Your browser does not support JavaScript!
 26 Nov 2020    15:00 WIB
Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran
Setiap pasangan yang telah menikah pasti pernah mengalami pertengkaran. Salah satu kunci penting untuk memperoleh kehidupan pernikahan yang bahagia adalah mengetahui bagaimana caranya menghadapi konflik. Hal penting yang perlu diingat adalah mencoba menghindari pertengkaran dengan cara apapun justru dapat menghancurkan kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Jadi, bagaimana caranya menghadapi pertengkaran dengan pasangan setelah menikah? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara untuk mengatasi pertengkaran setelah menikah: Pastikan Anda dan pasangan sama-sama mengetahui apa masalah yang sedang dibahas Jika salah satu atau kedua belah pihak merasa terlalu kesal untuk membahas masalah yang ada, maka tentukanlah waktu kapan Anda dan pasangan akan kembali membahas permasalahan tersebut Bersikaplah fleksibel dan terbuka mengenai jalan keluar yang ada selain dari pendapat Anda. Keinginan untuk berkompromi merupakan hal yang penting Jangan berusaha untuk membuat pasangan Anda merasa kesal. Jangan menyindir atau bersikap sinis mengenai pendapat pasangan Anda Jangan saling menginterupsi. Dengarlah apa yang dikatakan oleh pasangan Anda. Perhatikan bahasa tubuh Anda dan apa yang ditunjukkannya Berbicaralah dengan tenang dan sopan. Berteriak dan marah-marah tidak akan membuat Anda dan pasangan menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada Ingatlah bahwa pertengkaran yang adil dapat sangat bermanfaat bagi kehidupan pernikahan Anda. Jadi, bertengkarlah untuk kebaikan pernikahan Anda, bukan untuk menang Sumber: about
 24 Nov 2020    15:00 WIB
Cegah Masuknya Orang Ketiga Dengan Cara Ini!
Hubungan percintaan yang langgeng menjadi impian setiap pasangan. Kebahagiaan yang tiada tara bila Anda dan pasangan bisa mempertahankan keluarga. Tidak peduli sudah berapa lama Anda dan pasangan menikah, tentu Anda tidak ingin ada sesuatu hal yang buruk yang menganggu kehidupan rumah tangga Anda. Seiring dengan pertambahan waktu, terkadang akan muncul rasa kebosanan. Perasaan cinta yang dulu mengebu-gebu mungkin akan mulai memudar. Pada saat ini bisa saja ada orang ketiga yang tidak bertanggung jawab dan ingin menghancurkan kebahagiaan Anda dan pasangan. Jangan biarkan hal ini terjadi, oleh karena itu Anda harus mampu membentengi hubungan dengan cara seperti dibawah ini: 1.      Saling percaya Hubungan yang kuat harus dilandasi rasa saling percaya. Kepercayaan diantara masing-masing pihak dapat mempererat hubungan. Dunia ini begitu luas, bukan tidak mungkin pasangan Anda akan selalu bertemu dengan lawan jenis. Berikan kepercayaan padanya agar dia bisa merasa nyaman dan tidak tertekan pada kekangan Anda. Bayangkan bila Anda selalu mencurigai dia, misalnya saja Anda mencurigai dia selingkuh dengan teman kerjanya. Bisa saja karena merasa bosan akan kecurigaan Anda dan karena kata-kata yang terus Anda ucapkan, dia justru akan benar-benar tertarik pada wanita tersebut dan terjadilah perselingkuhan. Maka berusahalah untuk saling percaya, apabila dia benar-benar mencintai Anda dan Anda penting baginya, dia akan sangat menghargai kepercayaan yang Anda berikan dan tidak tega untuk mengkhinatinya. 2.      Saling menghormati Sikap saling menghormati adalah hal yang juga penting dalam sebuah hubungan. Jangan pernah membandingkan kemampuan Anda dengan kemampuannya. Ingat saat Anda memilihnya berarti Anda sudah tahu kemampuan dia seperti apa. Memaksa dirinya untuk menjadi seperti yang Anda inginkan hanya akan membuatnya tertekan. Hormati apa pun yang dia kerjakan meski hasilnya tidak sesuai dengan keinginan Anda. Rasa tertekan dan tidak dihargai adalah celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh orang ketiga yang memang ingin masuk dalam kehidupan Anda dan pasangan. Bicarakan semua hal dengannya dalam setiap mengambil keputusan, hormati pendapatnya dan jadikan pertimbangan untuk membuatnya merasa penting dalam hidup Anda. 3.      