Your browser does not support JavaScript!
 01 Jan 2021    19:00 WIB
Kunci Hidup Bahagia Setelah Menikah
Apakah Anda sudah menikah? Bila belum maka Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai mitos mengenai apa itu sebenarnya pernikahan yang bahagia dan apa jadinya hubungan sepasang kekasih setelah mereka menikah dan menjadi suami istri. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa mitos yang salah mengenai pernikahan dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupan pernikahan. 50% Pernikahan Berakhir Dengan Perceraian Anggapan salah ini dimulai pada tahun 1970an saat pengadilan memutuskan perceraian diperbolehkan dan banyak orang mulai melakukannya. Pada pertengahan tahun 80an, angka perceraian bahkan mencapai puncaknya hingga 66%. Akan tetapi, angka ini telah menurun sekarang. Menurut sebuah data dari lembaga sensus di Amerika pada tahun 2009, hanya sekitar 30.8% pernikahan berakhir dengan perceraian. Dan pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, hanya sekitar 3.6 orang yang bercerai di antara 1.000 orang yang telah menikah. Pasangan yang Bahagia Tidak Pernah Bertengkar Tahukah Anda bahwa jarang bertengkar justru merupakan pertanda bahwa Anda dan pasangan tidak pernah menyelesaikan permasalahan yang ada di antara kalian? Menurut seorang ahli yang telah meneliti sekitar 350 orang pasangan selama 28 tahun, kebahagiaan selalu diiringi dengan pertengkaran. Menurutnya, apa yang membedakan pernikahan yang bahagia dan tidak adalah kemampuan kedua belah pihak untuk belajar menghadapi konflik dan perbedaan pendapat dengan cara yang sehat dan produktif. Selain itu, sebuah penelitian dari the University of Tennessee menunjukkan bahwa pasangan yang mengakui bahwa mereka pun pernah bertengkar justru merasa lebih bahagia mengenai hubungan mereka dalam jangka panjang. Baca juga: Jatuh Cinta Kembali Pada Suami Pasangan yang Memiliki Anak Lebih Bahagia Daripada yang Tidak Memiliki Anak Sebuah penelitian dari United Kingdom’s Open University menemukan bahwa pasangan suami istri yang tidak memiliki anak, rata-rata, justru merasa lebih bahagia dalam kehidupan asmara mereka dibandingkan dengan pasangan yang telah memiliki anak. Penurunan rasa bahagia ini bukan berarti bahwa rasa sayang yang dirasakan oleh pasangan suami istri yang telah memiliki anak tersebut juga berkurang. Akan tetapi, hal ini hanya menunjukkan bahwa semakin banyak tanggung jawab dan peran yang harus mereka jalani (misalnya menjadi pasangan, orang tua, karyawan, pelajar, dan lain sebagainya) membuat mereka memiliki waktu dan energi yang lebih sedikit untuk pasangannya. Kehidupan Seks Orang yang Telah Menikah Buruk Sebuah penelitian yang dilakukan oleh the Center for Sexual Health Promotion di Indiana University menunjukkan bahwa seorang wanita yang telah menikah justru melakukan hubungan seks lebih sering dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki pasangan tetapi belum menikah. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan oleh Penn State juga menunjukkan bahwa rasa cinta dan komitmen yang ada di dalam kehidupan pernikahan cenderung membuat hubungan seks terasa lebih memuaskan bagi seorang wanita. Jika Telah Tinggal Bersama Sebelum Menikah, Maka Resiko Perceraian Pun Lebih Tinggi Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, para peneliti menemukan bahwa status pernikahan (sudah menikah atau belum) sepasang kekasih saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama tidak terlalu mempengaruhi kebahagiaan mereka dalam kehidupan pernikahan.Pada penelitian yang dilakukan pada lebih dari 7.000 orang pasangan, para peneliti dari the University of North Carolina di Greensboro justru menemukan bahwa berapa usia pasangan tersebut saat mulai tinggal bersamalah yang lebih menentukan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa bila pasangan baru berusia 18 tahun saat memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun mencapai angka 60%. Sementara itu, bila sepasang kekasih telah berusia 23 tahun saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun hanya sekitar 30%. Jika Anda Sungguh-sungguh Mencintai Pasangan Anda, Maka Gairah Tidak Akan Pernah Pudar Gairah sangat dipengaruhi oleh ada tidaknya hal baru dan misteri. Hal inilah yang seringkali membuat gairah di antara sepasang suami istri mulai memudar saat pernikahan telah berusia 12-16 bulan. Walaupun gairah memang akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu, akan tetapi gairah ini biasanya akan digantikan oleh jenis rasa cinta lainnya yang membuat kehidupan pernikahan sepasang suami istri menjadi langgeng dan penuh kebahagiaan. Baca juga: Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran Sumber: womenshealthmag
 01 Jan 2021    10:00 WIB
Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits
Friends With Benefits (FWB) mungkin terkesan sederhana karena hanya melibatkan hal-hal yang bersifat praktis, bukan perasaan. Namun kenyataannya, banyak orang yang menghindari hubungan jenis ini karena alih-alih menyenangkan, FWB malah membuat orang terjebak dalam perasaan yang menyakitkan. Nah, untuk meminimalisasi hal-hal tersebut, ada beberapa 'tata tertib' yang perlu dipatuhi supaya kamu tidak makan hati. Simak yuk! Sepakati Apa yang Kalian Cari Kamu harus terbuka dengan pasangan FWB-mu mengenai apa yang kamu cari. Apabila sepakat, maka hubungan akan dilanjutkan, dan sebaliknya. Keduanya juga harus terbuka dalam hal kompromi satu sama lain. Biarkan Mengalir Apa Adanya Jangan berusaha mengontrol apa pun dalam hubungan kamu, dan jadilah lebih waspada jika ia yang berusaha mengontrolnya. Jika ia berusaha menerapkan aturan seberapa sering kalian bisa bertemu atau hal apa saja yang bisa kamu lakukan bersama, mungkin barulah kamu bisa membicarakan mengenai status hubungan kalian. Jangan Berharap Lebih! FWB bukanlah batu loncatan untuk menjalin relasi yang lebih. Jadi, jangan berharap untuk mendapatkan relasi pacaran meski sebenarnya tidak menutup kemungkinan untuk menjalin hubungan lebih. Kuncinya, ketika kamu mulai jatuh cinta dengan pasangan FWB-mu, bicarakan baik-baik. Di situ kamu akan tahu apakah hubungan tersebut akan berpindah ke relasi yang lebih serius, atau malah diakhiri. Gak Boleh Posesif! Pastikan informasi yang terbuka. Beri tahu dia jika kamu sedang dekat dengan pria lain. Ingat, dia bukan kekasihmu! Jadi dia tak berhak untuk cemburu. Hal yang sama berlaku juga untuk kamu. "Teman" spesial ini bebas untuk pergi dan mendekati siapapun yang ia sukai. Bagaimana Mengakhiri Hubungan Mungkin sulit untuk membayangkan akhir dari suatu hubungan, tetapi tidak bisa dimungkiri bahwa hubungan ini hanya berlangsung sementara, tidak berlangsung selamanya. Sepakati akhir dari hubungan