Your browser does not support JavaScript!
 14 Apr 2021    10:00 WIB
5 Alasan Mengapa Kencan Penting Bagi Kelangsungan Hubungan Anda dan Pasangan
Saat Anda dan pasangan disibukkan oleh berbagai hal seperti pekerjaan, sekolah, atau anak; Anda dan pasangan mungkin mulai jatuh ke dalam suatu rutinitias yang membuat hubungan Anda dan pasangan menjadi semakin jauh. Ingatlah apapun kesibukkan Anda, hubungan Anda dan pasangan merupakan prioritas utama dalam kehidupan Anda. Di bawah ini terdapat beberapa alasan mengapa kencan tetap merupakan hal yang penting walaupun Anda dan pasangan telah menikah atau telah berhubungan cukup lama. 1. Hubungan Anda dan Pasangan Merupakan Prioritas Hubungan Anda dan pasangan merupakan prioritas utama Anda. Kesuksesan dalam pekerjaan memang penting, akan tetapi hubungan Anda dan pasangan merupakan hal utama dalam kehidupan Anda. Berbagai kesibukkan Anda, mulai dari hobi, pekerjaan, dan anak dapat membuat waktu berduaan dengan pasangan menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, kencan merupakan hal yang penting, yang dapat menandakan bahwa Anda tetap mengutamakan hubungan Anda dan pasangan.   2. Membuat Anda Tetap Ingin Menjaga Penampilan Waktu berkencan dapat menjadi salah satu cara yang dapat membantu mengingatkan Anda untuk tetap tampil menarik dan menjaga penampilan Anda. Anda tentunya ingin membuat pasangan Anda terkesan.   3. Menjaga Rasa Cinta Anda Pada Pasangan Kencan merupakan suatu hal penting dalam suatu hubungan, tidak perduli betapa sibuknya Anda dan pasangan. Kencan dapat menjadi salah satu cara untuk menyegarkan kembali hubungan Anda dan pasangan sehingga percikan cinta di antara Anda dan pasangan pun tidak pernah padam.   4. Beristirahat dari Rutinitas Kadangkala, baik Anda dan pasangan juga memerlukan waktu untuk beristirahat sejenak dari berbagai kesibukan dan rutinitas serta tanggung jawab harian Anda. Berlibur berdua bersama pasangan Anda dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi stress dan menjaga hubungan Anda dan pasangan tetap kuat.   5. Bersenang-senang Bersama Pasangan Kegagalan dalam suatu hubungan sebagian besar disebabkan oleh karena kedua pasangan menjadi semakin jauh dan tidak lagi memiliki kesamaan apapun. Saat berkencan, Anda dan pasangan dapat menghabiskan waktu bersama untuk bersenang-senang dan melupakan berbagai kesibukan.   Baca juga: Mau Tampil Maksimal Saat Kencan Pertama? Ikuti Cara Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter   Sumber: womanitely
 01 Apr 2021    10:00 WIB
Apakah Berbohong Justru Dapat Memperkuat Hubungan Anda Dengan Si Dia?
