Your browser does not support JavaScript!
 05 Jan 2018    08:00 WIB
Tips Berolahraga Untuk Para Penderita Diabetes
Karena olahraga memiliki manfaat yang sangat baik bagi seorang penderita diabetes, maka sangat dianjurkan agar para penderita diabetes rajin berolahraga. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para penderita diabetes sebelum mereka mulai berolahraga seperti di bawah ini.   Ketahui Berapa Banyak Olahraga yang Anda Perlukan Berolahragalah selama 30 menit setiap hari, 5 hari setiap minggunya. Beberapa pilihan olahraga yang dapat Anda lakukan adalah berenang, berdansa, atau memanjat gunung. Intinya adalah pilihlah olahraga yang membuat jantung Anda berdenyut lebih cepat tetapi tidak membuat Anda mencapai batas. Mulailah secara perlahan, misalnya dengan berjalan kaki selama 15 menit 2 kali sehari, kemudian setelah Anda terbiasa, Anda dapat menambahkan lama dan kesulitan olahraga Anda.   Selalu Lindungi Kaki Anda Karena penderita diabetes biasanya mengalami mati rasa pada kakinya, maka sangat penting untuk selalu melindungi kaki Anda selama berolahraga. Hal ini dikarenakan luka pada penderita diabetes biasanya lebih sulit sembuh dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi berbahaya seperti gangrene. Selalu gunakan kaus kaki dan sepatu olahraga setiap kali Anda berolahraga untuk mengurangi resiko terjadinya luka pada kaki, terutama bila Anda mengalami kerusakan saraf atau gangguan sirkulasi. Pastikan ukuran sepatu Anda sesuai dan membuat jari-jari kaki dapat bergerak bebas. Selain itu, selalu periksa kaki Anda setiap hari, bahkan bila Anda tidak berolahraga pada hari itu.   Baca juga: 9 Tips Untuk Hidup Sehat Walaupun Menderita Diabetes   Perhatikan Kadar Gula Darah Anda Olahraga dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda secara langsung dan di sepanjang hari. Jika Anda mengkonsumsi obat anti diabetes atau insulin yang dapat menurunkan kadar gula darah, periksalah kadar gula darah Anda 30 menit sebelum mulai berolahraga, kemudian setiap 30 menit selama Anda berolahraga untuk memastikan kadar gula darah Anda tetap stabil. Pada hari olahraga Anda, jangan menyuntikkan insulin pada tangan dan kaki Anda, suntiklah di bagian tubuh lain. Selain itu, jangan berolahraga saat insulin berada pada efek maksimumnya. Bertanyalah pada dokter Anda kapan insulin mencapai efek maksimumnya karena dapat berbeda-beda tergantung pada dosis obat Anda. Anda diperbolehkan untuk olahraga bila kadar gula darah Anda berada antara 100-250 mg/dl sebelum berolahraga. Bila kadar gula darah Anda kurang dari 100 mg/dl, segera mengemil makanan yang mengandung karbohidrat seperti buah atau biskuit. Bila kadar gula darah Anda mencapai 250 mg/dl atau lebih, periksalah kadar keton pada air kemih. Jika kadar keton tinggi, maka berolahraga bukanlah pilihan yang tepat karena akan membuat Anda merasa tidak enak badan. Bila kadar gula darah Anda mencapai 300 mg/dl, tundalah olahraga hingga kadar gula darah Anda turun. Segera berhenti berolahraga jika Anda: Merasa gemetar, cemas, lemah, atau bingung Berkeringat lebih banyak daripada biasanya Merasa berdebar-debar Mengalami sakit kepala Berbagai gejala di atas dapat merupakan tanda bahwa kadar gula darah Anda menurun atau rendah, yang dapat terjadi selama atau beberapa jam setelah berolahraga.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 03 Dec 2017    16:00 WIB
Ketegaran Seorang Ibu Dalam Merawat Anaknya yang Menderita Kelainan Langka
Kasih ibu tidak ada batasnya sehingga rela menerima anaknya dalam keadaan apapun, seperti Lacey Buchanan yang dengan besar hati menerima anaknya meskipun dalam keadaan cacat langka. Ia tetap membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa penyesalan apapun.     Usia Lacey Buchanan 21 tahun ketika menikah, Setelah 2 tahun pernikahannya Lacey akhirnya  dinyatakan positif hamil. Ia dan suaminya sangat bahagia, keinginan mereka akhirnya terwujud setelah 2 tahun mengharapkan kehadiran buah hati. Awal memeriksakan kandungannya, kondisi sang buah hati baik—baik saja. Namun, menginjak minggu ke 19, pihak rumah sakit mengabarkan janinnya berkembang dengan cara yang aneh. Lacey dan suaminya Chris sangat terkejut dan bersedih. Namun, pada saat itu mereka berdua terus  berpikir positif dan mengharapkan semua yang terbaik dari tuhan.   