Your browser does not support JavaScript!
 12 Apr 2021    18:00 WIB
7 Hal Tentang Penis
1.      Olahragakan Penis Anda Untuk menjaga bentuk dan fungsi penis anda, maka anda perlu membuat penis anda berereksi secara teratur. Untuk menjaga tonus otot penis, maka otot ini harus mendapat oksigen dalam jumlah yang cukup dari aliran darah yang masuk ke dalam penis saat ereksi terjadi. Bagaimana bila anda tidak pernah berereksi karena tidak adanya stimulasi seksual atau tidak adanya gairah ? Jangan khawatir, otak dapat menghantarkan impuls yang menyebabkan terjadinya ereksi saat seorang pria tertidur, yaitu saat fase REM (rapid eye movement). Ereksi yang terjadi saat anda tidur ini tidak berhubungan dengan mimpi apa yang sedang anda alami. Apapun mimpi anda, penis anda tetap akan berereksi saat anda berada pada fase REM. Akan tetapi, pada beberapa pria yang mengalami cedera pada saraf yang mengatur ereksi atau yang mengalami kerusakan saraf atau penyumbatan pembuluh darah akibat diabetes, maka ereksi mungkin tidak terjadi. Bila anda tidak melakukan sesuatu agar penis anda tetap dapat berereksi sesekali, maka penis anda mungkin akan memendek. Bila anda tidak mengalami ereksi secara teratur, maka elastisitas jaringan penis akan berkurang dan membuat penis memendek, bahkan hingga 1-2 cm.   2.      Perubahan Ukuran Penis Berdasarkan suatu penelitian, tidak ada hubungan antara ukuran penis anda saat sedang tidak ereksi dengan seberapa besar ukuran penis anda saat berereksi. Penis yang berereksi dapat berukuran sedikit lebih besar atau bahkan jauh lebih besar dibandingkan saat penis sedang tidak berereksi.   3.      Di Manakah Letak Kenikmatan Berasal ? Banyak pria menganggap bahwa bagian bawah kepala penis (glans penis) dan bagian bawah badan penis merupakan area yang paling sensitif terhadap stimulasi seksual. Akan tetapi, daerah ini bukanlah satu-satunya tempat di mana stimulasi seksual terasa menyenangkan. Terdapat beberapa tempat lainnya, seperti: Bagian atas kepala penis Bagian kiri dan kanan kepala penis Bagian samping badan penis Bagian atas dari badan penis Pada pria yang tidak disunat, kulit penutup kepala penis juga dapat memberikan rasa nikmat   4.      Penurunan Sensitivitas dan Penuaan Berbagai penelitian menemukan bahwa penis mengalami penurunan sensitivitas secara perlahan seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Penurunan sensitivitas penis ini biasanya mulai terjadi saat anda berusia 25 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 65-75 tahun.   5.      Fungsi Vibrator Bagi Penis Anda Tahukah anda apa itu vibrator ? Vibrator merupakan suatu alat yang dapat bergetar dan digunakan oleh para wanita untuk mencapai orgasme sebagai pengganti penis pria. Akan tetapi, ternyata vibrator tidak hanya berguna bagi para wanita, pria pun dapat menggunakannya untuk menstimulasi penis dan menyebabkan terjadinya ejakulasi, terutama pada pria yang mengalami cedera medulla spinalis. Vibrator biasanya ditempelkan pada bagian bawah kepala penis.   6.      Penis dan Kuman Normalnya Kulit pada penis anda sama seperti halnya dengan kulit pada vagina wanita merupakan tempat tinggal berbagai jenis bakteri. Berdasarkan penelitian, terdapat perbedaan jumlah kuman pada penis pria yang belum dan telah disunat. Penis yang telah disunat memiliki lebih sedikit bakteri daripada penis yang tidak disunat. Hal ini diduga juga berhubungan dengan lebih rendahnya resiko terkena HIV pada pria yang telah disunat. Sebuah teori mengemukakan bahwa bakteri anaerob (tidak membutuhkan oksigen untuk hidup) yang biasa terdapat pada bagian dalam kulit penutup kepala penis membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi sedemikian rupa sehingga lebih rentan terhadap infeksi HIV.   7.      