Your browser does not support JavaScript!
 19 Jan 2015    14:00 WIB
Tampil Lebih Menarik Tanpa Mengubah Penampilan, Bagaimana Caranya?
Menurut sebuah penelitian baru yang dilakukan di Cina, apa yang membuat seorang wanita tertarik pada seorang pria ternyata bukanlah tentang bagaimana penampilan mereka, akan tetapi bagaimana kepribadian pria tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa dengan memiliki kepribadian yang baik, seorang wanita dapat menjadi lebih tertarik pada pria tersebut. Pada penelitian ini, para peneliti meminta sekelompok mahasiswi untuk menilai seberapa menariknya seorang pria dari foto. Foto ini merupakan foto dari para pria yang tidak dikenal oleh satu pun peserta penelitian. Dua minggu kemudian, para peneliti membagi para peserta penelitian menjadi 3 kelompok dan meminta mereka untuk kembali menilai foto yang sama. Akan tetapi, pada kelompok pertama, selain memberikan foto para pria tersebut, para peneliti juga menyertakan sebuah deskripsi mengenai kepribadian positif yang dimiliki oleh sang pria misalnya seperti jujur atau sopan dan kemudian memberikan kelompok peserta kedua sejumlah foto lainnya yang disertai dengan deskripsi mengenai kepribadian negatif yang dimiliki oleh para pria tersebut, misalnya kejam atau jahat. Pada kelompok peserta ketiga para peneliti hanya memberikan mereka foto para pria. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para mahasiswi di kelompok pertama merasa lebih tertarik pada para pria tersebut dibandingkan dengan saat pertama kali mereka menilai seberapa menariknya para pria tersebut. Akan tetapi, pada kelompok peserta kedua para penelitian menemukan bahwa angka ketertarikan para mahasiswi pada para pria tersebut menjadi lebih berkurang dibandingkan dengan sebelumnya. Hal ini mungkin dikarenakan bagaimana penilaian seseorang terhadap orang lain juga dipengaruhi oleh bagaimana kepribadian dan perilaku orang tersebut. Jika Anda merasa bahwa ia merupakan seseorang yang baik maka Anda pun akan merasa lebih tertarik padanya.     Sumber: menshealth
 14 Jan 2015    10:00 WIB
Bagaimana Payudara Anda Dapat Mempengaruhi Mood Anda?
Berdasarkan sebuah penelitian baru, para peneliti menemukan bahwa seorang wanita muda yang memiliki payudara yang asimetris (payudara yang satu berukuran lebih kecil dibandingkan dengan payudara lainnya) dapat mengalami dampak negatif dari hal tersebut yaitu pada kesehatan mental dan emosionalnya. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati peserta penelitian yang terdiri dari para perempuan yang berusia di antara 12-21 tahun. Pada awal penelitian, para peneliti telah meminta setiap peserta penelitian untuk diperiksa oleh seorang dokter bedah plastik. Dari pemeriksaan tersebut, para peneliti menemukan bahwa sekitar 59 orang peserta penelitian memiliki ukuran payudara yang asimetris (berbeda satu ukuran cup), 160 orang lainnya mengalami makromastia (pertumbuhan jaringan payudara yang berlebihan pada kedua payudara), dan 142 orang lainnya memiliki ukuran payudara normal. Para ahli mengatakan bahwa merupakan hal yang normal bagi seorang wanita untuk memiliki sedikit perbedaan pada ukuran, bentuk, dan posisi kedua payudaranya. Akan tetapi, perbedaan yang cukup besar dapat sangat mempengaruhi keadaan emosional wanita tersebut. Para peneliti kemudian melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan para peserta penelitian, rasa percaya diri, dan bagaimana kebiasaan makan mereka. Para peneliti menemukan bahwa para peserta penelitian yang memiliki ukuran payudara asimetris dan makromastia memiliki nilai yang buruk dalam pemeriksaan fungsi emosional, kesehatan mental, rasa percaya diri, pola makan, serta perilaku. Selain itu, para peserta penelitian dengan ukuran payudara asimetris memiliki nilai yang sangat rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol (peserta penelitian dengan ukuran payudara normal) dalam hal keadaan kesehatan secara menyeluruh, interaksi sosial, dan keadaan emosional. Para peneliti juga menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengalami makromastia memiliki nilai yang lebih buruk dibandingkan dengan peserta penelitian yang memiliki ukuran payudara asimetris dalam hal fungsi fisik, rasa nyeri, vitalitas, interaksi sosial, dan kesehatan mental. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka para peneliti pun menyimpulkan bahwa tidak samanya ukuran kedua payudara seorang wanita ternyata tidak hanya merupakan suatu masalah kosmetik tetapi juga mempengaruhi rasa percaya diri para wanita tersebut. Melakukan konseling dengan tenaga professional mungkin dapat membantu mengembalikan rasa percaya diri para wanita tersebut.     Sumber: womenshealthmag
