Your browser does not support JavaScript!
 08 Feb 2019    08:00 WIB
Mendengarkan Musik Bikin Anak Dalam Kandungan Lebih Pintar?
Musik memiliki efek luar biasa pada kita semua dimana mampu menenangkan emosi kita, itu menyembuhkan rasa sakit kita, menenangkan tubuh dan pikiran kita. Ketika musik memiliki dampak yang besar pada orang dewasa maka seberapa banyak dapat membantu anak-anak? Dan jika dapat membantu anak-anak, apakah juga dapat membantu bayi yang berada di dalam rahim juga?Berikut Adalah 4 Manfaat Dari Mendengarkan Musik Selama Hamil: 1.      Musik Meningkatkan Kemampuan Mendengar JaninMeski janin masih terlalu kecil untuk mengerti musik yang didengarnya, namun dengan mendengarkan musik akan membuat janin berespon. Dengan mendengarkan musik maka akan meningkatkan kemampuan pendengaran dan keterampilan berkonsentrasinya. Jika Anda mendengarkan musik secara teratur, maka kemampaun janin berkonsentrasi lebih baik yang secara bertahap meningkatkan kemampuan indra pendengaran nya. Namun, Anda tidak perlu membuat menaruh headphone di perut Anda, karena dengan Anda mendengarkan musik dan merasa santai maka hormon tenang akan diteruskan ke janin dan membantu menenangkan janin. 2.      Musik Dapat Meningkatkan Refleks JaninJanin tidak mendengarmusik seperti yang Kita lakukan yang ada adalah janin bisa merasakan getaran yang terhubung dari gelombang suara yang Anda dengar saat Anda mendengarkan musik. Sehingga saat Anda mendengarkan musik, janin yang belum lahir Anda juga akan bereaksi, yang akan meningkatkan refleksnya - kekuatan untuk bereaksi terhadap rangsangan eksternal. Ini terjadi karena cairan ketuban merupakan konduktor yang baik 3.      Musik Dapat Menjadi Jembatan Antara Kehidupan di Dalam Rahim dan Kehidupan di Luar RahimPenelitian menunjukkan bahwa bayi setelah lahir mengingat suara yang mereka mendengarkan ketika mereka berada di dalam rahim. Ini adalah alasan banyak dokter menyarankan wanita hamil untuk berbicara dengan anak selama kehamilan, untuk memperkuat ikatan dengan janin.Prinsip yang sama berlaku untuk musik juga. Jika Anda mendengarkan lagu tertentu terus menerus selama masa kehamilan Anda, kemudian setelah lahir, mendengar lagu yang sama akan menenangkan bayi Anda. Seperti lagu pengantar tidur. Ketika bayi Anda berjuang untuk membiasakan bayi Anda dengan lingkungan baru di sekelilingnya, musik yang menenangkan dari masa lalu akan membuatnya tenang. 4.      Musik Bahkan Dapat Membentuk Kepribadian Anak AndaSekali lagi, tidak ada keterkaitan langsung antara musik dan alam anak Anda. Tetapi beberapa percaya bahwa jika Anda mendengarkan musik yang menenangkan maka anak Anda akan memiliki kepribadian yang tenang dan jika Anda mendengarkan musik keras dan berat, anak Anda akan memiliki kepribadian agresif. Apa yang Anda pikirkan juga bertanggung jawab atas kepribadian bayi Anda Apakah Mendengarkan Musik Membuat Janin Menjadi Lebih Pintar?Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa mendengarkan musik dapat membuat bayi Anda lebih cerdas, namun dengan merasakan getaran kemudian melatih fungsi pendengaran maka dikatakan musik dapat membuat janin lebih pintar. Selain itu mendengarkan musik dapat membuat ibu merasa tenang dan diharapkan janin juga lebih tenang.Mendengarkan musik adalah hal yang baik untuk janin namun perlu diingat jangan memutar musik terlalu keras karena bisa membuat janin Anda menjadi cemas. Bila Anda menggunakan headphone yang langsung taruh di perut jangan gunakan lebih dari 2 jam dalam sehari. Anda bisa mendengarkan musik dapat saat jadwal janin Anda tidur, hal ini Anda ketahui dari kapan dia bergerak aktif atau hanya diam. Baca juga: Hubungan Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 28 Nov 2018    11:00 WIB
Bumil Tidak Boleh Stres. Ini Dampak Stres Pada Janin Dan Cara Mengatasinya