tersebut, apakah ketika salah satu mendapatkan tambatan hati, dalam waktu tertentu, atau apa pun itu. Secara garis besar, memiliki FWBbisa jadi hal yang sangat menguntungkan, kalau kamu sudah tahu persis apa yang kamu cari dari hubungan ini. Jika ternyata kalian menemukan kecocokan dan merasa nyaman dengan satu sama lain, then it's great - kalian bisa "mengubah" statusnya menjadi pasangan. Tapi jika kalian hanya mencari "kesenangan" dan hubungan yang ringan tanpa ikatan apa pun dikarenakan satu dan lain hal, maka ini juga bisa jadi semacam "terapi" yang baik. HAVE FUN! Baca juga: Tips Agar Tidak Mudah Cemburu Sumber: Kumparan
 31 Dec 2020    20:30 WIB
Mantan Menikah? Jangan Baper! Lakukan Hal Ini
Walaupun sudah berpisah dalam waktu yang cukup lama, tapi ketika mendengar kabar soal si mantan yang ingin menikah memang masih membuat sakit hati. Kenapa harus dia duluan yang nikah? Huhu... Tenang, tenang.. Jangan gegabah! Simak beberapa tips berikut ini ketika mantan kalian menikah duluan! Gak Perlu Cemburu Jangan biarkan kecemburuan atau perasaan galau menguasai hati dan pikiranmu. Yakinkan dirimu bahwa ia telah memilih perempuan lain yang lebih tepat untuknya dan kamu pun sudah (atau akan) bertemu dengan laki-laki lain yang tercipta untukmu. Fokuskan dirimu pada hal-hal yang bisa membuatmu lebih produktif dan menjadi lebih baik lagi. Kedewasaanmu menghadapi situasi ini bisa menjadi kunci kesuksesanmu untuk mengikuti jejaknya menuju ke pelaminan nanti. Hindari Stalking Media Sosial Calon Istrinya Kamu adalah mantan. Perempuan yang pernah hadir dan spesial di masa lalunya. Calon istrinya adalah perempuan yang akan hidup di masa sekarang dan masa depannya. Kamu dan calon istri mantanmu berbeda. Kamu nggak perlu stalking dan membandingkan dirimu dengannya. Memang apa keuntungan yang akan kamu dapatkan setelah membandingkan dirimu dengan calon istri mantanmu? Datang Ke Pernikahannya Menghadiri pesta pernikahan mantan akan memberi kesan Anda adalah pribadi yang dewasa. Di mana kejadian buruk yang terjadi di masa lampau tidak mengusik Anda di masa sekarang. Anda juga akan dinilai sebagai seseorang yang memiliki hati seluas samudera untuk memaafkan dan melupakan. Jadi, kalau Anda tidak ingin dicap kekanak-kanakan, atau masih stuck di masa lalu, atau gagal move on, sebaiknya sih Anda hadir saja ke pernikahannya. And the best part is... free dinner for tonight! Hehe.. Tampil di pernikahan mantan bukan bencana kok. Buktikan dirimu sudah dewasa dan bisa menjalani babak hidup yang baru. Melangkahlah dengan percaya diri dan rasa bahagia yang tulus ketika mantan menikah duluan.  Baca juga: Berbagai Tips untuk Melupakan Mantan Anda
 30 Dec 2020    15:00 WIB
Ini Tanda Kamu Harus Mengakhiri Hubungan
Memang sulit untuk memutuskan suatu hubungan, terlebih jika hubungan telah dijalin lama. Namun mempertahankan hubungan yang sudah tidak baik juga bukan ide bagus. Berikut ini beberapa tanda yang bisa kamu pertimbangkan untuk memutuskan hubunganmu dengan pasangan. Pertanyaan untuk putus terus muncul dalam pikiran mu Merupakan hal lumrah jika mengevaluasi hubungan ketika kamu dan pasangan sedang dalam fase kritikal. Tapi jangan abaikan "rengekan"  yang terus-menerus muncul dari dalam benak kamu. Sebab bisa jadi itu adalah sesuatu yang memang kamu inginkan atau mungkin butuhkan. Orang-orang terdekat khawatir denganmu