Semua orang tentunya telah mengetahui bahwa berbohong merupakan suatu hal yang buruk, bahkan sejak zaman dahulu kala. Berbohong dapat menghancurkan rasa percaya seseorang. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menemukan bahwa "berbohong demi kebaikan" mungkin justru merupakan hal yang baik, yang dapat membantu memperkuat hubungan seseorang dengan orang lainnya. Tetapi, benarkah hal yang sama juga berlaku bagi hubungan asmara?   Baca juga: Kapan Boleh Berbohong Dalam Suatu Hubungan Asmara?   Banyak ahli menyetujui bahwa berbohong demi kebaikan, misalnya untuk menjaga agar perasaan pasangan Anda tidak terluka bukan merupakan suatu kesalahan. Misalnya saat si dia bertanya "apakah aku terlihat gendut?", maka menjawab dengan jujur mungkin dapat menyakiti perasaan pasangan Anda tersebut dan membuatnya menjadi defensif, yang pada akhirnya akan menyebabkan timbulnya pertengkaran. Walaupun kejujuran memang lebih baik, akan tetapi terdapat beberapa hal yang memang sebaiknya tidak pernah dikatakan. Pertanyaannya adalah apakah Anda berbohong untuk melindungi diri Anda sendiri atau pasangan Anda. Akan tetapi, bukan berarti berbohong itu selalu dapat dibenarkan. Para ahli setuju bahwa seseorang sebaiknya tidak pernah berbohong mengenai berbagai masalah yang lebih besar seperti masalah uang, kecanduan, masa lalu pernikahan, dan riwayat kriminal. Menurut seorang psikolog, Anda juga sebaiknya tidak berbohong mengenai berbagai hal yang dapat membuat pasangan Anda merasa malu atau dimarahi atau dikritik, misalnya saat ia akan pergi keluar dengan mengenakan suatu busana yang memalukan atau norak. Perlu diingat bahwa sesuatu yang Anda anggap sebagai sebuah "kebohongan kecil" belum tentu juga merupakan kebohongan kecil bagi orang lain atau pasangan Anda. Seiring dengan berlalunya waktu, semua "kebohongan kecil" yang Anda katakana akan menumpuk dan membuat pasangan Anda mengetahuinya. Jika berbohong menjadi kebiasaan Anda, maka hal ini mungkin dapat berdampak buruk bagi hubungan asmara Anda dengan pasangan dan merusak rasa percaya di antara Anda dan pasangan. Apa yang harus dilakukan bila pasangan Anda memergoki kebohongan kecil Anda? Beritahukanlah mengapa Anda melakukannya, tetapi jangan menuduh atau "menyerang" pasangan Anda. Dengan demikian, pasangan Anda pun mengetahui bahwa Anda memang masih ingin bersamanya.   Sumber: stylecaster
 30 Mar 2021    10:00 WIB
8 Hal yang Harus Diperhatikan Pria Saat Mencari Pasangan Hidup
  1.     Apakah Ia Mandiri? Setiap pria tentunya ingin memiliki pasangan yang mampu mengurus dirinya sendiri, tetapi tetap bersikap manja pada waktu-waktu tertentu. Akan tetapi, bila ia tampaknya tidak dapat melakukan berbagai hal tanpa Anda, maka Anda lama-kelamaan dapat merasa lelah dan kewalahan. Kemandirian juga merupakan salah satu kunci memiliki hubungan yang bahagia selain dari memiliki komunikasi yang baik, baik bagi pria maupun wanita.   2.     Apakah Ia Cerdas? Memiliki pasangan dengan tingkat kecerdasan yang sama akan memudahkan Anda dalam menjalin komunikasi satu sama lain. Anda dapat membicarakan berbagai hal dengannya tanpa perlu menjelaskan segala sesuatunya dari awal. Akan tetapi, hal ini bukan berarti bahwa ia harus mengetahui segala sesuatu. Seorang wanita yang cerdas dapat membuat Anda selalu terkejut akan apa yang diketahuinya dan membuat Anda tidak pernah merasa bosan.   3.     Apakah Ia Menghargai Anda? Salah satu hal penting lainnya dalam hubungan adalah apakah pasangan Anda menghargai Anda. Anda harus memiliki pasangan yang dapat menghargai Anda, sehingga Anda tidak perlu selalu bertanya-tanya pada diri Anda sendiri mengapa ia ingin bersama dengan Anda. Salah satu contohnya adalah saat Anda bertengkar dengannya, apakah ia memberikan kesempatan pada Anda untuk berbicara dan apakah ia mendengarkan apa yang Anda bicarakan. Ia pun akan selalu berusaha untuk tidak bertengkar di depan umum dan berusaha melihat segala sesuatu dari sudut pandang Anda (tentunya Anda pun harus melakukan hal yang sama). Kunci dalam suatu hubungan selain komunikasi adalah saling menghormati.   4.     Apakah Ia Memberikan Anda Waktu Pribadi? Setiap orang, baik pria maupun wanita pasti ingin memiliki waktu pribadinya masing-masing. Anda mungkin sedang ingin bermain video games, sedangkan pasangan Anda mungkin sedang ingin menonton serial drama Korea yang sedang populer saat ini.   5.     