Your browser does not support JavaScript!
 24 Oct 2020    13:00 WIB
Naksir Mantannya Teman, Boleh Gak Sih?
Seringkali naksir apalagi memacari mantan pacar teman merupakan hal yang tabu dan melanggar norma pria. Namun, kadangkala situasi ini tidak terhindarkan. Bila Anda mengalami hal ini, maka ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memacari mantan teman Anda tersebut. Pertimbangkan Berbagai Faktor Pada sebagian besar situasi, keputusan yang tepat bagi Anda tergantung pada pandangan, moral, hubungan pribadi, dan nilai Anda sendiri. Sebelum Anda memutuskan untuk memacari mantan teman Anda, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, yaitu: Berapa lama Anda sudah berteman dengannya dan seberapa dekat Anda dengan teman Anda tersebut Seberapa penting hubungan persahabatan Anda dengan teman Anda dan seberapa besar keinginan Anda untuk mempertahankannya Apa yang menyebabkan teman Anda dan mantannya putus Berapa lama sudah berlalu sejak teman Anda dan mantannya putus, apakah mereka sekarang bermusuhan Seberapa baik dan berapa lama Anda sudah mengenal mantan teman Anda Persiapkan Diri Anda Akan Konsekuensinya Bila Anda merasa ingin menjalin hubungan dengan mantan teman Anda, maka sangat penting untuk bersikap jujur pada diri Anda sendiri dan teman Anda. Sebelum Anda melangkah lebih jauh, Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri terlebih dahulu, apakah mantan teman Anda tersebut benar-benar lebih berharga daripada hubungan persahabatan Anda dengan teman Anda. Bila Anda tetap berkeinginan untuk menjalin hubungan asmara dengan mantan teman Anda, maka bersiaplah oleh berbagai kemungkinan terburuk, termasuk teman Anda merasa dikhianati. Ketahui Bagaimana Cara Memberitahu Teman Anda Pada awalnya, memberitahu teman Anda mengenai hal ini mungkin akan terasa sangat menakutkan. Akan tetapi, bagaimana cara Anda memberitahu teman Anda dapat memberikan perbedaan pada hasilnya. Daripada hanya bertanya "apakah boleh", akan lebih baik bila Anda bertanya "apakah Kamu akan merasa tidak nyaman bila Aku mengencani mantanmu". Pertanyaan ini akan membuat teman Anda berpikir dan membuat Anda dapat berdiskusi dengan teman Anda. Saat Anda memutuskan untuk memberitahu teman Anda, ada beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda, seperti: Beritahu maksud Anda. Beritahu teman Anda bahwa persahabatan Anda dengannya sangat berarti bagi Anda dan Anda ingin tetap berteman dengannya. Dan apa yang ingin Anda sampaikan akan membuatnya merasa sedikit tidak nyaman. Bertanyalah padanya apakah sekarang waktu yang tepat untuk berbicara Beritahu bahwa Anda merasa rentan, misalnya dengan mengatakan bahwa "Aku merasa bahwa Aku semakin ingin dekat dengan mantanmu dan Aku khawatir bagaimana perasaanmu mengenai hal ini" Biarkan teman Anda berbicara dan memberitahu Anda apa yang ia pikirkan. Dengarkanlah ia Pastikan Anda berterima kasih pada teman Anda atas waktunya dan kesediaannya untuk mendengarkan Anda Perlakukan Teman Anda Dengan Lembut, Tetapi Ingat Bahwa Anda Tidak Memerlukan Izinnya Walaupun memang langkah terbaik adalah dengan mendekati dan berbicara baik-baik dengan teman Anda sebelum melangkah lebih jauh, akan tetapi sebenarnya Anda tidak membutuhkan izin dari teman Anda untuk berpacaran dengan mantannya. Pastikan saja Anda berterus terang pada teman Anda dan jangan memberitahunya secara mendadak.   Sumber: cheatsheet
 11 Dec 2017    08:00 WIB
Harus Populer Supaya Punya Banyak Teman? Tidak Juga, Gunakan Cara Ini Supaya Teman Anda Makin Banyak
Banyak orang mengalami kesulitan ketika mencoba untuk mendapatkan teman-teman. Terlebih untuk mereka yang bukan dari kalangan populer. Dimana rasanya tidak memiliki kepercayaan diri untuk menarik perhatian. Tapi apakah memang harus populer untuk memiliki banyak teman? Jawabannya adalah tidak juga. Memang tidak bisa dipungkiri orang-orang yang populer memiliki keuntungan dan bisa menarik banyak perhatian sehingga lebih mudah dalam mencari teman. Tapi untuk Anda yang mungkin tidak populer, ikuti trik ini agar bisa dapat banyak teman.   Berikut cara untuk mendapat banyak teman: 1.      Jangan "mengotak-kotakan" diri Anda Yang sering terjadi adalah pada beberapa orang sebelum memulai usaha untuk memiliki teman, sudah memiliki pemikiran bahwa dirinya akan sulit memiliki teman. Dimana dirinya sudah membagi bahwa ada kelompok populer dan kelompok pecundang. Pemikiran seperti ini akan membuat sempit cara berpikir Anda. Bila Anda ingin memiliki banyak teman, buang jauh pemikiran Anda ini. Mulai sekarang tanamkan dalam pikiran Anda bahwa terkenal atau tidak, Anda berhak memiliki teman dan Anda harus tahu bahwa diri Anda cukup berharga untuk mendapat teman yang baik. 2.      