Your browser does not support JavaScript!
 01 Mar 2019    11:00 WIB
Takut Pada Lubang Kecil? Anda Mungkin Menderita Fobia!
Takut atau merinding saat melihat lubang-lubang kecil seperti pada pori-pori kulit? Anda mungkin menderita suatu jenis fobia! Tripofobia merupakan suatu keadaan di mana seseorang merasa takut berlebihan saat melihat lubang-lubang kecil pada suatu area asimetris (batas tidak beraturan). Penderita tripofobia biasanya tidak menyadari bahwa mereka memiliki fobia tersebut. Penderita biasanya merasa takut, merinding, gatal, atau tidak nyaman saat melihat lubang-lubang kecil seperti sarang lebah, jamur, biji bunga teratai, gelembung, atau bahkan terumbu karang. Sebagian besar penderita tripofobia akan mulai merasa tidak nyaman, aneh, merinding, dan bahkan gatal di seluruh tubuh saat mereka melihat lubang-lubang kecil. Saat melihat lubang kecil pada pori-pori kulit, penderita juga dapat menjadi sangat stress karena mereka yakin bahwa lubang tersebut akan melebar dan menjadi lebih besar. Pada beberapa kasus, penderita tripofobia dapat menjadi sangat ketakutan saat digigit oleh serangga karena mereka percaya bahwa lubang bekas gigitan serangga tersebut akan membesar. Pihak American Psychiatric Associations serta Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders tidak mengakui kondisi tersebut sebagai fobia yang sesungguhnya. Menurut para ahli di bidang psikologi, gejala yang ditemukan pada penderita terjadi akibat rasa takut terhadap suatu penyakit tertentu yang tidak disadari oleh penderita, misalnya saat seseorang sakit cacar air, maka akan timbul suatu bintik-bintik kecil pada kulit yang dianggap sangat menjijikan.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang .   Sumber: cbsnews
 25 Feb 2019    08:00 WIB
Kupas Tuntas Kepribadian Ganda
Gangguan kepribadian disosiatif (DID) atau yang lebih dikenal dengan kepribadian ganda diduga terjadi akibat adanya trauma berat di masa kanak-kanak. Trauma biasanya berupa kekerasan fisik atau emosional atau seksual berulang yang cukup parah.   Apa Sebenarnya D.I.D itu? Sebagian besar manusia di dunia sebenarnya pernah mengalami disosiasi ringan, misalnya saat melamun atau membayangkan sesuatu yang membuat orang tersebut terhanyut dari berbagai kegiatan yang sedang dilakukannya. Akan tetapi, pada DID, disosiasi ini biasanya lebih parah. Keadaan ini membuat penderita tidak dapat menghubungkan pikiran, ingatan, perasaan, tindakan, atau identitasnya sendiri. Para ahli menduga bahwa DID terjadi akibat penderita mengalami suatu trauma. Jadi, DID sebenarnya merupakan suatu mekanisme yang dilakukan oleh penderita untuk bertahan atau melindungi dirinya dari berbagai situasi atau pengalaman yang penuh dengan kekerasan, traumatis, atau menyakitkan.   Apa Saja Gejala dari D.I.D? Karakteristik DID adalah adanya 2 atau lebih kepribadian yang berbeda yang terus mempengaruhi perilaku seseorang. Penderita biasanya juga mengalami gangguan ingatan yang tampaknya terlalu parah untuk disebut sebagai lupa. Dengan kata lain, penderita biasanya tidak dapat mengingat tindakan atau perilakunya saat dirinya "dikuasai" oleh kepribadian yang lain. Selain itu, penderita mungkin juga memiliki ingatan yang berbeda, tergantung pada kepribadiannya saat itu. Kepribadian lainnya biasanya memiliki umur, jenis kelamin, atau rasnya sendiri. Kesemua kepribadian tersebut memiliki postur, bahasa tubuh, dan gaya berjalan yang berbeda. kepribadian ini tidak hanya berupa manusia tetapi juga dapat berupa hewan. Pergantian di antara berbagai kepribadian tersebut dapat berlangsung selama beberapa detik, menit, atau bahkan hari. Saat dihipnotis, kepribadian