Baca Juga: Isac Brown, Bocah yang Tidak Pernah Merasa Sakit   Setelah 9 bulan lamanya, akhirnya pada tahun 2011 silam tepatnya pada bulan Februari Lacey melahirkan seorang bayi laki-laki (christian) yang mengidap suatu kelainan langka. Christian, menderita kondisi sumbing Tessier pada bibirnya. Akibat kelainan tersebut bentuk wajah Christian seperti tidak menyatu,  bahkan pada awalnya Christian tidak dapat menutup mulut dan tidak memiliki mata. Baru empat hari dilahirkan kedunia ini, Christian sudah harus menjalani operasi dan perawatan di ICU selama 4 minggu. Setelah dirawat selama 4 minggu lamanya, akhirnya dokter mengizinkan Lacey dan Chris suaminya membawa buah hati mereka pulang.   Perjuangan sesungguhnya baru mereka hadapi yaitu ketika Lacey membawa Christian anaknya untuk pergi jalan-jalan di taman dan di pusat perbelanjaan. Pada saat itu, hampir semua orang melihat Christian dengan tatapan yang aneh dan bahkan ada diantaranya yang bertanya pada Lacey mengapa ia tidak mengborsi Christian pada saat ia masih berada di dalam kandungan. Perlakukan publik yang demikian terhadap Christian membuat Lacey bersedih dan terpuruk.   Suatu hari keajaiban datang. Pada usia 1 tahun Christian sudah bisa tersenyum. Melihat anaknya bisa tersenyum ia sangat bahagia. Senyum anaknya tersebutlah yang menjadi inspirasi dan motivasi ia untuk terus membesarkannya dengan baik. Semenjak itu, kemanapun Lacey dan Christian pergi, Meskipun tak bisa melihat, Christian selalu melemparkan senyumannya kepada semua orang yang ada disekelilingnya. Sehingga orang yang sempat menatap aneh akhirnya tergelitik dengan tingkah lakunya dan membalas senyumannya. Melihat keadaan tersebut Lacey sangat bahagia, karena orang-orang disekitarnya sudah bisa menerima keadaan anaknya. Bahkan mereka yang melihatnya tidak ragu lagi untuk menggoda Christian dan memulai percakapan menyenangkan dengan Lacey.   Sumber: Wow Fact
 22 Nov 2017    12:30 WIB
5 Jenis Penyakit “Wanita” yang Juga Bisa Diderita Oleh Pria
Banyak pria mengira bahwa penyakit "wanita" pasti hanya akan diderita oleh wanita, akan tetapi hanya karena penyakit ini lebih sering ditemukan pada wanita bukan berarti para pria tidak dapat mengalaminya Selain itu, karena jarang diderita oleh pria, para pria mungkin tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mendeteksi beberapa penyakit di bawah ini sehingga diagnosa seringkali terlewatkan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa penyakit "wanita" yang ternyata juga bisa dialami oleh para pria.   Kanker Payudara Kanker payudara memang 100 kali lebih jarang ditemukan pada pria dibandingkan wanita. Hal ini dikarenakan wanita memiliki lebih banyak jaringan payudara dibandingkan pria. Karena para pria biasanya tidak memperhatikan berbagai gejala kanker payudara, seringkali kanker sudah memasuki tahap lanjut saat akhirnya terdiagnosa. Gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai oleh para pria adalah adanya benjolan pada payudara dan abnormalitas kulit payudara. Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko seorang pria menderita kanker payudara adalah memiliki anggota keluarga yang menderita kanker payudara, berusia lebih dari 50 tahun, menderita obesitas, dan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.   Osteoporosis Tahukah Anda bahwa sekitar 20% penderita osteoporosis adalah pria? Osteoporosis sering disebut sebagai penyakit "tersembunyi" karena perkembangan penyakit berjalan dengan lambat, tanpa gejala, hingga tiba-tiba terjadi patah tulang. Memang benar bahwa wanita lebih sering mengalami osteoporosis karena mereka memiliki tulang yang lebih kecil dan karena terjadi perubahan kadar hormonal yang drastis saat mereka memasuki masa menopause. Sedangkan para pria, menurunnya kepadatan tulang biasanya terjadi lebih lambat dan pada saat mereka berusia lebih tua. Pria Kaukasia, memiliki gaya hidup yang tidak sehat, dan memiliki kadar testosterone yang rendah dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis pada pria.   