Your browser does not support JavaScript!
 01 Mar 2019    16:00 WIB
Roti Berbahaya Bagi Kesehatan, Masa Sih?
Roti putih dan tepung memang telah diketahui tidak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Hal ini dikarenakan berbagai proses yang dilalui oleh tepung (bahan pembuat roti) membuatnya kehilangan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa dampak buruk roti bagi kesehatan Anda.   Mengandung Banyak Karbohidrat Roti merupakan salah satu jenis makanan yang mengandugn cukup banyak karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana, yang membuatnya lebih mudah dicerna oleh saluran pencernaan Anda. Hal ini akan membuat kadar gula darah dan hormon insulin Anda meningkat dalam waktu singkat. Bahkan roti yang terbuat dari gandum pun dapat meningkatkan kadar gula darah Anda lebih cepat daripada berbagai jenis permen. Karena kadar gula darah Anda meningkat dengan cepat, maka ia pun akan turun dengan cepat pula. Hal inilah yang akan membuat Anda merasa lapar kembali dan akhirnya makan lagi sehingga Anda pun akan makan secara berlebihan.   Baca juga: Awas! Roti Tawar Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan Lho   Mengandung Banyak Gluten Gandum mengandung sangat banyak gluten, sejenis protein lengket, yang akan membuat suatu adonan roti tampak lengket dan elastis. Gluten dapat berbahaya bagi orang yang menderita penyakit seliak dan intoleransi gluten. Pada beberapa orang yang mengalami intoleransi terhadap gluten, maka sistem kekebalan tubuhnya akan "menyerang" protein ini saat ia berada di dalam saluran pencernaan orang tersebut. Akibatnya, terjadilah kerusakan pada dinding saluran pencernaan penderita. Kerusakan dinding usus ini akan membuat penderita mengalami nyeri perut, perut terasa kembung, perubahan bentuk dan pola buang air besar, dan membuat penderita terus merasa lelah. Selain itu, intoleransi terhadap gluten telah diketahui berhubungan dengan beberapa kasus skizofrenia dan ataksia cerebellar.   Mengandung Berbagai Zat Berbahaya Lain Sebagian besar roti yang dijual di pasaran mengandung banyak gula dan sirup jagung, seperti halnya makanan siap saji lainnya. Hal ini tentu saja akan membahayakan kesehatan Anda. Selain itu, sebagian besar gandum juga mengandung asam fitat, yang akan mengikat berbagai jenis mineral penting di dalam tubuh seperti kalsium zat besi, dan seng; sehingga ketiganya tidak dapat diserap oleh tubuh.   Hanya Mengandung Sedikit Nutrisi Penting Tahukah Anda bahwa TIDAK ada nutrisi di dalam roti yang tidak dapat Anda peroleh dari makanan lainnya? Dibandingkan dengan makanan lainnya, roti merupakan makanan yang hanya mengandung sedikit nutrisi. Roti juga mengandung sangat sedikit asam amino esensial dan  dapat menyebabkan terjadinya kekurangan vitamin D.   Meningkatkan Kadar Kolesterol Jahat Berdasarkan pada sebuah penelitian, mengkonsumsi sereal berbahan gandum dapat memicu peningkatan kadar kolesterol LDL hingga 8%. Kolesterol LDL merupakan jenis kolesterol yang telah banyak dihubungkan dengan terjadinya gangguan jantung.   Intinya adalah baik roti gandum maupun roti putih ternyata tidak baik bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu, bagi Anda yang berencana untuk menurunkan berat badan dan memiliki gangguan pencernaan dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi roti sama sekali. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: authoritynutrition
 05 Jun 2016    12:00 WIB
Apakah Konsumsi Roti Putih Dapat Membuat Anda Gemuk?
