Your browser does not support JavaScript!
 21 Jul 2021    10:00 WIB
Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran
Setiap pasangan yang telah menikah pasti pernah mengalami pertengkaran. Salah satu kunci penting untuk memperoleh kehidupan pernikahan yang bahagia adalah mengetahui bagaimana caranya menghadapi konflik. Hal penting yang perlu diingat adalah mencoba menghindari pertengkaran dengan cara apapun justru dapat menghancurkan kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Jadi, bagaimana caranya menghadapi pertengkaran dengan pasangan setelah menikah? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara untuk mengatasi pertengkaran setelah menikah: Pastikan Anda dan pasangan sama-sama mengetahui apa masalah yang sedang dibahas Jika salah satu atau kedua belah pihak merasa terlalu kesal untuk membahas masalah yang ada, maka tentukanlah waktu kapan Anda dan pasangan akan kembali membahas permasalahan tersebut Bersikaplah fleksibel dan terbuka mengenai jalan keluar yang ada selain dari pendapat Anda. Keinginan untuk berkompromi merupakan hal yang penting Jangan berusaha untuk membuat pasangan Anda merasa kesal. Jangan menyindir atau bersikap sinis mengenai pendapat pasangan Anda Jangan saling menginterupsi. Dengarlah apa yang dikatakan oleh pasangan Anda. Perhatikan bahasa tubuh Anda dan apa yang ditunjukkannya Berbicaralah dengan tenang dan sopan. Berteriak dan marah-marah tidak akan membuat Anda dan pasangan menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada Ingatlah bahwa pertengkaran yang adil dapat sangat bermanfaat bagi kehidupan pernikahan Anda. Jadi, bertengkarlah untuk kebaikan pernikahan Anda, bukan untuk menang Baca Juga: 5 Tempat Di Mana Pertengkaran Pasangan Paling Sering Terjadi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 20 Jul 2021    10:00 WIB
Mengapa Berpergian Bersama Dapat Menyegarkan Kembali Hubungan Anda dan Pasangan?
Ada saatnya di mana para pasangan mengetahui bahwa mereka membutuhkan sesuatu hal yang baru untuk menyegarkan kembali hubungannya. Salah satu cara untuk membangkitkan kembali rasa cinta di antara Anda dan pasangan adalah dengan berpergian bersama. Di bawah ini terdapat beberapa alasan mengapa berpergian bersama dapat membuat Anda dan pasangan kembali mesra seperti dulu.   Membuat Suatu Kenangan Bersama Setiap waktu yang Anda habiskan bersama pasangan Anda menciptakan suatu dasar bagi hubungan Anda dan pasangan. Karena hidup hanya berlangsung sementara dan singkat, maka buatlah sebanyak mungkin kenangan indah bersama pasangan Anda. Berpergian bersama pasangan Anda dapat membantu menguatkan hubungan Anda dan pasangan.   Memiliki Pengalaman Baru Bersama Berpergian dapat mengajarkan dan menginsipirasi Anda untuk keluar dari zona nyaman Anda. Membuat suatu kenangan baru bersama orang yang Anda cintai. Memiliki suatu pengalaman baru bersama yang dapat menambah pengetahuan Anda dan pasangan.    Merasakan Kebebasan Setiap orang tentunya memiliki dunianya sendiri yang terdiri dari rumah, pekerjaan, orang-orang terdekat, aktivitas sehari-hari, dan berbagai masalah yang harus dihadapi. Akan tetapi, saat Anda berpergian atau berlibur, maka Anda dan pasangan dapat keluar dari semua rutinitas harian dan menikmati keindahan dunia di sekitar Anda. Anda dapat melakukan berbagai hal yang Anda sukai.    Bersenang-senang Berpergian bersama atau berlibur bersama merupakan cara sempurna untuk menikmati kebersamaan dan bersantai bersama pasangan Anda. Berlibur membuat Anda dapat bersenang-senang bersama pasangan Anda. Hal ini dapat membantu mengubah pikiran negatif Anda menjadi sesuatu yang lebih positif dan membuat hubungan Anda dan pasangan menjadi lebih kuat.   Mempelajari Suatu Hal Baru Bersama Saat Anda berpergian bersama pasangan Anda, maka baik Anda maupun pasangan dapat mempelajari suatu hal baru tentang dunia ini. Pengalaman menarik ini dapat membuat Anda dan pasangan kembali jatuh cinta  satu sama lainnya.    Membuat Anda Merasa Lebih Segar Tujuan utama berlibur adalah untuk menyegarkan kembali pikiran Anda dan membuat Anda lebih siap menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan. Selain itu, berlibur juga dapat membantu mengurangi rasa stress dan menyingkirkan berbagai mood negatif serta membuat Anda dan pasangan dapat berpikir dengan lebih positif. Berlibur dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di antara Anda dan pasangan, tentunya bila Anda dan pasangan masih saling mencintai.   Membangkitkan Romantisme Berlibur juga dapat membuat waktu malam Anda bersama pasangan menjadi lebih romantis. Berlibur membuat Anda dan pasangan memiliki waktu berduaan dan menikmati kehadiran satu sama lain tanpa gangguan.   Baca Juga: Kiat Saat Anda Ingin Berliburan Bersama Anak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womanitely
 15 Jul 2021    13:00 WIB
Rasa Bahagia Tingkatkan Kesehatan Tulang, Benarkah?