Tuntaskan masalah sampai selesai Setiap hubungan akan selalu diwarnai dengan masalah. Jangan mudah menyerah dan jangan pernah merasa salah dalam memilih. Jangan juga menyindir kesalahannya dan bertingkah seperti anak kecil. Ajak pasangan Anda untuk membicarakan hal ini, cari solusi terbaik, tuntaskan masalah sampai selesai. Tidak peduli sepelik apapun masalah yang Anda hadapi harus segera dibereskan. Dan saat solusi sudah ditemukan jangan pernah membahas masalah ini kembali . Ingat apabila Anda menghindar dari masalah yang ada, orang ketiga bisa saja merayu pasangan Anda untuk mendengar semua keluh kesahnya. Bila pasangan Anda merasa  nyaman untuk menceritakan masalahnya maka dengan mudah orang ketiga mendapatkan hati pasangan Anda. 4.      Beri dukungan penuh Saat pasangan Anda merasa rapuh, jatuh dan dalam keadaan yang sulit. Siapa orang yang harus memberinya dukungan penuh? Jawabannya adalah Anda, bukan orang lain. Anda harus mampu menjadi orang yang kuat dalam menemani dia menghadapi semua masalahnya. Dukungan tidak hanya saat dia jatuh namun saat dia mencoba hal-hal baru seperti kesempatan berkarir di bidang yang baru, mau memulai bisnis yang baru dan hal-hal penting lainnya. 5.      Berikan kehangatan Salah satu celah yang dapat dimanfaatkan oleh orang ketiga adalah sebuah hubungan yang hambar. Kehangatan yang Anda berikan seperti perhatian, pelukan dan kasih sayang akan membuatnya selalu betah dengan Anda. Hubungan yang penuh kehangatan ini tidak akan mampu membuatnya berpaling dari Anda dan mencoba mencari orang ketiga. 6.      Tetap menarik Dicintai hanya karena penampilan pasti rasanya akan menyebalkan. Namun apa salahnya bila Anda tetap menjadi orang yang memiliki penampilan yang menarik. Menjaga penampilan yang dilakukan untuk mempertahankan pasangan adalah hal yang wajar. Hal ini akan mencegah kebosanan.  Selain itu pasangan Anda akan berpikir dua kali untuk selingkuh karena dia tahu Anda adalah sosok yang menarik luar dan dalam. Saling menjaga perasaan, saling berbagi cinta, saling memberi perhatian dan saling komunikasi adalah kunci sukses untuk mencegah semua masalah yang bisa menghancurkan hubungan kalian. Sumber: magforwomen
 06 Oct 2018    18:00 WIB
Bagaimana Memperbaiki Pernikahan Setelah Adanya Perselingkuhan ?
Ketidaksetiaan atau perselingkuhan adalah salah satu hal yang dapat sangat merusak sebuah pernikahan. Rasa terluka, kecewa, dan sakit hati yang ditimbulkan oleh perselingkuhan dapat membuat anda ingin segera mengakhiri pernikahan anda. Akan tetapi, perceraian bukanlah satu-satunya jalan atau jalan yang wajib ditempuh setelah pasangan anda berkhianat. Keinginan untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pernikahan anda dapat membantu anda melalui rasa sakit dan bahkan semakin mempererat hubungan anda dan pasangan.   Arti Ketidaksetiaan dan Penyebabnya Arti kesetiaan dan ketidaksetiaan berbeda bagi setiap orang. Seringkali, perselingkuhan dimulai saat anda ingin melarikan diri dari suatu masalah dan menganggap orang lain tersebut sebagai sosok yang ideal. Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan timbulnya perselingkungan selain seks. Beberapa hal tersebut adalah: Rasa percaya diri yang rendah Kecanduan alkohol atau seks Adanya masalah yang telah berlangsung lama dalam pernikahan Seseorang yang berselingkuh cenderung mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu: Merasakan ketertarikan seksual terhadap orang lain dan memutuskan untuk melanjutkan perasaan tersebut dan bukannya menahannya Terus berbohong dan menipu pasanganya agar perselingkuhannya tidak diketahui Menceritakan berbagai masalah di dalam pernikahannya pada orang lain Merasa tertarik atau menyukai orang lain selain pasangannya Membayangkan berbagai hal yang tidak seharusnya dengan seseorang selain pasangannya dan tidak mendengarkan perkataan orang lain yang berlawanan dengan imajinasinya   Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Mengetahui Pasangan Anda Berselingkuh ? Pada saat anda mengetahui pasangan anda berselingkuh, tentunya berbagai emosi berkecambuk di dalam hati anda. Sedih, marah, kecewa, malu, depresi, dan menyesal mungkin adalah berbagai hal yang anda rasakan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu anda ingat bila ingin mempertahankan pernikahan anda.   