Your browser does not support JavaScript!
 04 Jun 2018    11:00 WIB
Hal Yang Perlu Di Perhatikan Saat Interview
Mendapatkan pekerjaan mungkin adalah hal yang sulit. Namun bukan sesuatu yang mustahil untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Untuk itu Anda harus mempersiapkan dengan baik, jangan sampai karena kesalahan kecil Anda kehilangan pekerjaan yang Anda inginkan Apabila Anda sudah dipanggil interview ini berarti Anda sudah setengah jalan. Oleh karena itu interview adalah hal yang penting dan menentukan masa depan Anda. Penting agar Anda dapat membuat para interviewer terkesan pada Anda.   Berikut adalah hal yang harus diperhatikan saat melakukan interview: - Profil Perusahaan Anda mencari tahu mengenai profil perusahaan yang Anda lamar. Sehingga Anda dapat mengatakan dengan penuh percaya diri bagaimana keadaan perusahaan tersebut, cara kerja, apa yang sudah dilakukan dan apa yang sudah di raih oleh perusahaan Anda. Pengetahuan Anda mengenai profil perusahaan Anda melamar akan memberi kesan yang baik dan menunjukkan Anda tertarik dengan pekerjaan tersebut. - Lingkungan kerja Pastikan Anda mengetahui bagaimana lingkungan kerja perusahaan yang Anda lamar. Saat Anda mengetahuinya dan Anda mampu berbaur, ini akan membuat orang yang mewawancara Anda akan merasa tepat untuk menempatkan Anda disana. Dan Anda dapat menyakinkan bahwa Anda mampu berkembang nantinya. - Pengalaman kerja Anda Saat Anda diwawancara Anda harus mampu menjelaskan secara detail dan baik mengenai pengalaman kerja yang Anda miliki. Dari sini para pewawancara akan menilai kemampuan Anda. - Resume Anda Resume pekerjaan Anda juga merupakan hal yang penting disini Anda akan menyebutkan pengalaman kerja di tempat yang terdahulu dan Anda dapat menyakinkan para pewawancara  Anda adalah orang yang tepat untuk di posisi tersebut. - Semangat Anda dalam tim Katakan kepada para pewawancara mengenai kemampuan dan semangat Anda bekerja dalam tim, bagaimana Anda mampu menyelesaikan masalah dan membangun hubungan interpersonal yang baik. - Rasa antusias Anda boleh menunjukkan rasa antusias tentang pekerjaan yang akan Anda lamar. Sehingga para pewawancara akan mengambil keputusan untuk memberikan pekerjaan tersebut kepada Anda. - Tujuan karir Anda Anda harus memberitahukan kepada mereka mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan tersebut. Dan bagaimana karir Anda akan bertumbuh. Meyakinkan pewawancara bahwa Anda akan menguntungkan untuk perusahaan tersebut.     Sumber: magforwomen
 25 May 2018    11:00 WIB
Suka Pada Teman Kerja? Berikut Adalah Keuntungan Yang Akan Anda Dapatkan
Ada yang mengatakan memiliki "gebetan" di tempat kerja adalah hal yang buruk, karena akan mengganggu pekerjaan Anda. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun mempunyai "gebetan’ di tempat kerja juga memiliki beberapa keuntungan, seperti: Anda tidak melewatkan satu hari pun di tempat kerja Saat Anda menyukai seseorang akan ada harapan dan perasaan gembira bila bisa melihat dia setiap hari. Sikap rajin Anda ini bisa jadi suatu hal yang akan diperhitungkan, yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan promosi dan bonus. Anda selalu bahagia Saat Anda jatuh cinta, akan timbul perasaan yang penuh dengan semangat. Hal ini akan membantu Anda untuk menjadi lebih produktif dalam pekerjaan Anda Anda tidak membuang-buang waktu untuk "politik" kantor Saat waktu istirahat makan siang ataupun saat Anda santai, Anda akan berusaha untuk bertemu dengan si dia. Hal ini akan menghindarkan Anda dari pembicaraan hal negatif yang mungkin biasa dilakukan saat Anda bersama dengan rekan kerja Anda.  Anda akan berpenampilan lebih menarik Seseorang yang sedang jatuh cinta pasti ingin memiliki penampilan yang terbaik. Apabila Anda berpakaian dengan baik setiap hari, Anda akan mendapatkan poin plus dari semua orang termasuk atasan maupun klien Anda.  Mungkin saja dia jodoh Anda Menemukan jodoh bisa dimana saja, mungkin saja orang yang anda sukai di tempat kerja tersebut adalah jodoh Anda.   Jadi, jangan takut untuk menyukai seseorang di tempat kerja Anda. Biarkan waktu yang akan membuktikan apakah dia yang terbaik untuk Anda.      Sumber: magforwomen
