Your browser does not support JavaScript!
 15 Jan 2021    11:00 WIB
Tips Memilih Sport Bra yang Baik
Mampu Mengompres Payudara Saat berolahraga tubuh Anda bergerak lebih intens, maka pastikan sports bra yang Anda gunakan mampu mengompres payudara dengan baik dengan menjaganya untuk tetap berada di dekat dada. Namun sports bra juga tidak boleh terlalu ketat karena akan membuat Anda sulit bernapas. Memiliki Underbrand Lebar Underbrand merupakan strap yang melingkar dari bagian samping cup hingga ke belakang. Sports bra yang baik, harus memiliki lebar underband minimal dua inci. Underband dengan lebar yang sesuai akan lebih kuat menopang payudara saat Anda bergerak aktif. Dilengkapi Cup yang Sempurna Sports bra yang baik harus memiliki ciri-ciri cup seperti tidak menonjol, menopang payudara tanpa ada bagian yang longgar, materialnya tidak mudah berkerut, dan terdiri dari dua cup terpisah. Semua ha tersebut penting untuk mencegah kulit payudara menjadi iritasi dan membuatnya tetap modis saat digunakan. Dilengkapi Kawat Penopang Melengkung Dikutip dari dari Women's Health USA, lengkungan kawat sports bra harus mengikuti lekukan garis bawah payudara, sehingga jatuhnya payudara tepat di atas kawat. Bila perlu pilih sports bra yang bahannya lebih panjang dari kawat, melewati garis payudara. Menggunakan Tali yang Tepat Tali sports bra yang baik tidak boleh menyakiti kulit, tapi harus membuat payudara terangkat. Hindari bra dengan tali spaghetti dan pastikan terbuat dari bahan yang baik. Terbuat dari Bahan yang Nyaman Sebaiknya pilih sport bra dengan bahan yang mampu menyerap keringat dengan baik. Idealnya sport bra juga harus cukup elastis, sehingga mampu mengakomodir segala gerakan olahraga yang hendak dilakukan. Baca juga: Perlukah Menggunakan Sport Bra Saat Berolahraga?
 07 Jan 2021    17:00 WIB
Pria Wajib Tahu! Ini Lima Titik Rangsang Paling Disukai Wanita
Menurut seorang psikolog mengatakan bahwa "Wanita senang berciuman karena hal tersebut merupakan bentuk keintiman emosional" Bagi seorang wanita dengan berciuman bibir adalah simbol dari kedekatan dan keintiman yang lebih dari sekadar nafsu biologis namun juga adanya kedekatan emosional. Selain itu ciuman dapat menjadi salah satu bentuk foreplay terbaik dan bukan hanya di bibir. Ternyata ada beberapa area lain yang dapat memberikan rangsangan yang hebat untuk wanita. Untuk Anda para pria ingin tahu area mana saja itu, silahkan disimak ulasan dibawah ini: 1.      Tengkuk leher Sebagian besar orang merasa kegelian ketika bagian tengkuk dan leher bagian belakangnya dipegang. Tengkuk termasuk salah satu area tubuh yang cukup sensitif ketika menerima sentuhan, khususnya bagi wanita. Berikan ciuman ringan di bagian belakang lehernya dan terus jelajahi daerah itu atau dengan menggigit kecil untuk membuatnya semakin bergairah. Namun, pastikan ia tidak merasa tersakiti ya. 2.      Punggung bawah Di area inilah terdapat tempat syaraf-syaraf yang berkaitan dengan area genital berkumpul. Jadi dengan menstimulasi di area ini, ditambah dengan pijatan dan ciuman serta gigitan yang lembut merupakan cara paling efektif untuk bangkitkan gairah wanita. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan wanita suka dan merasa nyaman ketika pasangannya menyentuh bagian pinggang ketika berjalan berdua atau kencan. Sebab sentuhan di area ini menimbulkan kesan intim, gerakan tubuh yang seksi serta bisa membuat wanita sedikit bergairah. 3.      