Your browser does not support JavaScript!
 24 Jan 2018    16:00 WIB
12 Alasan Mengapa Para Istri Berselingkuh
Tidak hanya wanita yang belum menikah, wanita yang telah menikah pun dapat berselingkuh. Berbeda dengan pria, sebagian besar wanita berselingkuh bukan karena masalah seks atau ketertarikan fisik lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan mengejutkan dari mengapa seorang wanita berselingkuh.   Ia Sedang Mencari Hubungan Emosional Wanita merupakan pihak yang lebih sering merasa kesepian dan sering merasa kehilangan hubungan emosional dengan suaminya. Hal ini dapat mendorongnya untuk berselingkuh.   Ia Memang Sudah Ingin Berpisah Jika seorang wanita merasa tidak bahagia dengan kehidupan pernikahannya dan ingin bercerai, maka ia biasanya tidak akan pergi sebelum ia menemukan pasangan baru. Bagi sejumlah wanita hal ini dikarenakan mereka membutuhkan kestabilan emosional dan keuangan. Dengan kata lain, mereka membutuhkan pengganti sebelum meninggalkan suaminya yang sekarang.   Ia Telah Lama Tidak Merasa Diinginkan Oleh Anda Seorang wanita yang menikah dengan seorang pria yang tampak tidak tertarik padanya atau berkomunikasi dengannya atau enggan berhubungan intim dengannya cenderung lebih sering berselingkuh dengan seseorang yang dapat membuatnya merasa diinginkan sebagai seorang wanita.   Ia Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi Bila seorang wanita menikah di usia yang terlalu muda atau menikah setelah hanya berpacaran dengan seorang pria, maka seiring dengan berlalunya waktu ia mungkin akan merasa penasaran dengan bagaimana rasanya berpacaran dengan pria lain.   Ia Tidak Lagi Tertarik Berhubunga Intim Dengan Anda Ia tidak lagi merasa tertarik secara seksual pada Anda. Hal ini bukan berarti si dia tidak tertarik untuk berhubungan intim, ia hanya tidak tertarik melakukannya dengan Anda.   Ia Mulai Melihat Anda Sebagai Pria Lemah Jika Anda selalu menuruti kemauannya, apapun permasalahan yang timbul, jangan kaget bila istri Anda mulai tidak lagi menghargai Anda. Memang benar seorang wanita tidak ingin dikendalikan oleh semuanya, akan tetapi mereka juga tidak mau mengendalikan suaminya. Karena seorang wanita merupakan seseorang yang kuat, maka mereka pun menginginkan seorang suami yang dapat mengimbanginya.   Baca juga: 4 Alasan Mengapa Pria Berselingkuh   Ia Ingin Membalas Anda Walaupun pembalasan ini tidak akan menyelesaikan masalah yang ada, akan tetapi sejumlah wanita merasa bahwa membalas pasangannya yang berselingkuh dengan melakukan hal yang sama adalah pembalasan yang setimpal.   Ia Bertemu Dengan Pria yang Lebih Baik Seorang wanita selalu ingin merasa aman, baik dalam hal keuangan maupun emosional. Jadi, bila istri Anda bertemu dengan seorang pria yang lebih baik daripada Anda, maka godaan untuk berselingkuh mungkin akan sulit dilawannya.   Ia Ingin Mencari Tantangan Sejumlah wanita berselingkuh karena mereka memang mencari tantangan dan kesenangan dari hal tersebut. Wanita dengan tipe seperti ini biasanya tidak takut akan masalah yang mungkin terjadi karena perselingkuhan yang dilakukannya, ia hanya ingin bersenang-senang.   Ia Menderita Gangguan Kejiwaan Jika istri Anda menderita suatu gangguan kejiwaan, maka ia mungkin akan selalu menyalahkan orang lain, termasuk Anda, atas berbagai permasalahan yang dialaminya. Selain itu, ia mungkin akan mencari "ketenangan" melalui pria lain.   Ia Merasa Ditelantarkan Apakah Anda terlalu sibuk bekerja atau terlalu sering bermain atau sibuk sendiri setiap hari, bahkan saat akhir pekan sekalipun? Bila ya, maka istri Anda mungkin akan merasa bahwa Anda tidak lagi memiliki waktu untuknya dan membuatnya merasa ditelantarkan. Karena ia tidak memperoleh perhatian yang diinginkannya dari Anda, maka ada kemungkinan ia akan mencarinya dari pria lain.   Ia Merasa Anda Adalah Seorang Pecundang Bila Anda seringkali dipecat dari pekerjaan Anda atau tampaknya tidak dapat memberikan keamanan dalam hal keuangan, emosional, atau hal lainnya; maka si dia mungkin akan merasa Anda hanyalah seorang pria tidak berguna dan mulai mencari pria lainnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 23 Jan 2018    12:30 WIB