 26 Mar 2018    12:30 WIB
Sudah Jenuh Bekerja??? Berikut Cara Mengatasinya…
Merasa sangat jenuh dan lelah dengan pekerjaan Anda di kantor? Bila ya, maka sekaranglah saatnya untuk meninggalkan semua pekerjaan Anda dan pergi berlibur. Bila berlibur tampaknya tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, ada beberapa hal lain yang dapat membantu Anda mengatasi rasa jenuh dan lelah Anda saat bekerja seperti di bawah ini.   Konseling Jika Anda tidak dapat meninggalkan pekerjaan Anda, maka mencari bantuan professional dapat membantu. Bila Anda sudah sangat jenuh dengan pekerjaan Anda, maka berkonsultasi dengan seorang konselor mungkin dapat membantu Anda mengatasi kejenuhan Anda tersebut. Di Belanda, saat seorang karyawan mengalami kejenuhan dan stress berat akibat pekerjaan, maka perusahaan akan memberikan karyawan tersebut waktu libur selama 6-8 minggu dan meminta karyawan mengikuti sesi konseling selama 30 menit setiap minggunya untuk membantu menemukan apa yang salah dan bagaimana cara mengubahnya.   Buatlah Daftar Hal yang Anda Sukai dan Tidak Sukai Saat Bekerja Saat bekerja, pasti akan ada hal yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Untuk itu, penting untuk mengingat hal apa saja yang sebenarnya Anda sukai saat bekerja. Memang lebih mudah memfokuskan perhatian pada hal yang negatif dan membuat Anda merasa depresi, jenuh, dan stress saat bekerja. Akan tetapi, bila Anda mengingat kembali apa sebenarnya yang Anda sukai dari pekerjaan Anda, maka Anda pun akan merasa lebih bahagia dengan pekerjaan pilihan Anda tersebut. Setelah Anda membuat daftar mengenai hal apa saja yang Anda sukai dan tidak sukai di tempat kerja, simpanlah dengan baik agar Anda dapat melihatnya kembali saat sedang stress atau jenuh. Saat Anda sedang merasa jenuh dan stress dalam bekerja, cobalah untuk hanya melakukan apa yang Anda sukai selama 2 minggu dan jangan lakukan hal yang tidak Anda sukai. Bila Anda khawatir akan penilaian atasan Anda, maka ada baiknya bila Anda berbicara jujur dengan atasan Anda mengenai mengapa Anda perlu berhenti sementara dari melakukan beberapa pekerjaan.   Evaluasi Apa Saja Pilihan Anda Untuk mengatasi kejenuhan dan stress Anda, mungkin Anda hanya perlu memeriksa kembali bagaimana situasi pekerjaan Anda dan beradaptasi dengannya. Bila Anda sangat sangat tidak bahagia dengan pekerjaan Anda saat ini, berdiskusi dengan atasan Anda mungkin dapat membantu. Mengubah lingkungan pekerjaan Anda mungkin juga dapat membantu, misalnya dengan bekerja dari rumah atau mengurangi beban kerja.   Baca juga: Mengapa Angka Bunuh Diri Meningkat Para Pria Paruh Baya???   Kembali ke Kampung Halaman Saat Anda stress berat akibat pekerjaan, kembali ke kampung halaman atau ke tempat yang Anda sukai mungkin dapat membantu. Di sana Anda bisa memiliki banyak waktu untuk introspeksi dan berpikir. Dengan demikian, saat kembali ke tempat kerja, pikiran Anda pun akan menjadi lebih jernih dan Anda pun akan merasa lebih damai dan bahagia.   Jangan Bawa Pekerjaan Pulang ke Rumah Bagi para pekerja yang sangat sibuk, mereka biasanya akan membawa pekerjaannya pulang ke rumah. Akan tetapi, bila Anda sudah sangat jenuh dan stress dengan pekerjaan Anda, ada baiknya bila Anda berhenti membawa pekerjaan pulang ke rumah. Tinggalkanlah pekerjaan Anda di tempatnya seharusnya, yaitu kantor Anda. Bila rumah Anda adalah kantor Anda, maka ada baiknya bila Anda meninggalkan pekerjaan Anda di ruang kerja Anda, jangan di kamar tidur Anda. Memaksakan diri untuk terus bekerja di rumah justru dapat menurunkan produktivitas Anda dalam bekerja dan kebahagiaan Anda secara keseluruhan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 20 Mar 2018    16:00 WIB