Kadang orang lain memang lebih jeli memberikan penilaian ketimbang diri sendiri. Jika ternyata hampir semua orang terdekat kamu mengutarakan kekhawatiran mereka akan hubungan kamu, bisa jadi mungkin hubungan kamu memang bermasalah hingga bahkan orang lain pun dapat melihatnya. Kondisi emosional pasangan tidak menentu Ada saatnya pasangan bersikap sangat manis kepada kamu, namun di lain waktu ia begitu meledak-ledak ketika kamu lupa mengirimkan pesan singkat di pagi hari. Paranoid, over-protektif, dan moody adalah hal yang kamu anggap wajar jika ia melakukannya. Kamu tidak bisa menegurnya, dan hanya bisa pasrah dengan kondisi emosionalnya. Jika terjebak dengan pasangan seperti ini, hal terbaik dan pintar yang dapat kamu lakukan adalah keluar dari hubungan ini. Kamu dan pasangan tidak dapat menyelesaikan masalah Saat menghadapi masalah, yang kamu berdua lakukan hanyalah berargumentasi habis-habisan tanpa pernah benar-benar diselesaikan sampai tuntas. Atau sebaliknya, kamu berdua hanya mendiamkan masalah tersebut dan berharap akan selesai sendirinya. Ini tidak sehat. Kamu harus mulai belajar mencari solusi terhadap masalah, bukan sekadar memperdebatkannya atau malah mendiamkan. Jika tetap tidak bisa, mungkin inilah saatnya untuk mengakhiri hubungan. Baca juga: Putus Cinta, Ini Reaksi Tubuh Mu
 29 Dec 2020    11:00 WIB
Mungkinkah Pria Bisa Mencintai Dua Wanita?
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan aplikasi Celebalike, ternyata pria bisa menyukai 2 hingga 3 wanita lain meski sedang menjalin hubungan. Survei yang dilakukan pada beberapa pria kantoran ini menunjukkan bahwa setidaknya ada 2 rekan kerja wanita yang menarik perhatian mereka. Tempat kerja memang dikenal jadi salah satu tempat paling umum di mana bibit perselingkuhan kerap muncul. Namun, kantor bukan jadi satu-satunya tempat, lho. Bahkan 1 dari 10 pria yang mengikuti survei menganggap tetangga wanita mereka lebih cantik, dan seperlimanya mengungkapkan bahwa mereka menyukai pasangan temannya. Peneliti dari aplikasi Celebalike mengungkapkan adanya stereotip umum bahwa pria lebih mudah tertarik pada wanita lain di luar hubungannya. Dari hasil penelitian tersebut pun menunjukkan bahwa kebanyakan pria memang memiliki rahasia yang disembunyikan dari pasangannya. Lalu, apakah hal ini normal? Sebenarnya, jika seorang pria atau wanita tertarik pada orang lain di luar hubungannya, hal itu adalah normal dan wajar. Namun, seharusnya perasaan itu tidak memengaruhi kualitas dan komitmen yang mereka miliki dalam hubungan saat ini. Sebut saja seperti pasangan Hollywood, Will Smith dan Jada Pinkett-Smith. Saat diwawancara oleh sebuah media, keduanya sangat terbuka akan ketertarikannya terhadap aktris Eva Mendes, setelah bekerja sama dalam film Hitch dan The Women. Bahkan, hal ini sempat menimbulkan rumor keretakan pernikahan mereka yang telah berusia 17 tahun. Baca juga: Mitos Seputar Perselingkuhan Hal lain yang mengkhawatirkan dari penemuan ini adalah 1 dari 10 pria yang merasa bahwa pasangan mereka tidak semenarik dulu. Inilah yang membuat mereka mencari pelampiasan pada orang lain.  Selain itu, 1 dari 4 pria juga mengungkapkan bahwa pacar mereka adalah sosok pencemburu sehingga mereka merasa "tidak nyaman" dalam hubungan tersebut. Well, jika pasangannya melihat berita ini, apakah mereka bisa disalahkan untuk merasa cemburu? Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa 43% pria akan main mata dengan wanita lain di belakang pasangan mereka, bahkan 1 dari 10 pria tersebut juga mengungkapkan bahwa hal itu adalah hal yang biasa dan terjadi sehari-hari. Ironisnya, hanya 1 dari 5 pria yang menunjukkan bahwa mereka memilih untuk setia dengan pasangannya saat ini. Bahkan mereka juga tak berniat atau punya keinginan untuk melirik wanita lain meski sedang tidak bersama pasangannya. Namun, walau hasil penelitian menunjukkan lebih banyak pria yang cenderung "tidak setia", mereka tetap berusaha untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaan tersebut karena menghargai pasangan mereka. Selain itu, mereka juga sadar bahwa rasa ketertarikan yang dimiliki pada orang lain bisa menciptakan masalah dalam hubungan saat ini. Sikap ini pun akhirnya memicu banyak pertanyaan. Apakah kamu sebagai wanita keberatan jika pasanganmu menggoda wanita lain tanpa sepengetahuanmu? Atau kamu justru bisa menolerirnya karena itu hanya sebatas "godaan" yang tidak berujung pada fisik dan emosional? Pada akhirnya, arti "selingkuh" dalam setiap hubungan cukup beragam dan setiap pasangan memiliki batasannya masing-masing. Namun, tak ada salahnya untuk memikirkan apabila pasanganmu selingkuh, apakah kamu siap untuk memaafkannya? Baca juga: Mengembalikan Rasa Percaya Setelah Diselingkuhi Sumber: Herworld
 28 Dec 2020    18:00 WIB
Tetap Langgeng dan Bahagia Meski LDR
Hubungan jarak jauh alias LDR (Long Distance Relationship) memang gak mudah untuk dilakukan. Gimana enggak susah, kamu dan pasangan dipisahkan oleh jarak bahkan waktu. Pastinya kamu dan pasangan harus kuat dan tahan menghadapi berbagai risiko yang akan datang. Meskipun akan ada hambatan, tapi bukan berarti LDR tidak bisa kamu jalani lho, Ladies! Berikut ini ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan agar hubungan LDR tetap langgeng dan bahagia, simak yuk! Ketahui Jadwal Pasangan Bagi pasangan LDR, komunikasi adalah kunci. Nah, agar komunikasi kalian berdua lancar kalian perlu mengetahui jadwal pasangan kalian. Cara ini juga berguna ketika salah satu dari kalian ada yang belum kasih kabar karena padatnya kesibukkan. Jadi gak saling tuduh, toh?! Buatlah LDR sebagai "Kesempatan" Anggap LDR ini sebagai proses pembelajaran bagi Anda berdua. Lihatlah LDR sebagai cara untuk mengetes rasa cinta antara Anda berdua. Daripada berpikir bahwa LDR ini hanya akan memisahkan Anda berdua, seharusnya Anda percaya bahwa melalui LDR Ini, justru ikatan antara Anda berdua akan semakin kuat. Lakukan Hal-hal yang Sama Perbanyak rekomendasi film, musik, atau buku yang Anda sukai kepada pasangan. Bahkan, tak ada salahnya pula memperbanyak diskusi tentang berita terbaru yang menarik perhatian Anda. Saat Anda melakukan hal-hal yang sama, maka semakin banyak kesamaan antara kalian berdua. Hal ini baik untuk menciptakan pengalaman yang bisa dibagi bersama meski Anda tinggal berjauhan. Saling Mengunjungi Waktunya bertemu pasti menjadi hal yang paling membahagiakan bagi para pasangan LDR. Namun, gak selalu dia yang harus pulang untuk mengunjungimu kok, girls! Jika waktu dan keadaannya tepat, gak ada salahnya jika kamu yang mengunjungi dia. Selain bakal menebus rasa kangen, siapa tahu pasanganmu akan jadi lebih semangat saat tahu bahwa kamu mau usaha mengunjunginya? Baca juga: LDR? Gak Masalah...