Sebuah penelitian baru di Finlandia Timur menemukan bahwa para wanita yang merasa bahagia dengan kehidupannya memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi di usia tuanya dan lebih jarang menderita osteoporosis dibandingkan dengan para wanita lain yang tidak merasa bahagia.   Osteoporosis adalah suatu penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya patah tulang karena berkurangnya kepadatan tulang dan wanita yang telah memasuki masa menopause memiliki resiko yang lebih tinggi.   Kurangnya aktivitas fisik dan memiliki kebiasaan merokok merupakan penyebab tersering dari osteoporosis. Selain itu, faktor psikologis seperti depresi yang memicu terjadinya stress juga memiliki peranan yang cukup penting dalam terjadinya osteoporosis. Misalnya mengalami stress dalam waktu lama dapat menyebabkan seseorang merokok dan berhenti atau jarang berolahraga.   Stress yang berhubungan dengan depresi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme tubuh, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan tulang.   Pada penelitian ini, para peneliti meneliti data dari 2.167 orang wanita yang telah diteliti sejak tahun 1989. Para peserta penelitian telah melakukan pemeriksaan kepadatan tulang di tahun 1999 dan sekitar 1.147 orang peserta penelitian kembali melakukan pemeriksaan kepadatan tulang di tahun 2009.   Para peneliti kemudian menilai tingkat kepuasan para peserta penelitian dalam kehidupannya dengan mengajukan 4 pertanyaan yang berhubungan dengan hobi, ketenangan hidup, kebahagiaan mereka, dan apakah mereka merasa kesepian.   Pada penelitian ini, para peserta penelitian dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan pada jawaban yang mereka berikan, yaitu puas, netral, dan tidak puas.   Secara keseluruhan, kepadatan tulang mengalami penurunan sebanyak 4% dalam waktu 10 tahun. Para peneliti menemukan bahwa perbedaan kepadatan tulang antara wanita yang puas dan wanita yang tidak puas dengan kehidupannya adalah sekitar 52%.   Para wanita yang tidak puas dengan kehidupannya (tidak bahagia) mengalami penurunan kepadatan tulang hingga 85% dibandingkan dengan wanita yang puas dengan kehidupannya.   Sumber: newsmaxhealth
 01 Jul 2021    20:00 WIB
Pengen Lebih Percaya Diri dan Seksi di Atas Ranjang??? Coba Tips Ini…
Kadangkala sulit untuk merasa seksi, bahkan sangat sulit. Anda mungkin merasa percaya diri saat bekerja, tetapi berbeda halnya dengan saat Anda berhubungan intim dengan pasangan. Hal ini dikarenakan setiap orang takut ditolak setelah membuka diri sepenuhnya. Untuk membuat Anda merasa lebih percaya diri dan seksi di atas ranjang. Anda tidak perlu melakukan suatu hal besar. Melakukan beberapa hal kecil di bawah ini pun dapat membuat Anda merasa lebih percaya diri dan lebih seksi di atas ranjang.   Beli Pakaian Dalam yang Berbeda Belilah pakaian dalam yang benar-benar bukan selera Anda yang biasanya untuk membuat Anda merasa bahwa Anda sedang berakting. Pilihlah pakaian dalam yang lebih seksi daripada pakaian dalam Anda yang biasanya.   Dengarkan Lagu Saat Bercinta Lagu yang didengarkan tidak perlu lagu romantis, pilihlah lagu yang membuat Anda merasa liar dan sensual, misalnya lagu yang akan membuat Anda tidak tahan untuk tidak berdansa.   Redupkan Cahaya di Dalam Ruangan Menurut sebuah survei, baik pria maupun wanita lebih menyukai ruangan yang dengan cahaya redup saat bercinta.   Gunakan Parfum Kesayangan Anda Anda memiliki parfum spesial yang hanya digunakan pada acara-acara khusus? Bila ya, maka semprotkanlah parfum ini ke tubuh Anda sebelum Anda dan pasangan memulai "kegiatan" di atas ranjang untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda.   Baca juga: Seberapa Sering Seseorang Harus Berhubungan Seks Agar Cepat Hamil?   