6 Jenis Pekerjaan yang Menggaji Wanita Lebih Tinggi Daripada Pria
Selain mempengaruhi jenis pakaian yang digunakan, jenis kelamin Anda ternyata juga mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan Anda, termasuk pekerjaan. Sebagian besar orang mengira bahwa pria pasti mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan wanita di tempat kerja, namun hal ini pun sekarang sudah mulai mengalami perubahan. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja jenis pekerjaan yang menggaji wanita lebih tinggi daripada para pria.   Kecantikan Pekerjaan ini memang sudah didominasi oleh para wanita sejak ribuan tahun lalu. Sebagian besar pekerja di bidang perawatan rambut, kulit, dan kecantikan adalah wanita. Hal ini dikarenakan banyak orang percaya bahwa wanita lebih ahli dalam bidang kecantikan. Selain itu, sebagian besar wanita juga merasa lebih nyaman dan percaya saat periasnya adalah seorang wanita.   Guru Tahukah Anda bahwa guru wanita digaji lebih tinggi daripada guru pria? Hal ini mungkin dikarenakan wanita dianggap lebih dapat membimbing anak-anak daripada pria (karena berperan sebagai ibu). Selain itu, wanita biasanya juga lebih sabar dan lebih bisa berempati dengan muridnya dibandingkan pria.   Sumber Daya Manusia (HRD) HRD atau bagian penerimaan karyawan baru juga merupakan bidang pekerjaan yang "dikuasai" oleh para wanita. Hal ini dikarenakan wanita dianggap lebih mampu menangani orang dengan berbagai jenis kepribadian dibandingkan pria. Wanita juga secara alamiah memang lebih teratur dibandingkan pria.   Baca juga: 9 Tips Untuk Mengurangi Stress Akibat Pekerjaan   Ahli Gizi Walaupun terbilang baru, namun bidang ini juga didominasi oleh para wanita. Hal ini mungkin dikarenakan wanita memang merupakan pengatur nutrisi di dalam keluarganya sehingga banyak orang lebih mempercayai wanita sebagai ahli gizinya.   Terapis Rehabilitasi Pekerjaan yang satu ini juga akan membayar wanita lebih tinggi daripada pria karena wanita dianggap lebih ramah dan sabar saat membantu pasien menjalani terapi rehabilitasi. Empati dan kesabaran merupakan hal yang sangat penting dalam bidang ini.   Desain Interior, Fotografi, dan Seni Rupa Secara alamiah, wanita memang memiliki "mata seni" yang lebih baik daripada pria. Selain itu, bidang pekerjaan yang satu ini juga membutuhkan banyak perhatian pada detail, yang merupakan keahlian seorang wanita.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womensarticle
 02 Mar 2018    18:00 WIB
4 Cara Agar Anda Bisa Pensiun Dini dan Hidup Nyaman
Setelah seharian bekerja, Anda mungkin sering memimpikan kapan datangnya hari di mana Anda tidak perlu lagi bekerja tetapi dapat hidup nyaman, bebas, dan santai. Bila Anda ingin pensiun lebih dini dan hidup nyaman setelahnya, maka ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan saat Anda masih muda. Dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, Anda bahkan dapat pensiun beberapa puluh tahun lebih cepat dari kebanyakan orang.   Mulailah Menabung – Yang Banyak Bila Anda benar-benar ingin pensiun lebih dini, Anda harus menabung, setidaknya 50% dari gaji Anda atau lebih bila memungkinkan. Semakin dini Anda mulai menabung, maka semakin cepat pula Anda dapat pensiun bekerja. Bila Anda sudah menikah dan Anda serta istri sama-sama bekerja, maka Anda harus menabung seluruh penghasilan Anda atau istri agar dapat pensiun dini.   