Your browser does not support JavaScript!
 18 Dec 2016    12:00 WIB
Apa Penyebab Sering Mengulang Pekerjaan Berulang-ulang?
Apakah Anda sering melakukan pekerjaan berulang-ulang kemungkinan mengalami gangguan obsesif kompulsif Gangguan Obsesif kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder/ OCD) adalah kondisi dimana seseorang tidak mampu mengontrol dari pikiran-pikirannya yang menjadi obsesi yang sebenarnya tidak diharapkannya dan mengulang beberapa kali perbuatan tertentu untuk dapat mengontrol pikirannya tersebut. Hal ini dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasannya Dibawah ini adalah ciri-ciri seseorang yang mengalami gangguan obsesif kompulsif:  Perasaan cemas berlebihan Pikiran yang terkontaminasi, terdapat keraguan berulang (bertanya-tanya apakah seseorang telah melakukan tindakan tertentu), dan pikiran sering agresif seperti berpikir untuk meneriakkan kata-kata kotor di sebuah kuil atau tempat ibadah.  Memiliki hal-hal yang diatur dalam urutan tertentu (misal buku yang diatur sesuai abjad judul) Berulang kali memeriksa sesuatu, misalnya memeriksa apakah pintu sudah terkunci atau belum berkali-kali.  Koleksi barang-barang yang tidak perlu.  Perilaku yang melakukan sesuatu berulang-ulang dan merasa cemas bila tidak dilakukan Biasanya orang tersebut sadar ada gangguan tetapi gagal untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Menghitung, mengulangi kata-kata tertentu, atau melakukan hal-hal yang tidak masuk akal lainnya untuk mengurangi kecemasan.  Berdoa berlebihan atau terlibat dalam ritual dipicu oleh ketakutan agama.  Menghabiskan waktu yang lama untuk mencuci atau membersihkan. Sumber: ndtv Tags: gangguan obsesif kompulsif, cemas, pikiran
 25 Sep 2015    16:00 WIB
Ingin Tahu Kehidupan Seks Si Dia? Lihat Caranya Berpikir!
Selalu merencanakan apa yang akan Anda lakukan terlebih dahulu? Hal ini mungkin akan membuat karir Anda sukses, akan tetapi tahukah Anda bahwa kebiasaan Anda yang satu ini ternyata juga dapat mempengaruhi kehidupan seksual Anda?   Baca juga: 9 Hal yang Membuat Seorang Pria Tidak Ingin Berhubungan Seks, Sekarang!   Pada penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di West Virginia University, para peneliti menemukan bahwa kehidupan seksual seseorang ternyata dapat dipengaruhi oleh cara mereka merencanakan masa depannya. Pada penelitian ini, para peneliti melakukan survei pada 287 orang dewasa muda yang belum menikah, yang berusia antara 18-26 tahun mengenai kepribadian mereka dan kehidupan seksual mereka. Para peneliti pun menemukan suatu hubungan yang tak terduga. Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terbiasa merencanakan masa depannya, tahu apa yang harus diprioritaskan, dan tahu bagaimana mereka harus bertanggung jawab atas berbagai tindakan yang telah dilakukannya ternyata mampu menunggu lebih lama untuk mulai berhubungan seks, memiliki lebih sedikit pasangan seksual, selalu menggunakan kondom, dan memiliki resiko penyakit menular seksual yang lebih rendah. Sebaliknya, peserta penelitian lainnya yang tidak terbiasa merencanakan segala sesuatu, tidak memiliki riwayat kehidupan seksual yang aman, di mana mereka lebih jarang menggunakan kondom dan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk tertular berbagai jenis penyakit menular seksual, bahkan hingga 2 kali lipat. Akan tetapi, bukan berarti seseorang yang selalu bersikap spontan tidak dapat berubah menjadi seseorang yang memiliki lebih banyak pertimbangan. Latihan menahan impuls atau keinginan sesaat yang muncul dapat membantu mengurangi berbagai keputusan buruk yang mungkin dilakukan, walaupun memang tidak mudah.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womenshealthmag
 16 Sep 2015    12:00 WIB
Makin Lama Tidur, Makin Sehat!
