Your browser does not support JavaScript!
 25 Jul 2018    16:00 WIB
Bagaimana Perkembangan Bayi Pada 11 Bulan Pertama ?
Mempelajari Bahasa yang DidengarnyaSaat ini bayi anda mungkin telah dapat mengucapkan beberapa kata sederhana, walaupun belum terlalu jelas. Bayi anda sedang mengalami perkembangan kecerdasan yang cukup pesat saat ini. Bayi anda pun sedang belajar mengenai apa arti kata-kata yang diucapkannya. Walaupun anda baru saja dapat mendengar bayi anda berbicara beberapa patah kata, proses pembelajaran ini telah dimulai sejak awal kelahirannya, yaitu saat ia mendengar orang-orang di sekitarnya berbicara. Pada saat ini pun bayi anda mulai bermain sambil bersuara dan belajar bagaimana mengucapkan kata-kata konsonan maupun vokal sesuai dengan bahasa yang sering didengarnya ("bahasa ibu"). Bayi anda masih membutuhkan waktu sekitar 9 bulan untuk membuat kata-katanya lebih jelas dan lebih terdengar seperti bahasa yang dikenal oleh orang dewasa. Jika anda pernah bertanya-tanya apakah bayi anda mengetahui siapa namanya, atau apakah ia mengerti saat anda mengatakan "tidak" atau "ya" atau "ini botol" dan lain sebagainya, jawabannya adalah ia tahu. Akan tetapi, seperti halnya saat anda mempelajari suatu bahasa lain saat bersekolah, maka anda pun mengerti akan lebih mudah mengerti arti bahasa tersebut (pasif) daripada berbicara menggunakan bahasa tersebut (aktif). Selain itu, keterampilan motorik yang diperlukan untuk berbicara sangat rumit dan bayi anda memerlukan beberapa waktu untuk mempelajari serta menguasainya. Belajar BerbicaraBayi hanya dapat belajar mengenai suatu bahasa dan bagaimana caranya berbicara melalui hubungannya dengan orang-orang di sekitarnya. Bayi anda tidak dapat banyak belajar bila anda hanya membaringkannya di depan televisi dan mendengarkan orang lain berbicara sementara anda jarang mengajaknya berbicara. Untuk membantu bayi anda belajar berbicara dan mengerti apa arti kata-kata yang didengarnya, harus ada suatu pertanyaan dan jawaban, atau obrolan di antara orang-orang di sekitarnya atau antara anda dengannya. Intinya adalah anda harus banyak berinteraksi dengan bayi anda. Semakin banyak interaksi yang anda atau orang-orang di sekitarnya lakukan dengannya, maka bayi anda akan lebih cepat belajar berbicara dan mengerti arti ucapannya dan anda.Tips Membantu Bayi Anda BelajarBeberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantunya belajar berbicara dan mengerti bahasa yang sering didengarnya adalah:•    Berbicaralah dengannya sesering mungkin•    Jelaskanlah setiap hal yang anda lakukan•    Bertanyalah padanya dan berikan respon terhadap apapun yang anak anda katakan pada anda•    Bacakanlah sebuah cerita•    Gunakanlah berbagai irama dan intonasi suara serta gerakan saat anda berbicara atau membacakan buku untuknya Anda tidak perlu khawatir bila anda tidak dapat melakukan berbagai hal di atas, bayi anda tetap dapat belajar berbicara melalui berbagai hal yang didengarnya, dari anda atau bukan. Sumber: webmd
 21 Jun 2018    08:00 WIB
Trik Jitu Agar Anak Doyan Makan