Hiduplah Seirit Mungkin Merasa tidak mungkin menabung setengah dari gaji Anda? Anda pasti bisa, akan tetapi Anda mungkin perlu mengubah gaya hidup Anda saat ini. Untuk menabung sebanyak mungkin, Anda harus mengurangi pengeluaran Anda. Intinya adalah jangan membeli barang yang tidak Anda perlukan. Pastikan Anda dan keluarga hidup dengan nyaman, tetapi terasa sedikit ketat. Saat pendapatan Anda bertambah, jangan tingkatkan juga pengeluaran Anda. Sebaliknya, teruslah hidup seperti sebelumnya. Dengan demikian, Anda dapat menabung lebih banyak uang.   Baca juga: Tepatkah Pekerjaan Anda Saat Ini Bagi Anda?   Rencanakan Pengeluaran Masa Depan Anda Anda mungkin masih muda dan sehat saat ini. Akan tetapi, apa jadinya bila Anda membutuhkan uang untuk membayar biaya rumah sakit atau kuliah anak Anda nanti? Sebelum Anda memutuskan untuk pensiun lebih dini, Anda juga harus merencanakan pengeluaran tambahan ini. Bila memungkinkan, carilah pekerjaan yang Anda sukai, yang memberikan perlindungan kesehatan bagi Anda dan keluarga Anda. Selain itu, pastikan Anda juga memiliki cukup uang untuk membayar biaya kuliah anak Anda nantinya.   Lakukanlah Investasi Dengan Bijak Selain menabung sebanyak mungkin, Anda juga perlu melakukan investasi. Pastikan Anda menginvestasikan uang Anda dengan bijaksana dan di tempat yang benar. Bila memungkinkan carilah juga pendapatan pasif, di mana Anda masih bisa memperoleh penghasilan walaupun sudah tidak lagi bekerja sepenuh waktu.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 01 Mar 2018    12:30 WIB
6 Tanda Anda Sudah Dipecat Secara Tidak Adil
Terkejut karena tiba-tiba Anda dipecat dari pekerjaan Anda tanpa pemberitahuan terlebih dahulu atau tanpa alasan yang jelas? Bila ya, jangan langsung terbawa emosi dan marah-marah di hadapan atasan Anda. Ada baiknya bila Anda mengingat setiap detail perkataan atasan Anda untuk mencari tahu apakah Anda sudah dipecat secara tidak adil dan apakah Anda bisa mengajukan tuntutan hukum karenanya.   Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Anda sudah dipecat secara tidak adil dan dapat bersiap untuk mengajukan tuntutan hukum: Atasan Anda Melanggar Kontrak Kerja atau Janji yang Diberikan Saat Anda diterima bekerja di suatu pekerjaan, Anda mungkin harus menandatangani sebuah kontrak kerja, yang mungkin juga berisikan berapa lama Anda harus bekerja pada perusahaan tersebut. Jadi, bila Anda dipecat sebelum waktu yang dijanjikan, maka Anda dapat menuntut atasan Anda karena telah memecat Anda tanpa alasan yang jelas dan adil. Apalagi bila atasan Anda tidak mengikuti prosedur perusahaan tempat Anda bekerja, misalnya dengan memberikan surat peringatan terlebih dahulu sebelum memberhentikan Anda.   Anda Mengalami Diskriminasi di Tempat Kerja Ada hukum yang dapat melindungi Anda dari perilaku diskriminasi. Jadi, atasan Anda tidak dapat memecat Anda karena ras, jenis kelamin, orientasi seksual, usia, kecacatan, atau kewarganegaraan. Bahkan di beberapa Negara bagian di Amerika, seorang atasan juga tidak dapat memecat pegawainya karena alasan status pernikahan, kehamilan, atau kewajiban militer.   Baca juga: Ini 5 Masalah yang Selalu Ada di Setiap Kantor!   Atasan Anda Melakukan Pelanggaran Hukum Menurut hukum, Anda tidak dapat dipecat dari suatu perusahaan karena Anda mengambil cuti untuk melakukan wajib militer, mengurus keluarga, atau cuti sakit. Selain itu, Anda juga tidak dapat dipecat karena menolak melakukan suatu tindakan illegal yang diperintahkan oleh atasan Anda. Anda juga tidak dapat dipecat karena melaporkan tindakan curang atau kejahatan yang terjadi di tempat Anda bekerja.   