Your browser does not support JavaScript!
 28 Feb 2018    08:00 WIB
Manfaat Olahraga Untuk Pencernaan Anda
Sistem pencernaan Anda merupakan sistem yang lebih kompleks daripada yang Anda bayangkan. Sistem pencernaan membantu memecah makanan yang Anda makan dan menyerap nutrisi untuk sebagian besar bagian tubuh. Hal ini juga memberikan energi untuk tubuh Anda. Gaya hidup Anda, pola makan dan budaya kerja dapat memiliki banyak efek buruk pada sistem pencernaan, yang dapat memicu berbagai macam komplikasi pada sistem pencernaan Anda. Untuk membantu pencernaan Anda tetap sehat, Anda harus melakukan gaya hidup yang sehat dan pola makan yang banyak. Untuk mendapatkan gaya hidup yang sehat tentu Anda harus melakukan olahraga. Dengan melakukan olahraga akan terjadi peningkatan sirkulasi darah. Olahraga membantu meningkatkan aliran darah dalam tubuh Anda, termasuk sistem pencernaan. Anda harus ingat untuk menjaga tubuh Anda, usahakan untuk melakukan olahraga secara teratur. Hal ini akan membantu pencernaan Anda, membantu saluran pencernaan tidak malas dan tetap bergerak.  Olahraga juga dapat membantu Anda terhindari dari masalah seperti kembung, mulas, sembelit dan kram perut.   Yang perlu Anda perhatikan: Lakukan olahraga sesuai kemampuan Anda. Jauh lebih baik dimulai dengan intensitas ringan yang ditambahkan secara perlahan. Jangan berolahraga dalam keadaan perut penuh, karena bisa menyebabkan terjadinya sesak napas, mual, muntah dan bahkan pusing. Selain berolahraga Anda juga harus memperhatikan pola makan Anda, konsumsi makanan dengan diet yang seimbang.   Sumber: stylecraze
 03 Feb 2018    12:30 WIB
Untuk Yang Sering Sakit Maag, Ini Aturan Diet Untuk Anda!!!
Penyakit ini memang sering menghampiri siapa saja. Sakit maag atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Untuk membantu Anda mengatasi sakit maag, maka yang harus Anda lakukan adalah mencegah terjadinya kenaikan asam lambung.   Berikut adalah makanan yang harus Anda kurangi: Kurangi makanan berlemak Makanan berlemak sulit untuk dicerna tubuh, hal ini berarti makanan berlemak akan tertinggal di dalam perut lebih lama. Makanan yang lambat dicerna oleh sistem pencernaan, kemungkinan makanan tersebut akan kembali ke esofagus dan inilah yang menyebabkan terjadinya kenaikan asam lambung. Makanan berlemak seperti: Produk susu yang mengandung lemak seperti mentega, keju biasa, krim asam, dan susu murni Lemak binatang seperti minyak atau lemak hewani Makanan yang digoreng seperti kentang goreng, bawang bombai goreng, dan ayam goreng Camilan tinggi lemak yang tidak mengandung banyak nilai gizi seperti keripik kentang, permen, atau es krim   Kurangi makanan asam Makanan yang asam dapat memicu produksi asam lambung. Buah-buahan seperti jeruk adalah jenis makanan yang paling asam. Makanan asam seperti: Tomat, saus tomat, jeruk, anggur, nanas, lemon, dan jeruk limau. Selain itu, cuka yang sering digunakan untuk membumbui makanan dan juga dapat memperparah kenaikan asam lambung.   Kurangi asupan cokelat Apabila Anda khawatir dengan kenaikan asam lambung, mungkin Anda perlu mengurangi jumlah cokelat yang Anda makan. Cokelat mengandung bahan yang disebut methylxanthine, yang akan mengendurkan otot di esofagus sehingga bagian bawah esofagus mudah terbuka. Bila bagian bawah esofagus terbuka, ada kemungkinan makanan dari perut akan naik kembali dan menyebabkan terjadinya kenaikan asam lambung.   