Your browser does not support JavaScript!
 12 Sep 2020    17:00 WIB
Kaki Datar dan Hubungannya Dengan Kesehatan
Apakah Anda pernah mendengar istilah kaki datar (pes planus)? Kaki datar adalah suatu keadaan di mana lengkung kaki seseorang tampak tidak ada (rata) atau sangat rendah.   Diagnosa Kaki Datar Lalu bagaimana cara mengetahui apakah Anda memiliki kaki datar atau tidak? Kaki datar hanya dapat diketahui saat seseorang berdiri atau berjalan. Saat seseorang dengan kak datar berdiri atau berjalan, maka lengkung kakiny akan mendatar. Selain itu, kakinya mungkin akan tampak miring ke arah dalam (pronasi subtalar berlebihan). Pada anak-anak, diagnosa kaki datar baru dapat diketahui setelah mereka berusia lebih dari 10 tahun. Hal ini dikarenakan lengkung kaki anak-anak belum sepenuhnya berkembang hingga mereka berusia 10 tahun.   Mengapa Kaki Datar Bisa Terjadi? Karena ada banyak hal yang dapat menyebabkan kaki datar, maka sulit mengetahui apa penyebab pasti terjadinya kaki datar. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya kaki datar adalah faktor keturunan, yang membuat otot menjadi lebih lemah atau kaku atau jaringan ikat menjadi lemah. Selain itu, kesalahan memilih alas kaki juga dapat menyebabkan terjadinya kaki datar, misalnya menggunakan sepatu yang membatasi pergerakan jari kaki, seperti sepatu hak tinggi.   Baca juga: Telapak Tangan dan Kaki Sering Basah??? Berikut Cara Mengatasinya…   Apakah Memiliki Kaki Datar Akan Menyebabkan Nyeri Kaki? Berbeda dengan anggapan banyak orang, orang yang memiliki kaki datar tidak selalu mengalami nyeri dan memiliki resiko tinggi mengalami cedera. Namun, memiliki kaki datar akan memberikan tekanan tambahan pada otot, jaringan ikat, dan persendian Anda; yang dapat menyebabkan nyeri pada telapak kaki, kaki, pinggul, dan punggung Anda saat Anda berdiri atau berjalan. Selain itu, seseorang yang memiliki kaki datar juga dapat merasa lelah atau kakinya terasa nyeri setelah berjalan atau berdiri dalam waktu lama.   Apakah Pengobatan Diperlukan? Pengobatan hanya diperlukan jika kaki datar menyebabkan timbulnya nyeri pada telapak kaki atau kaki. Jika tidak menyebabkan nyeri, maka tidak ada pengobatan yang perlu dilakukan. Akan tetapi, pada beberapa kasus yang berat, pengobatan mungkin diperlukan untuk mencegah terjadinya cedera di masa yang akan datang.   Pilihan Pengobatan Kaki Datar yang Tersedia Seperti gangguan kesehatan lain, diagnosa dan terapi sedini mungkin merupakan hal yang penting karena keluhan biasanya akan semakin memburuk seiring dengan berlalunya waktu. Pengobatan awal biasanya bukanlah tindakan pembedahan. Pengobatan pertama yang biasa dilakukan adalah olahraga peregangan betis. Hal ini bertujuan untuk menguatkan dan memanjangkan tendon Achilles dan otot betis belakang, yang memang turut berperan dalam terjadinya kaki datar. Selain itu, penggunaan alas kaki tambahan di dalam sepatu atau ortotik dapat membantu memperbaiki kaki yang datar. Tindakan pembedahan biasanya dipertimbangkan bila pengobatan lain tidak memberikan respon. Tergantung pada kondisi kaki penderita, maka ada beberapa pilihan tindakan pembedahan yang dapat dilakukan, yaitu: Memanjangkan tendon Achilles Osteotomi kalkaneus, merupakan tindakan pembedahan untuk mengubah letak tulang tumit, yang dapat meluruskan kaki Rekonstruksi tendon tertentu, misalnya tendon tibialis posterior   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 03 Jul 2020    16:00 WIB
Jari Tidak Dapat Kembali Lurus Setelah Ditekuk? Hati-hati Trigger Finger!