Para ibu apakah anda punya anak yang sulit sekali makan ? Anak susah makan, itulah yang biasa dirasakan orangtua di saat buah hati mereka sudah mengenal makanan padat dan selalu menolak makan apalagi menu yang disajikan berupa sayur yang rasanya hambar ? Jangan khawatir, karena ada tips jitu anak susah makan berikut ini: Perlahan perkenalkan anak anda makanan yang baru. Setelah  disajikan beberapa kali, biasanya anak mulai tertarik untuk memakannya. Namun sayuran adalah makanan yang kerap kali ditolak oleh anak. Coba untuk menyajikan satu macam sayuran saja, supaya anak tidak menjadi bingung. Jangan memaksa anak untuk makan terlalu banyak. Makanlah dengan porsi sedikit, agar ia tak keburu malas untuk menyantapnya. Buatlah jadwal yang teratur untuk anak susah makan agar waktu makan mereka lebih teratur. Usahakan agar jam makan anak tidak berdekatan dengan jam tidurnya, karena anak biasanya sudah merasa lelah karena aktivitas yang sudah dia lakukan sebelumnya sehingga mempengaruhi selera anak untuk mencoba makanan baru.  Sajikan Makanan Menarik. Ibu harus sekreatif mungkin untuk mengolah makanan agar si kecil menjadi tertarik dan suka. Ibu bisa membuat makanan dengan tampilan yang menarik, misalnya mencetak nasi goreng menjadi bentuk ikan, kelinci. Kalau bisa letakkan juga makanan di wadah favorit si kecil agar ia menjadi semakin tertarik. Pilihlah peralatan makan yang berwarna cerah agar semakin nafsu makan, seperti warna merah, orange, kuning dan hijau. Jangan memberi anak makanan cepat saji karena jenis makanan tersebut tidak menyehatkan. Anda dapat mencoba untuk menyajikan buah melon bersama campuran yogurt, atau jus buah yang dihiasi stroberi. Usahakan anak tak jajan diluar karena gizinya tak bisa terkontrol, dan ia akan terbiasa makan makanan luar daripada makan dirumah. Untuk anak yang sudah agak besar, ibu bisa mengajaknya bersama berbelanja dan meminta si kecil untuk memilih  buah dan sayuran. Saat menyiapkan makanan, maka ibu bisa libatkan anak dari mula mengambilkan buah dan sayur hingga siapkan makanan di meja makan. Seandainya anak menolak makan atau minum susu, sebaiknya ibu memberikan asupan gizi yg mengandung susu, seperti yogurt atau keju. Atau seandainya anak menolak sayur, ibu dapat mengganti dengan asupan nutrisi dari buah-buahan yang lainnya.   Baca : 7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Liputan6, Parentingclub
 23 Apr 2018    08:00 WIB
Belajar Dan Bermain Untuk Bayi 4-7 Bulan
Pada usia 4 bulan, bayi Anda telah belajar mengenal Anda ,yang merawat mereka, fokus dan memperhatikan hal-hal, dan secara aktif menarik perhatian Anda. Bayi Anda akan belajar untuk duduk selama masa ini, dan dalam beberapa bulan ke depan akan mulai mengeksplorasi dengan menjangkau benda-benda, menggenggam dan memeriksanya. Terus menumbuhkan proses belajar dengan melibatkan, merespons, dan memberi semangat saat anak Anda berkembang. Berikan kesempatan untuk berlatih dan membangun apa yang dipelajari anak kecil Anda dengan mainan yang sesuai dengan usia dan lingkungan yang aman untuk dijelajahi. Anak Anda akan tertarik pada warna, pola, bentuk benda dan mainan yang berbeda. Dengan menjangkau sesuatu, bayi belajar tentang sentuhan, bentuk, dan tekstur. Bayi Anda belajar banyak tentang bahasa dan akan mulai membedakan antara suara yang berbeda, meskipun dia tidak mengerti apa arti kata-kata itu. Pada akhir periode ini, bayi mengenali dan menanggapi nama mereka sendiri. Bayi Anda juga akan belajar bagaimana menggunakan suaranya, suara menggumam mungkin dicampur dengan beberapa kata sederhana (seperti "ba" dan "da") dan berkembang menjadi "bababababa," "dadadadada," atau "mamamama. " Bicaralah dengan bayi Anda dan tanggapi suara yang dia buat, hal ini akan membantu mengajarkan aspek sosial bahasa dan percakapan.   