Oleskan Minyak Minyak dapat membuat kulit Anda terlihat lebih halus, berkilau, dan tentu saja seksi. Oleskan sedikit minyak pada tubuh Anda dan berkacalah. Anda akan terlihat seperti model pakaian renang.   Memulai Duluan Banyak ahli mengatakan bahwa salah satu hal yang paling diinginkan pria di atas ranjang adalah agar pasangannya memulai lebih dulu. Jadi, jangan ragu untuk mengajaknya berhubungan intim. Bisikkan ke telinga pasangan Anda apa yang akan Anda lakukan atau yang Anda ingin ia lakukan. Saat seseorang memberitahu pasangannya secara spesifik apa yang mereka inginkan, hal ini akan membuat pasangannya merasa diinginkan, seolah-olah hanya mereka yang dapat memberikan kepuasan tersebut.   Buka Pakaian Secara Perlahan Saat Anda membuka pakaian, pastikan Anda membukanya secara perlahan dan dengan cara yang sensual. Pastikan Anda tetap menjaga kontak mata dengan pasangan saat melakukan hal ini dan jangan biarkan pasangan Anda menyentuh Anda hingga semua pakaian berhasil Anda lepaskan. Hal ini akan membuat Anda merasa memegang kendali dan tidak mungkin ditolak.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag  
 17 Jun 2021    10:00 WIB
Tips Untuk Menghentikan Sikap Boros Pada Pasangan Anda
Menghadapi seorang pasangan yang boros dapat membuat Anda merasa sangat stress. Sikap boros ini mungkin juga dapat mempengaruhi keuangan keluarga Anda. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat Anda lakukan untuk membantu menghentikan sikap boros pasangan Anda tersebut.   Beritahukan Kekhawatiran Anda Secara Baik-baik Walaupun mungkin sangat sulit bagi Anda untuk menghadapi pasangan yang boros, akan tetapi bukan berarti tidak mungkin. Cara Anda berbicara dengan pasangan Anda sangatlah penting. Jangan memberitahu pasangan Anda dengan berteriak atau berbicara kasar, karena ia tidak akan pernah menerima argumen Anda bila Anda menyampaikannya dengan cara demikian. Sampaikanlah maksud Anda secara baik-baik dan tenang.   Buatlah Suatu Rencana Anggaran Dana Untuk mengembalikan keadaan keuangan keluarga Anda, maka membuat suatu rencana anggaran biaya rumah tangga Anda setiap bulannya bukanlah hal yang buruk. Akan tetapi, pastikan bahwa Anda tetap mendiskusikan segala sesuatu yang Anda rencanakan dengan pasangan Anda. Dengan demikian pasangan Anda akan lebih dapat menerimanya. Membeli suatu barang karena merasa ingin dan bukan karena butuh tentunya pernah dilakukan oleh setiap orang. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memasukkan dana belanja dalam anggaran rumah tangga Anda. Dengan demikian, Anda dan pasangan Anda sama-sama memiliki uang yang dapat digunakan sesuai dengan keinginan masing-masing.   Jangan Menyimpan Uang Tunai di Dalam Rumah Jika pasangan Anda memiliki sikap yang boros, maka akan lebih baik bila Anda tidak menyimpan uang tunai di dalam rumah. Hal ini dapat membantu pasangan Anda agar tidak tergoda untuk menggunakannya. Simpanlah uang Anda di dalam bank dan bila Anda harus menyimpan uang tunai di dalam rumah, maka pastikan Anda meletakkannya dalam sebuah lemari yang terkunci.   Berikan Pujian Jika pasangan Anda telah mengalami suatu kemajuan, sekecil apapun itu, jangan lupa untuk memuji kemajuannya tersebut. Hal ini dapat membuatnya merasa lebih dihargai dan membuatnya semakin ingin melakukannya dengan benar untuk membuat Anda merasa senang. Diperlukan kerja sama yang baik dengan pasangan Anda untuk membantunya menghentikan sikap borosnya.   Baca Juga: Belanja Online Tapi Gak Boros Gimana Sih Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: allwomenstalk
 08 Jun 2021    10:00 WIB
6 Cara Mengembalikan Semangat Pasangan Anda
