Your browser does not support JavaScript!
 05 Mar 2021    10:00 WIB
Masa Lalu yang Dapat Merusak Hubungan Anda Dengan Pasangan
Apakah Anda mencuri pasangan Anda dari pacarnya terdahulu? Jadi, apakah Anda juga akan mengalami hal yang sama? Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti menemukan bahwa orang yang pernah tergoda alias berselingkuh dari pasangannya terdahulu cenderung akan kembali melakukan hal yang sama karena ia biasanya lebih tidak berkomitmen dan lebih tidak puas pada hubungannya sekarang dibandingkan dengan orang yang sebelumnya memang tidak memiliki pasangan. Apakah Anda merasa si dia selalu melihat pria lain? Anda mungkin tidak salah melihat. Orang yang pernah berselingkuh sebelumnya juga akan lebih memperhatikan apakah ia memiliki "mangsa" potensial lainnya dan cenderung lebih mudah kembali berselingkuh dengan "incarannya" tersebut. Jadi, bila ia sebelumnya juga telah mulai mencari pasangan baru saat masih bersama pasangannya terdahulu, maka ia mungkin akan tetap melakukan hal yang sama saat telah bersama dengan Anda. Akan tetapi, hal ini bukan berarti setiap wanita yang meninggalkan pasangannya terdahulu dan memilih Anda adalah seseorang yang pasti tidak setia. Ia mungkin meninggalkan pasangannya karena berbagai alasan misalnya mungkin pasangannya yang terdahulu bukan merupakan orang baik-baik atau bahkan mungkin telah melakukan kekerasan terhadapnya. Jika demikian, maka masalahnya terletak pada mantan pasangannya terdahulu, bukan padanya. Walaupun demikian, bila pasangan Anda memang memiliki riwayat sering berganti pasangan karena merasa bosan dengan pasangannya terdahulu, maka Anda mungkin perlu merasa khawatir. Jika demikian, akan lebih baik bila Anda bertanya padanya mengapa ia meninggalkan pasangannya yang terdahulu dan memilih Anda. Dengan demikian Anda dapat memfokuskan perhatian Anda untuk membuatnya tidak kembali melakukan hal yang sama pada Anda.     Sumber: menshealth
 04 Mar 2021    10:00 WIB
7 Hal Penting Mengenai Suatu Hubungan yang Harus Diketahui Oleh Para Pasangan
Untuk memiliki suatu hubungan yang langgeng, terdapat beberapa hal yang harus diketahui oleh para pasangan.   Kebaikan Hati Sesibuk dan sesulit apapun kehidupan Anda, jangan pernah lupa untuk menunjukkan kebaikan hati Anda. Walaupun Anda mungkin tidak menyadarinya, akan tetapi kebaikan hati yang Anda miliki mungkin memiliki peranan yang sangat besar dalam hubungan Anda dan pasangan, bahkan dapat membuat hubungan Anda dan pasangan menjadi lebih kuat.   Sikap Pengertian Bukan hanya Anda yang pernah memiliki hari yang buruk, pasangan Anda pun pasti pernah. Mengerti bahwa mood pasangan Anda mungkin sedang tidak baik dapat membantu Anda dan pasangan terhindar dari berbagai pertengkaran yang tidak perlu.   Jangan Bertengkar di Depan Umum Pertengkaran memang merupakan bagian dari suatu hubungan. Bahkan banyak pasangan merasa bahwa pertengkaran yang mereka alami justru dapat membantu hubungannya dan pasangan semakin kuat. Akan tetapi, bukan berarti Anda dapat bertengkar di depan umum. Hal ini akan membuat citra diri Anda menjadi kurang baik di mata orang lain. Bila Anda memiliki suatu masalah dengan pasangan Anda, selesaikanlah secara pribadi dengannya.   