Mendorong Bayi Belajar Buat tempat yang aman untuk bereksplorasi (dengan pengawasan), karena pada akhir bulan ke 7, bayi Anda akan berguling, duduk, dan meraih semuanya. Buat bayi Anda bersenang-senang dengan memberikan mainan yang sesuai dengan usianya dalam berbagai bentuk, ukuran, warna, dan tekstur. Benda sehari-hari, seperti sendok kayu, wadah plastik, dan gelas juga merangsang kreativitas dan keingintahuan. Ini bukan mainan yang penting, tapi bisa membantu bayi Anda belajar. Saat bayi Anda mengoceh dan mengeksplorasi bagaimana menggunakan suaranya, tetaplah merespons. Perkuat suara dengan mengulanginya, perkenalkan suara baru dan kata-kata sederhana, lalu perhatikan saat bayi Anda mencoba meniru Anda.   Memperkenalkan Buku Jika belum memilikinya, perkenalkan buku sekarang juga. Saat Anda membaca untuk bayi Anda, ucapkan nama benda, manusia, dan hewan yang Anda tunjuk pada mereka, dan buat suara binatang dan benda-benda di buku ini. Pilihlah buku bayi dengan gambar, wajah sederhana dan gambar dengan tekstur yang banyak, Carilah buku yang tidak akan robek dan bisa menahan sedikit air liur dan kunyah bayi.   Cara lain untuk Mendorong Proses Pembelajaran: Letakkan mainan favorit atau bola lembut di depan bayi untuk mencapainya. Sembunyikan mainan - tapi jangan sembunyikan dengan baik - dan dorong bayi Anda untuk menemukannya. Mainkan "ciluk ba" Berikan mainan yang bergerak atau membuat suara saat bayi Anda bermain dengan mereka, seperti alat musik bayi. Nyanyikan lagu anak-anak Ingat jangan pernah membandingkan proses perkembangan anak Anda dengan anaka yang lain, namun bila Anda merasa khawatir dengan perkembangannya maka segera konsultasikan ke dokter spesialis anak Anda.   Baca juga: Penyebab Biang Keringat Pada Bayi dan Cara Mengatasinya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: kidshealth
 06 May 2017    11:00 WIB
Tanda Terlambatnya Perkembangan Kognitif Pada Anak
Kognitif merupakan suatu proses yang dimulai dari masuknya impuls yang kemudian melalui proses transformasi, pengurangan, penggabungan, penyimpanan, pemulihan, dan akhirnya digunakan. Menurut ilmu psikologi, kognitif merupakan suatu ilmu yang mempelajari proses mental, seperti kemampuan untuk memusatkan perhatian, menggunakan bahasa, daya ingat, persepsi, memecahkan masalah, kreativitas, dan berpikir. Setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda-beda, termasuk dalam perkembangan kognitifnya. Sebagian besar keterlambatan perkembangan pada anak tidak berat dan anak biasanya dapat mengejar keterlambatan tersebut. Bahkan beberapa anak yang mengalami keterlambatan perkembangan berat pun dapat mengalami kemajuan besar bila pengobatan dimulai sedini mungkin.PenyebabTerdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan kognitif pada anak, yaitu:•  Kelainan genetika•  Gangguan kesehatan tertentu segera sesudah lahir•  Paparan terhadap zat berbahaya seperti racun atau logam berat atau alkohol sebelum atau setelah lahir•  Gangguan belajar•  Ditelantarkan sejak bayi atau sejak awal masa kanak-kanak•  Mengalami sindrom Down•  Gangguan perkembangan pervasif, yaitu gangguan yang terjadi akibat keterlambatan perkembangan berbagai keterampilan dasar, mulai dari kemampuan bersosialisasi, berkomunikasi, dan berimaginasi•  Gangguan kesehatan berat pada bayi baru lahirPengobatanPengobatan sedini mungkin dapat menghasilkan suatu perbedaan besar pada perkembangan anak anda. Intervensi edukasi dapat membantu anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif tertentu. Tanda Awal Adanya Keterlambatan Perkembangan KognitifSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami berbagai gejala di bawah ini atau bila anak anda mengalami kemunduran atau hilangnya keterampilan yang telah dikuasai sebelumnya. Usia 1 TahunSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Tidak berusaha untuk mencari benda-benda yang disembunyikan dengan sepengetahuannya•  Tidak pernah menggunakan gerakan tubuh tertentu seperti melambaikan tangan•  Tidak pernah menunjuk suatu benda atau gambar Usia 2 TahunSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Tidak mengetahui fungsi berbagai benda yang umum digunakan seperti sisir rambut, telepon, atau sendok•  Tidak dapat mengikuti suatu instruksi sederhana•  Tidak pernah berusaha untuk meniru suatu gerakan atau kata-kata yang dilihat atau didengarnyaSumber: webmd
 23 Feb 2017    18:00 WIB
Perkembangan Bayi Anda Pada 3 Bulan Pertama
Bayi anda telah bertambah besar sekarang. Saat ini bayi anda mungkin telah lebih dapat menyesuaikan dirinya dengan waktu siang dan malam hari, sehingga anda dapat tidur lebih nyenyak.   Keterampilan Motorik Refleks bawaan saat lahir seperti refleks menggerakkan kaki dan tangannya saat terkejut sudah mulai berkurang. Otot leher bayi anda pun telah menguat, sehingga bayi anda telah dapat mengangkat kepalanya saat duduk. Bayi berusia 3 bulan biasanya sudah memiliki tubuh bagian atas yang cukup kuat sehingga mereka dapat menopang kepala dan dadanya dengan tangannya saat berbaring tengkurap. Selain itu, kekuatan tubuh bagian bawah juga sudah cukup kuat sehingga dapat membuat kaki memanjangkan kakinya dan menendang saat berbaring tengkurap. Pada saat ini, koordinasi antara mata dan tangan bayi anda telah mulai berkembang sehingga anda dapat melihat bahwa bayi anda dapat membuka dan menutup tangannya, memukul mainan berwarna cerah, memegang mainannya, dan memasukkan benda ke dalam mulutnya.   Tidur Sistem saraf bayi anda masih terus berkembang dan lambungnya telah dapat menampung lebih banyak susu. Hal ini membuat bayi anda dapat tidur lebih lama yaitu hingga 6 atau 7 jam setiap kalinya sehingga anda pun dapat tidur lebih nyenyak di malam hari. Bila bayi anda terbangun dan menangis di malam hari, tunggulah selama sekitar 30 detik sebelum memberikan susu padanya. Kadangkala, bayi akan menangis selama beberapa detik dan tertidur kembali dengan demikian bayi anda dapat belajar cara untuk tertidur kembali dengan sendirinya. Jika bayi anda terus menangis, maka hal ini berarti anda memang harus mendatangi bayi anda dan memeriksa apa yang menyebabkannya menangis. Waktu tidur siang bayi anda pun telah lebih teratur sekarang ini. Biasanya bayi usia 3 bulan akan tidur siang selama 1½-2 jam setiap harinya.   Panca Indra Pendengaran dan penglihatan bayi anda semakin membaik. Bayi anda dapat tersenyum dan memutar kepalanya saat mendengar suara orang tuanya. Selain itu, bayi juga suka mendengar berbagai jenis musik. Bayi anda tetap akan lebih menyukai benda berwarna terang karena benda-benda ini lebih mudah dilihat. Wajah manusia merupakan hal yang menarik bagi bayi anda sekarang ini, lihatlah pada bayi anda dan ia pasti akan memandang balik pada anda.   