Sekarang ini banyak orang merasa lelah dan stress akibat kehilangan pekerjaan atau terlalu banyak pekerjaan. Jika pasangan Anda sedang mengalami kesulitan sekarang ini, maka Anda pun memiliki peranan penting untuk membuatnya kembali bersemangat dan membantunya mencari jalan keluar dari kesulitannya tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu Anda memotivasi pasangan Anda.   Anjurkan Dia Untuk Memulai Secara Perlahan Untuk mencapai suatu cita-cita kadangkala diperlukan waktu yang lama dan perjuangan yang besar. Hal ini seringkali membuat banyak orang berpikir bahwa cita-cita tersebut tidak dapat tercapai. Jika pasangan Anda memiliki suatu cita-cita dan ia tidak tahu harus memulai dari mana, maka Anda dapat membantunya mencapai cita-citanya tersebut dengan mendorongnya untuk memulai usahanya dengan beberapa langkah kecil. Anda dapat memberikan beberapa pendapat dan pandangan Anda mengenai berbagai hal yang ia tanyakan.   Tunjukkan Bahwa Ia Telah Berhasil Jika pasangan Anda merasa bahwa apapun yang ia lakukan selalu gagal atau salah, maka Anda dapat menyemangatinya dengan memberitahunya berbagai hal yang telah berhasil dicapainya dan mengingatkannya betapa hebatnya mereka. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri pasangan Anda.   Cari Tahu Apa Penyebab Kesulitannya Cobalah untuk mencari tahu apa yang menyebabkan pasangan Anda merasa kesulitan. Buatlah suasana yang nyaman dan tanyakanlah padanya. Setelah Anda tahu apa yang membuat mereka merasa kesulitan, mulailah memberikan dukungan secara emosional dan jangan mengkritik mereka.   Jangan Terus Mendesaknya Saat Anda ingin menolong seseorang berhati-hatilah agar jangan terlalu mendesaknya, yang justru dapat memberikan tekanan tambahan pada orang yang ingin kita tolong. Pasangan Anda mungkin dapat bertambah stress atau tertekan jika Anda terus mendesaknya tentang sesuatu.    Jangan Terlalu Banyak Memuji Memuji pasangan Anda tentang berbagai hal yang telah berhasil dicapainya memang merupakan salah satu hal yang penting untuk membantunya merasa bersemangat kembali, tetapi Anda juga harus tahu kapan harus berhenti. Bila Anda terlalu sering memujinya maka ia pun akan merasa bahwa Anda tidak tulus.   Hargailah Setiap Usahanya Memulai suatu hal baru bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, bila pasangan Anda berhasil mencapai sesuatu hal, tunjukkanlah penghargaan atas usahanya tersebut. Bila pasangan Anda melihat bahwa usaha dan tindakannya dapat membuat Anda merasa bahagia, maka mereka pun dapat sangat termotivasi untuk terus menjadi lebih baik.   Baca Juga: Bakar Semangat Saat Olahraga Dengan Lagu Yang Tepat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womanitely
 17 May 2021    10:00 WIB
7 Hal Yang Dapat Menjadi Perusak Hubungan Anda dan Pasangan
1. Sering Berbohong Saat Anda melakukan sesuatu yang Anda tahu tidak akan disukai oleh pasangan atau suami Anda, maka Anda mungkin akan merasa sangat ingin berbohong padanya. Walaupun berbohong bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, akan tetapi kebohongan Anda tersebut akan terus menghantui Anda seumur hidup Anda. Jika Anda dan pasangan Anda memang benar-benar saling mencintai, maka Anda pun tidak perlu merasa takut untuk memberitahu kebenaran, tidak perduli seberapa sulitnya. Kebohongan hanya akan merusak hubungan Anda dan pasangan.   2. Keinginan Untuk Berselingkuh Salah satu godaan terbesar yang dapat merusak hubungan Anda dan pasangan adalah adanya keinginan untuk berselingkuh. Jika Anda telah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama dengan pasangan Anda dan bertemu dengan seorang pria lain, maka segala sesuatu dapat menjadi lebih rumit. Satu-satunya cara untuk menjaga hubungan Anda dan pasangan adalah menolak godaan tersebut.   