 26 Dec 2014    08:00 WIB
6 Cara Membuat Impian Anda Menjadi Kenyataan
1. Jangan Berlebihan Memiliki impian yang besar dan tinggi memang penting, akan tetapi pastikan impian Anda “masuk akal”. Jangan menetapkan suatu impian yang begitu tinggi hingga impian tersebut tidak mungkin tercapai. Buatlah suatu perencanaan bagaimana cara Anda mencapai impian Anda tersebut dengan melangkah sedikit demi sedikit.  2.      Jalin Kerja Sama yang Baik Bila Anda berencana untuk membangun suatu bisnis baru atau mengembangkan usaha Anda, maka bekerja sama yang baik dengan rekan kerja dan para karyawan Anda merupakan hal yang penting. Utarakanlah keinginan Anda untuk membangun atau mengembangkan usaha Anda pada rekan kerja dan karyawan Anda. Dengan demikian, mereka pun dapat membantu memberikan pendapatnya dan mungkin memberikan usulan yang tidak terpikirkan oleh Anda.  3.      Cari Dukungan yang Tepat Anda mungkin ahli di suatu bidang, tetapi mungkin tidak terlalu menyukai bidang lainnya. Oleh karena itu, jangan ragu atau merasa gengsi untuk meminta bantuan dari orang lain bila Anda memang memerlukannya.  4.      Tentukan Apa yang Ingin Anda Capai Pastikan Anda memiliki tujuan yang jelas dan apa yang ingin Anda capai. Setelah itu, singkirkanlah berbagai hal tidak penting lainnya.  5.      Awasi Perkembangannya Catat dan evaluasi ulang kemajuan Anda secara teratur. Hal ini dapat membantu Anda mengetahui apa kelemahan yang Anda miliki dengan mudah dan membuat Anda segera dapat memperbaikinya.  6.      Percayalah Pada Diri Anda Anda pasti dapat mencapai impian Anda bila Anda percaya. Selain itu, Anda pun harus memiliki tekad yang lebih besar dibandingkan semua pesaing Anda. Tentu saja pasti Anda akan menghadapi berbagai hambatan dalam perjalanan Anda mencapai impian, akan tetapi jangan biarkan semua hal tersebut menghambat Anda.     Sumber: sap
 06 Oct 2014    14:00 WIB
Tips Untuk Mengatasi Respon Buruk Atas Kinerja Anda di Kantor
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa jenis kelamin Anda ternyata juga menentukan bagaimana respon atasan Anda terhadap kinerja Anda di kantor. Pada penelitian ini, seorang peneliti melakukan pengamatan pada kinerja 180 orang, yang terdiri dari 105 orang pria dan 75 orang wanita, yang berasal dari 28 perusahaan berbeda.  Peneliti ini kemudian menemukan bahwa kata-kata teguran seperti “hati-hati akan nada suara Anda” ditemukan sekitar 17 kali pada laporan kinerja 13 orang wanita yang berbeda, akan tetapi tidak pernah ditemukan pada laporan kinerja seorang pria. Hal ini terjadi terutama bila atasan Anda adalah seorang wanita. Walaupun demikian, peneliti masih tidak mengetahui mengenai mengapa teguran lebih banyak ditemukan pada pekerja wanita. Apakah seorang wanita lebih mau menegur orang lain atau apakah karena seorang pria tidak terlalu memperhatikan nada suara seseorang atau apakah ada penyebab lainnya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan bila atasan Anda mengatakan bahwa kinerja Anda kurang baik di kantor.   Analisa Jika Anda menerima suatu respon yang buruk, maka jangan langsung menerimanya. Pertama-pertama Anda harus mengetahui dari siapa respon tersebut berasal, mengapa ia memberikan respon tersebut terhadap Anda, apa yang dapat membuat Anda bekerja lebih baik setelah menerima respon tersebut, dan cari tahu mengapa kinerja Anda dianggap buruk.   Terima Kritik dan Saran dari Orang Lain Jangan menganggap bahwa respon buruk yang Anda dapatkan atas kinerja Anda di kantor sebagai suatu serangan terhadap Anda. Anggaplah itu sebagai sebuah masukan positif bagi Anda, yang dapat membuat Anda bekerja dengan lebih baik.   Ketahui Secara Jelas Mengapa Anda Mendapatkan Respon yang Buruk Jika Anda curiga bahwa Anda tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari orang yang menegur Anda, maka jangan ragu untuk mencari tahu apa alasannya ia menegur Anda. Minta atasan Anda untuk memberikan contoh dan tanyakan apa yang ia ingin Anda ubah dalam kinerja Anda. Jangan lupa untuk menuliskan segala sesuatunya sebagai bukti Anda.     Sumber: shape
 01 Oct 2014    08:00 WIB
5 Alasan Mengapa Anda Mengalami Kesulitan Keuangan