Komunikasi Bayi anda akan lebih banyak bereaksi dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, bayi anda juga telah lebih dapat berinteraksi dengan orang lain dan tersenyum saat merasa senang. Menangis bukan lagi satu-satunya cara bayi anda berkomunikasi. Tangisan bayi anda biasanya telah berkurang hingga kurang dari 1 jam sehari. Jika bayi anda masih sering menangis, segera hubungi dokter anda untuk memeriksa adanya kemungkinan gangguan kesehatan lainnya. Selain menangis, bayi anda akan mulai berkomunikasi dengan membuat suara-suara seperti "oh" atau "ah". Berbicaralah dengan bayi anda dan bereaksilah setiap kali ia bersuara. Dengan mendengar anda berbicara saat mengganti popoknya atau saat menyusuinya, bayi anda akan mulai membentuk suaranya sendiri dan membuat gerakan-gerakan tertentu.   Bagaimana Bila Perkembangan Bayi Saya Berbeda Setiap bayi memiliki tahap perkembangan yang berbeda-beda. Jangan terlalu khawatir bila bayi anda memiliki sedikit perbedaan dengan bayi lainnya, terutama bila bayi anda terlahir prematur. Akan tetapi, bila terdapat beberapa hal di bawah ini jangan ragu untuk segera menghubungi dokter anda, yaitu: Tidak berespon terhadap suara Tidak mengikuti pergerakan orang lain atau benda dengan matanya Tidak tersenyum Tidak berusaha menggapai suatu benda di dekatnya   Tips Merawat Bayi Berusia 3 Bulan Jangan berikan makanan padat pada bayi anda setidaknya hingga bayi anda berusia 4-6 bulan.   Sumber: webmd
 21 Dec 2016    11:00 WIB
Pengaruh Nutrisi Bagi Perkembangan dan Pertumbuhan Anak Anda
Balita merupakan masa-masa penting di mana anak anda membutuhkan semua nutrisi penting bagi perkembangan dan pertumbuhannya. Walaupun anak anda tidak mengalami perkembangan dan pertumbuhan sepesat masa bayi, akan tetapi mereka tetap membutuhkan berbagai nutrisi untuk menyokong pertumbuhan dan perkembangannya.MakronutrienProtein, karbohidrat, dan lemak merupakan makronutrien yang dibutuhkan oleh setiap anak untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Protein berfungsi untuk membantu perkembangan otot, organ, dan sistem kekebalan tubuhnya. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi bagi aktivitas dan pertumbuhan fisiknya. Sementara itu, lemak berfungsi sebagai sumber energi lain bagi aktivitas dan perkembangan sistem saraf serta otak anda. Gangguan atau keterlambatan pertumbuhan dapat terjadi bila balita anda tidak memperoleh cukup banyak kalori dari lemak (kurang dari 20%).Vitamin dan MineralDiet sehat dan seimbang bagi balita anda juga harus terdiri dari berbagai jenis makanan yang mengandung cukup banyak vitamin dan mineral untuk mendukung pertumbuhannya. Kalsium dan vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk mendukung perkembangan tulang dan giginya. Zat besi sangat penting bagi sistem sirkulasi tubuh (salah satu komponen pembentuk sel darah merah). Vitamin A penting untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Baik vitamin A maupun D merupakan vitamin larut lemak, yang membuat lemak menjadi salah satu komponen penting dalam menu makanan anak anda.Jumlah KaloriMemberikan kalori dari karbohidrat, lemak, dan protein dalam jumlah yang seimbang mungkin merupakan sesuatu hal yang agak sulit akan tetapi diperlukan untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak anda. Akan tetapi, memberikan terlalu banyak kalori pada anak anda dapat menyebabkan terjadinya obesitas atau berat badan berlebih, terutama bila anak banyak mengkonsumsi makanan yang hanya mengandung banyak kalori tanpa nutrisi penting di dalamnya. Tergantung pada ukuran tubuh dan tingkat aktivitas fisiknya, secara umum setiap balita biasanya membutuhkan 1.000-1.400 kalori setiap harinya.Sumber: healthyeating.sfgate
 21 Nov 2016    11:00 WIB
Tanda Terlambatnya Perkembangan Sosial dan Emosional Pada Anak