lain yang dimiliki oleh penderita dapat menjadi sangat responsif terhadap berbagai permintaan terapis. Selain berbagai hal di atas, penderita DID biasanya juga mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu: Depresi Perubahan mood Kecenderungan untuk bunuh diri Gangguan tidur seperti insomnia, terror malam, dan berjalan saat tidur Mengalami gangguan cemas, serangan panik, dan fobia (mengalami flashback karena bereaksi terhadap stimulus atau pemicu) Menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang Kejang dan melakukan gerakan ritual (gerakan yang sama berulang kali) Mengalami berbagai gejala seperti psikosis seperti halusinasi dengar dan halusinasi penglihatan Mengalami gangguan makan Gejala lainnya yang mungkin dialami oleh seorang penderita DID adalah nyeri kepala, hilang ingatan, merasa waktunya hilang, merasa seperti kesurupan, dan merasa berada di luar tubuhnya. Beberapa penderita juga cenderung membunuh dirinya sendiri, mensabotase dirinya sendiri, dan bahkan melakukan tindakan kekerasan baik terhadap dirinya atau orang lain. Selain itu, penderita mungkin merasa bingung karena mereka melakukan berbagai hal yang tidak biasa mereka lakukan seperti mengebut, mengemudi sembarangan, atau mencuri uang dari temannya dan merasa tidak dapat menghentikan dirinya dari melakukan hal tersebut.   Apa Perbedaan Antara D.I.D Dengan Skizofrenia? Memang benar bahwa banyak orang agak sulit membedakan antara skizofrenia dengan DID walaupun keduanya sebenarnya sangat berbeda. Skizofrenia adalah gangguan mental berat yang berupa episode psikosis kronik atau berulang, yang karakteristik utamanya adalah mendengar atau melihat sesuatu hal yang tidak nyata (halusinasi) dan berpikir atau menyakini sesuatu hal yang tidak nyata (delusi). Berbeda dengan kepercayaan banyak orang, penderita skizofrenia tidak memiliki banyak kepribadian. Bunuh diri merupakan resiko yang dimiliki oleh penderita skizofrenia dan kepribadian ganda, di mana penderita kepribadian ganda biasanya lebih sering melakukan usaha bunuh diri dibandingkan penderita gangguan jiwa lainnya.   Bagaimana D.I.D Mengubah Hidup Penderitanya? Ada beberapa cara DID mengubah kehidupan penderitanya seperti: Depersonalisasi. Keadaan ini sering disebutkan penderita sebagai seperti berada di luar dari tubuhnya sendiri Derealisasi. Penderita merasa bahwa dunia itu tidak nyata atau terlihat kabur atau jauh sekali Amnesia. Penderita tidak dapat mengingat informasi personal yang signifikan. Ketidakmampuan mengingat ini sangat parah sehingga tidak dapat disebut lupa. Selain itu, penderita juga mungkin tidak dapat mengingat berbagai situasi atau pembicaraan yang pernah dilakukannya Kebingungan identitas atau penggantian identitas. Penderita dapat merasa bingung mengenai siapa sebenarnya dirinya. Contohnya adalah penderita tidak dapat menjelaskan apa sebenarnya ketertarikan mereka dalam hidup, apa kepercayaannya, apa pandangan sosial atau politiknya, atau apa sebenarnya orientasi seksualnya, atau apa ambisi mereka dalam pekerjaannya. Selain berbagai hal di atas, penderita juga dapat merasa bingung akan waktu, tempat, dan situasi Ironisnya adalah penderita kepribadian ganda seringkali tidak menyadari bahwa mereka menderita kepribadian ganda.   Apa Sebenarnya Peran dari Berbagai Kepribadian Lainnya? Kepribadian yang berbeda-beda biasanya memiliki peran yang berbeda-beda yang bertujuan untuk membuat si penderita bertahan dari berbagai masalah dalam kehidupannya. Perubahan kepribadian ini dapat dipicu oleh lingkungan atau peristiwa tertentu dalam kehidupan penderita.   