Kurangi bawang Bawang bombai dan bawang putih. Bawang dapat membuat sakit perut dan kembung. Hal ini dikarenakan bawang dapat menyebabkan kenaikan asam lambung. Banyak orang yang sering mengalami kenaikan asam lambung juga mendapati bahwa gejala mereka akan lebih buruk ketika mereka makan bawang mentah.   Jauhi makanan pedas. Peneliti memperdebatkan apakah makanan pedas dapat benar-benar menyebabkan kenaikan asam lambung. Tetapi apa pun kondisinya, kebanyakan orang mengalami sakit perut setelah mengonsumsi makanan pedas. Beberapa contoh makanan pedas antara lain, paprika, cabai, dan saus pedas (tabasco)   Kurangi minuman berkarbonasi. Minuman berkarbonasi penuh dengan gelembung. Jenis minuman ini mungkin terlihat menarik dan enak untuk diminum tetapi penting untuk diingat bahwa gelembung tersebut akan terus mendesis di dalam perut Anda. Karbonasi dapat menyebabkan terbentuknya tekanan di bagian dalam perut. Kondisi ini dapat mendorong isi perut kembali ke esofagus, sehingga menyebabkan kenaikan asam lambung.   Apabila Anda rentan mengalami kenaikan asam lambung, Anda perlu menjaga kondisi agar perut Anda selalu enak. Artinya Anda harus menghindari makanan apa pun yang dapat menyebabkan Anda mengalami sakit perut. Selain menghindari makanan yang menyebabkan kenaikan asam lambung ada baiknya Anda makan dalam porsei lebih kecil, sehingga perut akan lebih mudah mencerna makanan, sehingga tidak ada tekanan yang berlebihan pada saluran pencenaan dan tidak menyebabkan makanan terdorong kembali ke esofagus. Perut yang tidak memiliki banyak tekanan yang harus dicerna dengan cepat kemungkinannya tidak akan mendorong makanan tersebut kembali ke esofagus dan tidak menyebabkan kenaikan asam lambung.   Baca juga: Ingin Hindari Gangguan Pencernaan? Ikuti Kiat Berikut   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: lifestylecraze
 12 Jan 2018    08:00 WIB
Penyebab dan Proses Terjadinya Busung Lapar
Busung lapar atau kelaparan terjadi karena tubuh kekurangan nutrisi yang diperlukannya untuk bertahan hidup. Di bawah ini ada beberapa hal yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi, seperti: Kurangnya konsumsi makanan bernutrisi Puasa Gangguan pencernaan yang membuat tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik Menderita stroke, yang membuat Anda tidak dapat mengunyah dan menelan dengan baik Koma Mengalami gangguan makan misalnya sangat membatasi jumlah kalori yang masuk atau memaksa diri untuk muntah setelah makan Selain berbagai hal di atas, Anda juga dapat mengalami kelaparan bila Anda tidak mengkonsumsi makanan yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, misalnya hanya makan permen, biskuit, makanan siap saji, atau makanan olahan.   Baca juga: 10 Jenis Rasa Lapar dan Cara Mengendalikannya   Proses Terjadinya Busung Lapar/Kelaparan Ada 3 tahap proses kelaparan. Tahap pertama atau kedua biasanya muncul saat Anda berpuasa, diet dengan cara yang salah, atau tidak makan. Sementara itu, tahap ketiga memiliki gejala yang lebih serius dan terjadi akibat seseorang kelaparan dalam waktu lama. Hal ini dapat bersifat fatal. Tahap Pertama Bila Anda tidak makan pada waktunya, maka tubuh Anda aka mulai "memerintahkan" hati untuk memproduksi glikogen. Hal ini bertujuan untuk memecah cadangan karbohidrat dan biasanya hanya bertahan selama beberapa jam. Setelahnya, tubuh Anda akan mulai memecah protein dan lemak. Tubuh Anda akan menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi otot, akan tetapi proses ini akan menyebabkan penurunan glukosa yang diterima oleh otak. Proses ini juga hanya bertahan selama sejangka waktu. Tahap Kedua Tahap kedua dapat berlangsung selama beberapa