Jangan Terburu-buru Membuat Suatu Keputusan Jika anda mempunyai keinginan atau pikiran untuk melukai diri sendiri atau orang lain, segera hubungi dokter anda.   Berilah Waktu Bagi Diri Sendiri dan Pasangan Anda Saat anda mengetahui perselingkuhan pasangan anda, anda dapat menjadi sangat marah dan kecewa sehingga anda bahkan berperilaku tidak seperti diri anda yang biasanya. Berikanlah waktu bagi diri anda dan pasangan anda untuk meredakan emosi sebelum kembali bertemu dan berbicara. Selain itu, berikan diri anda waktu sebelum anda bertanya mengenai semua detail perselingkuhan pasangan anda. Tunggulah sampai anda siap, karena hal ini dapat menambah rasa sakit hati dan kekecewaan yang anda rasakan.   Carilah Dukungan dari Orang-orang Terdekat Ceritakanlah bagaimana perasaan anda dan apa yang anda pikirkan dengan teman atau orang-orang tercinta yang dapat anda percayai. Memperoleh dukungan yang tidak memihak dan menghakimi dapat membantu anda berpikir dengan lebih jernih.   Apa yang Harus Dilakukan Untuk Memperbaiki Pernikahan Anda ? Melalui suatu perselingkuhan dan tetap mempertahankan pernikahan anda merupakan suatu proses panjang dan sulit. Akan tetapi, bukan berarti tidak mungkin. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda coba lakukan untuk membantu memperbaiki pernikahan anda.   1.  Jangan Memutuskan Sebelum memutuskan untuk meneruskan atau mengakhiri pernikahan anda, sebaiknya berilah waktu bagi diri anda untuk sembuh dan mengerti apa yang menyebabkan perselingkuhan terjadi. Dengan demikian anda dapat memperoleh pelajaran yang dapat mencegah berulangnya hal yang sama di masa depan.   2.  Hentikan Perselingkuhan Anda Jika anda tidak setia pada pasangan anda, bertanggung jawablah. Segera akhiri hubungan anda dan hentikan semua komunikasi serta hubungan dengan orang tersebut. Jika anda berselingkuh dengan teman sekerja anda di kantor, batasi komunikasi hanya sebatas hubungan kerja atau segera cari pekerjaan lainnya.   3.  Bersikap Jujur Setelah anda dan pasangan sudah lebih tenang, bicarakanlah mengenai segala sesuatunya dengan terbuka dan jujur, tidak peduli betapa sulit untuk membicarakan atau mendengarkan berbagai hal tentang perselingkuhan tersebut.   4.  Saling Mendukung Mungkin anda dan pasangan anda memerlukan waktu sebelum memutuskan untuk meneruskan atau mengakhiri pernikahan anda. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa bila anda dan pasangan anda memutuskan untuk melanjutkan pernikahan anda, maka diperlukan waktu, tenaga, dan komitmen yang lebih.   5.  Konsultasi Pada Ahli Konsultasi dengan ahli pernikahan dapat membantu anda menyadari penyebab perselingkuhan terjadi dan belajar bagaimana caranya untuk mengembalikan serta menguatkan hubungan anda dan pasangan anda.   6.  Kembalikan Rasa Percaya Bangunlah kembali rasa percaya di antara anda dan pasangan. Jika anda tidak setia pada pasangan anda, anda mungkin ingin segera melupakan perselingkuhan anda dan melangkah maju, akan tetapi perlu anda ingat bahwa pasangan anda mungkin membutuhkan waktu untuk melalui hal ini.   7.  Memaafkan Perselingkuhan merupakan sesuatu hal yang sangat menyiksa bagi anda dan pasangan. Mungkin tidak mudah bagi anda atau pasangan untuk memaafkan, tetapi hal ini dapat terjadi seiring dengan berlalunya waktu. Perlu diingat bahwa memaafkan bukan berarti melupakan atau membenarkan perselingkuhan tersebut.   Tidak semua pernikahan dapat diselamatkan setelah sebuah perselingkuhan. Kadang kerusakan yang terjadi terlalu besar. Jika anda dan pasangan memilih untuk mempertahankan pernikahan anda, maka fokus utama anda dan pasangan adalah untuk mengembalikan rasa percaya. Beritahukan semua ketakutan anda pada pasangan anda, baik ketakutan terulangnya kembali perselingkuhan ini atau takut bahwa anda tidak akan pernah dapat mempercayai pasangan anda lagi. Jika anda dan pasangan mempunyai keinginan untuk kembali membangun pernikahan anda, pasti akan terasa sangat sulit pada awalnya, tetapi setelah semuanya berlalu, maka hubungan anda dan pasangan akan lebih kuat dan dekat daripada sebelumnya.  Baca juga: Kunci Bahagia Dalam Kehidupan Pernikahan  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 07 Jun 2018    13:00 WIB
Sekali Selingkuh Pasti Kembali Berselingkuh, Mengapa?