3. Mencuri Barang Pasangan Anda Saat Anda telah lama menikah dengan pasangan Anda, maka Anda mungkin akan tergoda untuk mengambil pakaian atau uang pasangan Anda tanpa bertanya padanya terlebih dahulu. Walaupun banyak pasangan tidak merasa terganggu akan hal ini, akan tetapi beberapa orang mungkin akan merasa tidak nyaman. Suami atau pasangan Anda berhak mengetahi apa yang Anda ambil atau berapa banyak uang yang Anda ambil. Mintalah izin terlebih dahulu sebelum mengambil pakaian atau uang pasangan Anda. Dengan demikian, Anda pun dapat menghindari terjadinya pertengkaran.   4. Menghabiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Teman Anda Saat Anda telah sangat lama menikah, Anda mungkin merasa iri saat melihat teman-teman Anda yang tidak menikah. Mereka dapat melakukan berbagai hal yang mereka inginkan dan tidak harus mengurus rumah tangga. Akan tetapi, jangan biarkan hal ini menggoda Anda dan merusak hubungan Anda dan pasangan. Anda tetap dapat berpergian bersama teman-teman Anda, tetapi jangan lupa untuk meminta izin pada pasangan Anda.   5. Tidak Berusaha Untuk Menjaga Kelangsungan Hubungan Anda dan Pasangan Setelah Anda menjalin hubungan cukup lama dengan pasangan Anda, maka Anda mungkin telah merasa sangat nyaman hingga Anda berhenti untuk berusaha. Rasa nyaman memang merupakan hal yang luar biasa, akan tetapi juga dapat berbahaya. Oleh karena itu, tidak peduli berapa lama Anda telah menjalin hubungan dengan pasangan Anda, Anda tetap harus terus berusaha untuk menjaga hubungan Anda tersebut.   6. Sering Bertengkar Saat mood Anda sedang buruk, maka Anda mungkin akan sangat tergoda untuk marah-marah pada pasangan Anda untuk melampiaskan kemarahan Anda. Akan tetapi, hal ini dapat membuat pasangan Anda tersinggung dan memicu terjadinya pertengkaran. Jangan menyalahkan pasangan Anda atas sesuatu yang tidak dilakukannya.   7. Tidak Menghargai Usaha Pasangan Anda Jika pasangan Anda berusaha untuk membuatkan Anda sarapan atau makan malam, maka pastikan pasangan Anda mengetahui bahwa Anda menghargai semua hal yang ia lakukan untuk Anda. Hargai dan hormatilah pasangan Anda.   Baca Juga: Bagaimana Cara Makin Dicintai Oleh Pasangan? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang . Sumber: womanitely
 07 May 2021    10:00 WIB
7 Tanda Anda Mengalami Pertengkaran yang “Tidak Sehat” Dengan Pasangan
Memang bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk mengetahui perbedaan antara pertengkaran yang "sehat" dan "tidak sehat" dalam suatu hubungan. Dalam berhubungan, terdapat 2 jenis pertengkaran yang dapat terjadi. Jenis pertama merupakan pertengkaran yang dapat membantu Anda dan pasangan menyelesaikan berbagai permasalahan dan kesalahpahaman. Jenis kedua merupakan pertengkaran yang dapat merusak dan menghancurkan hubungan Anda dan pasangan. Pertengkaran yang sering terjadi, yang disebabkan oleh berbagai masalah sepele dapat merupakan penanda Anda dan pasangan masih mengalami masalah dalam hal komunikasi. Anda dan pasangan masih tidak mengetahui bagaimana cara berkomunikasi yang baik antara satu sama lain.   Di bawah ini terdapat beberapa tanda bahwa Anda dan pasangan sedang mengalami suatu pertengkaran yang "tidak sehat": 1. Anda Tidak Ingin Mendengar Penjelasan Pasangan Anda Jika Anda menolak untuk mendengar apa yang dikatakan oleh pasangan Anda, maka Anda telah bersikap tidak adil. Hal ini dikarenakan komunikasi yang baik adalah inti dalam sebuah hubungan yang sehat. Selain itu, komunikasi juga merupakan cara untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada. Oleh karena itu, dengarkanlah penjelasan pasangan Anda dan hargailah pendapat pasangan Anda. Jika Anda tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh pasangan Anda dan terus merasa bahwa hanya pendapat Anda yang benar, maka Anda akan merusak hubungan Anda dan pasangan.   