11 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Bercerai Demi Anak
Memang tidak mudah menemukan jawaban dari apakah Anda harus bercerai atau tidak, apakah yang terbaik bagi anak-anak Anda. Sebagai orang tua, Anda memang diwajibkan untuk mendahulukan kepentingan anak Anda karena setiap anak lebih membutuhkan sebuah keluarga yang utuh daripada keluarga yang tercerai-berai karena perceraian. Anak-anak membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya. Perceraian tidak hanya menimbulkan masalah dan kesulitan pada sepasang suami dan istri, tetapi juga pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk melakukan perceraian kecuali bila Anda dan pasangan sudah melakukan segala cara tetapi tetap saja tidak dapat menyelamatkan pernikahan Anda dan pasangan.   Baca juga: Ini Dia Keuntungan Tetap Menikah Daripada Bercerai   Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja manfaat yang diperoleh oleh anak-anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang utuh, yang dapat memotivasi Anda untuk mengurungkan niat bercerai: Anak lebih jarang bercerai saat dewasa Memiliki lebih sedikit gangguan emosional Lebih jarang menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang Peluang anak memperoleh pendidikan hingga lulus kuliah lebih tinggi Lebih jarang terlibat perilaku nakal atau jahat saat remaja Membuat anak lebih bisa membuat pilihan yang cerdas saat menjalin hubungan asmara Lebih jarang menjadi korban kekerasan rumah tangga Memiliki hubungan yang lebih baik dengan kedua orang tuanya Lebih jarang aktif secara seksual saat masih remaja Lebih jarang mengalami kehamilan di masa remaja Memiliki kehidupan finansial yang lebih aman semasa kanak-kanak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 21 Jan 2018    18:00 WIB
5 Hal yang Dapat Menyelamatkan Hubungan Anda dan Pasangan dari Kebosanan
1.  KomunikasiMenjaga komunikasi yang baik antara anda dan pasangan merupakan hal terpenting yang harus dilakukan untuk menjaga hubungan anda dan pasangan. Pertengkaran dalam suatu hubungan merupakan suatu hal yang normal. Hal ini dapat membantu anda mengetahui lebih banyak lagi mengenai pasangan anda. Berdiskusilah dengan pasangan anda mengenai berbagai hal yang dapat anda dan pasangan anda lakukan untuk memperbaiki hubungan anda dan pasangan. 2.  Buang Ego Anda Jauh-jauhSemua orang tentunya memiliki egonya masing-masing. Akan tetapi, saat anda berbicara dengan pasangan anda, buanglah ego anda jauh-jauh. Tidak meneleponnya terlebih dahulu karena ingin menjaga harga diri anda? Lupakanlah semua itu bila anda benar-benar mencintainya dan segera telepon pasangan anda. 3.  Habiskan Lebih Banyak Waktu BersamaSesibuk apapun anda dan pasangan anda, pastikan anda menghabiskan lebih banyak waktu bersamanya. Anda tidak perlu pergi berkencan ke restoran atau ke mal manapun, menonton televisi bersama dengan pasangan anda di rumah juga dapat membantu. Anda mungkin pernah mengalami pertengkaran yang membuat anda berpikir untuk meninggalkan pasangan anda, akan tetapi pastikan bahwa anda tidak meninggalkan pasangan anda. Jangan mengatakan kata "putus" tersebut saat anda sedang marah. Berpisah dengan pasangan anda bukanlah jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. 4.  Lakukan Berbagai Hal yang Dulu Pernah Anda Lakukan UntuknyaJika anda dan pasangan mulai merasakan kebosanan, maka ingatlah kembali berbagai hal yang anda lakukan untuk pasangan anda pada waktu pertama kali berkencan dulu. Buatlah pasangan anda kembali jatuh cinta kembali pada pasangan anda, berulang-ulang kali. 5.  RomantismeTidak ada yang salah dengan bersikap romantis pada pasangan anda. Makan malam romantis, sarapan pagi bersama di ranjang, berkencan, menonton film di bioskop, memberikan berbagai kejutan dan hadiah pada pasangan, serta berbagai hal romantilainnya. Hal ini akan membuat pasangan anda melihat bagaimana anda mencintainya, lebih dari siapapun. Sumber: allwomenstalk
