menyembuhkan migrain. Pasta bubuk kayu manis dicampurkan dengan air, bila dioleskan selama 30 menit dan kemudian bersihkan dengan air hangat, yang akan membuat berkurangnya rasa nyeri. Sedikit Kafein Kafein dalam jumlah banyak bisa memcu sakit kepala namun bila dalam jumlah yang sedikit maka akan membantu mengatasi masalah migrain. Tapi ini tidak terjadi pada orang yang sensitif terhadap kafein. Dalam hal ini, Anda mungkin mulai mengalami rasa sakit bahkan jika pada awalnya tidak ada rasa sakit.   Selain menggunakan bahan diatas maka cobalah untuk menghindari terlalu banyak cahaya. Anda juga bisa melakukan pijat. Pijat merupakan cara termudah untuk menghilangkan rasa sakit migraine. Peregangan leher, pangkal kulit kepala dan pijatan lembut akan meningkatkan sirkulasi darah yang akan membantu Anda lebih rileks dan menghilangkan rasa sakit.   Sederhana dan mudah untuk dilakukan bukan, Anda bisa mencobanya bila mengalami migrain. Apabila belum ada perbaikan maka Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter secara langsung.   Baca juga: Berbagai Kondisi Kesehatan yang Berhubungan Dengan Migrain   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: doctorndtv
 30 Jan 2018    12:30 WIB
Yang Terjadi Pada Tubuh Kita Saat Mengalami Sakit Kepala
Saat membicarakan mengenai sakit kepala dan pengobatannya, maka pengobatan yang paling tepat adalah mencegahnya terjadi. Mengetahui apa yang menjadi pemicu sakit kepala Anda merupakan kunci untuk mencegah terjadinya sakit kepala. Walaupun sakit kepala sering terjadi, akan tetapi hingga saat ini para ahli masih tidak mengetahui apa sebenarnya penyebab sakit kepala. Namun, bila sakit kepala yang Anda rasakan hanya berupa nyeri ringan hingga sedang dan mengenai kedua sisi kepala, maka Anda mungkin mengalami nyeri kepala tension. Akan tetapi, bila sakit kepala hanya terjadi pada satu sisi, maka mungkin juga terjadi hal lain pada berbagai bagian tubuh Anda seperti di bawah ini.   Otak Sebuah area di batang otak yang disebut dengan "generator migrain" akan mengaktivasi saraf yang berfungsi untuk mengatur rasa nyeri. Akibatnya, kepala Anda pun akan terasa seperti ditusuk-tusuk. Hal ini terjadi karena selaput pembungkus otak Anda terstimulasi secara berlebihan.   Baca juga: Ini Dia Tanda Sakit Kepala Anda Bukan Sekedar Sakit Kepala Biasa   Saluran Cerna Selain otak, berbagai organ di saluran cerna Anda pun akan terkena dampaknya. Apapun yang Anda makan, termasuk obat tidak dapat dicerna dengan baik dan tetap tinggal di dalam lambung, yang akan membuat Anda merasa mual atau bahkan muntah. Sebaliknya, segala sesuatu yang sudah berhasil mencapai usus Anda justru akan dikeluarkan lebih cepat dan membuat Anda mengalami diare.   Panca Indera Karena ada "gangguan" pada otak Anda, maka otak Anda pun akan memproses segala sesuatu secara berlebihan. Akibatnya, stimulus normal pun akan menjadi terasa berlebihan. Misalnya Anda akan merasa sakit saat dipeluk, sinar matahari menjadi sangat silau, bunyi ponsel menjadi lebih keras, dan wangi parfum rekan kerja pun terasa sangat menyengat.   Kognitif Karena otak Anda saat sedang sibuk merespon berbagai "ancaman" dari luar, maka Anda pun tidak dapat berpikir dengan jernih saat ini.   Hormon Rasa sakit yang Anda rasakan akan memicu pelepasan adrenalin, yang akan menyebabkan peningkatan denyut jantung, pupil melebar, dan berkeringat. Kadar hormon stress (kortisol) di dalam tubuh Anda juga akan meningkat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 08 Dec 2017    18:00 WIB
Sering Sakit Kepala Yang Mengganggu? 7 Cara Ampuh Ini Untuk Meredakannya