minggu. Pada saat ini, tubuh Anda akan mulai menggunakan cadangan lemak di dalam tubuh Anda. Hati akan mulai memecah lemak dan mengubahnya menjadi keton. Jika Anda berpuasa selama seminggu, maka otak Anda juga akan menggunakan keton sebagai sumber energinya. Saat tubuh Anda menggunakan keton, maka kebutuhannya akan glukosa pun akan menurun. Tubuh Anda akan memperlambat proses pemecahan protein. Tahap Ketiga Pada saat ini, cadangan lemak Anda sudah habis. Tubuh Anda akan mulai menggunakan cadangan protein sebagai sumber energinya. Untuk melakukannya, tubuh akan memecah jaringan otot yang terdiri dari banyak protein. Proses pemecahan otot ini akan berlangsung dengan cepat. Akan tetapi, karena tubuh Anda membutuhkan protein untuk menjalankan fungsinya, maka saat cadangan protein habis, maka sel-sel tubuh Anda juga tidak lagi dapat berfungsi. Penyebab terjadinya kematian akibat kelaparan biasanya adalah infeksi atau akibat pemecahan jaringan tubuh. Karena sedang kekurangan sumber tenaga, maka tubuh Anda juga tidak memiliki cukup tenaga untuk melawan infeksi virus atau bakteri. Bila sudah sangat parah, maka kelaparan dapat menyebabkan terjadinya kematian. Beberapa gejala kelaparan yang menunjukkan bahwa kehidupan Anda sudah berada pada ambang kematian adalah: Kulit mengelupas Warna rambut menghilang Perut membesar Pembengkakan anggota gerak Walaupun orang yang kelaparan dapat merasa lapar, akan tetapi bila mereka sudah berada pada tahap akhir ini, mereka biasanya sudah tidak dapat lagi makan dengan baik untuk memulihkan dirinya.   Pengobatan Busung Lapar Bila Anda sudah mengalami kelaparan dalam jangka waktu lama dan berat, maka tubuh Anda sudah tidak dapat lagi menerima makanan padat seperti sebelumnya. Tubuh Anda juga sulit menyerap nutrisi yang masuk. Oleh karena itu, makanan dan nutrisi biasanya diberikan melalui cairan infus dan selang makan (biasanya makanan cair yang terdiri dari susu skim, asam lemak, sukrosa, elektrolit, dan berbagai vitamin). Bila keadaan Anda sudah mulai membaik, maka makanan cair sudah dapat dimasukkan melalui mulut dan kemudian bila responnya baik, makanan cair pun akan diganti menjadi makanan lunak.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily
 20 Nov 2017    11:30 WIB
Berbagai Gangguan Pencernaan Berat Pada Anak
Anda mungkin sudah sering mendengar anak Anda berkata "perutku sakit". Akan tetapi, bila keluhan ini terus atau sering terjadi, anak Anda mungkin mengalami gangguan saluran pencernaan yang serius yang memerlukan pengobatan secepatnya. Walaupun penyebab gangguan pencernaan dapat berbeda-beda, akan tetapi pada umumnya berbagai gangguan tersebut memiliki gejala yang sama seperti: Mual Perut kembung Nyeri perut Diare Muntah Dehidrasi (akibat diare dan muntah) Segera hubungi dokter anak Anda bila anak Anda sering mengalami gejala di atas untuk mengetahui secara pasti apa penyebab dari timbulnya berbagai gangguan tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa contoh gangguan pencernaan berat yang dapat terjadi pada anak-anak.   Gangguan Pencernaan Akibat Kelainan Sistem Imun Gangguan pencernaan akibat kelainan sistem imun atau biasa disingkat dengan EGID (eosinophilic gastrointestinal disorder) merupakan suatu keadaan yang terjadi akibat berlebihannya jumlah sel-sel darah putih di dalam saluran pencernaan anak. Hal ini menyebabkan saluran pencernaan meradang dan membengkak, yang membuat perut terasa nyeri dan tidak nyaman. Selain itu, anak Anda mungkin juga mengalami kesulitan menelan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan gangguan ini, akan tetapi beberapa jenis obat-obatan seperti steroid dapat membantu menurunkan jumlah sel darah putih di dalam usus dan meredakan gejala.  