Sebuah penelitian di Amerika yang mengamati data dari 3 buah penelitian terpisah mengenai hubungan asmara menemukan bahwa sekitar 75% pria dan wanita di Amerika mengatakan bahwa mereka pernah mengalami "godaan" dalam hubungannya dengan pasangan. Hal ini berarti bahwa mereka pernah digoda oleh seseorang untuk meninggalkan pasangannya. Dan kira-kira setengah dari peserta penelitian mengatakan bahwa mereka akhirnya tergoda dan meninggalkan pasangannya untuk bersama orang lain yang mendekati mereka. Walaupun beberapa di antaranya hanya berupa hubungan asmara singkat, tetapi ternyata sekitar 63% pria dan 54% wanita yang "dicuri" dari pasangannya dapat menjalin hubungan asmara dalam waktu lama dengan pasangan barunya. Para peneliti pun membandingkan antara hubungan asmara yang berawal dari perselingkuhan dengan hubungan asmara yang tidak berawal dari perselingkuhan. Para peneliti pun menemukan bahwa pasangan yang mengawali hubungannya dari sebuah perselingkuhan ternyata memiliki komitmen, kepuasan, dan usaha yang lebih rendah di dalam hubungan asmaranya yang baru. Para peneliti menemukan bahwa orang yang pernah berselingkuh ternyata memiliki resiko yang lebih tinggi untuk kembali berselingkuh dibandingkan dengan orang yang tidak pernah berselingkuh sebelumnya. Intinya adalah bila seseorang selalu melihat bahwa rumput tetangga lebih hijau daripada rumput di rumahnya, maka ia pun akan terus berpikiran demikian walaupun sudah mengganti rumputnya dengan rumput tetangga. Mengapa orang yang tergoda untuk berselingkuh dapat kembali tergoda untuk berselingkuh? Hal ini dikarenakan hubungan yang dibangun atas dasar perselingkuhan biasanya tidaklah sekuat dan seintim hubungan yang dibangun di atas dasar yang lebih baik, yaitu kepercayaan dan kejujuran. Jadi orang yang pernah tergoda karena sesuatu hal cenderung dapat dengan mudah tergoda akan hal yang sama pada hubungan asmaranya yang baru, misalnya karena kurangnya perhatian atau berbagai hal lainnya. Tentu saja, tidak semua orang yang pernah berselingkuh pasti akan kembali berselingkuh lagi. Akan tetapi, tidak ada salahnya bila Anda mempertimbangkan kembali keputusan Anda sebelum menjalin hubungan asmara dengan seseorang yang pernah berselingkuh. Baca juga: Memperbaiki Pernikahan Setelah Sebuah Perselingkuhan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 17 Mar 2018    16:00 WIB
Bagaimana Berbicara Dengan Pasangan Anda Setelah Dikhianati?