Trigger finger merupakan suatu kondisi menyakitkan yang menyebabkan jari tangan atau ibu jari terkunci atau tidak dapat kembali ke tempatnya semula saat ditekuk. Trigger finger terjadi saat tendon (jaringan ikat) di dalam jari atau ibu jari meradang. Tendon merupakan jaringan ikat yang menghubungkan antara otot dan tulang. Tendon dan otot pada tangan dan lengan akan menekuk dan meluruskan jari tangan dan ibu jari. Tendon biasanya dapat bergerak dengan mudah karena adanya suatu membran pelubrikasi di sekitar persendian. Membran ini disebut dengan membrane sinovium. Akan tetapi, kadangkala tendon dapat meradang dan membengkak. Iritasi dalam jangka panjang pada pembungkus tendon dapat menyebabkan terbentuknya jaringan ikat dan penebalan, yang akan mengganggu pergerakan tendon. Saat hal ini terjadi, menekuk jari atau ibu jari dapat menarik tendon yang meradang ke dalam pembungkusnya yang sempit, yang akan membuat tendon tertarik atau terjepit.   Penyebab Trigger Finger Trigger finger dapat disebabkan oleh gerakan berulang atau memaksa jari atau ibu jari melakukan suatu gerakan tertentu. Selain itu, menderita artritis reumatoid, gout, dan diabetes juga dapat menyebabkan terjadinya trigger finger. Menggenggam sesuatu benda dengan kuat dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan terjadinya trigger finger.   Siapa yang Bisa Terkena Trigger Finger? Petani, pekerja industri, dan musisi seringkali mengalami trigger finger karena mereka sering melakukan pergerakan berulang pada jari dan ibu jarinya. Bahkan para perokok juga dapat mengalami trigger finger karena menggunakan korek api secara berulang. Trigger finger lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria dan paling sering mengenai orang yang berusia antara 40-60 tahun.   Baca juga: Ini Dia Alasan Mengapa Jari Tangan Anda Selalu Dingin…   Apa Gejala Trigger Finger? Salah satu gejala awal trigger finger yang sering ditemukan adalah rasa nyeri pada dasar jari atau ibu jari. Nyeri biasanya dirasakan pada saat menekuk atau meluruskan jari. Rasa nyeri ini biasanya akan memburuk setelah mengistirahatkan jari atau ibu jari dan saat melemaskan jari. Pada beberapa kasus, keadaan ini dapat semakin memburuk, di mana jari atau ibu jari tidak dapat menekuk atau meluruskan dirinya sendiri dan membutuhkan bantuan dari tangan lain.   Bagaimana Mendiagnosa Trigger Finger? Trigger finger biasanya didiagnosa melalui pemeriksaan fisik pada tangan dan jari-jari tangan. Pada beberapa kasus, jari dapat terlihat membengkak dan mungkin ada suatu benjolan pada persendian di dalam telapak tangan. Jari dapat terkunci pada posisi menekuk atau menjadi kaku dan sakit. Tidak diperlukan pemeriksaan foto rontgen atau pemeriksaan laboratorium untuk mendiagnosa trigger finger.   Bagaimana Mengobati Trigger Finger? Langkah pertama untuk mengatasi trigger finger adalah dengan mengistirahatkan jari atau ibu jari. Dokter mungkin perlu memasang bidai pada tangan untuk mencegah sendi bergerak. Jika gejala terus berlangsung, dokter mungkin akan memberikan obat anti radang seperti ibuprofen atau naproxen. Dokter juga mungkin merekomendasikan penyuntikan steroid ke dalam pembungkus tendon. Jika gejala tidak juga membaik, tindakan pembedahan mungkin perlu dilakukan.   Berapa Lama Masa Penyembuhan Trigger Finger? Waktu penyembuhan trigger finger bervariasi tergantung pada keparahan gejala. Pilihan pengobatan yang dilakukan juga akan mempengaruhi berapa lama masa penyembuhan berlangsung. Misalnya pemasangan bidai biasanya harus dilakukan selama 6 minggu. Akan tetapi, pada sebagian besar kasus, gejala trigger finger akan membaik dalam waktu beberapa minggu dengan mengistirahatkan jari dan mengkonsumsi obat anti radang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 06 Mar 2020    18:00 WIB
Konsumsi Protein Dengan Baik Dapat Menaikkan Berat Badan?
