Your browser does not support JavaScript!
 02 Dec 2017    13:00 WIB
Fenomena Selfie Mendorong Orang Melakukan Operasi Plastik?
Para ahli bedah plastik mengatakan semakin banyak pasien yang ingin melakukan operasi plastik dan hal ini disebabkan karena perkembangan media sosial dan munculnya tren "selfie". Sebagai jawaban survey yang dilakukan oleh the American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery, satu dari tiga ahli bedah plastik dilaporkan mengalami peningkatan permintaan operasi plastik di wajah dari pasien yang ingin tampil lebih baik di media sosial. Para dokter melaporkan antara tahun 2012-1013 mereka mengalami peningkatan 10% untuk tindakan bedah hidung, 7% peningkatan untuk transplantasi rambut dan 6% untuk kelopak mata. Media sosial seperti Instagram, Snapchat dan the iphone app Selfie.im lebih mementingkan penampilan perorangan memaksa pasien mengamati wajahnya lebih seksama, bahkan mengkritik diri sendiri lebih tajam daripada sebelumnya. Image yang muncul ini menjadi sangat penting orang-orang muda karena berdasarkan image ini mereka menilai prospek pertemanan, ketertarikan romantis dan hubungan kerja. Karena itu pasien-pasien tersebut ingin mendapatkan image terbaik yang bisa mereka lakukan.58% dari dokter bedah plastik yang disurvey mengatakan mereka mengalami peningkatan pasien dengan usia dibawah 30 tahun yang ingin melakukan bedah plastik wajah dan juga suntikan kecantikan. Wanita tetap menjadi konsumen bedah plastik paling utama. Terhitung sebanyak 81% dari seluruh prosedur operasi dan suntikan dilakukan oleh wanita. Tetapi jumlah pasien pria juga mengalami peningkatan dan mereka menjadi lebih tertarik untuk mengetahui tentang prosedur bedah plastik. Jika para wanita menginginkan tindakan pengencangan wajah dan mata, para pria tertarik untuk menjaga rambut mereka dan bagaimana cara menghilangkan kerutan. Sumber: cbsnews
 14 Oct 2017    18:00 WIB
Suatu Penyakit Misterius Membuat Tangan Seorang Wanita Membesar Hingga Seberat 10 Kg
Seorang wanita di Thailand hidup dengan suatu penyakit langka yang membuat masing-masing tangannya terus membesar hingga mencapai hampir 10.5 kg. Duangjay Samaksamam, seorang wanita berusia 59 tahun yang berasal dari provinsi Surin diduga menderita suatu kelainan kongenital yang disebut dengan gigantisme kongenital, yang membuat anggota gerak seperti tangan dan kaki membengkak dan terasa nyeri akibat penumpukkan sel-sel lemak.  Akan tetapi, para dokter sampai saat ini masih tidak dapat membuat suatu diagnosa pasti mengenai apa sebenarnya penyakit yang diderita oleh Samaksamam. Penyakit ini membuat Samaksamam kesulitan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari akibat rasa nyeri yang ditimbulkannya. Samaksamam bahkan menghabiskan 20 tahun pertama hidupnya dengan menyendiri karena ia merasa malu dengan penampilannya. Samaksamam bahkan kesulitan untuk menyisir rambut atau keramas karena tangannya terasa sangat berat dan sulit diangkat. Selain itu, memakai baju juga merupakan hal yang sangat sulit dan menyakitkan.  Beberapa orang dokter bahkan menganjurkan untuk mengamputasi kedua tangan Samaksamam sehingga ia dapat bergerak dengan lebih nyaman, akan tetapi Samaksamam masih enggan melakukan hal tersebut hingga saat ini. Saat ini Samaksamam tidak lagi hidup menyendiri karena ia harus mengurus bisnis keluarga dan merawat kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia. Saat berusia 25 tahun, Samaksamam telah melakukan berbagai jenis operasi untuk mengurangi pembengkakan pada kedua tangannya, akan tetapi hingga saat ini berbagai jenis operasi dan pengobatan yang diterimanya belum juga menunjukkan hasilnya. Seorang dokter bedah plastik di Jepang menduga bahwa Samaksamam menderita lipomatosa makrodistrofia dan merupakan orang pertama dan satu-satunya yang pernah mengalami kelainan ini mulai dari bahu hingga jari tangan, pada kedua tangannya.  Sampai saat ini, para ahli masih tidak mengetahui apa penyebab dari lipomatosa makrodistrofia sehingga para ahli pun masih tidak dapat menemukan pengobatan yang tepat yang dapat menyembuhkan gangguan ini. Baca juga: Bayi meninggal secara misterius, kenapa? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: foxnews