Atasan Anda Membenci Anda Seperti halnya menjadi seorang "pengadu", jika Anda melakukan sebuah tindakan benar yang dilindungi oleh hukum, maka atasan Anda tidak bisa bersekongkol untuk melawan dan memecat Anda. Anda tidak dapat dipecat karena mengajukan komplain tentang kesehatan atau keselamatan kerja atau pelecehan atau kesamaan peluang di kantor Anda. Bila Anda merasa bahwa Anda dipecat karena melakukan berbagai hal ini, maka Anda harus dapat membuktikan bahwa komplain Andalah yang memicu terjadinya pemecatan oleh atasan Anda sebelum mengajukan gugatan hukum.   Atasan Anda Telah Menipu Anda Jika Anda didorong untuk mengundurkan diri dari pekerjaan Anda atau dipecat karena ditipu dengan informasi yang salah dan dimanfaatkan oleh atasan Anda, maka Anda memiliki cukup bukti untuk menuntu atasan Anda. Namun yang paling sulit dari membuktikan tindakan penipuan adalah menunjukkan bahwa atasan Anda memang melakukannya secara sengaja, untuk menipu Anda. Hal ini memerlukan dokumentasi yang baik mengenai bagaimana, kapan, siapa, dan apa maksud atasan Anda mengatakan atau melakukan hal tersebut.   Atasan Anda Telah Mencemarkan Nama Baik Anda Pencemaran nama baik terjadi bila reputasi atau nama baik Anda di dalam masyarakat terancam karena seseorang sengaja menyebarkan isu salah mengenai Anda. Jika atasan Anda mencemarkan nama baik Anda saat memecat Anda, maka Anda dapat mengajukan tuntutan hukum.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 31 Jan 2018    16:00 WIB
5 Alasan Tidak Masuk Kantor yang Bisa Dibenarkan
Bila pekerjaan Anda membuat Anda sangat sibuk atau Anda sedang banyak pekerjaan atau Anda takut dengan atasan Anda, Anda mungkin merasa khawatir untuk tidak masuk kerja. Akan tetapi, bila ada beberapa alasan yang benar, maka Anda sebenarnya dapat dibenarkan untuk meminta izin tidak masuk. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan tidak masuk kantor yang dapat dibenarkan (alias diperbolehkan).   Sakit Mungkin tidak semua orang setuju bahwa sakit merupakan salah satu alasan mengapa seorang karyawan harus diperbolehkan tidak masuk kerja. Akan tetapi, bila Anda memang benar-benar sakit, apalagi menderita suatu penyakit menular, maka masuk kerja justru dapat membuat rekan kerja Anda ikut tertular dan sakit. Selain itu, tetap memaksakan diri masuk kerja saat sakit juga dapat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Sakit juga akan membuat Anda tidak dapat bekerja dengan baik sebagaimana mestinya. Jadi, bila Anda benar-benar sakit akan lebih baik bila Anda beristirahat di rumah dan memulihkan diri. Dengan demikian, Anda pun dapat bekerja dengan lebih baik lebih cepat.   Ada Kebutuhan Keluarga yang Mendesak Tidak peduli seberapa penting pekerjaan Anda bagi Anda, keluarga tetap harus menjadi nomor satu. Jadi, bila anak atau istri atau suami Anda sedang sakit dan tidak bisa ditinggalkan, maka Anda harus izin tidak masuk kerja. Selain itu, bila ada anggota keluarga yang meninggal, maka tentu saja Anda boleh izin tidak masuk kerja. Pastikan saja Anda sudah memberitahu atasan Anda mengenai hal ini.   Ada Acara Keluarga Saat ada anak atau kakak atau adik yang menikah, apalagi di luar kota, maka tentu saja Anda boleh izin tidak masuk atau cuti kerja. Pernikahan merupakan langkah penting dalam hidup seseorang. Selain itu, bila Anda sedang hamil atau istri Anda sedang hamil, maka Anda mungkin harus izin tidak masuk kerja sewaktu-waktu diperlukan.   Baca juga: Tips Menghadapi Teman Kerja yang Suka Mengeluh…   Anda Sudah Sangat Stress Jika Anda sudah sangat lelah dan stress dengan pekerjaan Anda sehingga Anda tidak lagi dapat bekerja dengan baik, maka sudah saatnya bagi Anda untuk cuti bekerja dan pergi berlibur. Jika jadwal kerja dan keadaan psikologis Anda masih memungkinkan, Anda dapat merencanakan liburan ini jauh-jauh hari dan menyelesaikan berbagai pekerjaan penting yang perlu Anda lakukan sebelum pergi berlibur. Akan tetapi, bila Anda merasa bahwa Anda sudah tidak dapat lagi bekerja dengan baik karena terlalu lelah atau stress dan liburan di rumah akan membuat Anda merasa lebih baik, maka Anda harus melakukannya. Namun, pastikan saja Anda tidak terlalu sering izin tidak masuk kerja karena hal ini dapat memberikan kesan buruk pada atasan Anda.   