Stres, hal ini bisa dialami oleh siapa saja. Masalah pekerjaan, sekolah, kehidupan asmara dan beberapa hal lain bisa membuat Anda mengalami stres. Namun stres bisa menyebabkan banyak masalah pada kesehatan, terutama bila Anda sedang hamil. Saat hamil maka adalah saat yang paling membahagiakan untuk para ibu hamil, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengalami stres. Berikut adalah dampak stres pada kehamilan dan janin Anda: 1. Berat Badan Lahir Rendah dan Kelahiran Prematur Hal ini didukung oleh fakta bahwa ketika stres, tubuh Anda melepaskan hormon stres epinefrin dan norepinefrin. Hormon-hormon ini menyebabkan pembuluh darah yang memasok darah dan oksigen ke janin yang sedang berkembang mengalami menyempit, sehingga aliran darah tidak lancar dan menyebabkan berat badan lahir rendah, kelahiran prematur. 2. Kelahiran Prematur Peningkatan kadar corticotropin-releasing hormone (CRH) juga diproduksi karena tingginya tingkat stres dan kecemasan. Dengan demikian dapat menyebabkan kelahiran prematur. 3. Keguguran dan Gangguan Saraf Stres selama trimester pertama kehamilan juga diketahui menyebabkan keguguran dan peningkatan risiko gangguan motorik. Masalah saraf dapat berkembang jika ibu berada dalam keadaan stres ketika otak bayi berkembang, yaitu sekitar kehamilan 19-26 minggu. Apa Penyebab Stres Selama Masa Kehamilan? Kehamilan itu sendiri adalah waktu yang menantang dimana akan terjadi perubahan emosional dan fisik, semua hal tersebut dapat menyebabkan stres. Stres emosional dapat mencakup: Pikiran apakah akan mampu menjadi ibu yang baik atau tidak? Apakah janin yang dikandung sehat atau tidak? Sering mengalami perubahan suasana hati Berhubungan dengan kedekatan Anda dengan atau lingkungan sekitar Anda Kekhawatiran akan masalah biaya Kekhawatiran tentang pekerjaan Anda Stres fisik dapat mencakup: Kelelahan, nyeri tubuh Kurang tidur, kehilangan nafsu makan Mengalami perubahan fisik yang signifikan Sebisa mungkin untuk Anda para ibu hamil harus mampu membuang stres dan beristirahat sebanyak mungkin. Selama hamil, sistem kekebalan tubuh ibu biasanya akan menurun sehingga mudah sakit. Terproduksinya hormon stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang dapat memperburuk kesehatan ibu dan juga mempengaruhi pertumbuhan bayi. Cara Mengatasi Stres Selama Hamil Lakukan Pemeriksaan Rutin Ke Dokter Dengan melakukan pemeriksaan rutin akan membantu untuk memantau pertumbuhan dan detak jantung janin. Sehingga setiap Anda mengalami masalah Anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter Anda apa langkah terbaik untuk mengatasinya. Bicara Dengan Pasangan Anda Orang yan paling Anda butuhkan saat ini adalah suami Anda, karena dia adalah ayah dari janin yang Anda kandung dan juga harus ikut bertanggung jawab. Jadi bila Anda merasa stres maka Anda harus membicarakan hal ini dengan pasangan agar dia bisa membantu Anda dalam mengatasi stres yang Anda alami. Menerima Bantuan Dari Suami dan Orang Terdekat Anda Saat ini Anda sedang hamil, maka Anda sedang wajib diperlakukan dengan istimewa. Tidak ada salahnya bila Anda menerima bantuan secara fisik atau dukungan moril dari suami dan orang terdekat Anda. Hal ini akan membantu Anda menjadi lebih tenang. Melakukan Hal Yang Menyenangkan Cobalah untuk terlibat dalam hal-hal yang memberikan kebahagiaan dan membuat Anda lupa akan stres. Membaca buku, menonton TV, mendengarkan lagu yang menenangkan atau berbicara dengan keluarga dan teman-teman, hal ini akan membantu Anda merasa lebih tenang. Apabila kondisi kehamilan Anda baik, Anda bisa meminta agar suami Anda mengajak jalan-jalan. Beristirahat Sebanyak Mungkin Apabila dulu Anda adalah wanita yang sibuk harus bekerja atau mengurus rumah tangga. Maka saat inilah suami Anda harus berperan biarkan dia yang melakukan semua tugas rumah tangga sehingga Anda bisa beristirahat sebanyak mungkin. Tidur Dengan Benar Karena tubuh Anda membutuhkan banyak istirahat maka perlu tidur yang benar. Gunakan bantal untuk mendapatkan posisi yang nyamam dan pijat tubuh sebelum tidur. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Olahraga Meski sedang hamil bukan berarti Anda tidak boleh melakukan olahraga. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berenang, yoga yang akan membantu melepaskan stres Anda. Berjalan, berenang dll dapat dilanjutkan sampai trimester terakhir. Namun sebelum berolahraga coba tanyakan dahulu pada dokter Anda, olahraga apa yang tepat untuk Anda dan apakah kehamilan Anda memungkinkan untuk berolahraga. Manjakan diri Anda sebanyak yang Anda bisa Anda boleh melakukan manicure, pedicure, body massage, hair spa atau kegiatan memanjakan diri lainnya yang membuat Anda menjadi lebih santai dan tenang. Latihan Pernapasan Cara ini dapat menenangkan ketika Anda merasa stres, biasanya hal ini akan diajarkan pada sesi senam hamil Makan Makanan Yang Sehat Usahakan untuk makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol atau produk yang berbahaya bagi Anda dan janin Anda Stres juga dapat menyebabkan masalah jangka panjang seperti peningkatan tekanan darah, kecemasan atau depresi. Cobalah untuk melawan stres Anda dan memiliki pandangan positif terhadap kehidupan, buang jauh semua pikiran negatif yang menakut-nakuti Anda. Selalu tetap bahagia dan menjaga diri demi kelahiran janin yang sehat. Baca juga: Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 28 Aug 2018    08:00 WIB
6 Bahaya Mengkonsumsi Junk Food Saat Hamil
Apakah Anda ngidam junk food saat sedang hamil? Akan tetapi, apakah aman terus mengkonsumsi berbagai jenis junk food selama hamil? Jawabannya adalah tidak. Saat Anda hamil, ada berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, seperti berat badan Anda, kadar gula darah, tekanan darah, mood, dan makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja bahaya dari mengkonsumsi junk food saat hamil.   Tekanan Darah Meningkat dan Kaki Anda Menjadi Bengkak Tahukah Anda bahwa mayonnaise terbuat dari telur mentah? Dan karena ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan mentah, maka Anda sebaiknya menghindari berbagai jenis mayonnaise. Selain itu, junk food biasanya juga mengandung banyak garam, yang dapat berpengaruh buruk pada tekanan darah dan bahkan membuat kaki Anda membengkak karena retensi cairan di dalam tubuh Anda.   Membuat Anda Mengalami Sembelit Serat merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk membentuk energi dan juga dapat membuat pergerakan usus Anda menjadi lebih lancar, sehingga Anda pun tidak mengalami sembelit, yang sering terjadi pada ibu hamil. Dan karena junk food hanya mengandung sedikit atau sama sekali tidak mengandung serat, maka hal ini akan membuat keluhan sembelit Anda semakin buruk. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda mencukupi kebutuhan serat Anda dengan mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari selama hamil.   Robeknya Selaput Ketuban Saat hamil, sembelit parah dapat menyebabkan peningkatan tekanan, yang dapat memicu robeknya selaput ketuban Anda, yang akan mengakibatkan Anda melahirkan sebelum waktunya.   Kekurangan Nutrisi Penting Junk food biasanya hanya mengandung sedikit sayuran atau daging dan sebagian besar hanya terdiri dari lemak, yang berarti kurang bernutrisi. Hal ini dapat mempengaruhi jumlah nutrisi penting yang masuk ke dalam tubuh Anda.   Menyebabkan Perubahan Mood dan Diabetes Gestasional Banyak ibu hamil ngidam cokelat dan bahkan memakannya pada waktu yang tidak wajar, misalnya pada pagi atau malam hari. Mengkonsumsi makanan manis dapat membuat Anda menjadi lebih mudah marah dan membuat mood Anda lebih mudah berubah. Selain itu, mengkonsumsi banyak gula juga dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda atau bahkan meningkatkan resiko terjadinya diabetes gestasional (kencing manis saat hamil).   Bayi Lahir Dengan Berat Badan Berlebih Terlalu sering mengkonsumsi junk food yang penuh dengan lemak, gula, dan garam dapat mempengaruhi bayi Anda, yang akan membuat mereka lahir dengan berat badan berlebih, yang dapat membuat bayi Anda lebih mudah mengalami obesitas saat dewasa nanti.   Baca juga: Apakah Aman Berhubungan Seks Saat Hamil?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 15 Aug 2018    08:00 WIB
Olahraga Saat Hamil Banyak Manfaatnya Bagi Sang Ibu dan Bayi