Selain itu, dokter anak Anda mungkin akan menyarankan anak Anda untuk menghindari makanan tertentu yang dapat menimbulkan reaksi alergi. Pada kasus yang berat, anak mungkin membutuhkan pemasangan NGT (nasogastric tube) agar makanan dapat masuk ke dalam lambung.   Penyakit Seliak Penyakit seliak merupakan suatu keadaan di mana seseorang tidak dapat mencerna gluten, yaitu suatu protein di dalam gandum, barley, dan gandum hitam. Gangguan ini dapat merusak usus halus yang membuat penyerapan nutrisi dari dalam makanan menjadi terganggu. Satu-satunya terapi bagi penyakit seliak adalah dengan tidak mengkonsumsi gluten sama sekali. Dengan demikian, kerusakan pada usus halus juga dapat dicegah dan meredakan gejala.   Inflammatory Bowel Disease (IBD) IBD biasanya terjadi pada anak-anak yang lebih tua atau remaja. IBD terdiri dari 2 jenis yaitu: Kolitis ulserativa, yang menyebabkan usus besar membengkak Penyakit Crohn, yang dapat menyebabkan gangguan pada setiap bagian dari saluran pencernaan  Gejala IBD yang sering ditemukan adalah tinja yang disertai dengan darah, diare (tinja cair), dan nyeri perut.  IBD dapat menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak atau bahkan memperlambat dimulainya masa pubertas. Kolitis ulserativa dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot, peradangan mata, terbentuknya batu ginjal, gangguan hati, dan membuat tulang menjadi rapuh. Tujuan utama pengobatan IBD adalah untuk membuat gejala mereda selama mungkin. Anak mungkin membutuhkan diet khusus dan obat-obatan tertentu untuk membantu meredakan gejala. Pada kolitis ulserativa yang berat, anak mungkin membutuhkan perawatan di rumah sakit atau bahkan tindakan pembedahan.   Intususepsi Intususepsi merupakan suatu keadaan di mana bagian usus melekuk masuk ke dalam usus sehingga menyebabkan usus tersumbat. Gangguan ini paling sering terjadi pada anak-anak yang masih kecil.  Beberapa gejala intususepsi yang dapat ditemukan adalah nyeri, pembengkakan usus, merasa sangat lelah, atau bahkan robekan usus. Gangguan ini dapat terjadi pada bagian usus manapun. Penyebabnya masih tidak diketahui. Pengobatan lini pertama intususepsi adalah mengembalikan posisi usus dengan menggunakan cairan atau udara. Bila tindakan ini tidak berhasil mengembalikan letak usus, maka anak mungkin membutuhkan tindakan pembedahan.   Volvulus Volvulus merupakan suatu keadaan di mana usus anak saling terpuntir satu dengan yang lain, yang membuat usus tersumbat. Pada beberapa keadaan, puntiran usus ini membuat aliran darah ke dalam usus juga terhambat. Untuk mengatasinya, diperlukan tindakan pembedahan. Prognosis gangguan ini biasanya cukup baik, di mana anak dapat bertumbuh secara normal dan tetap sehat.   Short Bowel Syndrome Short bowel syndrome merupakan suatu keadaan di mana anak tidak mempunyai usus yang cukup panjang untuk menyerap nutrisi dan cairan dari dalam makanan dengan baik. Pada beberapa kasus, anak memang dilahirkan dengan panjang usus yang lebih pendek, di mana ada suatu bagian usus yang hilang.  Pada beberapa keadaan lainnya gangguan ini juga dapat terjadi akibat: Penyakit Crohn Intususepsi Tersumbatnya pembuluh darah, yang dapat memperlambat aliran darah menuju ke usus Cedera usus Kanker Gejala yang paling sering terjadi adalah diare. Short bowel syndrome dapat menyebabkan anak menderita malnutrisi, dehidrasi, batu ginjal, dan diaper rash berat. Perubahan diet dan penggunaan selang makanan (NGT) dapat membantu mengatasi gangguan ini. Pengobatan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala dan memperlambat perjalanan makanan di dalam saluran pencernaan sehingga nutrisi di dalam makanan dapat diserap oleh usus. Kadang diperlukan tindakan pembedahan.   Sumber: webmd