Gangguan Makan Sekitar 10% penderita gangguan makan adalah pria. Akan tetapi, karena sebagian besar gangguan makan seperti binge, anoreksia, dan bulimia terjadi pada wanita, maka para pria pun seringkali mengabaikan gejala gangguan makan yang dialaminya.   Baca juga: Ini Dia 5 Penyakit yang Sering Salah Didiagnosa   Lupus Walaupun sekitar 90% penderita lupus adalah wanita, akan tetapi pria juga dapat mengalami penyakit autoimun ini. Gejalanya dapat berbeda-beda pada tiap penderita, tetapi ada beberapa gejala yang sama pada pria dan wanita, yaitu persendian terasa nyeri dan membengkak, demam tanpa sebab yang jelas, rambut rontok, rasa lelah berlebihan dalam waktu lama, nyeri pada hidung atau mulut, dan bercak kemerahan seperti kupu-kupu pada hidung dan pipi, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, dan kejang. Penyebab lupus sendiri hingga saat ini belum diketahui, akan tetapi para ahli menduga bahwa ada suatu hal yang memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang berbagai bagian tubuh. Para ahli juga menduga bahwa hormon wanita turut berperan dalam terjadinya penyakit karena wanita pada usia produktif yang paling sering menderita penyakit ini.   Fibromialgia Fibromialgia merupakan suatu gangguan medis yang ditandai oleh ketidakseimbangan zat-zat kimia di dalam otak. Penyebab masih tidak diketahui, begitu pula mengapa gangguan ini jarang terjadi pada pria. Gejala utama yang sering ditemukan adalah nyeri kronik. Beberapa gejala lain yang mungkin ditemukan adalah rasa lelah kronik, insomnia, sakit kepala, irritable bowel syndrome, dan restless legs syndrome. Gejala fibromialgia pada pria biasanya lebih ringan, tetapi diagnosa seringkali terlewatkan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 17 Nov 2017    18:30 WIB
10 Gangguan Medis Yang Bisa Sebabkan Peningkatan Berat Badan
Bertambah gemuk biasanya terjadi karena Anda makan secara berlebihan atau tidak memilih makanan Anda dengan bijaksana. Akan tetapi, bagaimana bila sebenarnya ada alasan lain dari meningkatnya berat badan Anda? Ternyata ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat membuat Anda mengalami peningkatan berat badan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan kesehatan yang dapat membuat berat badan Anda meningkat tak terkendali.   Hipotiroidisme Hipotiroidisme merupakan suatu keadaan di mana tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup hormon tiroid, yang akan mempengaruhi suhu tubuh, pertumbuhan, dan metabolisme tubuh. Saat hal ini terjadi, maka berbagai fungsi tubuh akan melambat. Hipotiroidisme juga akan membuat metabolisme tubuh melambat dan menyebabkan rasa amat lelah, wajah membengkak, dan peningkatan berat badan. Walaupun belum tersedia pengobatan, akan tetapi gejala biasanya dapat diatasi dengan obat oral. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda merasa Anda menderita gangguan ini.   Sindrom Cushing Sindrom Cushing merupakan kelainan langka yang menyebabkan kadar kortisol di dalam darah lebih tinggi daripada normal, yang dapat disebabkan oleh depresi, stress, atau bahkan obat-obatan tertentu. Selain peningkatan berat badan, sindrom Cushing juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat, tekanan darah tinggi, kelemahan otot, dan berbagai gejala lain.   Sindrom Ovarium Polikistik Sindrom ovarium polikistik merupakan gangguan kesehatan lain yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh. Seorang wanita harus memiliki 2 dari 3 gejala tertentu untuk didiagnosa menderita gangguan medis ini, yaitu menstruasi tidak teratur, peningkatan kadar hormon pria, dan atau ditemukan banyak kista pada indung telurnya. Selain menyebabkan ketiga hal di atas, gangguan medis ini juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan.   GERD (Gastroesofageal Refluks Disease)/Refluks Asam Lambung GERD merupakan gangguan medis yang mengenai otot di antara kerongkongan dan lambung, yang membuat isi lambung dapat kembali naik ke dalam kerongkongan. Walaupun gangguan medis ini tidak akan menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan, akan tetapi seringkali penderita akan makan untuk meredakan rasa nyeri atau perih pada perut. Hal ini akan membuat penderita makan secara berlebihan.   