Langkah pertama untuk mengatasi pengkhianatan atau perselingkuhan di dalam hubungan anda dan pasangan adalah dengan memberitahukan rasa sakit hati anda padanya. Suatu hubungan memang membutuhkan suatu komitmen, tetapi bukanlah suatu borgol yang mengekang anda. Memberitahukan ketidaksetujuan anda atas perilaku ataupun sikap pasangan anda sesekali dapat merupakan salah satu tindakan terbaik yang dapat anda lakukan.   Menerima segala sesuatu, baik benar maupun salah bukanlah suatu cara yang benar untuk membangun suatu hubungan yang sehat. Terkadang anda harus menjadi seperti cermin bagi pasangan anda sehingga pasangan anda pun dapat melihat seperti apa dirinya. Tidak ada seorang pun yang dapat sepenuhnya terhindar dari sikap narsisistik, egois, dan kesalahan. Memberitahukan pada pasangan anda bahwa apa yang dilakukannya merupakan kesalahan dapat membantu hubungan anda.   Jika anda merupakan pihak yang telah berkhianat, maka berkata jujur pada pasangan anda dan menerima konsekuensinya kadang diperlukan untuk memperbaiki hubungan anda dan pasangan. Sadarilah bahwa pertengkaran yang terjadi dapat disebabkan oleh rasa cinta pasangan anda terhadap anda sehingga ia merasa sedih dan sakit hati atas sikap atau perilaku anda. Oleh karena itu, daripada sibuk mempertahankan diri, akan lebih baik bila anda mendengarkan apa yang dikatakan oleh pasangan anda dan membahas setiap masalah yang ada secara jujur dan terbuka.   Saat hubungan anda dan pasangan anda mengalami kehancuran akibat perselingkuhan maupun pengkhianatan, maka diperlukan lebih dari sekedar kata maaf, janji-janji, dan kencan romantis untuk mengembalikan keharmonisan dalam hubungan anda dan pasangan.   Anda dan pasangan anda perlu saling mengenal kembali. Apa yang terlewatkan sehingga terjadi perselingkuhan. Diperlukan usaha dari kedua belah pihak untuk memperbaiki hubungan anda dan pasangan.   Sumber: tipsonlifeandlove
 24 Jan 2018    16:00 WIB
12 Alasan Mengapa Para Istri Berselingkuh
Tidak hanya wanita yang belum menikah, wanita yang telah menikah pun dapat berselingkuh. Berbeda dengan pria, sebagian besar wanita berselingkuh bukan karena masalah seks atau ketertarikan fisik lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan mengejutkan dari mengapa seorang wanita berselingkuh.   Ia Sedang Mencari Hubungan Emosional Wanita merupakan pihak yang lebih sering merasa kesepian dan sering merasa kehilangan hubungan emosional dengan suaminya. Hal ini dapat mendorongnya untuk berselingkuh.   Ia Memang Sudah Ingin Berpisah Jika seorang wanita merasa tidak bahagia dengan kehidupan pernikahannya dan ingin bercerai, maka ia biasanya tidak akan pergi sebelum ia menemukan pasangan baru. Bagi sejumlah wanita hal ini dikarenakan mereka membutuhkan kestabilan emosional dan keuangan. Dengan kata lain, mereka membutuhkan pengganti sebelum meninggalkan suaminya yang sekarang.   Ia Telah Lama Tidak Merasa Diinginkan Oleh Anda Seorang wanita yang menikah dengan seorang pria yang tampak tidak tertarik padanya atau berkomunikasi dengannya atau enggan berhubungan intim dengannya cenderung lebih sering berselingkuh dengan seseorang yang dapat membuatnya merasa diinginkan sebagai seorang wanita.   Ia Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi Bila seorang wanita menikah di usia yang terlalu muda atau menikah setelah hanya berpacaran dengan seorang pria, maka seiring dengan berlalunya waktu ia mungkin akan merasa penasaran dengan bagaimana rasanya berpacaran dengan pria lain.   Ia Tidak Lagi Tertarik Berhubunga Intim Dengan Anda Ia tidak lagi merasa tertarik secara seksual pada Anda. Hal ini bukan berarti si dia tidak tertarik untuk berhubungan intim, ia hanya tidak tertarik melakukannya dengan Anda.   Ia Mulai Melihat Anda Sebagai Pria Lemah Jika Anda selalu menuruti kemauannya, apapun permasalahan yang timbul, jangan kaget bila istri Anda mulai tidak lagi menghargai Anda. Memang benar seorang wanita tidak ingin dikendalikan oleh semuanya, akan tetapi mereka juga tidak mau mengendalikan suaminya. Karena seorang wanita merupakan seseorang yang kuat, maka mereka pun menginginkan seorang suami yang dapat mengimbanginya.   Baca juga: 4 Alasan Mengapa Pria Berselingkuh   Ia Ingin Membalas Anda Walaupun pembalasan ini tidak akan menyelesaikan masalah yang ada, akan tetapi sejumlah wanita merasa bahwa membalas pasangannya yang berselingkuh dengan melakukan hal yang sama adalah pembalasan yang setimpal.   Ia Bertemu Dengan Pria yang Lebih Baik Seorang wanita selalu ingin merasa aman, baik dalam hal keuangan maupun emosional. Jadi, bila istri Anda bertemu dengan seorang pria yang lebih baik daripada Anda, maka godaan untuk berselingkuh mungkin akan sulit dilawannya.   