Ada Wawancara Kerja Jika Anda tidak menyukai pekerjaan Anda saat ini atau ingin mencoba hal baru, maka cuti untuk melakukan wawancara kerja di tempat lain boleh-boleh saja dilakukan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 30 Jan 2018    16:00 WIB
4 Hal yang Tidak Boleh Anda Katakan Saat Atasan Sedang Menilai Kinerja Anda…
Pada zaman dulu, setiap awal atau akhir tahun berbagai perusahaan biasanya akan melakukan penilaian kerja pada pegawainya untuk mengetahui pegawai mana yang akan mendapatkan kenaikan gaji dan mana yang tidak. Namun, pada zaman modern sekarang ini, sudah sedikit perusahaan yang menerapkan sistem ini. Bila perusahaan tempat Anda bekerja merupakan salah satu yang masih menggunakan penilaian kinerja ini, di bawah ini ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda katakan pada bagian humas saat mereka menilai kinerja Anda.   "Itu Bukan Pekerjaanku" Jika Anda merasa bahwa atasan Anda selalu saja memberikan Anda berbagai pekerjaan tambahan yang tidak sesuai dengan deskripsi pekerjaan Anda saat baru diterima bekerja, maka Anda tidak perlu mengatakannya secara terus terang dan langsung. Hal ini akan membuat Anda tidak disukai oleh atasan. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa para atasan lebih suka memiliki pegawai yang mampu mengerjakan banyak hal dan tidak mengeluh karenanya. Jadi, daripada mengatakan hal ini secara langsung, ada baiknya Anda menolak tambahan pekerjaan tersebut secara "halus", misalnya dengan mengatakan karena pekerjaan Anda memiliki tenggat waktu tertentu maka Anda tidak dapat melakukan tambahan pekerjaan lainnya atau Anda merasa kurang ahli dalam melakukan pekerjaan tambahan yang disodorkan pada Anda. Jika Anda tetap tidak dapat menolak pekerjaan tambahan tersebut, bertanyalah pada atasan Anda mana pekerjaan yang ia ingin Anda lakukan terlebih dahulu. Mintalah atasan Anda untuk menentukan prioritas kerja Anda. Dengan demikian, atasan Anda akan merasa bahwa Anda merupakan orang yang fleksibel dan tidak enggan menerima pekerjaan tambahan, tetapi tetap dapat membuat Anda memiliki waktu untuk mengerjakan tugas Anda yang lain.   "Anda Berharap Terlalu Banyak Padaku" Saat seorang atasan mempekerjakan Anda tentu saja ia akan berharap banyak pada Anda. Anda bahkan mungkin akan merasa bahwa gaji yang Anda terima tidak sesuai dengan banyaknya pekerjaan yang Anda lakukan. Akan tetapi, bersikap defensif dan marah karena jumlah pekerjaan yang terus bertambah bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Anda harus dapat menahan emosi Anda. Memang benar bahwa Anda harus bersikap jujur, tetapi jangan bersikap terlalu defensif. Tetaplah bersikap tenang walaupun Anda merasa sangat kesal atau sedih karena perkataan atasan Anda.   "Aku Tidak Bisa" Saat Anda berkata "tidak bisa" maka sebenarnya Anda sedang membatasi diri Anda sendiri dan secara tidak langsung memberitahu atasan Anda dan orang lain mengenai kemampuan Anda. Berkata tidak bisa saat atasan melakukan penilaian kinerja sama saja dengan mengatakan pada atasan Anda bahwa Anda tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas yang diberikan, apalagi bila Anda hanya memberikan respon singkat. Hal ini akan membuat Anda tampak seperti seorang pegawai yang malas, yang bahkan enggan untuk mencoba. Hal ini tentu saja akan membuat reputasi Anda menjadi buruk di mata atasan Anda. Daripada mengatakan "Aku tidak bisa", akan lebih baik bila Anda mengatakan "bagaimana jika kita mencoba melakukan ini". Dengan demikian, Anda pun dapat bekerja dengan lebih mudah. Atau Anda dapat juga mengatakan "akan kuusahakan". Akan tetapi, jangan berkata ya atau tidak. Jika Anda berkata ya, maka atasan akan menganggap bahwa Anda akan melakukan pekerjaan yang diberikan sesuai dengan kemauannya tersebut, yang mungkin akan sulit Anda lakukan.   