 19 Jan 2018    18:00 WIB
14 Tanda Mantan Pacar Masih Mencintai Anda
Tiba-tiba si dia berkata bahwa dirinya tidak lagi mencintai Anda? Hal ini mungkin akan membuat Anda bingung, sedih, sakit hati, dan sebagainya. Berbagai emosi akan bercampur aduk dan pikiran Anda pun dipenuhi berbagai hal negatif. Kadangkala, saat putus cinta, banyak orang mengatakan atau melakukan hal yang sebenarnya tidak ingin dikatakan atau dilakukannya. Bila Anda bingung mengenai apakah sebenarnya mantan Anda masih mencintai Anda atau tidak, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa mantan Anda sebenarnya memang masih mencintai Anda.   Si Dia Tetap Menjalin Komunikasi Dengan Anda Salah satu tanda paling jelas yang menunjukkan bahwa mantan Anda masih mencintai Anda adalah bahwa si dia masih menjalin komunikasi dengan Anda. Si dia mungkin akan mengirimkan pesan singkat atau menelepon Anda tanpa alasan yang jelas.   Si Dia Berkata Masih Ingin Menjadi Teman dan Meluangkan Waktunya Bagi Anda Pada sebagian besar kasus di mana mantan mengatakan bahwa si dia masih ingin berteman dengan Anda, maka secara tidak langsung ia mengatakan bahwa ia masih tidak siap kehilangan Anda.   Si Dia Memiliki Emosi Ekstrim Terhadap Anda Semakin ekstrim reaksinya saat putus dengan Anda, baik itu cinta, benci, atau sangat sedih; maka semakin besar kemungkinannya hal tersebut terjadi karena si dia masih mencintai Anda. Marah seringkali dapat menutupi rasa sakit hati. Jadi bila mantan Anda sangat marah saat putus dengan Anda, hal ini bukan berarti si dia membenci Anda, ia mungkin masih mencintai Anda.   Si Dia Terus Saja Menjelaskan Penyebab Putusnya Hubungan Asmara Anda Dengannya Apakah si dia terus saja berusaha memberitahu atau menjelaskan pada Anda mengapa ia memutuskan Anda? Atau apakah si dia sudah berbicara mengenai rujuk kembali? Bila ya, maka hal ini berarti bahwa si dia belum dapat melupakan Anda.   Baca juga: 6 Tips Untuk Membantu Anda Melupakan Mantan   Si Dia Menyombongkan Perubahan Atau Pencapaian Dirinya Apakah si dia menunjukkan pada Anda bahwa ia sudah berubah menjadi lebih baik, misalnya dengan berolahraga atau melakukan berbagai hal yang ia tahu akan Anda sukai? Bila ya, maka hal ini mungkin merupakan cara untuk membuat Anda merasa bangga padanya dan memujinya. Ingatlah bahwa Anda tidak akan menyombongkan diri pada orang yang tidak Anda pedulikan.   Temannya Berusaha Membujuk Anda Untuk Berbicara Padanya Jika temannya sering memberitahu Anda bahwa mantan Anda merindukan Anda, maka hal ini mungkin dikarenakan mantan Anda memang menunjukkan betapa ia masih mencintai Anda di hadapan teman-temannya. Saat mantan Anda ingin kembali pada Anda, maka teman dan keluarganya pasti akan berusaha untuk mendekatkan Anda dengannya.   Si Dia Masih Tidak Melanjutkan Hidup Apakah mantan Anda masih saja enggan memulai suatu hubungan asmara baru? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa si dia masih berharap untuk kembali bersama Anda.   Si Dia Sering Berganti-ganti Pasangan Paska Putus Dengan Anda Atau apakah mantan Anda justru tampaknya sering berganti-ganti pacar? Bila ya, maka hal ini merupakan tanda bahwa si dia belum bisa melanjutkan hidupnya karena masih sangat mencintai Anda.   Pacar Barunya Sangat Tidak Menyukai Anda Banyak orang mengatakan bahwa salah satu cara menyembuhkan sakit hati akibat putus cinta adalah dengan cara menemukan pacar baru. Akan tetapi, karena mantan Anda sebenarnya belum dapat melupakan Anda, maka akibatnya pacar barunya mungkin akan mendengar banyak hal mengenai Anda. Hal ini mungkin akan membuat pacar barunya tersebut sangat tidak menyukai Anda. Jika si dia memang sudah melupakan Anda, maka si dia tidak akan memberikan banyak informasi mengenai Anda pada pacar barunya. Jadi, bila pacar barunya membenci Anda, maka hal ini dikarenakan ia merasa Anda merupakan saingannya dan sedang berusaha mempertahankan "daerah kekuasaannya", yang berarti si dia masih belum melupakan Anda.   