Sayangnya, kebanyakan wanita hamil takut untuk berolahraga karena mereka berpikir hal ini dapat membahayakan janin. Berolahraga ketika Anda sedang hamil sebenarnya baik untuk Anda dan bayi Anda, tetapi Anda harus memperhatikan jenis latihan apa yang akan Anda lakukan. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes gestasional (kencing manis saat hamil), membantu mengendalikan hormon dan membantu Anda untuk mempersiapkan tenaga saat persalinan. Tapi, sebelum memulai program kebugaran Anda, Anda harus berbicara dengan dokter spesialis kandungan Anda tentang rencana untuk berolahraga selama masa kehamilan dan mengetahui semua informasi dan rekomendasi yang diperlukan. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan yang baik mengapa Anda harus berolahraga saat hamil: 1.      Memperkuat tubuh dan pikiran Ketika Anda berolahraga, Anda memperkuat pikiran, tubuh dan mempersiapkan tubuh Anda untuk masa persalinan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga selama masa kehamilan dapat mengurangi waktu persalinan. Proses persalinan yang Anda alami bisa menjadi lebih cepat begitupula dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Jadi jika dokter sudah menganjurkan Anda untuk berolahraga, apa lagi yang Anda tunggu? 2.      Meningkatkan aktivitas otak bayi Anda Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Montreal pada tahun 2013 menunjukkan bahwa 20 menit latihan ringan, 3 kali seminggu, dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda. Sebelum penelitian ini, orang hanya tahu bahwa olahraga dapat meningkatkan aktivitas otak mereka, bukan otak bayi mereka. Maka ini adalah alasan penting untuk berolahraga selama kehamilan. 3.      Tidur yang lebih baik Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur selama masa kehamilan, terutama dalam tiga bulan terakhir kehamilan, olahraga dapat membantu Anda. Jangan khawatir kebanyakan wanita hamil memang memiliki masalah tidur dan tidak hanya Anda. Jika Anda menemukan diri Anda sulit tidur saat malam hari. Maka lakukan konsultasi dengan dokter Anda dan pertimbangkan untuk berolahraga. Dengan berolahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan lebih mudah terlelap. 4.      Meringankan nyeri punggung Nyeri punggung selama masa kehamilan sebenarnya merupakan keluhan umum dari hampir semua wanita hamil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati rasa sakit ini dan olahraga adalah salah satu caranya, Dengan berolahraga selama masa kehamilan Anda, dapat membantu mengurangi nyeri punggung atau bahkan menghilangkannya Untuk memperkuat inti tubuh Anda, Anda cukup melakukan plank. Jangan berbaring telentang saat Anda berolahraga, karena ini menurunkan aliran darah ke bayi Anda. 5.      Mengurangi risiko diabetes gestasional Pada masa kehamilan ada beberapa ibu hamil yang bisa mengalami diabetes gestasional dimana terjadi peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan yang bisa berujung ke masalah kencing manis. Untuk membantu menghindari hal ini, pastikan Anda makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur. Tentu, tidak ada jaminan yang pasti karena diabetes gestasional dipengaruhi faktor genetik. Namun, Anda masih dapat menurunkan risiko Anda dengan menjaga berat badan Anda tetap normal untuk ibu hamil, berolahraga, dan mengonsumsi hanya makanan sehat. 6.      Lebih mudah kembali ke berat badan semula setelah melahirkan Saat hamil maka akan terjadi kenaikan berat badan yang cukup signifikan, bisa sekitar 15-20 kg atau bahkan lebih. Setelah melahirkan biasanya agak sulit untuk langsing kembali seperti semula. Tetapi bila Anda melakukan olahraga selama masa kehamilan, maka Anda mungkin mendapatkan kembali berat badan semula Anda seperti saat belum hamil. 7.      Seimbangkan hormon Anda Sejak hormon tubuh Anda berubah selama kehamilan Anda, jangan heran jika Anda merasa bahwa emosi Anda turun naik dan tidak menentu. Untuk mengurangi perubahan suasana hati Anda, cobalah berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu menyeimbangkan hormon Anda serta meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti yang Anda lihat, olahraga tidak buruk bagi wanita hamil. Cukup ikuti panduan dokter Anda, mendengarkan tubuh Anda, dan menikmati olahraga ringan serta jangan lupa untuk minum cukup air untuk tetap terhidrasi. Baca juga: Tanda-Tanda Awal Kalau Anda Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womanitely