Sudahkah Anda Disunat ? Disunat atau tidak itu merupakan pilihan setiap pria. Akan tetapi, terdapat beberapa manfaat dari sunat yang perlu anda ketahui, seperti: Menurunkan resiko penularan penyakit menular seksual pada pasangan anda Menurunkan resiko terjadinya kanker penis Menurunkan resiko terinfeksi HIV  Baca juga: Fakta Menarik Mengenai Ukuran Penis  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 23 Mar 2021    20:00 WIB
8 Jenis Penis yang Dapat Anda Temukan Pada Pria
Sudah bukan merupakan suatu rahasia lagi bahwa setiap pria memiliki penis yang berbeda-beda, baik bentuk maupun ukurannya. Di bawah ini Anda dapat melihat 8 jenis penis yang mungkin dimiliki oleh para pria.   1.      Penis yang Sudah Disunat Pada penis yang telah disunat, maka kulit pembungkus kepala penis telah diangkat. Berbagai penelitian sebelumnya menemukan bahwa penis yang telah disunat mungkin tidak sesensitif penis yang belum disunat karena mereka tidak lagi memiliki kulit pembungkus yang sangat sensitif tersebut.   2.      Penis yang Belum Disunat Penis yang belum disunat masih memiliki kulit pembungkus pada kepala penis. Akan tetapi, karena kulit pembungkus ini merupakan tempat yang mudah bagi bakteri untuk berkembang biak, maka pastikan Anda selalu membersihkannya dengan baik setiap harinya.   3.      Grower Grower merupakan istilah untuk penis yang akan tampak lebih besar saat berereksi daripada saat tidak berereksi.   4.      Shower Shower merupakan istilah untuk penis yang memiliki ukuran yang kurang lebih sama baik pada saat berereksi maupun saat tidak berereksi.   5.      Penis Melengkung Penis jenis ini tampak sedikit membengkok ke kanan atau ke kiri saat berereksi, tetapi tampak normal saat tidak berereksi.   6.      Penis yang Berukuran Kecil Secara medis, sebuah penis dianggap kecil bila hanya mencapai 7.5 cm saat berereksi. Hal ini dikarenakan sebagian besar penis pria berukuran sekitar 12.5 cm saat berereksi.   7.      Penis yang Berukuran Besar Secara medis, sebuah penis dianggap besar bila memiliki panjang sekitar 17.5 cm atau lebih saat berereksi. Jika penis pasangan Anda termasuk dalam kategori ini, maka pastikan Anda telah menghasilkan pelumas yang cukup atau gunakan pelumas dan lakukanlah pemanasan yang cukup sebelum penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina).   8.      Penis yang Tidak Terduga Yang dimaksud dengan penis yang tidak terduga adalah penis yang tidak selalu berereksi di saat ia seharusnya berereksi. Sekitar 40% pria di dunia memiliki penis yang tidak selalu berfungsi sebagaimana mestinya. Keadaan ini dapat merupakan petunjuk adanya suatu gangguan kesehatan yang lebih serius.  Baca juga: Penis Pasangan Terlalu Besar Untuk Vagina Anda, Mungkinkah?  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 10 Mar 2021    18:00 WIB
10 Hal yang Tidak Anda Ketahui Mengenai Ereksi
• Ada 3 Jenis Ereksi Terdapat 3 jenis ereksi tergantung pada stimulusnya. Ereksi refleksogenik merupakan jenis ereksi yang terjadi karena adanya kontak langsung. Ereksi psikogenik merupakan ereksi yang terjadi akibat adanya stimulasi audiovisual atau akibat fantasi. Ereksi nocturnal merupakan jenis ereksi yang terjadi di malam hari.    Merokok dan Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Dapat Sebabkan Disfungsi Ereksi Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa seorang pria dewasa muda dapat mengalami disfungsi ereksi akibat mengkonsumsi minuman beralkohol atau merokok. Oleh karena itu, menghindari atau menghentikan kedua kebiasaan tersebut dapat membantu mencegah terjadinya disfungsi ereksi.   