Si Dia Menguntit Anda di Media Sosial Apakah mantan Anda masih mengomentasi atau me-like berbagai akun media sosial Anda? Bila ya, maka hal ini merupakan tanda bahwa si dia masih mencintai Anda. Karena bila tidak, maka tidak mungkin si dia akan memonitor media sosial Anda. Si dia mungkin juga akan lebih sering memposting untuk menunjukkan betapa bahagianya dirinya saat ini. Jika Anda bisa, lebih baik Anda memutuskan untuk tidak lagi berteman dengan mantan Anda di media sosial karena hal ini dapat membuat Anda merasa tergoda untuk kembali bersamanya.   Si Dia Tetap Berkomunikasi Dengan Teman-teman Anda Orang yang sudah tidak lagi mencintai pasangannya akan memutuskan semua kontak dengan mantannya tersebut dan dengan teman-teman mantannya, kemudian melanjutkan hidupnya. Jadi, bila si dia masih sering menghubungi teman-teman Anda, maka si dia mungkin sedang berusaha untuk mencari tahu apa kegiatan Anda saat ini.   Si Dia Memperlakukan Anda Dengan Sangat Baik Bagaimana cara seseorang memperlakukan orang lain seringkali menunjukkan apa sebenarnya perasaannya terhadap orang tersebut. Jadi, bila mantan Anda masih saja berusaha untuk menunjukkan sisi positif dari dirinya atau masih memperhatikan persetujuan Anda, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa si dia masih mencintai Anda.   Si Dia Terus Mencari Tahu Pesaing Barunya Apakah si dia mulai mengorek informasi mengenai "pesaing" barunya dari Anda? Atau apakah sejak si dia tahu bahwa Anda sudah memiliki pacar baru, si dia jadi lebih sering membahas "pesaing" barunya tersebut? Memang merupakan hal yang normal bila Anda ingin tahu apakah mantan Anda sudah punya pacar baru atau belum. Hal ini bukan berarti Anda masih mencintainya, Anda hanya merasa penasaran. Tanda bahwa si dia masih mencintai Anda adalah bila si dia tampak sangat kompetitif terhadap pacar baru Anda atau memberikan komentar aneh mengenai hal ini.   Si Dia Selalu Ada di Samping Anda Apakah si dia menawarkan diri untuk datang memperbaiki sesuatu di rumah Anda atau menolong Anda atau meminjamkan Anda barang-barangnya tanpa diminta? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa si dia merupakan seseorang yang baik hati dan masih merindukan Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 15 Jan 2018    16:00 WIB
Jika Anda Selalu Diliputi Keraguan Akan Cintanya, Mungkin Memang Itu Jawabannya…
Saat Anda dan kekasih pertama kali bertemu, si dia mungkin akan membuat Anda merasa spesial, seperti Anda merupakan satu-satunya wanita di dunia. Anda tahu bahwa ia jatuh cinta pada Anda. Ia mengatakannya, dengan segala kata dan cara, bahkan memberi kesan bahwa Anda adalah wanita idamannya, seseorang yang ia ingin ada di sampingnya di sepanjang sisa hidupnya. Akan tetapi, saat Anda mendengar si dia membicarakan tentang Anda pada teman atau keluarganya, Anda mulai bertanya-tanya apakah si dia benar-benar mencintai diri Anda. Anda pun langsung menyingkirkan pikiran aneh ini karena Anda percaya dengan semua kata-katanya. Namun, masalahnya adalah ada sebuah perbedaan besar antara mencintai seseorang sebagai sebuah konsep dan mencintai seseorang pada dunia nyata.   Baca juga: 10 Hal Mengenai CINTA SEJATI yang Perlu Anda Ketahui…   Bila Anda sampai bertanya-tanya apakah pasangan Anda benar-benar mencintai Anda, maka hal ini mungkin merupakan insting Anda yang mencoba mengatakan pada Anda bahwa si dia sebenarnya tidak mencintai Anda. Mungkin baginya Anda hanyalah perwujudan dari gambaran wanita idaman yang ada di dalam pikirannya. Seseorang yang dapat ia tinggalkan begitu ia tidak lagi menyukainya dan dapat ia bentuk sesuai dengan keinginannya. Ia tidak mencintai Anda dalam semua kekurangan dan kelebihan Anda, tetapi karena Anda memenuhi kriteria impiannya. Sebagai seorang manusia dan wanita, Anda layak mendapatkan seorang pria yang memang benar-benar mencintai Anda apa adanya, yang dapat menerima segala kekurangan dan kelebihan Anda, dan bahkan mencintai Anda karenanya. Saat Anda menemukannya, pertanyaan apakah ia benar-benar mencintaiku tidak akan pernah sekalipun muncul dalam hati dan pikiran Anda.    Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 11 Jan 2018    18:00 WIB