 25 Dec 2020    21:00 WIB
Pacar Kamu Posesif? Tinggalin!
Posesif sebenarnya salah satu sifat yang umum dimiliki siapapun. Tapi jika sifat ini sudah dilakukan berlebihan dan didiamkan saja, sifat posesif ini akan membatasi kebebasan dan membawa efek negatif pada hubungan kalian lho! Nah daripada kamu terjebak sama pasangan posesif, yuk lihat ciri-ciri dari pacar posesif berikut ini: Doyan Periksa Handphone dan Media Sosialmu Ini adalah salah satu tanda pacar posesif. Ia harus tahu password di handphone dan semua akun media sosialmu. Bahkan, ia selalu membaca pesanmu. Ia juga selalu mengecek update foto dan status yang kamu buat setiap waktu, atau memantau dengan siapa saja kamu berinteraksi. Meski kalian adalah pasangan dan tak perlu ada yang harus disembunyikan, sikap posesifnya itu tidak boleh dibiarkan. Dalam hubungan, kalian harus tetap memiliki batasan dan privasi. Alih-alih jadi pasangan, ia justru lebih terlihat bak seorang stalker. Cemburu pada Semua Orang Dekatmu Mengawasimu tidak cukup, ia bahkan mudah marah dan cemburu terhadap semua orang yang berada di dekatmu. Rasa cemburu ini juga sering muncul tanpa alasan jelas. Bahkan, akibat cemburunya itu, ia bisa meneror semua orang, termasuk sahabat dekatmu. Wajib Lapor Pasanganmu selalu memantau gerak-gerikmu dan memintamu untuk melapor setiap waktu. Meski aturan ini tidak tertulis di atas kertas, ia selalu bertanya dengan siapa kamu berinteraksi dan ke mana saja kamu pergi saat sedang tidak bersamanya. Bukannya terkesan ingin tahu, sikapnya ini justru lebih mirip interogasi. Serius deh, kamu enggak membutuhkan sosok "satpam" dalam hubungan, melainkan orang yang bisa memercayaimu. Baca juga: Kenali Tanda-tanda Kekerasan Dalam Hubungan Anda Enggak Percaya Sama Kamu Tanda pacar posesif bisa juga terlihat dari rasa percaya yang mulai memudar. Entah apa yang ia pikirkan, namun ia mulai tidak memercayaimu. Saat kalian sedang tidak bersama, ia selalu meminta dikirimkan foto atau mengajakmu Facetime sebagai bukti keberadaanmu dan apa yang sedang kamu lakukan. Mengatur dengan Siapa Kamu Harus Berteman Pasangan mulai mengatur dengan siapa kamu boleh berteman. Tanpa disadari, semakin lama kamu akan semakin jauh dari teman-teman dan keluargamu karena alasan yang tidak logis. Ini adalah salah satu akibat paling mengerikan yang bisa terjadi saat berpacaran dengan sosok yang posesif. Masih kuat bertahan sama orang macam gini? Yang harus diingat, hubungan yang sehat memang perlu kerja keras tapi tetap harus saling mengutamakan kebahagiaan dan kenyamanan satu sama lain yaa...