Dahi Ciuman di bagian dahi memang jauh dari kata sensual dan tidak terlalu signifikan mampu meningkatkan gairah seks. Namun ciuman di dahi bisa membuat wanita merasa sangat di sayang dan dihargai khususnya jika dilakukan setelah bercinta. Mencium di dahi wanita merupakan ungkapan rasa sayang dan kekaguman pria pada wanita. Sentuhan yang mesra pada dahi adalah pembangkit rasa percaya diri, punya efek yang bisa menenangkan, membuatnya ‘lemah’ secara emosional sekaligus gerakan ‘jantan’ dari seorang pria yang menghargai wanita. 4.      Jemari Mulailah dengan kecupan hangat hingga isapan sensual, karena daerah ujung jari merupakan tempat syaraf-syaraf tubuh berpusat dan berkonsentrasi, sehingga sangat sensitif sekali terhadap segala bentuk sentuhan yang diberikan. 5.      Puting Ketika puting payudara wanita di beri stimulasi dengan cara dicium atau disentuh dengan lembut, maka hormon oksitosin akan diproduksi tubuh. Oksitosin kerap disebut sebagai hormon cinta karena akan membuat pasangan merasa terikat secara emosional. Syaraf pada area puting payudara juga terhubung dengan area genital sehingga pada saat distimulasi, sinyal-sinyal rangsangan seks akan langsung sampai ke klitoris. Setiap wanita memiliki titik sensitif yang berbeda, tidak ada salahnya Anda mencoba mengeksplor untuk mencari titik sensitif dari wanita yang Anda cintai tersebut. Baca juga: Nikmatnya Woman On Top Sumber: womenhealthmag
 01 Jan 2021    15:00 WIB
Usai Haid Payudara Masih Nyeri, Ini Penyebabnya
Nyeri pada payudara bisa terjadi sebelum, selama ataupun setelah menstruasi. Hal ini bukanlah suatu tanda kehamilan, tetapi mungkin berhubungan dengan makanan, hormon, stress, dan berbagai hal lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat payudara terasa nyeri pada waktu yang berbeda daripada biasanya. Perubahan Kadar Hormon Pubertas, sedang haid, kehamilan, dan menopause merupakan masa-masa di mana kadar progesteron dan estrogen menjadi tidak stabil. Keadaan ini dapat menyebabkan payudara terasa nyeri. Kafein, Nikotin, Metilxanthin, dan Lainnya Vasodilator, suatu bahan kimia yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang akan membuat tubuh merasa stress. Karena efek inilah, rasa nyeri dan berbagai gejala tidak menyenangkan lainnya dapat menjadi lebih terasa. Jadi, jika Anda sering menggunakan obat ini, maka ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsinya. Retensi Cairan Retensi cairan akibat garam, kurang olahraga, atau menderita gangguan kesehatan tertentu dapat menyebabkan payudara menjadi lebih berat sehingga menjadi lebih sakit. Jadi, ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsi garam. Lebih sering berolahraga juga dapat mengurangi retensi cairan. Lemak Hewani Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa lemak hewani turut berperan dalam terjadinya nyeri payudara. Akan tetapi, para ahli masih tidak mengetahui apakah lemaknya yang menjadi penyebab atau apakah hormon yang terdapat di dalamnya yang menjadi penyebab. Kontrasepsi dan Terapi Hormonal Walaupun dapat mencegah terjadinya kehamilan, akan tetapi kontrasepsi mungkin dapat berpengaruh besar pada produksi hormon di dalam tubuh Anda. Selain itu, terapi hormonal juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri dan rasa tidak nyaman pada payudara. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami hal ini. Baca juga: Puting Payudara Menghitam, Ini Penyebabnya! Sumber: medhealthdaily
 05 Dec 2020    17:00 WIB
Puting Payudara Menghitam, Ini Penyebabnya!