Memaafkan Hanya pasangan yang dapat saling memaafkan satu sama lain yang dapat memiliki hubungan yang langgeng. Anda harus mengerti bahwa tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, lupakanlah masa lalu dan lanjutkanlah hidup Anda. Jika Anda terus mengingat berbagai kesalahan yang pernah pasangan Anda lakukan di masa lalu, maka hal ini dapat membuat hilangnya rasa cinta di antara Anda dan pasangan.   Tertawa Bersama Emosi positif, terutama tawa dapat membantu menyembuhkan hati yang terluka dan mendekatkan Anda dan pasangan. Tawa dapat membantu menghilangkan berbagai ketegangan, halangan, dan bahkan stress yang ada di antara Anda dan pasangan. Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa tawa juga dapat membuat seseorang lebih panjang umur dan memperlambat proses penuaan.   Jalin Komunikasi Dengan Baik Salah satu hal penting yang harus Anda ketahui adalah bahwa sebagian besar orang, mungkin termasuk pasangan Anda, bukanlah seseorang yang dapat membaca pikiran orang lain. Banyak pasangan merasa kecewa satu sama lainnya karena pasangannya tidak mengetahui apa yang mereka inginkan. Untuk itu, komunikasi yang baik dan jelas di antara Anda dan pasangan sangatlah penting dalam suatu hubungan.   Jaga Komitmen Menjaga komitmen yang ada di antara Anda dan pasangan merupakan salah satu bukti cinta Anda pada pasangan Anda dan menunjukkan seberapa penting diri Anda bagi pasangan Anda. Oleh karena itu, jagalah komitmen yang telah Anda buat bersama pasangan Anda untuk membantu menjaga kelangsungan hubungan Anda dan pasangan.   Sumber: womanitely  
 03 Mar 2021    12:00 WIB
10 Tanda Adanya Kekerasan Dalam Hubungan Anda dan Pasangan
Perilaku kekerasan di antara remaja, baik laki-laki maupun perempuan telah meningkat sekarang ini. Beberapa remaja laki-laki memiliki pengertian yang salah mengenai apa itu kekerasan di dalam suatu hubungan.Kekerasan dalam suatu hubungan tidaklah selalu berarti kekerasan fisik seperti memukul atau menampar. Banyak hal lainnya yang sebenarnya termasuk dalam tindakan kekerasan.Baik remaja laki-laki maupun perempuan dapat menjadi korban maupun pelaku tindakan kekerasan ini. Apa Itu Kekerasan Dalam Suatu Hubungan?Kekerasan dalam suatu hubungan tidak selalu berupa kekerasan fisik, terutama pada remaja. Beberapa hal yang termasuk dalam tindakan kekerasan adalah:    •    Kekerasan emosional, di mana anda atau pasangan anda melakukan sesuatu yang bertujuan untuk menyakiti perasaan pasangan anda    •    Kekerasan verbal adalah saat pasangan anda membentak atau mengancam aau menghina anda    •    Mengontrol pasangan anda, misalnya menelepon pasangan anda berulang kali untuk menanyakan di mana ia berada, mengatur dengan siapa pasangan anda boleh berteman, membaca sms atau memeriksan telepon genggam pasangan anda tanpa ijin    •    Memaksa seseorang atau pasangan anda untuk berhubungan seksual di luar kemauannyaPara remaja mungkin melakukan berbagai tindakan kekerasan karena berbagai alasan. Beberapa remaja tumbuh dalam lingkungan dan budaya yang beranggapan bahwa pria harus kuat, yang seringkali disalahartikan oleh banyak laki-laki dan membuat mereka berpikir bahwa mereka harus mengendalikan segala sesuatu dan bersikap agresif bila diperlukan.Rasa cemburu seringkali menjadi awal dimulainya tindakan kekerasan, terutama kekerasan fisik.