Ia Ingin Mencari Tantangan Sejumlah wanita berselingkuh karena mereka memang mencari tantangan dan kesenangan dari hal tersebut. Wanita dengan tipe seperti ini biasanya tidak takut akan masalah yang mungkin terjadi karena perselingkuhan yang dilakukannya, ia hanya ingin bersenang-senang.   Ia Menderita Gangguan Kejiwaan Jika istri Anda menderita suatu gangguan kejiwaan, maka ia mungkin akan selalu menyalahkan orang lain, termasuk Anda, atas berbagai permasalahan yang dialaminya. Selain itu, ia mungkin akan mencari "ketenangan" melalui pria lain.   Ia Merasa Ditelantarkan Apakah Anda terlalu sibuk bekerja atau terlalu sering bermain atau sibuk sendiri setiap hari, bahkan saat akhir pekan sekalipun? Bila ya, maka istri Anda mungkin akan merasa bahwa Anda tidak lagi memiliki waktu untuknya dan membuatnya merasa ditelantarkan. Karena ia tidak memperoleh perhatian yang diinginkannya dari Anda, maka ada kemungkinan ia akan mencarinya dari pria lain.   Ia Merasa Anda Adalah Seorang Pecundang Bila Anda seringkali dipecat dari pekerjaan Anda atau tampaknya tidak dapat memberikan keamanan dalam hal keuangan, emosional, atau hal lainnya; maka si dia mungkin akan merasa Anda hanyalah seorang pria tidak berguna dan mulai mencari pria lainnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 28 Nov 2017    08:00 WIB
Pasangan Anda Tukang Selingkuh? Ini 5 Tandanya
Pada zaman modern ini, kesetiaan tampaknya merupakan hal yang sulit untuk ditemukan. Dengan banyaknya godaan dan kemudahan berkomunikasi, perselingkuhan tampaknya menjadi semakin marak, baik pada pria maupun wanita. Bila Anda ragu apakah pasangan Anda masih setia pada Anda atau tidak, di bawah ini ada beberapa tanda perselingkuhan yang perlu Anda perhatikan dan waspadai. Segera berbicara empat mata dengan pasangan Anda bila Anda menemukan satu atau beberapa hal di bawah ini pada diri pasangan Anda.   Si Dia Pernah Selingkuh Sebelumnya Bila si dia pernah berselingkuh sebelumnya, maka peluangnya untuk kembali berselingkuh akan lebih besar. Bila si dia pernah mengkhianati mantan pacarnya dan berselingkuh dengan Anda, maka kemungkinan besar ia juga akan melakukan hal yang sama pada Anda.   Kebiasaannya Berubah Jika pasangan Anda tiba-tiba sering pulang terlambat dari tempat kerjanya, maka hal ini merupakan pertanda buruk. Perubahan kebiasaan seperti cara berpakaian (misalnya menjadi lebih baik), menghabiskan lebih banyak uang, atau menerima telepon secara sembunyi-sembunyi merupakan tanda perselingkuhan yang patut Anda waspadai.   Si Dia Tiba-tiba Menjadi Sering Memberikan Anda Hadiah Bukan berarti bila pasangan Anda sering memberikan Anda hadiah maka hal ini merupakan tanda bahwa ia merasa bersalah karena berselingkuh. Akan tetapi, bila pasangan Anda biasanya tidak pernah memberikan Anda hadiah atau bunga dan mulai sering membawakan Anda bunga, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang salah dan patut dicurigai.   Baca juga: 10 Jenis Orang yang Sering Berselingkuh!   Pekerjaannya Menjadi Penuh Dengan Rahasia Apakah pasangan Anda tiba-tiba enggan membicarakan mengenai pekerjaannya atau aktivitasnya sehari-hari atau bahkan mulai jarang membalas telepon atau pesan singkat Anda? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa mereka sedang menyembunyikan sesuatu atau tidak lagi mencintai Anda.   Si Dia Selalu Bersikap Defensif Saat pasangan Anda pernah berselingkuh, Anda pasti akan merasa paranoid dan tidak lagi dapat mempercayai pasangan Anda sepenuhnya. Akan tetapi, bila si dia terus saja bersikap defensif atau tampak enggan membangun kembali rasa percaya di antara Anda dengannya, maka hal ini menunjukkan bahwa ia memang seorang tukang selingkuh. Ada baiknya bila Anda meninggalkan pasangan seperti ini.   Bagaimana Cara Mengetahui Pasangan yang Pernah Selingkuh Layak Mendapatkan Kesempatan Kedua? Bingung apakah Anda harus memberikan kesempatan kedua pada pasangan yang sudah bersikap tidak setia? Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melihat perilakunya. Apakah si dia terus saja bersikap defensif atau justru bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan kembali rasa percaya Anda? Bila si dia mau berusaha untuk mendapatkan kembali kepercayaan Anda dan mau menentukan batasan baru (tidak terlalu terbuka pada orang lain), maka hubungan Anda dan si dia setelah ini mungkin akan berhasil.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 09 Jul 2017    11:00 WIB