• Tidak Menabung Saat Anda pertama kali menerima gaji Anda, maka pastikan Anda menyisihkan sejumlah gaji Anda untuk ditabung. Ambillah 5-10% dari gaji Anda untuk ditabung setiap bulannya.    Tidak Berpikir Terlebih Dahulu Jika Anda seringkali tidak berpikir atau membuat rencana pembelanjaan terlebih dahulu, maka uang Anda dapat habis untuk membeli berbagai barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan. Mengubah gaya hidup Anda, dapat membantu mencegah Anda menghabiskan uang lebih banyak daripada yang Anda dapatkan.   Tidak Menetapkan Suatu Tujuan Jika Anda terus bekerja tanpa memikirkan masa depan dan terus menghabiskan uang Anda dengan cara yang sama setiap minggunya, maka Anda tidak akan pernah dapat melunaskan hutang Anda.  Jangan berharap situasi Anda akan berubah jika Anda sendiri tidak berubah. Oleh karena itu, mulailah menyusun suatu rencana atau anggaran belanja sehingga Anda mengetahui dengan jelas ke mana saja uang Anda digunakan dan berapa yang dapat Anda tabung.   Anda Mudah Tertipu Saat Anda makan, berbelanja, atau memperbaiki mobil di bengkel akan lebih baik bila Anda mengecek bon sebelum membayarnya untuk mengetahui apakah Anda membayar sesuai dengan yang seharusnya.   Takut Berinvestasi Banyak orang takut berinvestasi dan merasa lebih aman bila hanya menabung uangnya. Berinvestasi dapat membuat Anda memperoleh lebih banyak keuntungan dibandingkan dengan bunga bank sekarang ini. Akan tetapi, pastikan Anda menginvestasikan uang Anda di tempat yang aman dan berhati-hatilah saat berinvestasi agar tidak tertipu.     Sumber: lifezap
 29 Sep 2014    08:00 WIB
6 Kebiasaan yang Dapat Menurunkan Kecerdasan
• Tidak Membuat, Hanya Mengevaluasi Untuk memulai sesuatu usaha atau hal tertentu, pertama-tama Anda perlu mengetahui apa yang ingin Anda buat, bagaimana cara membuatnya, dan membuat rencananya. Dengan demikian, Anda baru dapat membuat suatu usaha atau hal tersebut dan baru setelah usaha atau hal tersebut selesai dibuat, Anda baru dapat mengevaluasinya. Berikanlah waktu bagi usaha atau produk Anda untuk berkembang sebelum memutuskan langkah selanjutnya.   Anda Mengira Bahwa Anda Adalah Seorang Ahli Mengira bahwa dirinya adalah seorang ahli dalam segala sesuatu dapat membuat seseorang berhenti belajar. Anda tidak akan pernah mau mendengarkan orang lain atau belajar dari pengalaman orang lain. Hal ini dapat membuat Anda gagal mencapai hal yang Anda inginkan dan menghambat kesempatan Anda untuk mempelajari suatu hal baru. Cobalah untuk membuka diri terhadap bantuan dari orang lain dan pelajarilah sesuatu hal baru.    Merasa Takut Jika Anda selalu merasa takut akan kegagalan, maka Anda tidak akan pernah mencoba suatu hal baru. Kegagalan merupakan hal yang normal terjadi saat Anda baru pertama kali melakukan sesuatu. Akan tetapi, bila Anda tidak pernah mencoba, maka Anda pun tidak akan pernah dapat mempelajari suatu hal baru dan menjadi lebih baik.   Merasa Kurang Percaya Diri Rasa kurang percaya diri biasanya timbul bersamaan dengan rasa takut akan gagal. Jika Anda selalu yakin bahwa diri Anda akan gagal dan tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk melakukan sesuatu, maka Anda tidak akan pernah belajar dan bertambah dewasa.  Percaya pada diri Anda sendiri, bahkan di saat Anda melakukan suatu kesalahan akan membuat Anda dapat mempelajari hal baru dan bertumbuh serta menjadi semakin maju. Hal ini akan membuat Anda menjadi orang yang lebih cerdas, yang memiliki banyak pengetahuan dalam berbagai bidang.   Menciptakan Suatu Batasan Walaupun Anda memang memiliki beberapa batasan dalam kehidupan misalnya dalam hal keuangan atau kemampuan, akan tetapi bila Anda menciptakan suatu batasan palsu pada diri Anda sendiri, maka Anda akan menghambat kecerdasan Anda dan kemampuan Anda untuk mempelajari suatu hal baru, yang tidak hanya dapat menghambat Anda mencoba sesuatu yang baru untuk menjadi lebih baik tetapi juga dapat menghambat kesuksesan Anda.   Sering Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Mengkonsumsi minuman beralkohol dapat menghambat kecerdasan dan kemampuan Anda untuk membuat suatu keputusan. Walaupun sesekali mengkonsumsi minuman beralkohol tidak berbahaya akan tetapi tetap saja dapat membunuh beberapa sel otam Anda, yang dapat membuat Anda sulit mempelajari suatu hal baru. Jadi jangan terlalu sering dan terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol.     Sumber: lifezap