Baca juga: 9 Tips Untuk Mengurangi Stress Akibat Pekerjaan   "Terima Kasih Karena Akhirnya Anda Mengetahui Kinerjaku" Mendapatkan pujian atau akhirnya kinerja Anda diakui oleh atasan tentu saja akan membuat Anda merasa senang. Akan tetapi, berkata bahwa "akhirnya Anda mengetahui juga kinerja saya" bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Hal ini dapat membuat atasan Anda berpikiran buruk atau mencegahnya memuji Anda kembali. Jadi, saat atasan Anda memuji kerja Anda, cukup katakan terima kasih saja.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 03 Jan 2018    12:30 WIB
5 Tanda Anda Akan Diterima Bekerja
Tidak peduli bagaimana wawancara kerja Anda berlangsung, kemungkinan Anda diterima bekerja atau tidak sebenarnya tergantung pada orang yang mewawancara Anda. Oleh karena itu, bila Anda ingin tahu apakah Anda diterima bekerja atau tidak, perhatikanlah sikap orang yang mewawancara Anda. Jadi, bila Anda mendengar 5 kalimat di bawah ini saat wawancara kerja, maka kemungkinan Anda diterima bekerja atau lolos seleksi awal akan lebih tinggi.   "Bisakah Anda Mengirimkan Referensi Anda?" Pada sebagian besar perusahaan, memeriksa referensi kerja Anda merupakan langkah akhir dalam proses penerimaan kerja. Jadi, bila sang pewawancara mengajukan pertanyaan ini pada akhir wawancara kerja Anda, maka hal ini menunjukkan bahwa mereka sudah memutuskan untuk menerima Anda. Akan tetapi, pada beberapa kasus, Anda mungkin saja gagal diterima bekerja. Namun, secara keseluruhan pertanyaan ini menunjukkan bahwa Anda memberikan kesan positif pada orang yang mewawancarai Anda.   "Apakah Anda Memiliki Waktu Beberapa Menit Lagi?" Bila waktu wawancara Anda cukup lama, maka hal ini merupakan pertanda baik. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang mewawancara Anda ingin mengenal Anda lebih jauh dan mengetahui pengalaman kerja Anda. Sebaliknya, wawancara kerja yang berlangsung sangat singkat merupakan pertanda buruk.   "Mari Kukenalkan Pada Tim Kami" Bila saat wawancara kerja berakhir, Anda malah diperkenalkan dengan anggota tim lainnya, maka Anda mungkin sudah selangkah lebih dekat dengan pekerjaan yang Anda inginkan tersebut. Akan tetapi, perhatikan bagaimana cara Anda diperkenalkan pada anggota tim. Bila Anda hanya diajak berkeliling, maka hal ini mungkin merupakan prosedur standar wawancara kerja di perusahaan tersebut. Namun, bila Anda diperkenalkan pada orang-orang penting di sana, maka hal ini menunjukkan bahwa Anda juga merupakan seseorang yang spesial.   Baca juga: 7 Hal yang TIDAK Boleh Anda Lakukan di Tempat Kerja   "Apakah Anda Juga Sedang Melakukan Wawancara Kerja di Tempat Lain?" Jika sebuah perusahaan benar-benar tertarik untuk mempekerjakan Anda, maka mereka ingin memastikan bahwa Anda tidak akan "direbut" oleh perusahaan lainnya. Bila pertanyaan ini diajukan, maka pewawancara mungkin ingin mengetahui sebarapa cepat mereka harus bertindak sebelum terlambat.   "Kami Akan Segera Mengabari Anda Pada Hari…" Bila orang yang mewawancarai Anda memberikan tanggal pasti mengenai kapan mereka akan memberitahu Anda apakah Anda diterima atau tidak, maka hal ini merupakan pertanda positif. Ia bahkan mungkin juga akan bertanya kapan pihaknya harus memberikan jawaban pada Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 28 Dec 2017    12:30 WIB
Apakah Anda Sosok Yang Dihargai Di Tempat Kerja? Kenali Ciri-ciri Seperti Ini...