Hampir semua orang ingin memiliki bentuk tubuh dan berat badan yang ideal. Ada yang ingin menurunkan berat badan namun ada juga yang ingin menaikkan berat badan. Apakah saat ini Anda sedang ingin menaikkan berat badan? Salah satu cara untuk Anda menaikkan berat badan yaitu konsumsi protein Mengapa Anda membutuhkan protein? Protein dapat membantu membentuk massa otot. Anda tidak inginkan menaikkan berat badan namun hanya berisi lemak. Maka yang harus Anda lakukan: 1.      Konsumsi makanan tinggi protein Makanan tersebut seperti: telur, daging merah, makanan laut, ikan, produk kedelai, kacang-kacangan dll merupakan sumber makanan yang sangat kaya protein. Untuk tambahan ekstra, dianjurkan untuk mengkonsumsi roti gandum dengan makanan tinggi protein seperti selai kacang. 2.      Hindari makan satu jenis makanan terlalu banyak Meski protein membantu membentuk otot Anda. Namun Anda harus menyeimbangkan diet Anda dengan asupan pendukung lain yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran. 3.      Olahraga yang teratur Apabila Anda konsumsi protein berlebih Anda tentu harus membantunya dengan melakukan olahraga yang teratur. Usahakan lakukan latihan yang dapat membentuk otot seperti angkat beban.  4.      Tidak terlalu banyak Konsumsi protein terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan kembung, sakit perut atau kram. Anda dapat mencoba kiat diatas. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan Anda lakukan dengan baik dan konsisten. Sumber: stylecraze
 13 Feb 2020    11:00 WIB
Apakah Bentuk Perut Dapat Kembali Seperti Semula Setelah Melahirkan?
Hamil dan melahirkan dapat menyebabkan terjadinya berbagai perubahan pada tubuh Anda. Beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh Anda adalah payudara menjadi lebih turun, terbentuknya stretch mark atau selulit pada perut, dan vagina Anda pun akan tampak lebih hitam. Akan tetapi, selain berbagai perubahan di atas, ada 1 lagi perubahan yang seringkali membuat para ibu baru ini merasa frustasi yaitu perut menjadi lebih besar dan kendor. Jadi, apakah mungkin bagi seorang wanita untuk kembali memiliki perut rata dan kencang seperti saat sebelum hamil dan melahirkan? Pada kenyataannya, walaupun faktor genetika dan tingkat aktivitas fisik sebelum Anda hamil juga turut berperan, akan tetapi setiap wanita yang pernah hamil dan melahirkan tetap harus menerima kenyataan bahwa pasti ada sejumlah "pelebaran" pada perut yang bersifat permanen. Sejumlah wanita mungkin akan kembali memiliki perut rata setelah hamil dan melahirkan, akan tetapi, sebagian besar wanita membutuhkan usaha yang sangat keras untuk memperoleh perut ratanya kembali atau bahkan harus menerima kenyataan bahwa perutnya tidak dapat kembali rata seperti semula. Hal ini dikarenakan dibutuhkan waktu 9 bulan untuk membuat perut Anda membesar seiring dengan pertumbuhan bayi Anda, jadi merupakan hal yang masuk akal bila perut Anda juga membutuhkan waktu yang hampir sama untuk kembali rata seperti semula. Dan hal ini pun dapat terjadi bila Anda hanya mengalami peningkatan berat badan sesuai dengan rekomendasi dokter, yaitu sekitar 12.5-15 kg selama hamil. Mengalami peningkatan berat badan lebih banyak daripada 15 kg berarti akan ada sejumlah lemak yang masih tersisa di tubuh Anda, yang sulit untuk dihilangkan. Selain itu, perut yang tetap besar dan menonjol setelah melahirkan juga dapat terjadi akibat penumpukkan kulit yang telah kehilangan elastisitasnya, yang tidak dapat diperbaiki (dikencangkan) dengan melakukan sit up. Akan tetapi, bila Anda merupakan ibu baru yang sedang berusaha mengembalikan bentuk tubuh Anda seperti semula (sebelum hamil) atau calon ibu yang khawatir bentuk tubuhnya tidak dapat kembali seperti semula paska melahirkan, maka Anda tidak perlu merasa khawatir, terutama bila Anda bukanlah seorang selebritis yang memang harus memiliki bentuk tubuh sempurna. Ingatlah bahwa yang terpenting adalah menjaga kesehatan Anda.   Baca juga: Berbagai Jenis Pemeriksaan yang Biasa Dilakukan Pada Trimester I Kehamilan   Sumber: womenshealthmag
 30 Dec 2019    18:00 WIB
Mau Perut Sixpack Tanpa Pergi ke Gym? Ini Caranya!