Tips Untuk Membuat Mantan Cowok Anda Menyesal Telah Meninggalkan Anda
Saat cowok Anda mencampakkan Anda, hal ini tentu saja fase yang sangat sulit dalam kehidupan Anda. Akan tetapi, bila Anda tidak ingin sakit hati sendirian dan ingin membalas dendam, maka ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuatnya menyesal dan cemburu karena telah mencampakkan Anda seperti di bawah ini.   Ubahlah Penampilan Anda Ubahlah penampilan dan pakaian Anda segera setelah ia mencampakkan Anda. Buatlah diri Anda menjadi lebih cantik. Dengan melakukan hal ini, tidak hanya Anda akan merasa senang dengan diri Anda sendiri, akan tetapi Anda pun dapat melupakan masa lalu bersamanya dan melanjutkan hidup.   Habiskan Waktu Bersama Teman dan Keluarga Setelah putus, habiskanlah waktu Anda bersama teman dan keluarga Anda. Dengan demikian, Anda pun tidak terlalu memikirkan mantan Anda dan pada akhirnya dapat membuat Anda merasa bahagia karena si dia tidak lagi ada dalam kehidupan Anda.   Baca juga: 6 Hal Tidak Terduga yang Dilakukan Pria Saat Cemburu   Pastikan Si Dia Melihat Kehidupan Anda Saat Ini Pastikan mantan Anda mengetahui keadaan Anda dan bagaimana Anda menikmati kehidupan Anda setelah putus darinya. Pasanglah status di media sosial Anda untuk menunjukkan bagaimana Anda sangat menikmati keadaan Anda saat ini dan jangan menyebutkan satu pun hal mengenai mantan Anda atau masa lalu Anda bersamanya. Hilangkan semua bukti bahwa si dia pernah ada dalam kehidupan Anda dan buatlah ia menyesali keputusannya.   Dekat Dengan Pria Lain Setelah Anda menjadi jomblo bahagia, jangan ragu untuk membuka diri akan peluang asmara baru. Dan bila memungkinkan, pastikan si dia juga mendengar hal ini. Dengan demikian, Anda pun akan membuatnya berpikir bagaimana caranya Anda dapat melanjutkan hidup begitu cepat. Selain dapat membuat mantan Anda cemburu, Anda pun dapat memperoleh teman baru atau bahkan mungkin kekasih baru.   Acuhkan Mantan Anda Jika mantan Anda menelepon Anda atau mencoba untuk berkomunikasi dengan Anda, bicaralah dengannya. Tunjukkan bahwa si dia sudah bukan lagi prioritas dalam kehidupan Anda dan bahwa Anda memiliki hal lain yang jauh lebih penting darinya. Katakan bahwa Anda akan menghubunginya lagi nanti, tetapi jangan pernah lakukan itu. Jika si dia bertanya mengapa Anda tidak menghubunginya lagi, bilang saja bahwa Anda lupa atau memang tidak pernah berniat menghubunginya kembali dan mengatakan hal itu sebelumnya karena alasan sopan santun.   Bila Anda menunjukkan pada mantan Anda bahwa Anda tidak terpengaruh oleh tindakannya tersebut (mencampakkan Anda) dan bahkan hal tersebut justru menguntungkan bagi Anda dengan membuat Anda dapat lebih menikmati hidup sekarang ini, maka si dia pasti akan merasa menyesal.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: magforwomen
 10 Jan 2018    08:00 WIB
3 Alasan Mengapa Pria Meninggalkan Wanita yang Dicintainya