 21 Aug 2016    11:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Mengalami Gangguan Pencernaan
1.  Makanan yang DigorengMengkonsumsi makanan yang digoreng (tinggi lemak) dapat memicu terjadinya diare. Berbagai makanan berlemak lainnya seperti saus, daging berlemak, dan mentega atau makanan penutup yang mengandung banyak krim juga dapat menyebabkan terjadinya diare. Untuk menghindari terjadinya diare, pilihlah makanan yang dipanggang atau dibakar dengan saus ringan dari sayuran daripada mentega atau krim.2.  Buah Golongan CitrusKarena buah golongan citrus mengandung banyak serat, maka buah ini dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan pada beberapa orang. Batasi konsumsi jeruk, anggur, dan buah golongan citrus lainnya jika saluran pencernaan anda sedang terasa tidak nyaman.3.  Pemanis BuatanMengkonsumsi terlalu banyak permen karet bebas gula yang mengandung sorbitol ternyata dapat menyebabkan terjadinya diare dank ram perut. Mengkonsumsi sorbitol lebih dari 50 gram setiap harinya dapat menyebabkan gangguan pada usus anda. Hal ini dikarenakan tubuh anda tidak dapat mencerna sorbitol.4.  Mengkonsumsi Terlalu Banyak Makanan BerseratMakanan yang mengandung banyak serat seperti gandum dan sayur-sayuran baik bagi pencernaan anda. Akan tetapi, bila anda mengkonsumsi terlalu banyak makanan berserat, maka sistem pencernaan anda akan sulit beradaptasi dan menyebabkan perut terasa kembung dan sering buang angin. Tingkatkan konsumsi makanan berserat anda secara bertahap sehingga sistem pencernaan anda dapat beradaptasi dengan lebih baik.Walaupun semua jenis serat dapat membantu kerja sistem pencernaan anda, serat yang terdapat pada oat dan gandum tampaknya cukup efektif untuk mencegah terjadinya diare.5.  Kacang-kacanganKandungan gula yang tidak dapat dicerna pada kacang-kacangan dapat menyebabkan perut terasa kembung dan kram. Karena tubuh anda tidak memiliki cukup banyak enzim untuk mencerna gula ini, maka bakteri di dalam usus andalah yang harus mencerna gula ini. Akan tetapi, proses pencernaan gula oleh bakteri ini menghasilkan gas yang dapat membuat perut anda terasa kembung.Untuk mengurangi kandungan gula di dalam kacang-kacangan tersebut, rendamlah kacang kering di dalam air selama setidaknya 4 jam, kemudian buang air rendaman tersebut.6.  Kol dan Sayuran SejenisKol, brokoli, dan berbagai sayuran lain yang sejenis juga mengandung gula yang tidak dapat dicerna seperti pada kacang yang membuat perut terasa kembung. Selain itu, tingginya serat pada sayuran ini juga membuat mereka lebih sulit dicerna jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Masaklah sayuran ini terlebih dahulu untuk mengurangi gangguan pada saluran pencernaan anda.7.  Makanan yang Mengandung FruktosaMakanan yang dimaniskan dengan menggunakan fruktosa seperti minuman bersoda, permen, jus buah, dan kue sulit dicerna oleh beberapa orang dan menyebabkan terjadinya diare, perut kembung, kram perut, dan berbagai gangguan pencernaan lainnya.8.  Makanan PedasBeberapa orang dapat mengalami gangguan pencernaan atau nyeri ulu hati setelah mengkonsumsi makanan pedas, terutama bila mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin yang terdapat di dalam cabai dapat memicu terjadinya nyeri ulu hari.9.  