Sudah sukses membuat perut Anda tampak rata? Apalagi langkah selanjutnya sekarang? Ternyata tidak hanya pria yang dapat membuat perutnya menjadi sixpack, Anda juga bisa. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara praktis untuk membentuk perut menjadi sixpack tanpa harus pergi ke gym.   BICYCLE CRUNCH Untuk melakukan bicycle crunch, Anda harus berbaring di lantai dengan tubuh lurus menempel pada lantai, di mana kedua tangan ditempatkan di samping kepala, kemudian angkatlah kedua kaki sedikit ke atas, tekuk kaki kiri dan kanan secara bergantian seperti saat Anda akan mengayuh sepeda, lalu angkat kepala dan tubuh bagian atas dan arahkan siku kanan ke lutut kiri secara bergantian.   Baca Juga: 8 Olahraga Untuk Menguatkan Tulang   HIP EXTENTION Untuk melakukan hip extention, berbaringlah terlentang, kemudian tumpukan kedua kaki pada swiss ball dengan kedua tangan rileks di samping tubuh, lalu angkatlah kedua kaki secara bergantian ke atas, Ulangi hal ini sebanyak 10 kali untuk masing-masing kaki.   MOUNTAIN CLIMBER Mountain climber adalah latihan full body workout dengan melibatkan sebagian besar otot-otot tubuh dan dapat membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat. Caranya adalah posisikan tubuh seperti gerakan push up, dengan tangan bertumpu pada lantai dan kaki kanan ditekuk ke depan, Tukar posisi kaki kiri dan kanan dengan cepat sehingga kaki kanan lurus ke belakang dan kaki kiri ditekuk ke arah tubuh. Terus ulangi gerakan ini beberapa kali, setidaknya hingga 10 kali.   HIP RAISE Pada hip raise, berbaringlah terlentang dengan kedua tangan terbuka di samping tubuh, kemudian tekuklah lutut Anda ke arah atas, kemudian angkat pinggul Anda ke atas, tahan posisi ini selama beberapa saat, kemudian kembalilah ke posisi semula. Yang terpenting dari berbagai jenis latihan ini adalah Anda harus melakukannya secara teratur dan menjaga pola makan serta asupan protein Anda sehingga latihan ini pun sukses membentuk otot perut Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: bodyandhealth
 28 Oct 2019    11:00 WIB
5 Cara Membakar Lemak Lebih Banyak Saat Kelas Zumba
Jatuh cinta pada Zumba? Anda tidak sendirian, banyak orang yang menyukai aktivitas olahraga yang satu ini. Diketahui program Zumba mampu membakar kalori dengan cepat dan Anda akan merasa senang sewaktu melakukannya. Seperti yang kita ketahui Zumba memang dapat membantu membakar kalori dengan cepat. Namun bila Anda ingin dapat membakar kalori lebih banyak saat Zumba maka ada beberapa cara yang harus dilakukan, seperti: Nikmati Zumba merupakan olahraga yang menyenangkan, yang harus Anda lakukan adalah menikmati, ikuti gerakan, dengarkan musik,, bersenang-senang. Jangan terlalu kaku dan berpikir terlalu banyak. Maksimalkan gerakan lengan Anda Selama bergerak, pastikan untuk memaksimalkan gerakan lengan Anda. Hal ini akan meningkatkan pembakaran kalori dan melibatkan banyak otot lengan Anda. Naik, turun Saat instruktur Anda meragakan beberapa gerakan yang dilakukan seperti gerakan naik dan turun, maka sebaiknya Anda ikuti karena hal ini akan meningkatkan pembakaran kalori selain akan membentuk otot bokong, pinggul dan paha. Goyangkan badan Anda Pada saat Zumba, akan ada banyak gerakan yang menggoyangkan dada, bokong dan pinggul, usahakan untuk mengikutinya secara maksimal. Bergeraklah Saat Anda melakukan Zumba mungkin Anda belum mampu menguasai setiap gerakan. OK! Tidak masalah, tetap bergeraklah, usahakan selama Zumba Anda tetap bergerak agar dapat membakar banyak kalori. Apabila Anda rutin melakukan Zumba maka lama kelamaan Anda akan mampu mengikuti gerakan dengan benar dan merasa nyaman untuk melakukannya.   Sumber: shape