Seks Oral Dapat Membuat Ukuran Penis Lebih Besar Saat Ereksi Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengalami ereksi akibat seks oral memiliki ukuran penis yang lebih besar saat ereksi dibandingkan dengan pria lain yang mengalami ereksi akibat membayangkan sesuatu atau saat masturbasi.   Tidur yang Cukup Juga Mempengaruhi Ereksi Anda Tidur yang cukup ternyata tidak hanya mempengaruhi gairah seksual seseorang, tetapi juga dapat mempengaruhi ereksi seorang pria.   Ereksi Membutuhkan Privasi Ereksi ternyata tidak dapat terjadi di semua tempat, tergantung pada bagaimana pria tersebut. Beberapa orang pria dapat mengalami kesulitan mencapai ereksi karena kurangnya privasi, misalnya karena ia tinggal bersama orang tua atau telah memiliki anak.   Penis Tampak Melengkung Saat Ereksi Jangan khawatir bila penis suami Anda tampak sedikit bengkok atau melengkung ke satu sisi saat ereksi. Hal ini merupakan suatu hal yang normal (bila hanya sedikit melengkung). Akan tetapi, bila penis tampak sangat bengkok atau menyebabkan ketidaknyamanan, maka pasangan Anda mungkin mengalami penyakit Peyronie, yang terjadi akibat terbentuknya jaringan parut di dalam penis. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis urologi untuk memastikan hal tersebut.   Masturbasi Mempengaruhi Ukuran Penis Saat Ereksi Saat seorang pria sudah lama tidak berhubungan seks atau bermasturbasi, maka akan lebih banyak darah yang mengalir ke penis saat penis menerima suatu stimulasi. Hal ini dapat membuat penis Anda menjadi lebih besar saat ereksi.   Berat Badan Juga Berpengaruh Pria yang mengalami obesitas memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah, yang membuat penis tidak berfungsi secara maksimal. Hal ini dapat mempengaruhi keadaan penis Anda saat ereksi. Oleh karena itu, memiliki berat badan yang ideal juga penting.   Penggunaan Kondom Dapat Mengganggu Ereksi Sebuah penelitian menemukan bahwa beberapa pria dapat mengalami gangguan ereksi bila ia harus mengenakan kondom. Gangguan ereksi yang dimaksud di sini adalah ia membutuhkan waktu lebih lama dan stimulasi seksual yang lebih banyak untuk membuatnya mencapai ereksi. Hal ini tidak terjadi pada semua pria.   Lama Ereksi Bukanlah Sesuatu yang Dapat Dikendalikan Berbeda dengan wanita yang dapat mencapai orgasme berkali-kali saat berhubungan seksual, seorang pria tidak dapat melakukan hal yang sama. Mereka bahkan tidak dapat mengendalikan berapa lama ereksi mereka dapat berlangsung.       Sumber: womenshealthmag
 23 Feb 2021    15:00 WIB
Apakah Penis Anda Normal?
Pikirkan tentang es krim: Muncul dalam banyak jenis yang berbeda seperti kerucut, cangkir, sundae, milkshake. Semua tampak berbeda, tetapi semua jenis es krim itu normal dan bagus. Hal yang sama berlaku untuk penis. Penis bisa kecil, besar, berlekuk atau bergelombang. Tampak berbeda, pasti, tapi semua jenis penis normal dan bagus. "Sebagai penyedia kesehatan pria, saya menjawab banyak pertanyaan terkait penis," kata ahli urologi Bradley Gill, MD. "Senang sekali bagi pria mengetahui bahwa ukuran atau penampilan jarang mengubah fungsi penis. Tapi jika ada masalah fungsional, sering kali ada solusinya." Berikut ini beberapa fakta tentang berbagai jenis penis: Apakah ada yang namanya ukuran penis yang khas? Tidak ada yang namanya normal. Ukuran penis bervariasi dari orang ke orang. Beberapa pria mungkin memiliki penis yang lebih besar saat lembek, tetapi ukurannya tidak bertambah banyak saat ereksi. Orang lain melihat peningkatan ukuran yang signifikan dari lembek menjadi ereksi. Haruskah