 22 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Ibu yang Sedang Hamil 4 Bulan
Walaupun trimester satu akhirnya berakhir, namun Anda masih harus menjaga makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil 4 bulan.   Keju Lunak Keju lunak tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena jenis keju yang satu ini seringkali dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, sehingga mungkin mengandung berbagai bakteri dan virus berbahaya. Anda tetap boleh mengkonsumsi keju keras yang memiliki kandungan air yang lebih rendah. Semakin rendah kadar air di dalam keju, maka semakin rendah kemungkinan keju tersebut mengandung berbagai kuman penyakit.   Ikan Laut Sebisa mungkin hindarilah konsumsi berbagai jenis ikan laut karena ikan laut biasanya mengandung banyak metil merkuri, zat yang dapat menyebabkan retardasi mental pada janin. Bila Anda ingin mengkonsumsi ikan, pilihlah ikan air tawar.   Jajanan Pinggir Jalan Walaupun sangat menggoda, akan tetapi ada baiknya bila Anda menghindari berbagai jenis makanan pinggir jalan karena kurangnya kebersihan dan kesegaran bahan makanan yang digunakan. Makanan pinggir jalan dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya demam tifoid.   Buah Kering Berlebihan Walaupun 1 cup buah kering baik bagi kesehatan Anda saat hamil, akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak buah kering dapat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan buah kering biasanya mengandung banyak sari buah, yang pada beberapa kasus dapat memicu terjadinya kontraksi rahim.   Licorice Licorice merupakan salah satu tanaman herbal yang telah diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim. Oleh karena itu, hindarilah berbagai jenis makanan yang mengandung licorice dan ekstraknya. Beberapa jenis permen dan pasta gigi mungkin mengandung licorice.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 17-20)   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 18 Oct 2017    08:00 WIB
Apa Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Bayi di Dalam Kandungan?
Musik membawa perbedaan dalam kehidupan manusian, bahkan sejak manusia didalam rahim ibunya. Ya musik membawa perbedaan dalam perkembangan janin didalam masa kehamilan. Ada banyak sekali keuntungan dan efek yang diberikan musik selama masa kehamilan. Tetapi hal ini tergatung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Pada artikel ini kami mencoba membahas beberapa efek yang dihasilkan jika Anda mendengarkan musik pada masa kehamilan dan mendengarkan musik melalui earphones. Saat masa kehamilan Anda seharusnya mendengarkan musik yang menenangkan. Dengan mendengarkan musik yang menenangkan akan membuat si ibu dan janin yang dikandungnya menjadi lebih rileks. Berikut adalah keuntungan mendengarkan musik saat hamil:Meningkatkan kemampuan mendengarMendengarkan musik menggunakan earphone saat masa kehamilan dikatakan dapat meningkatkan kemampuan mendengar dan konsentrasi janin. Hal ini memang belum dibuktikan, tetapi para peneliti percaya ini. Setelah dilahirkan, bayi dapat menerima gelombang suara dengan baik dan bereaksi terhadap suara tersebut. Meningkatkan reaksi janinBanyak penelitian mengatakan saat si ibu mendengarkan musik, si janin bereaksi dan bergerak. Untuk itu cobalah dengarkan musik saat Anda sedang hamil karena dapat membuat bayi Anda lebih reaktif dan meningkatkan gerakannya. Saat mendengarkan musik, janin akan bergerak berkesinambungan dan hal ini sangat baik. Anda bisa menggunakan earphone untuk mendengarkan musik agar mendapatkan efek yang lebih baik. Kepribadian Dengan mendengarkan musik saat hamil, Anda akan meningkatkan personalitas janin Anda. Walaupun belum bisa dibuktikan, tetapi kepribadian anak Anda akan terbentuk dengan baik saat Anda mendengarkan musik. Pembentukan kepribadian anak Anda mungkin tergantung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Mendengarkan musik yang tenang akan membuat anak Anda lebih tenang. Mendengarkan musik dansa mungkin membuat anak Anda menjadi seorang pedansa hebat. Semua efek yang dihasilkan oleh musik saat hamil memang terlihat seperti mitos, tetapi Anda tidak akan pernah tahu kebenarannya jika tidak mencobanya bukan? Efek setelah kelahiranTerdapat beberapa efek dari mendengarkan musik saat hamil. Dikatakan saat bayi mendengar musik yang biasa didengar ibunya saat kehamilannya, akan membuat bayi tersebut lebih tenang. Musik tersebut bisa menjadi lagu pengantar tidurnya. Jadi pastikan Anda mendengarkan musik klasik yang bagus atau musik yang menenangkan untuk merangsang perkembangan otak janin Anda. Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: boldsky