 03 Jul 2019    16:00 WIB
9 Pertolongan Pertama Ketika Otot Terasa Ngilu
Apakah Anda pernah mengalami otot terasa cekat-cekot? Bila iya, rasanya pasti sangat mengganggu. Otot terasa cekat-cekot atau nyeri otot bisa saja Anda alami saat melakukan aktivitas berat seperti setelah berolahraga atau aktivitas lain. Rasanya memang sangat mengganggu. Namun jangan biarkan aktivitas Anda malah akan terganggu Berikut adalah cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi nyeri otot, silahkan disimak ulasan dibawah ini: 1.      Istirahatkan otot Apabila Anda mengalami nyeri otot maka segera istirahatkan otot yang terasa nyeri selama 24-48 jam setelah latihan atau aktivitas yang menyebabkannya sakit. Setelah itu untuk sementara waktu jangan melakukan latihan berat lagi, usahakan latihan yang Anda lakukan kurang dari 50% mulai dari berat, jarak dan kecepatan latihan yang membuat otot Anda terasa sakit. Ini merupakan adalah cara terbaik untuk menghindari rasa sakit yang berlebihan. 2.      Pijat tubuh Anda Saat Anda melakukan aktivitas yang berlebihan biasanya akan terjadi robekan kecil pada serat otot Anda. Respon alami tubuh terhadap robekan ini adalah terjadinya peradangan. Pijatan membantu mengurangi jumlah sitokin yang diproduksi oleh tubuh. Sitokin ini yang menimbulkan reaksi peradangan pada tubuh. Namun Anda harus mencari terapis pijat yang memang kompeten, terapi pijat akan membuat tubuh menjadi lebih rileks, sekaligus memiliki fungsi meditatif dan menyembuhkan. 3.      Memijat sendiri Tergantung pada lokasi rasa sakit yang Anda rasakan, Anda dapat mencoba untuk memijat sendiri otot yang sakit. Gunakan kombinasi ibu jari, buku-buku jari dan telapak tangan untuk memijat lebih dalam sampai ke jaringan otot. Saat Anda sedang memijat, jangan fokus pada bagian tengah otot yang sakit. Sebaliknya fokus pada ujung otot. Tindakan ini akan membuat otot menjadi rileks lebih cepat. Jika otot yang sakit berada di sepanjang punggung dan leher, minta bantuan terapis pijat. Daerah ini berbahaya untuk dipijat tanpa latihan yang memadai. 4.      Lakukan peregangan otot Latihan ini juga akan membantu untuk mengeluarkan asam laktat dari otot-otot Anda. Melakukan peregangan setelah aktivitas berat berfungsi mencegah otot kaku dan terasa nyeri. 5.      Dinginkan otot secara tidak langsung Dokter menyarankan untuk mendinginkan otot setelah beraktivitas berat seperti berolahraga untuk mengurangi peradangan dan memberikan rasa lega yang lebih lama.Saat mendinginkan otot, cara terbaik adalah membungkus kompres es supaya tidak langsung mengenai kulit 6.      Gunakan panas Hari pertama rasa sakit otot muncul, panas dapat digunakan untuk membantu mengalirkan darah ke otot. Cara ini akan membantu proses pemulihan serta berfungsi menenangkan otot. 7.      Mandi dengan air pancuran Biarkan air hangat menyirami otot-otot Anda, membuat otot-otot menjadi lebih rileks. Gunakan air hangat dan dingin secara bergantian untuk perawatan hidroterapi sendiri. 8.      Lakukan peregangan saat mandi Berendam dengan air hangat dan gunakan sabun cair akan membantu menenangkan otot. Berendamlah kira-kira sekitar 15-25 menit untuk hasil maksimal. 9.      