Siapa yang Dapat Menderita D.I.D? Walaupun para ahli masih tidak dapat menentukan apa sebenarnya penyebab pasti dari DID, akan tetapi berbagai penelitian mengindikasikan bahwa DID merupakan suatu respon psikologis seseorang terhadap trauma atau stress lingkungan, terutama yang dialami selama masa kanak-kanak, di mana penelantaran emosional atau kekerasan dapat mengganggu perkembangan kepribadian anak. Sekitar 99% penderita DID mengakui bahwa mereka pernah mengalami peristiwa traumatis berulang yang cukup berat dan seringkali membahayakan jiwanya pada masa kanak-kanak, biasanya sebelum mereka berusia 9 tahun. DID juga dapat terjadi bila seorang anak sering ditelantarkan atau mengalami kekerasan emosional, walaupun ia tidak pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual. Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa memiliki orang tua yang menakutkan dan tidak terduga juga dapat memicu terjadinya DID pada anak.   Baca juga: Pengobatan Penyakit Jiwa Paling Mengerikan di Dunia Part I   Bagaimana Menegakkan Diagnosa D.I.D? Biasanya dibutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan bertahun-tahun untuk menegakkan diagnosa pasti DID. Di bawah ini Anda dapat melihat kriteria diagnosa DID berdasarkan pada DSM-5 (buku manual untuk diagnosa gangguan jiwa): Diketahui memiliki 2 atau lebih kepribadian yang berbeda, di mana masing-masing kepribadian memiliki pemicu kemunculan yang berbeda-beda dan memiliki pemikirannya masing-masing Penderita mengalami amnesia, di mana penderita tidak dapat mengingat apa saja yang telah dilakukannya, tidak dapat mengingat informasi personal yang cukup penting, dan tidak dapat mengingat kejadian traumatis yang dialaminya Penderita mengalami kesulitan menjalankan berbagai aktivitasnya sehari-hari karena kepribadian lain yang dimilikinya Munculnya kepribadian baru ini tidak berhubungan dengan ritual budaya atau keagamaan Munculnya kepribadian baru tidak berhubungan dengan penyalahgunaan zat atau penggunaan obat-obatan   Pengobatan Apa yang Dapat Dilakukan? Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan DID. Dibutuhkan pengobatan jangka panjang untuk membantu mengatasi gangguan psikologisyang satu ini. Beberapa terapi yang dianggap cukup efektif untuk mengobati DID adalah terapi bicara atau psikoterapi, hipnoterapi, dan terapi tambahan seperti seni atau olahraga. Karena DID seringkali disertai oleh berbagai gangguan psikologis lainnya seperti depresi dan cemas, maka dokter mungkin akan memberikan obat anti cemas dan anti depresi selain psikoterapi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 10 Jan 2019    16:00 WIB
Stop Bertengkar Di Depan Anak! Kesalahan Yang Anda Buat Ini Bisa Membuat Buah Hati Menjadi...
Dalam kehidupan pernikahan, tidak hanya ada kebahagiaan. Masalah juga bisa datang menghadang. Dari yang awalnya masalah kecil sampai menjadi masalah besar, dalam kondisi ini pertengkaran bisa saja terjadi. Namun ada hal yang perlu Anda waspadai yaitu jangan sampai bertengkar di depan anak. Karena anak adalah buah hati Anda yang harusnya tumbuh dalam kasih sayang dan keinginannya yang ingin selalu melihat hubungan kedua orangtuanya baik-baik saja. Apabila Anda dan pasangan sering bertengkar di hadapan anak, mungkin buah hati Anda akan mengalami hal dibawah ini: Merasa kesepian Anak-anak tidak hanya membutuhkan ibu, tidak hanya membutuhkan ayah. Namun dia membutuhkan keduanya. Keharmonisan yang Anda dan pasangan tunjukkan adalah hal yang penting dan akan memberinya kehangatan. Namun pertengkaran yang Anda dan pasangan lakukan bisa membuat anak Anda merasa kesepian dimana tidak ada lagi tempat yang nyaman baginya. Menjadi agresif Anak-anak yang sering melihat orang tua