Apakah Ia Sering Mengambek Tanpa Alasan yang Jelas? Pertengkaran dalam suatu hubungan merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari karena menyatukan dua orang yang berbeda; dengan sifat, keinginan, dan sudut pandang yang berbeda bukanlah suatu hal yang mudah. Akan tetapi, terus mengambek dan memaksa pasangan Anda untuk berubah bukanlah jawaban yang tepat. Seorang wanita harus tahu kapan ia harus marah dan kapan ia harus menerima. Demikian pula para pria harus mengetahui apa yang harus dilakukan agar pasangan Anda tidak marah. Memberikan kabar padanya bahwa Anda akan pulang terlambat tentunya akan jauh lebih mudah daripada harus mendengarkannya marah-marah saat Anda pulang.   6.     Apakah Ia Rukun Bersama Keluarga dan Teman Anda? Seorang pasangan yang baik akan berusaha untuk mengenal orang-orang di sekitar Anda, baik keluarga maupun teman-teman Anda. Selain itu, teman-teman Anda pun tidak akan merasa keberatan bila pasangan Anda datang untuk bergabung dengan mereka.   7.     Apakah Ia Benar-benar Mencintai Anda? Jika Anda berhasil menemukan seorang wanita yang benar-benar mencintai Anda apa adanya, maka jangan pernah lepaskan wanita tersebut. Walaupun sulit, ia akan berusaha untuk menerima semua sifat Anda, baik sifat baik maupun buruk, karena memang tidak ada orang yang sempurna di dunia ini.   8.     Apakah Ia Membuat Anda Ingin Menjadi Seorang Pria yang Lebih Baik? Setiap pria yang memiliki pasangan yang baik pasti akan berusaha untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi untuk pasangannya tersebut. Ia tidak perlu mengatakan atau melakukan sesuatu untuk membuat Anda ingin memberikan atau melakukan sesuatu hal yang terbaik untuknya. Anda melakukan hal tersebut karena Anda mencintainya.     Sumber: askmen
 29 Mar 2021    18:00 WIB
Ketahui Kepribadian Si Dia dari Posisi Bercinta Favoritnya…
Tahukah Anda bahwa posisi favorit Anda saat bercinta bukan hanya dapat membuat Anda mencapai kenikmatan dan kepuasan tertinggi tetapi juga dapat menunjukkan siapa diri Anda yang sebenarnya? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa posisi bercinta yang sering menjadi posisi favorit para pria dan apa hubungannya dengan kepribadian mereka.   Missionari Missionari merupakan posisi dasar dalam bercinta. Walaupun posisi ini merupakan posisi klasik saat bercinta, akan tetapi pria yang menyukai posisi ini biasanya merupakan pria yang sedikit insecure atau pria yang butuh diyakinkan dengan melihat reaksi pasangannya saat bercinta dengannya. Selain itu, Anda mungkin merupakan seorang pria yang senang untuk memiliki kontrol saat berhubungan intim. Memang benar bahwa missionari merupakan posisi yang romantis, tetapi tidak terlalu penuh dengan "petualangan".   Baca juga: 11 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Orgasme   Doggy Style Pria penyuka doggy style biasanya merupakan seorang pria yang mengikuti instingnya sebagai "raja hutan", tetapi juga menunjukkan bahwa ia merupakan seorang pria yang takut akan keintiman dan secara umum tidak romantis.   Woman On Top Keuntungan dari posisi ini adalah ada banyak cara untuk melakukannya, terserah pada pasangan Anda. Pria yang menyukai posisi ini biasanya sangat ingin membuat pasangannya merasa puas. Akan tetapi, pastikan Anda tidak selalu menggunakan posisi ini saat bercinta.   Spooning Spooning merupakan posisi bercinta yang paling intim, yang biasanya dilakukan oleh pria yang berhati lembut. Pria yang menyukai posisi ini bukanlah seorang pria yang "lembek", ia justru merupakan seorang pria yang penuh dengan kasih sayang dan selalu ingin menyenangkan pasangannya.   Standing Anda dapat melakukan posisi bercinta yang satu ini, kecuali di atas ranjang. Oleh karena itu, pria yang menyukai posisi ini merupakan pria yang suka bertualang dan sering merasa bergairah karena adanya pikiran "nakal". Pria penyuka posisi ini merupakan seorang pria "nakal", yang akan merasa senang saat terpergok dan ingin selalu bersenang-senang tanpa memikirkan akibatnya di kemudian hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 23 Mar 2021    10:00 WIB
Mengapa Menjadi Pendengar yang Aktif Dapat Menyelamatkan Hubungan Asmara Anda?