Gunakan obat untuk mengatasi rasa nyeri Golongan obat yang digunakan untuk mengatasi rasa nyeri adalah obat golongan NSAID, atau obat-obatan antiinflamasi non steroid seperti Ibuprofen, Naproxen atau aspirin Mudahkan cara untuk mengatasi otot yang cekat-cekot, selain cara diatas usahakan untuk minum banyak air putih terutama saat Anda berolahraga. Otot-otot Anda membutuhkan air untuk dapat berfungsi maksimal, dan tubuh Anda membutuhkan air untuk memperbaiki otot-otot Anda. jadia jangan lupa untuk minum air putih yang banyak. Baca juga: Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 22 Mar 2019    11:00 WIB
Makanan Rakyat Rendah Lemak ini Percepat Pembentukan Otot?
Mungkin kamu akan terkejut dengan fakta ini. Yes, makanan yang sering kali disepelekan dan disebut "makanan rakyat" ini ternyata tinggi akan kandungan protein. Makanan Tinggi Protein merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membentuk jaringan otot. Fungsi protein adalah sebagai zat pengatur hormon-hormon yang berfungsi dalam proses pencernaan. Protein juga berperan dalam menjaga keseimbangan pH asam dan basa tubuh. Karena pentingnya fungsi protein maka kita perlu mencukupi kebutuhan protein setiap harinya. Ketahui berbagai makanan dengan sumber protein tinggi: -          BAYAM Bayam mengandung glutathione, alpha lipoic acid, dan serat. Satu mangkuk bayam mengandung 41 kalori. Semua kandungan tersebut membuatnya ampuh dalam mengikat kolesterol jahat (LDL) dan membawanya ke luar dari tubuh. -          YOGURT Mengandung kalsium tinggi dan protein. Apalagi jika yoghurt tersebut diperkaya bakteri baik, sehingga kerja pencernaan menjadi lebih lancar. Biasakan untuk mengonsumsi yoghurt setiap hari. Entah dengan dikonsumsi secara langsung, dicampur buah, smoothies, atau bisa jadi tambahan untuk sup dan kari. -          IKAN Tentunya kita semua sudah tahu kalau ikan merupakan makanan tinggi protein. Tidak perlu kuatir akan kandungan lemak pada ikan. Beberapa jenis ikan, seperti gindara memiliki kadar lemak yang sangat rendah. Ikan lainnya seperti salmon dan tuna memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, namun lemak baik Omega 3. -          SUSU RENDAH LEMAK Susu mengandung kalsium dan protein. Kalsium dan protein yang terkandung dalam makanan berbahan dasar susu (dairy food) rendah lemak ternyata dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga massa otot. Kalsium akan membantu tubuh mengolah lemak lebih efisien dan meningkatkan tenaga. Susu yang tinggi kalsium dan rendah lemak mampu meningkatkan thermogenesis (membakar lemak) dan metabolisme. Berkat kandungan proteinnya, minum susu juga memberi rasa kenyang lebih lama ketimbang minum jus. Baca Juga: Drink More Water! Minum Air Putih Saat Bangun Tidur Bikin Tubuh Langsing Rata-rata wanita Asia dewasa berindeks massa tubuh normal (18,5 – 22,9), porsi harian yang disarankan untuk protein adalah 0,8 – 1,0 gram per kilogram berat badan, dan untuk sayuran serta buah adalah 50 – 100 gram setiap kali makan. Nah seteah mengetahui tips berikut, tunggu apalagi. Ayo konsumsi makanan kaya protein setiap hari ;)   Sumber: Dechacare
 17 Jan 2019    14:00 WIB
Penyebab dan Pencegahan Tangan Kram