 02 Mar 2021    14:00 WIB
7 Tanda Ketidakcocokan Dalam Hubungan Anda dan Pasangan
1.  Kurangnya Rasa PercayaSalah satu tanda ketidakcocokan dalam suatu hubungan yang tidak terlalu jelas adalah kurangnya rasa percaya pada pasangan anda. Bila anda atau pasangan anda sering merasa khawatir bahwa pasangan anda akan berselingkuh, maka hal ini dapat merupakan suatu masalah besar. Tidak dapat mempercayai pasangan anda sejak awal hubungan anda dengannya dapat memberikan dampak buruk bagi hubungan anda dan pasangan anda di masa yang akan datang. Untuk membangun suatu hubungan yang kuat, anda dan pasangan anda sama-sama harus saling mempercayai satu sama lainnya. 2.  Seks Adalah yang TerutamaKetidaksesuaian dalam berhubungan seksual merupakan masalah yang sering dialami oleh banyak pasangan. Kebutuhan dan keinginan anda dan pasangan anda mengenai seks dapat berbeda. Walaupun sering terjadi dan tidak selalu berdampak buruk pada hubungan, akan tetapi hal ini dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi renggang. Kadangkala, kurangnya ketertarikan di antara anda dan pasangan anda juga dapat membuat gairah seksual anda atau pasangan anda menurun. Atau malah anda merasa kewalahan dan tidak nyaman karena yang terutama bagi pasangan anda adalah seks. Apapun masalah anda dan pasangan, akan lebih baik bila anda menyelesaikannya sekarang sebelum semakin membesar. 3.  CemburuSeringkali, para wanita merasa enggan menceritakan berbagai hal yang tidak mereka sukai, yang justru dapat menyebabkan masalah semakin memburuk nantinya. Jika anda selalu merasa terancam oleh orang lain di dalam kehidupan pasangan anda, maka hal ini mungkin dapat menciptakan suatu ketakutan tersendiri di dalam hubungan anda dan pasangan. Rasa cemburu memang tidak akan menimbulkan luka fisik apapun, akan tetapi hal ini tentunya akan membuat anda kehilangan kepercayaan diri dan harga diri. Anda harus membangun suatu keyakinan bahwa hubungan anda dan pasangan anda akan dapat bertahan. 4.  PertengkaranBertengkar dengan pasangan bukanlah sesuatu yang buruk, pada suatu batas tertentu. Terus-menerus bertengkar sangat tidak baik bagi hubungan anda dan pasangan. Jika anda kadangkala bertengkar dengan pasangan anda mengenai berbagai hal kecil dan tidak penting, maka hal ini mungkin justru dapat membuat anda dan pasangan semakin dekat. Pertengkaran merupakan suatu hal yang normal dalam suatu hubungan, bahkan dapat membantu anda dan pasangan mengeluarkan semua hal dan perasaan serta pikiran yang benar-benar anda rasakan, yang justru dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi lebih baik.Sebaliknya, tidak pernah bertengkar tentang sesuatu hal dalam suatu hubungan justru dapat merupakan tanda masalah. 5.  Perbedaan Tujuan HidupSetiap orangnya tentunya memiliki harapan yang berbeda dalam setiap hubungan. Akan tetapi, setelah beberapa waktu, maka anda mungkin ingin mewujudkan harapan anda tersebut. Jika tujuan hidup anda dan pasangan anda berbeda, misalnya anda sangat menginginkan kehadiran seorang anak sementara pasangan anda justru tidak pernah menginginkan anak sama sekali; maka hal ini akan membuat hubungan anda dan pasangan tidak dapat maju ke jenjang selanjutnya. Jika anda tidak dapat mengakhiri hubungan anda dan pasangan anda karena anda takut merasakan sakit hati atau anda takut menyakiti hati pasangan anda, maka anda harus segera menyadari bahwa dengan demikian anda hanya membuang-buang waktu anda yang berharga. Masih banyak orang lain di luar sana yang mungkin memiliki tujuan hidup yang sama dengan anda. 6.  Menyimpan RahasiaSebuah rahasia, apapun itu, dapat mempengaruhi hubungan anda dan pasangan anda. Walaupun anda berhasil menyakinkan diri anda bahwa tidak memberitahu pasangan anda merupakan yang terbaik bagi anda dan pasangan anda, akan tetapi hal ini justru dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi semakin jauh. Walaupun anda merasa bahwa pergi minum kopi bersama mantan kekasih anda bukanlah sesuatu yang besar bagi anda, akan tetapi belum tentu pasangan anda merasa demikian. 