Your browser does not support JavaScript!
 28 Aug 2014    14:00 WIB
Anak-anak Sekolah Yang Menggunakan Hand Sanitizer Di Sekolah Masih Tetap Sakit
Sekolah merupakan tempat penyakit berkembang biak seperti pilek, penyakit pencernaan, flu dan lain-lain. Para peniliti ingin mengetahui hubungan antara seorang anak disekolah yang mencuci tangan apakah berpengaruh dengan kejadian penyakit. Namun berdasarkan penelitian mereka yang dilakukan di 68 sekolah dasar di Selandia baru. Di beberapa sekolah tesebut ditempatkan hand sanitizer. Setengah sekolah secara acak mendapatkan pembersih tersebut. Di sekolah-sekolah, anak-anak diajarkan selama 30 menit untuk menjaga kebersihan tangan dengan cara mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan juga diberitahu untuk menggunakan pembersih tangan hand sanitizer setelah batuk atau bersin dan saat mereka meninggalkan kelas untuk istirahat atau makan siang. (Bahan aktif dalam hand sanitizer tersebut hanya alkohol bukan antibakteri triclosan, yang kontroversial dikatakan berpotensi menyebabkan bakteri resisten terhadap antibiotik). Sedangkan anak-anak di sekolah-sekolah lain hanya mendapat pelajaran tentang menjaga kebersihan tangan. Selama 20 minggu penelitian tersebut dilakukan, para peneliti menidaklanjuti penelitian tersebut. Diambil sampel secara acak dari 2443 siswa. Tingkat ketidakhadiran karena sakit dalam kelompok yang mendapatkan hand sanitizer dan kelompok yang tidak mendapatkan hand sanitizer adalah sama. Namun anak-anak yang berasal dari keluarga yang rajin mencuci tangan tidak sering sakit. Penelitian dilakukan pada tahun 2009 dan dimulai tepat sebelum terjadi pandemi flu H1N1 . Jadi para peneliti memperingatkan agar anak-anak mungkin lebih berhati-hati tentang kebersihan tangan pada umumnya, yang bertujuan untuk membatasi penyebaran flu. Mereka menyimpulkan bahwa penggunaan pembersih tangan untuk kebersihan tangan yang ada tidak menghasilkan manfaat yang penting Tapi Dr Aaron Glatt, wakil presiden eksekutif di Mercy Medical Center di Rockville Centre, NY, dan juru bicara Infectious Diseases Society of America, menekankan bahwa tidak ada salahnya apabila setiap sekolah tetap diberikan hand sanitizer . Karena seperti diketahui sekolah juga merupakan tempat penularan penyakit sehingga diperlukan upaya untuk menjaga kebersihan tangan. Sumber: npr