Bicara, bicara, bicara Ingin memiliki banyak teman, maka jangan pernah takut untuk bicara dengan orang sebanyak mungkin. Bagaimana cara orang lain mengetahui bahwa Anda adalah orang yang menyenangkan dan asik untuk diajak berteman bila Anda hanya diam dan tidak pernah memperkenalkan diri Anda. Orang yang Anda temui secara acak dan Anda ajak bicara siapa tahu akan menjadi teman baik Anda nantinya. 3.      Jadilah seorang teman yang baik Anda pasti ingin memiliki teman yang baik pada Anda. Sebelum Anda berharap orang tersebut akan menjadi teman yang baik untuk Anda. Mengapa Anda tidak memulainya lebih dahulu dengan menjadi seorang teman yang baik. Kebaikan yang Anda tunjukkan dapat membuat mereka merasa nyaman dan tidak segan untuk berbuat hal yang baik juga untuk Anda. Sehingga akhirnya Anda dan mereka bisa menjadi teman baik. 4.      Jadilah diri sendiri Oke, bisa dimengerti bila Anda ingin masuk dalam kelompok tertentu sehingga mencoba untuk menjadi sama dengan mereka, mulai dari cara berpakaian, berbicara dan cara bergaul Anda harus mengikuti mereka. Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda merasa nyaman? Bila iya hal ini tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah bila Anda merasa tidak nyaman. Bila seperti ini maka Anda harus segera berubah. Karena untuk menarik perhatian mereka tidak harus merubah diri Anda menjadi orang lain, tetaplah menjadi diri sendiri dan temukan teman yang membuat Anda nyaman. 5.      Gunakan media sosial Anda dapat menggunakan media sosial untuk menemukan orang-orang yang memiliki minat dan hobi yang sama seperti yang Anda miliki. Hal ini jauh lebih mudah untuk mendapatkan teman- karena Anda dan mereka memiliki banyak kesamaan. Sehingga pertemanan kalian akan menjadi lebih asik dan mudah untuk akrab. 6.      Jangan khawatir tentang berapa banyak teman yang Anda miliki Yang dilihat dari sebuah hubungan pertemanan bukanlah jumlahnya tapi kualitas pertemanan itu sendiri. Anda bisa memiliki banyak teman, tapi hanya teman nongkrong dan saat senang bukan teman yang ada disaat Anda sedang mengalami kesulitan. Lebih baik jumlah teman Anda sedikit tetapi Anda memiliki kenyamanan saat bersama dengan mereka. Jauh lebih baik umemiliki satu atau dua teman sejati dibanding seratus teman palsu di sekitar Anda. 7.      Bicara tentang diri Anda yang sesungguhnya Jangan pernah menyembunyikan apa yang Anda inginkan sesungguhnya, Karena Anda tidak memerlukan teman yang tidak mengetahui siapa Anda sebenarnya. Biarkan mereka tahu diri Anda seperti apa, bila mereka memang menyukai Anda maka mereka akan menerima karakteristik unik yang Anda miliki. Mencari teman bukan sekedar mencari teman kumpul-kumpul dan bersenda gurau tapi carilah teman yang selalu setia pada Anda saat senang ataupun sedih. Jadi tidak peduli apakah Anda populer atau tidak, selalu ada beberapa orang lain yang memiliki sesuatu yang sama dengan Anda dan yang siap untuk menjadi teman Anda. Jalani kehidupan yang Anda cintai dan berbicara dengan siapa pun yang Anda temukan menarik untuk dijadikan. Jadi, apakah masih sulit mencari teman meski Anda tidak populer?   Baca juga: Makin Banyak Teman Pria, Makin Banyak Bercinta???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womanitely
 04 Dec 2017    12:30 WIB
5 Alasan Bila Anda Merasa Tidak Mempunyai Banyak Sahabat
Manusia adalah makhluk sosial, Kita suka berkumpul dengan orang-orang yang berpikiran sama dan tidak ada yang salah dengan memiliki sekelompok kecil sahabat untuk hang out. Ada beberapa orang yang memiliki banyak sahabat dan terlihat seru. Kemudian Anda melihat diri Anda sendiri mengapa Anda tidak mempunyai banyak sahabat dan sedang diserang rasa kesepian. Ternyata hal ini ada alasannya.   Berikut Alasan Mengapa Anda Tidak Mempunyai Banyak Sahabat: 1.      Anda Terlalu Egois atau Berpusat pada Diri Sendiri Ini sebenarnya adalah salah satu alasan paling umum mengapa orang umumnya tidak memiliki sahabat. Tidak ada yang menyukai orang egois yang mengutamakan diri mereka. Dalam persahabatan bukan lagi soal Anda atau dia tapi Kami. Apabila Anda bersikap egois dan selalu hanya mementingkan diri sendiri maka hal ini akan terasa menyebalkan untuk orang lain dan akhirnya mereka malas untuk bersahabat dengan Anda. 2.      