Bingung mengapa sikap pasangan Anda tiba-tiba berubah padahal tampaknya tidak ada masalah serius dalam hubungan asmara Anda dengannya? Mengapa si dia menjauhi Anda atau bahkan memutuskan Anda tanpa alasan yang jelas? Bila ya, maka di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan yang menyebabkan seorang pria meninggalkan wanita yang sebenarnya masih dicintainya.   Ia Merasa Tertekan dan Selalu Kurang di Hadapan Anda Apakah Anda selalu menginginkan lebih banyak perhatian, cinta, atau seks daripada yang sanggup ia berikan? Apakah Anda selalu mencoba untuk "memperbaiki" sesuatu dalam hubungan asmara Anda dengannya? Jika ya, maka pasti ada suatu ketidakseimbangan dalam hubungan asmara Anda, yang membuatnya merasa tertekan dan selalu kurang di hadapan Anda. Keadaan ini akan membuat seorang pria merasa bahwa apapun yang ia lakukan tidak akan pernah cukup bagi Anda, yang akan membuatnya menutup hatinya bagi Anda.   Baca juga: 10 Tanda Pasangan Sudah Tidak Lagi Mencintai Anda   Anda dan Pasangan Selalu Berkompetisi Jika cowok Anda harus selalu berkompetisi dengan Anda untuk mengendalikan hubungan asmaranya dengan Anda, maka ia tidak hanya merasa kurang di hadapan Anda, tetapi juga tidak jantan. Akan tetapi, bukan berarti seorang pria harus selalu memegang kendali dalam hubungan asmaranya. Yang benar adalah kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, memiliki kendali dalam hubungan asmaranya. Jika tidak, maka hal ini akan membuat pasangan saling berkompetisi, untuk memenangkan "pertempuran" kendali, yang akhirnya justru akan membuat mereka kehilangan hubungan asmara itu sendiri. Dalam "pertempuran" kendali ini, apakah Anda pernah meremehkan pasangan Anda karena penghasilannya lebih rendah daripada Anda atau apakah Anda selalu memutuskan apa yang akan dimakan, kegiatan apa saja yang akan dilakukan, dan filim apa yang harus ditonton? Bila ya, maka hal ini akan membuat pasangan Anda merasa bahwa ia harus bersaing melawan Anda, yang akan membuatnya tidak dapat membuka hatinya bagi Anda karena takut kalah dan tersakiti.   Ia Tidak Merasa Dihargai Seorang pria tidak dapat hidup bersama dengan seorang wanita yang tidak menghargainya. Seorang pria biasanya akan memiliki seorang wanita yang ia yakin akan selalu mendukungnya dan menerimanya, bahkan di titik terendah hidupnya. Dengan memiliki wanita demikian di sisinya, ia pun dapat mengambil resiko yang lebih besar dalam hidupnya dan mungkin mencapai kesuksesan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 09 Jan 2018    16:00 WIB
9 Tanda Hubungan Anda dan Pasangan Tidak Akan Pernah Berhasil
Hubungan asmara dengan pasangan terus saja putus-sambung? Apakah Anda dan pasangan memang tidak cocok? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa hubungan Anda dan pasangan memang tidak akan pernah berhasil, tidak peduli berapa kali Anda dan pasangan putus-sambung.   Kritik dan Penghinaan Merupakan Bagian dari Masalah Kritik dan penghinaan terhadap karakter Anda atau pasangan dapat merusak hubungan asmara Anda dan pasangan karena keduanya hanya akan menciptakan lebih banyak masalah dan pertengkaran. Untuk mengatasinya, bila Anda mengatakan 1 komentar negatif mengenai pasangan Anda, maka cobalah untuk mengatakan 5 komentar positif pada pasangan Anda untuk mencairkan suasana.   Kurangnya Rasa Percaya di Antara Anda dan Pasangan Pengkhianatan terbesar dalam sebuah hubungan asmara adalah perselingkuhan dan berbohong mengenai uang. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya rasa percaya di antara Anda dan pasangan, yang seringkali tidak dapat diperbaiki lagi. Jika Anda merupakan pihak yang merusak rasa percaya ini, Anda harus menunjukkan bahwa Anda mau berubah, dapat diandalkan, dapat bersikap jujur, dan bersedia meniadakan sejumlah privasi bagi diri Anda sendiri hingga rasa percaya berhasil Anda dapatkan kembali.   Kurangnya Kontak Fisik Sentuhan merupakan dasar utama untuk membentuk ikatan dan keintiman dalam sebuah hubungan asmara. Walaupun pasangan bahagia memang akan lebih sering saling bersentuhan, akan tetapi indikator sebenarnya dari sebuah hubungan asmara yang sehat bukanlah seberapa sering pasangan Anda menyentuh Anda, tetapi seberapa sering ia menyentuh Anda sebagai respon terhadap sentubhan Anda. Intinya adalah semakin kuat respon pasangan Anda, maka semakin tinggi pula kedekatan emosional dan kepuasan di dalam hubungan asmara Anda dan pasangan. Sentuhan fisik ini bukan hanya mengenai hubungan intim, tetapi mengenai kontak fisik lain di luar hubungan intim.   