Tangan lagi-lagi kram, pas tenang-tenangnya bekerja, wah merepotkan kita semua yah! Nah, sahabat setia Dokter.Id, kita semua tahu bahwa tangan merupakan bagian terpenting dalam hidup kita, karena itu ketika tangan kita sakit, otomatis semua aktifitas harian kita akan terganggu. Lalu apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi? kram tangan dapat disebabkan oleh banyak kondisi. Terlalu sering menggunakan tangan, jari, atau lengan bawah dapat menyebabkan kram dan nyeri. Dalam banyak kasus, kram tangan dapat diobati dengan pengobatan rumahan. Meskipun biasanya serangan kram tangan tidak lama , namun kram ini dapat menyebabkan nyeri otot yang hebat. Kram tangan bisa sangat tidak nyaman dan sporadis atau kronis. Ketika tangan kita kram, kita mungkin mengalami kesulitan membuat kepalan tangan atau menyatukan jari-jari kita. Kita mungkin mengalami kram di bagian lain dari tubuh kita juga. Walaupun kram tangan tidak berbahaya pada diri kita, tidak tutup kemungkinan menjadi pertanda masalah yang lebih besar ketika gejala lain hadir. Penyebab lain yang menyebabkan kram tangan juga seperti: Kekurangan magnesium. Magnesium membantu menjaga tulang yang kuat dan mengendurkan otot. Mineral ini dapat membantu mencegah kram otot, termasuk kram tangan, serta sindrom kaki gelisah dan mata berkedut. Dehidrasi. Jika kita tidak minum cukup air, kita mungkin mengalami dehidrasi. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan air, untuk berfungsi dengan benar. Dehidrasi mempengaruhi fungsi otot dan menyebabkan kita kram. Sirkulasi yang buruk. Ketika tubuh kita kekurangan aliran darah yang cukup. Sirkulasi mengirimkan darah, nutrisi, dan oksigen ke seluruh tubuh kita. Kita mungkin merasakan masalah sirkulasi di tangan, lengan, dan kaki kita. Sindrom Lorong Karpal (adalah penyakit di pergelangan tangan karena saraf yang tertekan dan menimbulkan gejala nyeri, mati rasa, dan parestesia (kesemutan atau seperti terbakar). Sindrom tangan kaku, juga dikenal sebagai sindrom tangan kaku diabetik dan diabetes cheiroarthropathy, adalah komplikasi diabetes di mana penebalan dan waxiness tangan mulai membatasi gerakan jari-jari. Rheumatoid arthritis (RA) dapat menyebabkan kram tangan, serta kram di bagian lain dari tubuh. Penyakit autoimun ini menyerang sendi, menyebabkan peradangan yang membuat jaringan sendi menebal. Pada waktunya, sendi dapat kehilangan mobilitasnya. Penyakit ginjal, atau yang berhubungan dengan ginjal. Terjadi ketika ginjal kita tidak dapat membuang kotoran dari tubuh kita dengan cukup baik atau menjaga cairan kita seimbang. Penyakit ginjal dapat menyebabkan kram, karena ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, masalah aliran darah atau kerusakan saraf. Kram - terutama kram kaki - sering terjadi pada kita yang menderita penyakit ginjal. Ini disebabkan oleh ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, atau oleh kerusakan saraf atau masalah aliran darah. Serta beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kram tangan atau cedera yang berlebihan termasuk hal-hal, seperti: menulis atau mengetik untuk waktu yang lama, bermain Instrumen musik, menggunakan cengkeraman yang berlebihan pada benda-benda, seperti pena, perkakas, sekop, alat, atau smartphone, fleksi pergelangan tangan yang berlebihan, elevasi siku, ekstensi jari. Setelah mengetahui gejala dan penyebabnya, kita tidak perlu kuatir sahabat, karena ada beberapa pencegahan atau langkah pengobatan yang bisa kita lakukan. Yaitu seperti: Pengobatan rumah umum untuk kram tangan meliputi peregangan, berenang, meningkatkan asupan cairan kita, dan mengonsumsi suplemen vitamin D. Mengkonsumsi lebih banyak sayuran