 04 Jul 2016    18:00 WIB
Operasi Plastik Gagal, Air Terus Keluar dari Hidung Kim Book Soon
Kim Bok soon. Terlahir dengan bentuk hidung yang kurang mancung, membuat Kim tergoda untuk melakukan operasi plastik dan memperbaikinya. Hasratnya tersebut semakin terpacu setelah mendengar tabib Tionghoa mengatakan bahwa Kim akan lebih kaya jika memiliki hidung yang mancung.   Tanpa pikir panjang Kim pun menghubungi sebuah klinik kecantikan yang sempat ia lihat dari sebuah majalah gaya hidup wanita. Kim mengaku bahwa keluarga besarnya sangat keberatan atas keputusannya melakukan operasi plastik. Namun, demi penampilan yang lebih cantik, Kim tak mengindahkan pendapat mereka. Untuk membiayai operasi tersebut, Kim rela berhutang sebesar 28.000 dolar AS atau setara dengan Rp 30 juta.   Sesampainya di sebuah klinik kecantikan KorSel, Kim tergiur ingin melakukan operasi plastik pada bagian tubuhnya yang lain. Alhasil, niat awal hanya ingin memancungkan hidung, berkembang menjadi 15 tindakan operasi plastik lainnya.   Belakangan, Kim baru tahu bahwa dokter yang memperbaiki wajahnya tersebut adalah dokter gadungan alias palsu. Lima tahun kemudian, Kim bertarung melawan berbagi penyakit akibat operasi plastik yang dilakukan si dokter palsu. Kim tidak dapat menutup matanya karena rasa sakit di sekitar wajah. Kemudian, hidungnya selalu berair dan susah untuk berhenti. Kondisi ini membuat Kim diceraikan oleh suami, yang sempat membuatnya frustrasi dan depresi.   Semenjak 2009, jumlah korban operasi plastik akibat tertipu dokter palsu di Korea Selatan, seperti yang dialami Kim, jumlahnya terus meningkat dari waktu ke waktu.   Sumber: Serambi News
 08 Sep 2015    18:00 WIB
Terobsesi Dengan Paha Sintal, Wanita Ini Malah Menderita Ini...!
Setiap wanita tentunya ingin memiliki bentuk tubuh yang indah dan ideal.  Pada zaman modern seperti sekarang ini, para ahli telah berhasil menemukan berbagai cara cepat untuk mengubah bentuk tubuh dan bahkan wajah seorang wanita menjadi seperti yang diinginkannya. Cara ini menjadi pilihan banyak wanita karena hanya membutuhkan waktu singkat dan tidak perlu bersusah payah, walaupun biasanya membutuhkan dana yang tidak sedikit.   Beberapa cara instan yang dapat dilakukan oleh para wanita untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkannya adalah dengan melakukan tindakan operasi, suntik silikon, botox, hidrogel, dan lain sebagainya.   Walaupun telah mengetahui berbagai bahaya dari cara instan, banyak wanita yang masih nekat mencobanya. Salah satunya adalah Andressa Urach, 27 tahun. Urach merupakan seorang model dan bintang reality show asal Brazil.   Urach sangat terobsesi untuk memiliki paha yang sintal. Untuk memperoleh bentuk paha impiannya tersebut, ia pun memilih untuk melakukan tindakan operasi dengan cara menyuntikkan 2 jenis cairan yaitu hidrogel dan PMMA (polymethyl methacrylate) ke dalam pahanya.   Sayangnya, dalam usahanya tersebut ia mengalami nasib kurang beruntung. Cairan yang disuntikan pada paha bagian atas dan bawahnya tersebut justru membuat otot-otot kakinya membusuk! Hal ini dikarenakan cairan hidrogel yang disuntikan ke dalam paha Urach ternyata tidak dapat diserap oleh tubuhnya.   Walaupun segera memperoleh penanganan medis, cairan hidrogel ini sudah terlanjur menyebar ke berbagai bagian tubuhnya, sehingga nyawanya pun terancam.   Dalam pengakuannya, Urach mengungkapkan bahwa ia telah melakukan setidaknya 9 prosedur kosmetik dalam 5 tahun terakhir. Beberapa prosedur tersebut adalah memperbaiki bentuk hidung, memperbaiki bentuk wajahnya, mengecilkan rahangnya, membesarkan payudaranya, sedot lemak di beberapa bagian tubuh, dan bahkan mengecilkan bibir vaginanya.   Jadi, bagi kalian para wanita yang merasa tidak puas dengan bentuk tubuh atau wajah Anda dan berpikir untuk melakukan berbagai prosedur kecantikan di atas, sebaiknya belajarlah dari pengalaman model cantik di atas dan cintailah diri Anda apa adanya!   Baca Juga: 8 Cara Menghilangkan Lemak Pada Paha   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: daily
 13 Aug 2015    20:00 WIB
Wow, Pria ini Rela Operasi Plastik Hingga 12 Kali Agar Mirip Ricky Martin!