Irritable Bowel Syndrome Irritable bowel syndrome adalah suatu gangguan medis yang sering ditemukan, yang mengenai sistem pencernaan Anda, yang dapat menyebabkan nyeri perut, kram perut, dan sembelit. Keadaan ini dapat membuat penderita makan sedikit saat gejala kambuh, lalu "balas dendam" saat gejala membaik. Hal ini tentu saja dapat membuat penderita mengalami kenaikan berat badan. Selain itu, gangguan ini juga dapat membuat tubuh menahan air lebih banyak daripada seharusnya, yang akan membuat berat badan Anda meningkat. Hindari konsumsi kacang, kol, dan minuman bersoda karena ketiga hal ini dapat memicu timbulnya gejala.   Baca juga: 10 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Tanpa Kelaparan!   Diabetes Gestasional Wanita yang tidak menderita diabetes, dapat mengalami diabetes gestasional saat hamil 5-6 bulan. Pada diabetes gestasional, wanita hamil sebenarnya memproduksi cukup insulin, tetapi menjadi tidak efektif karena hormon yang dihasilkan oleh plasenta menghambat efek insulin di dalam tubuh. Walaupun seringkali tidak menimbulkan gejala, diabetes gestasional juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan, rasa lapar atau haus yang berlebihan, dan atau peningkatan frekuensi buang air kecil. Diabetes gestasional biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah persalinan.   Prolaktinoma Walaupun merupakan tumor jinak, prolaktinoma  dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan pad apenderita. Prolaktinoma merupakan tumor jinak pada kelenjar pituitari, yang merupakan area otak yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai jenis hormon. Saat tumor ini terbentuk, maka jumlah sel yang menghasilkan hormon prolaktin akan meningkat dan menyebabkan peningkatan berat badan. Prolaktinoma biasanya juga menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur pada wanita dan pembesaran payudara pada pria. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, gangguan medis ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada penderitanya.   Gangguan Depresi Persisten Depresi kronik merupakan gangguan kejiwaan serius. Gangguan depresi persisten merupakan salah satu di antaranya. Gangguan medis ini membuat penderitanya terus merasa sedih dan tidak berdaya. Penderita biasanya juga akan mengalami perubahan nafsu makan dan pola tidur. Berbeda dengan gangguan depresi pada umumnya, gangguan depresi persisten biasanya tidak menimbulkan gejala seberat depresi tetapi gejala biasanya berlangsung lebih lama. Dan karena beberapa orang penderita cenderung makan berlebihan saat depresi, maka peningkatan berat badan merupakan hal yang sering ditemukan.   Menopause Saat Anda berusia 50 tahun dan mulai memasuki masa menopause, maka perubahan kadar hormonal di dalam tubuh Anda dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan, terutama di sekitar area perut. Genetik juga turut berperan, jadi bila ada anggota keluarga Anda yang mengalami peningkatan berat badan di sekitar perut saat memasuki masa menopause, maka kemungkinan besar Anda pun akan mengalami hal yang sama. Peningkatan berat badan yang berhubungan dengan menopause biasanya tidak dapat dihindari. Akan tetapi, berolahraga secara teratur dan makan sehat serta seimbang dapat mencegah peningkatan yang cukup banyak. Memiliki waktu tidur yang cukup juga penting untuk menjaga berat badan Anda tetap ideal.   Gangguan Kecemasan Menyeluruh Semua orang pasti merasa stress dari waktu ke waktu, akan tetapi orang yang mengalami gangguan kecemasan menyeluruh biasanya mengalami lebih dari rasa cemas dan stress biasa. Penderita biasanya terus merasa khawatir dan selalu tegang. Mereka biasanya selalu mengantisipasi datangnya bencana, khawatir akan orang-orang di sekitarnya, dan merasa gelisah hingga mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya. Rasa stress yang berlebihan ini dapat memicu peningkatan produksi hormon kortisol, yang akan membuat tubuh menahan lemak dan meningkatkan nafsu makan untuk berbagai makanan yang tidak sehat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 10 Nov 2017    08:00 WIB
Beberapa Penyakit yang Belum Ditemukan Obatnya!