Apakah Anda sering menderita sakit kepala? Alasannya mungkin stres atau jam kerja yang panjang. Saat terserang sakit kepala rasanya akan terasa sangat menjengkelkan dan sangat mengganggu, sehingga seharusnya segera diatasi. Penyebab sakit kepala sebenarnya ada banyak, saat Anda terserang sakit kepala ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan sakit kepala dengan cepat.   Berikut adalah caranya: 1.      Ambil istirahat pendek Jika sakit kepala Anda terkait dengan pekerjaan, maka penting untuk mengambil istirahat pendek di sela-sela waktu bekerja. Seperti, tutup mata Anda dan beristirahat sekitar lima menit atau lebih. Anda dapat melakukannya dengan duduk di kursi Anda. Cukup mendengarkan lagu favorit Anda dan bersantai. istirahat pendek akan membantu untuk meredakan rasa stres yang memicu sakit kepala. Sehingga membuat Anda merasa lebih rileks dan merasa tenang.   2.      Makan makanan kecil Tanpa Anda sadari terkadang banyak orang mengalami sakit kepala karena gula darah yang sedang rendah. Mungkin Anda atau mereka lupa sarapan di pagi hari, sehingga kadar gula darah menurun tajam saat siang hari. Jadi saat Anda merasa sakit kepala, ambil camilan Anda untuk menjaga gula darah Anda kembali stabil. Usahakan makan camilan yang kaya protein dan magnesium agar tetap aktif dan fit. Makan camilan juga bisa membuat Anda merasa lebih tenang saat merasa sibuk bekerja.   3.      Pijat kepala Pijat kepala juga bisa menjadi cara yang ampuh untuk mencegah dan menyembuhkan sakit kepala Anda. Lakukan sebuah pijatan kepala selama lima belas menit dapat mengendurkan otot Anda. Anda dapat menggunakan minyak esensial untuk pijat kepala Anda. Pijat pada bagian yang tegang meredakan stres. Pijat bagian pelipis Anda. Pijatan harian akan membantu untuk meringankan sakit kepala.   4.      Minum cukup cairan Dehidrasi juga merupakan salah satu penyebab sakit kepala. Jika Anda tidak minum cukup air sepanjang hari, akan menyebabkan masalah dehidrasi. Dan yang pada gilirannya dapat menyebabkan sakit kepala. Jadi, usahakan untuk minum minimal dua liter air sepanjang hari. Anda juga bisa minum jus segar atau teh hijau untuk tetap terhidrasi. Tingkatkan asupan cairan Anda dalam diet Anda untuk mencegah sakit kepala.   5.      Istirahat melihat laptop atau pc Anda Ketegangan mata dan melihat layar untuk waktu yang lama dapat menyebabkan sakit kepala Jadi bila Anda merasa sakit kepala tutup sementara laptop atau pc Anda. Saat Anda bekerja dengan menggunakan pc atau laptop usahakan untuk melihat ke arah lain setiap lima sampai sepuluh menit. Melihat monitor untuk waktu yang lama juga dapat menyebabkan kekakuan otot di daerah leher, yang lagi-lagi menyebabkan sakit kepala. Jadi, istirahatlah sebentar untuk menghindari hal ini.   6.      Olahraga secara teratur Olahraga dapat membantu mencegah sakit kepala. Olahraga teratur membuat tubuh Anda menjadi lebih fleksibel. Jadi, Anda tidak menderita dari masalah kekakuan otot atau nyeri otot yang dapat menyebabkan sakit kepala yang sering terjadi. Berolahraga selama sekitar satu jam benar-benar dapat membantu mencegah sakit kepala karena olahraga akan meningkatkan suplai oksigen ke otak Anda.   7.      Kurangi merokok dan minum alkohol Merokok dan minum alkohol menyebabkan sakit kepala. Jadi lebih baik untuk mengurangi keduanya dari sekarang. Merokok berlebihan menyebabkan dehidrasi pada tubuh yang mengakibatkan sakit kepala. Minum alkohol juga menyebabkan masalah tekanan darah dalam tubuh. Hindari minum alkohol dan merokok untuk mencegah masalah sakit kepala. Sakit kepala adalah masalah yang sering ditemui, Anda bisa mencoba cara diatas untuk mengatasinya. Bila Anda sudah menggunakan cara diatas namun rasa sakit kepala yang Anda rasakan masih mengganggu maka segera hubungi dokter Anda.   Baca juga: Saat Sakit Kepala Menyerang, Tenang Aja Karena 7 Cara Ini Dijamin Bisa Mengatasinya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: prevention
 07 Nov 2017    18:00 WIB
Perlu Di Waspadai Tanda Sakit Kepala Anda Bukan Sekedar Sakit Kepala Biasa