pria khawatir jika penisnya melengkung? Penis yang melengkung atau bengkok, juga dikenal sebagai penyakit Peyronie, cukup umum terjadi. Penis bisa bergerak ke segala arah: Atas, bawah, kiri, kanan dan bahkan berbentuk S. Jika penis melengkung sejak lahir, itu biasanya karena cara jaringan ereksi berkembang di satu sisi, membuat sisi itu lebih pendek atau lebih panjang dari sisi lainnya. Kondisi ini berkembang seiring bertambahnya usia, biasanya karena jaringan parut terbentuk dan mengikat salah satu sisi penis, membuatnya lebih pendek dari sisi lainnya. Apakah pembuluh darah yang membengkak perlu dikhawatirkan? Pembuluh darah adalah variasi anatomi normal di antara pria dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Mengenai ukuran penis, seberapa mencoloknya mereka akan bervariasi dari pria ke pria. Penis memiliki banyak pembuluh darah, dan selama ereksi, penis penuh dengan darah bertekanan tinggi. Pembuluh darah membengkak dan menjadi lebih jelas selama ereksi, meskipun kadang-kadang terlihat pada penis yang lembek juga. Bagaimana dengan penis yang bergelombang atau bercak? Apakah itu normal? Warna penis dapat bervariasi dari warna kulit di tempat lain di tubuh seperti mungkin lebih pucat dan terkadang bahkan tampak merah muda, biru atau ungu. Ereksi juga bisa mengubah penampilan. Secara umum, kami tidak mengkhawatirkan variasi warna kulit kecuali berkembang sesuatu yang baru dan konsisten, seperti bintik merah, ruam, atau nyeri. Beberapa pria khawatir karena penis mereka memiliki benjolan. Hal itu biasanya normal dan mungkin disebabkan oleh jaringan parut, meskipun sebaiknya Anda memeriksakannya. Jika seorang pria mengalami luka merah yang membengkak atau bengkak pada penisnya, ia harus menemui dokter, terutama jika mengeluarkan cairan. Apakah lokasi lubang penis yang tidak teratur (hipospadia) bermasalah? Hipospadia cukup umum dan hanya berarti lubangnya tidak berada di ujung penis. Dokter biasanya mengidentifikasinya di masa kanak-kanak, meski terkadang kasus ringan mungkin tidak diketahui. Tergantung di mana lokasinya, itu bisa mengubah aliran urin atau ejakulasi. Jika Anda menderita hipospadia dan kesulitan hamil, bicarakan dengan ahli urologi Anda. Air mani Anda mungkin tidak masuk ke dalam vagina. Seberapa umum nyeri ereksi atau ejakulasi? Penis Anda harus menimbulkan kenikmatan, bukan rasa sakit. Bicaralah dengan ahli urologi jika Anda mengalami nyeri. Terkadang nyeri saat ejakulasi disebabkan oleh penyempitan tabung atau lubang di ujung penis, yang meningkatkan tekanan yang berhubungan dengan ejakulasi dan menyebabkan ketidaknyamanan. Ereksi yang menyakitkan mungkin menunjukkan kondisi atau cedera yang mendasari penis. Seberapa umum masalah ereksi? Sebanyak 15 sampai 30 juta pria mengalami disfungsi ereksi (DE). Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami masalah dalam memperoleh atau mempertahankan ereksi. Kita sekarang tahu bahwa DE adalah indikator kesehatan secara keseluruhan pada pria, terutama seiring bertambahnya usia. DE bisa menjadi tanda diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi. DE pada pria muda dan sehat biasanya terkait dengan stres atau kecemasan. Terlepas dari penyebabnya, kami memiliki perawatan DE yang efektif untuk membuat Anda berfungsi kembali. Jenis DE lainnya adalah priapisme, ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam. Ereksi jangka panjang adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Priapisme dapat menyebabkan kerusakan jaringan atau deformasi penis jika dibiarkan. Sumber: clevelandclinic
 11 Feb 2021    17:00 WIB
Makin Perkasa dengan Tisu Magic