 25 Dec 2020    13:50 WIB
Hanya Tertarik Pada Orang Pintar? Mungkin Kamu Tipe Sapioseksual
Ketika ngobrolin soal orientasi seksual, pernahkah kamu mendengar sapioseksual? Sapioseksual merupakan istilah untuk menyebut seseorang yang terangsang secara seksual pada kecerdasan. Dengan kata lain mereka akan tertarik pada orang dengan kecerdasan tinggi dan mengutamakan karakter itu sebagai kriteria untuk memilih pasangan. Lalu, apa ciri-ciri seorang sapioseksual? Yuk cek di bawah ini, mungkinkah kamu termasuk sapioseksual? Perlu waktu lama untuk penjajakan Seorang sapioseksual biasanya butuh waktu lama untuk mengenal seseorang sebelum memutuskan berpacaran dengannya. Bahkan terkadang hubungan asmara diawali dulu dengan pertemanan. Sebab dia harus mengenali orang tersebut dengan lebih mendalam dan bukan dari 1-2 kali pertemuan saja. Menghindari obrolan ringan Seorang sapioseksual biasanya lebih memilih topik yang berat dan serius untuk dibahas daripada hal-hal receh atau sekadar basa-basi. Sebab mereka akan terangsang dengan pembicaraan yang cerdas. Jadi jika pasangan atau gebetan kamu terus membuatmu berpikir lebih kritis tentang banyak hal, kemungkinan besar mereka tertarik pada kecerdasan dan wawasan dibandingkan hal untuk bersenang-senang. Tertarik kepada Kerendahan Hati Selain fokus dengan kecerdasan pasangannya, seorang sapioseksual juga tertarik dengan kerendahan hati. Secara alami mereka tertarik dengan orang-orang yang memiliki empati, penuh kasih dan memahami orang lain dengan lebih baik karena itu salah satu ciri kecerdasan. Selalu memuji kecerdasan Apakah kamu sering dipuji dalam sebuah proses atau dipuji saat memberikan pengetahuan baru ke pasangan? Jika ya, bisa jadi dia adalah sapioseksual. Mereka secara alami tertarik pada orang-orang yang menunjukan pemahaman dan kecerdasan yang lebih tinggi. Kalau hal tersebut kerap terjadi pada kamu berarti pasangan ada kecenderungan sapioseksual. Jenis pintar bagimu nggak cuma pintar yang "kutu buku" Meski seorang sapioseksual tertarik pada orang pintar, yang dimaksud pintar di sini bukan hanya yang pintar akademis. Kecerdasan emosional juga penting buatmu. Kamu juga melihat kemampuan seseorang memecahkan masalah dengan baik termasuk kategori cerdas. Tapi kalau kamu memang suka tipe-tipe yang kutu buku juga ada kemungkinan kamu termasuk sapioseksual seperti dilansir dari Bustle. Jadi, ada berapa tanda yang sesuai dengan dirimu? Baca juga: FETISH Sumber: Detik
 24 Dec 2020    11:00 WIB
Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran
Setiap pasangan yang telah menikah pasti pernah mengalami pertengkaran. Salah satu kunci penting untuk memperoleh kehidupan pernikahan yang bahagia adalah mengetahui bagaimana caranya menghadapi konflik. Hal penting yang perlu diingat adalah mencoba menghindari pertengkaran dengan cara apapun justru dapat menghancurkan kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Jadi, bagaimana caranya menghadapi pertengkaran dengan pasangan setelah menikah? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara untuk mengatasi pertengkaran setelah menikah: Pastikan Anda dan pasangan sama-sama mengetahui apa masalah yang sedang dibahas Jika salah satu atau kedua belah pihak merasa terlalu kesal untuk membahas masalah yang ada, maka tentukanlah waktu kapan Anda dan pasangan akan kembali membahas permasalahan tersebut Bersikaplah fleksibel dan terbuka mengenai jalan keluar yang ada selain dari pendapat Anda. Keinginan untuk berkompromi merupakan hal yang penting Jangan berusaha untuk membuat pasangan Anda merasa kesal. Jangan menyindir atau bersikap sinis mengenai pendapat pasangan Anda Jangan saling menginterupsi. Dengarlah apa yang dikatakan oleh pasangan Anda. Perhatikan bahasa tubuh Anda dan apa yang ditunjukkannya Berbicaralah dengan tenang dan sopan. Berteriak dan marah-marah tidak akan membuat Anda dan pasangan menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada Ingatlah bahwa pertengkaran yang adil dapat sangat bermanfaat bagi kehidupan pernikahan Anda. Jadi, bertengkarlah untuk kebaikan pernikahan Anda, bukan untuk menang Sumber: about