Hal terpenting dalam suatu hubungan adalah komunikasi, jadi bila Anda dan pasangan tidak memiliki komunikasi yang baik, maka kedua belah pihak dapat merasa frustasi, cemas, dan kesepian. Jika Anda merasa Anda dan pasangan telah mulai menjauh, maka mungkin sekarang merupakan saat yang tepat untuk mulai menjadi pendengar yang aktif. Jadi apa itu sebenarnya pendengar yang aktif? Menjadi seorang pendengar yang aktif adalah menjadi seseorang yang benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Bagaimana cara melakukannya? Di bawah ini terdapat beberapa cara untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan apa yang sedang dikatakan oleh orang lain pada Anda, yaitu: Menggunakan suara non verbal atau gerakan untuk menunjukkan bahwa Anda sedang mendengarkannya, sambil tetap membiarkan orang tersebut berbicara Mengulangi apa yang ia katakan untuk menunjukkan padanya bahwa Anda telah benar-benar mengerti dan tidak salah paham tentang apa yang dimaksud oleh orang tersebut Menanyakan suatu pertanyaan terbuka dan tidak memberikan suatu pernyataan atau nasehat Mengesampingkan kepercayaan, prinsip, pemikiran, pandangan, dan perasaan Anda untuk benar-benar memahami bagaimana keadaan emosi orang yang sedang berbicara dengan Anda Bila keadaan mendukung, Anda juga dapat menerima dan menyetujui perasaan orang tersebut   Mengapa Mendengarkan Orang Lain Penting? Setiap manusia cenderung untuk selalu disibukkan dengan pikiran dan perasaannya sendiri sehingga saat ada seseorang yang berbicara dengan Anda sangatlah mudah bagi Anda untuk teralihkan dan tidak lagi mendengarkan dengan benar apa sebenarnya yang sedang dikatakan oleh orang tersebut. Bukannya mendengarkan, Anda mungkin akan teralihkan oleh berbagai hal yang sedang terjadi di sekitar Anda atau teralihkan oleh berbagai hal lainnya atau bahkan oleh kata-kata yang akan Anda katakan pada orang tersebut. Hal ini tentu saja dapat merusak hubungan asmara Anda dengan si dia karena mendengarkan merupakan bagian penting dari proses komunikasi antara Anda dengan si dia. Mendengarkan pasangan Anda secara aktif dapat membantu mengurangi terjadinya kesalahpahaman, menciptakan suatu lingkungan yang aman untuk saling memberitahu perasaan masing-masing, dan membantu Anda dan pasangan untuk saling mengerti. Saat pasangan Anda datang kepada Anda untuk menceritakan permasalahan yang sedang dihadapinya, maka merupakan suatu hal yang wajar bila Anda ingin membantunya menemukan jalan keluar dan memberikan berbagai nasehat, akan tetapi kadangkala apa yang ia butuhkan bukanlah nasehat dari Anda, tetapi seseorang untuk mendengarkannya sehingga ia pun merasa lebih baik. Jadi, mendengarkan tidak selalu merupakan jalan bagi Anda dan pasangan untuk menemukan suatu jalan keluar tetapi untuk menciptakan suatu tempat "aman" di mana Anda dan pasangan dapat berbicara terus. Sumber: sheknows   Baca Juga: 5-hal-yang-dapat-menyelamatkan-hubungan-anda-dan-pasangan-dari-kebosanan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 19 Mar 2021    10:00 WIB
Kenapa Saya Ditinggal Pasangan Saya?