7.  Kurangnya KomunikasiSalah satu penanda utama ketidakcocokan dalam suatu hubungan adalah kurangnya komunikasi. Komunikasi merupakan kunci penting dalam suatu hubungan. Memiliki suatu jalinan komunikasi yang baik dengan pasangan anda dapat menjaga hubungan anda dan pasangan tetap stabil. Beritahukanlah pendapat anda mengenai sesuatu hal, sehingga pasangan anda mengetahui apa yang anda inginkan dan apa yang anda rasakan. Sebuah hubungan yang tidak sehat selalu dimulai dengan salah satu pihak melakukan lebih banyak hal untuk pihak lainnya. Sumber: allwomenstalk
 02 Mar 2021    12:00 WIB
6 Tanda Betapa Harmonisnya Hubungan Anda dan Pasangan
Posisi Tidur Berdekatan Apakah Anda dan pasangan tidur berdekatan? Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa pasangan yang tidur dalam jarak kurang dari 2.5 cm dari pasangannya memiliki hubungan yang lebih bahagia dibandingkan pasangan yang tidur saling berjauhan.   Tidak Lupa Mengucapkan Terima Kasih Mengucapkan "terima kasih" dalam suatu hubungan sama pentingnya dengan mengucapkan "aku cinta padamu". Berbagai penelitian menemukan bahwa ungkapan terima kasih yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak sangatlah penting bagi kelangsungan suatu hubungan.   Menggunakan Kata-kata yang Sama Hal ini bukan berarti Anda sering menggunakan kata yang sama pada waktu yang bersamaan seolah-olah Anda dan pasangan Anda dapat saling membaca pikiran masing-masing. Hal ini berarti bahwa baik Anda maupun pasangan sering menggunakan kata-kata yang sama; baik kata sifat, kata kerja, maupun kata benda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang melakukan hal ini cenderung memiliki hubungan yang berlangsung lama.   Sering Berciuman Berbagai penelitian menunjukkan bahwa seringnya Anda dan pasangan berciuman dapat menjadi petunjuk kepuasan Anda dan pasangan terhadap hubungan tersebut.   Sering Menonton Film Bersama Sebuah penelitian menemukan bahwa pasangan yang sering menonton film drama percintaan bersama-sama dan membahas berbagai hal yang terjadi dalam film tersebut memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami perpisahan dalam waktu 3 tahun mendatang dibandingkan dengan pasangan yang jarang menonton film bersama-sama.   Sering Berhubungan Seksual Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang sering berhubungan seksual biasanya memiliki pernikahan yang bahagia dan bertahan lama.   Sumber: womenshealthmag
 09 Feb 2021    17:00 WIB
Pacaran Beda Agama, Harus Bagaimana?
Kamu yakin sama dia yang beda kepercayaan? Kalau sudah beda keyakinan, rasanya enggak mungkin bisa disatukan -- begitu anggapan orang banyak. Dalam menjalani sebuah hubungan, akan selalu ada tantangan yang harus dilewati. Dalam hal ini adalah perbedaan agama antara kamu dan pasangan. Tak sedikit yang akhirnya memutuskan berpisah karena perbedaan ini, namun ada juga yang berusaha bertahan. Saat ini kita bukan lagi mencari jawaban atas pertanyaan "Apakah pacaran beda agama itu salah?" BUKAN. Tapi kita akan membahas hal-hal yang mungkin akan kalian hadapi dan persiapkan ketika kalian memilih bertahan. Saat memutuskan pilihan untuk bertahan, kamu dan pasangan harus tahu bahwa perjalanan pacaran berbeda agama tak semudah menjalani hubungan dengan pasangan yang seagama denganmu. Berikut ini beberapa hal yang mungkin akan kalian hadapi kedepannya: Sulit Mendapat Restu Keluarga Apakah kamu siap menghadapi kemungkinan tersebut? Entah dengan cara halus ataupun keras, keluargamu mungkin akan menyuruhmu untuk memutuskan hubungan dengan pacarmu. Kalau sudah begitu, pilihanmu cuma dua: mengikuti perintah mereka dan memutuskan pacarmu atau berupaya sekuat tenaga agar keluargamu akhirnya bisa memberi restu. Ingat, tidak ada pilihan yang bebas dari konsekuensi, jadi kalian harus sama-sama siap