2. Ingin Selalu Menang Memiliki suatu keinginan untuk selalu menang dalam sebuah pertengkaran merupakan tanda paling jelas bahwa Anda dan pasangan sedang mengalami suatu pertengkaran yang tidak sehat. Karena Anda terus ingin menang, maka Anda pun akan terus berusaha membuktikan bahwa Andalah yang paling benar. Hal ini akan membuat pasangan Anda merasa terpojok dan pertengkaran pun menjadi semakin sengit. Selain itu, bila Anda terus menunjukkan betapa pintarnya diri Anda dan menolak berdiskusi dengan pasangan Anda, maka pasangan Anda akan merasa tidak dihargai.   3. Menggunakan Amarah Saat Bertengkar Mengendalikan kemarahan Anda saat sedang bertengkar dengan pasangan Anda sangatlah penting. Bila tidak, Anda mungkin akan mengatakan berbagai hal yang akan Anda sesali nantinya. Amarah merupakan emosi yang merusak yang memiliki lebih banyak dampak negatif daripada positif. Untuk menghindari amarah tak terkendali, ingatlah bahwa yang perlu diselesaikan adalah permasalahan yang ada, bukan pasangan Anda. Amarah dapat membuat obrolan santai berubah menjadi suatu pertengkaran. Jika Anda sulit mengendalikan amarah Anda, maka akan lebih baik bila Anda berdiam diri daripada mengatakan berbagai hal yang akan menyakiti pasangan Anda.   4. Bertengkar Akibat Masalah yang Sama Jika Anda terus bertengkar mengenai suatu masalah yang sama, maka Anda mungkin harus melakukan pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena hal ini dapat membahayakan hubungan Anda dan pasangan. Seringkali masalah lama yang tidak terselesaikan kembali muncul saat Anda dan pasangan sedang bertengkar. Pasangan Anda mungkin telah merasa muak dan lelah mendengar hal yang sama setiap kali bertengkar dengan Anda. Ingatlah bahwa Anda tidak dapat mengubah masa lalu, oleh karena itu fokuskan perhatian Anda pada saat ini. Berusahalah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada daripada terus menundanya.   5. Anda Ingin Terus Didengarkan Anda tentunya tahu bagaimana caranya berkomunikasi, yaitu bila ada orang lain yang sedang berbicara pada Anda, maka Anda pun akan diam dan mendengarkan. Hal ini pun juga berlaku dalam suatu pertengkaran. Sangatlah penting untuk mendengarkan dan membiarkan pasangan Anda berbicara. Hal ini akan membantu Anda dan pasangan menjelaskan permasalahan dari sudut pandang masing-masing. Jika Anda merupakan seorang pemarah, maka kadangkala Anda pun harus belajar mengalah bila Anda benar-benar mencintai pasangan Anda.   6. Tidak Dapat Menerima Perbedaan Jika pertengkaran Anda disebabkan oleh suatu masalah yang rumit dan serius, maka Anda pun harus berusaha untuk menerima kenyataan bahwa Anda dan pasangan merupakan dua orang yang berbeda, yang tidak dapat sepakat dalam suatu hal tertentu. Jika Anda merasa tidak dapat menyelesaikan permasalahan tersebut sendiri, maka Anda mungkin membutuhkan bantuan orang lain seperti teman atau keluarga. Mereka dapat membantu melihat permasalahan yang Anda miliki dari sudut pandang yang berbeda dan membantu menemukan jalan keluarnya.   7. Intonasi Meninggi Saat Anda ingin membicarakan sesuatu masalah yang rumit dengan pasangan Anda, maka pastikan Anda dapat tetap mengendalikan diri Anda dan intonasi suara Anda. Meninggikan intonasi suara Anda hanya akan membuat pasangan Anda menjadi emosi dan berakhir dengan pertengkaran.   Baca Juga:  Tips Mengatasi Pertengkaran Dalam Pernikahan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womanitely
 04 May 2021    10:00 WIB
7 Kalimat Untuk Mengungkapkan Rasa Cinta Pada Pasangan Anda