 24 Oct 2016    18:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 35-40)
Minggu 35 Bayi: perkembangan paru-paru bayi anda hampir sempurna. Jaringan lemak di bawah kulit masih terus bertumbuh untuk menjaga bayi anda tetap hangat setelah lahir. Ibu: rahim anda telah berada sekitar 15 cm di atas pusar anda. Saat ini berat badan anda telah bertambah sekitar 12-15 kg. Para calon ibu, mulailah persiapkan semua perlengkapan bayi anda, mulai dari kereta dorong sampai baju bayi serta keperluan bayi lainnya.   Minggu 36 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 52 cm, dengan berat sekitar 3 kg. Kepala bayi anda telah berada di bawah pada bagian bawah perut anda, siap untuk lahir. Saat ini bayi anda mungkin sedang belajar berkedip. Ibu: rasa nyeri di punggung bawah terasa lebih sering, selain itu anda juga merasa tidak nyaman dan berat di daerah bokong dan panggul. Disarankan untuk memeriksakan kehamilan anda setiap minggu sekarang.   Minggu 37 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 53 cm, dengan berat sekitar 3.25 kg. Bayi anda terlihat lebih gemuk dan kulitnya semakin memutih serta keriput mulai berkurang. Kepala bayi anda telah berada di rongga panggul anda saat ini. Ibu: berat badan anda telah bertambah sekitar 12.5-17.5 kg saat ini.   Minggu 38 Bayi: sebagian besar rambut halus (lanugo) dan vernix kaseosa mulai menghilang. Bayi anda memperoleh antibodi untuk melawan berbagai penyakit dari anda. Jaringan lemak terus terbentuk. Bayi anda telah siap untuk lahir. Ibu: anda merasa semakin tidak nyaman.   Minggu 39 Bayi: otot-otot bayi anda telah kuat. Kuku jari kaki dan tangan telah terbentuk sempurna. Kepala bayi anda masih berada di rongga panggul anda. Ibu: anda masih merasa tidak nyaman. Perhatikan tanda-tanda melahirkan. Kontraksi palsu biasanya menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan kemaluan, sedangkan kontraksi kelahiran sebenarnya menyebabkan nyeri punggung yang kemudian menyebar ke seluruh perut dan biasanya semakin sering dan semakin kuat.   Minggu 40 Bayi: lanugo mulai menghilang, biasanya hanya tersisi sedikit di daerah bahu, lipatan kulit, dan bagian belakang telinga. Ibu: anda dapat melahirkan kapan saja. Anda dapat mengalami gangguan tidur karena rasa tidak nyaman. Jangan makan apapun selama proses persalinan karena dapat menyebabkan rasa mual   Bulan 9 Kehamilan Bayi anda terus bertumbuh dan berkembang. Paru-paru hampir terbentuk sempurna. Refleks bayi anda telah berkembang sempurna sehingga ia dapat berkedip, menutup mata, menoleh, bernapas pendek, dan berespon terhadap suara, cahaya, dan sentuhan.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 5-8) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 24 Oct 2016    15:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 31-34)
Minggu 31 Bayi: bayi anda dapat mendengar suara dari jauh termasuk suara yang dikenal maupun musik. Ibu: perut anda telah sangat besar. Berat badan bertambah sekitar 10.5-13.5 kg sekarang. Mulailah berlatih pernapasan untuk persiapan saat melahirkan.   Minggu 32 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 48 cm, dengan berat sekitar 2 kg. Jaringan lemak terus terbentuk di bawah kulit bayi anda. Bayi anda sudah mulai berlatih membuka mata dan bernapas. Ibu: anda masih merasakan nyeri punggung bawah dan kram pada kaki anda. Terjadi pengeluaran cairan kekuningan (kolostrum) dari payudara anda. Tidurlah dengan menghadap ke sebelah kiri anda untuk memperbaiki sirkulasi, gunakan stoking penyangga atau naikkan kaki anda saat duduk untuk mengurangi kram dan pelebaran pembuluh darah, serta memperbaiki sirkulasi.   