Anda Sering Tidak Jujur Seorang sahabat harus bisa diandalkan, jujur, dan dapat dipercaya pada saat bersamaan. Jika Anda sering sekali berbohong dan tidak dapat percaya. Hal ini akan membuat orang malas untuk bersahabat dengan Anda dan cenderung akan menghindari Anda. 3.      Anda Kurang Perhatian Persahabatan bisa terkikis seiring berjalannya waktu, jika Anda tidak berusaha untuk menjaga sahabat Anda. Anda perlu memberi perhatian kepada sahabat dan sebaliknya. Anda mengerti apa yang sahabat Anda dan butuhkan begitu pula dengan sahabat Anda kepada Anda. Bila hanya Anda yang berjuang maka hal ini juga bukan hal yang biak dan mereka bisa dikatakan bukan sahabat Anda. 4.      Anda Sering Mengeluh Percayalah tidak ada orang yang suka dengan seseorang yang selalu berpikir negatif. Dalam persahabatan memang Anda bisa mengungkapkan apa yang Anda rasakan dan sahabat Anda akan memberi perhatian namun bila Anda terlalu sering melakukan hal ini dan terus mengeluh maka tidak ada orang yang tahan dengan Anda. 5.      Anda Abaikan Sahabat Anda Saat Anda Memiliki Pacar Ini juga salah satu sikap paling mengecewakan yang dihadapi oleh sahabat. Ingatlah bahwa kesuksesan hubungan baru Anda tidak terjamin namun sahabat Anda adalah orang yang pasti akan menerima Anda. Jadi sebelum Anda mengabaikan sahabat Anda pikirkan dahulu hubungan yang baik dengan sahabat Anda. Memiliki banyak sahabat akan menjadi kekuatan tersendiri bagi Anda, dimana Anda bisa mengungkapkan perasaan senang, sedih dan berbagai hal lainnya. Maka dari itu sangat penting untuk menjaga hubungan persahabatan dengan baik.   Baca juga: Cukup Untuk Sahabat! 7 Rahasia Hidup Ini Hanya Boleh Dia Yang Tahu   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: lifezap
 28 Nov 2016    12:00 WIB
Kapan Teman Lebih dari Sekedar “Teman”???
Bila pasangan Anda menghabiskan semakin banyak waktu dengan "teman" barunya, maka kemungkinan besar "teman" barunya tersebut bukanlah sekedar teman. Pasangan Anda mungkin merasa bahwa ia memiliki banyak kesamaan dengan "teman" barunya tersebut, bahwa "teman" barunya tersebut dapat mengerti dirinya dan berbagai permasalahan yang sedang ia hadapi. Apapun alasan pertemanannya tersebut, tanda-tanda di atas merupakan tanda bahaya yang harus Anda perhatikan.   Baca juga: Pasangan Memiliki Teman Wanita Justru Baik Bagi Anda, Mengapa Begitu???   Bagaimana bila pasangan Anda tidak suka Anda memiliki teman baru yang merupakan lawan jenis Anda, walaupun Anda benar-benar hanya berteman dengannya? Sebenarnya memang tidak ada salahnya berteman dengan lawan jenis walaupun Anda sudah menikah. Akan tetapi, karena Anda telah menikah, maka Anda pun harus memikirkan bagaimana perasaan pasangan Anda atas berbagai hal yang Anda lakukan, termasuk berteman dengan lawan jenis. Daripada bersikap defensif, ada baiknya bila Anda berbicara baik-baik dengan pasangan Anda dan mencari tahu mengapa ia merasa sangat "terancam" dengan kehadiran teman baru Anda tersebut. Lalu, kapan sebuah hubungan persahabatan dapat dianggap telah melebihi batas dan menjadi lebih dari sekedar teman? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda bahwa hubungan persahabatan Anda dengan lawan jenis sudah melebihi batasnya: Saat Anda menceritakan berbagai masalah di dalam pernikahan Anda dengan teman Anda tersebut Saat Anda merahasiakan hubungan pertemanan Anda ini dari pasangan Saat Anda mulai merasa tertarik pada teman Anda Saat Anda mencari teman baru Anda tersebut saat menghadapi suatu masalah, bukannya pasangan Anda Saat Anda tidak mengenalkan teman baru Anda tersebut pada pasangan Saat Anda lebih ingin menghabiskan waktu bersama teman baru Anda tersebut daripada bersama pasangan Saat Anda merasa bahwa teman Anda lebih mengerti diri Anda daripada pasangan Anda Jika Anda ingin tetap memiliki teman yang berlawanan jenis dengan Anda dan ingin pasangan Anda tidak merasa curiga atau cemburu dengan teman Anda tersebut, maka pastikan Anda mengajak pasangan Anda menjadi bagian dalam hubungan persahabatan tersebut. Jika Anda untuk alasan apapun merasa bahwa Anda tidak perlu mengenalkan teman baru Anda pada istri Anda, maka Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri apa sebenarnya tujuan Anda tetap mempertahankan hubungan persahabatan tersebut.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about