menanggung akibat apapun yang muncul dari pilihan kalian. Tekanan Orang Sekitarmu Kamu mungkin berpikir, "Ya cuekin aja orang-orang kayak gitu!". Mengatakannya memang gampang, tapi melakukannya tidak semudah itu. Sebuah komentar negatif bisa sangat menyakitkan hati dan membuat stres. Kalaupun kamu kuat menghadapinya, apakah pacarmu sama kuatnya denganmu? Jangan egois, pikirkan juga perasaan pacarmu lalu putuskanlah apa yang terbaik bagi kamu dan dia. Keinginan yang Tak Bisa Terwujud, yaitu Beribadah Bersama Sekilas, hal itu kedengarannya bukan sebuah masalah besar. Tapi sewaktu-waktu dalam hatimu bisa muncul keinginan untuk beribadah bersama dengan pacar, yang sayangnya tidak bisa diwujudkan. Apakah kamu tahan menghadapi perasaan itu? Dan bagaimana dengan pacarmu? Renungkanlah baik-baik, supaya itu tidak menjadi beban pikiran bagi kalian. Dorongan untuk Berpindah Agama Pemikiran seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tidak ada salahnya mempelajari sebuah keyakinan baru dan membandingkannya dengan keyakinanmu yang sekarang. Justru hal itu bagus, karena itu berarti kamu ingin memeluk agama yang benar-benar kamu yakini, bukan semata-mata karena orang tua dan keluargamu menganut agama tersebut. Tapi hati-hati, kamu harus bisa memisahkan antara rasa cintamu pada pacar dengan keinginan untuk mempelajari keyakinan baru. Jika kamu memilih pindah agama karena benar-benar yakin, itu bagus. Tapi jangan pindah agama hanya demi menyenangkan pacarmu karena hal itu tidak akan bermanfaat bagimu ataupun baginya. --- Atas dasar kemauan dan komitmen, kamu dan pasangan berusaha untuk menghadapinya berdua. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Hadapi pacaran beda agama dengan cara ini: Pahami perbedaan budaya yang akan dijalani Agama adalah prinsip atau pedoman hidup yang dimiliki seseorang. Dengan kata lain, rutinitas seseorang biasanya akan mengacu pada ajaran agama yang dianutnya. Dalam menjalani hubungan beda agama, kalian harus bisa memahami dan mengerti rutinitas masing-masing yang mengacu pada agama atau bagaimana kalian memaknai sebuah peristiwa hingga mengekspresikan emosi. Saling mendalami agama yang dianut Lakukan tanpa paksaan. Kalian bisa saling berbagi informasi soal agama masing-masing sehingga kamu dan si dia bisa lebih memahami pribadi masing-masing. Namun, sebaiknya kamu sudah mendalami agamamu lebih dulu sebelum membaginya dengan pasangan. Tidak mencoba mengubah keyakinan pasangan Jangan pernah berpikir untuk mengubah keyakinan pasangan demi membuat hubungan kalian lebih lancar, apalagi kalau si dia ternyata punya keyakinan yang cukup kuat. Bukan hanya hal ini hanya akan memicu konflik besar, kamu juga akan memberikan kesan tidak bisa menerima pasangan seutuhnya. Mendiskusikan masa depan Mungkin hubungan kalian sudah cukup serius. Ada baiknya untuk mendiskusikan soal masa depan, seperti bagaimana upacara pernikahan nanti? Mungkinkah upacara pernikahan dilakukan dalam dua agama? Bagaimana agama yang akan dianut oleh anak-anak kalian nanti? Pastikan kamu dan pasangan mendiskusikan hal ini agar tak ada "kejutan" di masa depan. Selain itu, kalian pun akan merasa lebih yakin dan aman saat menjalani hubungan berdua. Sumber: IDN Times & Herworld
 04 Feb 2021    19:00 WIB
Dampak Buruk Suka Pamer Kemesraan di Media Sosial
Sebenarnya membagikan momen bahagia dengan pasangan itu sah-sah aja asal kamu tidak berlebihan membagikannya, karena berikut ada beberapa dampak yang akan timbul jika kamu terlalu sering atau berlebihan dalam mengunggah momen mesramu. Simak yuk! Kehilangan Momen Berharga Kita itu hidup di dunia nyata, bukan dunia maya. Nah kalau kamu terlalu fokus dan sampai menghabiskan waktu terlalu banyak untuk memposting berbagai hal di medsos, kita bisa kehilangan momen berharga yang sebenarnya lebih penting dengan pasangan kamu. Privasimu dan Pacarmu Tidak Lagi Terjaga Media sosial menjadi tempat berbagi jutaan orang