Saat Anda jatuh cinta pada seseorang, Anda tentu ingin selalu bersama dengannya apapun yang terjadi. Akan tetapi, pada beberapa orang, pria khususnya, mereka dapat meninggalkan wanita yang dicintainya karena berbagai alasan. Di bawah ini Anda dapat melihat 6 alasan mengapa seorang pria meninggalkan wanita yang sebenarnya sangat dicintainya.   1.      Seks Kadangkala, suatu hubungan asmara yang tampaknya baik-baik saja dapat berakhir hanya karena seks. Bila salah satu atau kedua belah pihak merasa bahwa hubungan seks yang diperolehnya dari pasangannya tidak sehebat yang diharapkannya, maka ia mungkin akan memutuskan untuk meninggalkan pasangannya tersebut, walaupun sebenarnya ia sangat menyukainya.   2.      Ia Ingin Berhubungan Intim Dengan Orang Lain Mungkin kehidupan seksual Anda dan pasangan baik-baik saja. Akan tetapi, ia mungkin ingin mencoba melakukannya bersama dengan orang lain. Mengapa demikian? Hingga saat ini, para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti mengapa seorang pria selalu berkeinginan untuk berhubungan seks dengan wanita lain, walaupun sebenarnya ia mencintai pasangannya saat ini.   3.      Temannya Tidak Menyukai Anda Tahukah Anda bahwa teman-temannya ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan asmara Anda dengannya? Bila pasangan Anda merupakan seseorang yang mudah dipengaruhi, maka ia pun mungkin akan merasa bahwa apa yang dikatakan oleh temannya, misalnya saat temannya mengatakan bahwa ia bisa memperoleh pasangan yang lebih baik dari Anda, adalah benar.   Baca juga: 6 Cara Sederhana Untuk Membuat Si Dia Tetap Tertarik Pada Anda   4.      Ibunya Tidak Menyukai Anda Salah satu hal yang dapat membuat seorang pria meninggalkan wanita yang dicintainya adalah karena ibunya tidak menyukai pilihannya tersebut. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam bersikap dan berkata-kata saat Anda bertemu dengan orang tuanya nanti, karena hal ini mungkin akan menentukan masa depan hubungan asmara Anda dengan si dia.   5.      Atasannya Memaksa Ia Untuk Melakukannya Bagi beberapa orang pria, karirnya merupakan segalanya baginya. Jadi, bila ia harus memilih di antara Anda dan karirnya, maka ia pun akan langsung menjatuhkan pilihannya pada pekerjaannya tersebut. Akan lebih baik bagi Anda bila Anda tidak berhubungan dengan pria jenis ini.   6.      Ia Tidak Dapat Menjalin Hubungan Asmara Jarak Jauh Tidak semua orang dikaruniai kemampuan untuk menjalin hubungan asmara jarak jauh. Oleh karena itu, bila pasangan Anda tampaknya merupakan seseorang yang sulit menjalin hubungan jarak jauh, akan lebih baik bila Anda mengikutinya pindah atau bila hal tersebut tidak memungkinkan, berpisah mungkin adalah jalan yang terbaik bagi Anda dan pasangan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealthmag
 17 Mar 2021    10:00 WIB
7 Hal yang Dapat Anda Pelajari dari Kegagalan Hubungan Anda di Masa Lalu
1. Semua Orang Butuh Waktu Pribadi Banyak orang mengira bahwa cinta sejati berarti Anda dan pasangan Anda harus menghabiskan 24 jam bersama setiap harinya. Hal ini hanya akan membuat Anda kehilangan identitas Anda. Ingatlah bahwa setiap orang membutuhkan waktu pribadi bagi dirinya sendiri dan untuk melakukan berbagai hal yang disukainya. 