Anak-anak mungkin dapat mengalami gangguan interaksi (berhubungan dengan orang lain), baik dengan orang dewasa maupun dengan anak-anak lainnya. Keadaan ini mungkin merupakan tanda keterlambatan perkembangan sosial dan atau emosional. Gangguan ini biasanya mulai timbul sebelum anak memulai masa sekolah.PenyebabBeberapa hal yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan sosial dan emosional pada anak, yaitu:•  Kurangnya perhatian dari orang tua•  Gangguan dalam menjalin hubungan dengan orang tua•  Kesulitan belajar Berbagai hal lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan perkembangan sosial dan emosional adalah berbagai gangguan yang termasuk dalam spektrum gangguan autistik. Gangguan ini juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan komunikasi, mulai dari ringan hingga berat. Berbagai gangguan yang termasuk dalam spektrum gangguan autistik (ASD) adalah:•  Autisme•  Sindrom Asperger•  Gangguan disintegratif pada anak-anak•  Sindrom RettPengobatanTidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan ASD. Akan tetapi, beberapa langkah pengobatan yang sering dilakukan untuk membantu mengurangi gejala ASD adalah:•  Pengobatan untuk membantu mengatasi gangguan perilaku•  Terapi perilaku dan keterampilan khusus Pengobatan sedini mungkin dapat membuat perbedaan yang cukup besar dalam perkembangan anak anda. Tergantung pada jenis keterlambatan perkembangan yang terjadi, pengobatan dapat berupa terapi bermain atau terapi untuk membantu membangun hubungan antara orang tua dan anak.Tanda Awal Keterlambatan Perkembangan Sosial dan EmosionalSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami berbagai gejala di bawah ini atau bila anak anda mengalami kemunduran atau kehilangan kemampuan yang telah dikuasai. Usia 3 BulanSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu:•  Tidak tersenyum pada orang lain•  Tidak tampak memperhatikan wajah yang baru pertama kali dilihatnya atau malah terlihat ketakutan saat melihat wajah baru Usia 7 BulanSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu:•  Menolak pelukan•  Tidak menunjukkan tanda sayang pada orang tua atau orang yang merawatnya•  Tidak tampak bahagia saat berada bersama orang lain•  Tidak dapat ditenangkan saat malam hari (setelah anak berusia 5 bulan)•  Tidak pernah tersenyum tanpa alasan (saat berusia 5 bulan)•  Tidak pernah tertawa atau memekik (saat berusia 6 bulan)•  Tidak tertarik dengan permainan cilukba (saat berusia 8 bulan) Usia 1 TahunSegera hubungi dokter anak anda bila anak anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu:•  Tidak pernah saling bertukar suara (mengobrol), senyuman, atau ekspresi wajah (saat berusia 9 bulan)•  Tidak adanya gerakan tertentu seperti melambai, berusaha menggapai, atau menunjuk sesuatu bendaSumber: webmd
 20 Nov 2016    11:00 WIB
5 Alasan Anda Tidak Boleh Menghukum Anak Secara Fisik
Memang penting untuk mendisiplinkan anak, tetapi menghukum mereka secara fisik dapat memberi pengaruh jangka panjang untuk perkembangan mereka. Akan sangat mengganggu saat anak Anda mulai melempar barang-barang, sampai Anda berpikir untuk memukul mereka dengan sangat keras. Anak-anak memerlukan perlakuan yang berbeda seiring dengan pertumbuhannya. Anda tidak dapat memperlakukan anak lima tahun dan anank remaja dengan aturan yang sama. Berikut adalah alasan mengapa Anda harus menghindari pemukulan terhadap anak. 1.  