bertengkar, dimana mereka mungkin akan mengatakan kata-kata kasar, terlebih bila ada aksi kekerasan. Hal ini bisa membuat anak menjadi lebih agresif. Setiap ada orang yang mendekat secara tidak sadar ada keinginan dari anak untuk melawan dan melakukan seperti apa yang orang tuanya lakukan saat bertengkar. Merasa ketakutan Saat Anda dan pasangan bertengkar maka akan ada suara keras atau mungkin ada barang-barang yang terlempar. Kondisi seperti ini bisa memberikan rasa ketakutan kepada anak. Anak akan tumbuh dalam kondisi mentalnya yang tertekan dan selalu merasa terintimidasi Merasa tidak bahagia Kehidupan anak yang harusnya penuh kebahagian akan rusak apabila Anda dan pasangan sering bertengkar di depan matanya. Maka akan hilang semua kebahagiaan anak Anda, dia akan merasa rumah bukan lagi tempat dia untuk pulang. Karena sudah tidak ada kebahagiaan. Anak adalah anugrah terindah yang dapat Anda miliki. Berikanlah masa kanak-kanak yang penuh kebahagiaan untuk mereka. Keharmonisan yang Anda dan pasangan tunjukkan akan menjadi modal terbaik baginya untuk menjadi pribadi yang hebat. Apabila Anda dan pasangan memang memiliki masalah sebaiknya cari tempat yang jauh dari anak Anda, selesaikan dengan baik tanpa anak-anak Anda harus menjadi saksinya. Baca juga: Makanan Untuk Perkembangan Anak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 09 Jan 2019    18:00 WIB
3 Jenis Air Mata dan Manfaatnya Bagi Kesehatan
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengenai apa sebenarnya air mata itu dan di mana air mata dihasilkan? Air mata merupakan suatu cairan yang dihasilkan oleh kelenjar air mata atau kelenjar lakrimal, yang terletak di antara bola mata dan kelopak mata.   Tergantung dari caranya terbentuk, air mata ternyata terdiri dari beberapa jenis. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis air mata tersebut.   AIR MATA BASAL Air mata basal merupakan jenis air mata yang berfungsi untuk melindungi dan melumasi kornea mata sehingga tidak menjadi kering dan terlindung dari berbagai benda asing. Air mata basal ini diproduksi setiap hari dan mengandung protein yang dapat membuat mata tetap lembab dan terhindar dari berbagai jenis infeksi.   AIR MATA REFLEKS Air mata jenis ini diproduksi saat ada rangsangan dari luar, misalnya saat mata terkena debu, asap, saat mengiris cabai atau bawang, atau akibat terkena sesuatu benda secara tidak sengaja. Air mata ini terbentuk sebagai bentuk pertahanan mata terhadap bahaya dari luar.   AIR MATA EMOSIONAL Air mata jenis ini terbentuk tatkala Anda merasa sedih ataupun bahagia. Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa kajian tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun! Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya dari mata.   Selain dapat membuang racun, air mata jenis ini juga mengandung sejenis zat kimia yang dapat membuat Anda menjadi lebih rileks dan lebih lega setelah menangis. Menangis ternyata juga dapat menurunkan denyut jantung yang akan membuat Anda merasa lebih baik setelah menangis. Baca juga: Mengapa Air Mata Keluar Saat Memotong Bawang?  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: interestingthings
 05 Dec 2018    08:00 WIB
7 Cara Bijak Untuk Menghilangkan Kebiasaan Mengeluh