Ricky Martin, penyanyi asal Puerto Riko yang hits dengan singlenya "Livin' La Vida Loca" membuatnya sangat ngetop pada tahun 2000an karena kepiawaiannya dalam bernyanyi. Meski Ricky Martin sudah tidak terlalu tenar, namun dia masih memiliki fans setia. Fran Mariano pria asal Argentina rela melakukan operasi plastik supaya wajahnya bisa tampan seperti Ricky Martin. Operasi ini juga ia  lakukan dengan tujuan enteng jodoh. Operasi pertamanya dimulai dari bagian hidung, lalu ke pipi, dan ke area wajah yang lain. Fran memaparkan bahwa operasi tersulit ada di bagian dagu. Sebab dagunya harus dibongkar hingga 3 kali sampai bisa mirip dengan penyanyi Livin' La Vida Loca tersebut. Hingga saat ini Fran telah menjalani sebanyak 12 kali operasi demi obsesinya ini.                                                                                          Sayangnya, menurut Fran yang juga merupakan kontestan sebuah acara reality show di Argentina ini hingga kini belum berwajah identik dengan Ricky sesuai harapannya.     Operasi Plastik mungkin bisa dikatakan “penyelamat” bagi orang-orang yang tidak puas dengan keadaan wajahnya sekarang ini. Namun sebelum Anda memutuskan untuk melakukan operasi plastik, sebaiknya mengetahui apa itu bahaya dari operasi plastik. Apa sih bahaya operasi plastik itu? Seorang dokter spesialis bedah plastik kenamaan dari Amerika Serikat, yaitu Dr. Z.Paul Lorenc, MD mengatakan bahwa komplikasi dari tindakan bedah plastik memang jarang terjadi, namun Kita juga harus mengetahui apa saja efek samping dari tindakan operasi plastik.  Berikut bahaya dari operasi plastik: Sakit atau Nyeri Semua operasi pasti rasanya sakit, termasuk juga operasi plastik. Beberapa bedah plastik yang diyakini mampu menimbulkan rasa sakit yang luar biasa antara lain abdominoplasty atau tummy tuck merupakan jenis operasi yang bertujuan untuk mengencangkan perut. Bekas Jahitan atau Bekas Luka Semua jenis operasi termasuk juga operasi plastik menggunakan tekhnik pembedahan dan yang pasti akan dijahit kembali. Hal tersebut akan meninggalkan bekas luka. Perdarahan Efek samping yang akan terjadi setelah menjalani operasi, biasanya adalah akan terjadi pendarahan. Apabila pendarahan tersebut tak kunjung berhenti maka dapat berlanjut pada tahap komplikasi seperti pembekuan darah. Jadi untuk Anda yang ingin melakukan operasi plastik sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis bedah plastik yang berkompeten. Baca juga: 6 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Melakukan Operasi Plastik Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: tydknow
 27 May 2015    18:00 WIB
6 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Melakukan Operasi Plastik
Sebelum melakukan operasi plastik, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa hal penting seputar operasi plastik yang akan Anda jalani.    Berapa Biayanya Sebelum melakukan tindakan operasi plastik, sangatlah penting bagi Anda untuk mengetahui berapa biayanya dan bagaimana cara Anda membayarnya.    Kemampuan Dokter yang Melakukan Operasi Walaupun Anda mungkin akan mendapatkan harga yang lebih mudah, jangan pernah membiarkan diri Anda melakukan operasi plastik di tempat atau oleh dokter yang tidak memiliki kompetensi pada bidang tersebut. Pilihkan dokter bedah plastik yang terlatih dan berpengalaman.    Tanyakan Pada Dokter Anda Bagaimana Wajah Anda Akan Terlihat Paska Operasi Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan operasi plastik, tanyakanlah pada dokter Anda mengenai seperti apa wajah Anda nantinya paska operasi. Hal ini dapat membantu Anda memastikan apakah hasil operasi akan sesuai dengan harapan Anda.   Apa Resikonya Sebagian besar tindakan operasi plastik merupakan tindakan operasi besar, yang berarti tindakan ini juga memiliki beberapa resiko. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai resiko apa saja yang mungkin terjadi bila Anda memutuskan untuk melakukan tindakan operasi tersebut.    Berapa Lama Waktu Penyembuhan Paska Operasi Pastikan Anda mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh paska operasi. Tanyakanlah hal ini pada dokter Anda agar Anda dapat mempersiapkan segala sesuatunya.   Bagaimana Keadaan Kesehatan Mental Anda Jangan jadikan tindakan operasi plastik sebagai obat untuk menyembuhkan rasa cemas atau rasa depresi yang Anda rasakan. Penampilan dan rasa percaya diri Anda mungkin akan meningkat paska operasi, akan tetapi hal ini bukan berarti bahwa rasa cemas dan depresi Anda akan ikut menghilang juga.   Sumber: allwomenstalk