Akan mengajarkan anak bahwa kekerasan selalu benarIni bukanlah yang ingin Anda ajarkan ke anak Anda bukan? Saat Anda memberikan hukuman fisik kepada anak, dia akan belakar bahwa Anda kuat, Anda dapat memilih antara yang baik dan yang salah. Hal ini dapat berlangsung lama dan menimbulkan efek yang menakutkan saat mereka beranjak dewasa. 2.  Akan mengajarkan anak bahwa kekerasan dapat menyelesaikan masalahSaat Anda memukul anak ketika mereka berbuat salah, mereka akan mulai percaya kekerasan dapat membuat yang salah menjadi benar. Hal ini tidak benar dan Anda tentu tidak ingin anak Anda beranggapan demikian. Kekerasang tidak pernah memecahkan masalah. 3.  Dapat menghancurkan kepercayaan diri anakSaat orangtua memukul anak, terkadang anak berpikir apakah ada yang salah dengan diri mereka. hal tersebut akan melukai harga dirinya. Jika Anda ingin anak Anda sukses di kehidupannya, Anda harus mampu meningkatkan kepercayaan dirinya, dan hal ini tidak dapat dilakukan jika Anda memukul mereka. 4.  Melukai hubungan orangtua-anakJika Anda memakai cara memukul untuk mengatasi kenakalan anak, maka anak Anda mulai kehilangan kepercayaan terhadap Anda dan menjadi takut dengan Anda. ini bukanlah jenis ikatan yang Anda inginkan dengan anak. Mulailah dengan berbicara dan buang keinginan untuk memukul. 5.  Dapat mempengaruhi kesehatan mental anakAnak kecil yang dipukuli orangtuanya kemungkinan akan mengalami gangguan mental dimasa mereka dewasa. Mungkin efek ini tidak terlihat saat ini tapi tentu Anda tidak ingin anak Anda memiliki masalah kejiwaan kemudian hari bukan?Lebih baik membuat anak-anak mengerti bagaimana membedakan mana yang baik dan mana yang salah dengan cara yang lebih manusiawi. Memukul mungkin dapat membantu, tetapi kerusakan yang diakibatkannya dikemudian hari akan lebih merugikan Anda dan anak Anda.Sumber: magforwomen
 02 Aug 2016    08:00 WIB
Usia Ayah dan Hubungannya Dengan Perkembangan Jiwa Anak
Beberapa penelitian yang dilakukan di Amerika dan Skandinavia menemukan bahwa anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia 45 tahun atau lebih memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita autisme (3 kali) dan ADHD (13 kali) daripada anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia 20-24 tahun. Selain itu, anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lebih tua juga lebih sering menyalahgunakan obat-obatan terlarang dan memiliki prestasi sekolah yang lebih rendah daripada anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lebih muda. Oleh karena itu, para peneliti menduga bahwa usia ayah mungkin dapat mempengaruhi perkembangan jiwa anak. Sebuah penelitian di Swedia berusaha menemukan bagaimana usia ayah dapat mempengaruhi kesehatan jiwa anak-anaknya. Pada penelitian ini, para peneliti juga memasukkan peran usia ibu dan faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi perkembangan koginitf dan kesehatan jiwa anak. Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa usia ayah yang tua sepertinya dapat meningkatkan resiko terjadinya skizofrenia (salah satu jenis gangguan jiwa) dan autisme pada anaknya. Penelitian lainnya menemukan bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria, sel-sel spermanya pun mengalami berbagai mutasi (perubahan) yang mungkin berperan dalam berbagai gangguan di atas (misalnya terjadinya autisme pada anak mereka). Hal lainnya yang mungkin berperan pada kejiwaan anak adalah perbedaan lingkungan yang dimilikinya. Anak-anak yang lahir dari ayah yang lebih tua biasanya memiliki lingkungan yang berbeda dari anak-anak yang lahir dari ayah yang