Your browser does not support JavaScript!
 26 Jan 2019    16:00 WIB
Bagaimana Cara Tepat Menangani Ruam Popok ?
Ruam popok merupakan kondisi yang paling sering terjadi pada bayi. Sebenarnya ruam ini merupakan iritasi kulit yang terjadi di bagian bokong bayi. Ruam popok menyebabkan area di bokong menjadi kemerahan dan menimbulkan rasa gatal dan nyeri. Hal ini bisa menyebabkan bayi menjadi rewel dan gelisah. Berikut adalah beberapa tips untuk menangani dan mencegah terjadinya ruam popok. Ganti popok sesering mungkin Bokong yang tereskpose dengan popok yang lembab dan kotor dalam waktu yang cukup lama merupakan penyebab munculnya ruam popok. Semakin lama Anda membiarkan bayi Anda tetap dengan popok yang sama semakin besar kemungkinan ia terkena ruam popok disebabkan bakteri yang hidup di lingkungan yang lembab. Periksalah popok anak Anda dengan teratur dan gantilah saat popok lembab atau kotor. Hal ini akan mencegah munculnya ruam popok. Memilih produk yang tepat Berhati-hatilah dalam memilih popok bayi dan jangan gunakan popok yang menggunakan parfum atau bahan pengharum lainnya. Bahan pewangi ini mengandung zat kimia dan cairan alkohol yang akan mengiritasi permukaan kulit bayi Anda dan juga dapat merusak kandungan minyak alami yang terdapat di kulit bayi. Selain itu bersihkanlah tubuh bayi menggunakan waslap dan sabun yang ringan. Tetapi jika bayi Anda sudah terkena ruam popok, hindarilah penggunaan sabun supaya tidak memperburuk ruam yang ada. Jaga daerah bokong bayi tetap bersih dan kering Langkah terbaik untuk mencegah dan mengobati ruam popok adalah dengan menjaga area bokong bayi tetap dalam keadaan bersih dan kering. Setelah Anda membersihkan daerah bokong bayi, biarkan area tersebut terkena udara bebas sebelum Anda memakaikan kembali popok yang baru. Menggunakan krim yang tepat Dokter anak biasanya merekomendasikan krim ruam popok untuk melindungi daerah bokong bayi Anda. oleskan krim tersebut tipis-tipis sebelum Anda memasang popok untuk mencegah munculnya ruam.   Sumber: healthmeup
 25 Sep 2014    10:00 WIB
Cara Mengatasi Ruam Popok
Ruam popok adalah salah satu hal yang sering terjadi pada bayi. Hampir semua bayi pernah mengalami ruam popok.  Ruam popok terjadi bukan berarti bahwa Anda adalah orang tua yang lalai, namun karena bayi memiliki kulit yang sensitif. Namun bila Anda tidak mengganti popok yang kotor, hal ini juga akan memperparah ruam popok yang dialami. Bahkan pampers yang dikatakan paling mudah menyerap, tidak mampu menyerap pipis bayi Anda secara sempurna. Urin yang bercampur dengan bakteri dalam tinja akan membentuk amonia yang dapat merusak kulit.  Pengenalan makanan padat yang baru, dapat mengubah komposisi tinja atau frekuensi buang air besar. Hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya ruam popok.  Apa cara terbaik untuk mengatasi ruam popok?  Usahakan agar pampers anak Anda bersih dan kering. Anda harus sering kali mengganti pampers bayi Anda.  Bilas area popok dengan baik setiap kali mengganti pampers. Jangan gunakan tisu yang mengandung alkohol atau wewangian. Sebaiknya gunakan bola kapas dan air hangat untuk membersihkan daerah tersebut. Bersihkan dengan perlahan dan lembut.  Keringkan kulit bayi Anda dengan cara di tepuk bukan digosok.  Gunakan salep yang dapat melindungi kulit agar tidak teriritasi oleh urin dan kotoran. Ada beberapa salep yang dapat melindungi kulit seperti petroleum jelly, jelly nonpetroleum, produk lanolin Gunakan pampers yang lebih besar dari ukuran seharusnya dan lebih longgar untuk memberikan sirkulasi udara yang baik. Sebaiknya Anda memilih pampers yang terbaik, cari yang memang sesuai untuk kulit bayi yang sensitif dan mampu menyerap pipis dengan baik.   Ketika cuaca hangat, anak Anda dapat bermain di luar atau di sebuah ruangan dengan lantai yang mudah dibersihkan, untuk sementara tidak perlu menggunakan pampers. Paparan udara akan mempercepat penyembuhan.  Apabila ruam yang ada tidak kunjung sembuh: Mungkin Anda harus membiarkannya tidak menggunakan pampers untuk sementara waktu.  Segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk memberikan penanganan yang tepat Sumber: babycenter