Mendengar dan mengatakan kata "Aku Cinta Padamu" pada masa awal berpacaran mungkin akan terasa sangat spesial dan membahagiakan bagi Anda dan pasangan. Ketiga kata tersebut jugalah yang membuat Anda dan pasangan akhirnya memutuskan untuk menikah dan membangun keluarga bersama. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, ketiga kata tersebut mungkin tidak lagi memiliki arti seperti dulu. Namun, bukan berarti Anda tidak lagi mencintai pasangan Anda. Anda hanya menemukan berbagai cara indah lainnya untuk menyatakan rasa cinta Anda pada pasangan. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 kalimat romantis yang ternyata juga dapat membantu Anda mengungkapkan betapa Anda sangat mencintai pasangan Anda.   1.      "Terima Kasih Untuk Semua yang Telah Kamu Lakukan Untuk Kami" Mengucapkan terima kasih dan menghargai setiap hal yang dilakukan pasangan Anda merupakan resep bagi rumah tangga yang langgeng. Buatlah pasangan Anda merasa dihargai atas semua hal yang telah dilakukannya untuk keluarga dengan mengatakan hal ini. Dengan demikian, ia pun akan merasa dicintai dan diperlukan.   2.      "Aku Semakin Mencintaimu Setiap Harinya" Tetap saling mencintai dan menjaga hubungan asmara Anda dengan suami merupakan usaha yang perlu dilakukan setiap hari dan tidak berhenti hanya dengan mengatakan "Aku cinta padamu". Dengan mengatakan kalimat di atas, Anda secara tidak langsung mengingatkan pasangan Anda bahwa Anda masih jatuh cinta padanya dan bahwa Anda masih menginginkannya. Dengan demikian, rasa cinta di antara Anda dan pasangan pun tidak akan pernah pudar.   3.      "Ayo Kita Pergi Berlibur, Hanya Kita Berdua Saja" Memberitahu pasangan Anda bahwa Anda menginginkan waktu berduaan dapat merupakan godaan terbesar baginya. Mengetahui bahwa pasangan Anda mungkin memerlukan waktu untuk berhenti sejenak dari segala rutinitasnya akan membuat mereka merasa bahwa Anda sangat perhatian terhadap kebutuhan emosional mereka.   Baca juga: Tips Efektif Untuk Menghindari Konflik   4.      "Kamu Membuatku Merasa Bahagia" Pernyataan ini mungkin akan membuat mereka merasa terkejut! Tidak peduli berapa lama waktu telah berlalu atau seberapa banyak tekanan di dalam kehidupan Anda dan pasangan, menyatakan bahwa rasa cinta yang Anda berdua miliki sudah cukup untuk membuat Anda merasa bahagia merupakan pujian tertinggi yang dapat diperolehnya.   5.      "Semua Momen yang Kulalui Bersamamu Sangat Berharga Bagiku" Di antara berbagai kesibukan Anda dalam bekerja atau mengurus anak, sangat mungkin pasangan Anda merasa bahwa dirinya bukan lagi yang nomor satu dalam kehidupan Anda. Dengan mengatakan kalimat ini, Anda menunjukkan betapa Anda sangat menghargai setiap momen yang Anda habiskan bersama pasangan dan dapat digunakan sebagai pengingat agar tidak pernah membiarkan sebuah momen bersamanya berlalu begitu saja.   6.      "Nikmatilah Waktu Bersama Teman-temanmu, Kamu Pantas Mendapatkannya" Mendukung keinginan pasangan Anda untuk pergi bersama teman-temannya secara tidak langsung memberitahu pasangan Anda bahwa Anda percaya dan menghormatinya sebagai seorang individu.    7.      "Aku Bangga Menjadi Belahan Jiwamu" Merasa insecure seringkali muncul pada sebuah hubungan asmara, bahkan di saat Anda dan pasangan telah menikah. Dengan mengatakan kalimat di atas, Anda secara tidak langsung memberitahu pasangan Anda bahwa walaupun Anda dan pasangan memiliki banyak kesulitan dalam hidup, Anda tidak pernah memiliki keinginan untuk bersenang-senang dengan orang lain.   Hal yang lebih penting dari mengatakan "Aku cinta padamu" adalah menghargai setiap hal kecil yang dilakukan Anda dan pasangan untuk satu sama lain. Perhatikan apa yang ia butuhkan, baik dalam hal kepercayaan diri atau waktu menyendiri. Hal ini merupakan cara lain untuk mengatakan "Aku cinta padamu".   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 22 Apr 2021    10:00 WIB