"Puting payudaramu kok hitam? Sudah gak perawan yaaaaa?!" Gak usah didengerin, ya Ladies! Karena menghitamnya puting mu tidak ada kaitannya dengan perawan atau tidaknya kamu. Sebagian besar perempuan memang khawatir ketika puting payudaranya terlihat lebih gelap lantaran takut dianggap tidak menarik lagi. Padahal, payudara itu akan mengalami perubahan bentuk, ukuran, bahkan warna seiring jalannya waktu. Mengapa begitu? Yuk kita bahas! Ladies, sebenarnya bukan puting payudara mu yang berubah warna, melainkan areolanya (itu lho yang bulatan di sekeliling puting). Selain tergantung dari warna kulit masing-masing, kebanyakan faktor penyebab menghitamnya puting payudara adalah karena perubahan hormon. Berikut ini beberapa penyebab menghitamnya daerah puting payudaramu: PUBERTAS Saat puber, indung telur mulai menghasilkan hormon esterogen yang merangsang pertumbuhan dan perkembangan organ seksual wanita. Tingginya kadar hormon tersebut lah yang membuat payudara bertambah besar dan puting susu yang terangkat. Kulit areola pun berubah menjadi lebih gelap. JELANG MENSTRUASI Saat indung telur melepaskan sel-sel telur selama masa ovulasi, kadar esterogen dan progesteron dalam tubuh akan meningkat. Level hormon yang berubah ini membuat payudara menjadi lunak atau membengkak. Termasuk berubah warna menjadi lebih gelap saat siklus menstruasi berlangsung. PENGARUH DARI RAMBUT DI SEKITAR AREOLA Beberapa perempuan memiliki rambut halus di sekitar puting payudaranya, sehingga membuat daerah itu terlihat semakin gelap. KONTRASEPSI Pil KB memiliki kandungan sintesis dari hormon esterogen dan progesteron. Hal ini kemudian menyebabkan perubahan hormonal sehingga warna puting menjadi lebih gelap. MENYUSUI Saat wanita menyusui, warna puting akan menjadi lebih gelap karena adanya produksi ASI. Perubahan warna ini juga dipercaya bisa membantu bayi lebih mudah menemukan sumber makanan mereka. KANKER Penyebab terakhir ini merupakan hal yang harus diwaspadai. Penyakit paget merupakan kanker yang terjadi pada bagian puting. Salah satu gejala dari penyakit ini yaitu perubahan warna yang terjadi di sekitar puting. Jika perubahan warna puting terjadi tanpa gejala-gejala di atas, sebaiknya kamu berkonsultasi langsung ke dokter ya.
 13 Nov 2020    09:00 WIB
Yuk Tahu Lebih Banyak Tentang Puting Susu
Seperti halnya setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda, setiap orang, baik pria maupun wanita, juga memiliki puting susu yang berbeda-beda. Selain dipengaruhi oleh faktor genetika: kadar hormonal tampaknya juga dapat mempengaruhi perbedaan bentuk dan warna puting susu setiap orang, khususnya wanita. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa fakta unik mengenai puting susu yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Puting Dapat Mengeras Tahukah Anda bahwa puting susu merupakan area payudara yang paling sensitif terhadap sentuhan? Putting susu yang mengeras juga dapat menjadi petunjuk bahwa seorang wanita atau pria sedang merasa bergairah, walaupun tidak selalu. Hal ini dikarenakan perubahan suhu, terutama suhu dingin, juga dapat menstimulasi puting susu sehingga mengeras. Bagaimana puting susu dapat mengeras? Berbeda dengan ereksi penis