10 Jenis Orang yang Sering Berselingkuh!
Siapa pun di dunia ini pasti tidak ingin berkencan atau berhubungan dengan seorang tukang selingkuh, akan tetapi seringkali seseorang tidak dapat melihat tanda-tanda bahaya yang menunjukkan bahwa pasangannya merupakan tukang selingkuh. Untuk membantu Anda, di bawah ini Anda dapat melihat 10 jenis orang yang paling sering berselingkuh berdasarkan berbagai penelitian.  1.      Orang yang Usianya Memiliki Angka 9Apakah Anda sedang berkencan dengan seorang pria yang sebentar lagi akan berulang tahun ke 29? Bila ya, maka Anda mungkin harus menunggu 1 tahun lagi sebelum mulai menjalin hubungan asmara dengan si dia!Menurut sebuah penelitian baru, orang yang memiliki angka 9 pada usianya cenderung lebih sering berselingkuh. Mengapa? Hal ini dikarenakan orang yang berusia 29,39, 49, dan seterusnya cenderung sedang mengalami perubahan jati diri atau pilihan hidup. 2.      Pria Bertubuh TinggiSebuah survei yang dilakukan oleh IllicitEncounter.com, sebuah situs perselingkuhan menemukan bahwa pria yang memiliki tinggi badan lebih dari 175 cm memiliki kemungkinan 2 kali lebih besar untuk berselingkuh. 3.      Penggemar Musik Rock n RollMasih menurut survei yang dilakukan oleh IllicitEncounter.com, sekitar 41% orang yang berselingkuh merupakan penggemar musik rock n roll. Ingin tahu penggemar musik apa yang paling setia? Penggemar musik rap! Baca juga: Teror Mental! Selingkuh Sangat Berbahaya Bagi Kesehatan Lho! 4.      Pria yang Bekerja di Bidang ITLadies, jangan tertipu oleh penampilan mereka yang tampak rapi, mengenakan kacamata, dan tampak sangat sabar saat memperbaiki telepon genggam Anda! Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh situs AshleyMadison, mereka merupakan tipe pria licik dan tukang selingkuh! Wow…! 5.      Orang PerancisOrang Perancis memang merupakan seorang kekasih yang luar biasa, akan tetapi sayangnya mereka bukanlah kekasih yang setia. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh LELO, sebuah merk mainan seks mewah, sekitar 75% orang Perancis mengaku bahwa mereka pernah atau sedang berselingkuh. 6.      Orang yang Suka Belanja (Shopaholic)Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Ashley Madison, wanita yang paling sering berselingkuh adalah seorang wanita yang sangat suka belanja! Lebih dari 1/3 wanita yang mengikuti survei mengatakan bahwa mereka lebih sering berbelanja untuk menjaga penampilannya sejak mereka mulai berselingkuh. Bahkan, sekitar 27% di antaranya mengaku bahwa mereka memiliki kartu kredit rahasia untuk berbelanja! 7.      Wanita yang Berprofesi Sebagai GuruSeperti halnya pria yang bekerja di bidang IT, wanita yang bekerja sebagai guru juga merupakan wanita yang lebih sering berselingkuh. Menurut survei yang dilakukan oleh AshleyMadison.com istri yang lebih sering berselingkuh adalah mereka yang berprofesi sebagai seorang guru. 8.      Pengguna TwitterAnda mungkin sudah tidak asing lagi dengan pernyataan ini, yaitu media sosial sangatlah berbahaya bagi suatu hubungan asmara. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Missouri, semakin sering seseorang menggunakan akun twitternya, maka semakin sering terjadi masalah dalam hubungan asmaranya, termasuk berselingkuh. 9.      Pria Bernama WayneMenurut sebuah penelitian yang menganalisa lebih dari 2.000 orang wanita, nama Wayne merupakan nama pria yang paling tidak dapat dipercaya dalam hubungan asmara. 10.  Wanita Berambut PirangMenurut sebuah survei yang dilakukan oleh CheaterVille.com, sekitar 42% wanita yang berselingkuh memiliki rambut berwarna pirang. Jadi, warna rambut apa yang lebih baik, masih menurut survei yang sama, hanya sekitar 11% wanita berambut hitam yang pernah berselingkuh. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: yourtango
 30 Jun 2017    08:00 WIB
Cerai Sering Terjadi Bukan Karena Selingkuh, Tetapi Karena Hal Ini....!
