Your browser does not support JavaScript!
 25 Sep 2019    08:00 WIB
Berbagai Jenis Suplemen dan Manfaatnya Yang Belum Anda Ketahui
Kita semua tahu bahwa penting untuk mendapatkan vitamin yang tepat dari banyak formula multivitamin yang beredar saat ini. Contoh vitamin yang diperlukan tubuh misalnya saja vitamin A, B, C, D, E dan mineral seperti magnesium, zink dan selenium. Tetapi banyak orang yang tidak tahu bahwa ada beberapa jenis suplemen yang ternyata dapat meningkatkan kesehatan seseorang. Berikut adalah 5 jenis suplemen yang jarang diketahui oleh orang banyak tetapi dapat bermanfaat untuk kesehatan. Karena kebutuhan tiap individu sangat berbeda, hubungi dokter Anda atau baca label yang tertera untuk mengetahui dosis yang dibutuhkan. Quercetin Quercetin merupakan jenis bioflavinoid yang dapat membantu tubuh menyerap vitamin C dan banyak ditemukan pada tumbuh-tumbuhna. Seperti flavonoid, quercetin merupakan antioksidan kuat dan juga antiinflamatori yang baik yang digunakan para dokter sebagai alternatif pengobatan untukarthritis, penyakit autoimun, asma dan katarak. Glutamin Glutamin termasuk golongan asam amino yang merupakan salah satu nutrien penting untuk mendukung saluran cerna dan kesehatan secara keseluruhan. Glutamin dapat mengeluarkan bakteri yang merugikan dan juga amonia dari dalam tubuh. Glutamin juga dapat melawan inflamasi di usus karena glutamin bekerja sebagai pelindung dari perbatasan saluran cerna. Glutation Glutation merupakan protein yang penting yang mengandung tiga jenis asam amino dan bekerja sebagai penghalau masuknya radikal bebas dan toksin yang dapat merusak dan menghancurkan sel. Glutation juga mengatur kerja antioksidan lain seperti vitamin A, C dan E. ketika radikal bebas banyak masuk ke dalam tubuh maka dapat merusak kandungan glutation dan dapat berakibat buruk terhadap sistem otot dan rangka, sistem syaraf, sistem imunitas dan sistem endokrin. Glutation membantu melindungi dan membersihkan hati. Curcumin Curcumin merupakan zat yang banyak terdapat pada kunyit mempunyai efek melawan kanker yang sangat signifikan. Curcumin juga banyak dihubungkan dengan penurunan resiko alzheimer sebanyak 70%. Strontium Strontium merupakan mineral yang mampu mencegah munculnya osteoporosis dan cukup baik untuk membangun kepadatan tulang.   Sumber: newsmaxhealth
 18 Dec 2018    08:00 WIB
Buah dan Sayuran yang Paling Banyak Mengandung Antioksidan
Antioksidan adalah substansi yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak bahkan membunuh sel dalam tubuh kita. Radikal bebas menyebabkan stress oksidatif sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit. Mengkonsumsi makanan sumber antioksidan dapat membantu melindungi tubuh. Kita tahu jika buah dan sayuran memang sehat untuk tubuh dan juga mengandung antioksidan yang tinggi. Buah dan sayuran ini dapat membantu kita melawan bahan-bahan kimia yang masuk ke tubuh kita dan dapat membahayakan kesehatan kita. Berikut merupakan buah dan sayuran yang sangat kaya akan antioksidan dan memaksimalkan kesehatan Anda Berry Buah beri banyak mengandung serat, mineral dan vitamin yang sarat dengan antioksidan. Blueberry, raspberry dan blackberry kaya dengan proanthocyanidins, antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker dan penyakit jantung. Selain proanthocyanidins, berr juga mengandung asam ellagic yang akan memperlancar sistem pencernaan. Blueberry juga dapat menunda timbulnya gejala berkaitan dengan usia seperti hilangnya fungsi kognitif. Campurkan berry dengan yoghurt atau tambahkan ke dalam salad dan makan mentah-mentah. BrokoliBrokoli dikenal sebagai sayura yang ramah untuk jantung dan mampu melawan kanker.. Sayuran-sayuran ini mengandung senyawa yang disebut indole-3-carbinol, yang dapat memperkuat saluran pencernaan, mengurangi risiko kanker payudara dan kanker sensitif estrogen lain, seperti kanker indung telur dan leher rahim. LemonLemon berguna dalam mengobati batuk dan sesak nafas. Lemon juga dapat mengobati nyeri ulu hati dan masalah pencernaan lainnya. Selain itu lemon mampu mempertahankan keseimbangan elektrolit tubuh. Kandungan antioksidan dalam lemon berguna untuk mencegah terjadinya penyakit jantung dan kanker. ApelApel diketahui mengandung serat  tinggi yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan kadar gula darah. Apel juga mengandung vitamin C yang mencegah terjadinya anemia karena vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. BayamBayam mengandung 13 jenis asam flavonoid yang akan mencegah terjadinya kanker, penyakit jantung dan osteoporosis.Sumber: healthmeup
 02 Feb 2015    09:00 WIB
Apa Sebenarnya Manfaat Antioksidan di Dalam Tubuh Manusia?