Dengan kemajuan ilmu teknologi dan ilmu kedokteran, maka para ahli sudah banyak sekali menemukan obat untuk berbagai penyakit, yang pada zaman dahulu kala dapat membunuh banyak manusia. Akan tetapi, hingga saat ini, masih ada beberapa penyakit yang masih belum dapat disembuhkan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis penyakit yang masih belum ditemukan obatnya.   Penyakit Alzheimer Walaupun Anda sudah sering mendengar penyakit yang satu ini, hingga pada saat ini para ahli masih belum menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer merupakan jenis pikun yang paling sering ditemukan, di mana penderitanya mengalami kesulitan mengingat, berpikir, atau menilai yang sangat berat, yang mengganggu aktivitas harian penderita. Faktor resiko terbesar dari penyakit Alzheimer adalah usia, walaupun penyakit ini tidak selalu hanya mengenai mereka yang berusia 65 tahun atau lebih. Penyakit ini bahkan dapat mengenai seseorang yang baru berusia 40 tahun. Biasanya dibutuhkan waktu 8 tahun dari mulai timbulnya gejala hingga terganggunya aktivitas harian penderita. Walaupun hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit Alzheimer, namun sudah tersedia obat-obatan untuk mengatasi gangguan daya ingat untuk sementara waktu.   Diabetes Menurut The American Diabetes Association, anak-anak dan orang dewasa muda biasanya mengalami diabetes tipe 1, suatu kondisi di mana tubuh tidak memproduksi insulin sama sekali. Pada diabetes tipe 2, tubuh mengalami resistensi insulin, yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Hingga saat ini memang belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan diabetes, akan tetapi sudah tersedia obat-obatan yang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. Berolahraga dan makan dengan benar juga penting untuk menjaga kadar gula darah.   HIV/AIDS AIDS merupakan salah satu penyakit menular seksual yang paling terkenal di dunia, akan tetapi masih banyak orang tidak dapat membedakan HIV dengan AIDS. Karena HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, maka penderita biasanya akan menjadi rentan terhadap berbagai infeksi, yang akan membuat tubuh penderita menjadi sangat lemah hingga tidak dapat melawan berbagai penyakit. AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome merupakan tahap akhir dari HIV. Tidak semua penderita HIV akan memasuki tahap ini, akan tetapi bila sudah mencapai tahap ini, penderita menjadi sangat mudah terinfeksi oleh berbagai hal, yang membuat infeksi apapun menjadi sangat mematikan. Hingga saat ini belum ada obat untuk mengatasi HIV atau AIDS. Berbagai pengobatan yang tersedia hanya berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghambat perkembangan virus di dalam tubuh penderita.   Penyakit Parkinson Penyakit Parkinson mempengaruhi kemampuan otak memproduksi dopamin, suatu neurotransmitter yang membantu fungsi sistem saraf, keterampilan motorik, dan otak. Jika seseorang kekurangan dopamin, maka orang tersebut tidak dapat mengendalikan pergerakan, perilaku, dan emosinya dengan baik. Gejala biasanya baru mulai timbul saat sekitar 60-80% sel yang memproduksi dopamin telah rusak sehingga jumlah dopamin yang dihasilkan sangat sedikit. Pada tahap awal penyakit, penderita mungkin akan mengalami gemetar ringan atau perubahan postur tubuh. Akan tetapi, saat gejala semakin berkembang, maka penderita tidak dapat melakukan kegiatannya sehari-hari tanpa bantuan. Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit Parkinson. Pengobatan yang tersedia hanya dapat membantu mengurangi gejala. Dosis obat dan pengobatan yang diberikan dapat berbeda-beda, tergantung pada gejala yang dialami penderita.   Sklerosis Multipel Sklerosis multipel merupakan suatu keadaan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sistem saraf pusat penderita. Hingga saat ini para ahli masih belum menemukan penyebabnya, akan tetapi mereka menduga penyakit ini disebabkan oleh berbagai hal seperti sistem kekebalan tubuh, faktor genetika, paparan terhadap virus, dan lingkungan. Gejala penyakit ini juga dapat berbeda-beda pada tiap penderita dan dapat berubah-ubah seiring dengan berlalunya waktu. Penderita biasanya akan mengalami kesulitan berjalan, merasa seluruh tubuhnya kaku, mengalami gangguan penglihatan, mengalami nyeri kronik, dan pusing. Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Berbagai obat-obatan dan terapi yang diberikan biasanya hanya dapat membantu mengurangi gejala.   Baca juga: 8 Penyakit Mematikan yang Berhasil Diatasi Dengan Vaksin!!!   Lupus Lupus merupakan suatu penyakit kronik di mana sistem kekebalan tubuh memproduksi suatu antibodi yang akan menyerang sel dan jaringan tubuh yang sehat, yang akan menyebabkan terjadinya peradangan, nyeri, dan kerusakan pada tubuh penderita. Lupus dapat mengenai organ tubuh mana pun, yang berarti lupus dapat memiliki gejala yang berbeda-beda, tergantung pada organ mana yang terkena. Penderita biasanya mengalami rasa lelah yang ekstrim, sakit kepala, pembengkakan pada kaki, dan nyeri dada. Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan lupus. Pengobatannya pun dapat berbeda-beda tergantung pada organ yang terkena dan gejala penderita. Akan tetapi, secara keseluruhan dokter biasanya akan berusaha untuk mengurangi proses peradangan, menghambat kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan, dan meminimalisir kerusakan organ.     Polio Berkat adanya vaksin polio, sekarang ini Anda tidak perlu lagi merasa khawatir akan polio. Polio merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus polio, yang akan menyebabkan kelumpuhan atau kematian pada penderitanya. Yang menakutkan dari penyakit polio ini adalah bahwa penderita tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit ini. Nonparalitik polio biasanya tidak akan menyebabkan kelumpuhan dan hanya menyebabkan gejala ringan seperti flu. Pada kasus yang jarang, infeksi polio dapat menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini amat sangat menular.   Asma Pada sebagian besar kasus, gejala asma dapat diatasi dengan pengobatan, akan tetapi hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan asma. Asma terjadi akibat saluran pernapasan penderita mengalami peradangan kronik, yang akan menyebabkan penyempitan jalan napas sehingga penderita pun mengalami kesulitan untuk bernapas. Gejala yang sering ditemukan adalah batuk, mengi, sesak napas, dan dada terasa seperti diikat. Ada banyak hal yang dapat memicu kambuhnya gejala asma, seperti olahraga, aktivitas fisik, gas atau asap, debu, dan sebagainya.   Skizofrenia Hingga saat ini para ahli masih tidak mengetahui apa sebenarnya penyebab skizofrenia dan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Penyakit ini dapat mempengaruhi perilaku, sikap, kemampuan berpikir, dan perasaan penderitanya. Beberapa orang penderita dapat mengalami halusinasi, kesulitan menghubungkan perasaannya, dan mengalami gangguan daya ingat. Para ahli menduga ada faktor genetika tertentu yang dapat meningkatkan resiko seseorang menderita penyakit ini. Selain faktor genetika, malnutrisi saat lahir dan paparan terhadap virus juga dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit ini. Terapi skizofrenia bertujuan untuk mengatasi gejala.   Kanker Menurut The American Cancer Society, kanker dimulai saat sel-sel tidak sehat mulai bertumbuh tanpa terkendali hingga akhirnya lebih banyak sel tidak sehat dibandingkan sel sehat. Kanker dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun, mulai dari organ dalam, kulit, atau bahkan darah. Sel kanker dapat tumbuh pada satu tempat kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya. Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan kanker. Akan tetapi, beberapa terapi lain seperti kemoterapi, terapi radiasi, dan tindakan pembedahan dapat membantu mengangkat sel kanker dan membuat penderita dapat hidup lebih lama. Para ahli juga masih tidak dapat menemukan penyebab pasti dari kanker.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 06 Nov 2017    12:00 WIB
Tahu Kah Kamu Siapa 7 Orang Paling Tua di Dunia?