Cukup diusapkan ke penis beberapa saat sebelum berhubungan seks, ereksi dapat bertahan lebih lama. Sebagian besar pria terkadang mencari tahu cara agar lebih kuat dalam memuaskan pasangan di atas ranjang. Salah satu cara yang sering menjadi perbincangan yaitu penggunaan tisu magic. Tisu magic adalah tisu basah yang efeknya membuat penis mati rasa atau kebal, sehingga penggunanya tidak merasakan sensasi penetrasi saat berhubungan seks. Kepekaan penis menurun, hubungan seks pun menjadi lebih tahan lama. Cara penggunaannya cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan tisu magic secara perlahan dan merata pada bagian kepala penis. Setelah cairan tisu mengering dan meresap, cuci penis dengan sabun hingga bersih. Apa efek samping menggunakan tisu magic? Efek samping yang ditimbulkan dari tisu magic tak hanya menimpa pria saja, namun juga bagi wanita. Berikut ini beberapa efek samping penggunaan tisu magic: Kepekaan penis menurun Penis akan lebih kebal bahkan bisa mati rasa. Rasa kebal ini kemudian membuat kepekaan rangsangan seksual menjadi menurun dan membuat kenikmatan seks berkurang. Menimbulkan luka dan iritasi pada vagina Ketika kepekaan penis berkurang, maka pria membutuhkan gesekan yang lebih kuat agar dapat merasakan sensasi saat penetrasi. Hal ini menimbulkan iritasi pada dinding vagina ataupun lecet di penis. Walaupun tisu magic dapat memberikan sensasi yang lebih saat berhubungan seksual namun Anda harus tetap waspada serta memperhatikan kandungan dan efek sampingnya. Pastikan Anda membeli tisu magic di tempat terpercaya dan sudah terdaftar di BPOM ya. Baca juga: Apakah Viagra Boleh untuk Wanita?
 09 Feb 2021    19:00 WIB
7 Titik Sensitif Pada Tubuh Pria
Bagian mana saja kah titik sensitif pada tubuh pria? Berikut ini letaknya:1. TengkukStimulasi pada daerah leher dapat memicu sistem sirkulasi darah anda sehingga meningkatkan aliran darah. Belaian lembut atau ciuman dapat menstimulasi daerah sensitif ini.2. BibirSebagian besar pria akan merasa bergairah saat anda mencium bibirnya. Bibir merupakan salah satu tempat paling sensitif pada tubuh.3. Buah ZakarLapisan pembungkus buah zakar ini memiliki banyak ujung saraf yang membuatnya menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan. Memegang, meremas, dan belaian lembut dapat membuat pasangan anda sangat terangsang.4. Paha Bagian DalamSeperti halnya wanita, paha bagian dalam juga merupakan tempat yang sensitif bagi pria, walaupun mungkin tidak sesensitif penis atau kantong zakar. Memijat atau membelai bagian ini juga tetap dapat membuatnya merasa bergairah.5. PenisJangan hanya memfokuskan perhatian anda pada bagian ujung (kepala) penis, jelajahilah seluruh badan penis. Kitarilah bagian dasar penisnya dengan tangan anda dan remaslah dengan lembut. Hal ini dapat membantu meningkatkan aliran darah dan sensitivitas pada penis dan membuatnya merasa lebih bergairah.6. Puting SusuSeperti halnya wanita, pria pun seringkali merasa bergairah saat anda bermain-main dengan puting susunya, walaupun terdapat beberapa pria yang puting susunya tidak terlalu sensitif terhadap rangsangan.Membelai dan mencium puting susu dan daerah di sekitarnya dapat membuat pasangan anda bergairah, terutama bila ia merupakan pria yang memiliki puting susu yang sangat sensitif.7. PerineumPerineum merupakan suatu daerah antara anus dan buah zakar, tepat di bagian bawah kantong zakar. Pada perineum terdapat banyak ujung saraf yang terentang mulai dari tulang kemaluan ke anus dan ke paha bagian dalam. Perineum merupakan daerah yang sangat sensitif.Tekanan lembut atau jilatan ringan pada perineum dapat membuat pasangan anda sangat bergairah.