yang disebabkan oleh masuknya darah ke dalam pembuluh darah di area sekitar penis, mengerasnya puting susu terjadi karena kontraksi otot-otot di bawah kulit, seperti yang terjadi saat seseorang merinding, hanya saja dengan efek yang lebih kuat. Ukuran Berbeda Seperti halnya payudara kanan dan kiri yang berbeda ukuran, puting susu kanan dan kiri juga memiliki ukuran yang berbeda. Beberapa orang bahkan memiliki puting susu yang masuk ke arah dalam. Walaupun tidak membahayakan, hal ini dapat membuat Anda mengalami kesulitan saat akan menyusui anak Anda. Puting Tampak Masuk ke Dalam Pada beberapa orang, puting susu justru tampak masuk ke dalam kulit dan bukannya menonjol keluar. Keadaan ini biasanya tidak berbahaya, kecuali bila baru saja terjadi. Masuknya puting susu ke dalam kulit dapat merupakan tanda kanker payudara yang menarik puting susu masuk ke dalam kulit payudara. Oleh karena itu, bagi Anda yang sebelumnya memiliki puting susu yang menonjol, tetapi kemudian puting susu mengalami perubahan menjadi masuk ke dalam kulit, segera hubungi dokter Anda. Warna Berubah Selain ukuran dan bentuk yang berbeda-beda, warna puting susu pun dapat berubah warna. Perubahan warna ini biasanya disebabkan oleh perubahan kadar hormonal saat seorang wanita sedang hamil atau menyusui. Pada beberapa keadaan, warna puting susu juga dapat berubah menjadi lebih gelap seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang. Keluar Cairan dari Puting Susu Kadangkala, Anda mungkin menyadari ada semacam cairan yang keluar dari puting susu Anda, bahkan di saat Anda tidak hamil atau menyusui. Hal ini normal terjadi bila payudara atau puting susu Anda ditekan dengan sangat kuat, misalnya saat Anda sedang menjalani pemeriksaan mamografi. Akan tetapi, keluarnya cairan dari dalam puting susu juga dapat merupakan suatu tanda bahaya bila terjadi tanpa adanya rangsangan apapun pada payudara atau puting susu Anda atau bila cairan yang keluar merupakan darah atau bila hanya terjadi pada salah satu puting susu Anda. Implan Buat Puting Susu Mati Rasa Sebuah penelitian menemukan bahwa semakin besar implan yang dimasukkan ke dalam payudara seseorang, maka semakin besar kemungkinan orang tersebut akan mengalami mati rasa di daerah puting susunya. Hal ini juga dapat terjadi saat seseorang melakukan operasi untuk mengecilkan ukuran payudaranya. Tindik Buat Puting Susu Semakin Besar Ternyata, menindik daerah puting susu Anda dapat membuat puting susu Anda menjadi lebih besar lho! Pembesaran ini juga bersifat permanen. Memiliki 3 Puting Susu Puting susu tambahan biasanya terbentuk di "garis susu" tubuh Anda, yaitu dari daerah ketiak yang melewati puting susu normal Anda dan turun hingga ke selangkangan. Puting susu tambahan yang tumbuh pada "garis susu" ini biasanya akan menghilang saat Anda masih berada di dalam kandungan ibu Anda, akan tetapi pada beberapa orang, puting susu tambahan ini tidak menghilang, sehingga orang tersebut pun memiliki puting susu yang lebih banyak daripada orang lain, yang seringkali dikira tahi lalat. Keadaan ini biasanya lebih sering ditemukan pada pria daripada pada wanita. Sumber: buzzfeed
 10 Nov 2020    21:00 WIB
Sudah Sesuaikah Ukuran Bra Anda?