Minggu 33 Bayi: pergerakan bayi anda mulai berkurang karena terbatasnya tempat di rahim anda. Berat badan bayi anda akan meningkat cepat pada 7 minggu terakhir ini. Ibu: berat anda saat ini telah bertambah sekitar 11-14 kg. Anda dapat melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda secara perlahan dan hati-hati.   Minggu 34 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 50 cm, dengan berat sekitar 2.5 kg. Bayi anda mungkin telah berada pada posisi persalinan (kepala di bawah), walaupun masih dapat berubah-ubah. Seluruh organ telah terbentuk sempurna, kecuali paru-paru, kulit tampak berwarna merah muda. Kuku jari tangan telah tumbuh sempurna, namun kuku jari kaki belum tumbuh sempurna. Rambut bayi anda semakin menebal dan pergerakannya semakin berkurang karena keterbatasan tempat untuk bergerak. Ibu: anda mungkin akan mengalami kontraksi palsu (kontraksi Braxton hicks). Panggul anda akan mulai membuka dan seringkali menyebabkan nyeri punggung bawah. Rahim anda akan mendesak tulang iga anda dan menyebabkan rasa nyeri. Pusar anda mungkin akan terlihat menonjol ke luar karena peregangan dinding perut.   Bulan 8 Kehamilan Pada akhir bulan kedelapan kehamilan, berat badan bayi anda telah mencapai 2.5 kg. Bayi anda terus bertumbuh dan jaringan lemak terus berkembang. Bayi anda dapat menendang lebih sering. Otak bayi anda sedang berkembang pesat saat ini dan bayi anda sudah dapat mendengar. Sebagian besar organ telah berkembang sempurna, kecuali paru-paru.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 21-25) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: webmd
 23 Oct 2016    15:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 21-25)
Minggu 21 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 18 cm, dengan berat sekitar 300 gram. Lemak terus bertambah, pertumbuhan perlahan-lahan menurun, tetapi semua organ, seperti sistem pencernaan terus berkembang. Vernix kaseosa terus diproduksi oleh kelenjar minyak bayi anda. Tonjolan gigi permanen mulai terbentuk. Ibu: kehamilan anda sudah sangat terlihat. Rahim anda sudah membesar melebihi pusar anda. Berat badan anda telah bertambah 5-7 kg sekarang ini.   Minggu 22 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 18.5 cm, dengan berat sekitar 350 gram. Otot-otot  semakin menguat di tiap minggunya, alis dan kelopak mata sudah terbentuk. Bayi anda lebih sering bergerak dan dapat mendengar dan berespon terhadap suara, irama, melodi. Anda dapat mengajak bayi anda berbicara dan bernyanyi untuknya. Setelah lahir, suara-suara ini dapat menenangkan bayi anda. Ibu: kehamilan anda terus berkembang, akan tetapi sekarang ini anda merasa lebih baik, karena tidak lagi merasa mual dan perut anda tidak terlalu besar sehingga anda tetap nyaman bergerak. Kaki anda masih sering kram dan anda juga masih mengalami pembengkakan ringan pada pergelangan kaki dan kaki anda. Untuk mengurangi kram pada kaki anda, konsumsilah suplemen kalsium dan kalium. Minumlah susu sebelum tidur dan makanlah buah-buahan yang mengandung banyak kalium seperti jeruk bali, jeruk, dan pisang.   Minggu 23 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 20 cm, dengan berat sekitar 500 gram. Ukuran kepala dan badan sudah lebih sesuai, tetapi kulit masih keriput karena berat badan bayi anda masih harus terus bertambah. Lanugo, rambut tipis pada tubuh bayi anda berubah menjadi lebih gelap. Ibu: berat badan anda telah bertambah sekitar 6-7.5 kg sekarang. Terdapat bercak bening atau kekuningan yang keluar dari vagina anda selama kehamilan. Perhatikan bila bercak yang keluar berubah warna dan baunya karena dapat merupakan tanda adanya infeksi. Anda juga masih sering merasa nyeri di punggung bawah anda. Karena rahim anda terus membesar, maka kulit perut anda juga terus meregang. Hal ini dapat membuatnya terasa gatal dan kering. Gunakanlah lotion untuk mengurangi gejala ini.   Minggu 24 Bayi: panjang dan berat bayi anda tidak berbeda jauh dengan minggu ke 22 dan 23, dengan berat sekitar 600 gram. Mulai terbentuk sel darah putih, yang berguna untuk melawan infeksi. Bayi dapat merespon terhadap suara dan sentuhan anda. Pergerakan bayi anda semakin aktif. Ibu: rahim anda telah membesar hingga 3 cm di atas pusar anda. Berat badan anda juga akan bertambah sekitar 500 gram setiap minggunya. Dapat dilakukan pemeriksaan kadar gula darah untuk mendeteksi diabetes gestasional.   