Mengeluh merupakan kebiasaan buruk yang dapat membuat hidup Anda tidak bahagia. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa kebiasaan mengeluh dapat mempengaruhi otak Anda, kesehatan fisik Anda, dan kesehatan mental Anda secara negatif. Kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan Anda selalu merasa tidak puas dalam hidup Anda dan bahkan dapat menyebabkan terjadinya gangguan cemas, depresi, dan berbagai gangguan emosi lainnya.   Jangan Terus Memikirkan Berbagai Hal yang Tidak Dapat Anda Kendalikan Atau Ubah Di dunia ini terdapat banyak hal yang tidak dapat Anda ubah atau kendalikan, tidak perduli seberapa keras usaha Anda. Anda tidak dapat mengubah cuaca ataupun apa keputusan atasan Anda; oleh karena itu berhentilah memikirkan berbagai hal ini dan jangan biarkan diri Anda menjadi depresi.   Bersyukurlah Atas Apa yang Anda Miliki Banyak orang seringkali mengeluhkan berbagai hal yang tidak mereka miliki tanpa menyadari berbagai hal lainnya yang mereka miliki. Bersyukurlah atas apa yang telah Anda miliki di dalam hidup Anda. Daripada terus mengeluhkan sesuatu, belajarlah untuk mengambil tindakan dan hidup Anda pun akan berubah.   Berpikir Positif Bersikap dan berpikir positif bukanlah sesuatu hal yang mudah jika Anda seringkali mengeluh. Belajarlah untuk menerima kenyataan dan ketahuilah bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia. Kesalahan dan kegagalan yang Anda alami justru dapat membantu Anda memiliki kehidupan yang lebih baik bila Anda tidak terus berkubang dalam kegagalan dan kesalahan Anda tersebut dan melanjutkan hidup.   Belajarlah Untuk Beradaptasi  Hidup selalu penuh dengan perubahan sehingga belajar bagaimana beradaptasi terhadap berbagai perubahan tersebut merupakan suatu hal yang penting. Berusahalah untuk selalu mencari sisi positif dari sesuatu hal atau situasi yang Anda alami.   Belajar Menjadi Orang yang Lebih Tegas Jika Anda ingin menghentikan kebiasaan mengeluh yang Anda miliki, maka Anda pun harus belajar menjadi seseorang yang tegas. Belajarlah untuk membela diri Anda sendiri sambil tetap menghormati orang lain. Berhentilah mengeluh, tunjukkan rasa percaya diri Anda, tetapi pastikan Anda tetap bersikap sopan dan hargailah orang lain.   Berhenti Menghakimi Orang Lain Kadangkala Anda mengeluhkan sesuatu hal yang dilakukan oleh orang lain terhadap Anda tanpa mengetahui mengapa ia melakukan hal tersebut atau mengapa ia bersikap demikian. Sebagian besar orang seringkali menghakimi orang lain tanpa alasan, yang justru membuat situasi semakin buruk. Cobalah tempatkan diri Anda pada posisi orang tersebut, mungkin dengan demikian Anda dapat mengerti mengapa ia melakukan hal tersebut.   Jadilah Teladan Jika Anda ingin orang-orang di sekitar Anda berhenti mengeluh sepanjang waktu, maka Anda pun harus mulai menghentikan kebiasaan mengeluh Anda terlebih dahulu. Jika seseorang mengeluh tentang sesuatu hal, gantilah topik pembicaraannya dan buatlah ia menyadari bahwa mengeluh merupakan suatu kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatannya, baik fisik maupun mental.   Sumber: womanitely
 03 Nov 2018    11:00 WIB
7 Fakta Unik Mengenai Bersin yang Tidak Di Sadari
Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian "memuaskan" yang satu ini, bersin. Bersin sebenarnya merupakan suatu reaksi refleks dari hidung saat ia ingin mengeluarkan berbagai jenis iritan yang tidak diinginkan seperit debu, bulu, atau serbuk sari. Bersin juga merupakan suatu cara tubuh Anda untuk mengeluarkan berbagai hal yang tidak boleh terhisap masuk ke dalam paru-paru Anda. Selain memiliki manfaat yang menakjubkan, bersin ternyata juga memiliki beberapa fakta unik yang mungkin tidak pernah Anda sadari sebelumnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa fakta unik tersebut.   1.      