9 Kalimat Mematikan yang Bisa Buat Anda dan Pasangan Berpisah!
Jika Anda telah menikah atau telah berpacaran cukup lama dengan pasangan, Anda harus belajar untuk tidak mengatakan semua hal karena kata-kata ini dapat membahayakan hubungan asmara Anda bila salah sasaran. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa kalimat "mematikan" yang sebaiknya tidak pernah Anda katakan pada pasangan Anda bila Anda ingin hubungan Anda dan pasangan tetap langgeng.   1.      "Kapan Kamu Bakal Cuci Piring? Jangan Terus Membiarkannya di Sana!" Menuduh pasangan Anda dengan menggunakan kata "tidak pernah" atau "selalu" biasanya akan berakhir sama, yaitu pertengkaran. Daripada demikian, akan lebih baik bila Anda menerima bahwa semua orang pasti pernah lupa melakukan berbagai hal di dalam hidupnya. Oleh karena itu, berikanlah kelonggaran pada pasangan Anda saat ia melupakan beberapa tugasnya sehingga Anda pun tidak mengeluarkan kata tuduhan yang tidak seharusnya ia terima.   2.      "Perilakumu Sama Saja Seperti Ibumu" Saat Anda dan pasangan bertengkar, fokuskanlah hanya pada diri Anda dan pasangan. Jangan membandingkan pasangan Anda dengan mertua Anda. Hal ini justru akan membuat pertengkaran menjadi semakin buruk.   3.      "Kamu Menganggap Dirimu Lebih Baik Daripada Orang Lain" Jangan memberikan gagasan yang salah pada pasangan Anda karena Anda tidak pernah tahu apa sebenarnya yang sedang ia rasakan atau pikirkan saat itu. Jadi jangan beritahu asumsi Anda padanya. Pernyataan ini justru dapat membuat pertengkaran Anda dan pasangan semakin sengit karena ia merasa diperlakukan dengan tidak adil. Apa yang Anda katakan menunjukkan bahwa Anda tidak menghargai pasangan Anda. Hal ini akan memberikan rasa sakit hati ganda pada pasangan Anda.   4.      "Apakah Aku Terlihat Cantik?" Berbagai pertanyaan seputar berat badan dan penampilan merupakan penyebab tersering dari pertengkaran dalam kehidupan pernikahan, sejak zaman dahulu. Kecantikan tidak akan bertahan lama, jadi jangan pernah mengkritik mereka bila mereka tidak lagi secantik dan setampan dulu. Satu hal yang perlu diingat adalah kecantikan akan menghilang seiring dengan berlalunya waktu, tetapi tidak dengan kepribadian baik yang dimilikinya.   5.      "Aku Rasa Kamu Bertambah Gemuk" Perkataan negatif mengenai penampilan pasangan Anda merupakan hal yang tabu. Jika Anda menyadari bahwa pasangan Anda mengalami peningkatan berat badan, bantu mereka kembali kurus dan sehat kembali, misalnya dengan mengajaknya berolahraga. Bukannya mengkritik mereka hingga membuat mereka menjadi depresi.     6.      "Kamu Tidak Pandai Dalam Pekerjaanmu" Memberitahu pasangan Anda bahwa mereka tidak pandai dalam pekerjaannya, baik sebagai orang tua atau karyawan atau kekasih sangatlah salah. Kata-kata ini akan terdengar lebih kejam (bagi mereka) daripada yang Anda maksudkan. Hal ini dapat benar-benar menghancurkan pasangan Anda, tidak hanya perasaannya tetapi juga jati dirinya. Pernyataan ini juga menunjukkan bahwa Anda tidak menghargai pasangan Anda dan usaha yang dilakukannya.   7.      "Aku Paling Tidak Suka Kamu Melakukan Itu (terutama di hadapan orang lain)" Menghina pasangan Anda di hadapan orang lain merupakan hal paling tabu yang tidak boleh Anda lakukan. Hal ini akan membuat mereka merasa dipermalukan. Jika Anda benar-benar mencintai pasangan Anda, maka Anda akan menghargai dan bahkan membela pasangan Anda, terutama di masa-masa sulit. Walaupun tidak tampak demikian, pasangan Anda sangat mengandalkan Anda untuk membelanya di hadapan orang lain. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus menyukai setiap hal yang dilakukan oleh pasangan Anda. Namun, bukan berarti Anda boleh menghina mereka, apalagi di hadapan orang lain.   8.      "Berhenti Merasa Seperti Itu" Apapun yang pasangan Anda rasakan adalah suatu hal yang nyata baginya, jadi Anda tidak dapat serta merta menyuruhnya untuk berhenti untuk membuat mereka merasa lebih baik. Hal ini tidak akan berpengaruh baik bagi kelangsungan pernikahan Anda.    9.      "Kamu Tidak Perlu Menungguku" Sesekali tidur pada waktu yang berbeda mungkin tidak akan mengganggu pernikahan Anda, namun bila hal ini terus terjadi, maka dapat berpotensi menimbulkan bahaya. Bila Anda dan pasangan seringkali tidak tidur di waktu yang sama, hal ini dapat berdampak buruk pada keintiman di antara Anda dan pasangan. Jadi, bila pasangan Anda ingin menunggu Anda untuk tidur bersama, biarkanlah, hal ini juga merupakan salah satu caranya untuk menunjukkan rasa cintanya pada Anda.    Baca Juga: Percaya Diri Hilang Paska Berpisah? "Bakar" Kembali Percaya Diri Anda Dengan Cara Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: datingtime