Terlalu Banyak "Drama" Jika Anda dan pasangan selalu saja bertengkar, apalagi hingga terjadi kekerasan, akan lebih baik bila Anda dan pasangan berpisah. Anda dan pasangan harus sama-sama belajar bagaimana caranya mengendalikan kemarahan dan belajar untuk berkomunikasi dengan cara yang sehat.   Saling Bersikap Dingin Jika Anda dan pasangan tidak lagi bertengkar, tetapi justru bersikap acuh tak acuh satu sama lain, maka hal ini juga merupakan pertanda buruk. Sikap acuh tak acuh berarti bahwa Anda dan pasangan sudah melewati titik saling menyakiti dan tidak lagi memiliki perasaan terhadap satu sama lain.   Baca juga: 6 Tips Memulai Hubungan Asmara Baru   Ada Pihak Ketiga Jika salah satu pihak memiliki pihak ketiga, baik itu pasangan selingkuh, hubungan dengan mantan, pekerjaan, atau anggota keluarga lain dan tidak memiliki waktu untuk pasangannya, maka hubungan asmaranya pasti akan terancam.   Anda dan Pasangan Tidak Lagi Merasa Tertarik Satu Sama Lain Anda dan pasangan mungkin tidak pernah atau jarang bertengkar, akan tetapi bila Anda dan pasangan juga jarang berbicara, maka hal ini juga merupakan pertanda buruk. Hal ini menunjukkan bahwa Anda dan pasangan sudah berhenti menjadi teman dan tentu saja hubungan asmara Anda pun akan ikut terhenti setelahnya.   Kurangnya Rasa Empati Sebuah hubungan asmara sudah mencapai tahap kritis bila tidak ada lagi kepedulian terhadap perasaan pasangannya. Hal ini akan membuat masing-masing pihak merasa kesepian dan tidak diperhatikan. Keadaan ini tentu saja akan membuat Anda dan pasangan semakin menjauh dan akhirnya putus.   Tidak Adanya Usaha Untuk Memperbaiki Hubungan Bila salah satu pihak atau kedua belah pihak tidak lagi tertarik untuk memperbaiki hubungan yang sudah tidak sehat, maka tidak ada cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki hubungan asmara tersebut karena dibutuhkan usaha dari kedua belah pihak untuk mendapatkan sebuah hubungan asmara yang bahagia.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 08 Jan 2018    18:00 WIB
Tips Kembali Mesra Dengan Pasangan Setelah Memiliki Anak
Saat Anda dan pasangan sudah memiliki anak, maka waktu berduaan merupakan hal yang langka dan sulit Anda dan pasangan peroleh. Hal ini tentu saja dapat mengurangi keintiman dan kemesraan di antara Anda dan pasangan. Punya anak bukan berarti Anda dan pasangan tidak boleh lagi berkencan dan menghabiskan waktu berduaan. Jangan terus mendahulukan anak Anda, pasangan Anda haruslah menjadi yang utama bagi Anda. Dengan demikian, pernikahan Anda pun akan lebih bahagia, demikian pula dengan anak Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda dan pasangan kembali mesra walaupun telah memiliki anak atau anak-anak.   Buatlah Sendiri Hadiah Untuk Pasangan Bila Anda ingin memberikan hadiah spesial untuk ulang tahun pasangan atau anniversary pernikahan Anda, buatlah sendiri. Dengan demikian, pasangan dapat merasakan ketulusan cinta Anda dan tentu saja dapat membantu membuat hubungan Anda dan pasangan kembali mesra.   Berikan Kejutan Bila pasangan Anda suka menerima kejutan-kejutan atau hadiah kecil dari Anda, maka sesekali memberikan kembali kejutan atau hadiah kecil ini dapat menimbulkan kembali percikan cinta di antara Anda dan pasangan.   Manjakan Pasangan Anda Sesekali, manjakanlah pasangan Anda dengan melakukan semua hal yang ia sukai, misalnya membuatkan sarapan kesukaannya atau melakukan berbagai tugas rumah tangga yang menjadi kewajibannya. Dengan demikian, akhir pekannya pun akan terasa berbeda dan ia pun akan merasa betapa spesial dirinya bagi Anda.   