Matahari Dapat Menjadi Pemicunya  Tahukah Anda bahwa terjadinya bersin ternyata dapat dipicu oleh sinar matahari? ACHOO (autosomal dominant compulsive helio-opthalmic) merupakan kelainan langka yang membuat penderitanya bersin setiap kali ia menatap matahari. Selain sinar matahari, penderita ACHOO juga akan bersin setiap kali ia melihat cahaya terang. Karena tidak dianggap berbahaya, tidak banyak penelitian yang dilakukan terhadap ACHOO ini sehingga hingga saat ini para ahli tidak mengetahui apa sebenarnya penyebab pasti dari ACHOO ini. Beberapa ahli menduga ACHOO terjadi akibat adanya suatu kelainan pada sistem saraf parasimpatik.   2.      Seks Juga Merupakan Pemicu Tahukah Anda bahwa bersin juga seringkali terjadi setelah seseorang berhubungan intim? Para ahli masih tidak mengetahui apa penyebabnya, akan tetapi mereka menduga hal ini berhubungan dengan sistem saraf parasimpatik, yang berfungsi untuk mengatur denyut jantung, pencernaan, dan jaringan serta cairan yang berhubungan dengan terjadinya orgasme.   3.      Bersin Membuat Cairan Terpental Sangat Cepat Lho! Pada tahun 1950, seorang ahli biologi dari Harvard, William Firth Wells, pernah memperkirakan bahwa cairan yang keluar dari dalam hidung saat seseorang bersin dapat bergerak hingga 100 meter per detik atau sekitar 224 mph. Akan tetapi, berbagai penelitian baru yang melakukan penelitian mengenai hal yang sama menemukan hasil yang jauh berbeda, di mana kecepatan bersin hanya sekitar 10-35 mph, tergantung pada ukuran tubuh seseorang. Semakin besar tubuhnya, maka semakin cepat pula kecepatan bersinnya. Menarik bukan???   Baca juga: Flu Babi dan Kehamilan   4.      Bersin Tidak Dapat Terjadi Saat Tidur Pernah bertanya-tanya mengapa Anda tidak pernah terbangun karena bersin? Para ahli pun memiliki pertanyaan yang sama. Saat Anda berbaring, membran mukosa di dalam hidung Anda sebenarnya akan membengkak, yang seharusnya membuat Anda menjadi lebih sensitif terhadap debu yang masuk ke dalam hidung Anda. Akan tetapi, ternyata saat Anda berada pada fase REM, tidur nyenyak di mana Anda bermimpi, semua otot tubuh kecuali otot mata akan mengalami kelumpuhan, termasuk otot yang diperlukan untuk bersin. Selain itu, bahkan saat Anda tidak berada dalam fase REM, semua sel saraf yang berfungsi untuk memicu terjadinya bersin juga ditekan sehingga bersin pun tidak dapat terjadi.   5.      Anda Mungkin Tidak Dapat Membuat Mata Anda Tetap Terbuka Saat Bersin Hati-hati matamu akan copot bila bersin terlalu kuat! Ungkapan ini mungkin pernah Anda dengar sewaktu duduk di bangku sekolah dasar. Akan tetapi, pada kenyataannya hal ini tidak mungkin terjadi, tidak peduli seberapa kuat kekuatan bersin Anda. Yang terjadi justru mata Anda akan menutup saat Anda bersin. Hal ini merupakan refleks karena saraf di dalam hidung Anda ternyata berhubungan dengan saraf yang terdapat pada mata Anda, yang membuat Anda pasti akan berkedip saat Anda bersin.   6.      Bersin Bisa Perlambat Denyut Jantung Lho Bersin ternyata dapat memperlambat denyut jantung Anda lho. Hal ini dikarenakan Anda menarik napas dalam sebelum Anda bersin. Tarikan napas dalam yang Anda lakukan ini menyebabkan otot-otot dada Anda mengencang dan meningkatkan tekanan di dalam paru-paru Anda, yang akan membuat lebih banyak darah masuk ke dalam jantung Anda, dan menurunkan tekanan darah serta meningkatkan denyut jantung untuk sementara waktu. Kemudian saat seluruh udara tersebut dikeluarkan dalam satu kali bersin, maka tekanan darah Anda akan kembali naik dan denyut jantung Anda pun akan melambat, bukan berhenti seperti yang dikira oleh banyak orang.   7.      Anda Sebaiknya Menutup Mulut Saat Bersin Tidak hanya untuk alasan kesopanan, menutup mulut saat bersin juga bertujuan untuk mencegah penyebaran kuman penyakit ke udara sekitar Anda lho. Para ahli di MIT menemukan bahwa kuman penyakit yang ikut dikeluarkan saat Anda bersin ternyata dapat bertahan cukup lama di udara, lebih lama daripada yang diperkirakan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 30 Oct 2018    11:00 WIB