Setiap orang di dunia ini tentunya ingin memiliki umur yang panjang dan tetap sehat walaupun sudah bertambah tua seperti 7 orang paling tua di dunia berikut ini.    1.      Kamato Hongo, 116 Tahun Kamato Hongo dilahirkan pada tanggal 16 September 1887 di Jepang. Wanita ini dianggap sebagai orang tertua di dunia mulai dari bulan Maret 2002 hingga saat kematiannya. Selama hidupnya ia tinggal di Kagoshima dan baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 116 tahun sebulan sebelum kematiannya yang disebabkan oleh pneumonia. Ia meninggal pada tanggal 31 Oktober 2003.    2.      Maria Esther Heredia Lecaro de Capovilla, 116 Tahun 347 Hari María Esther Heredia Lecaro de Capovilla atau yang lebih dikenal dengan nama Maria Capovilla dilahirkan pada tanggal 14 September 1889 di Ekuador. Ia meninggal saat usianya telah mencapai 116 tahun 347 hari pada tanggal 27 Agustus 2006. Maria merupakan putri dari seorang colonel dan hidup berkelimpahan di sepanjang hidupnya. Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah merokok atau mengkonsumsi minuman beralkohol di sepanjang hidupnya.    3.      Elizabeth "Lizzie" Bolden, 116 Tahun 118 Hari Elizabeth "Lizzie" Bolden dilahirkan pada tanggal 15 Agustus 1890. Ia merupakan wanita keturunan Afrika Amerika yang diakui oleh Guinness World Records sebagai manusia tertua karena usianya yang mencapai 116 tahun 118 hari. Ia meninggal pada tanggal 11 Desember 2006.   Baca juga: Berdiri Membuat Usia Anda Menjadi Lebih Panjang, Benarkah?    4.      Jeanne Louise Calment, 122 Tahun 164 Hari Jeanne Louise Calment dilahirkan pada tanggal 21 Febuari 1875 di Arles, Perancis. Ia meninggal pada tanggal 4 Agustus 1997 di usianya yang ke 122 tahun 164 hari.    5.      Shigechiyo Izumi, 121 Tahun Shigechiyo Izumi dilahirkan pada tanggal 29 Juni 1865 di Jepang. Ia dinobatkan sebagai orang yang bekerja paling lama di sepanjang hidupnya, yaitu selama 98 tahun. Ia meninggal pada tanggal 21 Febuari 1986 saat berusia 121 tahun.    6.      Carrie C. White, 117 Tahun Carrie C. White dilahirkan pada tanggal 18 November 1874 dan diakui sebagai orang tertua di dunia oleh Guinness World Records saat ia berulang tahun ke 114 tahun pada tahun 1988.ia meninggal pada tanggal 14 Febuari 1991 setelah sempat didiagnosa menderita gangguan jiwa pada tahun 1909 yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit jiwa.    7.      Tane Ikai, 166 Tahun Tane Ikai merupakan salah satu wanita Jepang tertua di dunia. Ia dilahirkan pada tanggal 18 Januari 1879 dan meninggal pada tanggal 12 Juli 1995 di usianya yang ke 166 tahun, setelah sebelumnya mengalami 2 kali serangan stroke.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: dorogists
 15 Jul 2017    12:00 WIB
Suasana Hati Mudah Berubah? Bisa Jadi Ini Merupakan Sinyal Penyakit
Menurut Harvard Health Letter mengatakan bahwa apabila seseorang mengalami sedikit perubahan rasa dari murung kemudian membaik, hal ini masih dianggap normal. Namun bila seseorang mudah timbul rasa lekas marah, sedih, acuh tak acuh secara terus menerus kemungkinan hal ini merupakan tanda kondisi yang serius. "Suasana hati bisa mudah berubah tergantung seseorang dalam menanggapi tekanan hidup sehari-hari. Namun bila terjadi dalam waktu yang cukup lama maka akan menimbulkan penderitaan yang signifikan, mengganggu kehidupan sehari-hari, tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik dan ini merupakan indikasi untuk mencari bantuan" kata Dr Nancy Donovan, seorang dokter spesialis jiwa di Fakultas Kedokteran Harvard. Mood dan stres diatur oleh sejumlah sistem yang mencakup struktur otak, jaringan saraf, dan neurotransmitter kimia. Apabila terjadi kerusakan pada sistem tersebut maka akan muncul perubahan suasana hati. Perubahan mood yang tiba-tiba dapat mencerminkan adanya gangguan kejiwaan. Kesedihan yang mendalam, mudah marah, mudah cemas, dan kehilangan minat terhadap sesuatu dan kehilangan kesenangan dapat menjadi tanda depresi. Terkadang perubahan suasana hati yang mudah berubah dapat disebabkan oleh beberapa gangguan misalnya seperti penyakit tiroid dan demensia. "Di sebuah klinik neuropsikiatri ditemukan banyak pasien dengan demensia sering datang untuk mengatasi perubahan suasana hati seperti apatis, depresi, kecemasan dan perubahan perilaku lainnya", kata Dr Donovan.  Suasana hati yang mudah berubah juga bisa disebabkan oleh gangguan tidur. Apabila seseorang mengalami masalah pada tidur dan sulit untuk tidur dengan nyenyak akan mudah mengalami iritabilitas dan kecemasan. Selain itu perubahan suasana hati yang tiba-tiba juga bisa disebabkan oleh efek samping pengobatan. Misalnya, obat prednison golongan steroid menyebabkan kegugupan atau perubahan suasana hati. Pesan yang diberikan adalah apabila Anda sering mengalami perubahan perasaan yang mendadak dan sulit untuk menjelaskan suasana hati, maka hal ini tidak boleh diabaikan. " "Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab terjadinya perubahan suasana hati secara mendadak.  Karena pengobatan yang efektif akan dapat menangani perubahan suasana hati yang mendadak dan penyebabnya langsung", kata Dr Donovan.   Sumber: healthharvard
 22 Jan 2017    11:00 WIB
Mengapa Melakukan Diet Seimbang Itu Penting?