Jika Anda sedang dalam program menjaga berat badan, makan mungkin Anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi roti putih. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan, konsumsi roti putih mungkin akan menyebabkan pertambahan berat badan lebih banyak dibandingkan dengan mengkonsumsi roti gandung. Peneliti menelusuri kebiasaan makan dan berat abdan dari 9.200 mahasiswa Spanyol selama hampir lima tahun. Partisipan yang memakan baik roti putih maupun roti gandum ternyata tidak mengalami penambahan berat badan, tetapi partisipan yang hanya makan roti putih dan dua porsi roti putih setiap harinya, 40% akan mengalami penambahan berat badan dan beresiko menjadi obesitas dibandingkan mereka yang mengkonsumsi roti putih lebih sedikit. Belum ada hubungan yang signifikan antara makan roti gandum utuh saja dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Mungkin hal tersebut disebabkan oleh perbedaan tipe karbohidrat, jenis serat dan kandungan lain yang ada di roti gandum utuh. Konsumsi dua porsi roti putih perhari menunjukkan hasil signifikan yang berhubungan dengan resiko kelebihan berat badan atau obesitas, simpul para peneliti. Hasil penelitian ini sudah dipresentasikan pada  the European Congress on Obesity di Bulgaria. Para peneliti memang tidak menunjukkan hubungan sebab dan penyebab antara konsumsi roti putih dengan penambahan berat badan. Tetapi hasil yang diperoleh oleh penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengaturan diet yang sehat.   Sumber: webmd
 27 Jan 2016    15:00 WIB
4 Mitos Kesehatan yang Dikira Benar Oleh Banyak Orang
Apakah hal yang Anda lakukan setiap hari atau tips kesehatan yang Anda dengar dari sahabat Anda memang benar-benar baik bagi kesehatan Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis mitos kesehatan yang sering salah dikira sebagai kebenaran oleh banyak orang.1. Hand Sanitizer Dapat Mencegah Penyebaran Kuman PenyakitFakta: mencuci tangan dengan sabun dan air bersih justru lebih efektif daripada menggunakan hand sanitizer. The Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat mengatakan bahwa memang benar penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol dapat membantu bila tidak ada sabun untuk mencuci tangan. Akan tetapi, CDC juga mengingatkan bahwa hand sanitizer sebenarnya tidak membunuh kuman, tetapi hanya memperlambat pertumbuhan sejumalh bakteri. Jadi, hand sanitizer tidak efektif bila digunakan untuk membunuh beberapa jenis virus yang lebih kuat.Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Missouri, para peneliti menemukan bahwa sejumlah komponen yang terkandung di dalam hand sanitizer dapat membuat kulit Anda lebih mudah menyerap bisphenol A (hingga 100 kali lipat), sejenis senyawa sintetik yang dapat ditemukan pada makanan kalengan dan kertas bon yang telah terbukti berhubungan dengan terjadinya gangguan hormon, meningkatkan resiko terjadinya kanker, dan gangguan jantung.Baca juga: 6 Mitos Salah Mengenai Pernikahan2. Gluten, Sejenis Protein di Dalam Gandum, Membuat Semua Roti Tidak Baik Bagi KesehatanFakta: diet bebas gluten memang terbukti dapat membuat seorang penderita intoleransi gluten menjadi lebih sehat, tetapi diet ini tidak terbukti bermanfaat bagi orang yang memang tidak menderita intoleransi gluten. Walaupun diet bebas gluten tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda, akan tetapi diet ini mungkin akan berdampak buruk bagi "kesehatan" dompet Anda.3. Makan di Restoran Sehat Dapat Membantu Menurunkan Berat BadanFakta: saat Anda mengira bahwa Anda makan di restoran sehat maka Anda pun akan makan lebih banyak (sekitar 151 kalori lebih banyak) dibandingkan saat Anda makan di sebuah restoran siap saji. Akan tetapi, bukan berarti Anda sebaiknya makan di berbagai restoran siap saji saja, karena hal ini tetap saja tidak sehat.4. Jangan Lupa Melakukan Peregangan Sebelum BerolahragaFakta: beberapa penelitian telah menemukan bahwa melakukan peregangan sebelum berolahraga justru akan membuat Anda menjadi lebih lemah dan lebih tidak stabil saat berolahraga. Untuk mencegah hal di atas, lakukanlah pemanasan setelah peregangan. Hal ini dapat membantu menghilangkan efek samping dari peregangan di atas.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.