Sakit kepala memang dapat sangat mengganggu dan tergantung dari keparahannya, hal ini dapat mengganggu produktivitas kerja Anda. Akan tetapi, bagaimana membedakan apakah sakit kepala yang Anda alami merupakan sakit kepala biasa atau merupakan suatu gejala penyakit yang lebih serius? Jika sakit kepala Anda disertai oleh berbagai gejala di bawah ini, maka kemungkinan besar sakit kepala yang Anda alami bukanlah sakit kepala biasa. Segera cari pertolongan medis untuk mencari tahu penyebab dan pengobatan yang sesuai untuk mengatasinya.   Mual dan Muntah Walaupun jarang, akan tetapi sakit kepala Anda dapat merupakan salah satu gejala dari tumor atau kanker otak. Gejala tumor otak yang sering ditemukan adalah sakit kepala yang berlangsung terus-menerus, yang memburuk di pagi hari, bukan merupakan suatu migrain, dan disertai oleh mual atau muntah.   Sakit Kepala Terjadi Secara Mendadak Aneurisma merupakan pembuluh darah yang melebar, yang sangat lemah. Merokok, menderita tekanan darah tinggi, berjenis kelamin perempuan, atau memiliki anggota keluarga yang menderita aneurisma dapat meningkatkan resiko terjadinya aneurisma. Jadi, bila Anda mengalami sakit kepala hebat secara mendadak, hal ini dapat merupakan tanda dari pecahnya suatu aneurisma, yang menyebabkan perdarahan di dalam otak.   Baca juga: Mengapa Anda Sakit Kepala Setelah Minum Kopi???   Kelemahan Otot Atau Anggota Gerak Mati Rasa Segera cari pertolongan medis bila sakit kepala Anda disertai oleh kelemaha otot atau anggota gerak mati rasa, perubahan kepribadian, atau perubahan penglihatan; karena berbagai hal ini dapat merupakan gejala dari stroke. Stroke terjadi saat pembuluh darah otak tersumbat (stroke iskemik) atau pecah (stroke hemoragik). Saat salah satu dari hal ini terjadi, maka ada suatu bagian otak yang tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen yang diperlukannya sehingga sel-sel otak pun mati. Oleh karena itu, segera cari pertolongan medis bila mengalami gejala di atas, karena semakin cepat penanganan yang Anda terima, semakin baik prognosis Anda.   Kaku Kuduk dan Demam Kaku kuduk (leher terasa kaku atau nyeri) dan demam dapat merupakan gejala dari meningitis, pembengkakan selaput pembungkus otak dan medulla spinalis. Meningitis dapat segera memburuk dan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, tetapi dapat pula disebabkan oleh suatu cedera, kanker, atau obat-obatan tertentu. Segera cari pertolongan medis bila keluhan sakit kepala Anda disertai oleh demam dan kaku kuduk.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 05 Aug 2017    11:00 WIB
Obat Sakit Kepala Bisa Cegah Kanker, Masa Sih???
Menurut sebuah penelitian, memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker usus besar hingga 2 kali lipat, apalagi bila orang tersebut memiliki suatu kelainan gen tertentu. Akan tetapi, para peneliti menemukan bahwa dengan mengkonsumsi aspirin secara teratur, keadaan ini pun dapat diubah.Para peserta penelitian yang terdiri dari 937 orang penderita sindrom Lynch di 16 negara.Sindrom Lynch sendiri merupakan suatu kelainan genetika bawaan yang membuat penderitanya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus besar, kanker lambung, kanker usus halus, kanker hati, kanker kandung empedu, kanker saluran kemih, kanker otak, kanker kulit, kanker indung telur, dan kanker rahim. Sekitar 0% penderita sindrom Lynch akan menderita kanker. Para peneliti menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi 2 tablet aspirin setiap harinya selama 2 tahun memiliki resiko kanker usus besar yang sama dengan orang lain, baik yang memiliki berat badan berlebih atau tidak.Mengapa demikian? Para ahli menjelaskan bahwa obesitas akan meningkatkan respon peradangan di dalam tubuh (yang merupakan salah satu pemicu terjadinya kanker) dan karena aspirin dapat menekan proses radang di dalam tubuh, maka resiko terjadinya kanker pun akan menurun. Akan tetapi, sebelum Anda mulai mengkonsumsi aspirin setiap hari, dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu karena obat ini memiliki efek samping terhadap saluran pencernaan, terutama lambung. Baca juga: Cegah Kanker Usus Besar Dengan Minuman Nikmat Ini! Intinya adalah dianjurkan agar setiap orang menjaga berat badannya agar tetap ideal dan berusaha menurunkan berat badannya bila mereka memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Saat ini, penelitian akan segera memasuki tahap uji klinis, di mana mereka akan mulai menguji coba hal ini pada sekelompok orang yang lebih besar jumlahnya untuk mencari tahu efek dari berbagai dosis aspirin yang berbeda di dalam tubuh manusia.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: newsmax