Minggu 25 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 21 cm, dengan berat sekitar 750 gram. Kulit sudah tidak transparan lagi. Tergantung dari posisi bayi anda, denyut jantung bayi anda bahkan dapat terdengar dengan hanya meletakkan telinga di perut anda. Ibu: rahim anda membesar tidak hanya membesar ke atas, tetapi juga ke samping. Anda dapat menderita ambeien atau wasir karena peningkatan volume darah. Anda juga dapat mengalami sembelit, gangguan pencernaan, dan rasa terbakar di dada. Untuk meredakan ambeien dapat digunakan kompres es atau obat yang dimasukkan melalui anus. Jangan menggunakan obat pencahar untuk mengurangi sembelit.   Bulan 6 Kehamilan Pada akhir bulan keenam, panjang bayi anda telah mencapai 30 cm, dengan berat sekitar 1 kg. Kulit tampak kemerahan dan tidak lagi transparan, tetapi anda masih dapat melihat pembuluh darah di bawah kulit. Sidik jari tangan dan kaki sudah terlihat. Kelopak mata mulai memisah dan mata mulai terbuka. Bayi anda telah dapat berespon terhadap suara dengan bergerak atau peningkatan denyut jantung. Bila bayi anda cegukan anda dapat merasakan gerakan menyentak di dalam perut anda. Bila bayi anda lahir pada usia 23 minggu (prematur), maka bayi anda dapat bertahan, namun diperlukan perawatan intensif. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 22 Oct 2016    15:00 WIB
Apa Penyebab Terjadinya Kehamilan Pada Anak Remaja?
Kehamilan pada remaja merupakan suatu kehamilan yang tidak diinginkan, yang terjadi pada masa remaja. Mengapa hal ini dapat terjadi? Di bawah ini terdapat beberapa hal yang merupakan faktor resiko dari terjadinya kehamilan remaja ini.   Pergaulan Selama masa remaja, para remaja seringkali mengalami tekanan dari teman-temannya untuk membuatnya dapat diterima dalam suatu kelompok tertentu. Pada banyak kesempatan, para remaja ini seringkali terpengaruh oleh ajakan teman-temannya untuk berhubungan seksual walaupun mereka sebenarnya belum sepenuhnya mengerti apa konsekuensi yang akan mereka hadapi akibat tindakan mereka tersebut.  Banyak remaja mau melakukan hubungan seksual hanya agar terlihat keren dan gaul, akan tetapi banyak juga dari mereka yang tidak mengetahui bahwa akibat perbuatannya tersebut mereka dapat mengalami kehamilan.    Kurangnya Perhatian Orang Tua Para gadis remaja cenderung lebih sering hamil bila orang tua mereka tidak terlalu memperhatikan mereka karena berbagai kesibukan. Para remaja membutuhkan perhatian dan dukungan dari kedua orang tuanya untuk dapat membuat suatu keputusan yang baik dalam berbagai masalah, termasuk seks.  Bila seorang anak remaja tidak dapat berbicara mengenai seks pada orang tuanya karena mereka dilarang untuk berbicara mengenai seks, maka mereka pun akan beralih pada teman-temannya, yang seringkali justru membuat mereka memperoleh informasi yang salah dan menyebabkan terjadinya kehamilan.   Kurangnya Pengetahuan Para remaja yang hanya memiliki pengetahuan yang minim seputar seks cenderung lebih sering mengalami kehamilan yang tidak diinginkan pada masa remaja. Para remaja ini mungkin memperoleh informasi yang salah mengenai seks dari teman-temannya atau film.    Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Usia remaja merupakan suatu usia rentan di mana anak-anak biasanya masih berusaha untuk mencari jati diri dan mencoba berbagai hal, mulai dari minuman beralkohol hingga obat-obatan terlarang. Mengkonsumsi minuman beralkohol dapat menurunkan kemampuan seorang remaja untuk mengendalikan impuls mereka, yang dapat menyebabkan terjadinya kehamilan akibat berhubungan seks pada saat mabuk.   Mengalami Kekerasan Seksual atau Diperkosa Selain berbagai faktor di atas, para remaja juga dapat mengalami kehamilan akibat mengalami suatu kekerasan seksual atau diperkosa, baik oleh teman-teman seumurannya ataupun oleh pria dewasa. Baca juga: Kekerasan Dalam Hubungan Asmara Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: livestrong