 08 Feb 2021    17:00 WIB
Manfaat Sunat
Sunat merupakan tindakan yang dilakukan dengan membuang kulup penis, jaringan yang menutupi kepala (kelenjar) penis. Sunat merupakan hal yang dianjurkan dan sunat memiliki manfaat kesehatan.Berikut Manfaat Kesehatan Dari Sunat:KebersihanSunat akan membantu, membuang kotoran yang menempel pada Mr.P. Selain itu setelah sunat akan membuat mereka lebih mudah membersihkan penis. Masalah Mr. PKulup penis yang tidak disunat terkadang sulit atau tidak mungkin ditarik kembali (phimosis). Hal ini bisa meningkatkan risiko radang kulup atau kepala penis 3x lipat.  Jenis peradangan yang bisa terjadi adalah pada kelenjar (balanitis), pada kulup (posthitis), dan pada kelenjar dan kulup (balanoposthitis). Pria juga bisa mengalami ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup (phimosis) dan penyempitan penis karena kulup ketat yang tidak kembali (paraphimosis). Data menunjukkan bahwa salah satu dari kondisi ini bisa terjadi pada 18% anak laki-laki yang tidak disunat pada usia delapan tahun. Karena penyunatan menghilangkan kulup, kejadiannya jauh lebih rendah pada pria yang disunat.Kanker Penis dan Kanker ProstatMeski kasus kanker penis merupakan kasus yang jarang, namun ini tetap bisa terjadi. Kejadian kanker penis pada pria yang disunat 20 kali lebih rendah dibandingakan dengan pria yang belum di sunat. Hal ini sangat penting mengingat penyakit serius ini bisa menyebabkan ¼ pasien meninggal dan pada mereka yang dapat disembuhkan, terkadang dibutuhkan amputasi penis.Begitu juga dengan kejadian kanker prostat yang meningkat sekitar 50-100% pada pria yang tidak disunat dibandingkan dengan pria yang sudah disunat.PMS (Penyakit Menular Seksual)Kulup yang utup dapat meningkat risiko PMS, 2-4 kali lipat. Herpes genital, HPV (human papillomavirus, jamur, sifilis. Wanita yang menjadi pasangan pria yang tidak disunat akan mengalami risiko PMS yang meningkat seperti trikomonas vaginalis, bacterial vaginosis. HPV (penyebab kanker serviks) dan klamidia sampai 5 kali lipat. 2-8 kali berisiko tertular HIV.Infeksi Saluran KemihInfeksi saluran kemih pada pria sebenarnya merupakan kasus yang jarang karena bentuk anatominya yang berbeda dengan wanita. Namun bila tidak melakukan sunat maka risiko ISK meningkat 12 kali lipat yang bisa berisiko sampai dewasa.Sumber: medheatlh
 27 Jan 2021    13:00 WIB
Bau Tak Sedap Pada Penis? Hilangkan dengan Cara Ini!
Kemaluan Anda merupakan tempat yang tepat untuk menyebabkan timbulnya bau tidak sedap karena kemaluan merupakan tempat yang panas, lembab, dan tersembunyi di bawah banyak lapisan kain (pakaian). Kombinasi antara keringat, kelembaban daerah kemaluan, dan bakteri normal di daerah kemaluan Anda akan menyebabkan timbulnya bau badan. Kemaluan memiliki beberapa kelenjar apokrin yang bila dikombinasikan dengan keringat maka akan menyebabkan terjadinya bau badan. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda menghilangkan dan mencegah timbulnya bau tidak sedap di daerah kemaluan Anda. Gunting Rambut Kemaluan Anda Rambut kemaluan dapat membuat daerah kemaluan Anda menjadi semakin lembab dan bau serta membuat kulit di daerah kemaluan sulit untuk tetap kering. Anda tidak perlu mencukur habis seluruh rambut kemaluan Anda, Anda hanya perlu mengguntingnya dan membuatnya menjadi lebih pendek seperti halnya rambut di kulit kepala Anda. Bersihkan Daerah Kemaluan Dengan Benar Pastikan Anda membersihkan daerah kemaluan dan lipatan paha Anda dengan teliti dan bersih. Gunakanlah sabun anti bakteri untuk membersihkannya dan jika Anda belum disunat, maka pastikan Anda juga membersihkan daerah tersebut. Keringkan Daerah Kemaluan Dengan Benar Mengurangi kelembaban di daerah kemaluan juga dapat membantu mengurangi bau di daerah kemaluan tersebut. Oleh karena itu, pastikan Anda mengeringkan daerah kemaluan Anda dengan baik sebelum berpakaian, terutama pada cuaca panas di mana Anda akan lebih sering berkeringat. Selain itu, pastikan Anda menggunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan daerah kemaluan Anda karena handuk yang basah dapat menjadi tempat bakteri bertumbuh. Pilih Pakaian Dalam yang Tepat Pilihlah pakaian dalam berbahan katun karena katun dapat membuat daerah kemaluan Anda "bernapas". Sumber: menshealth