lebih muda. Ayah lebih tua biasanya telah mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang lebih tinggi sehingga kehidupan keluarganya pun lebih mapan, akan tetapi para ayah ini pun lebih sibuk. Berbagai penelitian yang telah dilakukan sebelumnya telah menemukan bahwa lingkungan pun turut berperan dalam perubahan atau mutasi genetik yang mungkin terjadi. Akan tetapi, perlu diingat bahwa semua penelitian di atas hanya menunjukkan adanya hubungan antara kesehatan jiwa anak dengan usia ayah dan belum dapat membuktikan adanya hubungan sebab akibat. Para peneliti masih belum menemukan bagaimana proses ini terjadi. Oleh karena itu, penemuan ini bukan berarti anda tidak boleh memiliki anak lagi setelah berusia 45 tahun atau lebih. Masih banyak hal lainnya yang dapat mempengaruhi perkembangan anak anda selain usia ayah maupun ibu. Banyak anak yang dilahirkan dari ayah dan ibu yang berusia 45 tahun atau lebih dan tetap sehat.Sumber: npr
 22 Jul 2016    11:00 WIB
Pengaruh Tablet atau iPad Pada Perkembangan Anak
Kemajuan memiliki manfaat baik dan buruk bagi manusia. Kemajuan teknologi membuat manusia dapat menjalani kehidupannya dengan lebih mudah. Sementara itu, berbagai kemudahan ini juga dapat meningkatkan resiko obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke. Bukan itu saja, kemajuan teknologi pun banyak membuat para orang tua merasa cemas dan bingung. Apakah menonton televisi dapat mengganggu perkembangan anak mereka? Atau apakah membiarkan anak bermain video games atau ipad dapat mempengaruhi perkembangannya?Pengaruh Televisi Pada AnakSeorang ahli mengatakan bahwa walaupun banyak program atau acara televisi yang dapat mendidik anak, tetapi terdapat pula acara televisi yang terlalu banyak menstimulasi anak yang justru dapat menyebabkan gangguan dalam perkembangan anak, terutama perkembangan otak andak. Sebuah penelitian yang menggunakan tikus menemukan bahwa seekor tikus yang banyak menonton televisi pada awal kehidupannya mengalami berbagai gangguan pada kehidupannya. Tikus-tikus ini tampak lebih hiperaktif dan lebih banyak melakukan tindakan yang dapat membahayakan dirinya.Pengaruh Tablet dan iPad Pada AnakBerapa lama seorang anak dapat menghabiskan waktunya di depan layar televisi tanpa mempengaruhi perkembangannya sekarang ini lebih sulit ditentukan karena adanya berbagai peralatan lainnya seperti tablet atau iPad. Salah satu manfaat dari iPad yang tidak dimiliki oleh televisi adalah bahwa anak anda dapat melakukan aktivitas lain selain menonton, seperti bermain sehingga anak anda pun dapat menjadi lebih aktif. Bila anda khawatir anak anda kurang dapat bersosialisasi akibat penggunaan table atau iPad, maka bermainlah bersama anak anda. Jangan biarkan anak anda bermain sendiri. Dengan demikian anak anda akan tetap dapat bersosialisasi dan membantu perkembangan berbahasa serta otaknya.Sementara itu, seorang ahli lainnya mengatakan bahwa anda sebaiknya sangat membatasi atau jangan biarkan anak anda yang berusia di bawah 8 tahun menggunakan berbagai alat elektronik dengan layar cukup besar yang dapat digunakan untuk menonton karena dapat mengganggu perkembangan otaknya.   Masih diperlukan banyak penelitian mengenai pengaruh tablet atau iPad pada perkembangan anak karena masih sedikitnya data yang ada sekarang ini (tablet atau iPad ini baru ada selama sekitar 4 tahun belakangan sehingga belum banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat pengaruhnya pada perkembangan anak).Sumber: npr