2. Nafsu Hanyalah Sementara Saat Anda jatuh cinta pada seseorang, maka Anda akan merasa sangat bahagia, Anda akan berusaha untuk membuatnya bahagia dan selalu ingin terlihat cantik di hadapannya serta terus ingin mengobrol dengannya hingga pagi. Akan tetapi, masa ini pun akan berlalu. Cinta adalah suatu masa di mana Anda dan pasangan harus sudah siap untuk menghadapi kebahagiaan dan kesedihan bersama-sama. Rasa cinta Anda baru akan benar-benar bertumbuh saat Anda telah dapat menerima berbagai hal yang baik dan buruk dalam diri pasangan Anda. 3. Dia Bukanlah Milik Anda Tidak perduli berapa lama Anda dan pasangan telah hidup bersama, Anda harus tahu bahwa pasangan Anda bukanlah barang kepunyaan Anda. Pasangan yang benar-benar saling mencintai akan selalu mengingat hal ini dan menghormati pasangannya. Jangan coba untuk mengendalikan setiap hal yang dilakukan oleh pasangan Anda. Kepercayaan merupakan salah satu hal penting yang diperlukan untuk menjaga kelanggengan hubungan Anda dan pasangan. 4. Tidak Ada Orang yang Sempurna Pasangan Anda memang seharusnya merupakan seseorang yang dapat membantu membuat hidup Anda lebih lengkap dan lebih baik. Akan tetapi, ingatlah bahwa tidak ada orang yang sempurna, termasuk pasangan Anda. Pasangan Anda mungkin tidak dapat melakukan berbagai hal sesuai dengan harapan Anda. 5. Jangan Coba Mengubah Pasangan Anda Anda mungkin dapat mengubah berbagai hal di dunia ini, akan tetapi mengubah pasangan Anda mungkin merupakan salah satu hal yang mustahil. Mengubah prinsip dan kebiasaan seseorang merupakan suatu hal yang sangat sulit. Anda hanya dapat memberitahukan pada pasangan Anda apa yang benar dan mendukungnya saat ia bertekad untuk berubah. Sebagian besar orang cenderung bersikap defensif saat ada orang lain yang sangat tidak menyukai hal yang dilakukannya. Oleh karena itu, cobalah untuk mengubah reaksi Anda saat pasangan Anda melakukan hal yang tidak Anda sukai. 6. Atasi Rasa Khawatir di Dalam Diri Anda Sikap dan perilaku Anda dalam suatu hubungan dapat merupakan suatu cerminan dari rasa takut dan cemas di dalam diri Anda, yang mungkin tidak Anda sadari. Jika Anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan pasangan Anda, Anda harus memulainya dengan menyembuhkan ketakutan dan masalah di dalam diri Anda. Mulailah dengan lebih mencintainya diri Anda sendiri, maka Anda pun dapat membagikan rasa cinta Anda pada orang lain. 7. Belajarlah Untuk Melepaskan Semua orang tentunya pernah mengalami hal buruk dalam hubungan yang membuat mereka harus mengakhiri hubungannya tersebut. Anda mungkin baru menyadari bahwa hubungan Anda tersebut hanya menghabiskan waktu dan tenaga Anda yang berharga. Hubungan yang tidak sehat hanya akan membuat Anda merasa tidak bahagia. Oleh karena itu, Anda pun perlu belajar untuk melepaskan jika memang itu yang terbaik bagi Anda.   Sumber: womanitely
 16 Mar 2021    18:00 WIB
8 Hal yang Dikira Wanita Tampak Seksi Bagi Pria, Walaupun Sebenarnya Tidak
1.      Berbicara Seperti Bayi Berbicara seperti bayi untuk tampak lebih imut di hadapan seorang pria, mungkin justru memberikan efek yang berbeda. Si dia mungkin akan kehilangan minatnya terhadap Anda karena hal tersebut akan membuatnya teringat pada bayi, sesuatu hal yang mungkin tidak ingin dipikirkannya saat ini karena ia belum mengajak Anda untuk menikah.   2.      Menggunakan Banyak Parfum Takut si dia mencium aroma tidak sedap dari tubuh Anda? Menggunakan parfum untuk mencegah terciumnya bau badan yang kurang sedap memang dapat membantu Anda, akan tetapi menggunakan terlalu banyak parfum dapat membuatnya justru tidak ingin berada di dekat Anda. Selain itu, beberapa orang pria justru lebih menyukai bau badan Anda yang sebenarnya daripada parfum.   3.      Memonyongkan Bibir Banyak wanita yang suka memfoto dirinya sendiri alias selfie memonyongkan bibirnya untuk membuat para pria merasa lebih tertarik, akan tetapi tahukah Anda bahwa sebagian besar pria justru tidak menyukai pose ini?   4.      Menggunakan Sepatu yang Tidak Nyaman Menggunakan sandal atau sepatu berhak tinggi memang dapat membuat seorang wanita tampak lebih seksi, akan tetapi bila Anda tampak tidak nyaman atau "tersiksa" atau sulit berjalan selama menggunakannya, maka pria tidak akan merasa Anda lebih seksi.   