 19 Jan 2021    15:00 WIB
Penurunan Fungsi Seksual Pria Seiring Bertambahnya Usia
Seiring bertambahnya usia, penurunan fungsi seksual pada pria adalah hal yang wajar. Penurunan kadar testosteron membuat Anda membutuhkan stimulasi seksual yang lebih untuk merasa bergairah. Setelah merasa bergairah pun Anda membutuhkan waktu untuk mencapai ereksi dan orgasme. Penuaan juga menyebabkan penurunan volume air mani dan kualitas sperma. Disfungsi ereksi atau impotensi memang berhubungan dengan semakin bertambahnya usia Anda. Selain itu, pria juga mengalami penurunan fungsi saluran kemih. Seorang pria akan mengalami penurunan aliran air kemih seiring dengan semakin bertambahnya usia akibat melemahnya otot-otot kandung kemih atau pembesaran prostat. Satu hal lagi yang perlu Anda ketahui, bahwa penis sendiri juga mengalami perubahan seiring dengan semakin bertambahnya usia. Bentuk Penis Terdapat dua perubahan bentuk utama pada penis, yaitu pada kepala penis dan rambut kemaluan. Warna kepala penis akan memudar secara perlahan akibat penurunan aliran darah yang menuju ke kepala penis. Selain itu, rambut kemaluan pun akan rontok secara perlahan. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar hormon testosteron yang membuat penis kembali seperti pada masa pre pubertas, di mana tidak terdapat rambut kemaluan. Ukuran Penis Pertambahan berat badan merupakan suatu hal yang sering terjadi pada pria seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda. Lemak yang berkumpul pada perut bagian bawah dapat menyebabkan ukuran penis terlihat berubah (penis terlihat lebih kecil daripada sebenarnya karena tertutup oleh lemak perut). Banyaknya lemak pada perut bagian bawah dapat membuat penis terlihat lebih pendek. Penurunan berat badan yang menyebabkan penurunan lemak perut dapat membuat penis terlihat sedikit lebih besar. Selain dari berkurangnya ukuran penis akibat penumpukan lemak perut, penis juga akan benar-benar mengalami pemendekkan. Pengurangan ukuran penis baik dari panjang dan ketebalannya ini biasanya tidak terlalu banyak akan tetapi dapat disadari. Pengurangan atau pemendekkan penis ini dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu akibat penumpukan lemak (plak) di dalam pembuluh darah kecil di dalam penis yang menyebabkan gangguan aliran darah di dalam penis (aterosklerosis). Penyebab lainnya dari pemendekkan penis ini adalah akibat pembentukan jaringan parut di sekitar badan penis. Ereksi terjadi akibat pengisian darah di dalam pembuluh darah penis. Penyumbatan pada pembuluh darah penis dan terbentuknya jaringan parut pada badan penis dapat membuat penis terlihat lebih kecil saat ereksi. Bukan hanya penis yang mengalami perubahan ukuran, ukuran buah zakar (testis) pun berubah. Pada awal usia 40 tahun, testis akan mulai mengecil. Lengkungan Penis Jika jaringan parut berkumpul secara tidak merata pada penis, maka hal ini dapat membuat penis membengkok, yang disebut dengan penyakit peyronie, yang biasa terjadi pada usia paruh baya. Penis yang melengkung dapat membuat ereksi terasa nyeri dan kesulitan melakukan penetrasi saat berhubungan seksual. Keadaan ini mungkin membutuhkan tindakan pembedahan untuk memperbaiki penis yang membengkok tersebut. Sensitivitas Penis Berbagai penelitian telah menemukan bahwa sensitivitas penis akan semakin berkurang seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Hal ini dapat membuat ereksi dan orgasme sulit tercapai. Baca juga: 10 Penyebab Disfungsi Ereksi Sumber: webmd