Anda tentunya pernah mendengar bahwa tidur siang dapat membantu mengembalikan kewaspadaan dan membuat pikiran Anda menjadi lebih jernih bukan? Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tidur siang ternyata masih memiliki beberapa manfaat lainnya tergantung dari berapa lama waktu tidur siang Anda tersebut? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa manfaat tidur siang berdasarkan pada berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk melakukannya.   Baca juga: Tidur Siang Dapat Meningkatkan Resiko Kematian   15-20 Menit Tahukah Anda bahwa tidur siang selama 15-20 menit dapat membuat Anda kembali merasa segar dan lebih waspada? Oleh karena itu, bila pikiran Anda terasa “mumet” akibat pekerjaan, jangan ragu untuk pergi tidur siang sejenak dan Anda pun akan kembali dengan pikiran yang lebih jernih.   30 Menit Tidur siang selama 30 menit ternyata dapat membantu menghentikan berbagai proses radang yang terjadi di dalam tubuh akibat kurang tidur semalam lho!   45 Menit Mudah lupa dan mudah marah karena kurang tidur semalam? Cobalah untuk tidur siang selama setidaknya 45 menit! Tidur siang selama 45 menit ternyata dapat membantu meningkatkan daya ingat dan menurunkan tekanan darah Anda.   60 Menit Terlalu sibuk untuk tidur semalam membuat Anda merasa sangat mengantuk hari ini? Bila ya, tidur siang selama 60 menit alias 1 jam dapat membuat Anda merasa lebih segar dan bertenaga, bahkan lebih baik daripada saat Anda mengkonsumsi segelas kopi untuk mengatasi rasa kantuk Anda tersebut.   90 Menit Tidur siang selama 90 menit ternyata tidak hanya dapat mengembalikan tenaga Anda, tetapi juga dapat membuat otot-otot tubuh Anda menjadi lebih rileks lho!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealthmag
 09 Sep 2014    10:00 WIB
Atur Otak Anda Untuk Atasi Stress
Anda dapat mengatur otak Anda pada saat mengalami stress. Ada tiga langkah mudah untuk menjaga keseimbangan Anda dan mendapatkan hasil yang terbaik untuk diri Anda: 1. Mengalihkan pikiran Anda. Kegiatan sehari-hari, rutinitas yang selalu dijalankan akan membuat berat pikiran Anda. Masalah yang menjulang besar dalam pikiran Anda. Cobalah untuk mengalihkan pikiran Anda yang memikirkan atau beraksi terhadap konflik dan mulai fokus bagaimana menemukan solusi. Tanyakan pada diri Anda: Bagaimana cara mengatasi masalah ini? Otak mencintai pertanyaan dan mencari jawabannya apabila Anda dalam keadaan fokus. Semua pikiran yang dihasilkan kemudian akan mengikuti jalan yang berbeda apabila Anda sedang mencari jawaban untuk pertanyaan Anda. 2. Bernapaslah, bernapas dan bernapas Ketika Anda bernapas dengan kecepatan yang konsisten. Hal ini akan menyebabkan perlambatan denyut jantung. Kemudian kerja jantung akan berpengaruh kepada sistem saraf dan hiperfokus terhadap suatu masalah untuk memberikan solusi. 3. Membuat pilihan dengan tenang Kendurkan otot Anda, yang secara spontan akan menegang apabila sedang mengalami konflik atau bahaya. Dimana tubuh Anda akan bersiap untuk membuat tubuh Anda terhadap suatu keadaan yang dihadapi seringkali menimbulkan reaksi tubuh yang berlebihan terhadap peristiwa yang genting. Namun bila Anda dalam keadaan tenang masalah yang dihadapi akan lebih mudah untuk diselesaikan. Dalam keadaan tenang akan menimbulkan kreativitas yang lebih besar dan kecerdasan yang lebih tinggi dalam mengatasi masalah. Ingat, Anda yang menciptakan kehidupan Anda sendiri. Semakin sadar bahwa apa yang Anda hasilkan, berhubungan dengan apa yang sudah Anda perbuat, maka Anda akan mencapai kehidupan yang Anda inginkan. Tetap cerdas dalam hidup dengan mengelola otak Anda sendiri. Sumber: cnn