Lakukan Hal Tak Terduga Muncul di kantor pasangan saat waktu makan siang atau memijatnya di malam hari atau menuliskan pesan cinta dan meninggalkannya di atas ponsel pasangan Anda dapat menjadi kejutan kecil yang menyenangkan dan membuatnya tersenyum di pagi, siang, dan malam hari. Keluarlah dari rutinitias harian Anda dan jadikanlah hari Anda menjadi lebih romantis hari ini.   Atur Jadwal Dengan Baik Bila Anda dan pasangan sama-sama bekerja, maka kedua belah pihak wajib saling menyesuaikan jadwal masing-masing sehingga Anda dan pasangan memiliki waktu untuk bertemu dan berkencan, bukan hanya mengurus rumah dan anak-anak.   Luangkan Waktu Untuk Berduaan Selain berbagai rencana penting lainnya, jangan lupa untuk menjadwalkan waktu kencan Anda dengan pasangan. Waktu kencan ini sangatlah penting, bahkan setelah Anda dan pasangan sudah lama menikah.   Baca juga: 7 Kalimat Untuk Mengungkapkan Rasa Cinta Pada Pasangan Anda   Ubah Cara Pikir Anda Ada beberapa orang wanita merasa bahwa seks adalah hal yang harus ia lakukan untuk memuaskan suaminya. Akan tetapi, ketahuilah bahwa seks sebenarnya adalah hal yang diperlukan oleh Anda dan suami. Seks merupakan cara yang baik untuk mengurangi seks, mendekatkan diri kembali pada pasangan, dan membuat tidur Anda dan pasangan lebih nyenyak di malam hari. Ingatlah bahwa menjaga perasaan cinta di antara Anda dan pasangan memerlukan usaha dari kedua belah pihak.   Ciptakan Momen Intim Keintiman merupakan suatu "seni" untuk membuat pasangan Anda merasa dimengerti dan diterima. Ada berbagai hal yang dapat menciptakan keintiman, mulai dari sentuhan lembut, kontak mata, dan pelukan hangat. Dengan melakukan hal ini, terutama di saat-saat sulit, maka Anda dapat meningkatkan keintiman di antara Anda dan pasangan.   Lakukan Hal yang Biasa Dilakukan Sebelum Memiliki Anak Lakukanlah berbagai hal yang biasa Anda dan pasangan lakukan sebelum memiliki anak, misalnya mengirimkan pesan singkat, memasak bersama, saling memuji, dan sebagainya. Godalah pasangan Anda dan lakukanlah berbagai hal yang sering Anda lakukan pada awal masa pernikahan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 06 Jan 2018    18:00 WIB
Bolehkah Berbohong Dalam Suatu Hubungan?
Kejujuran mungkin bukan pilihan terbaik saat berbicara tentang hubungan dengan pasangan. Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Communication Quarterly, pasangan saling membohongi satu sama lain rata-rata tiga kali dalam seminggu, tetapi hal ini bukanlah hal yang buruk. Para peneliti mencari tahu seberapa sering seseorang menyatakan kasih sayang terhadap pasangan mereka bahkan ketika mereka tidak benar-benar perasaan itu, atau dikenal sebagai kasih sayang menipu. Hal tersebut bisa berupa apa saja, misalnya ketika Anda memuji potongan rambut baru kekasih Anda padahal Anda berpikir sebaliknya, atau menciumnya ketika Anda sedang marah dengannya.   Studi ini diikuti oleh 57 partisipan (satu orang pada satu pasangan) berusia 18-27 Tahun. Minggu pertama para peneliti mengajarkan kepada mereka apa itu kasih sayang yang menipu. Setiap kali kejadian tersebut terjadi pada hubungan mereka, mereka diminta untuk menuliskan apa yang sebenarnya mereka rasakan, apa yang mereka ekspresikan pada pasangannya dan kenapa mereka melakukannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para partisipan membohongi perasaannya mereka sendiri rata-rata tiga kali dalam seminggu. Jadi apakah hal itu buruk? Ternyata tidak seburuk yang Anda pikirkan. Kebanyakan alasan mengapa mereka melakukan kebohongan tersebut karena mereka ingin menghindari konflik, perasaan negatif dan tidak ingin menyakiti perasaan pasangannya.   Secara keseluruhan kebohongan tersebut digunakan untuk mempertahankan hubungan. Dan menurut para peneliti "kebohongan putih" tidaklah menyakitkan. "Kita tidak ingin mengetahui kebenaran setiap saat" kata Horan, salah satu penulis dalam penelitian ini. Tetapi jika motif Anda melakukan kebohongan karena ingin menutupi sesuatu yang besar, seperti Anda telah berselingkuh, maka Anda sudah melakukan sesuatu yang salah.   Sumber: foxnews