Susu dan Produk OlahannyaJika anda mengalami diare, perut kembung, dan sering buang angin setelah mengkonsumsi susu dan berbagai produk olahannya; maka anda mungkin mengalami intoleransi laktosa.Intoleransi laktosa diakibatkan oleh kurangnya enzim laktase di dalam tubuh anda, yang diperlukan untuk mencerna laktosa (suatu jenis gula yang terdapat di dalam susu dan produk olahannya).Untuk mencegah diare dan gangguan pencernaan lainnya, hindari atau batasilah konsumsi susu dan produk olahannya tersebut. 10.  PeperminPepermin dapat menyebabkan otot di bagian atas lambung berelaksasi sehingga membuat makanan di dalam lambung dapat kembali naik ke dalam kerongkongan (refluks) dan membuat dada anda terasa seperti terbakar atau panas. Hal lainnya yang juga dapat menyebabkan terjadinya refluks adalah coklat dan kopi. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menurunkan tekanan di dalam perut dan mencegah terjadinya refluks adalah:•  Menurunkan berat badan•  Makan dalam porsi yang lebih kecil dan tidak berbaring segera setelah makan•  Hindari berbagai makanan yang mungkin memicu terjadinya refluks Diare berat dan atau diare yang telah berlangsung cukup lama dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Oleh karena itu, pastikan bahwa anda mengkonsumsi cukup banyak cairan (setidaknya 8 gelas air putih setiap harinya) untuk mencegah terjadinya dehidrasi.Selama diare, konsumsilah makanan lunak, rendah lemak, dan tidak pedas. Lalu makanlah seperti biasa setelah anda tidak lagi mengalami diare selama 24-48 jam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anda. Baca juga: 7 Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Gangguan Pencernaan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 26 Feb 2015    12:00 WIB
Fungsi Gigi Untuk Pencernaan
Orang dewasa harus memiliki 32 gigi, empat di antaranya adalah gigi bungsu. Keempat gigi bungsu mungkin tidak berkembang sama sekali atau mungkin ditarik kapan saja karena kurangnya ruang atau alasan lain. Gigi mungkin organ yang berfungsi untuk mengunyah (pengunyahan) dan mempunyai fungsi yang sangat penting dari proses pencernaan. Mengunyah makanan dengan baik memberikan sinyal untuk air liur membantu dalam memecah karbohidrat tertentu. Bagian-bagian gigi yang terlihat disebut mahkota. Struktur lapisan luar mahkota gigi terdiri dari permukaan luar yang keras yang disebut enamel. Ini adalah zat yang paling keras dalam tubuh manusia. Molar memiliki permukaan yang besar dengan lubang-lubang dan alur yang membuat mereka cocok untuk menggiling makanan antara geraham atas dan bawah. Ada dua gigi geraham di masing-masing empat lengkungan mulut. Geraham adalah gigi terakhir di mulut masing-masing bagian Sebenarnya ada tiga geraham di setiap sisi, "molar 3" menjadi gigi kebijaksanaan. Gigi seri, atau gigi depan terdiri dari tepi tajam yang dibuat untuk memotong makanan. Ada enam atas dan enam gigi seri bawah. Di sudut setiap gigi depan adalah gigi taring. Gigi taring memiliki akar yang panjang dan dirancang untuk merobek makanan. Gigi insisivus memotong makanan dan mendorongnya ke gigi belakang (molar dan premolar) dengan bantuan lidah. Gigi belakang benar-benar membantu dalam mengunyah makanan dengan permukaan mereka. Premolar lebih kecil dari geraham dan membantu proses mengunyah dengan menghancurkan makanan. Ada juga dua premolar di setiap kuadran dari mulut dan mereka terletak di antara geraham dan gigi seri. Sumber: totalhealthmagazine