hijau, polong-polongan, dan biji-bijian utuh. Minumlah suplemen magnesium (atau magnesium dan kalsium). Obat-obatan yang diresepkan dokter. Peregangan yang cukup. Menghindari dehidrasi. Berlatih latihan penguatan otot. Melakukan latihan dampak rendah, seperti bersepeda, berenang, atau berjalan. Menggunakan alat-alat tangan yang benar untuk menghindari mengerahkan kekuatan yang berlebihan. Jadi pada dasarnya kram tangan tidak berbahaya atau mengancam jiwa, tapi ketika kita sudah sering mengalaminya dalam jangka waktu yang panjang, sangat mengganggu dan menimbulkan sakit ke bagian yang lain, lebih baik segera datangi dokter kita.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com, www.everydayhealth.com
 05 Jan 2019    08:00 WIB
Apa yang Harus Dikonsumsi SETELAH Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Otot?
Apakah Anda pernah merasa seluruh tubuh Anda terasa pegal dan nyeri setelah berolahraga dengan cukup intensif semalam? Robekan mikro dan peradangan pada otot setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda konsumsi setelah berolahraga untuk membantu mengurangi rasa nyeri setelah berolahraga.   D-Ribosa D-ribosa merupakan gula alami yang dibuat oleh jaringan otot yang sehat yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan ATP. ATP merupakan sumber energi bagi otot saat berolahraga, yang mana kadar ATP ini harus kembali dipulihkan setelah selesai berolahraga. Berbagai penelitian menemukan bahwa pemberian suplemen ribosa dapat membantu mengembalikan kadar ATP di dalam otot.   Kurkumin Kurkumin yang terdapat di dalam kunyit juga memiliki kemampuan anti radang yang cukup kuat. Para peneliti di University of South Carolina menemukan bahwa kurkumin dapat membantu mengatasi kerusakan otot setelah berolahraga yang dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Akan tetapi, berbagai penelitian juga menemukan bahwa kurkumin akan dimetabolisme dengan sangat cepat di dalam tubuh, yang berarti juga lebih cepat dikeluarkan dari dalam tubuh. Selain itu, kurkumin juga sulit larut. Akibatnya adalah kurkumin sulit diserap oleh tubuh.   Jahe Selain dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada perut, mengkonsumsi jahe setelah berolahraga juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot. Berbagai penelitian yang dilakukan di University of Sydney, Australia menemukan bahwa jahe memiliki efektivitas yang sama dengan aspirin untuk menghambat COX-2 dan mengurangi rasa nyeri.   Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Protein Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat dengan kadar tertentu juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi makanan dengan rasio protein dan karbohidrat 1:2 dalam waktu 30 menit setelah berolahraga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan otot yang rusak selama berolahraga. Bila Anda tidak menderita intoleransi laktosa, maka susu coklat atau kombinasi antara susu dan sereal merupakan makanan yang baik dikonsumsi setelah berolahraga. Satu hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan lupa untuk tetap beraktivitas dan berolahraga walaupun sedang mengalami nyeri otot. Nyeri otot akibat olahraga biasanya akan membaik dalam waktu 3-7 hari. Terus melakukan olahraga dengan intensitas rendah selama kurun waktu tersebut dapat membantu memperlancar aliran darah ke bagian otot yang meradang dan mempercepat proses penyembuhan.   Sumber:  sheknows