Apel berubah menjadi coklat, ikan menjadi amis, luka menjadi meradang. Semua hal ini merupakan akibat dari suatu proses alami yang disebut dengan oksidasi. Proses oksidasi ini dapat terjadi pada semua sel alamiah, termasuk sel-sel tubuh Anda. Akan tetapi, untuk membantu melindungi tubuh Anda dari proses oksidasi, alam pun menyediakan berbagai macam antioksidan yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis buah, sayuran, gandum, dan kacang-kacangan. Antioksidan ini dapat membantu melindungi tubuh Anda dari efek oksidasi ini.   Bagaimana Antioksidan Membantu Mencegah Terjadinya Proses Oksidasi? Saat oksigen berinteraksi dengan berbagai jenis sel, seperti apel atau sel tubuh, maka proses oksidasi pun terjadi. Proses oksidasi ini akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada berbagai sel tersebut. Sel-sel tersebut kemudian dapat mati seperti yang dapat Anda temukan pada buah yang membusuk. Pada sel-sel tubuh manusia, misalnya pada kulit yang luka, maka sel-sel yang telah mati akan digantikan oleh sel baru, yang menyebabkan luka menjadi sembuh. Kelahiran dan kematian sel-sel tubuh ini terus berlangsung di dalam tubuh. Proses ini merupakan suatu proses penting yang diperlukan untuk menjaga tubuh tetap sehat. Oksidasi merupakan suatu proses alamiah yang terjadi sebagian bagian dari fungsi normal sel-sel tubuh. Akan tetapi, walaupun tubuh telah memetabolisme oksigen dengan sangat efisien, sekitar 1-2% sel-sel tubuh ini akan tetap rusak dan berubah menjadi radikal bebas. Radikal bebas sebenarnya merupakan suatu sebutan untuk sel-sel tubuh yang telah rusak dan yang akan menimbulkan suatu masalah. Sel mati ini disebut dengan radikal bebas karena sel ini kehilangan salah satu komponen penting yang diperlukannya yang membuatnya menjadi “bebas” untuk berikatan dengan berbagai komponen lain di dalam tubuh, yang akan menyebabkan timbulnya suatu masalah.   Bahaya Radikal Bebas di Dalam Tubuh Saat radikal bebas “mengambil” komponen yang diperlukannya dari sel-sel tubuh lainnya, mereka tidak hanya menyebabkan sel tubuh lainnya mengalami kematian, tetapi seringkali mereka justru hanya membuat sel tubuh lain tersebut “cedera” dan merusak DNA di dalamnya. Hal inilah yang akan memicu terjadinya suatu penyakit. Saat DNA di dalam suatu sel berubah, maka sel pun bermutasi. Keadaan ini akan membuat sel tumbuh dan berkembang secara abnormal dan dengan sangat cepat. Secara keseluruhan, radikal bebas tetap akan terbentuk di dalam tubuh akibat dari proses metabolisme tubuh, akan tetapi radikal bebas yang dihasilkan biasanya tidak terlalu banyak sehingga tubuh masih mampu mengatasinya dengan berbagai antioksidan yang ada di dalam tubuh. Akan tetapi, bila produksi radikal bebas terus meningkat, maka tubuh pun tidak lagi mampu “menahan” serangan radikal bebas dengan berbagai antioksidan yang terdapat di dalam tubuhnya. Hal ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan di dalam sel-sel tubuh yang dapat berujung pada terjadinya suatu penyakit kronik seperti kanker, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson. Beberapa hal yang dapat menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas di dalam tubuh adalah asap rokok, makanan dan minuman yang mengandung pestisida, mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol, dan berbagai jenis racun lainnya. Karena asap rokok merupakan salah satu generator utama dari radikal bebas, maka berhenti merokok merupakan salah satu cara terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.     Sumber: webmd