5.      Menggodanya Dengan Kata-kata "Nakal" Memberitahunya apa yang akan Anda lakukan padanya di kamar tidur tentunya memang dapat membuat si dia merasa bergairah, akan tetapi efek sebaliknya justru akan terjadi bila Anda mengatakan hal tersebut di depan anggota keluarganya. Selain berdampak buruk pada citra Anda di hadapan keluarganya, hal ini juga dapat membuat Anda mendapatkan poin minus dalam pandangan pasangan Anda.   6.      Menggunakan Glitter Para pria mungkin senang melihat tubuh seorang wanita berkerlap-kerlip, akan tetapi berjalan berdampingan dengan seorang wanita yang menggunakan gliter tidak membuat seorang pria nyaman karena glitter tersebut akan menempel pada baju, tubuh, dan rambut si dia.   7.      Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Untuk Membuatnya Kagum Anda tidak perlu mengikuti kebiasaan minum pasangan Anda hanya untuk membuatnya kagum, terutama bila Anda tidak memiliki toleransi yang baik terhadap alkohol. Apapun minuman yang Anda pesan; anggur, soda, atau bahkan air putih pun; dapat membuat Anda tampak lebih seksi bila Anda melakukannya dengan percaya diri.   8.      Meniru Gerakan di Dalam Film Porno Ingin terlihat seksi seperti para bintang film porno? Anda tidak perlu melakukan semua gerakan berlebihan atau aneh yang Anda lihat di dalam film porno. Hal ini tidak akan membuat Anda terlihat lebih seksi di hadapan pasangan Anda.   Sumber: womenshealthmag
 01 Mar 2021    14:00 WIB
7 Tips Untuk Membantu Anda Melanjutkan Hidup Setelah Dikhianati
Sembuh dari luka akibat dikhianati oleh seseorang yang Anda cintai mungkin bukan merupakan hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Hal terpenting yang diperlukan adalah kesabaran untuk menghadapi semua rasa marah dan sedih yang Anda rasakan saat mengetahui bahwa Anda telah dikhianati. Pengkhianatan tidak hanya dapat membuat Anda merasa sedih dan marah, tetapi juga dapat mempengaruhi rasa percaya diri Anda dan membuat Anda mengalami depresi. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda sembuh dari luka akibat pengkhianatan tersebut. 1. Beritahu Dia Apa yang Anda Rasakan Salah satu langkah terpenting untuk sembuh dari pengkhianatan adalah dengan memberitahunya tentang rasa sakit Anda dan perasaan Anda. Jelaskan padanya bahwa ia telah menyakiti Anda dan Anda sekarang ini sedang mengalami kesulitan. Cobalah untuk mengendalikan perasaan Anda dan juga perilaku serta sikap Anda. Anda tentunya ingin agar orang yang mengkhianati Anda tahu apa kesalahan mereka dan bertanggung jawab. 2. Terimalah Semua Emosi yang Berkecambuk di Dalam Diri Anda Pengkhianatan seringkali membuat berbagai perasaan negatif muncul dalam diri seseorang, mulai dari rasa marah, bingung, sedih, dan sebagainya. Akan tetapi, Anda perlu menerima semua perasaan ini. Jika Anda tahu apa yang Anda rasakan maka Anda tentunya memiliki lebih banyak kesempatan untuk berpikir ulang dan melepaskan diri dari permasalahan tersebut. 3. Tenangkan Diri Jangan menangis dan jangan menghindari komunikasi dengan orang lain. Tentu saja Anda mungkin membutuhkan waktu untuk menyendiri dan berduka sebelum kembali melanjutkan hidup Anda. Hal ini dapat membantu Anda menjernihkan pikiran Anda dan membantu menenangkan diri Anda. 4. Tingkatkan Rasa Percaya Diri Rasa percaya diri merupakan salah satu hal yang paling Anda butuhkan untuk kembali melanjutkan hidup setelah dikhianati. Terus ingatkan diri Anda mengenai betapa istimewanya diri Anda. Fokuskan pikiran dan perhatian Anda pada berbagai hal positif dan pencapaian yang telah Anda peroleh. 