Tahukah Anda bahwa hanya dengan menggunakan ukuran bra yang tepat Anda dapat terlihat 5 kg lebih kurus dan 10 tahun lebih muda dalam waktu singkat? Hal ini dikarenakan saat payudara Anda terangkat, maka pinggang Anda pun akan lebih terlihat dan tubuh Anda pun akan tampak lebih panjang daripada yang sebenarnya. Ingin tahu apakah ukuran bra Anda sudah sesuai? Di bawah ini Anda dapat melihat 4 hal yang menandakan bahwa ukuran bra Anda terlalu kecil bagi payudara Anda, yaitu: Payudara Anda tampak menonjol keluar dari dalam bra Anda Pengait bra Anda tampak tertarik ke atas Lemak punggung Anda tampak menonjol di bagian atas dan bawah tali bra Anda Tali bra anda meninggalkan bekas kemerahan pada kulit Anda Apakah ukuran bra Anda terlalu besar bagi payudara Anda? Coba cek tanda di bawah ini: Ada bagian bra yang tidak terisi oleh payudara Cup bra Anda tampak setengah kosong Tali bra Anda sering terlepas dari bahu anda Apa tandanya bila ukuran bra Anda memang sudah sesuai dengan ukuran payudara Anda? Beberapa tanda yang menunjukkan bahwa ukuran bra Anda sudah sesuai dengan payudara Anda adalah: Tidak ada bagian payudara yang tampak menonjol keluar dari dalam bra, baik dari depan maupun samping Pengait bra Anda terletak tepat di bawah tulang belikat Anda Cup bra Anda terisi penuh oleh payudara Anda Ingin tahu bagaimana caranya menentukan ukuran bra bagaimana yang sebenarnya paling sesuai bagi payudara Anda? Bila ya, ambillah pita pengukur dan gunakanlah bra yang nyaman bagi Anda, yang tidak membuat payudara Anda tampak lebih kecil atau pun lebih besar. Untuk mengukur lingkar dada Anda, lingkarkanlah tali pengukur mulai dari pertengahan dada melewati punggung hingga kembali lagi ke bagian tengah dada (pastikan tali pengukur lurus dan berada tepat di bagian bawah kawat bra Anda), kemudian hembuskanlah napas hingga Anda mendapatkan ukuran terkecil. Kemudian tambahkanlah sekitar 1 inchi atau 2.5 cm dari ukuran tersebut. Misalnya Anda mendapatkan hasil 31, maka ukuran bra Anda adalah 34. Untuk ukuran cup bra Anda, ukurlah bagian terbesar dari dada Anda. Caranya adalah dengan melingkarkan tali pengukur seperti di atas, tetapi bukan di bawah kawat bra Anda, melainkan tepat di tonjolan payudara Anda yang tertinggi. Bila hasilnya adalah 36, sedangkan ukuran bra Anda adalah 34, maka Anda pun seharusnya menggunakan cup B. Di bawah ini Anda dapat melihat ukuran cup bra Anda berdasarkan selisih antara kedua hasil pengukuran di atas: Bila selisihnya kurang dari 1, maka ukuran cup bra Anda adalah AA Bila selisihnya adalah 1, maka ukuran cup bra Anda adalah A Bila selisihnya adalah 2, maka ukuran cup bra Anda adalah B Bila selisihnya adalah 3, maka ukuran cup bra Anda adalah C Bila selisihnya adalah 4, maka ukuran cup bra Anda adalah D Bila selisihnya adalah 5, maka ukuran cup bra Anda adalah DD Sumber: womenshealthmag
 05 Nov 2020    21:00 WIB
Tips Masturbasi untuk Perawan
Untuk pria melakukan masturbasi mungkin bukan sesuatu hal yang aneh dan tidak ada sesuatu yang hal ditakuti namun bagaimana untuk wanita yang belum menikah. Salah satu hal yang ditakuti wanita dalam melakukan masturbasi adalah rusaknya selaput dara yang bisa membuatnya seolah-olah tidak perawan lagi. Padahal keperawanan adalah simbol penting seorang wanita  yang harus dijaga sampai menikah. Untuk Anda yang mungkin ingin mencoba cara untuk menyenangkan diri sendiri namun tidak sampai merusak selaput dara sebenarnya ada caranya. Mastubasi adalah tindakan merangsang diri sendiri atau orang lain dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin sendiri. Jadi masturbasi bisa dilakukan tanpa harus