Para ahli sering menekankan pentingnya melakukan pola diet yang seimbang untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Berikut adalah manfaat untuk dari melakukan pola diet yang seimbang: Mencegah Penyakit dan Infeksi Diet yang seimbang membantu tubuh Anda untuk melawan banyak penyakit dan infeksi. Saat tubuh menerima nutrisi yang cukup maka akan terbentuk fungsi sistem kekebalan tubuh yang baik sehingga mampu mencegah terjadinya infeksi, mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker, tekanan darah tinggi, kencing manis, dan penyakit jantung, serta mencegah alergi. Membantu mengontrol berat badan Menu diet seimbang membantu Anda untuk menjaga berat badan yang ideal, selain itu mengurangi risiko terjadinya obesitas/ kegemukan atau kekurangan gizi. Menyehatkan tubuh Dengan melakukan pola diet yang seimbang akan memberikan nutrisi yang penting bagi tubuh tidak hanya meningkatkan kebugaran tubuh Anda, namun juga dapat mencegah penyakit, membantu tubuh untuk tumbuh dan mempertahankan fungsi tubuh dengan baik. Diet yang seimbang ini terutama penting untuk pertumbuhan anak-anak dan remaja. Membantu meningkatkan kesehatan mental Dengan melakukan pola diet yang seimbang juga berpengaruh pada peningkatan fungsi mental yang baik, meningkatkan energi, meningkatkan memori dan mengurangi risiko gangguan mental. Membuat Anda lebih cantik dan segar Mendapatkan nutrisi yang tepat tidak hanya meningkatkan kesehatan tubuh Anda, namun juga dapat mempengaruhi penampilan Anda. Nutrisi yang baik akan memberikan nutrisi pada kulit, rambut dan tubuh Anda. Sehingga akan terlihat rambut dan kulit Anda yang sehat. Sumber: newhealthguide
 14 Oct 2014    08:00 WIB
Alasan Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Karyawan Penting?
Pemeriksaan kesehatan calon karyawan sekarang ini sudah menjadi item wajib yang harus dilakukan oleh para calon karyawan. Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa pemeriksaan kesehatan harus dilakukan? Mungkin Anda merasa hal ini akan memberatkan Anda. Namun hal ini dilakukan karena ada beberapa manfaat yang diperhitungkan.  Berikut adalah alasan mengapa pemeriksaan kesehatan calon karyawan penting: Keamanan  Seorang calon karyawan dilakukan pemeriksaan medical check up berguna untuk mengetahui kondisi medis seorang calon karyawan, sehingga calon karyawan bila ada kendala kondisi medis maka akan terhindar dari keadaan yang bisa membahayakan jiwanya. Seperti seorang pengemudi tidak boleh memiliki gangguan penglihatan.  Kesehatan  Pemeriksaan calon karyawan berguna sebagai data kesehatan awal yang dapat dibandingkan dengan data kesehatan di masa yang akan datang. Ini juga merupakan cara untuk mengidentifikasi kondisi medis yang ada, termasuk penyakit menular yang didapat saat bekerja.  Produktivitas dan Efisiensi  Pemeriksaan calon karyawan berguna bagi sebuah perusahaan untuk memastikan kondisi kesehatan calon karyawan sehingga dapat mempengaruhi produktivitas dan efektivitas calon karyawan tersebut nantinya.  Penempatan yang sesuai  Pemeriksaan calon karyawan berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan calon karyawan, apabila terjadi masalah kondisi medis yang masih bisa ditolerir, maka calon karyawan bisa ditempatkan di tempat yang sesuai.  Sumber: suburbandiagnostics