di seluruh dunia. Bila kesenangan dan kesedihanmu bersama pasangan kamu unggah di sana, maka privasi kalian tidak lagi terjaga. Padahal tak semua orang ingin tahu dan peduli terhadap apa yang terjadi pada dirimu. Jadi mulai sekarang coba dipilih-pilih lagi ya mana yang mestinya dibagikan. Dicibir Banyak Orang Saat sedang bahagia, pasti yang kamu bagikan di media sosialmu adalah momen bahagia bersamanya. Tapi, bila sedang ada masalah yang kamu umbar hanyalah kata dengan penuh amarah. Beberapa orang mungkin akan peduli dengan hubunganmu tapi ada juga yang pasti akan mencibirmu. Sikapmu yang mengumbar masalah dengan pasangan di media sosial dianggap terlalu kekanak-kanakan. Bila terlalu drama, hubungamu juga tidak akan bertahan lama.​ Memicu Munculnya Masalah Baru "Eh, ini siapa sih yang comment? Mantan kamu ya? Kok, nggak kamu block sih?" Hayo lho, gimana kalau pasanganmu cemburu gara-gara foto yang kamu posting di medsos dikomentari oleh mantanmu. Atau bisa jadi ada mantannya yang ikutan menulis komentar di foto itu. Bisa-bisa bakal memicu masalah baru dalam hubungan. Kalau Putus, MALU Nah, ini yang harus diperhatikan. Ketika masih menjalin hubungan, kamu pasti mem-posting dengan kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa kamu tidak bisa hidup tanpanya. Namun,ketika hubungan kandas yang kamu lakukan hanyalah menghapus semua foto yang pernah kamu bagikan. Sudah dihapus, sih tapi rasa malunya itu lho yang sulit hilang karena semua orang sudah terlanjur melihatnya.​ Sumber: Liputan6
 28 Jan 2021    13:00 WIB
Mitos Seputar Perselingkuhan
Banyak orang menganggap bahwa pihak yang biasa berselingkuh adalah pria, akan tetapi ternyata tidak demikian, saat ini wanita pun telah banyak menjadi pihak yang berselingkuh. Berbagai anggapan yang salah atau mitos seputar perselingkuhan pun telah banyak berkembang. Di bawah ini terdapat beberapa mitos salah yang mungkin pernah Anda dengar. Saat Sebuah Perselingkuhan Diketahui, Maka Pernikahan Pun Akan Hancur Saat suatu perselingkuhan terjadi, maka timbullah rasa sakit hati, kecewa, sedih, marah, dan sebagainya. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu dan usaha yang keras, berbagai emosi negatif ini pun dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Perselingkuhan memang menyakitkan, akan tetapi bila Anda dan pasangan berhasil melalui cobaan ini, maka hubungan Anda dan pasangan mungkin dapat menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama dan kerja keras kedua belah pihak. Banyak orang mengira bahwa perselingkuhan berarti akhir dari suatu pernikahan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa banyak pernikahan yang dapat melalui cobaan ini? Untuk mempertahankan pernikahan, dibutuhkan kerja sama dan kerja keras dari kedua belah pihak untuk membangun kembali kepercayaan yang telah hilang pada salah satu pihak. Pada kenyataannya, perselingkuhan bukanlah penyebab utama hancurnya sebuah pernikahan, akan tetapi tinggal terpisah dan kurangnya komunikasi di antara pasangan. Penyebab Perselingkuhan Tidak Selalu Adalah Seks Memang benar beberapa perselingkuhan terjadi akibat tidak tercukupinya suatu kebutuhan emosional tertentu, akan tetapi pada beberapa orang perselingkuhan memang terjadi akibat seks. Tanpa Seks, Maka Sebuah Hubungan Bukanlah Suatu Perselingkuhan Banyak perselingkuhan terjadi tanpa seks. Banyak orang memulai perselingkuhan mereka dengan saling berkirim pesan singkat di malam hari mengenai berbagai hal, termasuk hal-hal yang sangat intim. Walaupun orang yang menjalaninya mungkin tidak menganggap hal ini sebagai suatu perselingkuhan, akan tetapi pasangannya mungkin menganggap sebaliknya. Perselingkuhan Terjadi Akibat Adanya Masalah Dalam Rumah Tangga Setiap pernikahan tentunya memiliki masalahnya masing-masing. Perselingkuhan tidak terjadi akibat adanya masalah dalam suatu pernikahan, tetapi terjadi akibat kedua belah pihak tidak dapat mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut. Sekali Berselingkuh, Pasti Berulang Kembali Memang benar terdapat beberapa orang di dunia ini yang memang merupakan seorang "tukang selingkuh" sejati; akan tetapi hal ini bukan berarti setiap orang yang pernah berselingkuh pasti akan mengulangi lagi perbuatannnya tersebut. Langkah pertama untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan Anda setelah sebuah perselingkuhan adalah dengan memberitahukan seluruh kebenaran mengenai perselingkuhan tersebut pada pasangan Anda. Pasangan Selingkuh Biasanya Merupakan Orang yang Lebih Muda atau Lebih Menarik Pasangan selingkuh tidak selalu merupakan seseorang yang lebih muda atau lebih cantik atau lebih tampan atau lebih kaya daripada pasangannya. Perselingkuhan Terjadi Karena Pria Selalu Mencari "Mangsa" Sebagian besar perselingkuhan justru terjadi pada orang-orang yang tidak berniat untuk melakukannya. Perselingkuhan biasanya dimulai dengan timbulnya rasa nyaman berada di dekat seseorang yang bukan pasangan Anda. Rasa nyaman ini kemudian dapat berlanjut menjadi saling memberitahukan rahasia terdalam dan perselingkuhan pun mulai berkembang. Baca juga: 4 Alasan Mengapa Pria Selingkuh Sumber: askmen
 16 Jan 2021    11:00 WIB
Jangan Baper! Ini Tanda Pria yang Cuma Ingin Berteman
Pernah enggak merasa digodain, diperhatiin, dan dibaik-baikin cowok, yang berujung bikin kita baper, tapi akhirnya dia malah jadian sama cewek lain? Pasti rasanya hati kita bercampur aduk, mulai dari malu, kesel, dan kecewa! Nah, buat kita yang enggak bisa bedakan cowok yang ngajak PDKT beneran atau memang cuma pengin berteman, lebih baik lihat tanda-tanda ini, ya! Percaya deh, bahasa tubuh enggak bakalan bisa bohong! Cowok yang benar-benar ingin PDKT sama kita biasanya punya kecenderungan untuk punya bahasa tubuh yang terasa lebih dekat dan intim sama kita, misalnya ingin selalu dekat sama kita, mencoba untuk memegang tangan kita, menatap mata kita. Ada pula bahasa tubuh yang lebih lembut, seperti tubuh yang selalu condong dan menghadap kita, kakinya yang selalu tertuju pada kita ketika dia lagi menyilangkan kaki, dan mata yang lebih melebar pas lagi melihat kita. Nah, kalau kita melihat dia punya bahasa tubuh yang sama ke orang lain, coba hati-hati, bisa jadi dia memang seorang playboy! Dia perhatian ke siapa aja? Jangan langsung baper kalau dia terlihat baik dan perhatian sama kita. Perhatikan dengan baik, selama ini dia juga baik, perhatian,dan menggoda cewek lain atau enggak ya? Kalau misalnya dia benar-benar hanya baik, perhatian, dan menggoda kita aja, itu tandanya dia benar-benar serius ingin mencoba PDKT-in kita, girls! Gimana jenis obrolan kalian? Selama ini, apa aja yang sudah kalian obrolkan? Kalau obrolan yang selama ini kalian lakukan adalah obrolan yang lebih personal dan terlihat dia seperti ingin mencari tahu diri kita yang sebenarnya, tandanya dia benar-benar ingin PDKT! Karena biasanya kalau cowok ingin berteman, kita hanya akan nemuin obrolan soal hal-hal yang biasa, bercanda, dan gosipin orang lain! Lihat juga gimana caranya dia ngasih pujian buat kita. Kalau niat dia cuma berteman, dia enggak bakalan malu-malu ngomong kalau kita menarik. Namun kalau niatnya buat PDKT, dia bakalan lebih malu dan pujian biasanya terlontar lewat chat, nih. Balas perhatian & godaannya Cara paling tepat dan cepat untuk memastikan dia cuma ingin berteman atau benar-benar ingin PDKT adalah dengan membalas perhatian dan godaan yang dia berikan pada kita. Kalau dia kelihatan awkward dan malah mencoba mengganti topik pembicaraan, tandanya dia memang cuma pengin berteman sama kita, girls. Sebaliknya, kalau dia makin membalas perhatian dan godaan kita, tandanya dia memang benar-benar ingin menjalin hubungan sama kita! Namun ingat, hanya lakukan cara ini kalau kita juga punya perasaan ke dia, ya! Baca juga: Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits Sumber: Cewek Banget