 21 Aug 2014    12:00 WIB
Hal Yang Disiapkan Saat Akan Meditasi
Tujuan dari meditasi adalah untuk fokus dan menenangkan pikiran Anda, yang akhirnya mencapai ketenangan batin. Berikut adalah hal yang disiapkan saat akan melakukan meditasi: Pilihlah tempat yang tenang. Meditasi sebaiknya dilakukan di ruangan yang tenang. Hal ini akan membantu Anda untuk dapat lebih fokus dan tenang. Ruangan yang dibutuhkan tidak perlu yang besar. Apabila Anda ingin sambil mendengar musik, pilih lagu yang tenang dan tidak memecah konsentrasi Anda. Pilihan lain mendengarkan suara air terjun yang tenang. Ketenangan yang dimaksud dalam meditasi bukan berarti benar-benar tidak ada suara, sehingga Anda tidak memerlukan earplug. Suara seseorang yang sedang berlari, maupun anjing tetangga sebelah bukan berarti menghalangi Anda untuk melakukan meditasi Menggunakan pakaian yang nyaman Tujuan dari meditasi adalah menenangkan pikiran. Anda akan sulit mencapai ketenangan pikiran apabila Anda mengunakan pakaian yang terlalu ketat dan akan membatasi Anda untuk bergerak. Pastikan Anda menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak menggunakan sepatu. Tentukan berapa lama Anda akan melakukan meditasi Sebelum Anda memulai meditasi, putuskan Anda mau melakukan meditasi berapa lama. Waktu untuk meditasi yang disarankan adalah sekitar 20 menit. Namun apabila Anda seorang pemula ada baiknya mulai dalam waktu 5 menit. Apabila Anda belum dapat melakukan meditasi dalam waktu 20 menit, mungkin Anda dapat melakukan secara terpisah 15 menit dilakukan dalam waktu 15 menit dan saat istirahat siang Anda dapat melakukan meditasi dalam waktu 5 menit. Yang terpenting adalah konsistensi Anda untuk melakukan meditasi. Apabila diawal Anda merasa belum ada perubahan yang Anda rasakan ada baiknya jangan langsung dihentikan. Peregangan Meditasi memerlukan duduk di satu tempat dalam waktu lama, oleh karena itu sangat penting untuk meminimalkan ketegangan dan rasa sesak sebelum memulai meditasi. Lakukan peregangan beberapa menit akan membantu Anda untuk meregangkan, mempersiapkan tubuh dan pikiran Anda. Jangan lupa untuk meregangkan leher, pundak dan punggung terutama bila Anda sudah duduk lama di depan komputer Duduk dalam posisi yang nyaman. Meditasi biasanya dilakukan duduk dibawah menggunakan alas, silangkan kaki Anda. duduk yang tegak. Tempatkan tangan Anda diatas pangkuan Anda. Dalam posisi meditasi yang paling penting Anda merasa nyaman dan santai dan badan Anda seimbang sehingga tulang belakang dapat menopang berat badan Anda. Tutup mata Anda Meditasi dapat dilakukan dengan mata terbuka atau tertutup, namun sebagai pemula mungkin lebih baik mencoba bermeditasi dengan mata tertutup. Ini akan menghalangi setiap stimulasi visual dari luar dan mencegah Anda terganggu karena saat Anda meditasi harus fokus dan menenangkan pikiran Anda. Apabila Anda sudah terbiasa melakukan meditasi, cobalah latihan dengan mata terbuka. Yang dapat membantu Anda tidak sampai tertidur dan tidak perlu berlatih keras untuk menenangkan pikiran seperti saat menutup mata. Sumber: wikihow