merusak selaput dara Berikut adalah cara melakukan masturbasi untuk yang masih perawan: Untuk mencapai orgasme saat melakukan mastubasi bukan hanya cara merangsang tubuh sendiri namun bagaimana cara Anda berfantasi karena disini Anda hanya melakukannya sendiri. Merangsang titik sensual Anda Anda cukup fokus pada zona sensual seperti paha bagian dalam, perut bagian bawah untuk merangsang diri sendiri. Cara ini akan membantu Anda mencapai kenikmatan seksual untuk tingkat yang lebih besar. Merangsang bagian payudara Untuk mencapai orgasme tidak harus dengan memasukkan jari kedalam vagina. Namun Anda bisa merangsang bagian tubuh yang lain. Titik sensitif wanita yang juga dapat dirangsang adalah puting payudara. Anda bisa merangsang bagian puting payudara dengan memegang atau memuntirnya. Menjepit kaki Anda Salah satu cara aman untuk mencapai klimaks, adalah dengan melakukan jepitan di daerah klitoris, Anda bisa melakukannya dengan menjepit kaki Anda dan dalam posisi tengkurap. Merangsang klitoris Klitoris memang merupakan titik sensitif wanita yang paling mudah membuat seorang wanita mencapai klimaks. Anda bisa mencoba untuk menggosok bagian klitoris dengan jari, namun ingat hanya bagian klitoris jangan pernah menyentuh bagian selaput dara Anda. Saat melakukan masturbasi perlu diingat jangan pernah memasukkan jari-jari Anda ke dalam vagina yang kemungkinan dapat merusak selaput darah. Sumber: indiansutras
 05 Nov 2020    09:00 WIB
Payudara Nyeri, Apa Penyebabnya?
Payudara juga dapat terasa nyeri selama dan setelah menstruasi. Hal ini bukanlah suatu tanda kehamilan, tetapi mungkin berhubungan dengan makanan, hormon, stress, dan berbagai hal lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat payudara terasa nyeri pada waktu yang berbeda daripada biasanya. Kafein, Nikotin, Metilxanthin, dan Lainnya Vasodilator, suatu bahan kimia yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang akan membuat tubuh merasa stress. Karena efek inilah, rasa nyeri dan berbagai gejala tidak menyenangkan lainnya dapat menjadi lebih terasa. Jadi, jika Anda sering menggunakan obat ini, maka ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsinya. Retensi Cairan Retensi cairan akibat garam, kurang olahraga, atau menderita gangguan kesehatan tertentu dapat menyebabkan payudara menjadi lebih berat sehingga menjadi lebih sakit. Jadi, ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsi garam. Lebih sering berolahraga juga dapat mengurangi retensi cairan. Lemak Hewani Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa lemak hewani turut berperan dalam terjadinya nyeri payudara. Akan tetapi, para ahli masih tidak mengetahui apakah lemaknya yang menjadi penyebab atau apakah hormon yang terdapat di dalamnya yang menjadi penyebab. Olahraga Olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan nyeri payudara, terutama pada wanita yang memiliki payudara besar. Hindarilah olahraga yang menimbulkan banyak tekanan pada payudara dan gunakanlah bra khusus olahraga saat berolahraga. Kontrasepsi dan Terapi Hormonal Walaupun dapat mencegah terjadinya kehamilan, akan tetapi kontrasepsi mungkin dapat berpengaruh besar pada produksi hormon di dalam tubuh Anda. Selain itu, terapi hormonal juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri dan rasa tidak nyaman pada payudara. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami hal ini. Perubahan Kadar Hormon Pubertas, sedang haid, kehamilan, dan menopause merupakan masa-masa di mana kadar progesteron dan estrogen menjadi tidak stabil. Keadaan ini dapat menyebabkan payudara terasa nyeri. Sumber: medhealthdaily