Sesekali, ada baiknya mengetahui bahwa apakah Anda dihargai di tempat kerja atau tidak? Ini membantu untuk mengetahui bahwa atasan Anda senang dengan pekerjaan Anda, dan rekan kerja senang bekerja sama dengan Anda, Hal ini tidak hanya membantu selama penilaian dan promosi jabatan nantinya, namun juga membantu Anda untuk tetap berpegang pada pekerjaan dan perusahaan Anda. Ini membantu Anda merasa stabil dan aman tentang pekerjaan Anda, dan meningkatkan rasa percaya diri dan senang dengan kinerja Anda.   Berikut Adalah Beberapa Tanda Bahwa Anda Dihargai Di Tempat Kerja: Kenaikan Gaji Yang Teratur Jika bos Anda memberi Anda bonus atau kenaikan gaji secara berkala bahkan tanpa Anda bertanya, ini menandakan mereka pasti menyukai Anda dan menyukai pekerjaan Anda. Bagaimanapun, mereka tidak akan menginvestasikan begitu banyak pada karyawan yang tidak mereka sukai dan tidak puas. Pendapat Anda penting Kapan pun keputusan besar yang akan diambil perusahaan atau kapan sebuah proyek baru dimulai, wajarlah bagi kepala perusahaan atau pejabat tinggi untuk mencari pendapat dari karyawan mereka. Jika pada saat seperti ini, mereka mendengarkan pendapat Anda dan menganggapnya serius, ini berarti bahwa Anda memiliki nilai bagi perusahaan mereka, dan mereka menghargai pemikiran Anda. Rekan Kerja Anda Ramah Ketika rekan kerja senior atau junior tampaknya senang dengan Anda, dan tetap memiliki hubungan baik di luar jam kerja juga, itu berarti mereka menyukai Anda. Ini juga berarti bahwa mereka menyukai saat bekerjasama Anda, karena persahabatan di kantor dan di luar kantor ini akan membantu dalam mencapai tujuan atau menyelesaikan tugas di mana kerjasama diperlukan. Anda Ditawari Fasilitas Yang Memadai Bila seorang bos memperlakukan karyawan mereka dengan tidak baik, mereka tidak peduli apakah staf memiliki fasilitas dan peralatan yang tepat atau tidak. Mereka tidak mengerti bahwa infrastruktur yang buruk dapat menyebabkan kinerja buruk. Tetapi jika Anda memiliki cukup fasilitas, dengan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda, itu berarti mereka mengerti bahwa Anda memerlukan semua hal ini untuk melakukan pekerjaan yang efisien. Anda Bisa Melihat Perkembangan Anda Perusahaan yang menghargai pekerjaan Anda akan memberi lingkungan di mana Anda dapat bertumbuh dan meningkatkan keahlian Anda setiap hari. Lingkungan kerja akan membiarkan Anda melakukan berbagai hal dengan cara Anda, belajar dan berinovasi, dan mengelola tugas dengan gaya Anda, selama Anda memberikan hasil tepat waktu. Anda Puas Dengan Pekerjaan Anda Mungkin, salah satu cara terbaik untuk memahami apakah Anda dihargai di tempat kerja atau tidak adalah dengan melihat betapa bahagia atau puasnya diri Anda. Jika Anda merasa setiap pagi setelah bangun, pekerjaan Anda tetap membuat Anda bahagia, dan Anda sangat menyukai, maka itu pasti berarti pekerjaan dan bos merawat Anda dengan baik.   Jadi jika Anda kebetulan melihat tanda-tanda ini dalam kehidupan kerja sehari-hari Anda, berbahagialah dan puas. Tenang, karena Anda baik-baik saja!   Baca juga: Tepatkah Pekerjaan Anda Saat Ini Bagi Anda?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: magforwomen