5. Lakukanlah Berbagai Hal yang Anda Sukai Anda harus mencoba untuk menggantikan kesedihan Anda dengan berbagai perasaan positif. Ciptakanlah suasana positif di sekitar diri Anda untuk menghilangkan berbagai pikiran dan perasaan negatif dengan melakukan berbagai hal yang Anda sukai. Menonton film komedi atau berpergian bersama teman-teman atau keluarga Anda dapat membantu. Hal ini dapat membantu mengalihkan pikiran Anda dari berbagai hal negatif. 6. Kendalikan Amarah Anda Kemarahan merupakan salah satu pembunuh kesehatan fisik dan mental Anda. Rasa marah juga dapat mencuri rasa bahagia di dalam diri Anda dan membuat Anda terus berpikir negatif. Menyimpan dendam dan kemarahan hanya akan melukai diri Anda sendiri. Cobalah untuk mengendalikan amarah Anda dan urungkan niat Anda untuk membalas dendam. Hal ini dapat membantu Anda terhindar dari melakukan berbagai hal bodoh yang akan Anda sesali nantinya. 7. Memaafkan Memaafkan merupakan bagian penting dari proses pertumbuhan emosi. Langkah sulit ini dapat membantu Anda kembali melanjutkan hidup dan menjauhkan Anda dari rasa benci dan amarah. Memaafkan bukan berarti kalah. Sumber: womanitely
 11 Feb 2021    19:00 WIB
5 Tanda Kamu Lelah Hati
Sudah ngambil cuti berhari-hari tapi masih merasa lelah sekali? Padahal weekday mu tak begitu menghabiskan energi, tapi kenapa masih merasa sangat lelah? Rasa lelah itu hal wajar, terlebih kalau kamu sedang banyak kegiatan yang menuntut aktivitas fisik. Tapi, lelah itu tidak selamanya fisik lho. Ada kalanya yang lelah itu hatimu. Hal itulah yang membuatmu tetap merasa lelah meski kamu tidak melakukan sesuatu yang berat dan menguras tenaga. Berikut ini lima tanda kamu sudah lelah hati. Kamu gampang tersinggung karena hal sederhana Belakangan emosimu mudah sekali tersulut hanya karena hal-hal kecil yang kamu dengar dan kamu lihat. Contohnya seperti temanmu pergi makan siang sendirian, tapi kamu merasa ditinggalkan. Padahal mungkin kamu sedang sibuk dan temanmu tidak enak mengganggu. Pola tidur berantakan, sudah memejam mata tapi tidak terlelap juga Rasa lelah itu mulai mengganggu ritme tidurmu. Bila yang lelah adalah fisik, kamu akan segera lelap begitu tubuhmu menyentuh Kasur dan bantal. Tapi yang ini beda! Kamu perlu menghabiskan waktu berjam-jam berbaring tapi tidak terlelap juga. Merasa sangat lelah padahal aktivitas biasa saja Tanda inilah yang paling jelas dan mudah dilihat. Bila capekmu itu akibat lembur seminggu, mengurus acara kantor yang membuatmu mondar-mandir ke sana kemari selama berhari-hari, itu hal yang wajar. Tapi sesibuk apa aktivitasmu belakangan? Apakah hanya duduk seperti biasa dan pulang kantor di jam normal? Nah kalau begitu, kenapa kamu merasa kelelahan? Benci situasi saat ini, tapi tak bisa melakukan apa-apa Kamu membenci situasi yang kamu hadapi saat ini, namun kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan untuk keluar dari situasi itu. Kalaupun ada, kamu tidak berani untuk mengambil keputusan. Setiap bangun pagi kamu bertanya-tanya "Aku harus begini lagi? Sampai kapan?" Kamu mulai mempertanyakan hidupmu setiap pagi, saat bangun tidur. Kegiatan yang sudah kamu lakukan sejak dulu, mendadak kehilangan esensinya di matamu. Hubungan yang kamu jalani bertahun-tahun, mendadak serba buram di matamu. Kamu mulai bertanya-tanya apa yang sebenarnya kamu lakukan, apa yang kamu inginkan, sampai kapan akan terus begini, dan apakah memang harus tetap begini? Yuk, coba berkomunikasi lebih baik lagi dengan hati. Mari mulai mencari solusi untuk situasi yang dihadapi. Entah itu pekerjaan-pekerjaan yang menyita tenaga, ataupun relasi-relasi lain yang membebani. Mungkin kamu hanya butuh sedikit liburan, atau mungkin memang kamu harus benar-benar melepaskan. Baca juga: Stres Bisa Memicu Nafsu Makan Berlebihan Lho! Sumber: Hipwee