Tidak Dapat Hidup Tanpa Ponsel? Awas Nomophobia
Nomophobia merupakan rasa takut tidak dapat selalu terhubung dengan ponsel setiap saat. Kebanyakan orang tidak dapat membayangkan hidupnya tanpa ponsel, terutama smartphone, dan mereka secara konstan memeriksa ponselnya untuk memastikan apakah ada notifikasi atau email masuk ke ponselnya. Mereka yang menderita nomophobia akan menganggap ponsel sebagai bagian terpenting dari hidupnya agar tetap terhubung dengan orang lain, dengan demikian mereka akan merasa lebih tenang dan merasa lebih dekat dengan kenalannya yang jauh. Secara umum mereka yang menderita nomophobia akan merasa cemas, gugp dan juga tingkat stress akan meningkat tajam saat menyadari betere handphonenya habis atau saat masuk ke daerah dimana tidak ada sinyal. Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan diatas maka Anda menderita nomophobia. Apakah nomophobia baik atau buruk?Fobia ini sebenarnya timbul karena kecanduan yang menyebar ke seluruh dunia seperti api. Nomophobia dapat memberi pengaruh yang tidak baik untuk kesehatan tubuh dan juga kehidupan sosial seseorang. Fobia itu sendiri sudah berasosiasi buruk. Dengan pertumbuhan jalur komunikasi dan tehnologi yang semakin canggih di seluruh penjuru dunia membuat kita bergantung pada penggunaan ponsel agar tetap terhubung dengan orang lain sepanjang hari. Masalah yang timbul saat Anda mengalami nomophobiaNomophobia dapat berpengaruh pada kesehatan Anda dan juga pada kehidupan sosial Anda. Telah diketahui jika penggunaan tehnologi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti kanker, carpal tunnel sindrom, gangguan syaraf pusat. Juga sudah banyak kasus terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan ponsel saat berkendara. Sama seperti internet, ponsel juga membuat kemampuan sosial kita berkurang dan dapat memberikan masalah sosial terhadap keseimbangan kehidupan kita di tengah masyarakat.Sumber: healthmeup
 08 Oct 2018    08:00 WIB
Arti Warna Pakaian Anda
1.      Merah Warna merah merupakan warna yang mencerminkan energi, ambisi, kekuatan, motivasi, dan kekuatan fisik. Kenakanlah pakaian berwarna merah saat anda memerlukan dorongan motivasi dan semangat untuk meningkatkan energi anda dalam bekerja atau beraktivitas.   2.      Kuning atau Oranye Warna kuning atau oranye merupakan warna yang mencerminkan semangat, gairah hidup, dan menstimulasi. Kenakanlah pakaian berwarna kuning atau oranye  saat anda ingin memperbaiki mood atau membuat diri anda lebih optimis dan bersemangat.   3.      Merah Muda (Pink) Warna merah muda atau pink merupakan warna yang mencerminkan kelembutan, keanggunan, perlindungan, dan penuh kasih sayang. Kenakanlah pakaian berwarna merah muda saat anda merasa romantis.   4.      Coklat Warna coklat merupakan warna yang paling menyatu dengan lingkungan di sekitar anda. Warna coklat dapat membuat anda merasa lebih dekat dengan dunia di sekitar anda. Kenakanlah pakaian berwarna coklat  saat anda ingin menyatu dengan alam di sekitar anda.   5.      Biru Warna biru merupakan warna yang mencerminkan komunikasi, imajinasi, kekuatan di dalam diri anda, kedamaian, dan ketentraman. Kenakanlah pakaian berwarna biru saat anda ingin bersantai dan menikmati waktu beristirahat.   6.      Hijau Warna hijau merupakan warna yang berhubungan dengan keseimbangan, keharmonisan, kebaikan, kasih sayang, kepedulian, dan tenggang rasa. Kenakanlah pakaian berwarna hijau saat anda merasa stress atau saat anda membutuhkan penghiburan.