Anda mungkin sudah sering mendengar mengenai berbagai macam alasan mengapa sepasang suami istri akhirnya memutuskan bercerai; mulai dari adanya perselingkuhan, tidak lagi memiliki pandangan atau prinsip hidup yang sama, hingga tidak lagi mencintai pasangannya tersebut.   Apapun penyebabnya, pernahkah Anda berpikir apa sebenarnya yang menyebabkan sepasang suami istri yang merasa sangat bahagia saat menikah dapat berakhir dengan perceraian? Sesuatu pasti terjadi di antara kedua peristiwa tersebut bukan? Dan terjadinya perceraian justru sangat jarang berhubungan dengan ketidaksetiaan salah satu atau kedua belah pihak atau tidak ada rasa cinta lagi di antara sepasang suami istri.   Di bawah ini Anda dapat melihat 3 hal utama yang seringkali menyebabkan terjadinya perceraian, yang ternyata sangat berhubungan dengan sang suami dan sang istri.   Baca juga: Tahukah Anda Bahwa Wanita Ternyata Lebih Sulit Menerima Perceraian?   Rasa Malas Yang dimaksud dengan rasa malas di sini adalah salah satu atau kedua belah pihak tidak mau berusaha untuk menjaga pernikahannya. Banyak orang mengira bahwa menikah akan membuatnya merasa bahagia, seolah-olah pernikahan adalah sesuatu hal di luar diri orang tersebut yang dapat bertahan dan berjalan dengan sendirinya tanpa usaha dari sang suami dan sang istri.   Akan tetapi, apa yang terjadi bila kedua belah pihak kecewa dengan pernikahan mereka? Mereka pun mulai mencari apa masalah yang menyebabkan terjadinya kehancuran di dalam pernikahan mereka tetapi tidak pernah bertanya pada diri mereka sendiri apa sebenarnya yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki keadaan.   Memang akan lebih mudah bagi mereka untuk menyalahkan pasangan atau pernikahan itu sendiri daripada harus bertanggung jawab dan mencari tahu perubahan apa yang harus mereka lakukan agar pernikahan tersebut dapat diperbaiki dan terus berlanjut.   Secara keseluruhan, kedua belah pihak terlalu malas untuk mengintrospeksi diri mereka sendiri, belajar memperbaiki hubungan, dan berusaha untuk mempertahankan pernikahan mereka tersebut. Kesimpulannya adalah sebuah pernikahan membutuhkan kerja keras agar dapat bertahan, jadi bila salah satu atau kedua belah pihak tidak memiliki komitmen yang cukup untuk bekerja keras, maka pernikahannya pun tidak akan dapat bertahan.   Kurangnya Kemampuan Berkomunikasi Satu hal yang juga sering menjadi penyebab dari terjadinya perceraian adalah karena baik suami maupun istri tidak tahu bagaimana caranya berbicara satu sama lain dan bahkan tidak dapat saling mendengarkan. Selain itu, banyak pasangan suami istri juga menghindari suatu pembicaraan karena takut hal yang akan dibicarakan tersebut akan menyakiti diri mereka dan pasangan mereka.   Jika Anda tidak dapat berkomunikasi dengan pasangan Anda, maka Anda dan pasangan pun tidak akan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di dalam pernikahan Anda. Jadi, berbicara dan mendengarkan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan pernikahan untuk menjaga pernikahan tetap langgeng.   Memiliki Harapan yang Terlalu Tinggi Memiliki harapan yang tinggi memang baik dalam beberapa hal, kecuali pernikahan. Baik pria maupun wanita memiliki banyak asumsi mengenai pernikahan dan apa yang ia harapkan dari sebuah pernikahan. Asumsi ini dipengaruhi oleh beberapa hal dan masalah dapat terjadi saat kenyataan dari kehidupan pernikahannya tidak sesuai dengan asumsi atau harapannya tersebut.   Oleh karena itu, sangat penting bagi sepasang kekasih untuk membicarakan berbagai hal termasuk seks sebelum menikah. Hal ini dikarenakan memiliki komunikasi yang baik sebelum menikah dapat mencegah kedua belah pihak memiliki harapan yang terlalu tinggi (tidak realistis) dari pernikahannya tersebut.   Kesimpulannya adalah perceraian tidak selalu terjadi akibat perselingkuhan atau rasa tidak bahagia. Perceraian dapat dihindari bila kedua belah pihak mau bekerja keras untuk merawat pernikahannya dan berkomunikasi secara efektif serta memiliki harapan yang realistis.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: divorcesupport