 23 Dec 2020    13:00 WIB
Ide Kado Natal Untuk Tiap Zodiak
Hore sebentar lagi Natal! Selamat untuk teman-teman Kristiani ya. Perayaan Natal tahun ini jelas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita masih di tengah Pandemi Covid-19. So, buat teman-teman yang merayakan Natal, tetap jaga jarak dan jangan lupa pakai masker ya. Dalam perayaan Natal, biasanya ada acara tukar kado atau memberikan hadiah Natal buat keluarga dan orang terkasih kan. Nah buat kamu yang masih bingung, ini ada ide hadiah Natal yang cocok buat tiap zodiak. Simak yuk! CAPRICORN Capricorn sebenarnya tipe yang menyukai kado Natal apapun. Namun, Capricorn akan jauh lebih senang jika diberi sesuatu yang bermanfaat dan dapat digunakan sehari-hari. AQUARIUS Kado Natal barang-barang unik dengan model enggak biasa atau buku bacaan yang menarik, jadi pilihan tepat buat si independen dan kreatif, Aquarius! PISCES Termasuk tipe yang sensitif dan peka, Pisces cocok banget diberikan kado berupa sesuatu yang handmade, misalnya dompet rajut atau gelang buatan si pemberi. Dijamin Pisces bakal ceria dan happy banget! Selain itu, karena sosoknya yang kreatif, kita juga bisa memberi si Pisces satu set alat gambar atau buku yang menarik. ARIES Karena Aries suka banget mencoba hal baru, kado Natal yang cocok untuknya adalah perlengkapan olahraga favoritnya atau sesuatu yang belum ia miliki sebelumnya. Aries juga ternyata suka banget kalau diberi kado natal yang berwarna-warni, misalnya scarf warna cerah untuk kakak atau adik kita yang berzodiak Aries! TAURUS Kado Natal berupa baju atau parfum branded atau bisa jugaaksesori yang spesial cocok banget untuk si suka menolong, Taurus. GEMINI Buat hadiah Natal, kita bisa memberi si ramah yang kadang suka random, Gemini, berupa sepatu yang kece atau barang yang bikin penampilan Gemini jadi makin stand out! CANCER Kalau untuk Cancer, kado Natal yang cocok itu berupa barang-barang handmade ataupun barang etnik dan tradsional dijamin bakaal bikin mereka happy banget. LEO Enggak perlu bingung untuk kasih kado Natal buat Leo, lho! Simpel banget, kita bisa mentraktir atau memberi Leo voucher makan di restoran favorit yang punya berbagai menu enak. Yeayy! VIRGO Termasuk zodiak yang kreatif dan selalu berusaha keras, kado Natal buat Virgo sebaiknya yang berhubungan dengan hal-hal DIY (Do It by Yourself) ataupun barang-barang lucu buat dekor kamar. Baca juga: Bercinta dengan Si Virgo, Hmm… LIBRA Mirip seperti Virgo, Libra juga bakalan senang kalau kita kasih berbagai barang lucu dan unik untuk mendekor kamar. Misalnya saja pigura lucu, lilin aroma terapi yang unik, atau rak-rak simpel yang bisa dirakit sendiri. SCORPIO Kado Natal berupa oversized sunglasses kekinian atau puzzle seru jadi pilihan tepat untuk si misterius, Scorpio! SAGITARIUS Berjiwa petualang, Sagittarius akan senang banget ketika dikasih kado Natal berupa tiket perjalanan liburan ke destinasi wisata seru! he-he. Atau bisa juga kita kasih barang yang mendukung hobi jalan-jalannya, seperti tas ransel baru yang multifungsi. Baca juga: 4 Tanda Seorang Pria Telah Jatuh Cinta Pada Anda Sumber: Cewek Banget